cover
Contact Name
aditya nurrochman
Contact Email
lppm.akgpuskesad@gmail.com
Phone
085725527769
Journal Mail Official
lppm.akgpuskesad@gmail.com
Editorial Address
Jl. Abdul Rahman Saleh No.18, RT.9/RW.5, Senen, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10410
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
THERA-DENT (jurnal terapis gigi dan mulut)
Published by AKG Ditkesad Jakarta
ISSN : 27465527     EISSN : 29887933     DOI : 10.62040
Core Subject : Health, Education,
THERA-DENT (Jurnal Terapis Gigi dan Mulut) adalah majalah kesehatan gigi yang diterbitkan oleh Akademi Kesehatan Gigi Pusat TNI Angkatan Darat, bertujuan sebagai wadah dan media komunikasi, serta sarana untuk mempublikasikan permasalahan kesehatan gigi yang aktual dan terkini para akademis, praktisi, peneliti.
Articles 31 Documents
Hubungan Pengetahuan Orang Tua dengan Kunjungan Rujukan UKGS Anak Kelas Selektif SDN Ciwedus I ke BP Gigi UPTD Puskesmas Cilegon Maryuli, Maryuli
THERA-DENT (jurnal terapis gigi dan mulut) Vol. 5 No. 2 (2024): THERA-DENT (Jurnal Terapis Gigi dan Mulut)
Publisher : AKG Puskesad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62040/thera-dent.v5i2.30

Abstract

Background: Dental and oral health plays an important role in supporting overall body health, especially in school-age children. Knowledge is one of the factors that can influence a person's behavior, with this knowledge can broaden understanding. UKGS is a public health effort aimed at maintaining, improving the dental and oral health of all students in schools under the guidance of the health center where the school is located in the health center's working area. Research Objective: To analyze the relationship between parental knowledge and UKGS referral visits for selective grade children at SDN Ciwedus I to the Dental BP UPTD Cilegon Health Center, Cilegon City. Method: The type of research used in this study is quantitative research using a cross-sectional design. The sample in this study was 72 respondents who were taken using a purposive sampling technique. The measuring instrument in this study used a questionnaire sheet consisting of 20 knowledge questions and a child's dental examination sheet. Data analysis used the Spearman correlation test. Results: Data analysis was carried out using the Spearman test, obtaining a p value = 0.025 (<0.05) with a correlation coefficient of 0.024. Meanwhile, parents who have good knowledge are 41.7%, sufficient knowledge is 31.9% and lack of knowledge is 26.4% and children who make referral visits to the Dental BP are 86.1% and do not make referral visits 13.9%. Conclusion: There is a significant relationship between parental knowledge and referral visits of UKGS for selective class children of SDN Ciwedus I to the Dental BP of UPTD Cilegon Health Center, Cilegon City.
Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Pengalaman Karies Gigi Anak Balita di Posyandu Kamboja 8 Kelurahan Sukmajaya Kecamatan Jombang Kota Cilegon Ketut Rai Sulasmi, Ni Luh
THERA-DENT (jurnal terapis gigi dan mulut) Vol. 5 No. 2 (2024): THERA-DENT (Jurnal Terapis Gigi dan Mulut)
Publisher : AKG Puskesad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62040/thera-dent.v5i2.31

Abstract

Background: The causes of dental and oral health problems include inappropriate behavioral factors in dental and oral care which are based on knowledge and attitudes towards maintaining dental and oral health. According to the WHO age group, 51.7% of preschool children experience problems with tooth decay, cavities or pain and 17.2% experience tooth loss due to caries which is then removed, only 2.98% receive filling treatment. Objective: To analyze the relationship between maternal knowledge about dental and oral health and the experience of dental caries among toddlers at Posyandu Cambodia 8, Sukmajaya Village, Jombang District, Cilegon City. Method: Cross sectional research design, determining the sample using the Slovin formula, research measuring tools namely questionnaires and def-t examination sheets, and statistical tests using the Spearman correlation test. Results: There is a significant relationship between maternal knowledge and the experience of dental caries (def-t) of toddlers. The average value of mother's knowledge, namely 14.4, is included in the sufficient criteria. And the caries experience of toddlers is 3.4 with Medium Criteria. Conclusion: There is a relationship between maternal knowledge about oral health and the experience of dental caries in toddlers at Posyandu Cambodia 8, Sukmajaya Village, Jombang District, Cilegon City.
EFEKTIVITAS PENYULUHAN MEDIA PUZZLE DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA SISWA KELAS IV DAN V SDN 1 MOJONG KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG sultan, sultan_amin_yasin; Yuli, Yulistina; Hasanah, Nur Hasanah
THERA-DENT (jurnal terapis gigi dan mulut) Vol. 5 No. 2 (2024): THERA-DENT (Jurnal Terapis Gigi dan Mulut)
Publisher : AKG Puskesad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62040/thera-dent.v5i2.32

Abstract

Latar Belakang:Hasil Riset Kesehatan Daerah (RISKESDAS) oleh Departemen Kesehatan RI menunjukkan prevalensi anak yang mengalami masalah kesehatangigi dan mulut berdasarkan karakteristik umur adalah 5-9 tahun sebesar 21,6%, umur 10-14 tahun sebesar 20,6%. Hasil RISKEDAS menunjukkan angka peningkatan pada anak yang mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut berdasarkan karakteristik umur adalah 5-9 tahun sebesar 28,9%, umur 10-14 tahun sebesar 25,2 % (Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia). Hal ini menunjukan prevalensi masalah kesehatan gigi dan mulut mengalami peningkatan dalam kurun waktu 5 tahun. Rumusan Masalah:Bagaimana Efektivitas penyuluhan media puzzle dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada siswa kelas IV & V SDN 1 Mojong Kabupaten Sidenreng Rappang. Tujuan Penelitian:Untuk mengetahui Efektivitas penyuluhan media puzzle dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada siswa kelas IV & V SDN 1 Mojong Kabupaten Sidenreng Rappang. Hasil Penelitian: Berdasarkan uji statistik dengan menggunakan uji paired sample t-test atau uji-t maka didapatkan hasil nilai signifikan = 0,000 kurang dari taraf signifikan a=0,05 sehingga menunjukkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini dapat diterima. Kesimpulan: Terdapat Pengaruh pengetahuan kesehatan gigi dan mulut sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan menggunakan media puzzle. Kata Kunci : Kesehatan Gigi dan Mulut, Media Puzzle, Anak usia sekolah dasar
The GAMBARAN PENGETAHUAN DALAM PENCEGAHAN KARIES GIGI DENGAN KEJADIAN EARLY CHILDHOOD CARIES PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK NEGERI KENDARI Jalil, Muh. Alfi Syahrin; Setiawan, Muh Asman; Ramdhani, Astri
THERA-DENT (jurnal terapis gigi dan mulut) Vol. 6 No. 1 (2025): THERA-DENT (Jurnal Terapis Gigi dan Mulut)
Publisher : AKG Puskesad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62040/thera-dent.v6i1.35

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Early Childhood Caries (ECC) atau karies pada anak usia dini merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan dan menjadi penyakit infeksi kronis yang sulit dikontrol. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dalam pencegahan karies gigi dengan kejadian ECC pada anak usia prasekolah di TK Negeri 1 Kendari. Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan desain cross-sectional dan menggunakan teknik total sampling sebanyak 27 responden. Hasil: Diperoleh bahwa 70% responden memiliki pengetahuan kategori sedang, 22% kategori baik, dan 7% kategori buruk. Kesimpulan: Pengetahuan anak usia prasekolah terhadap pencegahan ECC di TK Negeri 1 Kendari berada pada kategori sedang. Kata kunci: Pengetahuan, Pencegahan Karies, Early Childhood Caries
UJI AKTIVITAS EKSTRAK TANAMAN PAKIS SAYUR (DIPLAZIUM ESCULENTUM SWARTZ) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI STHAPHYLOCOCCUS AUREUS PENYEBAB STOMATITIS: UJI AKTIVITAS EKSTRAK TANAMAN PAKIS SAYUR (DIPLAZIUM ESCULENTUM SWARTZ) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI STHAPHYLOCOCCUS AUREUS PENYEBAB STOMATITIS Ramdhani, Astri
THERA-DENT (jurnal terapis gigi dan mulut) Vol. 6 No. 1 (2025): THERA-DENT (Jurnal Terapis Gigi dan Mulut)
Publisher : AKG Puskesad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62040/thera-dent.v6i1.36

