cover
Contact Name
Kharisma Kusumaningtyas
Contact Email
gebindo@poltekkes-surabaya.ac.id
Phone
081332225503
Journal Mail Official
gebindo@poltekkes-surabaya.ac.id
Editorial Address
Jalan Karangmenjangan no 12 Surabaya Jawa Timur Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Gema Bidan Indonesia (e-Journal)
ISSN : 24078980     EISSN : 24078980     DOI : https://doi.org/10.36568/gebindo.v12i1
Core Subject : Health, Education,
Gema Bidan Indonesia (e-Journal) is a health scientific journal in the field of midwifery. This scientific journal publishes original research, literature reviews, perspectives, editorials, and case reports. We accept articles in the areas of midwifery such as: Pregnancy; Childbirth; Postpartum; Family planning program; Neonatus, baby, toddler, and child health; Heatlh reproduction in teenager and women; Menopause; Midwifery service management; Midwifery education management.
Articles 78 Documents
Pengaruh Pemberian Pijat Punggung (Back Massage) Terhadap Kualitas Tidur Ibu Menopause: The Effect of Back Massage on the Sleep Quality of Menopausal Mothers Yulia Viskiy; Kasiati; Dwi Purwanti; Rijanto
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i3.85

Abstract

Menopause adalah tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut diakibatkan oleh ovarium secara progresif yang telah gagal dalam memproduksi hormon estrogen. Standar kebutuhan tidur pada ibu menopause adalah 7 jam/hari. Apabila kurang dari 7 jam/hari maka bisa dikatakan kualitas tidurnya tidak baik. Hal ini dapat menyebabkan kelelahan dan tingkat stress yang lebih tinggi. sehingga seringkali pada ibu menopause mengkonsumsi obat-obatan farmakologi. Terapi farmakologi memiliki efek yang cepat, akan tetapi jika diberikan dalam waktu jangka panjang dapat menimbulkan efek berbahaya bagi kesehatan. Sedangkan salah satu Intervensi non farmakologi untuk penanganan kualitas tidur ibu menopause adalah dengan terapi back massage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pijat punggung (Back Massage) terhadap kualitas tidur ibu menopause di wilayah kerja puskesmas burneh. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest-postest. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 30 ibu menopause yang diambil dengan metode sampling kuota. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan kuisioner, uji analisis data uji Mc Nemar. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan p=0,000 bahwa terdapat perubahan kualitas tidur antara sebelum dan sesudah perlakuan dan 22 ibu menopause mengalami perubahan kualitas tidur sedangkan 8 ibu menopause tidak mengalami perubahan kualitas tidur. Berdasarkan hasil penelitian terdapat adanya pengaruh pemberian pijat punggung  (Back Massage) terhadap kualitas tidur ibu menopause. Perlunya pemberian pengetahuan dan juga peningkatan pelayanan asuhan kebidanan serta penerapan intervensi yang tepat seperti penerapan sleep quality bagi ibu menopause yang mengalami penurunan kualitas tidur. Kata kunci: Menopause, kualitas tidur, Pijat punggung
Hubungan Usia, Pengetahuan, Pendidikan, Pekerjaan, Dan Budaya Akseptor Kb Aktif Terhadap Penggunaan Kontrasepsi Jangka Panjang Dewi Kavita Mayangsari; Rekawati Susilaningrum; Tatarini Ika Pipitcahyani; Mamik
Gema Bidan Indonesia Vol. 11 No. 2 (2022): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i3.86

Abstract

Cakupan  akseptor KB MKJP jauh lebih rendah dibandingkan dengan cakupan KB NONMKJP. Ada beberapa faktor yang berhubungan dengan pemilihan penggunaan alat kontrasepsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa adanya hubungan faktor usia, pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, dan budaya terhadap penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional. Populasi merupakan seluruh akseptor KB aktif di Desa Pandean dengan pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Dalam penelitian ini menggunaka uji statistik chi square. Hasil penelitian didapatkan bahwa responden dengan usia >30tahun menggunakan KB MKJP sebanyak 22,4% dengan uji stastik p=0.011, 29,5% responden dengan pengetahuan baik menggunakan KB MKJP dengan uji stastik p=0.000, 22.2% responden dengan budaya yang mendukung menggunakan KB MKJP dengan uji statstik p=0.028 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan dengan penggunaan KB MKJP. Selain itu 17.4% responden dengan pendidikan dasar menggunakan KB MKJP dengan uji statistik p=0.739, dan 17.1% respon sebagai IRT (Ibu rumah tangga) menggunakan KB MKJP dengan uji statistik p=0.263 yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan dengan penggunaan KB MKJP. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan faktor usia, pengetahuan dan budaya terhadap penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. Selain itu tidak terdapat hubungan faktor pendidikan dan pekerjaan terhadap penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penggunaan MKJP. Kata kunci: Faktor-faktor, kontrasepsi, metode kontrasepsi jangka panjang
Hubungan Usia Menarche Dan Paritas Dengan Terjadinya Menopause Di Wilayah Kerja Puskesmas Kamal: The Relationship Between Age of Menarche and Parity with the Occurrence of Menopause in the Kamal Community Health Center Work Area Lutfiyah; Ervi Husni; Elfira Nurul Aini; Kasiati
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i3.88

