cover
Contact Name
Kharisma Kusumaningtyas
Contact Email
gebindo@poltekkes-surabaya.ac.id
Phone
081332225503
Journal Mail Official
gebindo@poltekkes-surabaya.ac.id
Editorial Address
Jalan Karangmenjangan no 12 Surabaya Jawa Timur Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Gema Bidan Indonesia (e-Journal)
ISSN : 24078980     EISSN : 24078980     DOI : https://doi.org/10.36568/gebindo.v12i1
Core Subject : Health, Education,
Gema Bidan Indonesia (e-Journal) is a health scientific journal in the field of midwifery. This scientific journal publishes original research, literature reviews, perspectives, editorials, and case reports. We accept articles in the areas of midwifery such as: Pregnancy; Childbirth; Postpartum; Family planning program; Neonatus, baby, toddler, and child health; Heatlh reproduction in teenager and women; Menopause; Midwifery service management; Midwifery education management.
Articles 78 Documents
Pengaruh Paritas dan Akses Informasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Mengenai Kegawatdaruratan Dalam Kehamilan di Puskesmas Panekan, Kabupaten Magetan: The Effect of Parity and Access to Health Information on Pregnant Women's Knowledge of Emergencies in Pregnancy at the Panekan Health Center, Magetan Regency iik bekti budyawati; Triana Septianti Purwanto; subagyo subagyo
Gema Bidan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2021): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i2.12

Abstract

Pregnancy can be a determinant of maternal and fetal well-being. Lack of maternal knowledge in emergencies during pregnancy is one of the causes of a lack of early detection which causes a lack of anticipation of the dangers of pregnancy. To prove the effect of parity and access to the health information on the knowledge of pregnant women regarding emergency pregnancies at Panekan Health Center. This study is an analytical study that is cross-sectional. Samples were taken with a sampling technique of 80 respondents. Data collection using a closed questionnaire. The influence of the dependent and independent variables was tested using Linear Regression with p-value <0.005. The results of the statistical test using linear regression on the variable parity to the knowledge of pregnant women obtained a value of p = 0.022 so that there is an influence between parity and knowledge of pregnant women regarding the emergency of pregnancy. The results of statistical tests on health information access variables on the knowledge of pregnant women using linear regression obtained p-value = 0,000 so that there is a significant influence between access to health information with the knowledge of pregnant women regarding emergency pregnancies. This is also supported by the results of the significance tests of the three variables tested together using linear regression which shows 0,000. The concluded that there is an influence of parity and access to health information on the knowledge of pregnant women regarding emergency pregnancies at Panekan Health Center, Magetan Regency.
Pengaruh Penyuluhan Gizi Masa Prakonsepsi Terhadap Perilaku Pemenuhan Gizi Wanita Usia Subur di Kecamatan Talibura: The Influence of Nutritional Counseling During the Preconception Period on the Nutritional Fulfillment Behavior of Women of Childbearing Age in Talibura District Eusabia Liansiani Ledor; Sukesi; Dina Isfentiani
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i3.20

Abstract

Latar belakang:Nutrisi pada masa prakonsepsi merupakan faktor utama yang mempengaruhi kondisi wanita usia subur dalam kehamilan dan kesejahteraan bayi. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan gizi pada masa prakonsepsi terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan (praktik) pemenuhan gizi wanita usia subur.Metode:Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan quasy eksperimen pre post test design with control group design. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel 30 wanita usia subur yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan perlakuan konseling gizi masa prakonsepsi sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner.Hasil penelitian diperoleh pengaruh perubahan pengetahuan, sikap dan tindakan (praktik) pemenuhan gizi setelah diberikan penyuluhan gizi. Analisis menggunakan uji Wilcoxon diperoleh pengetahuan p value = 0,001, sikap p value = 0,002 dan action value p = 0,001 dimana nilai p<0,05 menunjukkan bahwa ada pengaruh sebelum dan sesudah konseling gizi. Hasil nilai Mann Withney p<0,05 menunjukkan adanya perbedaan perilaku kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah diberikan konseling.Kesimpulan,Penyuluhan gizi pada masa prakonsepsi dapat meningkatkan pengetahuan, mempengaruhi sikap ibu ke arah yang positif, danmeningkatkan kemampuan ibu dalam menyiapkan dan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang. Kata kunci : konseling gizi, prakonsepsi
Hubungan Karakteristik Ibu dengan Status Gizi pada Balita Usia 12-24 Bulan : The Relationship between Maternal Characteristics and Nutritional Status in Toddlers Aged 12-24 Months Meishafa Nanda
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i3.23

Abstract

Status gizi kurang pada balita bisa menimbulkan pengaruh yang bisa menghambat pertumbuhan mental,fisik serta kemampuan berpikir. Hasil Riskesdas Provinsi Jawa Timur tahun 2018 menunjukkan balita yang mengalami gizi kurang meningkat sebesar 44%. Jumlah balita gizi kurang di Kabupaten Jombang tahun 2018 meningkat sebesar 0,6%.Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis hubungan antara karakteristik ibu dengan status gizi padaibalita 12-24 bulan.Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 134 balita usia 12-24 bulan yang telah dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Variabel independen yaitu karakteristik ibu.Variabel dependeniyaitu status gizi pada balita. Tempat dan waktu penelitian di Desa Rejosopinggir pada bulan Januari 2022. Instrumen penelitian berupa kuesioneridan pengukuran tinggi badan,berat badan. Data diolah dengan SPSS untuk dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan (p value ≤ α 0,05).Hasil penelitian Tidak ada hubungan antara usia ibu dengan status gizi dengan p=0,977 .Ada hubungan antara tingkat pendidikan ibu dengan status gizi dengan p=.0,015 Tidak ada hubungan antara pekerjaan ibu dengan status gizi balita dengan p=0,659.Ada hubungan antara status ekonomi dengan status gizi balita dengan p=0,00. Berdasarkan uraian dapat disimpulkan bahwa tingkatipendidikan dan status ekonomi berhubungan dengan peningkatan status gizi balita. Usia ibu dan pekerjaan ibu tidak ada hubungan dalam meningkatkan status gizi balita
Hubungan Lama Penggunaan KB Suntik 3 Bulan terhadap Kejadian Amenorrhea pada Ibu di TPMB Domingas M.L.S.O Surabaya: The Relationship of Long-term Use of 3-month Injectable Contraceptives on the Occurrence of Amenorrhea in Mothers at the TPMB Domingas M.L.S.O Surabaya Anastasya Suryaning Illah
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i3.24

Abstract

Injecting family planning users dominate in Indonesia, especially in the city of Surabaya in 2020 reaching 80%. Menstrual disorders are one of the side effects of using injectable contraceptives, especially 3-month injections. Menstrual disorders that are often complained of is amenorrhea. Amenorrhea is a condition in which women do not experience menstruation for at least 3 consecutive months. The purpose of this study was to determine whether there was a relationship between the duration of the use of 3-month injectable contraceptives on the incidence of amenorrhoea in mothers at TPMB Domingas M.L.SO Surabaya. This research method uses an analytical survey with a cross sectional approach. The population of this study were all acceptors of 3-month injection KB as many as 135 people. Obtained a sample of 100 people who meet the inclusion criteria. The sampling technique used the purposive sampling method. The independent variable is the duration of the use of injectable contraception for 3 months and the dependent variable is the incidence of amenorrhoea in the mother. Data analysis was performed using the chi-square test. The results showed that most users (68.3%) experienced amenorrhea. Statistical test showed that p = 0.000 (≤ 0.05). This means that there is a relationship between the duration of the use of 3 months injectable contraceptives and the incidence of amenorrhoea in mothers at TPMB Domingas M.L.S.O Surabaya. The conclusion in this study is that the longer you use the 3-month injectable contraception, the higher your risk of experiencing amenorrhea. It is recommended to the head of TPMB Domingas M.L.S.O Surabaya to continue to improve counseling and counseling to acceptors of 3-month injection KB regarding the long-term side effects of using 3-month injection KB.
Hubungan Perilaku Remaja dengan Anemia pada Remaja Putri Di SMAN 2 Malang: The Relationship between Adolescent Behavior and Anemia in Adolescent Girls at SMAN 2 Malang Irfani Nur Sa'adah
Gema Bidan Indonesia Vol. 13 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i3.28

Abstract

Anemia merupakan kondisi konsentrasi hemoglobin atau jumlah sel darah merah dibawah normal. Kadar hemoglobin pada remaja putri normalnya adalah 12 mg%. Bersumber dari data Kemenkes RI, persentase anemia pada remaja putri masih tinggi yaitu sebesar 32% yang artinya 3-4 dari 10 remaja mengalami anemia. Sedangkan di Jawa Timur berdasarkan data (Dinkes Provinsi Jawa Timur, 2020) 42% remaja putri di Jawa Timur mengalami anemia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan perilaku remaja dengan anemia pada remaja putri.Jenis penelitian ini adalah analitik observasional yang menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini siswa perempuan kelas X di SMAN 2 Malang. Pengambilan sampel dengan teknik Purposive sampling dengan jumlah sampel 125 responden. Variabel indepeden dalam penelitian ini adalah anemia sedangkan variabel dependen adalah perilaku remaja. Instrumen pengumpulan data adalah kuesioner dan alat Haemometer quick test. Analisis data menggunakan uji Spearman Rho.Pengetahuan remaja putri hampir seluruh (96,1%) pengetahuan baik, sikap remaja putri sebagian besar (53,9%) sikap positif, tindakan remaja putri hampir seluruh (79,7%) tindakan cukup. Hasil uji analisis hubungan pengetahuan dengan anemia didapatkan p value = 0,030, hasil uji analisis hubungan sikap dengan anemia didapatkan p value hubungan antara sikap dengan anemia pada remaja putri didapatkan p value = 0,783, hasil uji analisis hubungan tindakan dengan anemia didapatkan p value = 0,511.Simpulan dari penelitian ini bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan anemia dan tidak ada hubungan sikap dan tindakan dengan anemia.Diharapkan dengan penelitian ini bisa menjadi pencegahan tingkat sekolah dengan cara meningkatkan pengetahuan pada remaja putri.
Hubungan Riwayat Faktor Resiko Ibu Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Di Puskesmas Kayangan: The Relationship between Maternal Risk Factors and the Incidence of Low Birth Weight at the Kayangan Health Center I Desak Ayu Apriyanti; Astuti Setiyani; Ani Media Harumi; Novita Eka Kusuma Wardani
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i2.29

Abstract

Bayi berat lahir rendah mempengaruhi tingginya angka kesakitan dan kematian pada bayi. Salah satu indikator keberhasilan suatu negara dalam meningkatkan kesehatan masyarakat adalah dengan menurunnya angka kematian bayi (AKB). Untuk Indonesia AKB mencapai 24 per 1000 kelahiran hidup dimana yang masih jauh dari target Indonesia dalam Rencanan Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024 yaitu 16 per 1000 kelahiran hidup. Bayi berat lahir rendah disebabkan karena berbagai faktor resiko salah satunya dari faktor resiko ibu yang meliputi ibu dengan terlalu muda (usia <20 tahun), terlalu tua (usia > 35 tahun), terlalu dekat (jarak kehamilan <2 tahun), terlalu banyak (paritas >4) . Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat faktor resiko ibu dengan kejadian berat badan lahir rendah. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei analitik dengan rancangan case control dan menggunakan pendekatan restrospektif. Populasi dalam penelitian ini yaitu Ibu bersalin di Puskesmas Kayangan periode Januari-Desember 2021. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan puposive sampling dan besar sampel 237 sampel. Hasil. Penelitian ini membuktikan bahwa dengan hasil uji statistik menunjukan bahwa terdapat hubungan faktor resiko ibu dengan kejadian BBLR. Kesimpulan penelitian ini Terdapat hubungan riwayat faktor resiko ibu dengan kejadian BBLR. Perlunya peningkatan pemantauan ANC terpadu dan konseling kepada ibu dengan faktor resiko, sehingga dapat mengatasi BBLR maupun komplikasi kehamilan dan persalinan. Kata Kunci : Faktor Resiko Ibu, BBLR
Efektivitas Aromaterapi Lavender Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Bersalin Kala I di PMB Kabupaten Serang Banten Ilmiyati Amalia; Kharisma Kusumaningtyas; Siti Mar’atus Sholikah; Titi Maharrani
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i1.34

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan merupakan perasaan khawatir, takut pada pikiran sendiri, perasaan tegang, dan gelisah. Terapi non farmakologi menggunakan aromaterapi lavender, penggunaan dengan cara inhalasi menggunakan diffuser lebih efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan ibu bersalin kala 1.Tujuan: Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis efektivitas aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin kala 1 Metode: Penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian posttest only control grup design. Sampel yang digunakan menggunakan purposive sampling. Populasi pada penelitian ini sebanyak 22 responden. Variabel independen yaitu aromaterapi lavender dan variabel dependen yaitu tingkat kecemasan ibu bersalin kala 1. Menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale For Anxiety (HARS). Analisis penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat (uji normalitas dan uji Mann-Whitney).Hasil: Hasil penelitian pada ibu bersalin kala 1 yang tidak diberikan aromaterapi lavender mayoritas mengalami tingkat kecemasan berat dengan jumlah 5 orang (55,57%). Adanya perbedaan tingkat kecemasan ibu bersalin kala 1 yang diberikan aromaterapi lavender dengan ibu bersalin kala 1 yang tidak diberikan aromaterapi lavender (pendampingan suami) dengan hasil signifikan 0.000 (p<0.05). Simpulan: Pada penelitain ini terdapat perbedaan tingkat kecemasan ibu bersalin kala 1 pendampingan suami dengan pemberian aromaterapi lavender.  
Hubungan Perilaku Remaja dengan Anemia pada Remaja Putri di SMAN 2 Malang: The Relationship Between Adolescent Behavior and Anemia in Adolescent Girls at SMAN 2 Malang Irfani Nur Sa'adah; Evi Pratami; Sherly Jeniawaty; Sukesi
Gema Bidan Indonesia Vol. 13 No. 2 (2024): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i4.39

Abstract

Anemia merupakan kondisi konsentrasi hemoglobin atau jumlah sel darah merah dibawah normal. Kadar hemoglobin pada remaja putri normalnya adalah 12 mg%. Bersumber dari data Kemenkes RI, persentase anemia pada remaja putri masih tinggi yaitu sebesar 32% yang artinya 3-4 dari 10 remaja mengalami anemia. Sedangkan di Jawa Timur berdasarkan data (Dinkes Provinsi Jawa Timur, 2020) 42% remaja putri di Jawa Timur mengalami anemia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan perilaku remaja dengan anemia pada remaja putri. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional yang menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini siswa perempuan kelas X di SMAN 2 Malang. Pengambilan sampel dengan teknik Purposive sampling dengan jumlah sampel 125 responden. Variabel indepeden dalam penelitian ini adalah anemia sedangkan variabel  dependen adalah perilaku remaja. Instrumen pengumpulan data adalah kuesioner dan alat Haemometer quick test. Analisis data menggunakan uji Spearman Rho. Pengetahuan remaja putri hampir seluruh (96,1%) pengetahuan baik, sikap remaja putri sebagian besar (53,9%) sikap positif, tindakan remaja putri hampir seluruh (79,7%) tindakan cukup. Hasil uji analisis hubungan pengetahuan dengan anemia didapatkan p value = 0,030, hasil uji analisis hubungan sikap dengan anemia didapatkan p value hubungan antara sikap dengan anemia pada remaja putri didapatkan p value = 0,783, hasil uji analisis hubungan tindakan dengan anemia didapatkan p value = 0,511. Simpulan dari penelitian ini bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan anemia dan tidak ada hubungan sikap dan tindakan dengan anemia. Diharapkan dengan penelitian ini bisa menjadi pencegahan tingkat sekolah dengan cara meningkatkan pengetahuan pada remaja putri.
Pengaruh Pengetahuan dan Dukungan Suami Terhadap Kunjungan K 1 Ideal di Polindes Sidodadi Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo: The Influence of Knowledge and Husband's Support on Ideal K1 Visits at Polindes Sidodadi, Taman District, Sidoarjo Regency Theresia Pratiwi Suyanti; Dwi Wahyu Wulan Sulistyowati; Titi Maharrani
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 2 (2022): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i1.45

Abstract

Latar Belakang:Pencapaian kunjungan ANC K1 di Polindes Sidodadi Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo terjadi penurunan sebagaimana disebutkan berdasarkan PWS KIA Puskesmas Trosobo cakupan ibu hamil Kunjungan pertama (K1) pada tahun 2021 mengalami penurunan dibandingkan sebelumya cakupan ibu hamil Kunjungan pertama (K1) pada tahun 2020. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pengetahuan Dan Dukungan Suami Terhadap Kunjungan K1 Ideal Di Polindes Sidodadi Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo. Metode: penelitian ini kuantitatif analitik observasional dengan Rancangan penelitian Cross Sectional. Sampel penelitian ini adalah Ibu Hamil yang melakukan kunjungan K1 Ideal di Polindes Sidodadi Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo dengan jumlah sebanyak 31 orang dengan Teknik sampling Purposive Sampling. Variabel independen penelitian ini adalah Pengetahuan dan Dukungan suami, serta Variabel dependen penelitian ini adalah Kunjungan K1 Ideal. Hasil: Hasil uji statistik nilai P Value 0.037 (α<0.05) yang berarti ada pengaruh signifikan antara pengetahuan Ibu Hamil dengan K1 Ideal. Sebagian Besar (61.9%) Ibu Hamil dengan tidak mendapatkan dukungan suami tidak melakukan K1 ideal, Sementara itu setengahnya (50%) Ibu hamil dengan dukungan suami melakukan K1 Ideal. Kesimpulan: Ada hubungan antara Dukungan Suami dengan kunjungan K 1.
Hubungan Penyakit Infeksi dengan Status Gizi Balita: The Relationship Between Infectious Diseases and Nutritional Status of Toddlers Dwi Nurhastutik; Rekawati Susilaningrum; Ani Media Harumi; Rijanto
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 2 (2022): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i1.48

Abstract

Latar Belakang:Status gizi kurang masih banyak terjadi di negara berkembang seperti di Indonesia. Penyakit infeksi yang sering terjadi adalah ISPA dan diare dan mempengaruhi status gizi kurang pada balita. Tujuan.Tujuan dari literature review ini adalah melakukan review secara sistematik pada beberapa hasil penelitian terbaru yang mengkaji hubungan penyakit infeksi dengan status gizi kurang balita. Metode. Pencarian artikel dengan metode Boolean strategicdengan penyaringan artikel menggunakan Flow Diagram. Database yang digunakan ProQuest, Pubmed, Science Direct, Research Gates, dan Google Schoolar. Jurnal internasional maupun nasional terindeksasi oleh SINTA dan Scopus, sehingga artikel yang digunakan bereputasi, dengan pencarian artikel 5 tahun kebelakang. Hasil.12 artikel menyatakan bahwa penyakit infeksi yang terjadi pada balita adalah ISPA dan diare. 8 artikel lain menyebutkan penyakit infeksi lain yaitu TBC, pneumonia, campak, dan infeksi telinga. 11 artikel internasional membahas penyakit infeksi pada balita yaitu ISPA dan diare merupakan penyakit infeksi yang sering terjadi pada balita di negara berkembang lainnya seperti Afrika Timur, Bangladesh dan Ethiopia. Penyakit infeksi dan status gizi kurang pada balita memiliki hubungan sinergis. Kesimpulan.Penyakit infeksi yang sering terjadi pada balita adalah ISPA dan diare dan berhubungan dengan status gizi kurang balita. Saran.Diperlukan penelitian lanjutan mengenai ulasan lanjutan untuk dapat mengetahui mengapa ISPA dan diare merupakan penyakit yang sering terjadi pada balita di Indonesia dan negara berkembang lainnya. Implikasi: Untuk menambah kajian literatur terkait hubungan penyakit infeksi dengan status gizi pada balita.