cover
Contact Name
-
Contact Email
upej@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
upej@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
UPEJ : Unnes Physics Education Journal
ISSN : -     EISSN : 25032313     DOI : https://doi.org/10.15294/upej
Core Subject : Science,
Unnes Physics Education Journal aims to publish results of empirical studies, theoretical studies, and conceptual analysis in the fields of education phylosophy and theory, physics education, development of physics learning instruments, physics learning media, experiments activity development in the physics learning, and physics learning evaluation.
Articles 70 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Website Terintegrasi STEM untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Peserta Didik pada Materi Teori Kinetik Gas Lulu Labibah Putri Umalia; Fifin Dewi Ratnasari
Unnes Physics Education Journal Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v13i3.11962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran interaktif, mengetahui peningkatan pemahaman konsep peserta didik setelah menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis website terintegrasi STEM, dan mengetahui keefektifan media pembelajaran interaktif berbasis website terintegrasi STEM Penelitian ini menggunakan model pengembangan dengan metode pengembangan ADDIE, yaitu (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation (5) Evaluation. Penelitian ini menggunakan sampel pada uji coba skala besar sebesar 72 peserta didik dengan dibagi menjadi 2 kelas, yaitu 36 peserta didik digunakan untuk kelas kontrol dan 36 peserta didik digunakan untuk kelas eksperimen. Kelas kontrol diberikan perlakuan media pembelajaran powerpoint terintegrasi STEM dan kelas eksperimen diberikan perlakuan media pembelajaran interaktif berbasis website terintegrasi STEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis website terintegrasi STEM sangat layak digunakan dalam pembelajaran dengan mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,31 dengan kriteria sangat baik. Peningkatan pemahaman konsep pada kelas kontrol mendapatkan N-Gain Score sebesar 0,44 dengan kriteria sedang sedangkan peningkatan pemahaman konsep pada kelas eksperimen mendapatkan N-Gain Score sebesar 0,66 dengan kriteria sedang. Media pembelajaran interaktif berbasis website terintegrasi STEM efektif digunakan dalam pembelajaran apabila dibandingkan dengan media pembelajaran powerpoint. Hal tersebut ditunjukkan adanya hasil skor rata-rata postest eksperimen lebih besar dibandingkan dengan hasil skor rata-rata postest kontrol dan terdapat perbedaan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol yang ditunjukkan dengan uji T sampel independent test yang menunjukkan nilai signifikasi 2-tailed sebesar 0,003 (<0,05).
Rancang dan Analisis Alat Ukur Arus dan Tegangan pada Rangkaian Listrik Berbasis Arduino dengan Sistem Audio W. S, M. Niki Bagus; Rusilowati, Ani; Khumaedi
Unnes Physics Education Journal Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v13i3.13314

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang perancangan alat ukur Listrik berbasis Arduino dengan audio untuk Arus dan Tegangan pada rangkaian listrik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membuat dan menguji karakteristik alat pengukur arus listrik dengan sensor arus INA219. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode perbandingan langsung dengan multimeter. Pengambilan data dilakukan menggunakan beban 3 resistor yang berbeda, dengan jeda pengambilan data setiap 10 detik. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pengukuran pada variasi resistor 100 ohm menghasilkan ukuran sebesar 0,45354 mA dengan akurasi perbedaan pengukuran arus (I)  menggunakan Arduino dan multimeter sebesar 99,95372%. Pengukuran pada resistor 220 ohm menghasilkan ukuran sebesar 0,41244 mA dengan akurasi perbedaan pengukuran arus (I) menggunakan Arduino dan multimeter sebesar 99,08468%. Pengukuran pada resistor 1000 ohm  sebesar 0,50904 mA dengan akurasi perbedaan pengukuran arus menggunakan Arduino dan multimeter sebesar 98,36522%.
Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Proses dan Hasil Belajar Fisika Widyawati, Yekti; Linuwih, Suharto; Hartono; Ratnasari, Fifin Dewi
Unnes Physics Education Journal Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v13i3.14757

