cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1: February 2022" : 20 Documents clear
Pelatihan Pengelolaan Website Pada Kantor Desa Duman Zaeniah Zaeniah; Zaenudin Zaenudin; Masjun Efendi; M Multazam
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 1: February 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i1.619

Abstract

Tujuan kegitan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) adalah untuk meningkatkan kemampuan perangkat desa duman dalam mengelola website. Mitra kegitan adalah Desa Duman (perangkat desa) yang berjumlah 7 orang. Metode pelaksanaan knowledge transfer melalui kegiatan Ceramah dan praktik. Tahapan kegitan penagbdian perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegitan pengabdian telah memberikan pengalaman, pemahaman dan keterampilan mitra dalam mengelola website dengan indikator mitra dapat membuat akun, mengisi konten dalm bentuk teks, foto, dan video secara mandiri. Kegitan pelatihan perlu dilakaukan secara berkesinambungan agar perangkat desa dapat secara mandiri dalam pengelolaan website sehingga dapat memberikan dampak pada pelayanan informasi kepada masyarakat dan pemerintah tentang kemajuan dan kedala-kendala di desa. Website Management Training in the Office Duman Village  The purpose of this training is to improve the ability of Duman village officials in managing websites. The activity partner is Duman Village (village apparatus) which consists of 7 people. The method of implementing knowledge transfer is through lectures and practice activities. Stages of activity planning, implementation, and evaluation. Service activities have provided partners experience, understanding, and skills in managing websites with indicators that partners can create accounts, fill out content in the form of text, photos, and videos independently. Training activities need to be carried out on an ongoing basis so that village officials can independently manage the website so that they can have an impact on information services to the community and government about progress and obstacles in the village.  
Pendampingan Guru Inovatif dan Reflektif Melalui TBLA Berbasis Lesson Study di SMP Muhammadiyah 2 Batu Iin Hindun; Sri Wahyuni; Nurwidodo Nurwidodo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 1: February 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i1.621

Abstract

Tujuan dari pendampingan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman, sikap dan keterampilan guru atas inovasi dan reflektif dalam pembelajaran melalui pemanfaatan TBLA berbasis lesson study.  Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah (1) inclass training melalui langkah Pembekalan (materi konsep pendidikan abad 21, pedagodis modern dan learning community), (2) on the job training melalui langkah workshop penyusunan rencana aksi, penyusunan perangkat pembelajaran (open plan), open class, observasi, refleksi dan tindak lanjut). Sedangkan metode pendampingan dipilih dalam kaitannya dengan implementasi program pengabdian yaitu model SUPIA (School-University Partnership In Action) atau kemitraan dengan aksi setara untuk meraih kualitas pendidikan. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa guru menerima pengetahuan baru terkait dengan guru inovatif dan reflektif dan terdorong untuk mempraktekannya. Hasil workshop pembelajaran kolaboratif meningkatkan pemahaman prinsip pembelajaran kolaboratif dan penyusunan perangkat pembelajaran atau lesson design secara terbuka (open plan) meliputi chapter design dan lesson design merupakan integrasi dari TPACK. Pada Chapter design berisi content knowledge yang menjabarkan dokumenn kurikulum, sedangkan Lesson Design merupakan technological paedogogic yang meliputi sharing task dan jumping task, penugasan dalam porsi individu dan porsi kelompok. Pembelajaran kolaboratif mengimplementasikan teori belajar social  Vigotsky, teori belajar kognitif Jean Piaget dan teori belajar proto/deutro James Bateson. Pembelajaran kolaboratif sebagai salah satu implementasi guru inovatif menghasilkan peningkatan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan kolaboratif siswa. Hasil ini telah didukung oleh pemanfaatan TBLA yang dikemas dalam bingkai lesson study dalam rangka mewujudkan predikat guru reflektif. Dapat disimpulkan bahwa pengabdian ini telah menguatkan mindset, cita cita guru inovatif dan reflektif. Guru inovatif diwujudkan dengan kemampuan merancang dan menerapkan pembelajaran kolaboratif, sementara itu guru reflektif diindikasikan dengan pemanfaatan TBLA dalam bingkai lesson study. Pengabdian ini telah mampu mewujudkan peningkatan kualitas proses dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA untuk materi Pesawat Sederhana.  Innovative and Reflective Teacher Assistance Through Lesson Study-Based TBLA at SMP Muhammadiyah 2 Batu  The purpose of this assistance is to improve the understanding, attitudes, and skills of teachers on innovation and reflective learning through the use of lesson study-based TBLA. The methods used in this service are (1) in-class training through the detachment (21st-century education concept material, modern pedagogy, and learning community), (2) on the job training through the workshop steps of preparing action plans, preparing learning tools (open plan), open class, observation, reflection, and follow-up). While the mentoring method was chosen in relation to the implementation of the service program, namely the SUPIA (School-University Partnership In Action) model or partnership with equal action to achieve quality education. The results of the socialization show that teachers accept new knowledge and are encouraged to use it in practice to become innovative and reflective teachers. The results of the innovative learning workshop with the collaborative learning model make the target teacher's understanding of the principles of collaborative learning increasingly mastered. The results of the preparation of learning tools or lesson designs in an open (open plan) show that chapter design and lesson design are an integration of TPACK which should be well prepared to realize real collaborative learning. That collaborative learning recognizes task sharing and jumping tasks, recognizes assignments in individual portions and group portions. Collaborative learning implements Vygotsky's social learning theory, Jean Piaget's cognitive learning theory, and James Bateson's proto/deutro learning theory. Collaborative learning as one of the implementations of innovative teachers results in an increase in students' critical thinking skills and collaborative skills. This result has been supported by the use of TBLA which is packaged in a lesson study frame in order to realize the predicate of a reflective teacher. It can be concluded that this dedication has strengthened the mindset, ideals of innovative and reflective teachers. Innovative teachers are manifested by the ability to design and implement collaborative learning, while reflective teachers are indicated by the use of TBLA in the lesson study frame. This service has been able to realize an increase in the quality of the process and student learning outcomes in science subjects for Simple Plane material.
Menggali Kreatifitas dan Memanfaatkan Hasil Bumi untuk Pemberdayaan Masyarakat dan Ketahanan Perekonomian Masyarakat Maria Yovita R Pandin; Tries Ellia Sandari; Adiati Trihastuti
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 1: February 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i1.622

