cover
Contact Name
Maryadi
Contact Email
geosaintek.geofisika@its.ac.id
Phone
+6281315187857
Journal Mail Official
geosaintek.geofisika@its.ac.id
Editorial Address
Gedung Departemen Teknik Geofisika Lantai 2, Jl. Raya ITS, Kampus ITS, Sukolilo, Surabaya 60111, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Geosaintek
ISSN : 24609072     EISSN : 25023659     DOI : https://doi.org/10.12962/j25023659
Core Subject : Science,
Jurnal Geosaintek mempublikasikan dan menerbitkan hasil kajian, penelitian, penerapan ilmu pengetahuan serta teknologi di bidang kebumian
Articles 243 Documents
KAJIAN KETERKAITAN TINGKAT KEKRITISAN DAERAH RESAPAN AIR TERHADAP KEJADIAN BANJIR DI KOTA BALIKPAPAN Putra, Doni Prakasa Eka; Zam, Esa Pradindra Fassa Zaini Zam; Fitrianita, Dessy; Putra, Alih Janu; Majid, Fitria; Sigit, Arief Bandoro
Jurnal Geosaintek Vol. 12 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v12i2.9064

Abstract

Kota Balikpapan merupakan salah satu wilayah dengan tingkat urbanisasi tertinggi di Provinsi Kalimantan Timur. Perkembangan pesat kawasan terbangun di kota ini menyebabkan berkurangnya daerah resapan air yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan hidrologi. Penurunan kemampuan lahan dalam meresapkan air hujan berkontribusi terhadap kejadian banjir dengan total 88 kasus tercatat pada periode 2019–2024 di Kota Balikpapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi zona tingkat kekritisan daerah resapan air dan menganalisis keterkaitannya dengan kejadian banjir. Analisis dilakukan dengan mengintegrasikan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Sistem Informasi Geografis (SIG) menggunakan empat parameter berupa tata guna lahan, laju infiltrasi, kemiringan lereng, dan kedalaman muka air tanah. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kota Balikpapan didominasi oleh tingkat kekritisan baik. Validasi lapangan menunjukkan adanya keterkaitan antara tingkat kekritisan daerah resapan air dengan wilayah bahaya banjir. Kajian ini dapat menjadi dasar dalam perencanaan tata ruang dan strategi mitigasi banjir berkelanjutan di Kota Balikpapan.
MIKROZONASI SEISMIK KOTA PALU MENGGUNAKAN INDEKS NAKAMURA DAN ESTIMASI PGA BERBASIS MIKROTREMOR Meidji, Icha; Ramadanti, Nia; Asrafil, Asrafil; Jayadi, Harsano
Jurnal Geosaintek Vol. 12 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v12i2.9105

Abstract

Penelitian ini menyusun peta mikrozonasi kerentanan akibat gempa di Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, menggunakan 83 titik data mikrotremor. Nilai frekuensi dominan (f₀) dan faktor penguatan (A₀) ditentukan dari hasil analisis HVSR, kemudian Indeks Kerentanan Seismik dihitung menggunakan metode Nakamura. Percepatan getaran tanah maksimum (PGA) ditentukan secara empiris melalui persamaan Kanai dengan menghitung parameter magnitudo, kedalaman (hiposenter), dan jarak dari sumber gempa, serta periode predominan tanah (T0 = 1/f0). Pemetaan spasial parameter dilakukan menggunakan interpolasi IDW, dan peta mikrozonasi Kg diklasifikasikan mengacu pada Refrizon, sedangkan peta mikrozonasi PGA mengacu pada klasifikasi BMKG. Hasil menunjukkan Kg berkisar 1,338–57,204 dan PGA berkisar 74,84–414,38 gal. Peta mikrozonasi Kg membagi wilayah menjadi dua zona (sedang dan tinggi), sementara peta mikrozonasi PGA menunjukkan dua tingkat potensi kerusakan (ringan dan sedang), dengan kecenderungan nilai PGA lebih tinggi pada bagian timur yang berasosiasi dengan perbukitan, sedangkan bagian barat yang mengarah ke pesisir didominasi PGA lebih rendah. Peta mikrozonasi ini dapat digunakan sebagai masukan mitigasi dan arahan pembangunan berbasis kondisi tapak di Kecamatan Mantikulore.
3D MODELING AND DERIVATIVE ANALYSIS OF THE KETAHUN SEGMENT BASED ON GGMPLUS AND SRTM2 DATA FOR DISASTER MITIGATION Ulandari, Clora; Halauddin, Halauddin; Refrizon, Refrizon; Zakariya, Hilmi; Suhendra, Suhendra; Farid, Muchammad; Sulistiani, Alda; Raihana, Hana; Apriyanti, Nurul
Jurnal Geosaintek Vol. 12 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v12i2.9106

Abstract

interaction between the Sumatra subduction zone and the Sumatra Fault, resulting in high seismic activity. One of the important segments with the potential to cause earthquakes is the Ketahun Segment in Lebong Regency, Bengkulu Province. This study aims to map the three-dimensional (3D) fault structure and identify lithological density contrasts to support disaster mitigation efforts. The methods used include processing GGMPlus and SRTM2gravity satellite gravity data, complete Bouguer correction, regional-residual anomaly separation, first horizontal derivative (FHD) and second vertical derivative (SVD) analysis, and 3D inversion modeling using Grav3D software. The CBA analysis results show anomaly values of –8 to 50 mGal with sharp gradations indicating the presence of major fault structures. SVD and FHD analyses show the dominance of dip-slip faults with significant density contrasts. The 3D inversion modeling shows a density range of 1.02–3.52 g/cm³ with an average value of 2.27 g/cm³, where the low-density zone is at a shallow depth (0–1500 m) and the high-density zone is at a depth of 500–2000 m. The sharp boundary between the two zones indicates an active fault plane at a depth of 1000–2500 m. These findings provide a more representative picture of the fault geometry and can be used as a basis for developing earthquake mitigation strategies and spatial planning based on actual geological conditions in the Bengkulu region.