cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 384 Documents
Pemberdayaan Kelompok Usaha Ibu Rumah Tangga Sayo Baru Kelurahan Turida Kecamatan Sandubaya Kota Mataram Okki Afriwan; Juhartini Juhartini; Fitria Ika Agustina
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 2 No. 3: October 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v2i3.249

Abstract

Kegiatan PkM ini bertujuan untuk membina kelompok usaha ibu rumah tangga Sayo Baru dalam prosuksi, manajemen dan pemasaran jajanan pasar. Mitra dalam kegiatan ini adalah kelompok usaha ibu Rumah Tangga Sayo Baru di Lingkungan Sayo Baru, Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Metode yang digunakan adalah difusi ilmu pengetahuan dengan prosedur kegiatan 1) perencanaan, 2) tindakan, 3) pendampingan, dan 4) evaluasi. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini adalah adanaya peningkatan  pemahaman dan keterampilan kelompok mitra dalam bidang produksi, manajemen keuangan dan dibidang pemasaran jajanan pasar. Kegitan ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan ekonomi rumah tangga.
Pengembangan Potensi Wisata Situ Rawagede Desa Sirnajaya Melalui Pemetaan Partisipatif (Studi Kasus : Desa Sirnajaya Kecamatan Suka Makmur Kabupaten Bogor) Mohamad Mahfudz; Rudi Admawidjadja
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 2 No. 3: October 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v2i3.275

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk membantu Desa Sirnajaya dalam melakukan pemetaan potensi Situ Rawa Gede secara partisipatif sebagai acuan dalam tata ruang. Metode yang digunakan untuk penataan ruang tersebut adalah dengan melakukan pemetaan partisipatif, tim berupaya memetakan potensi alam Situ Rawa Gede agar pengembangan potensi pariwisata terpadu antara suply and demand. Pemetaan partisipatif merupakan proses pemetaan yang melibatkan masyarakat dalam pengumpulan data dan analisis data terkait permasalahan yang mereka hadapi dipadukan dengan teknologi pemetaan saat ini. Hasil dari kegitan ini terbentuknya peta sebaran fasilitas wisata Situ Rawa sebagai daras pengembangan wisata berdasarkan potensi yang dimiliki. dalam pembentukannya masyarakat terlibat secara penuh karena merekalah yang mengetahui sejarah, penggunaan lahan, potensi desa, dan harapannya di masa depan.
Gelar Teknologi Pengolahan Kotoran Sapi dan Limbah Rumah Tangga Menjadi Eksmecat untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Mashur Mashur; Alfiana Laili Dwi Agustin; Novarina Sulsia Ista’in Ningtyas; Ahamad Multazam; Murtiana Ningsih
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 2 No. 3: October 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v2i3.279

Abstract

Potensi kotoran sapi dan limbah organik rumah tangga yang sangat besar apabila tidak dimanfaatkan secara optimal dapat menimbulkan dampak negatif berupa pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat. Gelar teknologi pengolahan kotoran sapi dan limbah organik rumah tangga dengan reaktor cacing tanah Lumbricus rubellus dapat mengasilkan pupuk organik padat eksmecat, meningkatkan pendapatan masyarakat dan sekaligus menjadi solusi untuk mengatasi masalah penanganan limbah organik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan penerapan teknologi pengolahan kotoran sapi dan limbah rumah tangga menjadi eksmecat kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan pendapatannya. Metode yang digunakan dalam mendiseminasikan teknologi ini adalah gelar teknologi (show case technology). Gelar teknologi dilaksanakan oleh tiga orang koperator. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa cacing tanah Lumbricus rubellus mampu mengolah kotoran sapi dan limbah organik menjadi eksmecat 2,463 kali bobot badan per hari. Eksmecat yang dihasilkan rata-rata 2,463 kg/kotak sarang dengan padat penebaran cacing tanah 25 g/kotak sarang dan lama budidaya 40 hari. Melalui penerapan gelar teknologi ini masyarakat pembudidaya cacing tanah dengan sisistem rak bertingkat tiga dapat memperoleh tambahan pendapatan Rp. 2.008.712,- bulan/are lahan budidaya. Simpulannya adalah pengolahan kotoran sapi dan limbah rumah tangga menjadi eksmecat dapat dilakukan menggunakan reaktor cacing tanah dengan sistem rak bertingkat dan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat
Pembuatan Media Informasi Songket Lombok Produksi UD. Undur Pasang Sri Sukarni; Pyo Apriliana Munawaroh; Lalu Aswandi Mahroni; Lalu Purnama Zulkarnaen; Rohmayadi Rohmayadi
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 2 No. 3: October 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v2i3.291

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk membuat media informasi tentang songket dan produk lainnya dari UD. Undur Pasang. UD. Undur Pasang memproduksi dan menjual Songket Lombok beralamat di Dusun Montong Are Blong Lauq Desa Sukarara. UD. Undur Pasang belum memiliki media informasi produk sehingga masyarakat banyak yang belum mengenal produknya. Oleh karena itu, perlu dibuat media informasi produk. Katalog dipilih sebagai media informasi produk karena bukan hanya mudah dan murah tetapi komunikatif. Ada tiga metode yang digunakan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pertama tim Pengabdian Kepada Masyarakat membuat konsep berdasarkan produk UD. Undur Pasang. Kemudian seluruh produk yang terdiri dari Songket, kain tenun lainnya dan aksesori difoto dari sisi yang berbeda/angle sehingga menghasilkan gambar yang menarik. Hasil dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah katalog dengan gambar berwarna tentang produk UD. Undur Pasang
Pengembangan Desa Wisata Kuliner Deret Jurang Sate Muh Husein Baysha; Endah Resnandari Puji Astuti; Noor Akhmad
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 2 No. 3: October 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v2i3.298

Abstract

Desa Sepakek memiliki kawasan wisata yang belum dikelola secara maksimal. Kawasan wisata tersebut merupakan saluran irigasi yang mengalir sepanjang tahun yaitu saluran irigasi Jurang Sate. Pada tahun 2019 telah dikembangkan wahana mini rafting untuk menghidupkan kawasan wisata Jurang Sate. Sebagai kelanjutan dari usaha menghidupkan kawasan wisata Jurang Sate dan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Sepakek, pada tahun 2020 ini kelompok PPDM Universitas Pendidikan Mandalika mengembangkan Wisata Kuliner Deret Jurang Sate dengan tujuan menambah daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Kawasan ini. Kuliner deret Jurang Sate menghadirkan konsep kuliner yang ditata berderet dengan menarik dan menjual berbagai makanan tradisional maupun makanan khas Desa Sepakek oleh ibu-ibu dan pemuda dari Desa. Selain itu, hadir pula makanan khas Desa Sepakek berupa ikan asap air tawar yang diolah dengan menggunakan TTG pengasapan ikan air tawar (PETA). Metode pelaksanaan kegiatan yaitu dengan metode community development yaitu pendekatan dalam kegiatan pengembangan masyarakat dimana masyarakat diarahkan untuk mencapai kondisi sosial, ekonomi, dan budaya yang lebih baik serta metode Participatory Technology Development yaitu pengembangan teknologi tepat guna yang berbasiskan pada ilmu pengetahuan dan kearifan budaya lokal, dalam hal ini akan dikembangkan teknologi tepat guna alat pengasapan ikan dengan tong bekas. Langkah pelaksanaannya yaitu Problem posing (pemaparan masalah), problem analysis (analisis masalah), penentuan tujuan (aims) dan sasaran (obyectives), actions plans (perencanaan tindakan), tahap pelaksanaan kegiatan dan tahap evaluasi. Melalui kegiatan ini diharapkan pariwisata di Desa Sepakek dapat berkembang sehingga perekonomian dan kesejahtaraan masyarakat dapat meningkat. Hasil kegiatan PPDM ini yaitu tertatanya kawasan Wisata Jurang Sate dan mulai beroperasinya Kuliner Deret Jurang Sate.
Pembinaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Matematika Jenjang SMP Kabupaten Lombok Tengah Yuntawati Yuntawati; Sanapiah Sanapiah
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 2 No. 3: October 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v2i3.304

Abstract

Kegiatan pembinaan OSN matematika SMP ini diikuti oleh Sembilan siswa siswi dari enam sekolah mitra di Kabupaten Lombok Tengah yaitu, SMPN 1 Praya, SMPN 2 Praya, SMPN2 Kopang, SMPN 5 Kopang, SMPN 1 Jonggat, dan SMPN 10 Pujut. Adapun tempat pelaksanaan kegiatan pembinaan olimpiade matematika SMP dilaksanakan di SMPN 1 Praya Lombok Tengah. Pembinaan OSN matematika dilaksanakan, tim pelaksana melakukan diskusi internal dengan guru-guru Pembina OSN dari sekolah-sekolah mitra untuk mendiskusikan kekurangan dan kelemahan kognitif siswa peserta olimpiade. Pembinaan OSN ini dilaksanakan selama 6 kali pertemuan. Kegiatan pembinaan OSN terangkum dalam 4 tahap yaitu, (1) analisis materi yang menjadi kesulitan siswa mitra, (2) latihan soal-soal olimpiade matematika, (3) penjelasan materi yang belum dipahami, (4) refleksi dan evaluasi proses pembinaan dan pencapaian siswa yang sudah dilaksanakan pada pertemuan sebelumnya. Kesimpulan yang dicapai dari kegiatan pengabdian ini antara lain 1) kegiatan pembinaan OSN matematika oleh Dosen dapat memotivasi guru Pembina olimpiade di sekolah untuk meningkatkan kompetensi profesionalnya sehingga dapat menunjang keberhasilan siswa binaannya; 2) Kegiatan pembinaan OSN matematika oleh Dosen dapat membantu guru Pembina olimpiade di sekolah memperdalam kemampuan peserta olimpiade matematika; dan 3) Melalui pembinaan OSN matematika ini, guru-guru Pembina olimpiade di sekolah memperoleh pengetahuan bahwa membina olimpiade tidak hanya memberikan latihan soal, tapi juga perlu melakukan analisis kesulitan belajar siswa peserta olimpiade.
Sitokinin Organik: Pendampingan Kelompok Tani Sumber Urip-1 Desa Wonosari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang Moch. Agus Krisno Budiyanto; Tien Aminah; H. Husamah; Fendy Hardian Permana; Lud Waluyo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 2 No. 3: October 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v2i3.309

Abstract

Mitra dalam pengabdian masyarakat ini Kelompok Tani Sumber Urip-1 yang berlokasi di Desa Poncokusumo Kecamatan Wonorejo Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur-mengalami kendala penggunaan sitokinin organik, yaitu pasokan sitokinin organik terkadang tidak lancar dan harganya mahal sedangkan di banyak daerah mitra terdapat potensi biologis yang dapat digunakan sebagai bahan organik sitokinin. Setelah berdiskusi dengan mitra, permasalahan kongkrit dan prioritas yang akan dibenahi, yaitu  1) Mitra belum menguasai cara pembuatan sitokinin organik berbasis potensi lokal dan 2) Mitra belum menguasai cara penggunaan sitokinin organik menurut bahan baku lokal yang digunakan pada tanaman tertentu. Solusi yang akan dilakukan adalah 1) melakukan pelatihan dan pendampingan produksi sitokinin organik dan 2) pelatihan dan pendampingan sitokinin organik menggunakan ToT Organik (Training of Trainer) yang diikuti oleh 5 orang petani dari perwakilan Kelompok Tani Sumber Urip-1. Hasil pelatihan dan pendampingan selanjutnya disebarluaskan kepada anggota petani lainnya. Melalui rangkaian kegiatan pelatihan, dan pendampingan pembuatan dan pemanfaatan sitokinin organik di Kelompok Tani Sumber Urip-1 Desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, mitra PPMI telah menguasai: 1) cara produksi auksin dan giberelin organik dan 2) Metode penggunaan sitokinin. Produk sitokinin organik diberi merk “Sitonik-BP” (dari Bonggol Pisang) dan “Sitonik-JM” (dari Jagung Muda)Organic Cytokinins: Mentoring to Sumber Urip-1 Farmer Group in Wonosari Village, Poncokusumo District, Malang Regency. Partners in this community service-Sumber Urip-1 Farmer Group, located in Poncokusumo Village, Wonorejo District, Malang Regency, East Java Province-experienced problems in the use of organic cytokines, namely the supply of organic cytokinins sometimes not smooth and expensive, while in many partner areas there is biological potential can be used as cytokinin organic matter. After discussions/deliberations with partners, concrete issues and priorities that will be addressed, namely 1) Partners have not mastered how to make organic cytokinins based on local potential and 2) Partners have not mastered how to use organic cytokinins according to local raw materials used in certain plants. Solutions to be undertaken are 1) conducting training and mentoring of organic cytokinins production and 2) training and mentoring of cytokinins organic ToT (Training of Trainer) followed by 5 farmers from representatives of Sumber Urip-1 Farmers Group. The results of further training and assistance are disseminated to other farmer members. Through a series of training activities, and assisting the manufacture and use of organic cytokinins at Sumber Urip-1 Farmer Group Wonorejo Village, Poncokusumo Sub-district, Malang Regency, the PPMI partners have mastered: 1) organic cytokinin production methods and 2) Methods of cytokinins use. Organic cytokinin products are branded "Sitonik-BP" (from Banana Veewil),  and "Sitonik-JM" (from corn).
Mempersiapkan SMP Muhammadiyah 1 Malang Meraih Predikat Sekolah Adiwiyata Tutut Indria Permana; Diani Fatmawati
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 2 No. 3: October 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v2i3.310

Abstract

SMP Muhammadiyah 1 Malang perlu merealisasikan program-program yang digalakkan pemerintah agar mampu bersaing dengan sekolah lain, salah satunya menjadi sekolah adiwiyata. Hal tersebut terkait dengan kerusakan lingkungan yang semakin parah akibat ulah manusia. Hal itu terjadi karena rendahnya karakter kesadaran lingkungan individu yang perlu dikenalkan sejak dini dari sekolah. Kesadaran lingkungan mencerminkan siswa yang memiliki wawasan untuk melestarikan lingkungan sesuai dengan ajaran Islam. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mendampingi SMP Muhammadiyah 1 Malang menjadi sekolah Adiwiyata. Desain pendampingan yang dilakukan adalah  memberikan pengenalan dan pelaksanaan manajemen sekolah agar mampu mempersiapkan pengajuan untuk mendapatkan penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata. Rekomendasi yang diberikan oleh tim pengabdi adalah 1) manajemen sekolah, 2) pembentukan kelas sebagai pilot project, 3) perancanaan program-program yang mendukung sekolah untuk mendapatkan pengakuan Sekolah Adiwiyata.
Peningkatan Kapasitas Guru Sekolah Piloting dalam Lesson Study for Learning Community di SMP Muhammadiyah 1 Malang Fuad Jaya Miharja; Husamah Husamah; Masrudi Masrudi
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 2 No. 3: October 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v2i3.311

Abstract

Program pendampingan Lesson Study for Learning Community (LSLC) di Sekolah Muhammadiyah telah memasuki tahun ketiga dan terus dilakukan penyempurnaan program. Dalam pelaksanaannya ketersediaan dokumentasi pembelajaran masih menjadi tantangan yang perlu diselesaikan, karena ketersediaan dokumentasi empiric merupakan aspek fundamental dalam melakukan refleksi dan rencana tindaklanjut. Pendampingan dilaksanakan selama bulan Maret – Juli 2020 di SMP Muhammadiyah 1 Malang. Metode pelaksanaan yang mengacu kepada analisis situasi program-program yang disepakati bersama dengan pihak sekolah adalah diskusi penyamaan persepsi, lokakarya, pendampingan, dan monitoring evaluasi. Kegiatan pendampingan telah menginisiasi guru dalam memaknai LSLC sebagai komunitas belajar dan memahami teknik dasar pelaksanaan observasi secara komprehensif
Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) Melalui Pelatihan Pembuatan Ovitrap Pada Masa Pandemi di SMP Muhammadiyah 1 Malang Ali Roziqin; Mohammad Mirza Nuryady; Ahmad Fauzi; Yanur Setyaningrum
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 2 No. 3: October 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v2i3.312

Abstract

Kota Malang menjadi salah satu daerah endemis yang memiliki insiden DBD yang cukup tinggi. Disisi lain, efek pandemic covid-19 yang mengharuskan masyarakat lebih banyak melakukan aktivitas di rumah, memungkinkan jumlah infeksi DBD akan meningkat sehingga perlu upaya penanggulangan. Peran masyarakat dalam penurunan angka kejadian DBD sangat vital, karena pemberantasan DBD yang paling efektif yaitu dengan memutus siklus hidup nyamuk. Salah satu cara untuk memutus siklus hidup nyamuk adalah dengan membuat perangkap telur nyamuk (Ovitrap). Pada era pandemik aktivitas sosialisasi tidak dapat dilakukan secara massive, dalam hal ini guru memiliki peran kunci untuk menyebar luaskan informasi kepada siswa tentang prilaku hidup bersih (PHBS) guna menanggulangi DBD. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru tentang penyakit DBD, cara penanggulangan, cara pembuatan ovitrap, dan meningkatkan kesadaran guru untuk berpartisipasi dalam mengingatkan siswa untuk selalu menjaga melakukan PHBS seperti pemberantasan sarang nyamuk dengan metode 3M Plus. Metode yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui kegiatan sosialisasi pencegahan DBD dan pembuatan ovitrap. Bertempat di aula SMP Muhammadiyah 1 Malang dilaksanakan penyuluhan tentang penyakit DBD. Respon positif dan antusiasme guru terhadap pelaksanaan sosialisasi ditunjukkan dari rata-rata pengetahuan guru tentang DBD yang baik.

Page 3 of 39 | Total Record : 384