cover
Contact Name
Royan Hidayat
Contact Email
royan@upstegal.ac.id
Phone
+6285742226314
Journal Mail Official
engineeringupstegal@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pancasakti Tegal Jalan Halmahera KM 1 Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Engineering Jurnal bidang Teknik
ISSN : 20873859     EISSN : 25498614     DOI : https://doi.org/10.24905/jureng.v15i2.40
Core Subject : Engineering,
The focus and scope of engineering journals cover various aspects of the engineering field. The focus and scope of this engineering journal are: A. Focus: Original research in various branches of engineering Development of new technologies Practical application of engineering theory Innovation in engineering methods and processes Analysis and solutions to technical problems in industry B. Scope: 1. Mechanical Engineering: Design of machines and mechanical systems, Thermodynamics and heat transfer, Fluid mechanics and aerodynamics, Manufacturing and production processes, Robotics and automation 2. Civil Engineering: Building structures, Geotechnical, Transportation, Construction management, Environmental engineering 3. Computer Engineering: Computer architecture, Computer networks, Artificial intelligence, Information security, Software development 4. Industrial Engineering:Operations management, Ergonomics, System optimization, Supply chain management, Quality control
Articles 82 Documents
Analisis Kajian Bibliometrika Dalam Pemetaan Arcgis Curah Hujan Di Kabupaten Kediri Sony Susanto
JURNAL ENGINEERING Vol. 14 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v14i1.36

Abstract

Sistem Informasi Geografis (SIG) telah menjadi alat yang penting dalam mengelola dan menganalisis data spasial di berbagai sektor, termasuk di tingkat pemerintahan daerah seperti Kabupaten Kediri. ArcGIS, sebagai salah satu perangkat lunak SIG yang populer, telah banyak digunakan di Kabupaten Kediri untuk mendukung pengambilan keputusan yang berbasis pada informasi spasial. Selain itu, Biblioshiny, dan bibliometrik, juga telah menjadi alat yang bermanfaat dalam melakukan analisis bibliometrik untuk memahami tren dan pola penelitian di berbagai bidang ilmu.Penelitian ini menggunakan metode bibliometrik untuk menganalisis penggunaan ArcGIS dan Biblioshiny di Kabupaten Kediri. Data diperoleh dari jurnal dimensions. Hasil analisis menunjukkan penggunaan ArcGIS terkait dengan pengelolaan data spasial dan analisis spasial, sementara Biblioshiny digunakan untuk analisis bibliometrik dalam bidang ilmu yang beragam. Universitas dan lembaga pemerintah adalah kontributor utama dalam penggunaan kedua perangkat lunak tersebut. Topik penelitian yang dominan mencakup pemetaan risiko bencana, analisis potensi sumber daya alam, pengelolaan lahan, dan analisis spasial untuk pembangunan wilayah. Analisis bibliometrik ini memberikan wawasan yang berharga bagi pemerintah daerah, akademisi, peneliti, dan praktisi dalam pengelolaan data spasial dan analisis bibliometrik di Kabupaten Kediri, untuk pengambilan keputusan dalam trend yang lebih efektif dan pengembangan kebijakan yang berbasis data.
Penanganan Banjir Di Lingkungan Universitas Pancasakti Tegal Dengan Menggunakan Sistem Drainase U-Ditch Dan Box Culvert Teguh Haris Santoso
JURNAL ENGINEERING Vol. 14 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v14i1.37

Abstract

Banjir rob yang diakibatkan oleh pasangnya air laut, hingga air yang pasang tersebut menggenangi daratan. banjir rob ini juga dikenal sebagai banjir genangan. Banjir rob ini akan sering melanda atau sering terjadi di daerah yang permukaannya lebih rendah daripada permukaan air laut. Karena disebabkan oleh meluapnya air laut yang sampai ke daratan dan pengembangan permukiman yang pesat mengakibatkan makin berkurangnya daerah resapan air hujan, karena meningkatnya luas daerah yang ditutupi oleh perkerasan dan mengakibatkan waktu berkumpulnya air jauh lebih pendek, sehingga akumulasi air hujan yang terkumpul melampaui kapasitas drainase yang ada. Banjir rob dapat berlangsung sehari atau terus menerus dengan ketinggian bervariasi ditambah curah hujan yang cukup tinggi membutuhkan sistem drainase yang baik, apalagi untuk daerah lingkungan. Drainase ini dimanfaatkan sebagai upaya dalam menanggulangi banjir karena digunakan untuk menampung air hujan. Untuk mengetahui penyebab banjir/genangan dan mengidentifikasi masalah drainase, kondisi drainase dan membuat perencanaan di lingkungan Universitas Pancasakti Tegal. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah perencanaan dan mengidentifikasi masalah penyebab banjir dengan menghitung kekuatan struktural dari saluran drainase tidak direncanakan dan dalam perhitungan kapasitas saluran tidak menghitung sedimen yang ada di saluran hanya merencanakan dimensi saluran drainase di lingkungan Universitas Pancasakti Tegal.
Desain Ekperimen Faktorial Pengaruh Ketahanan Luntur Terhadap Kualitas Batik Tulis Alam Saufik Luthfianto
JURNAL ENGINEERING Vol. 14 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v14i1.38

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada batik tulis pewarna alam karena berdasarkan survei pendahuluan bahwa objek penelitian terdapat keluhan warna batik tulis yang kusam, warna yang memudar atau luntur setelah dicuci dan motif batik yang kurang menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas produk batik tulis pewarna alam di UD Kab. Pemalang. Penelitian ini menggunakan metode Desain eksperimen 2 faktorial melalui pengujian ketahanan kelunturan warna dan uji analisis statistik. Penelitian yang dihasilkan adalah pada uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas data dan uji homogentitas data menunjukkan distribusi normal dan homogen Hasil analisis of variance menunjukkan bahwa terdapat efek signifikan dari jenis sampel terhadap jenis pengujian, Terdapat efek signifikan dari pengujian terhadap kualitas tekstil, dan terdapat efek interaksi signifikan dari jenis sampel dan pengujian terhadap kualitas tekstil. Hasil uji t menunjukkan bahwa kedua populasi rata-rata nya sama atau tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kualitas sampel pada taraf kepercayaan 95% dan mempunyai perbedaan rata-rata kualitas sampel 1 dan sampel 2.
Pemanfaatan Oli Bekas Sebagai Bahan Bakar Alternatif Dalam Perancangan Tungku Pembakar Sampah Hadi Wibowo
JURNAL ENGINEERING Vol. 14 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v14i1.39

Abstract

Oli bekas yang dihasilkan dari macam-macam aktifitas manusia yang salah satunya pada kegiatan otomotif atau bengkel kendaraan bermotor, aktifitas tersebut menjadi penyumbang limbah tumpahan atau oli bekas. Maka dari itu dalam penelitian ini oli bekas akan dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar untuk membakar sampah menggunakan tungku pembakaran. Penelitian ini menjelaskan perancangan dan membangun tungku pembakaran dengan bahan bakar oli bekas dan air dengan 3 ukuran nozzle yang berbeda yaitu nozzle 1 mm, 2 mm dan 3 mm. pada penelitian ini nozzle tersebut dibandingkan efektifitasnya dari nyala api, tinggi nyala api, tekanan, waktu yang diperlukan hingga suhu yang dihasilkan oleh masing-masing tungku dengan diameter nozzle yang berbeda. Hasil dari percobaan yang dilakukan terhadap nozzle berdiameter 1 mm memerlukan waktu rata-rata 7.14 menit untuk menghasilkan tekanan 1 bar dengan tinggi api 25 cm, suhu rata-rata T1 sebesar 103.5°C, T2 sebesar 308.26. Diameter nozzle 2 mm memerlukan waktu 7.36 menit, menghasilkan tekanan2.5 bar dengan tinggi api 45 cm, suhu rata-rata T1 sebesar 159.23°C, T2 sebesar 284.23 dan nozzle berdiamter 3 mm memerlukan waktu 8.13 menit. tinggi api 15 cm menghasilkan tekanan sebesar 0.2 bar, rata-rata suhu T1 sebesar 86.3°C, T2 sebesar 194.23°C.
Usulan Perbaikan Kualitas Produk Cakram Kopling Menggunakan Metode Statistical Quality Control dan Fault Tree Analysis di PT. Exedy Manufacturing Indonesia Hadi Nurafif Purilistianto
JURNAL ENGINEERING Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v15i2.40

Abstract

Exedy Manufacturing Indonesia is an automotive industry company that produces Clutch Assy Wheel 4 – Wheel 2 Clutch / Clutch, E. Spring, RLS Plate Motorcycle. Their average production capacity is 1,103 units of clutch discs per day. The company has a product defect standard that cannot exceed 3%, but currently, the average rate of product defects reaches 10%. There are three highest numbers of defective products, consisting of 609 units of consumable blades, 533 units of small size, and 571 units of uneven surface. This means that the quality control carried out by the company is still not optimal and needs improvement. This study aims to determine the number and the causes of defects and quality improvement using statistical quality control (SQC) and fault tree analysis (FTA) methods. From the SQC, it shows that 4 data exceed the upper control limit thus improvements need to be made. The results of the FTA method showed there are 10 basic events in determining the cut set, namely poor material quality, lack of experience, poor work procedures, fatigue, lack of skill, haste, air temperature, poor lighting, untidy area, and shrinking machine performance. Then a proposal for improvement is made to improve the factors that influence the cause of the defect.Keywords: Fault Tree Analysis, Quality Improvement, Statistical Quality Control
Kuat Tekan Beton Dengan Pasir Laut Sebagai Agregat Halus Albert Aun Umbu Nday
JURNAL ENGINEERING Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v15i2.41

Abstract

Pada tahun 2015, Badan Informasi Geospasial Indonesia (BIG) mencatat jumlah pulau di Indonesia kurang lebih 17.000 pulau dan panjang garis pantai lebih dari 100.000 km. Oleh karena itu, dimungkinkan untuk menggunakan pasir laut sebagai penyusun campuran beton. Umumnya agregat halus diperoleh dari pasir sungai yang dalam laporan laboratorium dijelaskan bahwa tidak mengandung zat korosif. Namun, dalam beberapa tahun terakhir penelitian di bidang maritim diperluas untuk menemukan formula yang tepat untuk penggunaannya. Penelitian ini mendeskripsikan kuat tekan beton dengan pasir laut sebagai agregat halus yang dicampur dengan kerikil, semen dan air. Rancangan campuran beton berdasarkan pedoman Indonesia (SNI) dirancang dengan fc’ = 25 MPa. Pengujian pendahuluan pada agregat halus dan kasar meliputi uji gradasi, uji lumpur, laju air, uji densitas dan daya serap air. Benda uji adalah beton silindris dengan pembagian kelas berdasarkan umur beton. Umur beton 7 hari, 14 hari, 28 hari dan 56 hari diuji dalam penelitian ini. Sebelum spesimen diuji, mereka diawetkan dengan air tawar di kolam. . Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kuat tekan tidak sesuai dengan mix design dan karena pasir laut mengandung bahan korosif sehingga menurunkan kuat tekan beton.
Laboratory Studies on Compressive Strength of Normal Concrete Using Coral Limestone on Timor Island, East Nusa Tenggara Province as a Substitute for Coarse Aggregate Alfa Y Lukas
JURNAL ENGINEERING Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v15i2.42

Abstract

Coral limestones are called the people of East Nusa Tenggara as Batu Karang, scattered almost all over the island of Timor, especially in the western part of the island of Timor but are not used properly. The use of coral limestone in the building construction industry in East Nusa Tenggara is limited as a filling material for foundation and floor work but has not been used as a structural or non-structural concrete constituent material. Based on these conditions, it is necessary to research the use of coral limestone as a substitute for coarse aggregate so that it can be used as an alternative material for structural and non-structural concrete which is applied to simple house construction. The research method was an experiment on 48 samples with a maximum size of 40 mm coral limestone, and a maximum size of coarse aggregate (gravel) of 20 – 30 mm, variations of coral limestone as a substitute for gravel were 0%, 5%, 25%, 50%. Each variation consists of 12 cylindrical samples with a diameter of 15 cm and a height of 30 cm, while the target quality, fc' = 30 MPa, and the planned age of observation are 7, 14, and 28 days. The test results showed an increase in the compressive strength of concrete from the age of 7 to 28 days. For the 0% variation, the increase was 21,31% and the 5%, 25% and 50% variation were 27,18%, 23.63% and 23,44%, respectively. While the increase was more significant in the 25% variation, which increased by 11,66% with the concrete compressive strength value of 33,37 Mpa at the age of 28 days, and in the 50% variation, the concrete compressive strength decreased by 1,25% with the compressive strength value of 29,51 Mpa. This study concludes that coral reefs on the island of Timor, especially the West Kupang area can be used as an alternative material for structural concrete and non-structural concrete to support infrastructure in the province of East Nusa Tenggara.
Perbandingan Kuat Tekan Beton Menggunakan Air Pencampur Air Payau Dan Air Pencampur Air Biasa Koilal Alokabel
JURNAL ENGINEERING Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v15i2.43

Abstract

Kekeringan disebabkan oleh perubahan iklim yang menyebabkan kekurangan air. Oleh karena itu, penggunaan air bersih harus efektif dan efisien dalam kondisi normal dalam jangka waktu pekerjaan konstruksi. Umumnya, Air bersih banyak digunakan untuk pekerjaan sipil seperti campuran beton, perawatan beton hingga penyelesaian pekerjaan struktur. Penelitian tentang penyediaan air untuk campuran beton selain air tawar seperti air laut dan air payau telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini dikembangkan untuk mereduksi air tawar menggunakan air payau pada campuran beton dan dibandingkan dengan beton air tawar. Selain air payau, komposisi agregat kasar, semen, dan semen rasio air mirip dengan beton air tawar. Rancangan campuran beton fc’ 30 MPa dari benda uji yang diuji berdasarkan umur beton yaitu 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kuat tekan beton air payau lebih tinggi 9,09% pada umur 7 hari; 11,52% pada umur 14 hari dan 8,16% pada umur 28 hari dibandingkan air tawar
Kuat Tekan Beton Dengan Menggunakan Aggregate Dari Quarry Kawaliwu Kabupaten Flores Timur Sebagai Agregat Kasar Susana M. Suratama
JURNAL ENGINEERING Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v15i2.44

Abstract

  Beton adalah campuran dari semen portland atau semen hidrolik lainnya, agregat halus, agregat kasar dan air. Kualitas komposisi beton menentukan seberapa kuat beton tersebut. Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, terutama bahan bangunan beton seperti air, agregat halus dan agregat kasar. Hampir setiap pulau di wilayah Indonesia memiliki minimal satu sumber tambang untuk menghasilkan agregat. Kawaliwu merupakan quarry yang terletak di Desa Sinar Hading, Lewolema, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, lokasi ini merupakan daerah berbatu sehingga quarry ini menghasilkan agregat halus dan kasar. Penelitian ini untuk mengetahui agregat dari Kawaliwu yang dicampur dengan semen dan air kemudian diuji kuat tekan betonnya. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa agregat dari Kawaliwu dapat digunakan dalam campuran beton.
Implementasi Wearnotch Sensor Untuk Pemantauan Gerakan pada Seni Beladiri Pencak Silat MH. Ramdhani Ismar
JURNAL ENGINEERING Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v15i2.45

Abstract

Saat ini bela diri telah banyak di pelajari dan berkembang di bumi nusantara ini, baik dari beladiri aliran luar negeri sampai ke aliran local. Pencak Silat merupakan sistem beladiri yang diwariskan oleh nenek moyang sebagai budaya bangsa Indonesia. Indonesia merupakan negara yang menjadi pusat ilmu beladiri tradisional pencak silat sehingga budaya tersebut perlu dilestarikan, dibina, dan dikembangkan (Kriswanto, 2015). Induk organisasi pencak silat di Indonesia adalah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Organisasi yang mewadahi federasi-federasi pencak silat di berbagai negara adalah Persekutuan Pencak Silat Antara Bangsa (Persilat), yang dibentuk oleh Indonesia, Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam[1]. Pencak silat adalah olahraga bela diri yang memerlukan banyak konsentrasi. Ada pengaruh budaya Cina, agama Hindu, Budha, dan Islam dalam pencak silat. Biasanya setiap daerah di Indonesia mempunyai aliran pencak silat yang khas. Misalnya, daerah Jawa Barat terkenal dengan aliran Cimande dan di Jawa Timur ada aliran Setia Hati. Setiap empat tahun di Indonesia ada pertandingan pencak silat tingkat nasional dalam Pekan Olahraga Nasional. Pencak silat juga dipertandingkan dalam SEA Games sejak tahun 1987. Di luar Indonesia juga ada banyak penggemar pencak silat seperti di Australia, Belanda, Jerman, dan Amerika[2]. Indonesia sendiri menempati peringkat 4 dari 37 Negara ketika Asian Games 2018. Untuk cabang pencak silat, Indonesia selalu bersaing dalam perebutan medali emas. Adanya faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi prestasi atlet. Faktor eksternal yang dapat mempengaruhi salah satunya adalah fasilitas. Fasilitas yang tersedia belum mampu mencatat pergerakan atlit secara tepat. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem yang dapat memonitoring atlet dan dapat mengevaluasi performa selama berlatih. Aplkasi untuk atlet pencak silat dengan motion capture merupakan aplikasi yang dapat membantu mengawasi dan mengevaluasi performa atlet selama berlatih. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan video animasi 3d gerakan atlet dan data multivariat yang dapat diunduh untuk evaluasi performa atlet. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan dapat memaksimalkan performa atlet dalam berlatih.