cover
Contact Name
Muhammad Abdan Shadiqi
Contact Email
abdan.shadiqi@ulm.ac.id
Phone
081349558346
Journal Mail Official
kognisia@ulm.ac.id
Editorial Address
Unit Jurnal dan Publikasi, Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani KM 36 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 70714
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Kognisia
ISSN : 28096827     EISSN : 28096215     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Kognisia merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada riset Ilmu Psikologi, khususnya yang berkaitan dalam bidang psikologi kognitif dengan menggunakan pendekatan metode kuantitatif ataupun kualitatif. Jurnal Kognisia juga menerima artikel penelitian di bidang psikologi lain terkait topik kognitif atau perilaku secara umum. Jurnal Kognisia sebagai sarana komunikasi untuk menyebarluaskan hasil penelitian ilmiah di bidang psikologi kognitif. Adapun contoh topik penelitian yang relevan untuk jurnal kami: Kemampuan kognitif, Perkembangan kognitif, Terapi kognitif, Gaya kognitif, Proses belajar, Kognisi spasial, Persepsi, Berpikir, Penalaran, Memori, Perhatian, Pemecahan masalah, Pengolahan bahasa, Pengambilan keputusan dan lain-lain.
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2018): Oktober" : 26 Documents clear
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI KETERLIBATAN AYAH DALAM PENGASUHAN DENGAN KETERIKATAN PESERTA DIDIK KELAS IX PADA SEKOLAH DI SMPN 1 BANJARBARU Huda, Nurul; Safitri, Jehan; Zwagery, Rika Vira
Jurnal Kognisia Vol 1, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i2.1557

Abstract

Didalam sistem pendidikan pelaku utama dalam proses pembelajaran adalah peserta didik. Seseorang akan merasa senang dan nyaman dalam kegiatan akademik ataupun mengerjakan tugas-tugas sekolahnya jika seseorang tersebut mendapatkan dukungan sosial. Salah satu dari dukungan sosial yang peserta didik butuhkan yaitu dukungan orangtua dalam pengasuhan terutama peran ayah dalam pengasuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan keterikatan peserta didik kelas IX pada sekolah di SMPN 1 Ban- jarbaru.Teknik pengambilan sampel pada.penelitian ini adalah.menggunakan teknik sampling jenuh, yaitu keseluruhan peserta didik kelas IX SMPN 1 Banjarbaru sebanyak 312 peserta didik yang terdiri dari kelas IX. Metode analisis.data menggunakan korelasi product moment dari Karl.Person dan metode pengumpulan data menggunakan skala persepsiBket erlibatan ayah dalam pengasuhan dan skala keterikatan peserta didik. Hasil penelitian menunjukan hubungan antara ket- erikatan pada peserta didik kelas IX SMPN 1 Banjarbaru dengan korelasi 0,647 dan taraf signifikansi sebesar 0,000. Nilai ini menunjukan bahwa adanya hubungan yang signifikan yang kuat dan positif antara kedua variabel, artinya semakin tinggi persepsi keterlibatan ayah.dalam pengasuhan maka semakin tinggi pula keterikatan peserta didik kelas IX pada sekolah di SMPN 1 Banjarbaru. Namun, sebaliknya semakin rendah persepsi keterlibatan ayah dalam pengasuhan maka semakin rendah pula keterikatan peserta didik kelas IX pada sekolah di SMPN 1 Banjarbaru. Hubungan persepsi keterli- batan ayah dalam pengasuhan dengan keterikatan peserta didik adalah sebesar 42% sedangkan 58% sisanya adalah dari faktor-faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI KETERLIBATAN AYAH DALAM PENGASUHAN DENGAN FLOW AKADEMIK PADA PESERTA DIDIK KELAS IX SMP NEGERI 1 BANJARBARU Kemala, Elsa; Safitri, Jehan; Zwagery, Rika Vira
Jurnal Kognisia Vol 1, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i2.1548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan flow akademik pada peserta didik kelas 9 SMP Negeri 1 Banjarbaru. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan total sampling, yaitu peserta didik kelas 9 SMP Negeri 1 Banjarbaru berjumlah 312 orang yang memiliki ayah. Metode analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dari Karl Person dan metode pengumpulan data menggunakan skala persepsi keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan skala flow akademik. Hasil penelitian menunjukan hubungan antara persepsi keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan flow akademik pada peserta didik kelas 9 SMP Negeri 1 Banjarbaru memiliki korelasi 0,207 dan taraf signifikansi sebesar 0,000. Hasil analisis data menunjukan ada hubungan positif dan signifikansi yang rendah antara persepsi keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan flow akademik. Semakin rendah persepsi keterlibatan ayah dalam pengasuhan maka akan semakin rendah flow akademik, sebaliknya semakin tinggi persepsi keterlibatan ayah dalam pengasuhan maka akan semakin tinggi flow akademik. Sumbangan efektif persepsi keterlibatan ayah dalam pengasuhan terhadap flow akademik sebesar 4,3 % dan sebesar 95,7% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini.
PERANAN CONSCIENTIOUSNESS TERHADAP KETANGGUHAN PENGURUS ORGANISASI MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT Ekayuda, Muhammad Luthfi; Mayangsari, Marina Dwi; Akbar, Sukma Noor
Jurnal Kognisia Vol 1, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i2.1562

