Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PADI SAWAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENDAPATAN PETANI (Studi Kasus: Desa Suka Maju Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat) Ade Rezkika Nasution; Kellin Tarigan; Sri Fajar Ayu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.254 KB)

Abstract

  ABSTRAK Penelitian bertujuan menganalisis laju alih fungsi lahan sawah di Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, faktor apa saja yang mempengaruhi alih fungsi lahan sawah di Desa Suka Maju Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat dan pengaruh alih fungsi lahan sawah terhadap pendapatan petani di Desa Suka Maju Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat. Metode penentuan daerah penelitian secara sengaja (purposive). Metode pengumpulan data terdiri dari data sekunder (10 tahun) dan primer (30 sampel) yaitu petani padi sawah yang pernah melakukan alih fungsi lahan padi sawah dengan analisis regresi linier berganda dan uji beda rata-rata menggunakan alat bantu SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata laju alih fungsi lahan padi sawah sebesar 7,58% pada tahun 2008-2014. Faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap alih fungsi lahan sawah di tingkat wilayah adalah luas sawah irigasi, luas sawah non irigasi dan jumlah prasarana pendidikan dengan nilai Koefisien Determinasi (Rsquared) 72,30%. Sedangkan faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap alih fungsi lahan sawah di tingkat petani adalah luas sawah, usia kepala keluarga dan jumlah tanggungan dengan nilai Koefisien Determinasi (Rsquared) 74,60%. Hasil analisis uji beda rata-rata dengan α = 5% menunjukkan tidak terjadi perbedaan yang nyata dari rata-rata pendapatan RT petani sebelum dan sesudah melakukan alih fungsi sehingga alih fungsi lahan padi sawah tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan RT petani. Kata Kunci: Alih Fungsi Lahan, Konversi Lahan Padi Sawah, Pendapatan Petani.
Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Limbah VCO Menjadi Pupuk Organik Sebagai Upaya Pemberdayaan KWT Al-Ummahat di Desa Lendang Nangka Ade Rezkika Nasution; Idiatul Fitri Danasari; Mutiara Mita Kasia; Mohammad Alwi Shahab; Sya’ban Putra Adiguna
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v6i2.226

Abstract

Pengelolaan sampah organik di Indonesia masih jauh dari standar karena mengabaikan peluang ekonomi yang dapat dihasilkan. Sejak tahun 2021, Desa Lendang Nangka ditetapkan menjadi desa wisata dengan potensi berupa wisata air, hutan, religi, dan budaya yang dimiliki. KWT Al-Ummahat mempunyai produk unggulan berupa VCO yang telah dipasarkan dan mulai dihadapkan dengan limbah yang dihasilkan. Selanjutnya perlu dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan pemberdayaan KWT Al-Ummahat di Desa Lendang Nangka melalui pengelolaan sampah rumah tangga dan limbah VCO. Dengan metode partisipasi aktif, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil: (1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT dalam mengelola sampah rumah tangga dan limbah VCO menjadi pupuk organik; (2) Proses pembuatan pupuk organik terbukti efektif, mudah, dan ekonomis; (3) Kegiatan ini memberikan dampak di antaranya meningkatnya kesadaran lingkungan dengan membantu mengurangi timbunan sampah rumah tangga sekaligus mengurangi potensi pencemaran akibat pembuangan limbah VCO, terbentuknya kebersamaan antaranggota KWT, serta munculnya peluang usaha baru di bidang pupuk organik.
Penyuluhan Teknik Budidaya dan Perawatan Tanaman Kopi Arabika dan Robusta dengan Sistem Agroforestri di Desa Sapit Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur Mohammad Alwi Shahab; I Gusti Ngurah Ariawan Assasandi; Ade Rezkika Nasution; Farah Ainun Jamil; Hery Haryanto
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15289

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam teknik budidaya dan perawatan tanaman kopi arabika dan robusta melalui pendekatan sistem agroforestri di Desa Sapit, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur. Desa Sapit memiliki potensi agroekologi yang sangat mendukung pengembangan kopi, namun produktivitas masih rendah akibat keterbatasan pengetahuan teknis petani. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi lapang, dan pelatihan praktis yang melibatkan satu kelompok tani dengan jumlah 30 responden. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada rata-rata skor pengetahuan peserta dari 48,7 (kategori rendah) menjadi 78,3 (kategori tinggi) atau meningkat sebesar 60,8%. Tingkat pemahaman terhadap sistem agroforestri meningkat dari 36,7% menjadi 86,7%. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengadopsi teknologi baru, terutama pada aspek pemangkasan produktif, pengendalian hama terpadu, dan integrasi tanaman naungan. Program penyuluhan terbukti efektif dalam mentransfer pengetahuan dan teknologi budidaya kopi berbasis agroforestri kepada petani lokal.
 SOSIALISASI JAMINAN SOSIAL KETENAGAKERJAAN BAGI ISTRI NELAYAN POLE AND LINE SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KETAHANAN SOSIAL RUMAH TANGGA NELAYAN DI DESA BUGIS KECAMATAN SAPE, KABUPATEN BIMA Lalu Hizbulloh; Sab’ul Masani; Ade Rezkika Nasution; Mohammad Alwi Shahab; Yuliana Asri; Zaenal Abidin
Jurnal Pepadu Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v7i2.11017

Abstract

Profesi nelayan merupakan salah satu pekerjaan dengan tingkat risiko kecelakaan kerja dan kematian tertinggi di dunia. Kondisi cuaca yang tidak menentu, gelombang tinggi, penggunaan alat tangkap, serta aktivitas fisik yang berat menyebabkan nelayan rentan mengalami kecelakaan yang dapat berujung pada cacat permanen maupun kematian. Namun demikian, sebagian besar nelayan skala kecil di Indonesia masih bekerja pada sektor informal tanpa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sehingga keluarga nelayan menghadapi kerentanan ekonomi apabila pencari nafkah utama mengalami kecelakaan kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman istri nelayan mengenai risiko pekerjaan suami sebagai nelayan pole and line sekaligus memperkenalkan program BPJS Ketenagakerjaan kategori Bukan Penerima Upah (BPU) sebagai alternatif perlindungan sosial yang terjangkau dan mudah diakses. Kegiatan dilaksanakan di Desa Bugis, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima melalui metode diskusi partisipatif dan sosialisasi interaktif yang melibatkan istri nelayan pole and line. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi persepsi peserta mengenai risiko pekerjaan nelayan, penyampaian materi mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, serta sesi diskusi dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta telah memiliki persepsi yang baik mengenai tingginya risiko pekerjaan nelayan, terutama risiko tenggelam, kecelakaan saat memancing, cuaca buruk, serta kehilangan sumber pendapatan apabila suami mengalami kecelakaan. Namun demikian, pengetahuan mengenai mekanisme perlindungan sosial masih relatif rendah. Setelah kegiatan sosialisasi, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), besaran iuran, serta prosedur kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan BPU. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan istri nelayan merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran keluarga nelayan terhadap pentingnya perlindungan sosial dan ketahanan ekonomi rumah tangga.