cover
Contact Name
Intan Safiah
Contact Email
Editor.jimpgsd.eer@gmail.com
Phone
085260108474
Journal Mail Official
jimpgsd.eer@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee, Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh 24415
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Elementary Education Research
ISSN : -     EISSN : 29876028     DOI : 10.24815
Core Subject : Education,
Elementary Education Research (EER) is a journal of research results and literature review in the field of learning. a scientific journal published by Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Syiah Kuala. Has been published in 2016. JIM-EER contains scientific articles resulting from research and critical studies in the fields of Education, learning media, educational technology, and educational evaluation. The languages used in this journal are Indonesian and English.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 460 Documents
PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR DI SD NEGERI 2 TEUNOM ACEH JAYA Ikhsan, Andi; Sulaiman., Sulaiman.; Ruslan, Ruslan
Elementary Education Research Vol 2, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v2i4.4374

Abstract

Dalam konteks persoalan sumber belajar, yang dapat dilakukan oleh guru adalah pemanfaatan lingkungan sekolah sebgai sumber belajar.Penelitian ini berupaya mengungkapkan Pemanfaatan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar di SD Negeri 2 Teunom Aceh Jaya.Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar di SD Negeri 2 Teunom Aceh Jaya.(2)Kendala guru dalam pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar di SD Negeri 2 Teunom Aceh Jaya.(3) Upaya apauntuk mengatasi kendala guru dalam pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar di SD Negeri 2 Teunom Aceh Jaya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara.Teknik wawancara adalah dengan mewawancarai 6 orang guru kelas.Selanjutnya seluruh data diolah dengan tahapan anlisis data kualitatif yaitu reduksi data, model data (data display), penarikan/verifikasi kesimpulan. Simpulan penelitian ini adalah Pemanfaatan lingkungan sekolah dilakukakan agar siswa diberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk aktif menggali informasi tentang segala sesuatu yang ada disekitarnya dan kemudian dihubungkan dengan pembelajaran yang ada disekolah.Pembelajaran yang berlangsung tidak membosankan dan siswa langsung belajar dengan dunia nyata tidak hanya belajar teori-teori dari buku saja.Kendala yang muncul dalam usaha memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar, kurangnya perhatian siswa pada saat guru menjelaskan pembelajaran. Ruang lingkup pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar lebih luas sehingga anak-anak tidak fokus mengikuti pembelajaran dan mengerjakan tugasnya. Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan pemanfaatan lingkungan sekolah siswa diharapkan dapat menggali bahan sebanyak-banyaknya dari lingkungan sekolah.Guru lebih mengoptimalkan pemanfaatan lingkungan sebagai sumberbelajar dan harus melakukan persiapan dalam melakukan proses pembelajaran, guru harus lebih berperan dalam mengelola kelas, sehingga siswa tidak ada yang membuat kegaduhan. Lingkungan sekolah sangatlah berpengaruh terhadap sebuah proses pembelajaran bagi anak didik, karena bagaimanapun lingkungan sekitar yang sengaja digunakan sebagai alat dalam proses pendidikandapat memberikan pengalaman kepada siswa
KEMAMPUAN MENYUSUN KALIMAT MENJADI PARAGRAF SISWA KELAS V SD NEGERI2 LAMPASEH KABUPATEN ACEH BESAR Rizkina, Dina; Adnan., Adnan.; M.Yamin, M.Yamin.
Elementary Education Research Vol 2, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v2i4.4376

Abstract

Penelitian ini berjudul Kemampuan Menyusun Kalimat menjadi Paragraf Siswa Kelas V SD Negeri 2 Lampaseh.Penelitian ini berupaya mengukur tingkat kemampuan menyusun kalimat menjadi paragraf siswa kelas V SD Negeri 2 Lampaseh. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsiskan kemampuan menyusun kalimat menjadi paragraf siswa kelas V SD Negeri 2 Lampaseh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitiannya yaitu deskriptif.Pengumpulan data dilakukan melalui tes menyusun urutan kalimat acak menjadi sebuah paragraf. Tes yang diberikan berupa kalimat-kalimat acak yang berjumlah 10 soal, yang setiap soalnya berisikan 4-5 kalimat yang akan diurutkan menjadi sebuah paragraf. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Lampaseh yang berjumlah 20 siswa.Data diolah dengan menggunakan rumus persentase.Rumus tersebut digunakan untuk mengetahui kemampuan siswa kelas V dalam menyusun kalimat menjadi paragraf.Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data menunjukkan bahwa tingkat kemampuan siswa dalam menyusun kalimat menjadi paragraf berada dalam kategori baik dengan nilai rata-rata keseluruhan siswa dalam menyusun kalimat menjadi paragraf adalah 69.5. Maka dari data yang diolah, terdapat 5 siswa yang mendapatkan skor pada kategori baik sekali dengan nilai (80-100) dengan persentase 25%. Adapun siswa yang memperoleh skor pada katerogi baik dengan nilai (66-79) sebanyak 6 siswa dengan persentase 30%, siswa yang mendapatkan skor pada kategori cukup dengan nilai (56-65) sebanyak 6 siswa dengan persentase 30%, dan siswa yang mendapatkan skor kategori kurang dengan nilai (40-55) sebanyak 3 siswa dengan persentase 15%.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa siswa kelas V SD Negeri 2 Lampaseh mempunyai kemampuan untuk menyusun kalimat menjadi paragraf sesuai dengan yang diharapkan.
PEMBERIAN PUNISHMENT YANG DILAKSANAKAN GURU DI SD NEGERI 4 BANDA ACEH yulailawati, Ela; Nurhaidah., Nurhaidah.; Safiah, Intan
Elementary Education Research Vol 2, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v2i4.4388

Abstract

Penelitian ini berupaya mengungkapkan Pemberian Punishment yang dilaksanakan Guru di SD Negeri 4 Banda Aceh. Guru melakukan pemberian Punishment kepada siswa yang melakukan pelanggaran dan Punishment yang diberikan sesuai dengan pelanggaran. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemberian punishment yang dilaksanakan guru di SD Negeri 4 Banda Aceh. Tujuan diberikan Punishment kepada siswa bukan untuk menghukum kekerasan atau balas dendam tetapi agar siswa berubah menjadi lebih baik lagi dan tidak melakukan kesalahan lagi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Teknik observasi (pengamatan) yang diterapkan untuk mengamati secara langsung pemberian punishment yang dilaksanakan guru di SD Negeri 4 Banda Aceh. Selain itu didukung dengan teknik wawancara, teknik wawancara adalah dengan mewawancarai 7 orang guru kelas. Selanjutnya seluruh datadiolah dengan tahapan anlisis data kualitatif yaitu mereduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Dari segi Pemberian Punishment yang dilaksanakan Guru di SD Negeri 4 Banda Aceh terungkap bahwa (1) Masih ditemukan guru belum memberikan punishment kepada siswa yang melakukan pelanggaran-pelanggaran. (2) Guru memberikan Punishment sesuai dengan kesalahan yang dilakukan oleh siswa. Simpulan penelitian ini adalah Guru di SD Negeri 4 Banda Aceh tidak akan memberikan hukuman kepada siswa yang tidak bersalah tetapi guru memberikan hukuman bagi yang melakukan kesalahan dan hukumannya itu sesuai dengan kesalahan apa yang dilakukan oleh siswa. Adapun jenis-jenis Punishment yang diberikan adalah (a) Di panggil ke ruang Kepala Sekolah untuk diberikan nasehat (b) memberikan anak tugas bersih-bersih, (c) menyuruh anak meminta maaf kepada orang yang bersangkutan, (c) menyuruh anak mengerjakan tugas, (d) menyuruh anak berjanji untuk tidak mengulangi kesalahannya, (e) menyuruh anak menulis, (f) tidak menghiraukan siswa ketika siswa melakukan kesalahan. Pemberian hukuman (punishment) bertujuan untuk memotivasi anak agar memperbaiki kesalahan yang telah dilakukannya, dengan adanya hukuman, anak diharapkan mampu merenungkan kesalahannya. Alasan mengapa hukuman itu harus diberikan pada anak yang melanggar tata tertib atau aturan, diantaranya: (a) Agar anak tidak mengulangi kejadian yang sama, (b) Agar anak dapat mengambil pelajaran dan hikmah dari hukuman, (c) Agar anak konsisten dengan suatu perjanjian
KEMAMPUAN MENULIS SURAT RESMI SISWA KELAS V SD NEGERI GAROT ACEH BESAR Andira, Febri; Adnan., Adnan.; Yamin, M.Yamin.
Elementary Education Research Vol 2, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v2i4.4389

