cover
Contact Name
-
Contact Email
upej@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
upej@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
UPEJ : Unnes Physics Education Journal
ISSN : -     EISSN : 25032313     DOI : https://doi.org/10.15294/upej
Core Subject : Science,
Unnes Physics Education Journal aims to publish results of empirical studies, theoretical studies, and conceptual analysis in the fields of education phylosophy and theory, physics education, development of physics learning instruments, physics learning media, experiments activity development in the physics learning, and physics learning evaluation.
Articles 70 Documents
Pengembangan E-Modul Praktikum Fisika Kelas XI SMA Berbasis Sensor Accelerometer pada Smartphone Berbantuan Aplikasi Phyphox Sari, Dian Wulan; Wahyuni, Siti
Unnes Physics Education Journal Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v14i1.24171

Abstract

Perubahan kurikulum dan beberapa perubahan penyusunan perangkat pembelajaran membuat sebagian pendidik mengalami kesukaran dalam menyusun strategi pembelajaran. Pendidik mengalami beberapa permasalahan dalam menyusun perangkat pembelajaran, seperti ketidakmampuan pendidik menyusun alur tujuan pembelajaran dan kesulitan dalam mengembangkan modul ajar. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama di bidang fisika, dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses pembelajaran, khususnya pelaksanaan kegiatan praktikum. Salah satu cara pemanfaatan teknologi ini adalah menggunakan modul praktikum dalam format elektronik, yang dikenal sebagai e-modul praktikum, sebagai panduan dalam kegiatan praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan pengembangan, kelayakan, dan respon peserta didik terhadap e-modul praktikum fisika kelas XI SMA berbasis sensor accelerometer pada smartphone berbantuan aplikasi Phyphox. Metode penelitian yang digunakan adalah metode R&D dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian terdiri dari peserta didik kelas XI SMAN 1 Juwana dan SMAN 1 Batangan. Data dikumpulkan melalui instrumen non-tes yang terdiri dari angket uji kelayakan dan angket respon siswa. E-modul praktikum yang telah dikembangkan diuji kelayakannya melalui angket yang diisi oleh oleh tiga validator atau ahli materi dan media. Analisis data dilakukan menggunakan skala Likert. Hasil analisis yang telah dilakukan oleh tiga validator ahli materi diperoleh rata-rata persentase sebesar 95% yang termasuk dalam kategori sangat layak menurut tabel kriteria kelayakan e-modul praktikum Hasil analisis yang telah dilakukan oleh tiga validator ahli media diperoleh rata-rata persentase sebesar 96% juga termasuk dalam kategori sangat layak. Hasil analisis respon peserta didik menunjukkan rata-rata persentase mencapai sebesar 75%, termasuk dalam kategori baik. Hal ini mengindikasikan bahwa e-modul praktikum yang dikembangkan oleh peneliti mendapatkan tanggapan positif dari peserta didik.
Pengembangan Bahan Ajar Digital Interaktif menggunakan Canva pada Materi Energi untuk Peserta Didik Tunarungu Fauziah, Amalia; Rusilowati, Ani
Unnes Physics Education Journal Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v14i1.24172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar digital interaktif menggunakan Canva pada materi energi untuk peserta didik tunarungu yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model pengembangan 4D (define, design, develop, dan disseminate). Subjek pada penelitian ini yaitu 5 peserta didik kelas XI Tunarungu di SLB Negeri Semarang pada tahun ajaran 2024/2025. Pengembangan bahan ajar digital interaktif menggunakan Canva ini menyesuaikan kondisi anak tunarungu dengan karakteristik yang didasarkan pada konten visual dan bersifat interaktif. Hasil kevalidan dari bahan ajar diperoleh persentase sebesar 86% dengan kategori valid dan hasil kepraktisan diperoleh persentase sebesar 82% oleh guru dan 79% oleh peserta didik dengan kategori praktis. Keefektifan dari bahan ajar yang dianalisis menggunakan effect size memperoleh nilai sebesar 1,78 dengan kategori very large effect. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar digital interaktif menggunakan Canva pada materi Energi layak dan praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran oleh guru dan peserta didik tunarungu dan memiliki efek yang sangat besar (very large effect) yang ditimbulkan pada hasil belajar peserta didik tunarungu.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terintegrasi Teaching with Analogy (TWA) Terhadap Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Imani, Asri Nur; Handayani, Langlang
Unnes Physics Education Journal Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v14i1.24174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Teaching with Analogy terintegrasi Problem Based Learning terhadap hasil belajar kognitif peserta didik pada mata pelajaran fisika. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental design dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Data hasil belajar kognitif peserta didik diperoleh dari hasil pretest dan posttest menggunakan instrument tes berbentuk pilihan ganda. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney U dengan nilai signifikansi p (0,009) < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar kognitif pada kelas yang menerapkan model pembelajaran Teaching with Analogy terintegrasi Problem Based Learning lebih baik secara signifikan dibandingkan pada kelas dengan model pembelajaran konvensional. Peserta didik memberikan respon positif dengan persentase rata-rata sebesar 93,25% dengan kategori sangat baik.
Pengembangan Instrumen Tes Diagnostik untuk Mengidentifikasi Pemahaman Konsep Mahasiswa pada Materi Gelombang Bunyi Az'ari, Listi Friama; Putra, Ngurah Made Darma
Unnes Physics Education Journal Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v14i1.24208

