cover
Contact Name
Miftakhul Jannah
Contact Email
cjpp@unesa.ac.id
Phone
+6282231445454
Journal Mail Official
miftakhuljannah@unesa.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan Surabaya 60213 Jawa Timur - Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CJPP
ISSN : 22526129     EISSN : 30634806     DOI : https://doi.org/10.26740/cjpp
Character Jurnal Penelitian Psikologi is a peer-reviewed journal that covers all topics in theoretical and applied psychology that is managed by Department of Psychology, Faculty of Psychology, Universitas Negeri Surabaya. This journal is published in January, May, and September by Universitas Negeri Surabaya.
Articles 1,052 Documents
Gambaran Sosial-Emosional pada Masa Kanak-Kanak Madya dengan Orang Tua yang Bercerai Belva Avila Yustisia; Yohana Wuri Satwika
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.53851

Abstract

Selama berada pada masa kanak-kanak pertengahan dan akhir, anak akan mengalami banyak perubahan dalam hal sosial-emosionalnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran sosial-emosional pada masa kanak-kanak madya dengan orang tua yang bercerai. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara yang dilakukan secara langsung kepada partisipan. Hasil menunjukkan bahwa gambaran pada anak dengan orang tua bercerai menunjukkan adanya penurunan dalam beberapa aspek sosial-emosional mereka, sementara pada beberapa aspek lainnya memiliki tingkat penyesuaian yang lebih baik. Gambaran penurunan aspek sosial-emosional yang terjadi pada anak diantaranya terkait emosi anak, pertemanan anak, adaptasi anak, komunikasi anak, dan manajemen waktu. Sedangkan penyesuaian aspek sosial-emosional yang lebih baik yang dilakukan anak adalah terkait hal pengungkapan kasih sayang, kepedulian lingkungan, menaati aturan, bekerjasama, dan tindakan menghibur diri. Hasil pemaparan juga menunjukkan bahwa orang tua memiliki peranan yang lebih besar sebagai single parent setelah terjadinya perceraian. Peran partisipan sebagai orang tua tunggal menunjukkan bahwa pengasuhan anak berbeda dibanding sebelumnya. Orang tua harus mengasuh anak sebagai single parent sehingga memiliki peran penuh sebagai pencari nafkah dan pengasuh anak.
Studi Kasus : Faktor Penyebab Perilaku Self-Harm Pada Remaja Perempuan Saridewi Mutiara Insani; Siti Ina Savira
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.53861

Abstract

Gambaran Loneliness pada Wanita Dewasa Awal yang Bekerja Irsyada Fitria Nisa; yohana wuri satwika
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.53867

Abstract

Wanita bekerja merupakan wanita yang mampu menafkahi dirinya sendiri. Biasanya wanita bekerja diluar rumah dan mendapatkan upah. Banyak dari wanita yang bekerja ini mengalami lonelinessakibat kesibukannya dalam bekerja. Loneliness adalah rasa tidak menyenangkan yang disebabkanketidak sesuaian antara hubungan sosial yang diinginkan seseorang dengan realita. Partisipan partisipan yang merasakan loneliness biasanya berada di kos sendirian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran loneliness pada wanita dewasa awal yang bekerja. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi . Responden yang digunakan sebanyak 3 wanita dewasa awal berusia 24 tahun yang dijaring melalui teknik purposive sampling. Pengambilandata dengan teknik wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian yang dilakukan penulis di Tuban menunjukkan bahwa partisipan penulis mengalami loneliness karena dalam bekerja rekan kerja tidak sama dengan teman biasa. Rekan kerja lebih mementingkan profesionalitas dan hubungan pekerjaan daripada pertemanan yang lebih pribadi. Coping stress yang digunakan dalam mengatasi loneliness pada dua partisipan penelitian menggunakan Problem Focused Coping dan Emotional Focused Coping, sedangkan satu partisipan tidak menggunakan coping stress dalam menghadapi masalahnya sehingga partisipan tetap mengalami loneliness Kata kunci : wanita dewasa awal, loneliness
Perbedaan Body Image Ditinjau dari Jenis Kelamin pada Fase Perkembangan Remaja Awal Savina Dewi Nariswari; Satiningsih Satiningsih
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.53869

