cover
Contact Name
Kharisma Kusumaningtyas
Contact Email
gebindo@poltekkes-surabaya.ac.id
Phone
081332225503
Journal Mail Official
gebindo@poltekkes-surabaya.ac.id
Editorial Address
Jalan Karangmenjangan no 12 Surabaya Jawa Timur Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Gema Bidan Indonesia (e-Journal)
ISSN : 24078980     EISSN : 24078980     DOI : https://doi.org/10.36568/gebindo.v12i1
Core Subject : Health, Education,
Gema Bidan Indonesia (e-Journal) is a health scientific journal in the field of midwifery. This scientific journal publishes original research, literature reviews, perspectives, editorials, and case reports. We accept articles in the areas of midwifery such as: Pregnancy; Childbirth; Postpartum; Family planning program; Neonatus, baby, toddler, and child health; Heatlh reproduction in teenager and women; Menopause; Midwifery service management; Midwifery education management.
Articles 78 Documents
Hubungan Pola Makan dan Status Sosial Ekonomi Keluarga dengan Gizi Kurang pada Balita Usia 6-23 Bulan di Puskesmas Wisma Indah Bojonegoro: The Relationship between Diet and Family Socioeconomic Status with Malnutrition in Toddlers Aged 6-23 Months at the Wisma Indah Bojonegoro Health Center Atik Kusumawati; Sutio Rahardjo; Masfu'ah Ernawati
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i4.106

Abstract

Gizi kurang merupakan kekurangan bahan-bahan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Gizi kurang disebabkan karena konsumsi gizi yang tidak mencukupi kebutuhannya dalam waktu tertentu. Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara pola makan dan status sosial ekonomi keluarga dengan gizi kurang pada balita usia 6-23 bulan di Puskesmas Wisma Indah Bojonegoro. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasional yang bersifat cross sectional. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling sejumlah 81 responden. Variabel independent adalah pola makan dan status sosial ekonomi keluarga, variabel dependent adalah gizi kurang pada balita usia 6-23 bulan. Untuk menganalisis adanya hubungan digunakan uji chi square dengan tingkat koefisien ρ=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola makan balita usia 6-23 bulan sebagian besar pola makannya tepat sebanyak 71 (87,7%), pendapatan keluarga kurang dari sebagian berpendapatan tinggi sebanyak 38 (46,9%), pendidikan ibu balita sebagian besar berpendidikan menengah yaitu sebanyak 63 responden (77,8%), pekerjaan ibu balita lebih dari sebagian tidak bekerja yaitu sebanyak 51 responden (63,0%), mayoritas balita usia 6-23 bulan tidak mengalami gizi kurang yaitu sebanyak 74 responden (91,4%). Dari hasil analisis menggunakan chi square disimpulkan ada hubungan antara pola makan dengan gizi kurang pada balita usia 6-23 bulan diperoleh nilai p=0,000, dan ada hubungan antara status sosial ekonomi dengan gizi kurang pada balita usia 6-23 bulan. Hasil pengujian chi square diperoleh nilai p=0,000. Berdasarkan uraian diatas disimpulkan bahwa Ada hubungan antara pola makan dan status sosial ekonomi dengan gizi kurang pada balita usia 6-23 bulan. Kata Kunci : pola makan, status sosial ekonomi, gizi kurang
Hubungan Pendidikan, Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Perilaku Kelengkapan Imunisasi Lanjutan Pada BADUTA Di Puskesmas Bubulan Kabupaten Bojonegoro: The Relationship between Education, Knowledge and Maternal Attitudes with Behavior of Advanced Immunization Completeness in BADUTA at Bubulan Health Center, Bojonegoro Regency Ida Fahriani; Esti Yuliani; Aris Handayani; Abdul Latip
Gema Bidan Indonesia Vol. 13 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i2.107

Abstract

Setiap tahun lebih dari 1,4 juta anak meninggal karena berbagai penyakit yang sesungguhnya dapat dicegah dengan imunisasi.. Pemerintah telah menetapkan bahwa setiap anak harus mendapat imunisasi lanjutan untuk mempertahankan masa perlindungnya, jika salah satu jenis imunisasi lanjutan tidak di berikan maka anak tersebut termasuk dalam status imunisasi lanjutan tidak lengkap. Oleh karena itu, tujun dari penelitian ini ingin meneliti tentang adanya hubungan pendidikan, pengetahuan dan sikap ibu berhubungan dengan perilaku kelengkapan imunisasi lanjutan pada Baduta. Penelitian ini merupakan penelitian analitik yang bersifat cross sectional. Sampel diambil dengan teknik Proportional Random Sampling sejumlah 127 responden. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Bubulan Kabupaten Bojonegoro. Variabel independent adalah Pendidikan, Pengetahuan dan sikap sedangkan variabel dependent adalah Perilaku kelengkapan imunisasi lanjutan. Pengumpulan data menggunakan Kuesioner. Untuk menganalisis adanya hubungan digunakan uji Chi Square dengan taraf nyata 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk responden pendidikan dasar dengan perilaku imunisasi lanjutan tidak lengkap sebanyak 15 responden (68,2%),  responden berpengetahuan kurang dengan perilaku imunisasi lanjutan tidak lengkap sebanyak 16 responden (80,0%) dan Sikap ibu negatif dengan perilaku imunisasi lanjutan tidak lengkap sebanyak 19 responden (90.5%). Dari hasil analisis dengan uji chi square dapat disimpulkan ada hubungan pendidikan, pengetahuan dan sikap ibu dengan perilaku kelengkapan imunisasi lanjutan pada Baduta. Kesimpulan penelitian ini adalah pendidikan, pengetahuan dan sikap ibu berhubungan dengan Perilaku imuisasi lanjutan. Sehingga disarankan pada ibu baduta untuk melengkapi status imunisasi lanjutan.
Hubungan Pengetahuan Ibu dan Dukungan Keluarga dengan Kelengkapan Imunisasi Lanjutan pada Balita di Puskesmas Tambakrejo Bojonegoro: The Relationship between Maternal Knowledge and Family Support with Complete Advanced Immunization in Toddlers at the Tambakrejo Bojonegoro Health Center Latifatul Kandini; Masfuah Ernawati; Lilik Triyawati; Aris Handayani
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i1.108

Abstract

Imunisasi lanjutan merupakan imunisasi ulangan untuk mempertahankan tingkat kekebalan atau untuk mempertahankan masa perlindungan. Imunisasi lanjutan diberikan pada anak dibawah usia tiga tahun (batita), anak usia sekolah dasar dan wanita usia subur. Cakupan imunisasi lanjutan di Puskesmas Tambakrejo tahun 2020 mengalami penurunan dibanding tahun 2021 sebesar 14% pada imunisasi lanjutan DPT-HB-Hib dan sebesar 7,3% pada imunisasi lanjutan campak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan ibu dan dukungan keluarga dengan kelengkapan imunisasi lanjutan pada balita. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia 25-30 bulan di wilayah Puskesmas Tambakrejo Bojonegoro sebanyak 179 anak pada bulan februari 2022. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah teknik simple random sampling. Analisis data yang digunakan adalah chi square. Hasil penelitian didapatkan umur responden sebagian besar adalah berumur 20-30 tahun sebesar 75,6%. Pendidikan responden sebagian besar adalah SMA sederajat sebesar 63,4%. Pekerjaan responden sebagain besar adalaah ibu rumah tangga sebesar 72,4%. Pengetahuan ibu tentang imunisasi lanjutan pada balita sebagian besar baik sebanyak 62,6%. Dukungan keluraga tentang imunisasi lanjutan pada balita sebagian besar baik yaitu sebanyak 53,7%. Hampir seluruhnya balita usia 25-30 bulan memiliki status imunisasi lanjutan lengkap yaitu sebanyak 91,9%. Sebagian besar ibu dengan pengetahuan baik dan imunisasi lanjutan lengkap sebanyak 57,7%, dan sebagian besar ibu yang memiliki dukungan keluarga baik dan memiliki imunisasi lanjutan lengkap adalah sebanyak 52%. Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kelengkapan imunisasi lanjutan pada balita.  
Pengaruh Umur Pekerjaan Dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III Di Puskesmas Wisma Indah Kabupaten Bojonegoro: The Effect of Working Age and Compliance with Fe Tablet Consumption on the Incidence of Anemia in Pregnant Women in the Third Trimester at the Wisma Indah Health Center, Bojonegoro Regency Nur Azizah; Masfuah Ernawati; Lilik Triyawati
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i1.110

Abstract

Anemia sebagai salah satu masalah gizi di Indonesia yang harus ditangani secara serius. Anemia merupakan masalah kesehatan yang berperan dalam penyebab kematian ibu dan angka kematian bayi. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh umur, pekerjaan dan kepatuhan konsumsi tablet Fe terhadap kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Wisma Indah Kabupaten Bojonegoro. Jenis penelitian ini analitik kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional . Populasi 113 orang dengan sampel 88, menggunakan teknik simple random sampling . Variabel independen penelitian ini adalah umur, pekerjaan, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe, sedangkan variabel dependen adalah kejadian anemia.Analisis data menggunakan Uji Spearman Rho . Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar (62,5%) ibu hamil yang lama mengalami anemia ringan, hampir seluruhnya (92,1%) ibu hamil yang bekerja tidak mengalami anemia, dan sebagian besar atau 69,9% ibu hamil yang sesuai konsumsi tablet Fe rendah tidak mengalami anemia (normal) dan seluruh atau 100,0% ibu hamil yang mematuhi konsumsi tablet Fe sedang juga tidak mengalami anemia (normal). Berdasarkan uji statistik Spearman Rho mendapatkan hasil, ada pengaruh umur dengan kejadian anemia ( p value = 0,012 dengan nilai r = 0,246), ada pengaruh pekerjaan dengan kejadian anemia ( p value= 0,000 dengan nilai r = 0,571), tidak ada kepatuhan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia ( p value = 0,014 dengan nilai r = -0,261). Kesimpulannya kejadian anemia pada ibu hamil ditentukan umur dan pekerjaan sesuai dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe tidak berpengaruh dengan kejadian anemia.
Menopause Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Persiapan Ibu Menghadapi Menopause: The Relationship of Family Knowledge and Support with Mother's Preparation for Menopause Seska Anita Nahuway; Siti Mar'atus Sholikah; Siti Alfiah
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i1.111

Abstract

Background. Menopause is a natural thing that occurs in women as they get older so that they experience a decrease in reproductive hormones followed by a decrease in ovarian function. A decrease in such hormones can result in physical and psychological symptoms. The purpose of this study was to analyze the relationship between family knowledge and support with maternal preparation for menopause in Rumahkay Village, Amalatu District.Methode.The type of research used is an analytical type of research with a cross-sectional approach. The population consisted of 143 people and samples taken with the Simple random sampling technique amounted to 105 people. Data were collected using questionnaires and analyzed using a chi square statistic.Result. From the results of the study, it was found that almost half of mothers in Rumahkay Village had a sufficient level of knowledge about menopause, while almost all mothers in rumahkay village received support from families in preparation for menopause. Almost all mothers in Rumahkay Village are ready to face menopause. The results of the analysis test found that there was a relationship between knowledge and maternal preparation for menopause and there was a relationship between family support and maternal preparation for menopause.Conclusion. The conclusion in this study is that there is a relationship between family knowledge and support with maternal preparation for menopause.Suggestion. It is hoped that the next investigator will be able to expand the research by adding other factors related to preparation for menopause so that the research results can be more accurate.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Keteraturan Kunjungan Antenatal Care pada Ibu Hamil pada Masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro: The Relationship between Knowledge and Attitudes with the Regularity of Antenatal Care Visits for Pregnant Women during the Covid-19 Pandemic in the Working Area of the Tambakrejo Health Center, Bojonegoro Regency Yuniarti Ekaristi; Masfu’ah Ernawati; Rodiyatun
Gema Bidan Indonesia Vol. 13 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i4.113

Abstract

ABSTRAK Antenatal Care adalah perawatan yang diajukan ibu hamil untuk mendeteksi secara dini masalah kesehatan ibu dan janin, memberikan penyuluhan kesehatan dan perencanaan persalinan. Tujuan penelitian menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap dengan keteraturan kunjungan antenatal care pada ibu hamil di wilayah Puskesmas Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro. Desain penelitian ini adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu hamil usia 36-40 yang diambil teknik simple random sampling sejumlah 103 responden. Variabel independent adalah pengetahuan dan sikap, sedangkan variabel dependent adalah keteraturan kunjungan antenatal care selama pandemi covid 19. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Untuk menganalisis adanya hubungan digunakan uji statistik chi square dengan nilai kemaknaan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan baik tentang antenatal care selama pandemi covid-19 yaitu sebanyak 78 ibu hamil (75,7%), sebagian besar ibu hamil memiliki sikap yang positif terhadap antenatal care selama pandemi covid-19 yaitu sebanyak 57 ibu hamil (55,3%), sebagian besar ibu hamil memiliki status kunjungan antenatal care selama pandemi covid-19 yang teratur yaitu sebanyak 74 ibu hamil (71,8%). Hasil analisis data dengan menggunakan chi-square diperoleh hasil p=value (0,000) < α (0,05), yang artinya terdapat hubungan pengetahuan ibu hamil terhadap keraturan kunjungan antenatal care selama pandemi covid-19 di Wilayah Puskesmas Tambakrejo. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Ada hubungan pengetahuan ibu hamil terhadap keraturan kunjungan antenatal care selama pandemi covid-19 di Wilayah Puskesmas Tambakrejo dengan nilai P =0,000, Ada hubungan sikap ibu hamil terhadap keteraturan kunjungan antenatal care selama pandemi covid-19 di Wilayah Puskesmas Tambakrejo dengan nilai P =0,000.
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Suami dengan Kepatuhan Pemeriksaan Kehamilan pada Masa Pandemic Covid-19 di Puskesmas Balen Bojonegoro: The Relationship Between Husband's Knowledge and Support with Pregnancy Examination Compliance during The Covid-19 Pandemic at the Balen Bojonegoro Health Center Suhartatik; Abdul Latip; Esti Yuliani; Lilik Triyawati
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i3.119

Abstract

Antenatal care merupakan pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan untuk ibu selama hamil. Pembatasan akses pelayanan kesehatan selama pandemi Covid-19 termasuk pelayanan antenatal menyebabkan penurunan ibu hamil memanfaatkan dan mendapatkan pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan pengetahuan dan dukungan suami dengan kepatuhan pemeriksaan kehamilan pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Margomulyo Kabupaten Bojonegoro. Jenis penelitian ini analitik kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi 110 orang dengan sampel 86, menggunakan tehnik simple random sampling. Variabel independent penelitian ini adalah pengetahuan dan dukungan suami, sedangkan variable dependent adalah kepatuhan pemeriksaan kehamilan. Analisis data menggunakan Uji Coefisient Contingency. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu hamil yaitu sebanyak 4 orang (66,7%) yang mempunyai pengetahuan kurang, tidak patuh melakukan ANC pada masa pandemi Covid-19, dan sebagian besar ibu hamil yaitu sebanyak 20 ibu hamil (66,7%) yang tidak mendapat dukungan suami tidak patuh dalam melakukan ANC pada masa pandemi Covid-19. Berdasarkan uji statistik Coefisient Contingency didapatkan hasil, ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan pemeriksaan kehamilan (p value = 0,000), dan ada hubungan dukungan suami dengan kepatuhan pemeriksaan kehamilan (p value = 0,000). Kesimpulannya kepatuhan pemeriksaan kehamilan ibu hamil dipengaruhi pengetahuan dan dukungan suami. Diharapkan ibu hamil mempertahankan perilaku sehatnya selama kehamilan maupun pada kehamilan selanjutnya dan suami mempertahankan dukungannya sehingga ibu hamil mempunyai motivasi untuk melakukan pemeriksaan kehamilan
Faktor Predisposisi Ibu Nifas yang Berhubungan dengan Perilaku Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) di Puskesmas Pungpungan Kabupaten Bojonegoro: Predisposing Factors of Postpartum Mothers Related to Congenital Hypothyroid (SHK) Screening Behavior at The Pungpungan Health Center, Bojonegoro Regency Ngasriyatun; Fitriah; Sri Anggraeni; Aris Handayani
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i2.120

Abstract

Capaian skrining hipotiroid kongenital yang masih sangat rendah bisa mengakibatkan terjadinya lonjakan kasus hipotiroid kongenital yang tidak terdeteksi sejak awal sehingga bisa mengakibatkan keterlambatan dalam penanganan sehingga bisa menimbulkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada bayi serta bisa mengakibatkan terjadinya kecacatan pada bayi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor predisposisi ibu nifas yang berhubungan dengan perilaku skrining hipotiroid kongenital. Metode penelitian ini menggunakan analitik cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu nifas yang memiliki bayi usia 48-72 jam di Puskesmas Pungpungan Kabupaten Bojonegoro sejumlah 34 responden. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah dengan accidental sampling. Analisa data yang digunakan bivariat dan dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian dalam penelitian sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang kurang tentang skrining hipotiroid kongenital sebesar 55,9% . Sebagian besar responden memiliki sikap yang negatif terhadap skrining hipotiroid kongenital sebesar 58,8%. Sebagian besar responden memiliki kepercayaan yang tidak sesuai tentang skrining hipotiroid kongenital sebesar 55,9%. Diperoleh hasil korelasi hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan perilaku skrining hipotiroid kongenital p=0,006< ɑ = 0,05. Diperoleh hasil korelasi hubungan sikap ibu dengan perilaku skrining hipotiroid kongenital p=0,000< ɑ = 0,05. Diperoleh hasil korelasi hubungan kepercayaan ibu dengan perilaku skrining hipotiroid kongenital p=0,001< ɑ = 0,05. Ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dan kepercayaan ibu nifas terhadap perilaku skrining hipotiroid kongenital.
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Dukungan Keluarga Ibu Hamil dengan Ketepatan Kunjungan Antenatal Care di Puskesmas Gondang Bojonegoro: The Relationship between Knowledge, Attitude, and Support of Pregnant Mothers' Families with the Accuracy of Antenatal Care Visits at Gondang Health Center Bojonegoro Lilik Yuni Astutik
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v11i3.121

Abstract

Kunjungan Antenatal adalah (kontak) antara ibu hamil dan petugas kesehatan yang memberikan pelayanan antenatal untuk mendapatkan pemeriksaan kehamilan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga ibu hamil dengan ketepatan kunjungan antenatal care di Puskesmas Gondang Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasional yang bersifat cross sectional. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling sejumlah 88 responden. . Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Untuk menganalisis adanya hubungan digunakan uji chi square dengan tingkat koefisien ρ=0,05. Hasil penelitian di Puskesmas Gondang Bojonegoro lebih dari sebagian ibu hamil memiliki pengetahuan kurang tentang Antenatal Care sebanyak 47 orang (64,4%), lebih dari sebagian ibu hamil mempunyai sikap unfavorable tentang antenatal care yaitu sebanyak 44 orang (60,3%), lebih dari sebagian keluarga ibu hamil tidak mendukung dalam kunjungan antenatal care yaitu sebanyak 40 orang (54,8%), lebih dari sebagian ibu hamil tidak tepat dalam kunjungan antenatal care yaitu sebanyak 47 orang (64,4%). Dari hasil analisis menggunakan chi square disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dukungan keluarga dengan ketepatan kunjungan antenatal care. diperoleh nilai p=0,000. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dukungan keluarga dengan ketepatan kunjungan antenatal care. Sehingga disarankan pada ibu hamil hendaknya ibu hamil sering berkonsultasi dan berkunjung ke tempat pelayanan kesehatan guna mendapatkan informasi yang dibutuhkan khususnya tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan dengan cara menyesuaikan jadwal pemeriksaan kehamilan sesuai yang ditentukan tenaga kesehatan setempat. Kata Kunci : Pengetahuan ibu, sikap, dukungan keluarga, ketepatan kunjungan antenatal care.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Dengan Kejadian Kurang Energi Kronik (KEK) di Puskesmas Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro: The Relationship between Knowledge and Attitudes of Pregnant Women and the Incidence of Chronic Energy Deficiency (SEZ) at the Tambakrejo Health Center, Bojonegoro Regency Siti Aniatul Aliyah; Aris Handayani; Sutio Rahardjo
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data WHO prevalensi anemia dan KEK pada kehamilan secara global 35-75%.Di Indonesia banyaknya terjadi kasus KEK (Kekurangan Energi Kronik) terutama disebabkan karena adanya ketidak seimbangan asupan gizi, sehingga zat gizi yang dibutuhkan tubuh tidak tercukupi. Pengetahuan akan sangat berpengaruh terhadap prilaku ibu hamil. Faktor prilaku ini lah yang membuat ibu hamil kurang memahami manfaat asupan makanan terutama gizi selama kehamilan, karena kurangnya pengetahuan berakibat terhadap prilaku seorang ibu hamil mengabaikan pemenuhan asupan makanan selama kehamilan. Faktor lain yang berpengaruh adalah sikap seorang ibu hamil.Begitu juga dengan seorang wanita dalam hal sikap terhadap kurangnya asupan nutrisi selama kehamilan.Mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil resiko kurang energi kronik (KEK) di wilayah kerja Puskesmas Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro.Jenis penelitiaan Analitik dengan rancangan Cross Sectional.Metode pengambilan sampel dengan tehnik Propostional Random Sampling yang berjumlah 181 responden. Proses pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan Uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%.Ada hubungan pengetahuan dengan kejadian KEK dengan nilai ρ=0,002. Ada hubungan sikap ibu hamil dengan kejadian KEK dengan nilai ρ=0,000.Terdapat hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan kejadian KEK pada ibu hamil.