Abstract

Pemahaman konsep mahasiswa di perguruan tinggi dalam memahami materi gelombang bunyi merupakan salah satu aspek krusial dalam studi fisika. Dengan pemahaman konsep dasar yang berbeda-beda, dapat menyebabkan kesalahan konsep. Untuk mengetahui pemahaman konsep, maka dari itu dilakukan pengembangan instrumen tes diagnostik yang akurat dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui karakteristik instrumen tes yang dikembangkan (2) mengetahui kualitas instrumes tes yang dikembangkan (3) mengidentifikasi pemahaman konsep pada materi gelombang bunyi. Jenis penelitian adalah Research & Development (R&D) model 4D dengan pengumpulan data melalui kuisioner dan angket yang diberikan kepada mahasiswa fisika dasar 2. Instrumen tes yang dikembangkan berjumlah 15 soal yang terdiri dari pilihan ganda tiga tingkat. Hasil uji validitas ahli terhadap instrumen tes diagnostik yang dikembangkan sebesar 89,21% sehingga memiliki kriteria sangat layak. Hasil uji skala kecil menunjukkan bahwa instrumen tes diagnostik yang dikembangkan terdapat 13 valid dan reliabel. Tingkat kesukaran soal menunjukkan 2 soal masuk kategori mudah, 12 soal masuk kategori sedang, dan 1 soal masuk kategori sukar. Hasil daya pembeda dari uji skala kecil menunjukkan 2 soal masuk kategori buruk, 5 soal masuk kategori cukup, dan 8 soal masuk kategori baik. Identifikasi pemahaman konsep dari uji skala kecil menunjukkan hasil rata-rata tingkat pemahaman konsep 32,32%, tidak paham konsep 39,65%, dan mengalami miskonsepsi 27,02%. Mahasiswa paham konsep tertinggi pada indikator ke-1 sebesar 69,70% dengan sub konsep intensitas dan taraf intensitas bunyi serta mahasiswa tidak paham konsep tertinggi pada indikator ke-13 dan 14 sebesar 66,67% pada sub konsep intensitas dan taraf intensitas bunyi. Dilihat dari proses kognitif memahami, indikator mencontohkan memiliki pemahaman konsep lebih baik dengan kriteria sedang dan indikator membandingkan memiliki pemahaman konsep dengan kriteria sangat rendah. 
Analisis Miskonsepsi Menggunakan Teknik Four-Tier Diagnostic Test Berbantuan Google Form Materi Pengukuran pada Siswa SMA Kelas X Putri, Ravika Oktaviani; Putri, Sugianto
Unnes Physics Education Journal Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v14i1.24629

Abstract

Mata pelajaran fisika kelas X pada materi pengukuran merupakan materi yang sulit dan sering mengalami miskonsepsi. Miskonsepsi merupakan kesalahan konsep yang dimiliki oleh siswa yang berbeda dengan para ahli. Miskonsepsi akan berdampak tidak baik pada proses pembelajaran apabila tidak ditindaklanjuti. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis miskonsepsi yang terjadi pada siswa serta faktor penyebab miskonsepsi pada materi pengukuran. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk menganalisis dan mengetahui bagaimana miskonsepsi yang dialami oleh siswa pada materi pengukuran dengan menggunakan instrumen four-tier diagnostic test serta faktor yang menyebabkan terjadinya miskonsepsi pada siswa kelas X SMA N 8 Semarang. Waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 7 Mei -16 Juni 2024. Populasi penelitian ini yaitu siswa-siswi kelas X Fisika dengan metode purposive sampling diperoleh jumlah sampel sebanyak 141 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen four-tier diagnostic test tipe pilihan ganda dan wawancara pada siswa. Hasil analisis menunjukkan siswa masih mengalami miskonsepsi sebanyak 34,45% dari jumlah sampel dan berada pada kategori sedang. Beberapa miskonsepsi yang terjadi pada sub konsep besaran dan satuan sebanyak 30,71%, sub konsep angka penting sebanyak 39,57% dan sub konsep ketidakpastian pengukuran sebanyak 33,07%. Dapat disimpulkan bahwa miskonsepsi masih terjadi pada siswa SMA N 8 Semarang khususnya pada materi pengukuran kelas X.
Pengembangan Media Pembelajaran Terintegrasi Artificial intelligence Natural language processing Berbasis Mobile dengan Framework Flutter pada Materi Energi Terbarukan Samastha, Aditya; Nugroho, Sunyoto Eko
Unnes Physics Education Journal Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v14i1.24630

Abstract

Pembelajaran di era revolusi industri 4.0 harus dapat mempersiapkan generasi muda untuk dapat mengembangkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam kehidupan bermasyarakat. Jumlah pengguna smartphone di Indonesia diperkirakan akan terus meningkat memunculkan potensi penerapan media pembelajaran berbasisi mobile learning yang dapat menerapkan teknologi Artificial intelligence salah satunya adalah Natural language processing berupa Chatbot dengan model ChatGPT tetapi terdapat beberapa tantangan dalam penerapannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran terintegrasi Artificial intelligence Natural language processing berbasis mobile dengan framework flutter pada materi energi terbarukan yang dapat mengatasi tantangan dalam penerapan Natural language processing pada proses pembelajaran, kelayakan media pembelajaran, kepraktisannya, serta kelebihan yang dimiliki media pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan model 4-D yang dibatasi hingga tahap development. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 4 Semarang pada peserta didik kelas E.X-3, E.X-8, dan E.X-10. Hasil uji validitas ahli untuk materi dan media memperoleh kategori sangat baik dengan nilai rata-rata berturut-turut adalah 4,5 dan 4,67. Hasil uji pengembangan menunjukkan nilai rata-rata 1,656 dengan kategori evaluasi positif atau dinyatakan praktis. Kelebihan dari media pembelajaran yangdikembangkan diantaranya memiliki tampilan User Interface yang menarik, memiliki performa yang baik, serta memiliki kualitas hedonis dan pragmatis yang masuk dalam kategori baik.
Penerapan Pendekatan Question Formulation Technique pada Strategi Pembelajaran Tipe Exit Tickets dan Think-Pair-Share untuk Meningkatkan Keterampilan Bertanya Siswa dalam Pembelajaran Andini, Kurnia Dwi; Mindyarto, Budi Naini
Unnes Physics Education Journal Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v14i1.25288

Abstract

Kurangnya keaktifan peserta didik dalam bertanya di dalam proses pembelajaran menjadi salah satu masalah yang dialami guru fisika sekarang. Bertanya dapat diidentifikasikan masuk ke dalam keterampilan berpikir tingkat tinggi yang meliputi berpikir kritis, sistematis, membuat keputusan dan memecahkan masalah. Bertanya juga dapat membantu guru untuk mengetahui apakah pemahaman sains dan keterampilan proses telah tercapai. Metode pembelajaran yang diterapkan guru fisika belum dapat meningkatkan keterampilan bertanya peserta didik selama proses pembelajaran. Oleh karena itu dibutuhkan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan bertanya peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tindakan yang sesuai agar peserta didik dapat meningkatkan keterampilan bertanya. Untuk mencapai tujuan tersebut penelitian ini menggunakan pendekatan question formulation technique dengan strategi pembelajaran tipe Exit Ticket dan Think-Pair-Share. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian tindakan kelas karena berfokus pada tindakan yang tepat untuk meningkatkan keterampilan bertanya peserta didik. Penelitain ini akan menggunakan 3 kali siklus dengan susunan Pra-Siklus, Siklus I dan Siklus II. Selama penelitian didapatkan hasil bahwa tindakan efektif yang tepat untuk dilakukan adalah dengan mengaitkan materi dengan masalah yang ada dikehidupan sehari-hari dan memperbanyak stimulus agar siswa semakin tertarik untuk mengetahui lebuh banyak. Hasil observasi yang didapat selama penelitian menujukkan bahwa keterampilan bertanya siswa meningkat sebanyak 40%, profil keterampilan bertanya peserta didik sebanyak 0,69. Ranah kognitif pertanyaan yang diajukkan peserta didik juga beragam dan semakin meningkat pada siklus 2 dari C1, C2, dan C4. Selain keterampilan bertanya yang meningkat, hasil belajar peserta didik juga mengalami peningkatan dengan hasil analisis uji N-Gain sebesar 0,4 dengan kategori sedang
Analisis Matematis Alat Peraga Efek Magnus dan Penerapannya untuk Mengetahui Tingkat Pemahaman Mahasiswa Arfiah, Frisca Lutfi; Listiyanto; Linuwih, Suharto
Unnes Physics Education Journal Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v14i1.25377