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Staphylococcus aureus merupakan salah satu bakteri oportunistik utama penyebab stomatitis. Pencarian antibakteri alternatif berbasis tanaman lokal berpotensi mengurangi ketergantungan pada antibiotik sintetik. Pakis sayur (Diplazium esculentum Swartz) diketahui mengandung berbagai metabolit sekunder aktif. Tujuan: Menilai daya hambat ekstrak batang pakis sayur terhadap pertumbuhan S. aureus secara in vitro. Metode: Penelitian eksperimental laboratorium menggunakan metode sumuran pada medium Mueller‑Hinton Agar. Ekstrak diperoleh melalui maserasi etanol 96 % dan diuji pada konsentrasi 15 %, 20 %, 25 %; tetrasiklin 1 % sebagai kontrol positif dan DMSO 1 % sebagai kontrol negatif. Inkubasi dilakukan selama 24 jam pada suhu 37 °C; diameter zona hambat diukur tiga kali ulangan. Hasil: Rerata diameter zona hambat berturut‑turut 4,7 mm (15 %), 6,2 mm (20 %), 13,6 mm (25 %), 16,5 mm (tetrasiklin), dan 0 mm (DMSO). Kesimpulan: Ekstrak batang pakis sayur menunjukkan aktivitas antibakteri konsentrasi‑dependen terhadap S. aureus dan berpotensi dikembangkan sebagai agen fitoterapi stomatitis. Kata kunci: pakis sayur; Diplazium esculentum; Staphylococcus aureus; stomatitis; antibakteri
Hubungan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Minat Kunjungan Pasien di Klinik Jurusan Kesehatan Gigi Nindita Enhar Satuti; Luci Fitriyanti
THERA-DENT (jurnal terapis gigi dan mulut) Vol. 7 No. 1 (2026): THERA-DENT (Jurnal Terapis Gigi dan Mulut)
Publisher : AKG Puskesad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62040/thera-dent.v7i1.46

Abstract

Meskipun kesehatan gigi dan mulut memiliki peran penting dalam menunjang kualitas hidup, tingkat kesadaran masyarakat Indonesia dalam melakukan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut masih tergolong rendah. Dalam konteks pendidikan, mahasiswa jurusan Kesehatan Gigi (JKG) memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Selama PKL, mahasiswa tidak hanya memberikan pelayanan klinis tetapi juga edukasi kesehatan gigi kepada masyarakat. Namun, efektivitas kegiatan ini sangat bergantung pada tingkat pengetahuan masyarakat dan minat mereka untuk memanfaatkan layanan klinik pelayanan asuhan kesehatan gigi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan kesehatan gigi dengan minat kunjungan siswa ke klinik Jurusan Kesehatan Gigi. Metode penelitian ini Adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan survey. Subyek penelitiian adalah siswa SD lahan PKL. Pengambilan sampel dengan Teknik purpose sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Chi-square. Pengetahuan siswa menunjukkan pengetahuan baik mengenai kesehatan gigi dan mulut (86%). Minat berkunjung ke Klinik Pelayanan Asuhan Kesehatan Gigi JKG menunjukkan persentase tinggi (89%).Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan minat kunjungan siswa ke klinik, dibuktikan dengan hasil uji Chi-square (p = 0,021 ≥ 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan bukan faktor dominan dalam menentukan minat kunjungan.
Hubungan Masa Kehamilan dengan Jaringan Periodontal pada Ibu Hamil di Kelurahan Jayaraksa Kecamatan Baros Kota Sukabumi Tien Kustinawati
THERA-DENT (jurnal terapis gigi dan mulut) Vol. 7 No. 1 (2026): THERA-DENT (Jurnal Terapis Gigi dan Mulut)
Publisher : AKG Puskesad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62040/thera-dent.v7i1.51

Abstract

Latar belakang: Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan bahwa prevalensi masalah kesehatan gigi dan mulut pada penduduk Indonesia sebesar 56,9%, namun hanya 11,2% dari mereka yang mengalami masalah gigi dan mulut yang berobat ke pelayanan kesehatan. Penyakit periodontal menjadi salah satu penyakit rongga mulut yang dialami oleh ibu hamil. Tujuan: Mengetahui adanya hubungan masa kehamilan dengan jaringan periodontal pada ibu hamil di Kelurahan Jayaraksa Kecamatan Baros Kota Sukabumi. Metode: Penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan metode cross sectional. Teknik Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling yakni ibu hamil di Kelurahan Jayaraksa Kecamatan Baros Kota Sukabumi yang berjumlah 59 ibu hamil. Analisa data menggunakan statistika uji rank spearman. Hasil: Hasil uji rank spearman menunjukan bahwa nilai p-value 0,000. Kesimpulan: ada hubungan masa kehamilan dengan jaringan periodontal pada ibu hamil di Kelurahan Jayaraksa Kecamatan Baros Kota Sukabumi.
Gambaran Pengetahuan Kesehatan Gigi Dan Mulut Pada Orang Tua Anak Usia Prasekolah KB Az Zahra Jakarta Utara Dessy Putri Ayu Rahmawati; Julia Dance Setyowati; Yuli Puspitawati; Ulliana
THERA-DENT (jurnal terapis gigi dan mulut) Vol. 7 No. 1 (2026): THERA-DENT (Jurnal Terapis Gigi dan Mulut)
Publisher : AKG Puskesad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62040/thera-dent.v7i1.55

Abstract

Latar belakang: Laporan Global Burden of Disease menegaskan bahwa penyakit gigi dan mulut, terutama karies gigi, tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya tinggi dan berdampak besar terhadap miliaran orang di dunia. SKI melaporkan bahwa proporsi masyarakat Indonesia yang mengalami masalah gigi dan mulut yaitu 56,9%, sementara proporsi yang mendapatkan pelayanan medis atau perawatan gigi yakni 11,2% dibandingkan dengan angka kejadian masalah tersebut (Kemenkes, 2024). Pengetahuan orang tua tentang kesehatan gigi dan mulut menjadi salah satu determinan utama dalam membentuk perilaku perawatan anak. Orang tua yang memiliki pengetahuan baik cenderung lebih konsisten mengawasi kebiasaan menyikat gigi anak. Tujuan: Mengetahui gambaran pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada orang tua anak usia prasekolah KB Az Zahra Jakarta Utara. Metode: Desain penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan kepada orang tua anak usia prasekolah di KB Az Zahra memiliki jumlah sampel 37 responden dengan teknik total sampling. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, yaitu data yang diambil secara langsung oleh peneliti dengan melakukan pemberian kuesioner kepada responden. Hasil: Total responden keseluruhan penelitian ini adalah 37 orang. Jumlah responden dengan pendidikan terakhir Perguruan Tinggi terdapat 4 orang dengan persentase 10.8%, pendidikan SMA 13 orang dengan persentase 35.1%, pendidikan SMK 12 orang dengan persentase 32.4%, dan pendidikan SMP 8 orang dengan persentase 21.6%. Dari 37 orang tua siswa usia anak prasekolah yang menjadi responden didapatkan hasil dengan kategori cukup sebanyak 24 (64.9%) responden, kategori baik sebanyak 9 (24.3%), dan pengetahuan kurang sebanyak 4 (10.8%) responden. Kesimpulan: Terdapat 37 responden yang memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori cukup sebanyak 24 (64.9%) orang.
Hubungan Kualitas Pelayanan Laboratorium Pendidikan dengan Tingkat Kepuasan Mahasiswa di Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Winda Fratiwi; Lina Rismayanti
THERA-DENT (jurnal terapis gigi dan mulut) Vol. 7 No. 1 (2026): THERA-DENT (Jurnal Terapis Gigi dan Mulut)
Publisher : AKG Puskesad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62040/thera-dent.v7i1.56

Abstract

Background: Educational laboratories are an important means in supporting the learning process of students' practice, especially in health education. The quality of good laboratory services is expected to increase student satisfaction as service users. Objective: This study aims to analyze the relationship between the quality of educational laboratory services and the level of student satisfaction in the Department of Dental Health, Polytechnic of the Ministry of Health, Tasikmalaya. Methods: The study used an analytical quantitative design with a cross-sectional approach. The research sample of 40 IIA level students of the Diploma III Dental Health Study Program was selected using a total sampling technique. The research instrument is in the form of a laboratory service quality questionnaire based on a student satisfaction questionnaire. Data analysis was carried out univariate and bivariate using the Spearman Rank correlation test with a significance level of 5%. Results: Most respondents rated the quality of laboratory services in the categories of good (47.5%) and excellent (42.5%). The level of student satisfaction is in the categories of very satisfied (47.5%) and satisfied (37.5%). The results of the Spearman test showed that there was a significant relationship between the quality of laboratory services and student satisfaction (p=0.000) with a correlation coefficient of 0.756 which showed a strong and positive relationship. Conclusion: The quality of educational laboratory services has a strong relationship with student satisfaction levels. The better the quality of laboratory services, the higher the level of student satisfaction.
Gambaran Kecemasan Anak Usia 6-12 Tahun Pada Tindakan Pencabutan Gigi Di The Smile Centre Jakarta Indyana Sari; Ulliana; Silvia Sulistiani
THERA-DENT (jurnal terapis gigi dan mulut) Vol. 7 No. 1 (2026): THERA-DENT (Jurnal Terapis Gigi dan Mulut)
Publisher : AKG Puskesad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan merupakan respon emosional berupa rasa takut, khawatir, dan tegang terhadap situasi yang dianggap mengancam. Kecemasan pada perawatan gigi sering terjadi pada anak dan dapat mempengaruhi keberhasilan tindakan karena anak menjadi tidak kooperatif. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI), sebesar 56,9% masyarakat mengalami masalah gigi dan mulut, namun hanya 11,2% yang mendapatkan pelayanan perawatan gigi, sehingga rendahnya kunjungan ini dapat meningkatkan kecemasan anak karena kurangnya paparan terhadap perawatan gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kecemasan anak usia 6–12 tahun pada tindakan pencabutan gigi di The Smile Centre Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 60 anak usia 6–12 tahun yang menjalani tindakan pencabutan gigi, dengan teknik consecutive sampling. Pengukuran tingkat kecemasan dilakukan menggunakan Facial Image Scale (FIS). Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menyajikan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak berada pada kategori tidak cemas yaitu sebesar 63,3%, sedangkan 36,7% anak berada pada kategori cemas. Tingkat kecemasan lebih banyak ditemukan pada anak usia 6–7 tahun, serta pada anak yang belum memiliki pengalaman kunjungan ke dokter gigi sebelumnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar anak usia 6–12 tahun tidak mengalami kecemasan pada tindakan pencabutan gigi, namun usia dan pengalaman berkunjung ke dokter gigi berpengaruh terhadap tingkat kecemasan anak.

Page 3 of 4 | Total Record : 31