Abstract

Kecerdasan emosional memegang peranan penting dalam kegiatan belajar peserta didik untuk mencapai hasil belajar yang baik. Oleh kerena itu, tujuan penelitian ini mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan proses belajar dan hasil belajar fisika peserta didik pada materi suhu dan kalor. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan teknik korelasional yang dilakukan di SMA Negeri 1 Gemuh pada peserta didik kelas XI. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode angket, observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen asesmen hasil belajar berupa tes kognitif pilihan ganda dan angket kecerdasan emosional berupa pernyataan dengan pilihan skala Likert.  Hasil analisis korelasi pengaruh kecerdasan emosional terhadap proses belajar menunjukan nilai korelasi sebesar 0,610 serta nilai signifikansi korelasi dan regresinya sebesar 0,000 < 0,05, berarti  H0  ditolak dan   H1 diterima. Hal tesebut bermakna bahwa terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap proses belajar fisika peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Gemuh. Selain itu, hasil penelitian ini menujukan faktor kecerdasan emosi memberikan kontribusi sebesar 37,20% terhadap proses belajar fisika. Sementara itu, hasil analisis korelasi dan regresi pengaruh kecerdasan emosional terhadap hasil belajar memperoleh nilai sig 0,072 > 0,05, berarti  diterima H0  dan H1 ditolak. Artinya, kecerdasan emosional tidak berpengaruh terhadap hasil belajar fisika peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Gemuh. Namun, faktor kecerdasan emosi memberikan kontribusi terhadap hasil belajar sebesar 11,10%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa kecerdasan emosional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap proses belajar peserta didik dengan derajat hubungan korelasi positif yang kuat, sedangkan kecerdasan emosional berpengaruh secara tidak langsung terhadap hasil belajar fisika peserta didik SMA Negeri 1 Gemuh.
Bahan Ajar Fisika Materi Besaran dan Satuan Berbasis Learning Cycle 7E untuk Memfasilitasi Pengembangan Karakter Primuharyani, Dian; Yulianti, Dwi
Unnes Physics Education Journal Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v13i2.15182

Abstract

Rencana strategis Kemendikbud 2020 – 2024 yaitu mendukung visi dan misi Presiden untuk mewujudkan Indonesia maju, berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bergotong royong serta berkebinekaan global. Visi ini diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran dengan mengembangkan bahan ajar berbasis Learning Cycle 7E untuk memfasilitasi pengembangan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar, mengetahui tingkat keterbacaan, perkembangan karakter dan respons serta hasil belajar kognitif peserta didik. Jenis penelitian yaitu Reseach and Development (R&D) dengan pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implementation, Evaluate). Bahan ajar diuji kelayakan dan respons peserta didik menggunakan angket, uji keterbacaan menggunakan tes rumpang, pengembangan karakter menggunakan observasi dan hasil belajar menggunakan soal pretest posttest. Hasil uji kelayakan bahan ajar diperoleh kriteria sangat layak. Hasil uji keterbacaan bahan ajar diperoleh kriteria tinggi. Hasil observasi karakter pada pertemuan terakhir diperoleh kriteria membudaya. Hasil uji respons peserta didik diperoleh kategori sangat baik. Berdasarkan perhitungan N-gain tingkat hasil belajar kognitif peserta didik diperoleh kategori sedang. Dari hasil analisis data tersebut disimpulkan bahwa bahan ajar layak digunakan untuk mengembangkan karakter dan meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik.
Pengembangan Praktikum Atwood Berbantuan Analisis Video Tracker Widyastari, Peni; Putra, Ngurah Made Darma
Unnes Physics Education Journal Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v13i2.15184

Abstract

Selama ini praktikum Atwood masih dilakukan dengan cara konvensional, sehingga data yang dihasilkan kurang akurat dan grafik hasil praktikumnya masih dibuat secara manual. Terdapat beberapa cara praktikum Atwood yang dapat digunakan, yaitu dengan smartphone dan tracker yang dapat menampilkan data hasil praktikumnya berupa grafik. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui tingkat akurasi dan ketelitian hasil praktikum Atwood berbantuan aplikasi, (2) mengetahui bagaimana praktikum Atwood berbantuan tracker, (3) mengetahui tanggapan pengguna terhadap modul yang telah dikembangkan. Metode penelitiannya yaitu Research & Development dengan model ADDIE. Hasil penelitian ini ialah (1) hasil praktikum Atwood berbantuan tracker lebih akurat dan teliti jika dibandingkan dengan berbantuan smartphone, dan (2) pengambilan data praktikumnya yaitu dengan video yang kemudian dianalisis menggunakan tracker, (3) tanggapan pengguna terhadap modul yang dikembangkan memperoleh keriteria sangat layak/baik dengan perolehan skor 88% dari validator dan 90,23% dari mahasiswa.
Kebutuhan Guru dan Siswa terhadap Pengembangan E-Book Bermuatan Kearifan Lokal “Proses Pembuatan Batu Bata” sebagai Perangkat Pembelajaran Fisika Novita Eka Putri; Rosana, Dadan
Unnes Physics Education Journal Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v13i3.15185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebutuhan siswa dan guru terhadap e-book bermuatan kearifan lokal proses pembuatan batu bata sebagai tambahan perangkat pembelajaran fisika. Penelitian ini menggunakan jenis metode survei. Pengumpulan data manggunakan kuesioner analisis kebutuhan dan wawancara. Angket analisis kebutuhan diberikan kepada 107 siswa di SMA Negeri 1 Cepu dan 15 guru fisika SMA/MA se-Kota Cepu. Wawancara dilakukan kepada tiga orang guru fisika yang terdiri dari; 1 guru fisika SMA Negeri 1 Cepu, 1 guru fisika SMA Negeri 2 Cepu, 1 guru fisika SMA At-Tajdid Cepu. Teknik analisis data kuesioner menggunakan deskriptif kuantitatif sementara untuk analisis data wawancara menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini pada indikator kesulitan yang dialami oleh siswa pada materi pembelajaran fisika sebesar 87% menurut guru dan 70% menurut siswa, sehingga hasil belajar hanya 10% guru merasa puas, namun sebanyak 70% siswa merasa puas. Sebanyak 25% guru berpendapat bahwa materi fisika yang terdapat dalam buku teks kurang menarik, sementara 45% siswa menyampaikan menarik. Sebanyak 100% guru belum pernah mengintegrasikan kearifan lokal batu bata dalam pembelajaran fisika, dan 100% siswa mengungkap belum pernah mendapatkan materi fisika yang menjelaskan terkait hal tersebut. Hasil berikutnya 79% guru mengetahui mengenai e-book yang bersifat interaktif, namun jarang di terapkan pada siswa. Sehingga 95% guru dan 87% siswa sepakat untuk menggunakan e-book fisika yang bermuatan kearifan lokal proses pembuatan batu bata
Analisis Kemampuan Siswa dalam Menaksir Ukuran sebagai Salah Satu Keterampilan Proses Sains pada Materi Pengukuran Hartanti, Susi; Hartanti, Wiyanto
Unnes Physics Education Journal Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v13i2.15186

Abstract

Proses pembelajaran fisika tidak hanya menekankan penguasaan konsep, tetapi juga keterampilan proses sains yang harus dimiliki siswa, salah satunya adalah kemampuan menaksir ukuran besaran fisika. Kemampuan ini memiliki peranan penting dalam kehidupan, terutama pada besaran-besaran yang kerap digunakan, seperti panjang, massa, dan waktu. Kemampuan ini sangat dibutuhkan dalam berbagai bidang. Namun, belum banyak peneliti yang mengkaji kemampuan ini. Oleh karena itu, diperlukan analisis kemampuan siswa dalam menaksir ukuran besaran fisika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa dalam menaksir ukuran besaran fisika, mengetahui perbedaan kemampuan menaksir ukuran antara siswa laki-laki dan perempuan, mengetahui besaran yang paling mudah dan paling sulit ditaksir, serta mengetahui acuan yang digunakan siswa dalam menaksir ukuran. Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksploratif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan di SMAN 1 Bergas, SMAN 1 Bringin, dan SMAN 1 Ambarawa dengan subjek penelitian sebanyak 192 siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes lisan dan lembar angket terbuka. Data yang diperoleh dianalisis dengan menghitung galat relatif hasil taksiran, analisis statistik, dan tabulasi data. Hasil taksiran pada besaran panjang, massa, dan waktu memiliki galat relatif berturut-turut sebesar 0,15, 0,17, dan 0,36. Pada besaran panjang dan waktu, hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil taksiran dengan hasil pengukuran. Dengan demikian, kemampuan siswa dalam menaksir ukuran besaran panjang dan waktu sudah baik. Sedangkan pada besaran massa, hasil uji statistik menujukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil taksiran dengan hasil pengukuran, sehingga kemampuan siswa dalam menaksir besaran massa masih rendah. Berdasarkan uji statistik, siswa laki-laki dan perempuan memiliki kemampuan yang sama dalam menaksir besaran panjang dan massa. Adapun besaran yang paling mudah ditaksir adalah panjang dan besaran yang paling sulit ditaksir adalah massa. Sebagian besar siswa menggunakan benda lain dan pengalamannya dalam melakukan pengukuran sebagai acuan untuk menaksir ukuran besaran fisika.
Development of Android-Based Learning Media with Problem-Based Learning Models Using ISpring Suite Integrated Powerpoint Laila, Naili Amanatul; Fianti
Unnes Physics Education Journal Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v13i2.15203