Abstract

Masa remaja awal merupakan masa individu akan mengalami banyak perubahan-perubahan di dalam kehidupannya. Termasuk perubahan fisik yang kemudian dapat mengakibatkan berbedanya penilaian body image pada masing-masing individu. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan body image jika ditinjau dari jenis kelamin pada individu yang berada di fase perkembangan remaja awal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan melibatkan remaja laki-laki dan perempuan yang berada pada fase perkembangan remaja awal dengan rentang usia 12-14 tahun. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah 168 orang dengan rincian 85 laki-laki dan 83 perempuan. dengan jumlah sampel 168 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala body image. Teknik analisis data yang digunakan adalah independent sample t-test dengan nilai signifikansi sebesar 0,078 (p > 0,05). Hasil penelitian menyatakan mayoritas dari individu memiliki penilaian yang positif pada body image nya karena berada pada kategori yang tinggi dan sangat tinggi. Sehingga hasil penelitian menyatakan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada body image jika ditinjau dari jenis kelamin pada remaja awal.
Hubungan Antara Budaya Organisasi Dengan Employee Engagement di Badan Kepegawaian Daerah Jawa Timur Aprilifia Ulin Nuha; Satiningsih Satiningsih
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.53873

Abstract

Penelitian memiliki tujuan mengetahui hubungan antara budaya organisasi dengan employee engagement di Badan Kepegawaian Daerah Jawa Timur. Metode pada penelitian ialah kuantitatif dengan analisis korelasional untuk mengetahui hubungan. Subjek penelitian yaitu pegawai negeri sipil sejumlah 65 orang dengan jabatan pengawas, fungsional, dan pelaksana yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian yaitu skala budaya organisasi dan skala employee engagement yang dibagian menggunakan dua metode yaitu secara online dan offline. Analisis pearson correlation product moment digunakan untuk analisis data dengan bantuan SPSS 25. Penelitian memberikan hasil yaitu terdapat hubungan antara budaya organisasi dengan employee engagement yang bersifat positif dibuktikan dengan hasil dari nilai signifikansi 0,000. Antar variabel yang berhubungan positif menunjukkan bahwa apabila budaya organisasi semakin tinggi, maka employee engagement juga akan semakin tinggi, dan begitupun sebaliknya. Hasil nilai coefficient correlation pada penelitian didapatkan coefficient sebesar 0,772. Berdasarkan nilai tersebut berarti adanya hubungan antara budaya organisasi dengan employee engagement dalam kategori yang kuat antar variabel.
Faktor yang Mempengaruhi Interaksi Sosial Klien Penderita Skizofrenia di UPTD Lingkungan Pondok Sosial Keputih Sopian Yacob Sibuea; Satiningsih Satiningsih
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.53875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi interaksi sosial dari klien yang mengalami skizofrenia di UPTD Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Pengambilan data dalam penelitian ini adalah wawancara semi-terstruktur kepada significant other yaitu pendamping dan perawat dari klien. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data Miles dan Huberman, yang prosesnya melalui pengambilan data, melakukan reduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Uji keabsahan data yang digunakan adalah uji kredibilitas melalui metode triangulasi sumber data. Hasil dari penelitian ini adalah faktor yang mempengaruhi interaksi sosial dari klien penderita skizofrenia adalah faktor sugesti dan faktor simpati. Faktor sugesti mempengaruhi interaksi sosial dari klien penderita skizofrenia karena terdapat arahan dari petugas untuk melakukan interaksi ketika melakukan aktivitas sehari-hari di dalam barak, sehingga klien penderita skizofrenia melakukan interaksi terhadap petugas dan klien yang lainnya. Faktor simpati mempengaruhi interaksi sosial dari klien penderita skizofrenia karena klien melakukan interaksi terhadap klien lain yang ada disekitarnya atas keinginan diri sendiri yaitu adanya rasa tertarik untuk melakukan interaksi kepada orang tersebut dan keinginan untuk memahami orang lain.
Proses Penerimaan Diri pada Individu yang Mengalami Body Shaming Iva Kusrini; Satiningsih Satiningsih
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.53876

Abstract

Body shaming merupakan bentuk dari bullying yang spesifik menyasar pada aspek tubuh seseorang. Mempermalukan tubuh seseorang dapat berdampak terhadap penerimaan dirinya. Kurangnya dalam penerimaan diri, atau buruknya penerimaan diri sebagai dampak dari body shaming dapat menyebabkan korban memandang dirinya secara negatif dan tidak memiliki citra yang positif terhadap dirinya. Namun, terdapat pula korban body shaming yang mampu menerima dirinya dengan baik, yang mana hal itu dinampakkan dengan bagaimana mereka tidak menilai dirinya secara negatif dan fokus pada aspek positif dalam dirinya. Riset ini hendak mengetahui bagaimana proses yang dilalui oleh korban body shaming yang telah mampu menerima dirinya dengan baik. Proses tersebut dimanifestasikan dengan berbagai tahap yang dilalui korban dalam menerima dirinya. Riset yang dilakukan berupa jenis riset kualitatif menggunakan bentuk berupa studi kasus. Subjek dalam penelitian yaitu tiga perempuan yang berusia 22-24 tahun yang pernah mengalami body shaming semasa hidupnya. Metode untuk memperoleh data dalam riset yaitu berupa wawancara, yang kemudian dianalisis dengan teknik analisis tematik. Hasil yang didapatkan menggambarkan bahwa ketiga partisipan mampu menerima dirinya dengan baik walaupun pernah mengalami body shaming. Hal tersebut ditunjukkan pula dengan bagaimana ketiga partisipan melalui tahapan proses penerimaan diri yaitu resisting, exploring, tolerating, allowing, dan befriending.
Hubungan Keterikatan Kerja dan Perilaku Kerja Inovatif pada Guru SMK Santyashayu Sottya; Olievia Prabandini Mulyana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.53881

Abstract

Posttraumatic Growth pada Laki-Laki Penyintas Kekerasan Seksual Nur Rahmah Ramadani; Diana Rahmasari
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.53887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan faktor terjadinya posttraumatic growth pada laki-laki penyintas kekerasan seksual. Posttraumatuc growth adalah suatu kondisi perubahan yang menyebabkan individu mengalami pertumbuhan dan perkembangan menuju arah yang lebih positif setelah berjuang melewati keadaan yang membuatnya trauma. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus. Teknik yang digunakan untuk pengambilan data dalam penelitian ini yaitu wawancara semi terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Subjek dalam penelitian ini yaitu tiga laki-laki penyintas kekerasan seksual. Hasil pada penelitian ini memunculkan tema utama yaitu proses dan faktor yang mempengaruhi terjadinya posttraumatic growth. Faktor yang membuat partisipan mencapai posttraumatic growth yaitu adanya dukungan sosial berupa dukungan dari teman sebaya dan dukungan dari keluarga, religiusitas, dan optimisme. Proses yang dilalui oleh partisipan untuk mencapai posttraumatic growth yaitu dengan melalui tahap ruminasi otomatis, pengelolaan dan penurunan distress (mengungkapkan emosi dan mendapatkan dukungan dari lingkungan sekitar), dan ruminasi terarah untuk mencapai posttraumatic growth.
Hubungan Work Family Conflict Terhadap Life Satisfaction Pada Pekerja Wanita Zahroh Intan Permatasari; Olievia Prabandini Mulyana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.53897

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pada pekerja wanita yang kesulitan berperan dalam domain pekerjaan ataupun domain keluarga dan menimbulkan work-family conflict pada pekerja wanita, konflik peran yang terjadi dapat berhubungan terhadap kepuasan hidup individu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan work-family conflict dan life satisfaction pada pekerja wanita. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatory dan menggunakan teknik purposive sampling untuk pengambilan sampel penelitian. Total responden yang terlibat pada penelitian ini berjumlah 68 pekerja wanita meliputi 30 pekerja wanita sebagai responden uji coba skala dan 38 pekerja wanita sebagai responden penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen berupa skala work-family conflict dan skala life satisfaction. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi product moment yang menghasilkan nilai koefisien korelasi sebesar -0,378 (r=-0,378) dengan nilai signifikansi 0,019 (p<0,05). Hasil pengolahan data ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan. Hal ini dapat diartikan bahwa semakin tinggi konflik peran ganda yang dialami oleh pekerja wanita, maka kepuasan hidup pekerja wanita akan rendah. Begitu pun sebaliknya ketika konflik peran ganda pekerja wanita rendah, maka kepuasan hidup pekerja wanita akan tinggi.

Page 75 of 106 | Total Record : 1052


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 03 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 02 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 01 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 3 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 1 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 8 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 6 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi. Vol. 9 No. 5 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 4 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 3 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 9 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 8 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 7 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 5 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 4 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 3 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 04 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 03 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 3 (2020) Vol. 7 No. 2 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 5 (2019) Vol. 6 No. 4 (2019) Vol. 6 No. 3 (2019) Vol. 6 No. 2 (2019) Vol. 6 No. 1 (2019) Vol. 5 No. 3 (2018) Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 1 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 3 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 2 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 1 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 01 (2016): Character Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 2 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 2 No. 3 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 3 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 2 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi More Issue