Abstract

Efek Magnus merupakan fenomena munculnya gaya pada benda berspin yang bergerak di dalam fluida. Meskipun fenomena ini sangat menarik dan telah terdapat beberapa eksperimen yang dilakukan, penjelasan fisika secara rinci masih sangat minim. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan analisis terkait fenomena efek Magnus menggunakan konsep fisika sederhana berupa prinsip Bernoulli dan menguji tingkat pemahaman mahasiswa mengenai analisis tersebut. Berdasarkan analisis didapatkan bahwa pemahaman mahasiswa kelas Fisika Dasar 1 sebesar 43,68%, sedangkan persentase pemahaman Fluida Dinamis terkait interpretasi analisis matematis di kelas Metematika untuk Fisika 2 sebesar 28,60%. Faktor yang mempengaruhi hasil persentase tersebut diantaranya yaitu terjadi miskonsepsi pada mahasiswa, STM (Short Term Memory), LTM (Long Term Memory) dan tidak adanya kemauan mahasiswa untuk memecahkan masalah yang diberikan.
Pembelajaran Fisika dan ChatGPT untuk Calon Guru: Tantangan dan Dukungan Hari Mukti, Wiji Aziiz; Zulkarnain
Unnes Physics Education Journal Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v14i2.16658

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan telah membuka peluang baru dalam pembelajaran fisika, khususnya bagi calon guru. Salah satu teknologi inovatif yang sekarang diterapkan adalah ChatGPT, kecerdasan buatan berbasis bahasa yang mampu memberikan dukungan interaktif untuk memahami konsep fisika dan merancang strategi pengajaran. Penelitian ini mengeksplorasi potensi penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran fisika bagi calon guru, dengan fokus pada tantangan yang dihadapi dan dukungan yang diberikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka. Temuan menunjukkan bahwa ChatGPT dapat membantu calon guru dalam memahami konsep fisika abstrak, menyediakan simulasi berbasis teks untuk eksperimen sederhana, dan mendukung pengembangan rencana pelajaran. Penelitian ini juga menyoroti tantangan seperti keterbatasan AI dalam memahami konteks lokal, risiko ketergantungan teknologi, dan masalah etika dalam penggunaannya. Adapun rekomendasi dari penelitian ini ialah menekankan pentingnya integrasi yang bijaksana antara teknologi AI dan pedagogi konvensional untuk mempersiapkan guru masa depan yang kompeten dan adaptif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kerangka pelatihan yang menggabungkan teknologi berbasis AI dengan metode pengajaran tradisional untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif dan inklusif. 
Transformasi Digital Eksperimen Pesawat Atwood melalui Integrasi Sensor dan Otomatisasi Data Berbasis Python Pramesti, Intan Ayu; Khoiri, Nur; Kurniawan, Affandi Faisal
Unnes Physics Education Journal Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v14i2.21797

Abstract

Pesawat Atwood merupakan alat klasik yang digunakan untuk memverifikasi hukum gerak Newton. Fenomena gerak lurus beraturan (GLB) terjadi saat massa seimbang dan percepatan bernilai nol, sementara gerak lurus berubah beraturan (GLBB) muncul akibat perbedaan massa yang menghasilkan percepatan konstan. Penelitian ini mengimplementasikan transformasi digital melalui integrasi sensor inframerah (IR-LED), mikrokontroler Arduino Uno, dan otomatisasi pengolahan data berbasis Python. Sistem yang dikembangkan memiliki kemampuan untuk merekam interval waktu secara real time dengan kecepatan sampling 500 Hz, yang memungkinkan perhitungan percepatan dan kecepatan yang sangat akurat. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan hasil pengukuran menunjukkan bahwa sistem digital memberikan nilai error relatif lebih rendah dibanding metode manual. Salah satu manfaat utama penelitian ini adalah meningkatkan akurasi verifikasi hukum gerak Newton dan mendukung pengembangan instrumen pengukuran berbasis digital dalam pendidikan sains. Selain itu, temuan penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk penelitian tambahan tentang otomatisasi eksperimen fisika.