Abstract

Setiap mahasiswa yang aktif dalam organisasi diharapkan dapat memanajemen waktu yang dimiliki untuk menyelesaikan tugas kuliah atau aktivitas di dalam organisasi. Seorang mahasiswa diharapkan mampu mengendalikan hambatan dari dalam maupun dari luar dirinya agar mampu menghindari dampak negatif yang dapat menjadikan mahasiswa tidak mampu meraih kesuksesan di Perguruan Tinggi. Hambatan yang berlebihan dapat menimbulkan stres yang berdampak pada masalah psikologis dan akan mempengaruhi efektivitas dalam menjalani kegiatan akademik dan organisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peranan conscientiousness terhadap ketangguhan pengurus organisasi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat. Subjek penelitian berjumlah 173 orang dengan teknik sampel purposive sampling. metode pengumpulan data menggunakan skala likert dengan empat pilihan respon yang terdiri dari skala conscientiousness dan skala ketangguhan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukkan terdapat peranan conscientiousness terhadap ketangguhan, semakin tinggi conscientiousness maka semakin tinggi ketangguhan, dan sebaliknya. Koefisien determinasi menunjukkan peranan conscientiousness terhadap ketangguhan sebesar 29,6%, sedangkan 70,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini.
HUBUNGAN KEBAHAGIAAN DENGAN PERILAKU ALTRUISME PADA MASYARAKAT SEKITAR TAMBANG ASAM-ASAM Akbar, Gigih Hariyanto; Erlyani, Neka; Zwagery, Rika Vira
Jurnal Kognisia Vol 1, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i2.1553

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan sumber daya alam yang sangat berlimpah, khususnya dibidang pertambangan. Pertambangan merupakan sektor yang menyumbangkan 11% nilai ekspor sejak tahun 2002. Tentunya dengan banyaknya tambang yang ada menimbulkan berbagai dampak baik positif dan negatif di lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara  kebahagiaan  dengan  perilaku  altruism pada masyarakat sekitar tambang Asam-asam. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalam menggunakan total sampling yaitu subjek masyarakat sekitar tambang Asam-asam desa Simpang Empat RT. 17 sebanyak 68 orang. Metode analisis data menggunakan skala kebahagiaan dan perilaku altruism. Hasil penelitian ini menunjukan hubungan antara kebahagiaan dengan perilaku altruism pada masyarakat sekitar tambang Asam-asam memiliki korelasi 0,306 dan taraf signifikansi sebesar 0,004. Nilai ini menunjukan bahwa hubungan yang rendah dan positif antar kedua variabel, artinya semakin rendah kebahagiaan maka semakin rendah pula perilaku altruism, sebaliknya jika semakin tinggi kebahagiaan maka akan semakin tinggi pula perilaku altruism. Hubungan kebahagiaan dengan perilaku altruism adalah sebesar 9,4% sedangkan 90,6% sisanya adalah faktor-faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini. Saran penelitian ini adalah perlunya menciptakan lingkungan yang menyenangkan agar warga merasa bahagia dan tumbuh perilaku altruisme pada masyarakat sekitar tambang.
PENGARUH STRES AKADEMIK TERHADAP ACADEMIC HELP SEEKING PADA MAHASISWA PSIKOLOGI UNLAM DENGAN INDEKS PRESTASI KUMULATIF RENDAH Putri, Citra Pertiwi; Mayangsari, Marina Dwi; Rusli, Rusdi
Jurnal Kognisia Vol 1, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i2.1544

Abstract

IPK rendah dapat menjadi sumber stress bagi mahasiswa, sebab IPK rendah akan berdampak pada masa kuliah, beasiswa, bahkan pekerjaan di masa mendatang. Mahasiswa dengan IPK rendah yang masih memiliki kesempatan untuk meningkatkan nilai kreditnya memiliki kemungkinan dan kesempatan untuk melakukan academic help seeking guna mengatasi stress akademik yang dialami akibat rendahnya indeks prestasi yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah stres akademik berpengaruh terhadap academic help seeking. Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa Psikologi UNLAM dengan indeks prestasi rendah berjumlah 114 orang. Sampling pada penelitian menggunakan total sampling, yaitu semua mahasiswa dijadikan sampel penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan skala yang terdiri dari skala stres akademik dan skala academic help seeking. Hasil uji hipotesis dengan analisis regresi linier sederhana, diperoleh nilai signifikansi 0,000 yang berarti hipotesis peneliti bahwa terdapat pengaruh stres akademik terhadap academic help seeking dapat diterima. Diketahui juga t hitung < dari t tabel (-5,702 < 1,664) yang berarti bahwa terdapat pengaruh negatif stres akademik terhadap academic help seeking pada mahasiswa psikologi UNLAM dengan indeks prestasi rendah. Kontribusi pengaruh yang diberikan variabel stres akademik adalah sebesar 29,7%, sedangkan sisanya sebesar 70,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa semakin tinggi stres akademik, maka akan semakin rendah academic help seeking
PENGUNGKAPAN DIRI REMAJA PELAKU ABORSI Mayyasya, Tri; Akbar, Sukma Noor; Safitri, Jehan
Jurnal Kognisia Vol 1, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i2.1558

Abstract

Pengungkapan diri kepada orang tua adalah bersedianya memberikan informasi pribadi kepada orang lain secara sukarela agar terbangunnya hubungan kedekatan yang baik ataupun interpersonal yang lebih baik lagi. Pada masa ini remaja mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi sehingga remaja tidak ragu untuk mencoba hal- hal baru, salah satunya seperti melakukan hubungan seks diluar nikah yang berujung pada aborsi. Tujuan penelitian ini yaitu ingin mengetahui dimensi-dimensi dan faktor-faktor apa yang terkait dengan pengungkapan diri remaja pelaku aborsi. Penelitian ini meggunakan desain penelitian kualitatif. Subjek penelitian berjumlah (dua) orang, yaitu subjek N dan subjek L yang tinggal di Gambut kabupaten Banjar. Metode penggalian data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara semi terstruktur, observasi partisipan pasif serta dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Subjek N melakukan pengungkapan diri dengan terbuka hanya dengan orang yang dikenalnya saja dan subjek N tidak terbuka terhadap orang lain yang tidak dikenalnya mengenai masalah kehidupannya namun subjek N terbuka di media sosial mengenai permasalahannya sedangkan pada Subjek L melakukan pengungkapan diri dengan sangat terbuka dan subjek L juga percaya terhadap orang lain yang dikenalnya ataupun baru dikenalnya mengenai masalah hidup baik di media sosial ataupun dikehidupan nyata. Berdasarkan dimensi pengungkapan diri kedua subjek dimensi yang berperan penting dalam pengungkapan diri yaitu motivasi dan faktor penting yang mempengaruhi pengungkapan diri kedua subjek yaitu, kepercayaan.
HUBUNGAN KETERBUKAAN DIRI DENGAN KOMUNIKASI ANTARBUDAYA PADA PASANGAN YANG MENIKAH BERBEDA SUKU BANGSA Rizki, Tria; Erlyani, Neka; Mayangsari, Marina Dwi
Jurnal Kognisia Vol 1, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i2.1549

Abstract

Pernikahan merupakan penyatuan dua pribadi yang unik, dengan membawa pribadi masing-masing dengan latar belakang budaya serta pengalamannya yang berbeda. Pernikahan dengan latar belakang budaya yang berbeda membuat pasangan tersebut melakukan sebuah proses komunikasi antarbudaya. Salah satu faktorlpenting dalam komunikasi antarbudaya seseorang adalah keterbukaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keterbukaan diri dengan komunikasi antarbudaya pada pasangan yang menikah berbeda suku bangsa. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 56 orang pasangan menikah dengan karakteristik latar belakang suku yang berbeda dan berumur di bawah 55 tahun di Banjarmasin yang ditentukan  dengan  menggunakan teknikipurposivelsampling.  Metode pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa skala keterbukaan diri dan komunikasi antarbudaya. Metode analisisidata menggunakan uji korelasi product moment dari Karl Pearson. Berdasarkan hasil  uji korelasi didapatkan nilai r = 0,451 dengan  taraffsignifikansi sebesar  0,000  (p  < 0,05), artinya  terdapat hubungan positiffantara keterbukaan diri dengan komunikasi antarbudaya pada pasangan yang menikah berbeda suku bangsa. Hubungan antara keterbukaan diri dengan komunikasi antarbudaya adalah sebesar 20,3%, sedangkan 79,7% sisanya adalah dari faktor-faktorjlainnya yangitidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil analisa tersebut membuktikan bahwa hipotesis yang menyatakan adanya hubungan  antara  keterbukaan  diri  dengan  komunikasi  antarbudaya  pada pasangan yang menikah berbeda suku bangsa dapat diterima.
HUBUNGAN KEPUASAN PELANGGAN DENGAN LOYALITAS PELANGGAN JASA GO JEK BANJARBARU Kamil, Nizamuddin; Rusli, Rusdi; Erlyani, Neka
Jurnal Kognisia Vol 1, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i2.1540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antar kepuasan pelanggan dengan loyalitas pelanggan jasa go jek Banjarbaru. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan isidental , yaitu subjek pelanggan go jek di daerah Banjarbaru sebanyak 230 subjek . Metode analisis data menggunakan korelasi product moment dari Karl Person dan metode pengumpulan data menggunakan skala ini kepuasan pelanggan dengan loyalitas pelanggan. Hasil penelitian menunjukan hubungan kepuasan pelanggan dengan loyalitas pelanggan pada pelanggan go jek Banjarbaru memiliki korelasi 0,461 dan taraf signifikansi sebesar 0,000. Nilai ini menunjukan bahwa adanya hubungan yang signifikan yang sedang dan positif antara kedua variabel, artinya semakin semakin tinggi kepuasan pelanggan maka akan semakin tinggi loyalitas dan sebaliknya ketika kepuaasn pelanggan rendah maka loyalitas pelanggan rendah. Hubungan kepuasan pelanggan dengan loyalitas pelanggan adalah sebesar 21,2% sedangkan 78,8% sisanya adalah dari faktor-faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini.
GAMBARAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA SANTRIWATI YANG MEMILIKI KECENDERUNGAN KEPRIBADIAN NEUROTICISM DI PONDOK PESANTREN DARUL HIJRAH PUTRI Puspaningratri, Noormarizqa; Rusli, Rusdi; Safitri, Jehan
Jurnal Kognisia Vol 1, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i2.1563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecerdasan emosional santriwati yang memiliki kecenderungan kepribadian neuroticism. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode campuran. Teknik pengumpulan data kuantitatif menggunakan angket neuroticism sedangkan teknik penggalian data kualitatif menggunakan wawancara dan observasi. Populasi pada penelitian kuantitatif berjumlah 121 santriwati dengan jenis sampling cluster random sampling sehingga sampel penelitian menjadi 87 santriwati, sedangkan jumlah subjek penelitian kualitatif berjumlah 4 santriwati. Hasil penelitian menunjukkan kecerdasan emosional yang berbeda pada keempat santriwati. Kecerdasan emosional pada keempat santriwati neuroticism digambarkan dari pengaturan diri, kesadaran diri, motivasi, keterampilan sosial dan empati yang dimiliki. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kecerdasan emosional santriwati yang memiliki kecenderungan kepribadian neuroticism yaitu faktor internal dan faktor eksternal.
HUBUNGAN ANTARA KESEIMBANGAN KEHIDUPAN DAN KERJA DENGAN KETERIKATAN KERJA PADA KARYAWAN PT PELINDO III (PERSERO) CABANG BANJARMASIN Trisyanti, Hediana; Istiqomah, Ermina; Rachmah, Dwi Nur
Jurnal Kognisia Vol 1, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i2.1554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keseimbangan kehidupan dan kerja dengan keterikatan kerja pada karyawan PT Pelindo III (Persero) cabang Banjarmasin. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan simple random sampling, yaitu subjek karyawan PT Pelindo III (Persero) cabang Banjarmasin sebanyak 129 karyawan. Metode analisis data menggunakan korelasi product moment dari Karl Person dan metode pengumpulan data menggunakan skala keseimbangan kehidupan dan kerja dengan skala keterikatan kerja. Hasil penelitian menunjukan hubungan antara keseimbangan kehidupan dan kerja dengan keterikatan kerja karyawan PT Pelindo III (Persero) cabang Banjarmasin memiliki korelasi 0,588 dan taraf signifikansi sebesar 0,000. Nilai ini menunjukan bahwa adanya hubungan yang signifikan yang cukup kuat dan positif antara kedua variabel, artinya semakin tinggi keseimbangan kehidupan dan kerja maka akan semakin tinggi keterikatan kerja, sebaliknya jika semakin rendah keseimbangan kehidupan dan kerja  maka akan semakin rendah keterikatan kerja. Hubungan keseimbangan kehidupan dan kerja dengan keterikatan kerja adalah sebesar 34,5 % sedangkan 65,5% sisanya adalah dari faktor-faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini. Saran penelitian ini adalah sebagai karyawan yang memandang pekerjaannya diharapkan memiliki motivasi dari dalam diri terhadap pekerjaan yang dijalani, sehingga karyawan dapat merasakan ketulusan dalam melaksanakan tugas pekerjaan.

Page 1 of 3 | Total Record : 26