Abstract

Penelitian ini berjudul Kemampuan Menulis Surat Resmi Siswa Kelas V SD Negeri Garot Aceh Besar . Yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah tingkat kemampuan menulis surat resmi siswa kelas V SD Negeri Garot Aceh Besar. Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitan ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan menulis surat resmi siswa kelas V SD Negeri Garot Aceh Besar.Jenis penelitian ini digolongkan dalam penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas V SD Negeri Garot Aceh Besar yang berjumlah 66, dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VB SD Negeri Garot Aceh Besar tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 32 siswa. Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan menggunakan Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes untuk mengukur kemampuan siswa terhadap materi yang telah dipelajari, nilai yang didapat dari tes inilah diambil sebagai data dan diolah dengan menggunakan rumus menghitung rata-rata M =. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa siswa yang memperoleh nilai (86 100) dengan kategori sangat mampu sebanyak 23 orang siswa (71,87%), siswa yang memperoleh nilai (76 85) dengan kategori mampu sebanyak 6 orang (18,75%),siswa yang memperoleh nilai (66 75) dengan kategori cukup mampu sebanyak 2 orang (6,25%),siswa yang memperoleh nilai (51 65) dengan kategori kurang mampu sebanyak 1 orang (3,12%), dan tidak ada siswa yang memperoleh nilai 50 kebawah dengan kategori tidak mampu. Nilai rata-rata kemampuan siswa kelas V SD Negeri Garot Aceh Besar adalah 88,86. Berdasarkan klasifikasi nilai diatas, maka nilai rata- rata siswa berada pada kategori sangat mampu. Dengan demikian, siswa kelas V SD Negeri Garot Aceh Besar telah memiliki kemampuan yang sangat mampu dalam menulis surat resmi.
IMPLEMENTASI TEKNIK-TEKNIK MOTIVASI DALAM PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 33 BANDA ACEH Imraatusshalihah., Imraatusshalihah; Mahmud., Mahmud; M. Nasir Yusuf, M. Nasir Yusuf
Elementary Education Research Vol 2, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v2i4.4390

Abstract

Dalam konteks pembelajaran dikelas, Guru sebagai pendidik ataupun pengajar merupakan faktor penentu keberhasilan pembelajaran, guru harus mampu menggunakan teknik motivasi siswa dalam pembelajaran guna meningkatkan keberhasilan belajar. Penelitian ini mengungkapkan apa saja implementasi teknik motivasi yang diberikan oleh guru kepada siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi teknik motivasi oleh guru pada siswa kelas IV di SD Negeri 33 Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dalam jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian guru kelas IV a dan guru kelas IV b Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Agar data hasil observasi dan wawancara dapat terpercaya, peneliti menggunakan alat bantu berupa alat tulis dan tape recorder.Berdasarkan pengolahan data menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Dari hasil penelitian dan analisis yang dilakukan temuan penelitian ini sebagai berikut. Sudah telihat beberapa implementasi teknik motivasi yang diberikan oleh guru pada siswa kelas IV a dan IV b di SD Negeri 33 Banda Aceh, Meskipun dari 15 (lima belas) teknik tersebut ada salah satu teknik yang tidak terlihat dan dijalankan dalam implementasi yaitu memberitahukan nilai ulangan sebagai pemicu keberhasilan. Simpulan penelitian ini adalah implementasi teknik-teknik motivasi sangat diperlukan dalam pembelajaran guna meningkatkan motivasi belajar siswa. Hendaknya guru di sekolah mengimplementasikan teknik motivasi tersebut. Hal ini dapat meningkatkan semangat serta siswa menjadi aktif dalam belajar, guru yang sudah terlihat adanya implementasi teknik motivasi seyogianya mempertahankan hal tersebut.
HUBUNGAN KECERDASAN SPASIAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI BANGUN RUANG SISWA KELAS 5 SD NEGERI 5 BANDA ACEH Mardiah, Hayatul; Monawati., Monawati; fauzi., Fauzi
Elementary Education Research Vol 2, No 1 (2017): MEI 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v2i1.4393

Abstract

Mempelajari bangun ruang merupakan salah satu bagian dari geometri dituntut menggunakan kemampuan imajinasi dalam menentukan posisi dan ukuran suatu objek dalam ruang atau disebut juga kecerdasan spasial.Apabila kemampuan spasial siswa rendah maka hasil belajar bangun ruang siswa akan rendah pula, begitupun sebaliknya, jika kemampuan spasial siswa tinggi, maka hasil belajar bangun ruang siswa akan tinggi pula.Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah apakah ada hubunganantara kecerdasan spasial dengan hasil belajar matematika bangun ruang siswa kelas Vb SD Negeri 5 Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dan jenis penelitiannya adalah penelitian asosiatif.Dalam penelitian ini sampel berjumlah 36 siswa,penelitian ini menggunakan teknikSamplingPurposiveatausampel yang yang diambil karena beberapa alasan.Pengumpulan data yang digunakan yaitu angketdantes.Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan uji statistik korelasi productmoment.Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji statistik korelasi productmoment, tingkat kecerdasan spasial siswa berada pada kategori sedang yaitu berada diantara 58,36-76,98 dengan rata-rata 67,67 atau sebesar 63%.Sedangkan pada tes matematika berada pada kategori tuntas sebesar 86,11%.Dengan ditunjukkan rxy = 0,775, rhitunglebih besar dari rtabel pada taraf signifikansi 5% (0,775 0,329),maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan spasial terhadap hasil belajar matematika materi bangun ruang siswa kelas Vb SD Negeri 5 Banda Aceh.
HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN IPA PADA KELAS V SD NEGERI GAROT GEUCEU ACEH BESAR KHairina, Rizki Mutia; Syafrina, Alfiati; Habibah, syarifah
Elementary Education Research Vol 2, No 1 (2017): MEI 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v2i1.4396

Abstract

Secara umum ada dua faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Minat belajar siswa yang termasuk ke dalam salah satu faktor internal juga memiliki hubungan yang erat terhadap hasil belajar siswa, kurangnya minat siswa menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa khususnya dalam mata pelajaran IPA. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah apakah teradapat hubungan yang positif antara minat belajar dengan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA pada kelas V SD Negeri GarotGeuceu Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA pada kelas V SD Negeri GarotGeuceu Aceh Besar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri GarotGeuceu Aceh Besar. Populasi diambil dari seluruh siswa kelas V dengan sampel berjumlah 22 orang siswa. Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup dari minat belajar dengan menggunakan skala likert, untuk hasil belajar diperoleh dari dokumentasi nilai hasil ulangan harian mata pelajaran IPA. Uji validitas, uji reliabilitas dan uji prasyarat analisis menggunakan SPSS 22. Pengujian hipotesis menggunakan uji korelasi ProductMoment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara minat belajar dengan hasil belajar pada mata pelajaran IPA siswa kelas V SD Negeri GarotGeuceu Aceh Besar. Terbukti dari hasil analisis korelasi antara minat belajar dengan hasil belajar IPA siswa diperoleh nilai korelasi 0,77 0,423. Nilai r hitung lebih besar daripada r tabel, maka hipotesis pada penelitian ini diterima yaitu terdapat hubungan yang positif antara minat belajar dengan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA pada kelas V SD Negeri GarotGeuceu Aceh Besar.Secara umum ada dua faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Minat belajar siswa yang termasuk ke dalam salah satu faktor internal juga memiliki hubungan yang erat terhadap hasil belajar siswa, kurangnya minat siswa menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa khususnya dalam mata pelajaran IPA. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah apakah teradapat hubungan yang positif antara minat belajar dengan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA pada kelas V SD Negeri GarotGeuceu Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA pada kelas V SD Negeri GarotGeuceu Aceh Besar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri GarotGeuceu Aceh Besar. Populasi diambil dari seluruh siswa kelas V dengan sampel berjumlah 22 orang siswa. Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup dari minat belajar dengan menggunakan skala likert, untuk hasil belajar diperoleh dari dokumentasi nilai hasil ulangan harian mata pelajaran IPA. Uji validitas, uji reliabilitas dan uji prasyarat analisis menggunakan SPSS 22. Pengujian hipotesis menggunakan uji korelasi ProductMoment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara minat belajar dengan hasil belajar pada mata pelajaran IPA siswa kelas V SD Negeri GarotGeuceu Aceh Besar. Terbukti dari hasil analisis korelasi antara minat belajar dengan hasil belajar IPA siswa diperoleh nilai korelasi 0,77 0,423. Nilai r hitung lebih besar daripada r tabel, maka hipotesis pada penelitian ini diterima yaitu terdapat hubungan yang positif antara minat belajar dengan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA pada kelas V SD Negeri GarotGeuceu Aceh Besar.
HUBUNGAN ANTARA PENANAMAN NILAI KEDISIPLINAN TERHADAP HASIL BELAJAR PKN PADA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 1 PAGAR AIR KABUPATEN ACEH BESAR Nabawi, M. Arif; Monawati., Monawati; Awaluddin., Awaluddin
Elementary Education Research Vol 2, No 1 (2017): MEI 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v2i1.4397

Abstract

Hasil belajar yang baik diperoleh karena adanya kedisiplinan belajar. Kedisiplinan belajar menjadi prasyarat bagi pembentukan sikap, perilaku dan tata kehidupan berdisiplin yang akan mengantar seorang siswa sukses dalam belajar dan kelak ketika bekerja.Penelitian ini berupaya untuk melihat adakah hubungan antara penanaman nilai kedisiplinan terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas IV di SD Negeri 1 Pagar Air Kabupaten Aceh Besar. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penanaman nilai kedisiplinan terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas IV di SD Negeri 1 Pagar Air Kabupaten Aceh Besar. Hipotesis penelitian ini ada hubungan antara penanaman nilai kedisiplinan terhadap hasil belajar PKn siswa kelas IV SD Negeri 1 Aceh Besar. Pendekatan yang digunakan dalam penilaian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 1 Pagar Air Kabupaten Aceh Besar dengan populasi sebanyak 38 siswa dan sampel sebanyak 38 siswa. Populasi diambil dari 1 kelas, yaitu kelas IV. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis dengan korelasi product moment.Berdasarkan hasil perhitungan, diketahui bahwa angka korelasi antara variabel x (penanaman nilai kedisiplinan) dengan varibel y (hasil belajar PKn siswa) tidak bertanda negatif, yaitu rhitung = 0,723. Melihat besarnya angka korelasi tersebut maka dapat disimpulkan bahwa korelasi antara penanaman nilai kedisiplinan dengan hasil belajar PKn siswa berada pada kategori kuat. Penanaman nilai kedisiplinan mempengaruhi hasil belajar PKn siswa 52,2%. 47,8% dipengaruhi oleh faktor lainnya.
KEMAMPUAN SISWA MENYELESAIKAN PERMASALAHAN MATEMATIKA PADA MATERI KUBUS DAN BALOK DI KELAS V SD NEGERI 70 BANDA ACEH Oktara, Reni; fauzi., Fauzi; Nurhaidah., Nurhaidah
Elementary Education Research Vol 2, No 1 (2017): MEI 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v2i1.4398

Abstract

Materi kubus dan balok merupakan salah satu materi ajar yang diajarkan di kelas V sekolah dasar. Penelitian ini berupaya mengungkapkan bagaimanakah kemampuan siswa menyelesaikan permasalahan matematika pada materi kubus dan balok di kelas V SD Negeri 70 Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa menyelesaikan permasalahan matematika pada materi kubus dan balok di kelas V SD Negeri 70 Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dalam bentuk penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 70 Banda Aceh yang berjumlah 37 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling atau seluruh siswa kelas V SD Negeri 70 Banda Aceh yang berjumlah 37 siswa yang terdiri dari 19 orang laki-laki dan 18 orang perempuan.Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan wawancara. Tes diberikan untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa dalam menyelesaikan permasalahan matematika pada materi kubus dan balok. Sedangkan wawancara bertujuan untuk mengetahui kesulitan yang dialami siswa saat menyelesaikan soal yang diberikan guru.Simpulan penelitian ini adalah siswa mampu menyelesaikan permasalahan matematika pada materi kubus dan balok di kelas V SD Negeri 70 Banda Aceh, diperoleh nilai thitung 6,09 dan nilai ttabel 1,70. Dari hasil yang telah diperoleh ternyata nilai thitung lebih besar dari pada nilai ttabel atau 6,09 1,70. Hal ini berarti nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel. Adapun hipotesis yang penulis kemukakan dalam penelitian adalah siswa mampu menyelesaikan permasalahan matematika pada materi kubus dan balok.
KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR INTRINSIK CERITA PENDEK SISWA KELAS V SD NEGERI 16 BANDA ACEH Pratama, Ricky; Bukhari., Bukhari; Mahmud., Mahmud
Elementary Education Research Vol 4, No 4 (2019): NOVEMBER 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/primary.v4i4.4399

Abstract

Salah satu materi pembelajaran di kelas V SD adalah mngientifikasi unsur intrinsik cerita pendek, Penelitian ini berupaya untuk melihat kemampuan Mengidentifikasi Unsur Intrinsik Cerita Pendek Siswa Kelas V SD Negeri 16 Banda Aceh.Masalah yang diajukan dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat kemampuan siswa dalam mengidentifikasi unsur intrinsik cerita pendek di kelas V SD Negeri 16 Banda Aceh.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara rinci kemampuan siswa dalam mengidentifikasi unsur intrinsik cerita pendek pada kelas V SD Negeri 16 Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dalam bentuk deskriptif.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 16 Banda Aceh yang berjumlah 63 orang.sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang siswa kelas V SD Negeri 16 Banda Aceh.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes objektif yaitu berupa 20 soal objektif yang dibagikan kepada siswa.pengolahan data menggunakan teknik statistik deskriptif persentase P=x 100%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikemukakan sebagai berikut, nilai rata-rata kemampuan mengidentifikasi unsur intrinsik cerita pendek siswa kelas V SD Negeri 16 Banda Aceh adalah 86. Siswa secara klasikal telah menguasai unsur-unsur intrinsik kecuali unsur sudut pandang, hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya siswa yang tidak mampu menjawab pertanyaan mengenai sudut pandang.Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat kemampuan mengidentifikasi unsur intrinsik cerita pendek siswa kelas V SD Negeri 16 Banda Aceh termasuk dalam kategori baik.Namun tetap saja siswa perlu memperbanyak latihan membaca dengan sering melakukan kunjungan ke perpustakaan sekolah.