cover
Contact Name
Jaharuddin
Contact Email
jaharuddin@umj.ac.id
Phone
+62856-9133-0594
Journal Mail Official
jaharuddin@umj.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Jakarta Jl. K.H. Ahmad Dahlan, Cireundeu, Kec. Ciputat Tim., Kota Tangerang Selatan, Banten 15419 taraadin@umj.ac.id
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
ISSN : -     EISSN : 27747778     DOI : https://doi.org/10.24853/trd.1.1.55-67
Jurnal Taraadin merupakan jurnal nasional yang dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Jakarta. Jurnal ini menjadi wadah publikasi ilmiah yang fokus pada pengembangan dan penyebarluasan hasil penelitian di bidang Ekonomi Islam. Diterbitkan dua kali dalam setahun, setiap bulan Maret dan September, Jurnal Taraadin hadir sebagai media ilmiah yang mengundang kontribusi dari dosen, peneliti, akademisi, praktisi, serta mahasiswa jenjang S1, S2, dan S3. Artikel yang diterima dalam jurnal ini merupakan hasil kajian teoretis maupun empiris yang berkaitan dengan: Ilmu Ekonomi Islam Keuangan Islam Perbankan Islam Bisnis Islam dan Kewirausahaan Islam Industri Halal Topik-topik lain dalam ruang lingkup Ekonomi Islam Setiap naskah yang dikirimkan akan melalui proses seleksi awal oleh tim editor, kemudian ditelaah melalui proses peer-review untuk menjamin kualitas dan kontribusi ilmiahnya. Komunikasi dan proses review dilakukan secara elektronik melalui sistem Open Journal System (OJS), sehingga menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam publikasi ilmiah.
Articles 60 Documents
PERBANDINGAN INVESTASI EMAS DAN SAHAM SYARIAH: RISIKO DAN KEUNTUNGAN SAAT PANDEMI COVID-19 DAN NEW NORMAL Luqman Hakim; Bambang Sutrisno; Dini Hadiati Putri Kinasih
Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 3 No. 2 (2023): Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/trd.3.2.13 - 25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi risiko dan keuntungan dari instrumen investasi saham dan investasi emas pada periode pandemi covid 19 dan new normal berdasakan perspektif syariah guna memberikan referensi kepada masyarakat tentang bagaimana stabilitas pada instrumen investasi emas dan saham pada masa pandemi covid 19 dan New normal. Pengumpulan data diambil sesuai dengan periode waktu yang ditentukan yaitu dari tahun 2019-2021, data yang diambil adalah return dan deviasi yang terjadi pada instrumen Investasi Emas (harga emas dunia) dan Saham (IHSG).  Kemudian data tersebut diuji menggunakan analisis data dilakukan dengan melakukan uji independent sample T-test yaitu merupakan Teknik Analisa data yang mencoba membandingkan antara skala pengukuran pada variabel dependen dengan skala pengukuran nominal. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat sebagai rujukan para investor emas maupun masyarakat umum yang akan melakukan investasi agar dapat memahami potensi keuntungan dan risiko yang ada pada instrumen investasi emas maupun saham syariah.
Praktik Jual Beli Uang Rusak di Desa Banyuanyar Kidul Kecamatan Banyuanyar Kabupaten Probolinggo Perspektif Hukum Ekonomi Syariah Amilia Dewi; Hairul Ulum
Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 3 No. 2 (2023): Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/trd.3.2.26 - 45

Abstract

Tujuan riset ini adalah untuk menganalisis praktik jual beli uang rusak di Desa Banyuanyar Kidul Kecamatan Banyuanyar Kabupaten Probolinggo dengan pisau analisis menggunakan perspektif hukum ekonomi syariah. Alasan logis mengangkat isu ini karena di lokasi riset marak terjadi jual beli uang rusak tentu dengan nilai yang tidak berimbang. Riset ini termasuk riset yuridis empiris dengan pendekatan studi kasus, data primer diperoleh dengan melakukan observasi dan inteview kepada para informan (penjual dan pembeli/pengepul uang rusak). Hasil penelitian menunjukkan: dalam transaksi jual beli uang rusak tergantung dari kriteria uang rusak yang telah pembeli tentukan, jika sudah ada kesepakatan antara kedua belah pihak maka pembeli akan membayarnya secara tunai. Menurut tinjauan Hukum Ekonomi Syariah praktik ini tidak boleh atau haram, kecuali dilakukan dengan pengantian nominal yang sama atau adanya akad jasa (ujrah), bahwa transaksi tersebut adalah transaksi jasa penukaran uang rusak, dimana salah satu syaratnya adalah diketahui jumlahnya oleh kedua belah pihak dalam upah-mengupah. Sehingga praktek ini dapat dikatakan sebagai penyediaan jasa penukaran bukan termasuk jual beli mata uang (al-sharf).
Studi Filsafat Ekonomi Islam: Peran dan Fungsi Pemerintah dalam Ekonomi Muhammad Rasyid Ridlo
Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 3 No. 1 (2022): Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/trd.3.1.73 - 89

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan kontribusi dalam merumuskan kerangka metodologis paradigma ekonomi Islam, dengan menggunakan metode teoritis. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur atau tinjauan Pustaka yang membahas tentang topik penelitian.penelitian ini menemukan bahwa sistem ekonomi islam adalah sistem paling sempurna dalam mewujudkan tatanan perekonomian yang berkeadilan. Dengan konsep al-hisbah, al-muzalim, dan baitul mall, pemerintah dapat mengatur dan menelola ekonomi masyarakatnya dengan optimal. Sehingga dapat menciptakan kondisi yang baldatun tayyibatun wa rabbun ghafur.
Dampak Merger Bank Syariah Indonesia Dalam Pengembangan Umkm Di Indonesia Intan Cahyati
Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 4 No. 1 (2023): Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/trd.4.1.%p

Abstract

Perbankan Syariah merupakan salah satu solusi perekonomian bangsa,Sebab kegiatan ekonomi menjadi tulang punggung penggerak stabilitas nasional, maka saat ini kegiatan perekonomian nasional harus bergerak menuju ekonomi berbasis syariah. Pengertian merger adalah proses penggabungan dua perusahaan, di mana salah satunya tetap ada menggunakan nama perusahaan, sedangkan perusahaan lainnya menghilang dan semua kekayaannya dimasukkan ke dalam perusahaan yang tetap berdiri. Pengembangan sektor UMKM akan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja, meningkatkan kesejahteraan. masyarakat pekerja dalam angkatan kerja, menekantingkat respons dan akhirnya untuk pengentasan kemiskinan. Merger Bank Syariah juga mendorong pertumbuhan dan perkembangan sektor UMKM. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak merger perbankan syariah dalam mendorong pengembangan perekonomian pelaku UMKM. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dan ,menggunakan sumber data sekunder dari beberapa literatur seperti jurnal dan buku berkaitan dengan permasalahan yang sedang dibahas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Perkembangan dan pertumbuhan bank syariah di Indonesia telah mencatat dan menghasilkan perwujudan yang baik bagi ekonomi syariah di Indonesia. Dengan bergabungnya tiga bank syariah BUMN, yaitu Bank Syariah Mandiri (BSM), Bank Negara Indonesia Syariah (BNIS) dan Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS) memiliki dampak yang baik khususnya bagi dunia perbankan.
Urgensi Ijtihad Dan Peranannya Dalam Menjawab Problematika Ekonomi Modern Dini Anggreini Khairunnisa; Muhajirin Muhajirin
Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 3 No. 2 (2023): Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/trd.3.2.55 - 68

Abstract

The foundations of Islamic law are the Quran, Hadith, Ijma' and Qiyas, where their existence is the foundation of life and solutions to human problems. The editorials of the Qur'an and al-Sunnah are very limited. It is almost agreed that the verses relating to economic law and material relations or mu'amalah are only 80 verses, 1.28% of all the verses of the Quran. While in general, the hadiths that discuss law range from 4500 pieces. This implies the need for ijtihad as a solution to solving new problems that arise in society. For a Muslim in modern times, there's a lot of new issues brought on by developments should not be solved in a convensional way but instead through Ijtihad. The evidence demonstrates that society and public opinion are developing more quickly than the legislation itself. One aspect of change is the dynamics of community life. As a result of their works, humans produce cultural objects through intention, power, and creativity.. This paper examines how ijtihad has become something important for today's economy, one of the most discussed topics in society, because economic development, especially Islamic economics, is conceptually and practically so massive and dynamic. This research uses library research through content analysis techniques, with the results of the development of a dynamic Islamic economic sector. The existence of ijtihad can be a kind of positive response to the need for a legal basis for Islamic economic or commercial activities. In Indonesia, there are some existence of fatwas in the field of sharia economics, which is by DSN MUI, accompanied by several examples of problems such as sharia banking, delivery order services on online applications, services on social media platforms and the application of debt agreements.
Studi Komparatif Tingkat Profitabilitas Perbankan Syariah dan Konvensional di Indonesia Selama Pandemi COVID-19 Bambang Sutrisno
Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 3 No. 2 (2023): Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/trd.3.2.69 - 76

Abstract

Pandemi COVID-19 telah berdampak pada kinerja industri perbankan di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Penelitian ini membandingkan profitabilitas bank syariah dan bank konvensional sebelum dan selama pandemi COVID-19. Tiga bank umum konvensional dan tiga bank umum syariah dipilih sebagai sampel penelitian dengan menggunakan teknik purposive sampling. Profitabilitas diukur melalui rasio return on assets dengan frekuensi data bulanan. Berdasarkan hasil independent samples t-test, studi ini menemukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara profitabilitas bank syariah dan bank konvensional pada periode sebelum dan selama pandemi COVID-19. Berdasarkan hasil paired-samples t-test, tidak terdapat perbedaan profitabilitas yang signifikan pada periode sebelum dan selama pandemi, baik pada kelompok bank syariah maupun kelompok bank konvensional. Penurunan profitabilitas bank syariah selama pandemi COVID-19 lebih kecil daripada bank konvensional. Temuan ini menunjukkan bahwa ketahanan bank syariah lebih unggul dibandingkan bank konvensional di tengah pandemi COVID-19. Bank syariah harus terus berupaya melakukan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian. Di lain pihak, pemerintah perlu memperkuat peranan perbankan syariah dalam bentuk regulasi dan pengawasan operasi, serta menciptakan iklim usaha perbankan syariah yang kondusif.
Pengaruh Net Profit Margin, Return On Asset, dan Return On Equity Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Jakarta Islamic Index (JII) Ardiansyah Ardiansyah; Fitri Dede Wahyuni
Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 4 No. 1 (2023): Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/trd.4.1.%p

Abstract

This study aims to determine NPM, ROA, and ROE on stock prices in companies listed on the Jakarta Islamic Index (JII). The population in this study are companies listed on the stock index on the IDX which consist of 30 companies in the 2020 JII period. With a sample of 30 companies using a saturated sample collection technique. The analytical method in this study uses multiple linear regression analysis. Based on the results of multiple linear regression, the regression equation is Y = 496.280 – 349.449X1+1.959X2+106.494X3. The correlation coefficient shows an R value of 0.229, so it can be concluded that the level of relationship between variables X1, X2 and X3 to variable Y has a low relationship. The dermination coefficient shows an R squared value of 0.053, this means that the effect of X1, X2 and X3 simultaneously on variable Y is 5.3% and is influenced by other variables outside the study of 94.7%. The results of the f test show that the significance value for the variables X1, X2 and X3 simultaneously on the Y variable is 0.698 > 0.05 and the calculated f value is 0.481 <f table 2.960, so it can be concluded that Ha is rejected then simultaneously the variables X1, X2 and X3 does not affect the Y variable. The results of the t test show that the sig value is 0.073 > 0.05, so it can be concluded that the residual values are normally distributed.
Analisis Prospek investasi Saham Syariah yang Konsisten di JII dalam 10 tahun terakhir (risk and return) Hartutik Hartutik; Siti Jamilah; Melda Maesarach; Aby Fadly
Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 4 No. 1 (2023): Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/trd.4.1.%p

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana prospek investasi saham syariah yang konsisten dalam 10 tahun terakhir di JII di beberapa tahun kedepan dilihat dari risk n returnya. Subjek penelitian adalah Saham Syariah yang listing di JII, Objek penelitian adalah Return dan risiko saham syariah. Populasi adalah 30 saham syariah di JII, sampel adalah 7 saham syariah yang mampu konsisten di JII dalam 10 tahun terakhir. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode kuantitatif deskriptif, pendekatan upward atau downward trend. hasil penelitian disimpulkan emiten yang masuk dalam kategori konsisten selama 10 tahun terakhir dari 30 emiten saham JII yaitu dengan kode saham ADRO, AKRA, ICBP, KLBF, TLKM, UNTR dan UNVR. konsisten dalam 10 tahun terakhir namanya tidak pernah keluar dari indeks saham syariah Dari ke empat aspek keuangan tersebut dapat disimpulkan bahwa emiten yang nilai perusahaan nya dikatakan baik pada emiten dengan kode saham TLKM. Hal ini dilihat dari grafik –grafik di atas yang mempunyai garis stabil di setiap tahunnya, artinya perusahaan dapat mengelola dananya dengan baik dan lancar serta tidak mengalami penurunan yang dratis. Serta melihat dari sisi dividen pershare TLKM disimpulkan perusahaan tersebut membagikan dividen yang besar di setiap tahunnya dan relatif tidak turun.
Uji Ketahanan Bank Syariah di Indonesia di Tengah Pandemi Covid-19 Kusnan Sayuti; Khalilurrahman Yusri
Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 4 No. 1 (2023): Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/trd.4.1.%p

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar secara global dan memiliki potensi yang sangat besar bagi perkembangan keuangan syariah, khususnya bank syariah. Saat ini, sekitar 12 bank umum syariah dan 20 unit usaha syariah atau bank daerah beroperasi di bawah syariah. Sayangnya, Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia secara global dan secara langsung atau tidak langsung memukul sistem ekonomi banyak negara di dunia, juga berdampak pada perbankan syariah di Indonesia. Krisis ini berbeda dengan krisis keuangan yang dialami Indonesia pada tahun 1998, dimana satu-satunya Bank Islam saat itu yaitu Bank Muamalat tidak terpengaruh sama sekali sedangkan bank konvensional banyak yang mengalami kegagalan. Karena uniknya krisis yang diakibatkan oleh Pandemi ini, menarik untuk dianalisis apakah bank syariah yang sebagian masih beroperasi dengan baik di masa Pandemi ini benar-benar memiliki kemampuan yang sangat baik untuk bertahan di masa pandemi sehingga menjadi pelajaran positif yang dapat diambil oleh bank syariah. bertahan di Pandemi ini. Dua jenis krisis; krisis ekonomi dan krisis akibat pandemi (setidaknya di Indonesia).Penelitian ini akan mengambil sampel 10 bank umum syariah di Indonesia dan 10 unit usaha syariah dan bank daerah yang beroperasi secara syariah. Data yang digunakan adalah data sekunder dari laporan tahunan yang dirilis pada bulan Desember 2020. Uji ketahanan meliputi analisis kondisi keuangan Bank dan analisis kondisi eksternal Bank. Analisis kondisi keuangan meliputi kondisi permodalan, saham bersama, dan pembiayaan bermasalah, kemudian akan dilakukan uji regresi untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara indikator ekonomi makro Indonesia dengan kondisi keuangan tersebut. Tulisan ini juga akan memaparkan implikasi kebijakan berupa hal-hal yang perlu disiapkan dan dilakukan bank syariah untuk menghadapi pandemi serupa dari hasil analisis dan membaca berbagai literatur.Hasilnya, kami menemukan bahwa Pandemi Covid-19 berpengaruh signifikan terhadap kondisi keuangan perbankan syariah di Indonesia, atau secara umum bank syariah di Indonesia tidak cukup tangguh menghadapi krisis akibat Pandemi ini. Namun, Di Masa Pandemi, indikator kinerja bank syariah dan unit usaha syariah di Indonesia masih cukup baik
NORMA EKONOMI SYARIAH DARI NASH SAMPAI KE QANUN: PERBANKAN SYARIAH Puti Khairani Rijadi
Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 3 No. 2 (2023): Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/trd.3.2.46 - 54

Abstract

Dalam penelitian ini mengangkat pembahasan tentang 5 (lima) norma yang ada dalam  bidang Ekonomi Syariah. Kelima norma tersebut antara lain yaitu: 1) al-kharaj bid adh-dhaman, 2) Al-Ghunmu Bil Ghurm, 3) Al-ni’mah biqadri al-niqmah wa al-niqmah biqadri al-ni’mah, dan 4) al-ajru wa al dhaman la yajtami'ani, serta 5) Al Jawaz Asy Syar Yunafi Adh Dhaman. Maksud dari al-kharaj bid adh-dhaman adalah hak tentanguntuk mendapatkan suatu hasil karena ada kerugian yang ditanggung. Sedangkan, Al-Ghunmu Bil Ghurm yaitu asas pemanfaatan terhadap sesuatu yang harus siap untuk menanggung risiko. Selanjutnya Al-ni’mah biqadri al-niqmah wa al-niqmah biqadri al-ni’mah berbicara tentang keuntungan. Selain itu ada juga sistem upah-mengupah (al-ajru wa al dhaman la yajtami'ani), dan terkait tuntutan ganti rugi (Al Jawaz Asy Syar Yunafi Adh Dhaman). Kelima penerapan ini dituangkan salah satunya dalam praktek pada perbankan syariah. Hal ini mengingat bahwa bank merupakan lembaga yang memiliki tingkat resiko dan kerugian yang tinggi untuk mendapatkan keuntungan (profit) setinggi mungkin. Begitu juga dengan sistem upah dan ganti rugi yang memerlukan prinsip kehati-hatian untuk mengurangi risiko yang terjadi. Metode penelitian merupakan metode kualitatif dengan menggunakan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa adanya penerapannorma ekonomi syariah dapat memberi kemudahan didalam menentukan kasus-kasus hukum yang baru.