cover
Contact Name
Royan Hidayat
Contact Email
royan@upstegal.ac.id
Phone
+6285742226314
Journal Mail Official
engineeringupstegal@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pancasakti Tegal Jalan Halmahera KM 1 Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Engineering Jurnal bidang Teknik
ISSN : 20873859     EISSN : 25498614     DOI : https://doi.org/10.24905/jureng.v15i2.40
Core Subject : Engineering,
The focus and scope of engineering journals cover various aspects of the engineering field. The focus and scope of this engineering journal are: A. Focus: Original research in various branches of engineering Development of new technologies Practical application of engineering theory Innovation in engineering methods and processes Analysis and solutions to technical problems in industry B. Scope: 1. Mechanical Engineering: Design of machines and mechanical systems, Thermodynamics and heat transfer, Fluid mechanics and aerodynamics, Manufacturing and production processes, Robotics and automation 2. Civil Engineering: Building structures, Geotechnical, Transportation, Construction management, Environmental engineering 3. Computer Engineering: Computer architecture, Computer networks, Artificial intelligence, Information security, Software development 4. Industrial Engineering:Operations management, Ergonomics, System optimization, Supply chain management, Quality control
Articles 76 Documents
Peningkatan Kualitas Nyala Api Pada Kompor Blower Rumah Tangga Berbahan Bakar Minyak Jelantah Ahmad Farid; Hadi Wibowo; Agus Wibowo; Royan Hidayat; Mustaqim Mustaqim; Irfan Santosa; Bambang Hermani
JURNAL ENGINEERING Vol. 14 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v14i2.13

Abstract

Upaya dalam penyelesaian permasalahan tentang penkoversian kompor elpiji dan permasalahan kompor listrik yaitu dengan mencari alternatif bahan bakar murah berupa bahan limbah atau bekas (telah digunakan) yaitu dari minyak goreng, tentunya diperlukan juga desain atau rancangan agar bahan bakar tersebut mampu terbakar sempurna dan memiliki efisiensi yang baik seperti halnya kompor elpiji atau listrik atau bahkan lebih baik dari keduanya. Pelaksanaan penelitian eksperimen ini menggunakan variable berupa variasi kecepatan blower kompor dengan pengaturan speed 1:1,5 m/s, speed 2:3.5m/s dan speed 3:5,5 m/s dengan bahan bakar berupa minyak jelantah. Kualitas nyala api pembakaran yang baik dari kompor berbahan bakar minyak jelantah yaitu menghasilkan warna api merah jingga dan merata yaitu pada pada kec.angin blower 5,5m/s dengan temperature api mencapai 497,1 0C, waktu pemasakan 6 menit dan jumlah minyak jelantah terbakar 92ml serta mencapai 7043,9Watt dengan efisiensi thermal 12,67, kemudian pada kecepatan angin blower 3,5m/s warna api kuning merata dengan temperature api 368,90C, waktu pemasakan air 14 menit, jumlah minyak jelantah terbakar 135ml dan daya kompor mencapai 4656,1Watt serta efisensi thermal 3,7 kemudian pada kecepatan angin blower kompor 1,5m/s warna api kuning tapi tidak merata waktu pemasakan air yaitu 25 menit dengan jumlah minyak jelantah terbakar 140ml, temperature api mencapai 308,10C dan daya kompor 3110,9Watt serta efisiensi thermal 1,71.
Pengaruh Kecepatan Putar Pada Pengelasan Gesek Dissimiliar Aluminium M. Fajar Sidiq; Rusnoto Rusnoto; M. Agus Shidiq; Galuh Renggani Willis; M Yusuf; Marsono Marsono
JURNAL ENGINEERING Vol. 14 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v14i2.14

Abstract

Indonesia adalah Negara maritime dengan ribuan pulau yang tersebar diseluruh wilayahnya. Kebanyakan kapal yang digunakan oleh masyarakat kita masih menggunakan bahan dari kayu dalam pembuatan rangka dan bodynya. Peristiwa terbakarnya kapal kayu di pelabuhan tegal juga mengindikasikan bahwa sebaiknya masyarakat mulai beralih pada material lain pengganti kayu dalam pembuatan kapalnya. Bahan yang dapat digunakan sebagai pengganti kayu dalam pembuatan kapal adalah Aluminium dan paduannya. Pemilihan penggunaan aluminium dikarenakan ketahanan korosinya yang tinggi dan berat jenisnya yang rendah jika bandingkan dengan besi. Dalam penelitian kali ini akan difokuskan pada pengaruh parameter pengelasan FSW terhadap material hasil lasannya dimana dilakukan proses penyambungan dua buah material yang berbeda yaitu Aluminium seri 5xxx dan seri 6xxx dengan menggunakan proses FSW. Dari hasil pengujian pada sambungan pengelasan paduan alumunium menggunakan variasi kecepatan rotasi, menunjukkan bahwa nilai rata – rata kekerasan mengalami peningkatan, dimana pada variasi kecepatan rotasi RPM 2280 diperoleh nilai rata - rata kekerasan brinell tertinggi yaitu sebesar 51,59 kg/mm2. Pada pengujian impak, nilai impak rata – rata juga mengalami peningkatan, dimana pada variasi kecepatan rotasi RPM 2280 nilai kuat impak rata - rata tertinggi yaitu sebesar 0.494 J/mm². Dari hasil pengujian laju korosi pada sambungan pengelasan, menunjukkan bahwa pada variasi kecepatan rotasi RPM 910 diperoleh nilai laju korosi rata - rata terendah yaitu sebesar 0,034 mpy.
Model Matematika Dimensi Sungai Pemali Terhadap Volume Curah Hujan Sebagai Penanganan Banjir Di Wilayah Brebes Soebyakto Soekardi; Mustaqim Mustaqim; M. Fajar Sidiq; Teguh Haris; M Yusuf; Weimintoro Weimintoro; Nadya Shafira
JURNAL ENGINEERING Vol. 15 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v15i1.16

Abstract

Menentukan suatu model matematika untuk mendapatkan volume sungai Pemali sebagai daya tampung curah hujan yang ada disekitar wilayah Kabupaten Brebes. Ini diperlukan untuk memperoleh dimensi sungai Pemali yang cukup atau sangat cukup dalam menampung volume curah hujan di wilayah Brebes. Dimensi sungai Pemali memiliki variable lebar (y), variable kedalaman (z), dan variable panjang sungai (x). Dari masalah ini, tentu bertanya-tanya berapa lebar, kedalaman, dan panjang sungai sehingga volume sungai dapat menampung volume air hujan yang sering terjadi di wilayah Brebes? Panjang sungai pemali telah diketahui x = 125 km dan tinggi wilayah lokasi dimana sungai mengalir juga telah diketahui. Permasalahan berikutnya, ada beberapa lokasi sungai Pemali yang kanan-kirinya dihuni oleh warga Kabupaten Brebes, sehingga tidak mungkin melakukan pelebaran sungai tanpa ganti rugi tanah warga setempat. Penentuan titik-titik model dimensi volume sungai hanya dapat dilakukan di daerah aliran sungai yang disekitarnya tidak padat penduduk atau tanah kosong. Dalam penelitian ini, model matematika dimensi sungai Pemali, penampang vertical sungai berbentuk trapezium dan potongan penampang horizontal berbentuk empat persegipanjang. Ukuran potongan sungai disesuaikan dengan jumlah volume air hujan yang jatuh di wilayah daerah aliran sungai. Penanganan model matematika dimensi sungai berbentuk diskrit. Sebutulnya secara integral dapat dilakukan, akan tetapi membutuhkan titik-titik pengamatan sepanjang sungai cukup banyak. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan model matematika dimensi Sungai Pemali terhadap volume air hujan dengan cara mengoptimalkan fungsi yang didapat dari data sungai dan curah hujan yang sudah tersedia.
Analisis Limpasan Air Permukaan Menggunakan Hechms Akibat Perubahan Tutupan Lahan Di Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan Syarifuddin Aziz
JURNAL ENGINEERING Vol. 14 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v14i2.17

Abstract

Tuntutan terhadap kebutuhan ruang untuk aktivitas manusia mendorong terjadinya alih fungsi lahan pertanian karena lahan pertanian memiliki sistem sewa tanah (land-rent) yang relatif rendah dibanding penggunaan lahan lain (Murdaningsih dkk., 2017). Meningkatnya kawasan terbangun secara langsung berakibat meningkatnya koefisien limpasan, sehingga limpasan air permukaan akan meningkat seiring dengan meningkatnya intensitas hujan (Wijaya dkk., 2014). Penelitian ini dilakukan di sub DAS Way Kandis Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan, dengan luas lahan sebesar 164,47 km2. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis laju alih fungsi lahan dan besaran limpasan air permukaan akibat alih fungsi lahan di Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Alih fungsi lahan yang terjadi dari tahun 2016 sampai tahun 2020 didominasi oleh perubahan lahan perkebunan, pemukiman dan pertanian lahan kering campur. Dari hasil simulasi HEC-HMS diperoleh nilai debit puncak dan volume limpasan air tahun 2016 sebesar 215,80 m3/s dan 13.989.100 m3. Pada tahun 2020 terjadi peningkatan debit puncak dan volume limpasan air sebesar 246,40 m3/s dan 15.444.100 m3. Peningkatan debit puncak dan volume limpasan air terjadi pada setiap tahun. Hal ini disebabkan karena adanya perubahan koefisien limpasan (CN).
Perancangan Instalasi Pendingin Udara Ruang Serba Guna Kapasitas Max 3000 Orang Muhammad Syafi Arfiyan
JURNAL ENGINEERING Vol. 14 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v14i2.18

Abstract

Sistem HVAC (Heating Ventilating and Air Conditioning) merupakan sistem yang berperan guna mengendalikan temperatur serta kelembaban hawa pada sesuatu ruangan, supaya temperatur serta kelembaban hawa pada sesuatu ruangan jadi aman. Dalam desain beban pendinginan gedung baru pada lantai 3, dimana temperatur dirancang pada suhu C  dan kelembaban 50%. Terdapat kondisi beban pendinginan puncak untuk setiap gedung atau ruangan, dan total beban pendinginan bervariasi setiap jamnya. Di sini, metode CLTD (Cooling Load Temperature Difference) dari ASHRAE Handbook Fundamental perlu diterapkan untuk perhitungan beban pendinginan yang tepat. Data yang ada digunakan untuk menghitung beban pendinginan, dan hasilnya kemudian dimodifikasi untuk sistem HVAC tertentu yang dimaksud. Perhitungan akhir menghasilkan beban pendinginan puncak sebesar 489.886,90 Btu/jam. Ini berarti 123,99 PK adalah kapasitas beban pendinginan untuk ruang serbaguna.
Kombinasi Postur Kerja pada Pewarnaan Batik Colet dengan Analisa Rula (Rapid Upper Limb Assessment) Siswiyanti Siswiyanti
JURNAL ENGINEERING Vol. 14 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v14i2.19

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisa kombinasi postur tubuh pekerja pada pewarnaan batik  colet menggunakan metode RULA (Rapid Upper Limb Assessment) sehinggga dapat mengantisipasi cidera dan rasa sakit. Metode RULA (Rapid Upper Limb Assessment) merupakan metode ergonomi yang digunakan untuk menginvestigasi dan mengevaluasi posisi kerja dari tubuh bagian atas. Hasil penelitian yang telah dilakukan pada 3 kombinasi pewarnaan colet pada jangkauan tangan dekat, tengah dan jauh yaitu :  posisi postur menggunakan meja rendah dengan posisi tubuh setengah berdiri didapatkan skor akhir ketiganya adalah 7. Posisi postur menggunakan  meja tinggi dengan posisi tubuh berdiri didapatkan skor akhir adalah 4, 3 dan 7, dan postur yang terbaik untuk mengantisipasi cidera dan rasa sakit yaitu pada posisi postur kerja menggunakan meja rendah dengan posisi tubuh duduk dengan skor akhir adalah 3,6 dan 5. Postur kerja pewarnaan colet terbaik menggunakan Meja Rendah dan duduk (jangkauan tangan pendek)  memiliki tingkat resiko sedang dengan tindakan Perlu investigasi lebih lanjut, mungkin diperlukan adanya perubahan untuk perbaikan sikap kerja
Evaluasi Kinerja Sistem Drainase Di Wilayah Nganjuk: How to Evaluate Drainage Performance MUHAMMAD BURHANUL MAJID Burhan
JURNAL ENGINEERING Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v15i2.20

Abstract

This study aims to identify the factors causing flooding and formulate solutions to improve the performance of the drainage system in Salamrojo Village, Nganjuk. The methods used include hydrological analysis by collecting rainfall data for the last ten years and calculating flood discharge using the Rational Formula. The results of the study indicate that the water runoff discharge exceeds the capacity of the existing drainage channels, causing flooding that damages infrastructure. The current condition of the drainage channel with a storage discharge of 0.0739 m³/sec, is unable to accommodate the water runoff discharge at a two-year return period of 0.1330 m³/sec. Therefore, it is recommended to improve the dimensions of the drainage channel from B = 0.5 m and H = 0.3 m to B = 0.7 m and H = 0.4 m to increase the storage capacity. This study is significant in providing recommendations for improving the drainage system and is expected to encourage the implementation of environmentally friendly drainage to reduce the risk of flooding in the future.
Pengaruh Pemanfaatan Polimer Hdpe Terhadap Nilai Stabilitas Sebagai Subtitusi Aspal Pada Perkerasan Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) Teguh Budi Santosa; Weimintoro Weimintoro
JURNAL ENGINEERING Vol. 14 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v14i2.21

Abstract

Plastik atau polimer digunakan untuk campuran aspal sebagai larutan daur ulang dengan nilai fungsional yang ditingkatkan. Plastik yang akan digunakan adalah berjenis High Density Polyethylene (HDPE) yang banyak digunakan di kehidupan masyarakat. Dengan metode pencampuran basah, polimer HDPE disubstitusi dengan 4 variasi. Metode ini dilakukan guna mengetahui kadar terbaik berbagai campuran Plastik HDPE sesuai dengan Spesifikasi Ditjen Bina Marga Revisi 2 Tahun 2018. Dari seluruh hasil pengujian karakteristik Marshall, penambahan berbagai plastik HDPE sangat mempengaruhi naik turunnya hasil pengujian. Secara umum hasil yang paling mendekati sampel normal adalah variasi 4%. Pada kadar 4% nilai stabilitas sisa dapat memenuhi spesifikasi karena penambahan plastik HDPE pada aspal dapat mempengaruhi daya rekat benda uji dimana ketika direndam mampu mempertahankan bentuk dan kualitasnya.
Business Investment Feasibility Study Coffeeshop Portable Venus Khatta Salsabillah
JURNAL ENGINEERING Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v15i2.23

Abstract

Drinking coffee has become a lifestyle trend nowadays, characterized by growth of coffee-based café industry increased by 16%-18%. But since the Covid-19 pandemic hit Indonesia, it has had a variety of economic impacts including the existence of coffee shops. The idea of portable coffee shop business became a new breakthrough for businesses in facing this pandemic era. The purpose of this research is to know this feasiblity of this business if reviewed in terms of financial aspects. This study used the least square method to predict its demand. Through the processing and discussion of data that has been done, resulting in NPV of Rp. 45,658,665 > Initial investment, IRR of 36.8% greater than the interest of banks in general, PP with a capital return time of 10 months 6 days. and PI of 3.43 > 1. From these criteria Coffeshop Portable is declared eligible.
Mesin Pencacah Pakan Ternak (Sapi) Multifungsi Bambang Dwi H
JURNAL ENGINEERING Vol. 14 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v14i2.25

Abstract

Sapi merupakan hewan ternak yang banyak dipelihara oleh masyarakat di Desa Pedekik. Pada saat ini terdapat beberapa kelompok ternak sapi salah satu yang dikelola sama kelompok ternak Pakmas Deso. Kelompok ini memelihara sekitar 28 ekor sapi, jenis sapi yang diternakkan merupakan sapi pedaging dan setiap hari menyiapkan pakan ternak untuk sekali makan sebanyak 4-6 gerobak dengan berat sekitar 50 kg. Pakan ternak yang biasa diberikan berupa rumput menjalar, ilalang, rumput gajah, pelepah sawit, pelepah pinang dan batang pisang Permasalahan yang biasa dihadapi kelompok ini berupa pengelolaan penyediaan pakan. Dimana pakan ternak yang berukuran besar seperti rumput gajah, pelepah sawit, pelepah pinang dan batang pisang harus di potong kecil-kecil dengan ukuran sekitar 5-10 cm. Biasanya peternak memotong / mencacah bahan pakan ternak ini secara manual menggunakan parang atau arit sehingga memakan waktu dan kurang safety pada saat proses pemotongan pakan ternak. Dalam penelitian ini akan membuat Mesin Pencacah Pakan Ternak Multifungsi dengan kapasitas 50 kg/jam dengan ukuran hasil pemotongan sama sekitar 5-10 cm. Metode penelitian yang dilakukan nantinya menggunakan metode eksperimental dengan melihat kuantitas dan efisiensi potongan pakan ternak yang dihasilkan dari mesin pencacah pakan ternak dan kotoransapi yang kering untuk digunakan sebagai pupuk kandang.