Abstract

  Menopause adalah periode menstruasi spontan terakhir yang disebabkan oleh berhentinya fungsi ovarium secara permanen. Menarche adalah menstruasi yang dialami pertama kali oleh seorang perempuan. Paritas adalah jumlah anak yang pernah dilahirkan. Pada kenyataan dilapangan usia menopause dipengaruhi oeh usia menarche dan paritas.. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross ectional. Populasi terdiri dari 135 wanita menopause dan sampel diambil dengan teknik Simple random sampling sejumlah 101 responden. Variabel independennya adalah usia menarche dan paritas, sedangkan variabel dependen adalah menopause. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik chi square dengan nilai α  < 0,05.  Dari hasil penelitian didapatkan wanita menopause sebagian besar (60,4%) menarche usia 12-14 tahun, sebagian besar (71,3%) paritas 2-4 kali, dan sebagian besar (74,2%) menopause usia 40-52 tahun. Wanita yang menarchenya <12 tahun hampir setengahnya (33,3%) menopause lambat, yang menarche 12-14 tahun sebagian besar (70,7%) menopause normal dan yang menarchenya >14 tahun sebagian besar (57,1%) menopause lebih cepat. Wanita yang paritasnya <2 sebagian besar (71,4% ) menopause cepat, yang paritasnya 2-4 kali hampir seluruhnya (86,7%) menopause normal dan yang paritasnya >4 sebagian besar (58,3%) menopause lebih lambat. Dari Hasil analisis didapatkan P Value  0.000 < 0.05 yang berarti ada hubungan antara usia menarche dengan terjadinya menopause, selain itu juga didapatkan P Value 0.000 <0.05 yang berarti juga terdapat hubungan paritas dengan terjadinya menopause. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan usia menarche dan paritas dengan terjadinya menopause. Diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk menambahkan faktor pemakain kontrasepsi yang berhubungan dengan terjadinya menopause    
Hubungan Pola Pemberian MP-ASI dan Pengetahuan Gizi Ibu Dengan Status Gizi Balita Usia 6-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kalitidu Kabupaten Bojonegoro: The Relationship Between MP-Breastfeeding Patterns and Maternal Nutrition Knowledge with The Nutritional Status of Toddlers Aged 6-59 Months in the Working Area of The Kalitidu Health Center, Bojonegoro Regency Lilik Inayati; Abdul Latip; Indrayanti
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i4.97

Abstract

Masalah gizi adalah keadaan gizi seseorang yang ditunjukkan oleh keadaan antropometri, klinis, dan laboratorium. Sampai saat ini Indonesia masih memiliki beberapa masalah gizi, yaitu dalam bentuk masalah kekurangan gizi makro dan kekurangan gizi mikro. Berdasarkan laporan hasil SSGI 2021, angka prevalensi balita wasting di Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2021 mencapai 9,5 persen, menempati urutan tertinggi ke-5 di Jawa Timur (3). Pada tahun 2020 jumlah kasus malnutrisi di Puskesmas Kalitidu mencapai 10,96 % . Namun pada tahun 2021 kasus malnutrisi mengalami peningkatan mencapai 13,38 %.(PSG Bojonegoro, 2021). Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui hubungan antara Pola pemberian MP-ASI dan Pengetahuan gizi ibu dengan Status Gizi Balita usia 6-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kalitidu Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini bersifat cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah ibu dan balita usia 6-59 bulan yang terpilih dengan teknik proportional random sampling sejumlah 155 responden. Variabel independen adalah pola pemberian MP-ASI dan pengetahuan gizi ibu, sedangkan variabel dependen adalah Status Gizi balita usia 6-59 bulan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil analisis menggunakan uji chi square didapatkan bahwa sebagian besar balita dengan pola pemberian MP-ASI yang baik memiliki status gizi yang baik pula yaitu sejumlah 91,8 %, sebagian besar responden yang memiliki pengetahuan gizi baik memiliki balita dengan status gizi yang baik yaitu sejumlah 87,1 %. Hasil analisis hubungan pola pemberian MP-ASI p=0,000, pengetahuan p=0,000, yang mana p=0,000 < α (0,05). Kata Kunci: MP-ASI, Pengetahuan, Status Gizi, dan Balita
Hubungan Pengetahuan dan Personal Hygiene Remaja Putri dengan Kejadian Fluor albus di Pondok Pesantren Al-Falah Desa Pacul Kabupaten Bojonegoro: The Relationship between Knowledge and Personal Hygiene of Adolescent Girls and the Incidence of Fluoride albus at Al-Falah Islamic Boarding School, Pacul Village, Bojonegoro Regency Novie Dyah Sulistya; Sutio Rahardjo; Aris Handayani
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i4.99

Abstract

Keputihan adalah keluarnya cairan selain darah dari liang vagina di luar kebiasaan, baik berbau ataupun tidak, serta disertai rasa gatal setempat. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Personal hygiene Remaja Putri dengan Kejadian Fluor albus di Pondok Pesantren Al-Falah Desa Pacul Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasional yang bersifat cross sectional. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling sejumlah 92 responden. Variabel independent adalah pengetahuan dan personal hygiene remaja putri, sedangkan variabel dependent adalah fluor albus. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Untuk menganalisis adanya hubungan digunakan uji chi square dengan tingkat koefisien ρ=0,05. Hasil penelitian di Pondok Pesantren Al-Falah Desa Pacul Kabupaten Bojonegoro menunjukkan bahwa lebih dari sebagian remaja putri memiliki pengetahuan kurang tentang fluor albus 61 (66,3%), sebagian besar remaja putri personal hygienenya negatif 72 orang (78,3%), sebagian besar remaja putri mengalami kejadian fluor albus yaitu sebanyak 79 orang (85,9%). Dari hasil analisis menggunakan chi square disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan, personal hygiene dengan kejadian fluor albus diperoleh nilai p=0,000. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Ada hubungan antara pengetahuan dan personal hygiene dengan kejadian fluor albus. Sehingga diharapkan pada institusi kesehatan terdekat agar memberikan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi, PHBS dan membentuk kader husada di lingkungan Pondok Pesantren Al Falah Desa Pacul Kabupaten Bojonegoro serta bagi remaja putri hendaknya selalu mencari informasi tentang kesehatan reproduksi khususnya tentang personal hygiene dengan kejadian flour albus agar tidak mendapatkan resiko yang dapat membahayakan kesehatan diri sendiri. Kata Kunci : Pengetahuan remaja putri, personal hygiene, kejadian fluor albus.
Pengaruh Pengetahuan Tentang Gizi Seimbang, Sikap, dan Status Gizi Terhadap Kejadian Anemia Remaja Putri di Pondok Pesantren Al-Musthofa Desa Panjunan Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro: The Effect of Knowledge on Balanced Nutrition, Attitudes, and Nutritional Status on the Incidence of Anemia in Adolescent Girls at Al-Musthofa Islamic Boarding School, Panjunan Village, Kalitidu District, Bojonegoro Regency Erliana Wijayanti
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i4.100

Abstract

Remaja putri merupakan kelompok yang memiliki resiko tinggi mengalami anemia dibandingkan dengan remaja putra.. Jenis penelitian ini analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dari penelitian ini adalah remaja putri yang ada di Pondok Pesantren Al Musthofa diambil dengan tehnik simple random sampling sejumlah 58 responden. Variabel Independen adalah pengetahuan tentang gizi seimbang, sikap, dan status gizi, sedangkan variabel dependen adalah kejadian anemia remaja putri di Pondok Pesantren Al-Musthofa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, alat timbang berat badan, alat ukur tinggi badan, serta digital hemocue merek Mission. Hasil analisis pengaruh pengetahuan tentang gizi seimbang terhadap kejadian anemia menggunakan uji statistik dengan Chi- Square diperoleh nilai signifikan (ρ) 0,000 < (α) 0,05 maka H0 ditolak berarti ada pengaruh pengetahuan tentang gizi seimbang terhadap kejadian anemia remaja putri di Pondok Pesantren Al Musthofa . Hasil analisis pengaruh sikap terhadap kejadian anemia menggunakan uji statistik dengan Chi- Square diperoleh nilai signifikan (ρ) 0,005< (α) 0,05 maka H0 ditolak berarti ada pengaruh sikap terhadap kejadian anemia remaja putri di Pondok Pesantren Al Musthofa . Hasil analisis pengaruh status gizi terhadap kejadian anemia menggutus gizi nakan uji statistik dengan Chi- Square diperoleh nilai signifikan (ρ) 0,020 < (α) 0,05 maka H0 ditolak berarti ada pengaruh status gizi terhadap kejadian anemia remaja putri di Pondok Pesantren Al Musthofa. Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa pengetahuan tentang gizi seimbang, sikap, dan status gizi ada pengaruh terhadap kejadian anemia remaja putri Kata kunci : “Pengetahuan Gizi Seimbang”; “Sikap”; “Status Gizi”; “Anemia”; dan” Remaja”
Hubungan Dukungan Suami dan Pendidikan dengan Keikutsertaan KB Pasca Salin pada Ibu Nifas di Puskesmas Balen Kabupaten Bojonegoro: The Relationship between Husband Support and Education with Postpartum Family Planning Participation in Postpartum Women at the Balen Health Center, Bojonegoro Regency Siti Rohmah; Rodiyatun; Abdul Latip; Esti Yuliani
Gema Bidan Indonesia Vol. 13 No. 2 (2024): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i4.102

Abstract

Masih banyak ditemukan ibu nifas sampai dengan hari ke-42 yang belum memakai KB pasca salin karena kurangnya dukungan dari suami dan pendidikan rendah. Untuk membuktikan bahwa dukungan suami dan pendidikan cenderung memiliki resiko terhadap keikutsertaan KB pasca salin maka ingin diteliti tentang adanya hubungan dukungan suami dan pendidikan dengan keikutsertaan KB pasca salin. Penelitian ini merupakan penelitian analitik yang bersifat kohort. Sampel diambil dengan teknik consecutive sejumlah 54 responden. Variabel independent adalah dukungan suami dan pendidikan, sedangkan variabel dependent adalah keikutsertaan KB pasca salin. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Untuk menganalisis adanya hubungan digunakan uji Chi Square dengan taraf nyata 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk dukungan suami mendukung sebanyak 38 responden (70,4%), pendidikan tamat SMA sebanyak 47 responden (87,0%) dan keikutsertaan KB pasca salin ikut menggunakan KB pasca salin sebanyak 39 responden (72,2%). Dari hasil analisis dengan uji chi square dapat disimpulkan ada hubungan dukungan suami dan pendidikan dengan keikutsertaan KB pasca salin pada ibu nifas.Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa dukungan suami dan pendidikan berhubungan dengan keikutsertaan KB pasca salin pada ibu nifas. Sehingga disarankan pada ibu-ibu nifas untuk mengikuti KB pasca salin. Kata kunci: Dukungan Suami, Pendidikan, KB pasca salin.
Hubungan Antara Riwayat Pemberian ASI Eksklusif dengan Perkembangan Anak Usia 6-36 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Buduran: The Relationship Between the History of Exclusive Breastfeeding and the Development of Children Aged 6-36 Months in the Working Area of the Buduran Health Center Renanda Ayu; Ani Media Harumi; Ahdatul Islamiah; Astuti Setiyani
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i3.103

Abstract

Exclusive breastfeeding is an important factor for child development which includes gross movements, fine movements, socialization of speech and language independence. The achievement of breastfeeding in Sidoarjo Regency is far below the target, only 2 Puskesmas namely Wonoayu and Sedati have to achieve the target. The purpose of the study was to determine the relationship between a history of exclusive breastfeeding and the development of children aged 6-36 months in the working area of ​​the Buduran Health Center. This research is an analytic study with a cross sectional approach. Samples were taken with a total sampling technique of 40 respondents. The independent variable is exclusive breastfeeding, the dependent variable is the development of children aged 6-36 months. Collecting data using questionnaires and KPSP (Pre-screening Development Questionnaire) sheets. To analyze this relationship, the Chi-Squere test was used with a significance level of 0.05. The results showed that almost all children aged 6-36 months, 95% of children were exclusively breastfed. Then, almost all of the development of children aged 6-36 months, 97.5% of children in Wadung Asih Village, the working area of ​​the Buduran Health Center, are included in the Appropriate Development Category (S). Then the results of the analysis obtained a P Value of 0.000 so it can be concluded that there is a significant relationship between a history of exclusive breastfeeding and the development of children aged 6-36 months in Wadung Asih Village, the working area of ​​the Buduran Health Center.
Pengaruh Behaviour Intention dan Social Support terhadap Perilaku Kunjungan Antenatal Care K4 Ibu Hamil di Puskesmas Margomulyo Kabupaten Bojonegoro: The Influence of Behavior Intention and Social Support on the Behavior of K4 Antenatal Care Visits for Pregnant Women at the Margomulyo Health Center, Bojonegoro Regency Desy Medis Tri Mukti; Sri Anggraeni; Masfuah
Gema Bidan Indonesia Vol. 13 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i2.104

Abstract

Salah satu indikator yang digunakan dalam pelayanan antenatal adalah cakupan K4. Cakupan K4 adalah pelayanan antenatal sesuai standar paling sedikit 4 kali yaitu minimal 1 kali pada triwulan pertama, satu kali pada triwulan kedua, dan 2 kali pada triwulan ketiga . Namun kenyataannya dalam pelayanan antenatal di Kabupaten Bojonegoro masih ada yang belum sesuai dengan standar.Jenis penelitian yang akan di lakukan adalah penelitian analitik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 47 ibu hamil TM III yang ada di wilayah Puskesmas Margomulyo Kabupaten Bojonegoro. Cara pengambilan sampel dengan menggunakan simple random sampling.Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan teknik analisa bivariated. Dalam analisa data penelitian yang akan dilakukan menggunakan uji signifikan dengan menggunakan uji Chi square dengan taraf signifikan a = 0,05. Berdasarkan hasil tabulasi silang menunjukkan bahwa ibu hamil yang tidak mempunyai behavior intention sebagian besar memiliki perilaku kunjungan antenatal care K4 yang tidak teratur. Sedangkan ibu hamil yang tidak memiliki social support sebagian besar mempunyai perilaku kunjungan antenatal care yang tidak teratur.Simpulan hasil penelitian ada pengaruh behavior intention dan social support terhadap perilaku kunjungan antenatal care K4 ibu hamil di Puskesmas Margomulyo Kabupaten Bojonegoro.
Hubungan Sikap, Paritas, dan Obesitas dengan Kejadian Preeklamsia pada Ibu Hamil di Poli Obsgyne: The Relationship between Attitude, Parity, and Obesity with the Incidence of Preeclampsia in Pregnant Women at the Obstetric Polygyny Yulia Aris Santi; Sri Anggraeni; Fitriah; Masfuah Ernawati
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i4.105

Abstract

ABSTRAK Komplikasi utama yang menyebabkan hampir 75% dari semua kematian ibu salah satunya adalah preeklamsia dan eklamsia. Factor ibu memegang peranan yang berhubungan dengan berat ringannya timbulnya gejala preeklamsia Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan sikap, paritas, dan obesitas dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di poli obsgin RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro. Rancangan penelitian ini adalah analitik cross sectional. Sampelnya adalah sebagian pasien yang periksa di Poli Obsgin RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro periode bulan Maret tahun 2022, sebanyak 40 orang. Variabel independent adalah sikap, paritas dan obesitas. Variabel dependent adalah kejadian pre eklampsia. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data dengan uji Coefisient Contingensi dengan signifikasi 0,05. Hasil analisis penelitian pada sikap didapatkan nilai P value = 0,004 artinya ada hubungan sikap dengan kejadian pre eklampsia, paritas didapatkan nilai P value = 0,000 artinya ada hubungan paritas dengan kejadian pre eklampsia,  obesitas didapatkan nilai P value = 0,000 artinya ada hubungan obesitas dengan kejadian pre eklampsia. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa sikap, paritas, dan obesitas berhubungan dengan kejadian pre eklampsia pada ibu hamil di PolyiObsgin RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro. Ibu Hamil disarankan untuk melakukan pemeriksaan antenatal care secara rutin di fasilitas kesehatan untuk mengetahui pekembangan kesehatan ibu dan janin serta untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya pre eklampsia.   Kata Kunci : Sikap, Paritas, Obesitas, Pre Eklampsia.