Articles
1,052 Documents
Gambaran Altruisme Pada Relawan Kesehatan Mental Berlatar Belakang Non-Psikologi
Masela Fauziyatur Rifda;
Damajanti Kusuma Dewi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.53986
Relawan kesehatan mental yang memiliki latar pendidikan non-psikologi memiliki altruisme yang cenderung muncul dibandingkan pada relawan berlatar belakang psikologi, maka dari itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan gambaran altruisme pada relawan kesehatan mental yang berlatar belakang pendidikan non-psikologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini yaitu tiga orang relawan berlatar non-psikologi yang telah lama mengabdi tiga hingga empat tahun. Peneliti menggunakan instrumen wawancara serta observasi untuk pengumpulan data. Analisis data dilakukan dengan tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran altruisme yang tampak pada ketiga partisipan adalah adanya empati dan meyakini adanya keadilan di dunia. Pada peneilitian ini juga teridentifikasi juga bahwa altruisme ketiga partisipan merupakan hasil dari pengalaman masa lalu yang di dukung oleh faktor motivasi pribadi dan dukungan lingkungan sosial dari pihak keluarga, sehingga membuat ketiga partisipan memiliki altruisme dan rela mengorbankan waktu belajar dan bekerja untuk kegiatan relawan kesehatan mental.
Hubungan Antara Pemberdayaan Psikologis dengan Komitmen Organisasi Pada Karyawan Produksi Unit Maintenance PT. X
Ardabita Irkanasetia;
Umi Anugerah Izzati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.53992
Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya hubungan antara pemberdayaan psikologis dengan komitmen organisasi pada karyawan produksi unit maintenance di PT. X. Adanya komitmen organisasi dapat meningkatkan kualitas pekerjaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu karyawan produksi unit maintenance berjumlah 67 orang. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling dengan masa kerja diatas 2 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu instrumen berupa skala ukur psikologis dari pemberdayaan psikologis dan komitmen organisasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji korelasi pearson product-moment dengan menggunakan bantuan software SPSS 25.0 for windows. Hasil analisis data pada penelitian menunjukkan taraf signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pemberdayaan psikologis dengan komitmen organisasi. Nilai koefisien korelasi yang didapatkan yaitu sebesar 0,717 (r=0,717) sehingga dapat diartikan bahwa hubungan antara pemberdayaan psikologis dengan komitmen organisasi pada karyawan produksi unit maintenance termasuk dalam kategori kuat. Semakin tinggi nilai pemberdayaan psikologis, maka semakin tinggi pula komitmen organisasi yang ditampakkan oleh karyawan, demikian pula sebaliknya.
Hubungan Dukungan Sosial Dan Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Perantauan Yang Sedang Menyusun Skripsi
Dialma Restuning Dityo;
Yohana Wuri Satwika
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.54048
Semakin tinggi semester yang ditempuh oleh mahasiswa maka akan semakin tinggi pula beban yang ditanggung. Mahasiswa perantauan yang berada di semester akhir yang sedang menyusun skripsi tentu memiliki tantangan tersendiri. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa perantauan yang sedang menyusun skripsi. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif. Dengan teknik sampling menggunakan sampling jenuh. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Product Moment Pearson dengan bantuan SPSS 26.0 for windows. Metode pengumpulan data dengan menggunakan skala dukungan sosial dan skala kesejahteraan psikologis yang disusun oleh peneliti dengan menggunakan skala likert. Terdapat 100 mahasiswa perantauan yang sedang menyusun skripsi menjadi subjek penelitian ini. Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan nilai signifikasi 0,000 (p<0,05) dengan nilai koefisien korelasi (r=0,608). Ini dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan positif antara dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis. Dimana apabila dukungan sosial tinggi maka kesejahteraan psikologis juga akan tinggi. Begitu pula sebaliknya apabila dukungan sosial rendah kesejahteraan psikologis juga akan rendah.
Hubungan antara Intensitas Penggunaan Media Sosial dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada Dewasa Awal Pengguna Aktif Media Sosial di Kota Surabaya
Kezia Kusumaisna
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.54049
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang memiliki tujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada dewasa awal pengguna aktif media sosial di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan data primer yang berupa kuesioner dengan partisipan berjumlah 90 dewasa awal pengguna aktif media sosial di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan skala FoMO dan skala intensitas penggunaan media sosial dengan kriteria partisipan dewasa awal pengguna aktif media sosial di Kota Surabaya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada dewasa awal pengguna aktif media sosial di Kota Surabaya dengan nilai signifikansi = 0,000 (p < 0,05) sehingga hipotesis penelitian ini diterima.
Hubungan Budaya Organisasi dan Perilaku Inovatif pada Pegawai Dinas Kebudayaa, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga
Zhafira Koes Wahyuandari;
Olievia Prabandini Mulyana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.54052
Dalam rangka memenuhi kebutuhan pada era digital ini organisasi pemerintahan sangat membutuhkan tingkat inovasi dan kreativitas yang tinggi pada tiap anggota organisasinya sehingga organisasi pemerintahan bisa menuju pemerintahan yang baik (good gorvernance) dan juga bangkit kembali setelah adanya pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan budaya organisasi dan perilaku inovatif pada pegawai Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (DISBUDPARPORA). Subjek pada penelitian ini berjumlah 82 pegawai DISBUDPARPORA. Metode pengumpulan data menggunakan skala budaya organisasi dan skala perilaku inovatif. Analisis data dilakukan dengan teknik korelasi Pearson Product Moment yang hasil analisisnya sebesar 0,779 (r=0,779) dengan nilai signifikasi 0,000 (p<0,05) dan korelasi yang positif antara budaya organisasi dan perilaku inovatif. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan budaya organisasi dan perilaku inovatif pada pegawai Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga. Semakin tinggi budaya organisasi maka akan semakin tinggi pula perilaku inovatif pada pegawai.
SELF ADJUSTMENT IN ACHIEVING PSYCHOLOGICAL WELL-BEING IN ODAPUS (PERSONS WITH LUPUS)
Salsabila Nurmala Sofa;
Ira Darmawanti
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.54054
This research uses a qualitative method with a case study approach to find out how people with lupus (odapus) make adjustments to achieve psychological well-being. This data collection technique uses semi-structured interviews and is analyzed using thematic analysis techniques. This study succeeded in revealing based on the theory of self-adjustment, namely self-acceptance, habits and skills. Additional themes for people with lupus to adapt are limiting activities and positive thinking. Meanwhile, in achieving a psychological well-being in lupus sufferers in accordance with the theory of psychological well-being, namely by means of self-acceptance, life goals, and positive relationships with others. Factors that influence the psychological well-being of research participants are social support and self-awareness. This research shows that individuals with lupus have their own way of achieving psychological well-being.
Hubungan antara Pemberdayaan Psikologis dengan Perilaku Inovatif pada Guru di Sekolah Menengah Kejuruan
Shintya Devina Putri Santoso;
Umi Anugerah Izzati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.54056
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara pemberdayaan psikologis dengan perilaku inovatif pada guru di Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis korelasional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu guru di Sekolah Menengah Kejuruan X berjumlah 69 orang. Teknik sampling yang digunakan yaitu sampel jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu instrumen berupa skala ukur psikologis dari pemberdayaan psikologis dan perilaku inovatif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji korelasi pearson product moment dengan menggunakan bantuan software SPSS 25.0 for windows. Hasil analisis data pada penelitian menunjukkan taraf signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pemberdayaan psikologis dengan perilaku inovatif. Nilai koefisien korelasi yang didapatkan yaitu sebesar 0,663 (r=0,663) sehingga dapat diartikan bahwa hubungan antara pemberdayaan psikologis dengan perilaku inovatif pada guru termasuk dalam kategori kuat. Semakin tinggi nilai pemberdayaan psikologis, maka semakin tinggi pula perilaku inovatif yang ditampakkan oleh guru. Demikian pula sebaliknya, semakin rendah pemberdayan psikologis, maka akan semakin rendah pula perilaku inovatif pada guru.
Analisis Perbedaan Attachment Orang Tua Dengan Santri Remaja Ditinjau Dari Motif Masuk Pesantren
Venna Arzika Humaida;
Siti Ina Savira
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.54060
Motif masuk pesantren santri bersifat variatif. Terdapat motif yang bersifat internal dan eksternal. Motif remaja masuk pesantren ini memiliki hubungan dengan attachment orang tua sebagai figur lekat terdekat remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan attachment orang tua dengan santri remaja ditinjau dari motif masuk pesantren. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan karakteristik remaja putri yang mukim di pesantren kurang dari 1 tahun. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini ada 72 orang. Instrumen yang digunakan menggunakan skala attachment orang tua. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji independent sample t-test. Hasil analisis data menunjukkan nilai signifikansi 0,728 lebih besar dari 0,05 (0,728>0,05) yang artinya hipotesis nol (Ho) pada penelitian ini diterima yakni tidak ada perbedaan attachment orang tua dengan santri remaja ditinjau dari motif masuk pesantren.
Pola Asuh Orang Tua Pada Anak Dengan Lambat Belajar
Indah Nur Susilo;
Siti Ina Savira
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.54062
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cara orang tua mendidik, melatih, dan mendampingi dengan mengontrol agar anak lambat belajar dapat tumbuh dan berkembang menuju proses pendewasaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif pendekatan studi kasus. Subjek pada penelitian ini meliputi dua orang tua siswa lambat belajar di kelas V Sekolah Dasar Negeri Ujung XIII Surabaya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini analisis tematik. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pola asuh yang diterapkan oleh kedua subjek yang memiliki anak dengan lambat belajar lebih banyak menerapkan respon daripada tuntutan hal ini karena tuntutan yang diberikan oleh kedua subjek lebih rendah daripada harapan sehingga pola asuh yang diberikan lebih banyak respon. Meskipun tuntutan yang diberikan rendah kedua subjek tetap menerapkan sikap yang tegas dengan tidak menuruti keinginan anak apabila tidak diperlukan.
Hubungan antara Persepsi Dukungan Organisasi dengan Keterikatan Kerja pada Guru
Hartono, Benedicta Cyntia;
Izzati, Umi Anugerah
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i03.54071
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis adanya hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan keterikatan kerja pada guru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis korelasional. Subjek dalam penelitian ini adalah guru berjumlah 45 orang. Penelitian ini dilakukan pada salah satu institusi pendidikan yaitu yayasan X. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa skala ukur psikologis variabel persepsi dukungan organisasi dan variabel keterikatan kerja. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pearson product moment dan penghitungan dilakukan menggunakan bantuan program aplikasi SPSS versi 25.0 for windows. Hasil analisis data menunjukkan taraf signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi dukungan organisasi dengan keterikatan kerja. Nilai koefisien korelasi yang didapatkan yaitu sebesar 0,576 (r=0,576) sehingga dapat diartikan bahwa terdapat hubungan positif atau searah. Semakin tinggi nilai persepsi dukungan organisasi, maka semakin tinggi pula keterikatan kerja pada guru. Sebaliknya, semakin rendah nilai persepsi dukungan organisasi, maka semakin rendah pula keterikatan kerja pada guru.