Abstract

Sejak Pandemi Covid 19 warga Desa Galengdowo menutup akses bagi wisatawan yang berkunjung dan memutuskan untuk memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia di Desa Galengdowo. Untuk mendongkrak potensi wisata budaya dan mendukung program UKM, berbagai potensi dari penjualan hasil kopi, susu sapi, buah duren dan tanaman hasil bumi lainnya sangat berpengaruh dalam mewujudkan desa wisata budaya. Dalam mendukung desa wisata budaya kami memberikan inovasi baru pada kerajian ecoprint berbasis budaya lokal yaitu ecoprint pada media kertas. UKM Griya Ava merupakan penghasil kopi khas Gunung Anjarmoro rintisan dari pelaku UKM berbentuk kopi bubuk dengan merek Arabika Ajasmoro berbasis budaya local. Dalam proses pelaksanaannya menggunakan metode pendampingan kepada pelaku UMKM secara berskala. Strategi pendampingan yang dilakukan mulai dengan memperkenalkan inovasi produk kerajinan tangan ecoprint merancang desain, proses produksi ecoprint sampai pada pelatihan pemasaran secara digital guna menuju Go Digital. Dari hasil binaan kami produk ecoprint pada media kertas berhasil dengan menggunakan bahan-bahan alami dan tidak merusak lingkungan karena berasal dari tanaman masyarakat yang ada di sekitar rumah dan kebun. Dalam menunjang produk ecoprint ini dapat diketahui masyarakat luar maka dilakukanlah pembinaan pelatihan pemasaran secara digital dengan menggunakan E- ommerce, Facebook, dan Instagram sebagai pendukung program pelatihan ecoprint. Berdasarkan monitoring UKM Griya Ava sudah berjualan menggunakan pemasaran secara digital melalui Tokopedia, Facebook, dan Instagram. Dengan pemasaran digital produk ecoprint dapat mendukung program menggali kreativitas dan memanfaatkan hasil bumi dari kegiatan pelatihan ecoprint. Exploring Creativity and Utilizing Earth Products for Community Empowerment and Community Economic Resilience Since the Covid 19 Pandemic, residents of Galengdowo Village have closed access for visiting tourists and decided to strengthen the quality of Human Resources in Galengdowo Village. To boost the potential for cultural tourism and support the SME program, various potentials from the sale of coffee, cow's milk, durian fruit, and other crops are very influential in realizing a cultural tourism village. In supporting the cultural tourism village, we provide new innovations in local culture-based eco print crafts, namely eco prints on paper media. UKM Griya Ava is a coffee producer typical of Mount Anjarmoro, pioneered by SMEs in the form of ground coffee with the Arabica Ajasmoro brand based on local culture. In the implementation process, it uses the mentoring method for MSME actors on a scale. The mentoring strategy carried out started by introducing eco print handicraft product innovations in designing designs, eco print production processes to digital marketing training to go Digital. From the results of our development, eco print products on paper media are successful by using natural materials and do not damage the environment because they come from community plants around their homes and gardens. In supporting this eco print product, it is known to the outside community that digital marketing training is carried out using E-commerce, Facebook, and Instagram as supporters of the eco print training program. Based on the monitoring of SMEs, Griya Ava has been selling using digital marketing through Tokopedia, Facebook, and Instagram. With digital marketing, eco print products can support programs to explore creativity and utilize agricultural products from eco print training activities
Ecological Education Development Design for Middle School Students in Maintaining the Sustainability of Ujungpangkah Mangrove Essential Ecosystem Area (KEE MUP) Nur Maulida Safitri; Rohmy Husniah; Nur Fauziyah; Riska Widiyanita Batubara; Ulfatul Ulfatul Ma’rifah; Raden Achmad Djazuli; Churun Lu'lu'il Maknun
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 1: February 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i1.626

Abstract

The essential ecosystem of mangroves Ujungpangkah (KEE MUP) is a protection and limited utilization area located on the coastal area in the north of Gresik Regency. This area has high biodiversity, especially various mangroves and waterbird species from different parts of the world due to their migration process. To protect this area, it is required to enhance the sensitivity of students as the young generation to react appropriately to keep the environment sustainable. In this case, education-based environmental studies (Ecological Education) is used as a sustainable approach to answering this challenge. Various activities of community services are structured through a strategic plan for ecological education implementation. With this Ecological Education, students can increase their sense of love for the environment to keep the KEE MUP conservation zone inherited sustainably
Gelar Teknologi Pembuatan Urea Mineral Molasses Garam Blok Bagi Milenial Calon Wirausaha Agribisnis Sapi Potong di Pulau Lombok Mashur Mashur
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 1: February 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i1.627

Abstract

Tujuan gelar teknologi pembuatan Urea Molases Mineral Garam Blok (UMMGB) untuk meningkatkan motivasi peternak muda dalam bidang agribisnis sapi potong di Pulau Lombok. Mitra dalam pelaksanaan gelar teknologi adalah kelompok milenial calon wirausaha agribisnis sapi potong di Pulau Lombok. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat adalah gelar teknologi yang dikombinasi dengan kegiatan penyuluhan tatap muka langsung dan penyebaran lembaran informasi pembuatan UMMGB.  Hasil pengabdian kepada masyarakat melalui gelar teknologi menunjukkan tingkat pengetahuan peserta gelar meningkat sangat nyata dari 13,79% menjadi 91,38%. Jumlah peserta yang terampil dalam membuat UMMGB juga meningkat dari 12,07% meningkat menjadi 86,21%, bahkan seluruh peserta gelar mau membuat UMMGB setelah mengikuti kegiatan gelar teknologi. Simpulannya gelar teknologi merupakan metode diseminasi teknologi baru yang sangat efektif untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap/minat milenial calon wirausaha agribisnis sapi potong dalam pembuatan Urea Molases Mineral Garam Blok (UMMGB) sebagai pakan tambahan sapi potong. Pelaksanaan gelar teknologi pembuatan UMMGB direkomendasi untuk disebarluaskan sebagai teknologi baru untuk meningkatkan kualiatas pakan sapi potong   Showcase Technology for Making Urea Mineral Molasses Salt Block for Millennial Candidates for Beef Cattle Agribusiness Entrepreneurs on Lombok Island The purpose of the showcase technology for making Urea Molasses Mineral Salt Block (UMMGB) is to increase the motivation of young farmers in the field of beef cattle agribusiness on the island of Lombok. Partners in implementing the showcase technology are millennial groups of prospective beef cattle agribusiness entrepreneurs on the island of Lombok. The method used in the implementation of community service is a show case technology combined with direct face-to-face extension activities and the dissemination of information sheets for making UMMGB. The results of community service through showcase technology show that the level of knowledge of the participants has increased significantly from 13.79% to 91.38%. The number of skilled participants in making UMMGB also increased from 12.07% to 86.21%, even all degree participants wanted to make UMMGB after participating in technology degree activities. In conclusion, the technology degree is a very effective method of disseminating new technology to increase the knowledge, skills, and attitudes/interests of millennial prospective beef cattle agribusiness entrepreneurs in the manufacture of Urea Molasses Mineral Salt Block (UMMGB) as additional feed for beef cattle. The implementation of the UMMGB manufacturing technology degree is recommended to be disseminated as a new technology to improve the quality of beef cattle feed  
Pelatihan Pembelajaran Daring yang Interaktif dan Menyenangkan di Perguruan Islam Miftahul Husna Siti Fatimah Sihotang; Zuhri Zuhri
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 1: February 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i1.630

Abstract

Pandemi Covid 19 mengharuskan lembaga-lembaga pendidikan dari Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi di Indonesia merubah pola mengajar dari luring ke daring. Proses pembelajaran daring juga digunakan di sekolah-sekolah kota Medan, proses pembelajaran dilaksanakan dengan  daring dengan memanfaatkan aplikasi WhatsApp dan Google Classroom. Pembelajaran dengan mengunakan sistem ini dirasakan tidak efektif sehingga berdampak pada tingkat pemahaman siswa terhadap materi pelajaran kurang. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan melatih guru-guru terkait model pembelajaran daring yang interaktif dan menyenangkan. Mitra PKM adalah Perguruan Islam Miftahul Husna dengan jumlah 21 orang tenaga guru. Metode pelaksanaan dengan Transfer of Knowledge and Technology dengan tahapan kegitan; 1) persiapan; 2) Pelaksanaan; dan (3) Evaluasi. Secara umum PKM dapat berjalan sesuai dengan schedule of activities dan terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran daring yang menarik dan interaktif. Kegian PKM ini sangat menarik dan dapat membantu guru dalam menerapkan pembelajaran daring yang menarik dan menyenangkan sehinga kedepannya perlu dilakukan dengan melibatkan guru-guru dari sekolah lain.  Fun and Interactive Online Teaching Training at Miftahul Husna Islamic Academy The Covid 19 pandemic requires educational institutions from elementary schools to universities in Indonesia to change teaching patterns from offline to online. The online learning process is also used in schools in the city of Medan, the learning process is carried out online using the  WhatsApp and Google Classroom applications. Learning by using this system is felt to be ineffective so it has an impact on the level of student understanding of the subject matter is lacking. This Community Cooperation Service (PKM) is carried out with the aim of training teachers for interactive and fun online learning models. PKM partners are Miftahul Husna Islamic College with 21 teachers. The implementation method is the Transfer of Knowledge and Technology with the activity stages; 1) preparation; 2) Implementation; and (3) Evaluation. In general, PKM can run according to the schedule of activities and there is an increase in knowledge and skills about planning and implementing interesting and interactive online learning. This PKM activity is very interesting and can help teachers implement interesting and fun online learning so that in the future it needs to be done by involving teachers from other schools.
Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran dan Optimalisasi Pemanfaatan Media Pembelajaran e-Learning Pada Masa Pandemi Covid-19 di MAN KOTIM Nanik Lestariningsih; Mukhlis Rohmadi; Nurul Septiana; Jumrodah Jumrodah; Ridha Nirmalasari; Pertiwi Adi Puji Astuti; Afifah Nurul Humam
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 1: February 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i1.632

Abstract

Teknologi mempunyai peranan yang penting untuk mendukung proses belajar-mengajar secara daring terutama di masa pandemi Covid-19. Namun, beberapa tenaga pengajar di MAN KOTIM belum terbiasa dalam pembelajaran dari rumah dan dituntut untuk membuat media pembelajaran yang berbasis teknologi yang mana digunakan selama pembelajaran daring. Sehingga, perlu dilakukan adanya pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran maupun optimalisasi media pembelajaran agar proses belajar-mengajar berjalan dengan optimal. Adapun pelatihan ini menggunakan penyusunan perangkat pembelajaran berupa RPP otomatis dan penggunaan powerpoint yang dapat digunakan sebagai evaluasi pembelajaran sekaligus diberi pelatihan mengenai evaluasi pembelajaran berbasis HOTS. Selain itu, pelatihan juga terkait tentang aplikasi pembuatan media pembelajaran berbasis teknologi informasi seperti e-modul, e-book, e-magazine, video interaktif dengan menggunakan bantuan aplikasi Flip Pdf Professional, Adobe InDesign, Android Magazine Maker, eXe Learning yang mudah dipelajari dan tidak membutuhkan bahasa pemrograman terlalu rumit. Hasil dari pelatihan mendapatkan respon positif dari berbagai pihak mitra sekolah dan diharapkan dapat dilakukan pelatihan lanjutan dan monitoring. Training on the Preparation of Learning Devices and Optimizing the Utilization of e-Learning Learning Media During the Covid-19 Pandemic at MAN KOTIM Technology has an important role to support the teaching and learning process, especially during the Covid-19 pandemic. However, some teachers at MAN KOTIM are not yet accustomed to learning from home and are required to create technology-based learning media that are used during online learning. So, it is necessary to do training in the preparation of learning devices and optimization of learning media so that the teaching-learning process runs optimally. This training uses the preparation of learning devices in the form of automatic RPP and the use of powerpoints that can be used as learning evaluations as well as being given training on HOTS-based learning evaluation. In addition, training is also related to information technology-based learning media creation applications such as e-modules, e-books, e-magazines, interactive videos using the help of Flip Pdf Professional application, Adobe InDesign, Android Magazine Maker, eXe Learning which is easy to learn and does not require too complicated programming languages. The results of the training received a positive response from various school partners and it is expected that further training and monitoring can be carried out.  
Implementasi Coping Strategy Perusahaan Selama Masa Pandemi COVID-19 : Pelatihan Bagi Kelompok Wirausaha Indonesian Capital Human Management Institute (IHCMI) Suhita Whini Setyahuni; Agus Triyani
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 1: February 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i1.639

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman mitra mengenai coping strategy perusahaan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan. Kegiatan ini diikuti oleh 50 mitra yang merupakan pelaku usaha UMKM yang tergabung  dalam forum Indonesian Human Capital Management Institute (IHCMI). Permasalahan yang dihadapi oleh mitra secara umum selama pandemi COVID-19 adalah penurunan kinerja perusahaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan  dalam kegiatan ini adalah Focus Group Discussion (FGD). Hasil dari kegiatan pelatihan ini adalah para mitra mampu mengidentifikasi kondisi perusahaan, mengidentifikasi dampak pandemi COVID-19 pada aktivitas bisnis mereka dan peluang yang dapat diambil, serta mampu untuk mengimplementasikan pilihan coping strategy yang cocok untuk perusahaan. Proses pemilihan coping strategy sebaiknya tidak berfokus pada strategi efisiensi biaya dan pengurangan karyawan, namun dapat mempertimbangkan pilihan strategi lain yang dapat diterapkan. Para mitra disarankan untuk terus meningkatkan kemampuan analisis dan kepercayaan diri untuk menghadapi kondisi ketidakpastian ekonomi akibat pandemi COVID-19. Corporate Coping Strategy Implementation During the COVID-19 Outbreak: Training for Businesses Practitioners in the Indonesian Human Capital Management Institute (IHCMI) Forum The community service event intends to enhance the understanding and ability of the community partners regarding the corporate’s coping strategy. Coping strategy training is the form of a community service event. The participants are 50 businesses practitioners from different industry sectors. They are members of the Indonesian Capital Human Management Institute (IHCMI) forum. The participants of the training faced problems during the COVID-19 outbreak. Focus Group Discussions (FGD) was used as a data collection method. The outcome from this training event is the partner able to identify the conditions of their company, identify the effect of the COVID-19 outbreak on their businesses and its opportunity, and also be able to implement the right coping strategy into their businesses. The process of selecting coping strategies should not only be focused on the cost-cutting strategy and downsizing but also the other strategies. The partners were suggested to keep improving their capabilities and self-confidence in order to cope with the unpredictable conditions caused by the COVID-19 outbreak.
Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cuci Piring Di Kelurahan Kanigoro Kota Madiun Marheny Lukitasari; Syamsiyatuz Zahroatul Khoirotil U; Akhmad Sukri
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 1: February 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i1.645

Abstract

Limbah rumah tangga seperti minyak jelantah berpotensi merusak lingkungan apabila dibuang tanpa diolah terlebih dahulu. Oleh karena itu perlu ide kreatif dan inovatif yang dapat mengolah minyak jelantah menjadi olahan yang bernilai. Pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cuci piring yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang inovasi pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cuci piring, melatih ibu ibu PKK dan sebagai inovasi untuk mengatasi banyaknya volume limbah minyak jelantah di kawasan kelurahan kanigoro, kota madiun. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan sosialisasi dan metode pelatihan pembuatan sabun cuci piring. Langkah kegiatan yang dilaksanakan yaitu; 1) koordinasi persiapan kegiatan, 2) melaksanakan pengabdian pembuatan sabun, dan 3) melakukan pendampingan secara berkelompok. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berjalan lancar dan tepat waktu. Peserta menunjukan antusiasme cukup tinggi dibuktikan dengan banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan. Kelemahan yang dialami adalah produk sabun cuci yang dihasilkan oleh ibu-ibu PKK belum sempurna. Hal ini hanya dikarenakan peserta cenderung terburu-buru dan hanya membutuhkan kebiasaan saja dalam pelaksanaan kegiatan berikutnya. Processing Waste Cooking Oil into Dish Soap in Kanigoro Village, Madiun City Household waste such as cooking oil has the potential to damage the environment if it is disposed of without processing it first. Therefore, creative and innovative ideas are needed that can process used cooking oil into valuable products. Processing used cooking oil into dish soap aims to increase knowledge about innovations in processing used cooking oil into dish soap, train PKK mothers, and as an innovation to overcome the large volume of used cooking oil waste in the Kanigoro village area, Madiun City. This activity was carried out with a socialization approach and training methods for making dish soap. The steps of the activities are; 1) coordinating the preparation of activities, 2) carrying out soap-making services, and 3) providing group assistance. The results of the implementation of community service activities run smoothly and on time. Participants showed quite high enthusiasm as evidenced by the number of participants who asked questions. The weakness experienced is that the soap products produced by participants are not perfect. This is only because participants tend to be in a hurry and only need habits in the implementation of the next activity
Pelatihan Pengolahan Sampah Rumah Tangga Di Desa Sigerongan Lingsar Lombok Barat Ida Royani; Herdiyana Fitriani; Laras Firdaus; Ali Imran; Nawariah Nawariah
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 1: February 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i1.657

Abstract

Sampah rumah tangga menjadi salah satu penyumbang masalah sampah di wilayah desa Segerongan. Tujuan Kegitan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan tentang pengolahan sampah rumah tangga di Desa Sigerongan Lingsar Lombok Barat. Mitra dalam kegitan pengabdian ini adalah warga desa Segerongan dengan jumlah angota mitra 20 orang. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah Model Participatory Rapid Appraisal (PRA) dengan tahapan, (1) Persiapan, (2) Pelaksanaan dan (3) Evaluasi. Hasil capaian kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memilah sampah organik dan anorganik serta mampu membuat pupuk organik cair dari sampah rumah tangga degan menggunaan metode komposter. Kegitan pendampingan perlu dilakukan secara kontinu sampai mitra benar-benar bisa mandiri dalam pengelolaan dan pengolahan limbah, selain itu untuk keberlanjutan dibutuhkan manajemen dan  wadah seperti bank sampah. Training On Household Waste Treatment In Sigerongan Lingsar Village West Lombok Household waste is one of the contributors to the waste problem in the Segerongan village area. The purpose of this activity is to increase understanding and skills regarding household waste processing in Sigerongan Lingsar Village, West Lombok. Partners in this service activity are residents of Segerongan village with 20 partner members. The method of implementing this service is the Participatory Rapid Appraisal (PRA) model with stages, (1) Preparation, (2) Implementation, and (3) Evaluation. The result of this activity is an increase in people's understanding and skills in sorting organic and inorganic waste and being able to make liquid organic fertilizer from household waste using the composter method. Assistance activities need to be carried out continuously until partners can truly be independent in waste management and processing, besides that for sustainability, management and containers such as waste banks are needed.      

Page 2 of 2 | Total Record : 20