cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ANGKA KECUKUPAN GIZI DI KECAMATAN MEDAN DELI Dian Riswanda; Satia Negara Lubis; Kellin Tarigan
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.741 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk untuk mengetahui bagaimana angka kecukupan gizi rumah tangga yang terdiri dari penilaian Angka kecukupan Energi (AKE), AngkaKecukupan Protein (AKP) dan Angka Kecukupan Lemak (AKL); dan untukmenganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi angka kecukupan gizi diKecamatan Medan Deli.Metode analisis penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif-kuantitatif danmetode regresi linear berganda dengan alat bantu spss 16.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa Angka Kecukupan Gizi terhadapEnergi (AKE), Angka Kecukupan Gizi terhadap Protein (AKP) dan AngkaKecukupan Gizi terhadap Lemak (AKL) tergolong kedalam klasifikasi defisittingkat berat (<70%); Faktor pendidikan ibu rumah tangga dan faktor pendapatankeluarga berpengaruh nyata terhadap angka kecukupan gizi di daerah penelitiansedangkan faktor jumlah anggota keluarga tidak berpengaruh nyata secara parsialterhadap angka kecukupan gizi di daerah penelitian.Kata Kunci: Angka Kecukupan Gizi, Energi, Protein, Lemak
ANALISIS SIKAP KONSUMEN TERHADAP KOPI BUBUK LOKAL DAN KOPI INSTAN DI KOTA PEMATANGSIANTAR Leo Prima R Tambunan; Thomson Sebayang; Salmiah Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.193 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan proses keputusan pembelian produk kopi, menganalisis sikap konsumen terhadap kopi bubuk lokal dan kopi instan, danmenganalisis hubungan karakteristik konsumen dengan sikap konsumen terhadapkopi bubuk lokal dan kopi instan. Penentuan daerah penelitian dilakukan secarapurposive yaitu di Kota Pematangsiantar dengan pertimbangan letak kota yangstrategis, kepadatan penduduk, dan aktivitas ekonomi yang tinggi. Metodepengambilan sampel yang digunakan adalah metode non probability samplingdengan pendekatan judgment sampling. Jumlah sampel ditentukan denganmenggunakan metode Slovin, yaitu sebanyak 44 orang. Metode analisis yangdigunakan adalah analisis deskriptif, multiatribut Fishbein, dan korelasi RankSpearman. Atribut produk yang dikaji meliputi; harga, rasa, aroma, kekuatan warna,kekentalan, kekasaran butir, ampas, kepraktisan, efek setelah meminum, kemasan,ketersediaan produk, informasi kadaluarsa, merek, dan promosi. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa dalam proses keputusan pembelian, alasan utama konsumenmengkonsumsi kopi adalah kesegaran. Informasi diperoleh dari teman dan iklan.Faktor yang menjadi pertimbangan awal adalah rasa dan kualitas. Sebagaipengganti kopi, konsumen cenderung memilih untuk mengkonsumsi teh.Umumnya pembelian dilakukan secara terencana dan dilakukan di warung kopi.Konsumen menyatakan puas terhadap kopi yang dibelinya dan bersedia melakukanpembelian ulang. Konsumen akan tetap membeli meskipun harga produk kopimengalami kenaikan. Berdasarkan analisis Multiatribut Fishbein, konsumen lebihmenyukai dan memiliki kecenderungan untuk membeli kopi instan dibandingkankopi bubuk lokal. Kopi bubuk lokal memiliki keunggulan pada atribut rasa, aroma,kekentalan, kekuatan warna, dan efek setelah meminum sedangkan kopi instanungul pada atribut harga, kepraktisan, informasi kadaluarsa, ketersediaan produk,merek, kemasan, dan promosi. Berdasarkan analisis korelasi Rank Spearman,karakeristik nyata konsumen yaitu umur, pendapatan, dan tingkat pendidikan tidakberhubungan dengan sikap konsumen terhadap kopi bubuk lokal dan kopi instan.Kata Kunci : Sikap, Proses Pengambilan Keputusan, Karakteristik konsumen
STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN USAHA DAGANG PUPUK (Kasus: Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal) Muhammad Azwar Rangkuti; Lily Fauzia; Iskandarini Iskandarini
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.385 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor apa sajayang mempengaruhi penerimaan pedagang pupuk  di daerah penelitian, untukmenentukan strategi peningkatan pendapatan pedagang pupuk di daerahpenelitian. Metode penelitian yang digunakan dalam penentuan daerah penelitiansecara purvosive (sengaja). Pada   penelitian ini pengambilan sampel dilakukandengan cara Sensus, yaitu dimana seluruh pedagang pupuk di daerah penelitiandijadikan sebagai sampel. Adapun jumlah sampel pedagang pupuk sebanyak 19orang. Metode analisis data untuk faktor – faktor yang mempengaruhi pendapatandan penerimaan keluarga adalah dengan menggunakan Regresi Linear Berganda,dan untuk menentukan strategi peningkatan pendapatan pedangang di daerahpenelitian adalah dengan menggunakan Analisis SWOT.  Hasil penelitian yangdiperoleh adalah Secara parsial (t-hitung); pendidikan dan pengalaman berpengaruh nyata terhadap penerimaan pedagang pupuk di daerah penelitian,sedangkan tingkat umur dan jumlah tanggungan tidak berpengaruh nyata terhadappenerimaan pedagang pupuk.Secara serentak (F-hitung), semua variabel bebas(pendidikan, pengalaman, umur, dan jumlah tanggungan) berpengaruh nyataterhadap penerimaan pedagang pupuk. Strategi yang harus di terapkan dalamkondisi ini adalah penggunaan kekuatan untuk memanfaatkan peluang, untuk mengatasi ancaman dalam jangka panjang dengan cara diversifikasi. Yaitu dengan mengembangkan saluran distribusi pupuk untuk mengatasi permintaan pasar yangkurang baik, memanfaatkan tingkat pendidikan, pengalaman dan keterampilanpedagang yang berkaitan dengan penggunaan pupuk agar dapat mempertahankanpelanggan serta memanfaatkan jaringan pemasaran dan kemitraan usaha dagangyang dikuasai untuk mengatasi pesaing serta dapat meningkatkan volumepenjualan.Kata Kunci: Pupuk, Pendapatan, Strategi, Faktor Internal, Faktor Eksternal danSosial Ekonomi.
ANALISIS USAHATANI DAN PEMASARAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleorotus ostreatus) DI KOTA TEBING TINGGI Nita Anggita Anggita; Thomson Sebayang; Siti Khadijah Nasution
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.608 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis kelayakan usahatani jamur tiram,menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi dan pendapatanusahatani jamur tiram, serta mendeskripsikan pola saluran pemasaran jamur tiram.Daerah penelitian ini ditentukan secara Purposive yaitu di Kota Tebing Tinggi,dengan pertimbangan bahwa di daerah tersebut merupakan salah satu daerah yangmelakukan produksi jamur tiram di Sumatera Utara. Metode penelitian yangdigunakan adalah metode analisis deskriptif, analisis fungsi produksi CobbDouglasdan analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan adalah dataprimer dan sekunder. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa usahatani jamurtiram putih adalah usaha yang menguntungkan dan layak untuk diusahakan.Secaraserempak semua faktor produksi (jumlah bibit, dedak, kapur, lama bertani, dancurahan tenaga kerja) berpengaruh nyata terhadap produksi jamur tiram, namunsecara parsial hanya jumlah bibit, dan kapur saja yang berpengaruh nyata.Secaraserempak variabel harga jual, biaya produksi dan upah tenaga kerja berpengaruhnyata terhadap pendapatan usahatani jamur tiram, namun secara parsial hanyabiaya produksi saja yang berpengaruh nyata. Terdapat dua saluran pemasaranjamur tiram yaitu saluran pemasaran I dan saluran pemasaran II. Dari keduasaluran tersebut yang paling efisien adalah saluran pemasaran I.Kata kunci : Jamur Tiram, Usahatani, Produksi, Pemasaran
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGELUARAN PANGAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN MEDAN DENAI KOTA MEDAN Rohni A Damanik; Satia Negara Lubis; Rulianda P Wibowo
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.356 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh pendapatan rumah tangga,tingkat pendidikan ibu, jumlah anggota keluarga, dan tingkat pendidikan suamiterhadap pengeluaran pangan rumah tangga dan menganalisis tingkat ketahananpangan dalam rumah tangga di daerah penelitian dilihat dari pangsa (persentase)pengeluaran pangsa.Metode penentuan daerah yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposivedengan pertimbangan bahwa Kecamatan Medan Denai merupakan salah satukecamatan dengan jumlah rumah tangga terbesar yang ada di Kota Medan.Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodeslovin. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linierberganda dan metode kuantitatif dengan melihat persentase pengeluaran pangan.Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa secara serempak faktor pendapatanrumah tangga, tingkat pendidikan ibu, jumlah anggota keluarga, dan tingkatpendidikan suami berpengaruh nyata terhadap pengeluaran pangan, namun secaraparsial, hanya faktor pendapatan rumah tangga, jumlah anggota rumah tangga,dan tingkat pendidikan ibu yang berpengaruh nyata. Rumah tangga yang ada diKecamatan Medan Denai termasuk rumah tangga tahan pangan karena sebanyak72% sampel rumah tangga memiliki persentase pengeluaran pangan yang rendah.Kata Kunci: rumah tangga, pengeluaran pangan, pangsa pengeluaranpangan
ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN TENAGA KERJA PADA PENGOLAHAN CPO ( Studi Kasus : PKS PT. SOCFIN INDONESIA) Rollis Fernando Sinaga; Thomson Sebayang; Salmiah Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.055 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat efisiensi teknis penggunaantenaga kerja pada pengolahan CPO dan untuk menganalisis tingkat efisiensi ekonomispenggunaan tenaga kerja pada pengolahan CPO di PKS PT. Socfin Indonesia.Metode analisis yang digunakan adalah fungsi regresi model frontier untuk menganalisistingkat efisiensi teknis dan efisiensi ekonomis. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penggunaan tenaga kerja pada pengolahan CPOsudah efisien, baik secara teknis maupun secara ekonomis.Kata Kunci: Efisiensi, Tenaga Kerja, Pengolahan CPO
ANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN TERNAK SAPI DI PROVINSI SUMATERA UTARA Sarah Maulidia Milova; Satia Negara Lubis; Siti Khadijah Nasution
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.567 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis daerah yang menjadi unggulandalam pengembangan ternak sapi pada Provinsi Sumatera Utara, sertamenganalisis pertumbuhan ternak sapi per kabupaten/kota pada Provinsi SumateraUtara. Metode penentuan daerah yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode purposive area sampling. Metode analisis yang digunakan adalah metodeLocation Quotient (LQ), dan Model Rasio Pertumbuhan (MRP). Hasil penelitianmenunjukkan bahwa Kabupaten Langkat, Labuhan Batu Utara, Simalungun, danAsahan merupakan daerah unggulan (basis) pengembangan ternak sapi padaProvinsi Sumatera Utara; Pertumbuhan ternak sapi di daerah KabupatenMandailing Natal, Tapanuli Tengah, Toba Samosir, Labuhan Batu, Asahan,Simalungun, Dairi, Karo, Deli Serdang, Langkat, Serdang Bedagai, PadangLawas Utara, Padang Lawas, Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu Utara,Tanjung Balai, Tebing Tinggi, Medan dan Binjai berada pada klasifikasi I(pertumbuhan dominan pada wilayah Referensi dan dominan pada wilayah Studi),sedangkan di daerah Kabupaten Nias, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, NiasSelatan, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Samosir, Batubara, Nias Utara,Nias Barat, Sibolga, Pematang Siantar, Padang Sidempuan, Gunung Sitoli danToba Samosir berada pada klasifikasi II (pertumbuhan dominan pada wilayahReferensi namun tidak dominan pada wilayah studi).Kata kunci : Daerah Unggulan, Pertumbuhan Ternak Sapi, Klasifikasi
ANALISIS FORECASTING PRODUKSI DAN KONSUMSI TELUR AYAM RAS DI PROVINSI SUMATERA UTARA Tengku Ina Maghfira; Satia Negara Lubis; Iskandarini Iskandarini
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.145 KB)

Abstract

Tujuan Penelitian iniadalah untuk menganalisis forecasting produksi dan konsumsi telur ayam ras diSumatera Utara dengan analisis deskriptif. Metode penentuan daerah yangdigunakan secara purposive. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupadata sekunder (tidak langsung) yang diperoleh dari Dinas Peternakan danKesehatan Hewan Provinsi Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwaPada tahun 2006-2015. Untuk tahun 2018-2027 di Provinsi Sumatera Utaramenunjukkan bahwa proyeksi produksi dan konsumsi telur ayam ras mengalamitrend positif dan dengan perbedaan tipis antara proyeksi produksi dan konsumsitelur ayam ras Provinsi Sumatera Utara.Kata Kunci: Forecasting, Produksi Telur dan Konsumsi Telur
ANALISIS PERANAN SEKTOR PERTANIAN PADA PEREKONOMIAN DI KABUPATEN SIMALUNGUN Tosima N Saragih; Rahmanta Ginting; Satia Negara Lubis
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.835 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis komoditi unggulan dalam sektor pertanian, menganalisis posisi setiap subsektor pertanian, serta menganalisispergeseran pertumbuhan sektor pertanian pada struktur perekonomian KabupatenSimalungun. Metode penentuan daerah yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode purposive area sampling. Metode analisis yang digunakan adalah metodeLocation Quotient (LQ), tipologi klassen dan analisis shift share. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ubi kayu merupakan komoditi unggulan (basis) pada tanamanpangan, kubis merupakan komoditi basis pada tanaman hortikultura, kopi dan arenmerupakan komoditi basis pada tanaman perkebunan, serta sapi merupakan basispada peternakan. Posisi subsektor perkebunan terdapat pada kuadran I (subsektormaju dan tumbuh dengan pesat), subsektor tanaman pangan, tanaman hortikultura,peternakan dan kehutanan berada pada kuadran II (subsektor maju tapi tertekan),serta subsektor perikanan berada pada kuadran IV (subsektor relatif tertinggal).Hasil analisis shift share menunjukkan total kinerja pertumbuhan sektor pertanianyang positif.Kata Kunci: Subsektor pertanian, komoditi unggulan, posisi, kinerja pertumbuhan
ANALISIS NILAI TAMBAH PENGOLAHAN UDANG (Kasus: Desa Bagan Serdang, Kec. Pantai Labu, Kab. Deli Serdang) Wiwin Astika Manurung; Yusak Maryunianta; Sinar Indra Kesuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.682 KB)

Abstract

Penelitian ini dibimbing oleh Bapak Ir. YusakMaryunianta, M.Si sebagai Ketua Komisi Pembimbing dan Bapak Ir. Sinar IndraKesuma, Msi sebagai Anggota Komisi Pembimbing. Desa Bagan Serdang adalah satu desa di Deli Serdang. 45% dari total rumahtangga tergolong miskin,meskipun tergolong miskin telah melakukan kegiatanproduktif salah satunya produk berbasis pesisir.Penelitian ini dilakukan untukmenganalisis proses pengolahan udang.Tujun penelitian ini menganalisis proses pengolahan udang; menganalisispendapatan pengolahan udang di daerah dan menentukan nilai tambah yangdihasilkan dari pengolahan udang didaerah penelitian.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metodedeskriptif, metode pendapatan dan metode hayami. Hasil penelitian menunjukanbahwa Proses pengolahan produk ketiga pengolahan berbasis udang masihdilaksanakan dengan teknologi yang sederhana. Pendapatan usaha pengolahanudang kecepe dalam sebulan produksi sebesar Rp. 1.878.041, belacan sebesar Rp.562.166 dan udang kering tawar sebesar Rp. 879.727.Nilai tambah pengolahan udang kecepe sebesar Rp. 34.425/Kg bahanbaku,belacan sebesar Rp 3.190/Kg bahan baku dan udang kering tawar sebesar Rp3.388/Kg bahan baku. Dengan pendapatan tenaga kerja untuk produk olahanudang kecepe Rp/Kg 17.001, belacan sebesar Rp/Kg 9.642. dan udang keringtawar sebesar Rp/Kg 7.500. Keuntungan pengusaha untuk olahan udang kecepeRp/Kg 17.424, belacan sebesar Rp/Kg 6.452 dan udang kering tawar sebesarRp/Kg 4.112.Kata kunci : Udang, Pengolahan Udang, Nilai Tambah, Pendapatan.

Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue