cover
Contact Name
Mohamad Aji Prasetia
Contact Email
mohamadaji12prasetia@gmail.com
Phone
085297583822
Journal Mail Official
mohamadaji12prasetia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bilal Ujung, Kota Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 28088832     EISSN : 28088670     DOI : https://doi.org/10.58432/relevan.v5i1
Core Subject : Education,
Relevan: Jurnal Pendidikan Matematika, diterbitkan oleh Yayasan Amanah Nur Aman. Diterbitkan setiap bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian dan studi literatur yang berkaitan dengan bidang pendidikan matematika. Jurnal ini menyambut hangat kontribusi tulisan-tulisan atau artikel dari para sarjana dari setiap disiplin ilmu terkait. Focus and scope jurnal relevan adalah: strategi pembelajaran matematika. Desain pembelajaran matematika. Model pembelajaran matematika Metode pembelajaran matematika Media pembelajaran matematika Evaluasi pembelajaran matematika pengembangan perangkat pembelajaran matematika. analisis di bidang pendidikan matematika, yang berkaitan dengan pembelajaran matematika dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 223 Documents
KAJIAN TEORI: EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP KEMAMPUAN MATEMATIS SISWA Martang
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 5 (2025): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/relevan.v5i5.1650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning, PjBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka, di mana data dikumpulkan dari berbagai sumber, termasuk buku, jurnal, dan artikel yang relevan mengenai PjBL dan kemampuan berpikir kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa, dengan mendorong mereka untuk terlibat dalam proyek nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Siswa menjadi lebih aktif dalam kolaborasi, penyelesaian masalah, dan pengembangan ide-ide inovatif. Selain itu, PjBL juga berkontribusi dalam meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi siswa dalam belajar matematika. Kesimpulan dari kajian ini menegaskan bahwa PjBL adalah metode yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa, yang sangat penting dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Oleh karena itu, disarankan agar pendidik mengintegrasikan model pembelajaran berbasis proyek dalam kurikulum matematika untuk memfasilitasi pengembangan keterampilan berpikir kreatif siswa. ABSTRCT  This study aims to analyze the effectiveness of the Project-Based Learning (PjBL) model in enhancing students' mathematical creative thinking skills. The method employed in this research is a literature review, where data is collected from various sources, including books, journals, and relevant articles regarding PjBL and creative thinking abilities. The results indicate that the implementation of PjBL significantly improves students' creative thinking skills by engaging them in real-world projects that are relevant to their daily lives. Students become more active in collaboration, problem-solving, and the development of innovative ideas. Additionally, PjBL contributes to increasing students' confidence and motivation in learning mathematics. The conclusion of this study emphasizes that PjBL is an effective method for enhancing students' mathematical creative thinking skills, which is crucial in facing the challenges of 21st-century education. Therefore, it is recommended that educators integrate the project-based learning model into the mathematics curriculum to facilitate the development of students' creative thinking skills.
RESPON SISWA TERHADAP LKPD GEOMETRI BERBASIS PMRI TERINTEGRASI CODING DAN ETNOMATEMATIKA Suciwati, Himma Rosa; Latifa Susiani, Ismara; Aulia, Zahwa; Jesi Alexander Alim; Cici Oktaviani
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 5 (2025): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/relevan.v5i5.1660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon siswa terhadap penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Geometri berbasis Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) yang dipadukan dengan unsur koding dan etnomatematika. LKPD dikembangkan untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual, menarik, dan dekat dengan pengalaman budaya siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 10 siswa kelas III sekolah dasar sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui angket respon yang menilai aspek format, relevansi, percaya diri, dan ketertarikan siswa selama pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memberikan respon yang sangat positif terhadap LKPD, dengan persentase penilaian yang sebagian besar berada pada kategori “sangat menarik”. Siswa menilai tampilan LKPD jelas dan menarik, kegiatan pembelajaran relevan dengan kehidupan mereka, serta instruksi mudah dipahami. Integrasi konteks budaya Melayu dan aktivitas koding juga membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan meningkatkan rasa percaya diri siswa. Secara keseluruhan, LKPD ini dinilai efektif dalam menciptakan pengalaman belajar geometri yang lebih bermakna, menarik, dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. ABSTRAK This study aims to describe students’ responses to the use of a Geometry Student Worksheet (LKPD) designed based on the Indonesian Realistic Mathematics Education (PMRI) approach and integrated with coding and ethnomathematics elements. The worksheet was developed to provide learning experiences that are contextual, engaging, and closely connected to students’ cultural backgrounds. This quantitative descriptive research involved 10 third-grade elementary students as participants. Data were collected through a response questionnaire that assessed aspects of format, relevance, interest, and students’ reactions during learning activities. The results indicate that students showed highly positive responses, with most ratings falling into the “very interesting” category. Students perceived the LKPD as visually appealing, easy to understand, and relevant to their daily experiences. The integration of Malay cultural elements and basic coding activities also contributed to a more enjoyable learning atmosphere and enhanced students’ confidence. Overall, the worksheet proved effective in supporting meaningful, engaging, and accessible geometry learning for elementary students.
LITERATURE KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DENGAN TIPE KEPRIBADIAN INTROVERT DAN EXTROVERT Alfiani, Hilya
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 5 (2025): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/relevan.v5i5.1661

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan keterampilan penting dalam kehidupan akademik dan sosial. Setiap individu memiliki cara berbeda dalam menyelesaikan masalah, yang salah satunya dipengaruhi oleh tipe kepribadian. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tipe kepribadian introvert–ekstrovert dengan kemampuan pemecahan masalah serta strategi yang digunakan masing-masing tipe. Penelitian dilakukan melalui studi literatur dari jurnal, buku psikologi, dan penelitian relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa introvert cenderung menggunakan strategi analitis, mendalam, dan terstruktur tetapi memerlukan waktu lebih lama. Sementara itu, ekstrovert lebih cepat, fleksibel, dan interaktif dalam menemukan solusi, namun sering kurang mendalami informasi. Temuan ini menegaskan bahwa strategi pemecahan masalah berbeda menurut kepribadian, sehingga pendekatan yang digunakan perlu disesuaikan agar kemampuan pemecahan masalah dapat dioptimalkan. ABSTRACT Problem-solving skills are important in academic and social life. Each individual has a different way of solving problems, one of which is influenced by personality type. This study aims to analyze the relationship between introvert-extrovert personality types and problem-solving skills and strategies used by each type. The study was conducted through a literature review of journals, psychology books, and relevant research. The results of the study show that introverts tend to use analytical, in-depth, and structured strategies but require more time. Meanwhile, extroverts are faster, more flexible, and more interactive in finding solutions, but often lack depth of information. These findings confirm that problem-solving strategies differ according to personality, so the approach used needs to be adjusted in order to optimize problem-solving skills.
PENGARUH STRATEGI PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA PERSEBANI TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS Syafira, Nanda
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 5 (2025): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/relevan.v5i5.1665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi Problem Based Learning (PBL) berbantuan media persebani terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VII SMP Cerdas Murni. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas kelas VII-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-2 sebagai kelas kontrol yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep matematis berbentuk uraian sebanyak 10 soal yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelas. Kelas eksperimen yang menggunakan strategi PBL berbantuan media persebani mengalami peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis yang lebih tinggi dengan nilai N-Gain sebesar 0,70 (kategori sedang), sedangkan kelas kontrol hanya mencapai N-Gain sebesar 0,29 (kategori rendah). Dengan demikian, strategi PBL berbantuan media persebani efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa. ABSTRACT This study aims to determine the effect of media-assisted Problem Based Learning (PBL) strategies on the mathematical concept comprehension abilities of seventh-grade students at Cerdas Murni Junior High School. The study used a quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design. The research sample consisted of class VII-1 as the experimental class and class VII-2 as the control class, which were selected using cluster random sampling. The research instrument was a mathematical concept comprehension test consisting of 10 essay questions that had passed validity and reliability tests. Data analysis was performed using t-tests and N-Gain. The results showed a significant difference between the two classes. The experimental class, which used the PBL strategy assisted by persebani media, experienced a higher increase in mathematical concept comprehension with an N-Gain value of 0.70 (medium category), while the control class only achieved an N-Gain of 0.29 (low category). Thus, the PBL strategy assisted by persebani media is effective in improving students' mathematical concept comprehension.
ANALISIS PERSEPSI SISWA TERHADAP LKPD ETNOMATEMATIKA BERBASIS KODING DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Diva, Edelweiss Milkana; Jumitah; Anastasya Dewi Ambarwati; Jesi Alexander Alim; Cici Oktaviani
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 6 (2025): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/relevan.v5i6.1667

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi siswa terhadap LKPD etnomatematika berbasis koding ditinjau dari gaya belajar visual dan auditori. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek siswa kelas III. Data dikumpulkan melalui angket persepsi dan gaya belajar, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan bahwa siswa visual memberikan persepsi sangat tinggi (90–100%) pada aspek tampilan, keterbacaan, kesesuaian isi, motivasi, dan nilai kontekstual. Mereka merasa terbantu oleh desain visual dan ilustrasi budaya Melayu. Siswa auditori juga memberikan respons positif (100% per indikator), tetapi dengan skor lebih rendah karena membutuhkan penjelasan lisan untuk memahami instruksi dan menyelesaikan LKPD secara mandiri. Secara umum, LKPD ini efektif meningkatkan motivasi, pemahaman, dan keterlibatan siswa, serta layak digunakan dalam pembelajaran dengan dukungan pendampingan verbal bagi siswa auditori. ABSTRACT This study aims to analyze students’ perceptions of an ethnomathematics-based coding worksheet (LKPD) in relation to visual and auditory learning styles. The research employed a descriptive qualitative approach with third-grade students as the subjects. Data were collected through perception and learning style questionnaires, and analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings show that visual learners displayed very positive perceptions (90–100%) regarding the worksheet’s appearance, readability, content relevance, motivation, and contextual value. They were supported by the visual design and cultural illustrations related to Melayu traditions. Auditory learners also provided positive responses (100% for each indicator), although their scores were lower because they required verbal explanation to understand instructions and complete the worksheet independently. Overall, the LKPD proved effective in enhancing students’ motivation, understanding, and engagement, and is suitable for use in classroom learning with additional verbal support for auditory learners.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HOTS PADA MATERI MATRIKS Napitupulu, Nurbaiti
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 5 (2025): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/relevan.v5i5.1669

Abstract

Di abad ke-21 saat ini banyak perubahan yang terjadi dengan cepat dan tidak dapat diprediksi. Dalam menghadapi perkembangan tersebut, tidak hanya siswa yang memiliki kemampuan mendalam yang dibutuhkan, namun juga dibutuhkan siswa yang memiliki keterampilan membuka jaringan, menemukan konsep-konsep baru, mampu menganalisis, berfikir logis, memiliki strategi dalam pemecahan masalah dan berfikir kritis.  Penelitian ini mengangkat rumusan masalah yaitu kemampuan literasi siswa dalam menyelesaikan soal Higher Order Thinking Skills serta kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal Higher Order Thinking Skills.  Penelitian ini menerapkan penelitian kualitatif yang dijadikan pendekatan penelitiannya.  Penelitian ini menerapkan teknik penelitian yaitu angket, observasi, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi.  Berdasarkan hasil tes soal yang sudah dilakukan subjek penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa siswa masih belum sepenuhnya memenuhi indikator kemampuan literasi. Adapun kesulitan subjek dalam menyelesaikan soal HOTS materi matriks adalah subjek mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi fakta, mengidentifikasi pertanyaan, memvisualisasikan situasi, memilih strategi penyelesaian masalah, dan menemukan jawaban dan menarik sesimpulan. ABSTRACT In the 21st century today, many changes are occurring rapidly and unpredictable. In facing these developments, not only students who have in-depth abilities are needed, but also students who have the skills to open networks, find new concepts, are able to analyze, think logically, have strategies in solving problems and think critically. This study raises the formulation of the problem, namely students' literacy skills in solving problemsHigher Order Thinking Skillsand students' difficulties in solving problemsHigher Order Thinking Skills. This research applies qualitative research which is used as a research approach. This study applies research techniques, namely questionnaires, observations, written tests, interviews, and documentation. Based on the results of the test questions that have been carried out by the research subjects, the researcher concluded that students still have not fully met the literacy ability indicators. The difficulties of the subjects in completing HOTS questions on matrix material are that the subjects have difficulty in identifying facts, identifying questions, visualizing situations, choosing problem-solving strategies, and finding answers and drawing conclusions.
PERBEDAAN MODEL PEMBELAJARAN SFE DAN RECIPROCAL TEACHING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Ningtias, Diah Ayu
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 5 (2025): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/relevan.v5i5.1670

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan model pembelajaran sfe dan reciprocal teaching terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi Trigonometri kelas X SMA Swasta Imelda Medan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif , dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Populasinya adalah seluruh siswa kelas X SMA Swasta Imelda Medan dengan dua kelas sebagai sampel yaitu kelas X MIA-1 dan X MIA-2. Teknik pengumpulan data dengan tes berbentuk uraian. Hasil penelitian menunjukkan: 1) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas X MIA-1 dengan menggunakan model SFE termasuk dalam kategori baik. 2) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas X MIA-2 dengan menggunakan model Reciprcoal Teaching termasuk dalam kategori baik. 3) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran SFE dan Reciprocal Teaching. ABSTRACT This study aims to determine the differences between the SFE and reciprocal teaching learning models on students' mathematical problem-solving abilities in trigonometry at grade 10 of Imelda Private High School, Medan. This study is quantitative and quasi-experimental. The population was all grade 10 students at Imelda Private High School, Medan, with two sample classes: grade 10 MIA-1 and grade 10 MIA-2. Data collection used descriptive tests. The results showed: 1) the mathematical problem-solving abilities of grade 10 MIA-1 students using the SFE model were in the good category. 2) the mathematical problem-solving abilities of grade 10 MIA-2 students using the Reciprocal Teaching model were in the good category. 3) there were differences in students' mathematical problem-solving abilities between the SFE and Reciprocal Teaching learning models.
PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI ALJABAR Aulia, Rizka
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 6 (2025): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/relevan.v5i6.1686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar siswa pada materi aljabar kelas VII MTs Laboratorium UINSU. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs Laboratorium UIN Sumatera Utara yang terdiri dari 2 kelas. Sampel penelitian berjumlah 80 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar matematika berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 butir soal. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dan homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai Post-test siswa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Dari hasil uji hipotesis diperoleh nilai  >  pada taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian H₀ ditolak dan Hₐ diterima, yang artinya terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar siswa. ABSTRACT This study aims to determine the effect of the Jigsaw cooperative learning model on student learning outcomes in algebra for grade VII of MTs Laboratorium UINSU. This research is a quantitative study using a quasi-experimental method. The population in this study were all grade VII students of MTs Laboratorium UIN Sumatera Utara, consisting of two classes. The research sample consisted of 80 students. The sampling technique used was total sampling. The research instrument was a multiple-choice mathematics learning achievement test with 20 questions. Data analysis techniques used normality and homogeneity tests, followed by hypothesis testing using a t-test. The results showed that the average Post-test score of students in the experimental class was higher than that of the control class. The results of the hypothesis test obtained a calculated t value > t table at a significance level of 0.05. Thus, H₀ is rejected and Hₐ is accepted, which means there is an effect of the Jigsaw cooperative learning model on student learning outcomes.
ANALISIS MAKNA MULTIMODAL SISWA MELALUI KOMIK DIGITAL MATEMATIKA BERBANTUAN GENERATIVE AI PADA LITERASI GEOMETRI Wahyuni, Asri
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 6 (2025): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/relevan.v5i6.1689

Abstract

Kurikulum Merdeka menekankan pengembangan literasi multimodal, namun penerapannya dalam pembelajaran matematika masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pembuatan makna multimodal siswa kelas IX SMP melalui komik digital matematika berbantuan Generative AI pada materi geometri bangun ruang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan enam siswa yang dipilih secara purposif berdasarkan kemampuan spasial (tinggi, sedang, dan rendah). Data dikumpulkan melalui rekaman layar, think aloud, komik digital, dan wawancara semiterstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan analisis wacana multimodal dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan tiga pola pembuatan makna, yaitu visual-pertama, mediasi-teks, dan iteratif antarmoda. Kesadaran semiotik siswa berkembang dari tingkat rendah ke tingkat mahir, dengan siswa berkemampuan spasial tinggi menunjukkan transisi representasi yang lebih konsisten antara konsep abstrak dan konkret. Generative AI berperan sebagai scaffolding multimodal yang mendukung pengembangan literasi geometri dan komunikasi matematis siswa. ABSTARCT The Merdeka Curriculum emphasizes the development of multimodal literacy, but its application in mathematics learning is still limited. This study aims to analyze the multimodal meaning-making of ninth-grade junior high school students through Generative AI-assisted digital mathematics comics on spatial geometry material. The research used a qualitative case study approach with six students selected purposively based on their spatial abilities (high, medium, and low). Data were collected through screen recordings, think aloud, digital comics, and semi-structured interviews. Data analysis was conducted using multimodal discourse analysis and thematic analysis. The results of the study show three patterns of meaning-making, namely visual-first, text-mediated, and intermodal iterative. Students' semiotic awareness developed from a low level to a proficient level, with students with high spatial abilities showing a more consistent transition of representation between abstract and concrete concepts. Generative AI acts as multimodal scaffolding that supports the development of students' geometric literacy and mathematical communication.
SYSTEMMATIC LITERATURE REVIEW PENERAPAN TEORI PERMAINAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN EKONOMI Lubis, Ekki Wahyuni
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 6 (2025): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/relevan.v5i6.1692

Abstract

Penelitian ini membahas pengambilan keputusan ekonomi dalam konteks persaingan, promosi, dan kolaborasi bisnis dengan menggunakan pendekatan teori permainan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 10 artikel ilmiah yang terbit pada periode 2020–2025, terdiri atas jurnal nasional dan internasional. Analisis difokuskan pada tiga model teori permainan, yaitu Nash Equilibrium, Prisoner’s Dilemma, dan Mixed Strategy. Hasil kajian menunjukkan bahwa Nash Equilibrium berperan dalam menjaga kestabilan strategi harga dan promosi pada pasar yang kompetitif. Model Prisoner’s Dilemma mengungkapkan bahwa persaingan berlebihan dapat menimbulkan kerugian bersama, sehingga kolaborasi bisnis mampu menghasilkan nilai ekonomi yang lebih optimal. Sementara itu, Mixed Strategy relevan dalam ekonomi digital karena membantu pelaku usaha menghadapi ketidakpastian pasar. Penelitian ini menegaskan bahwa teori permainan berfungsi sebagai kerangka strategis dalam pengambilan keputusan ekonomi modern serta memiliki implikasi bagi pengembangan kebijakan dan strategi bisnis berbasis kolaborasi. ABSTRACT This study discusses economic decision-making in the context of competition, promotion, and business collaboration using a game theory approach. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) of 10 scientific articles published between 2020 and 2025, consisting of national and international journals. The analysis focused on three game theory models, namely Nash Equilibrium, Prisoner's Dilemma, and Mixed Strategy. The results of the study show that Nash Equilibrium plays a role in maintaining the stability of pricing and promotion strategies in competitive markets. The Prisoner's Dilemma model reveals that excessive competition can cause mutual losses, so that business collaboration can produce more optimal economic value. Meanwhile, Mixed Strategy is relevant in the digital economy because it helps businesses deal with market uncertainty. This study confirms that game theory serves as a strategic framework in modern economic decision-making and has implications for the development of collaboration-based business policies and strategies.