Abstract

Penyalahgunaan smartphone dan penurunan minat belajar peserta didik menjadi permasalahan yang serius pasca Covid 19. Hal ini terjadi karena pesatnya perkembangan teknologi tidak diimbangi dengan kontrol guru dan orang tua saat proses pembelajaran. Akibatnya, peserta didik menggunakan smartphone untuk kegiatan yang kurang bermanfaat. Permasalahan ini membutuhkan kreativitas guru agar kegiatan pembelajaran dapat menarik minat peserta didik. Oleh karena itu, dilakukan penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis Android dengan model Problem Based Learning (PBL) menggunakan Powerpoint terintegrasi iSpring Suite. Metode penelitian yang digunakan adalah metode research & development (R&D) dengan model 4D. Subjek penelitian ini yaitu dosen sebagai validator ahli, guru sebagai validator praktisi, dan peserta didik sebagai responden. Kelayakan media ini dinilai oleh seorang dosen, dua orang guru, dan 37 peserta didik kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 SMA Negeri 1 Sukorejo. Penilaian dosen menunjukkan hasil layak pada ketiga aspek, respon guru menunjukkan hasil sangat layak pada dua aspek dan layak pada satu aspek, respon peserta didik menunjukkan hasil sangat layak untuk tiga aspek. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan sebagai upaya mengatasi permasalahan rendahnya minat belajar peserta didik terhadap kegiatan pembelajaran yang disebabkan oleh perkembangan teknologi.
Perbandingan Hasil Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada Materi Suhu dan Kalor Rochaenah, Siti; Linuwih, Suharto
Unnes Physics Education Journal Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v13i2.15206

Abstract

Kemampuan literasi sains menjadi tantangan pada abad 21 yang merupakan era globalisasi. literasi sains dibidang fisika khususnya materi suhu dan kalor masih rendah. Oleh karena itu, perlu adanya tes yang mengukur literasi sains berupa survei yang berisi pertanyaan-pertanyaan materi tertentu kepada peserta didik sehingga diketahui kemampuan literasinya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mixed Methods Sequential Explanatory yang menggabungkan metode penelitian deskriptif kuantitatif-kualitatif secara berurutan. Analisis diperoleh nilai rata-rata yang diperoleh peserta didik Dapat dikatakan bahwa kriteria literasi sains peserta didik SMA N 1 lasem adalah cukup dan SMK Cendekia Lasem adalah kurang sekali. Rata-rata nilai aspek pengetahuan yang diperoleh peserta didik SMA N 1 Lasem yaitu 65%, sedangkan SMK Cendekia Lasem yaitu 46%. Jika dibandingkan maka rata-rata nilai aspek SMA N 1 Lasem lebih besar daripada SMK Cendekia Lasem Rata-rata nilai aspek kompetensi yang didapatkan oleh peserta didik SMA N 1 Lasem adalah 71% masuk dalam kriteria baik. Sedangkan nilai aspek kompetensi yang diperoleh peserta didik SMK Cendekia Lasem adalah 49% termasuk dalam kriteria kurang sekali. Nilai signifikansi 0,000 < 0,05 maka ada perbedaan yang signifikan antara nilai literasi SMA dan SMK yang mengikuti tes literasi sains. Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis Ho diterima. Kesimpulan yang diperoleh yakni hasil kemampuan literasi sains SMA N 1 Lasem adalah kriteria cukup, sedangkan SMK Cendekia termasuk kriteria sangat kurang.
Pengembangan Bahan Ajar Digital pada Materi Fluida Dinamis dengan Pendekatan Flipped Classroom untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa SMA Kelas XI Anggraeni, Ulva; Akhlis, Isa
Unnes Physics Education Journal Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v13i2.15223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, mengkaji kelayakan dan menguji peningkatan pemahaman konsep siswa menggunakan bahan ajar digital ApFluiDa pada materi fluida dinamis dengan pendekatan flipped classroom terhadap pemahaman konsep siswa kelas XI SMA N 2 Rembang. Model penelitian ini menggunakan model ADDIE disesuaikan dengan kebutuhan penelitian dengan menggunakan 5 langkah yaitu: (1) Analysis; (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, dan (5) Evaluation. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA 2 dan XI MIPA 4 SMA N 2 Rembang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data produk yang dikembangkan berupa analisis kelayakan media, analisis tanggapan guru dan siswa, analisis data awal uji normalitas dan uji homogenitas, dan analisis data akhir berupa uji t serta N-gain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar digital ApFluiDa layak digunakan dengan rerata persentase kelayakan oleh ahli media sebesar 93,03% dengan kriteria sangat layak, dan rerata persentase kelayakan oleh ahli materi sebesar 94,75% dengan kriteria sangat layak. Bahan ajar ApFluiDa efektif meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas XI SMA N 2 Rembang, Berdasarkan uji-t diperoleh nilai sig. α 0,00 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan antara pretest dan postest pada kelas eksperimen. Berdasarkan hasil uji N-Gain diperoleh N-gain score 0,62 (cukup efektif) pada kelas eksperimen. Artinya penggunaan bahan ajar digital ApFluiDa dengan pendekatan flipped classroom efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa.