cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI KOPI SAMOSIR (Coffeea arabica) (Studi kasus : Desa Tamba Dolok, Kecamatan Sitio-tio, Kabupaten Samosir) Boiman Gultom; Thomson Sebayang; HM. Mozart B. Darus
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK BOIMAN GULTOM (090304079) dengan judul skripsi STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI KOPI SAMOSIR (Coffeea arabica), (Studi kasus : Desa Tamba Dolok, Kecamatan Sitio-tio, Kabupaten Samosir Penelitian ini dibimbing oleh Bapak Ir. Thomson Sebayang, MT dan Bapak HM. Mozart B. Darus, M.Sc. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui faktor-faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor-faktor eksternal (peluang dan ancaman) usahatani kopi Arabika di daerah penelitian, (2) mengetahui formulasi strategi  dalam pengembangan usahatani kopi Arabika di daerah penelitian. Penentuan daerah penelitian  dilakukan secara purposive dengan jumlah sampel 70 petani yang dihitung menggunakan rumus slovin. Data dianalisis menggunakan metode (1) deskriptif yaitu dengan menjelaskan faktor-faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor-faktor eksternal (peluang dan ancaman) usahatani kopi Arabika di daerah penelitian, (2) formulasi strategi dengan menggunakan analisis SWOT. Dari hasil penelitian diperoleh (1) faktor-faktor internal dalam pengembangan agribisnis kopi Samosir yaitu ketersediaan bibit kopi, ketersediaan tenaga kerja, ketersediaan lahan, ketersediaan modal usaha tani, penguasaan teknologi. Faktor yang paling tinggi ratingnya adalah ketersediaan bibit kopi. Sedangkan faktor-faktor eksternal dalam pengembangan agribisnis kopi Samosir yaitu tersedidanya informasi pasar,  harga kopi yang stabil, keterbatasan penyuluhan, sarana dan prasarana, bantuan pemerintah faktor yang paling tinggi ratingnya adalah tenaga penyuluh (2) Strategi pengembangan yang dianjurkan adalah strategi diversifikasi yaitu (a) penyuluhan beragam dan seimbang yang mengupayakan pengembangan usahatani kopi berbasis teknologi yang modern dan efektif, (b) meningkatkan frekuensi penyuluhan (c) meningkatkan sarana dan prasarana pendukung pengembangan usahatani kopi melalui bantuan pemer
STUDI KELAYAKAN PENGOLAHAN KERUPUK MANGROVE Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai Dinillah Arifah; Yusak Maryunianta; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis total biaya produksi, produktivitas tenaga kerja, total penerimaan dan pendapatan bersih pengolahan kerupuk mangrove di daerah penelitian, untuk menganalisis kelayakan pengolahan kerupuk mangrove dan pengembangannya. Metode yang digunakan adalah metode analisis finansial yaitu NPV, IRR, Net B/C. Pengambilan sampel berdasarkan populasi dengan jumlah 40 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya investasi pengolahan kerupuk mangrove sebesar Rp. 44.146.000-. Biaya bahan baku dan biaya modal kerja Rp. 91.440.000/tahun. Biaya tenaga kerja sebesar 157.440.000/tahun dan pendapatan Rp 48.254.000/tahun. Dengan nilai NPV pada DF 7,5% adalah Rp 1.686.153.411-. IRR 33,63%-. Net B/C 38,89-. Payback Period selama 11 bulan 25 hari. Wirausaha kerupuk mangrove ini layak untuk diusahakan dan dikembangkan. Kata Kunci :Studi Kelayakan, Kerupuk Mangrove, Pengolahan Kerupuk
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI VOLUME PEMBELIAN BUAH ANGGUR OLEH KONSUMEN PASAR MODERN DI KOTA MEDAN Pro Deo Et Patria Sembiring; Thomson Sebayang, Iskandarini
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian dilakukan pada tahun 2014. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan karakteristik konsumen yang membeli buah anggur di kota Medan, untuk menganalisis pengaruh faktor harga, produk, promosi dan tempat terhadap volume pembelian konsumen dalam membeli anggur. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Daerah penelitian ditetapkan secara sengaja (purposive). Teknik pengambilan sampel digunakan metode accidental sampling, dengan ukuran sampel sebanyak 70 orang. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi linier berganda yang pengolahannya dibantu perangkat lunak SPSS 16. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel yang mempengaruhi volume pembelian konsumen buah anggur adalah harga, produk, promosi dan tempat. Variabel harga, produk, promosi dan tempat secara serempak berpengaruh signifikan terhadap volume pembelian buah anggur di daerah penelitian namun, secara parsial hanya variabel produk berpengaruh signifikan terhadap volume pembelian buah anggur. Variabel harga, promosi dan tempat tidak berpengaruh signifikan terhadap volume pembelian buah anggur.   Kata Kunci : Buah Anggur,Volume Pembelian
STUDI KELAYAKAN AGROINDUSTRI PANCAKE DURIAN DI KOTA MEDAN Lisda Putri Lubis; Yusak Maryunianta; Sinar Indra Kusuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah (1) untuk menganalisis berapa besar biaya input (cost) usaha agroindustri pancake durian di  Kota Medan, (2) untuk menganalisis berapa besar pendapatan usaha agroindustri pancake durian di Kota Medan,(3) untuk menganalisisagroindustri pancake durian layak atau tidak diusahakan di Kota Medan, (4) untuk menganalisis sensitivitas agroindustri pancake durian di Kota Medan. Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian adalah metode snowball sampling. Metode analisis yang digunakan adalah (1) metode analisis sederhana dengan menghitung berapa biaya input (cost), (2) metode analisis sederhana dengan menghitung total pendapatan, (3) metode analisis finansial dengan kriteria penilaian investasi Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Net Present Value dari arus benefit dan biaya (NPV), Internal Rate Of Return (IRR), Payback Period (PP), (4) metode analisis sederhana dengan melihat ketidakpastian yang terjadi pada usaha agroindustri pancake durian. Hasil penelitian menunjukkan biaya investasi sebesar Rp.109.779.000, biaya bahan baku Rp.274.364.000/tahun, biaya tenaga kerja Rp.142.560.000/tahun, biaya operasional Rp.60.448.000/tahun, biaya penyusutan Rp.13.045.773/tahun. Dengan pendapatan Rp.123.982.227/tahun. Dengan nilai NPV pada DF 7,5% adalah Rp.1.180.350.196,12, IRR sebesar 38,547%, nilai Net B/C sebesar 11,75 payback period selama 10 bulan 28 hari pancake durian ini layak dikembangkan. Dilihat dari analisis sensitivitas pancake durian, jika pendapatan turun 10% dan biaya naik 10% masih layak diusahakan, tetapi apabila pendapatan turun 10% dan biaya naik 10% secara bersamaan maka proyek ini tidak layak. Kata Kunci :Pancake Durian, Agroindustri, Studi Kelayakan.
STRATEGI PENGEMBANGAN BERAS MERAH ORGANIK (Kasus : Desa Lubuk Bayas Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai) Sekar Suryani; Yusak Maryunianta; Sinar Indra Kusuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK SEKAR SURYANI (100304092), 2014 dengan judul skripsi “STRATEGI PENGEMBANGAN BERAS MERAH ORGANIK” (Kasus : Desa Lubuk Bayas, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai). Penelitian skripsi ini dibimbing oleh Bapak Ir. Yusak Maryunianta, M.Si sebagai Ketua Komisi Pembimbing dan Bapak Ir. Sinar Indra Kusuma, M.Si sebagai Anggota Komisi Pembimbing.Penelitian dilaksanakan tahun 2014. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor internal  dan faktor-faktor eksternal pengembangan beras merah organik, serta menentukan strategi pengembangan beras merah organik di daerah penelitian. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara sengaja (purposive).Metode pengambilan sampel dengan Snowball Sampling dan metode Accidental. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis SWOT. Hasil penelitian diperoleh (1) Faktor-faktor kekuatan terdiri darilahan yang tersedia untuk pengembangan beras merah organik, pengalaman bertani organik, harga jual beras merah organik, kualitas beras merah organik, dan ketersediaan bibit beras merah organik.Faktor-faktor kelemahan terdiri dari modal yang terbatas, tingkat adopsi teknologi yang minim, produksi beras merah organik yang rendah, produsen, dan beras merah organik yang sedikit. (2) Faktor-faktor peluang terdiri dari tingkat kebutuhan konsumen, ketersediaan, pupuk organik, merek dagang yang digunakan, adanya pemasaran yang baik, adanya akses kredit, dan adanya kerjasama. Faktor-faktor ancaman terdiri dari persaingan produk beras merah organik, faktor cuaca yang berubah, dan komoditi lain yang lebih menguntungkan untuk dibudidayakan. (3) Strategi pengembangan beras merah organik di daerah penelitian berada pada kuadran III. Hal ini berarti bahwa pengembangan beras merah organik di daerah penelitian berada pada Strategi turn-around (Strategi WO) yaitu memeperbanyak produsen beras merah organik di daerah penelitian dengan memanfaatkan peluang yang tersedia, dan memanfaatkan kerjasama yang ada untuk melengkapi penggunaan teknologi yang digunakan untuk produksi beras merah organik di daerah penelitian.   Kata Kunci : Beras Merah Organik, Strategi Pengembangan, Analisis SWOT
ANALISIS NILAI TAMBAH DAN STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN KOPI BUBUK ARABIKA (Coffea arabica) DI DESA SAIT BUTTU SARIBU KABUPATEN SIMALUNGUN Ulima Mandasari Sitorus; Satia Negara Lubis; Tavi Supriana
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengolahan kopi arabika, serta menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi produk olahan kopi arabika, dan strategi pengembangannya. Penelitian dilakukan pada kelompok tani simalungun jaya dengan metode sensus. Analisis data dengan menggunakan metode hayami dan analisis swot. Hasil penelitian menunjukkan tahapan pengolahan yang dilakukan oleh Kelompok Tani Simanja dimulai dari kopi biji arabika kemudian mengalami proses pemecahan kulit tanduk dan selanjutnya diolah menjadi kopi bubuk. Nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan kopi bubuk arabika adalah Rp. 206.400/3kg kopi biji, dengan rasio nilai tambah sebesar 68,8% dalam satu kali produksi. Berdasarkan Analisis  SWOT Strategi pengembangan usaha pengolahan kopi bubuk arabika yang dilakukan di daerah penelitian adalah strategi agresif yang terletak pada kuadran I. Strategi Agresif lebih fokus kepada strategi SO (Strengths - Opportunities), yaitu dengan menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada. Strategi SO  (Strengths - Opportunities) yang harus dilakukan adalah: 1) Memperbesar usaha dengan memanfaatkan ketersediaan bahan baku, ketersediaan tenaga kerja, sehingga dapat meningkatkan permintaan pasar yang ada saat ini. 2) Meningkatkan produksi dan penjualan dengan memanfaatkan trend kopi saat ini serta infrastruktur lokasi home industry yang mudah dijangkau sehingga mempermudah konsumen untuk membeli kopi bubuk arabika secara langsung ke lokasi home industry. 3) Meningkatkan kualitas produk dengan memanfaatkan peluang yang ada sehingga meningkatkan nilai yang tambah yang diperoleh. Kata Kunci: Kopi Arabika, Analisis Nilai tambah, Analisis SWOT
PENGARUH SISTEM PENGUPAHAN TERHADAP KEPUASAN KARYAWAN PANEN DI PTPN III KEBUN TANAH RAJA Ruby Anshari Ginting; Thomson Sebayang; Sri Fajar Ayu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSistem pengupahan pada umumnya mempengaruhi kinerja karyawan serta mempengaruhi tingkat kepuasan karyawan. Sistem penggajian yang baik dapat merangsang timbulnya motivasi kerja sehingga bisa bekerja lebih produktif. karena besarnya gaji akan berpengaruh positif pada kinerja karyawan dan perkembangan perusahaan. Kepuasan kerja karyawan penting untuk diteliti dalam pengelolaan SDM. Karyawan yang senantiasa merasa puas dengan pekerjaannya diharapkan akan memiliki loyalitas yang tinggi terhadap perusahaan dan dapat meningkatkan produktivitasnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan sistem pengupahan karyawan panen di PTPN III Kebun Tanah Raja dan menganalisis tingkat kepuasan karyawan panen serta menganalisis pengaruh komponen upah: gaji pokok, THR, Bonus, Premi dan Beras terhadap tingkat kepuasan karyawan panen di PTPN III Kebun Tanah Raja. Dalam penentuan daerah penelitian digunakan metode purposive, sedangkan dalam penentuan sampel digunakan simple random sampling. Besar sampel ditentukan dengan metode Slovin. Metode analisis yang digunakan adalah metode skoring untuk mengukur tingkat kepuasan dan metode regresi digunakan untuk menganalisis pengaruh sistem pengupahan terhadap kepuasan karyawan panen di PTPN III Kebun Tanah Raja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengupahan karyawan panen di PTPN III Kebun Tanah Raja memiliki beberapa komponen upah yang diterima karyawan per bulan yaitu gaji pokok sebesar Rp. 1. 070.125; beras sebesar 25,9 kg; premi sebesar Rp. 1.191.843; bonus sebesar Rp. 852.500; dan THR sebesar Rp. 196.000. Tingkat kepuasan karyawan panen terhadap sistem pengupahan di PTPN III Kebun Tanah Raja tergolong tinggi yaitu sebesar 92,4%. Variabel komponen upah gaji pokok, beras, THR, premi dan bonus yang diberikan kepada karyawan panen berpengaruh positif dan siginifikan terhadap tingkat kepuasan karyawan panen di PTPN III Kebun Tanah Raja. Kata kunci: Sistem Pengupahan, Kepuasan, Karyawan Panen.
STUDI KELAYAKAN USAHA PENGOLAHAN TEPUNG MOCAF (Studi Kasus: Desa Baja Ronggi, Kec Dolok Masihul, Kab Serdang Bedagai) M. Arryan Hanafi Tambunan; Hasman Hasyim; Yusak Maryunianta
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah (1) Untuk mengetahui Perolehan modal dari usaha pengolahan tepung mocaf, (2) Untuk menganalisis pendapatan pengolah tepung mocaf, (3) Untuk menganalisis usaha pengolahan tepung mocaf layak di usahakan atau tidak di daerah penelitian.Metode analisis adalah (1) metode deskriptif, (2) metode analisis pendapatan, (3) menggunakan metode analisis finansial dengan kriteria investasi Net Present Value (NPV), Metode Internal Rate Of Retrun (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C, Payback Period (PP) dan Analisis Sensitivitas yang dilakukan di daerah penelitianHasil penelitian diperoleh (1) Perolehan modal yang didapat adalah dari modal sendiri, (2) pendapatan pengusaha tepung mocaf rata-rata pertahun Rp 21.308.663,40 atau  Rp 1.775.721,95 per bulan, (3) Berdasarkan kriteria investasi usaha pengolahan tepung mocaf di daerah penelitian diperoleh nilai NPV pada i = 7,5% sebesar Rp 92.570.755,95, IRR sebesar 34,99 %,  Net B/C sebesar 3,34 dan Payback Period 1 tahun 8 bulan. Dari hasil diatas didapat nilai NPV > 0, IRR > 7,5% yang telah ditentukan, Net B/C > 1 dan Payback Period lebih pendek dari maksimum waktu yang ditentukan, ini artinya usaha pengolahan tepung mocaf layak diusahakan. Di lihat dari analisis sensitivitas, jika pendapatan dan biaya meningkat 10% proyek masih layak dilaksanakan Kata kunci: Studi Kelayakan, Pengolahan,Tepung Mocaf
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA JUAL DAGING SAPI DI PASAR TRADISIONAL KOTA MEDAN Rimayani Izharoh; Hasman Hasyim; Asmi Tiurland Hutajulu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh jumlah daging sapi yang dijual, harga beli daging sapi dan harga daging kambing terhadap harga jual daging sapi, serta untuk menganalisis elastisitas penawaran daging sapi. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis linear berganda dengan menggunakan program SPSS 16 (Statistical Package for Social Science) dan analisis kuantitatif dengan sampel sebanyak 30 orang. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Secara serempak jumlah daging sapi yang dijual, harga beli daging sapi dan harga daging kambing berpengaruh nyata terhadap harga jual daging sapi di pasar tradisional Kota Medan, sementara secara parsial hanya jumlah daging sapi yang dijual dan harga beli daging sapi yang berpengaruh nyata terhadap harga jual daging sapi di pasar tradisional Kota Medan, (2) Penawaran daging sapi di Kota Medan bersifat inelastis.   Kata Kunci: Harga Jual, Pasar Tradisional, Elastisitas Penawaran
ANALISIS TATANIAGA PISANG BARANGAN TUJUAN PASAR DOMESTIK (Kasus: Hasil Produksi Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deli Serdang) Lia Anggreini Nasution; Thomson Sebayang; HM. Mozart B. Darus
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pemasaran memegang peranan penting dalam suatu sistem agribisnis dengan membentuk mata rantai ditribusi produk yang menghubungkan petani dengan konsumen akhir. Sistem pemasaran akan mempengaruhi mata rantai dan efisiensi tataniaga secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi saluran, lembaga, fungsi tataniaga; menganalisis price spread dan share margin setiap lembaga; menganalisis efisiensi tataniaga pisang barangan.  Daerah penelitian ditentukan secara purposive sampling dengan pertimbangan Kabupaten Deli Serdang merupakan sentra produksi pisang barangan dan Kecamatan STM Hilir merupakan penghasil pisang barangan terbanyak di Kabupaten Deli Serdang. Penentuan sampel petani dilakukan dengan cara accidental sampling, sedangkan penentuan sampel lembaga tataniaga (pedagang pengumpul daerah, agen luar daerah, dan pedagang pengecer luar daerah) menggunakan snow ball sampling. Hasil penelitian menyimpulkan:  (1) Terdapat tiga saluran tataniaga pisang barangan tujuan pasar domestik di daerah penelitian, yaitu I. Petani – Pedagang Pengumpul Daerah – Konsumen, II. Petani – Pedagang Pengumpul Daerah – Pedagang Pengecer Luar Daerah- Konsumen, III. Petani –Pedagang Pengumpul Daerah – Agen Luar Daerah -  Pedagang Pengecer Luar Daerah – Konsumen; (2) Fungsi tataniaga yang dilakukan oleh setiap lembaga tataniaga, meliputi pembelian, penjualan, transportasi, penyimpanan, standarisasi, pengemasan, penanggungan resiko, dan informasi pasar. Lembaga tataniaga yang paling banyak melakukan fungsi tataniaga adalah Pedagang Pengecer Luar Daerah; (3) Hasil analisis pada masing-masing lembaga tataniaga pisang barangan menunjukkan bahwa share margin petani terbesar tedapat pada saluran I (petani – pedagang pengumpul daerah – konsumen) dengan nilai 63,02% (Rp8.660.256,-) per 1.000 sisir. Pedagang pengumpul daerah memperoleh keuntungan sebesar Rp4.608.777,- (27,58%) per 1.000 sisir, agen luar daerah pada saluran III memperoleh keuntungan sebesar Rp896.494,- (5,36%) per 1.000 sisir dan keuntungan terbesar pedagang pengecer luar daerah pada saluran II Rp2.767.337,- (16,56%) per 1.000 sisir. (4)  Tataniaga pisang barangan di daerah penelitian sudah efisien.   Kata Kunci: Pisang Barangan, Tataniaga, Share Margin, Efisiensi

Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue