cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
PENGARUH USAHATANI UBI KAYU (Manihot Utilisima L.) TERHADAP PENDAPATAN PETANI Fanny Sitompul; Hasman Hasyim; Iskandarini Iskandarini
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian menganalisis pengaruh karateristik sosial ekonomi (luaslahan, umur, tingkat pendidikan, lamanya berusahatani, jumlah tanggungan dan jenis ubi) terhadap pendapatan. Menganalisis pengaruh biaya input produksi (biaya bibit, biaya pupuk, biaya pestisida, biaya tenaga kerja dan biaya penyusutan alat) terhadap pendapatan. Untuk mengetahui masalah yang dihadapi petani ubi kayu dalam melakukan usahatani. Untuk mengetahui upaya petani ubi kayu dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober sampai dengan November Tahun 2016.Metode Penelitian dalam menentukan lokasi penelitian secara Purposive. Pengambilan sampel menggunakan metode Slovin dengan jumlah sampel sebanyak 45 petani ubi kayu. Metode analisis yang digunakan adalah metode OLS (Ordinary Least Square) analisis regresi linear berganda dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan dari keseluruhan variabel bebas karateristik sosial ekonomi (luaslahan, umur, pendidikan, lamanya berusahatani, jumlah tanggungan dan jenis ubi) berpengaruh sangat nyata terhadap pendapatan. Secara parsial variabel luas lahan dan jenis bibit berpengaruh sangat nyata terhadap pendapatan. Sedangkan variabel bebas biaya input produksi (biaya bibit, biaya pupuk, biaya pestisida, biaya tenaga kerja dan biaya penyusutan alat) secara serempak tidak berpengaruh sangat nyata terhadap pendapatan. Secara serempak variabel biaya penyusutan alat berpengaruh sangat nyata terhadap pendapatan. Sedangkan variabel biaya bibit, biaya pupuk, biaya pestisida dan biaya tenaga kerja tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan.Masalah yang dihadapi petani ubi kayu adalah hasil produksi ubi kayu hampir seluruh sampel petani banyak yang hilang, sehingga keamanan di dalam usahatani kurang kondusif. Rata-rata pendapatan petani usahatani ubi kayu rendah. Upaya-upaya petani ubi kayu dalam mengatasi permasalahan yang dihadapinya, antara lain: sesudah panen, hasil produksi ubi kayu para petani sebaiknya langsung disimpan di gedung agar ubi kayu tidak hilang. Dan membuat kegiatan jaga malam, agar tidak terjadi pencurian. Untuk meningkatkan pendapatan petani yang rendah, petani harus berusaha meningkatkan hasil produksi dan produktivitas setiap bulannya. Kata Kunci: Usahatani Ubi Kayu, Produksi, Biaya Produksi, Pendapatan
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI IKAN ASIN (Studi Kasus: Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara) Zainal Abidin Damanik; Iskandarini Iskandarini; Siti Khadijah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Zainal Abidin Damanik (130304056/Agribisnis) dengan judul “Strategi Pengembangan Agroindustri Ikan Asin Di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai”. Penelitian ini dibimbing oleh Ibu Ir. Iskandarini, M.M, Ph.D sebagai Ketua Komisi Pembimbing dan Ibu Siti Khadijah H.N, SP, M.Si sebagai Anggota Komisi Pembimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan pengembangan agroindustri ikan asin di daerah penelitian, apa kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman pengembangan agroindustri ikan asin di daerah penelitian, dan bagaimana strategi pengembangan agroindustri ikan asin di daerah penelitian. Metode penelitian dalam menentukan lokasi penelitian secara purposive (sengaja). Pengambilan sampel menggunakan metode sensus yaitu mengambil semua sampel yang ada di daerah penelitian dengan total sampel yaitu 9 pengusaha ikan asin. Metode analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan rumus kelayakan yaitu R/C ratio, BEP (Break Event point) dan analisis SWOT. Hasil Penelitian yang diperoleh adalah agroindustri ikan asin layak untuk dikembangkan ditinjau dari kriteria kelayakan R/C ratio yakni (2,75) > 1 dan berdasarkan analisis Break Event Point (BEP) dapat diketahui nilai BEP produksi lebih kecil dari hasil produksi dan BEP harga lebih kecil dibanding dengan harga jual. Kekuatan agroindustri ikan asin yaitu ketersediaan ikan, ketersediaan bahan penunjang, alat produksi, ketersediaan tenaga kerja, jumlah produksi agroindustri ikan asin, tingkat pendidikan produsen, pengalaman produsen, keterampilan yang dimiliki produsen dan kemitraan agroindustri. Kelemahan agroindustri ikan asin yaitu teknologi pengolahan, jumlah tanggungan keluarga dan ketersediaan modal. Peluang agroindustri ikan asin yaitu permintaan pasar, sarana-prasarana, dan tingkat kosmpolitan. Ancaman agroindustri ikan asin yaitu harga input, harga jual ikan asin, dukungan instansi pemerintah, keadaan iklim, koordinasi antar instansi, dan penyuluhan perikanan. Adapun strategi pengembangan agroindustri ikan asin yaitu strategi diversifikasi yang terletak di kuadran II yaitu dengan menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang jangka panjang.   Kata Kunci : Agroindustri, Kelayakan, Startegi Pengembangan Ikan Asin
ANALISIS EFISIENSI PRODUKSI NANAS (Ananas Comusus L (Merr) (Studi Kasus : Desa Siabal-abal 2, Kec. Sipahutar, Kab. Tapanuli Utara) Eva Susi Sastra Silaban; Rahmanta Ginting; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK EVA SUSI SASTRA SILABAN (130304059), dengan judul Analisis Efisiensi Produksi Nanas (Ananas comusus (L) Merr) (Studi Kasus: Desa Siabal-abal 2, Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, dibimbing oleh Dr. Ir. Rahmanta Ginting, M.Si dan Ir. M Jufri, M.Si Nanas merupakan salah satu komoditi hortikultura yang telah lama dibudidayakan dan memiliki prospek serta potensi untuk terus dikembangkan. Pada Kecamatan Sipahutar, buah nanas memiliki panen terluas yaitu 1.819 ha, dengan produksi sebanyak 32.532,82 ton dibandingkan dengan luas tanam buah lainnya. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor- faktor yang berpengaruh terhadap produksi tanaman nanas di Kabupaten Tapanuli Utara serta menganalisis tingkat efisiensi teknis, efisiensi harga, dan efisiensi ekonomi usahatani nanas. Penentuan daerah dilakukan secara purposive, dan  penarikan sampel dengan Accidental Sampling. Data dianalisis menggunakan  metode regresi linear berganda dengan uji asumsi klasik untuk fungsi produksi. Selajutnya efisiensi teknis dan harga diestimasi dengan stochastic frontier, dan efisiensi ekonomis dihitung dari perkalian hasil efisiensi teknis dengan efisiensi harga. Hasil analisis data menunjukkan bahwa secara serempak luas lahan (X1), pupuk (X2), bibit (X3), pestisida (X4), dan tenaga kerja (X5) berpengaruh nyata terhadap variabel jumlah produksi tanaman nanas (Y). tingkat efisiensi  teknis mencapai 0,90<1 sedangkan nilai efisiensi harga mencapai 0,147<1,  sehingga efisiensi ekonomi yang didapat yaitu 0,132<1. Maka disimpulkan bahwa usahatani nanas di Desa Siabal-abal 2, Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara belum efisien. Kata Kunci : Efisiensi, Produksi,  Produksi Nanas.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN NELAYAN YANG MENGGUNAKAN SAMPAN DAN KAPAL MOTOR (Studi Kasus: Desa Bintuas, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal) Nova Andriani; Lily Fauzia; Satia Negara Lubis
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian untuk menganalisis berapa besar pendapatan nelayan yang menggunakan sampan dan kapal motor, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan nelayan yang menggunakan sampan dan kapal motor, menganalisis hambatan apa saja yang dihadapi nelayan yang menggunakan sampan dan kapal motor ketika melaut di Desa Bintuas Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal. Metode penelitian dalam penentuan daerah secara purvosive (sengaja). Metode penelitian dalam penentuan besar sampel dengan metode Slovin dan penentuan jumlah sampel ditentukan secara proporsional sebanyak 60 sampel. Masing-masing nelayan diambil sampel sebanyak 36 orang untuk nelayan sampan dan 24 orang untuk nelayan kapal motor. Metode analisis data yang digunakan untuk membuktikan hipotesis 1  perbandingan tingkat pendapatan nelayan yang menggunakan sampan dengan menggunakan kapal motor dengan menggunakan analisis uji beda rata-rata, untuk membuktikan hipotesis 2 mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan nelayan yang menggunakan sampan dan kapal motor dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Untuk membuktikan hipotesis 3 mengenai hambatan yang dihadapi nelayan yang menggunakan sampan dan kapal motor ketika melaut digunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan pendapatan nelayan yang menggunakan sampan dan nelayan yang menggunakan kapal motor. besar pendapatan nelayan yang menggunakan sampan sebesar Rp. 1.556.333 per bulan sedangkan pendapatan nelayan yang menggunakan kapal motor sebesar Rp. 2.430.500 per bulan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan baik nelayan yang sampan dan kapal motor adalah biaya, produksi, jarak tempuh melaut, umur dan lama menjadi nelayan. hambatan yang dihadapi nelayan yang menggunakan sampan dan kapal motor ketika melaut yaitu cuaca, iklim dan gelombang.   Kata Kunci : Pendapatan Nelayan, Biaya, Produksi, Jarak Tempuh Melaut,   Umur, Lama Menjadi Nelayan
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR UDANG DI INDONESIA Fattya Rahmah S; Tavi Supriana; Sinar Indra Kesuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi ekspor udang di Indonesia. Metode penelitian dilakukan secara purposive (sengaja), dengan mempertimbangkan Indonesia merupakan salah satu pengekspor udang terbesar serta memiliki potensi dalam pengembangan budidaya udang. Metode analisis data yang digunakan adalah metode Generalized Least Square (GLS) dan dianalisis menggunakan program E-Views 6.0. Hasil penelitian diperoleh faktor yang mempengaruhi ekspor udang di Indonesia adalah faktor produksi udang di Indonesia dan faktor GDP negara tujuan ekspor. Variabel produksi udang Indonesia berpengaruh negatif secara signifikan terhadap volume ekspor udang Indonesia dengan nilai koefisien -0,1954. Sedangkan variabel GDP negara tujuan ekspor berpengaruh positif secara signifikan terhadap volume ekspor udang Indonesia dengan nilai koefisien 0,3127. Kata Kunci: Ekspor, Produksi, Gross Domestic Product
ANALISIS USAHATANI JAGUNG DAN KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA (Studi Kasus: Desa Sukanalu, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo) Jahtra Ginting; Kelin Tarigan; Salmiah Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar biaya setiap komponen produksi, pendapatan, dan untuk menganalisis tingkat persentase kontribusi pendapatan usahatani jagung terhadap pendapatan keluarga serta untuk menganalisis kelayakan usahatani jagung di daerah penelitian. Metode Penelitian ditentukan secara purposive sampling (sampling dengan maksud tertentu), karena Kecamatan Barusjahe merupakan kecamatan dengan produktivitas jagung terbesar namun memiliki produksi lima terendah di Kabupaten Karo dan Desa Sukanalu merupakan desa yang mempunyai luas dan produksi jagung terbanyak di kecamatan tersebut. Penentuan sampel berdasarkan metode accindental sample. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode biaya dan pendapatan, metode perhitungan persentase kontribusi pendapatan usahatani jagung terhadap pendapatan keluarga dan metode analisis kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya komponen terbesar adalah tenaga kerja 45,83%, biaya pupuk 20,22%, biaya benih 14,33%, biaya sewa traktor 10,15%, biaya penyusutan peralatan 4,28%, biaya sewa lahan 2,81%, biaya herbisida 1,97% dan biaya pbb 0,40%. Pendapatan petani jagung sebesar Rp 7.028.365/musim tanam (Rp 1.171.394/bulan) dimana pendapatan ini lebih kecil dibandingkan UMR Kab. Karo tahun 2016 sebesar Rp 1.811.875/bulan. Kontribusi usahatani jagung terhadap pendapatan keluarga tergolong kecil yaitu 37,21%. Usahatani jagung di desa penelitian sudah layak diusahakan, dimana R/C ratio > 1 yaitu 2,51.   Kata kunci: Analisis Usahatani Jagung, Pendapatan, Kontribusi Pendapatan, Analisis Kelayakan
HUBUNGAN IMPOR BAWANG MERAH DENGAN HARGA BAWANG MERAH DAN PRODUKSI BAWANG MERAH SUMATERA UTARA Imam Teguh Prakoso; Tavi Supriana; Sinar Indra Kesuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK ImamTeguhPrakoso (100304147) dengan judul skripsi Hubungan Impor Bawang Merah dengan Harga Bawang Merah dan Produksi Bawang Merah Sumatera Utara. Dibimbing oleh Ibu Dr. Ir Tavi Supriana MS dan Bapak Ir. Sinar Indra Kusuma, M.Si Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan impor bawang merah dengan harga bawang merah domestik. Untuk menganalisis hubungan harga bawang merah domestik dengan harga bawang merah internasional. Untuk menganalisis hubungan impor bawang merah dengan produksi bawang merah di Sumatera Utara.Metode daerah penelitian dilakukan secara purposive (sengaja) yaitu Provinsi Sumatera Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa data sekunder yang dikumpulkan peneliti dari Badan Pusat Statistik, dinas yang terkait, dan berbagai terbitan baik melalui media cetak maupun elektronik pada tahun 2011 – 2015. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif dan nyata antara harga domestik bawang merah dengan volume impor bawang merah di Provinsi Sumatera Utara. Ada hubungan yang negatif dan nyata antara produksi bawang merah dengan volume impor bawang merah di Provinsi Sumatera Utara. Ada hubungan yang positif dan nyata antara harga domestik bawang merah dengan harga internasional bawang merah di Provinsi Sumatera Utara .Kata Kunci :Impor, Produksi, Domestik
ANALISIS PENGGUNAAN PESTISIDA OLEH PETANI PADA TANAMAN KUBIS (Brassica Oleracea L) DENGAN PENDEKATAN DEA (Data Envelopment Analysis) (Studi Kasus Desa Gajah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo) Abeth Desika Simbolon; Sri Fajar Ayu; Salmiah Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah harga pestisida, harga sayuran, pengalaman bertani, dan luas lahan memiliki pengaruh nyata terhadap tingkat penggunaan pestisida pada usahatani kubis di daerah penelitian, untuk mengetahui bagaimana tingkat efisiensi teknis, harga dan ekonomi penggunaan pestisida pada usahatani kubis didaerah penelitian, dan untuk mengetahui berapakah dosis optimum pestisida yang seharusnya diaplikasikan oleh para petani kubis di daerah peneltian. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan pestisida oleh petani kubis (harga pestisida, harga sayuran, pengalaman bertani dan luas lahan), analisis yang digunakan adalah analisis efisiensi untuk menganalisis efisiensi penggunaan pestisida pada tanaman sayuran, dan teori LDR untuk menganalisis penentuan dosis optimal pada tanaman kubis. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive, dengan sampel sebanyak 30 sampel.Data yang digunakan data primer dan data sekunder.Penggunaan pestisida pada tanaman kubis tidak efisien baik secara teknis, harga dan ekonomis. Harga pestisida berpengaruh nyata terhadap penggunaan pestisida pada kubis. Penggunaan pestisida efisien berdasarkan LDR pada Kubis 8 kg/Ha. Kata Kunci: Dosis Pestisida, Tanaman Kubis, Teori DEA.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI IKAN ASIN (Studi Kasus : Kelurahan Sei Bilah, Kec Sei Lepan, Kabupaten Langkat) Khairul Ulfa; Sri Fajar Ayu; Diana Chalil
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Khairul Ulfa (130304040) dengan judul skripsi “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Ikan Asin (Studi Kasus: Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat)”. Penelitian ini dibimbing oleh ibu Sri Fajar Ayu, SP, MM, DBA sebagai ketua komisi pembimbing dan Ibu Ir.Diana Chalil Msi, PhD sebagai anggota komisi pembimbing. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi ikan asin di Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat. Penentuan daerah penelitian secara purposive (sengaja). Metode penentuan sampel yaitu sensus atau secara keseluruhan sebanyak 30 produsen ikan asin. Metode analisis data yang digunakan adalah Metode Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas Bahan baku ikan, tenaga kerja, secara serempak berpengaruh nyata terhadap variabel terikat produksi ikan asin. Secara parsial variabel Bahan baku ikan, berpengaruh positif dan nyata terhadap produksi ikan asin, sedangkan untuk variabel tenaga kerja berpengaruh negatif dan tidak nyata terhadap produksi ikan asin.   Kata Kunci: Ikan asin, Faktor Produksi Bahan baku ikan, Tenaga Kerja,
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERSEDIAN BERAS DAN KONSUMSI BERAS DI KABUPATEN DELI SERDANG Syahrial Ramadhan; Satia Negara Lubis; Salmiah Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apa saja faktor – faktor yang mempengaruhi ketersediaan beras di Kabupaten Deli Serdang dan untuk menganalisis apa saja faktor – faktor yang mempengaruhi konsumsi beras di Kabupaten Deli Serdang Metode penelitian daerah penelitian dilakukan secara purposive. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu jenis data penelitian yang diperoleh langsung melalui pihak yang bersangkutan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis regresi linear berganda dan metode deskriptif kuantitatif. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan program SPSS versi 19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas panen padi, dan konsumsi beras berpengaruh signifikan terhadap ketersediaan beras sedangkan harga beras dan jumlah penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap ketersediaan beras. Jumlah penduduk, harga beras, dan produksi beras tidak berpengaruh signifikan terhadap  konsumsi beras.   .Kata Kunci :Konsumsi, Ketersediaan, Beras

Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue