cover
Contact Name
Norbertus Marcell Prayogi
Contact Email
editor.jimki.bapin@gmail.com
Phone
+6281372545321
Journal Mail Official
editor@jimki.bapin.or.id
Editorial Address
Jl. Dr. G.S.S.Y. Ratulangi No. 29, Menteng, Jakarta Pusat 10350
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia
ISSN : 23026391     EISSN : 27211924     DOI : https://doi.org/10.53366/jimki
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia (JIMKI) adalah jurnal yang dikelola oleh Badan Analisis dan Pengembangan Ilmiah Nasional (BAPIN). JIMKI berfokus menjadi wadah untuk publikasi penelitian mahasiswa kedokteran.
Articles 383 Documents
Angka Kejadian TB Paru Pada Pasien Penderita Diabetes Melitus di RSPI Prof.Dr.Sulianti Saroso Pada Tahun 2024 Nabila Zabeham Wiratno; Titiek Djannatun; Ike Irmawati Purbo Astuti
JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 12 No 3 (2026): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol. 12.3 (2026)
Publisher : BAPIN-ISMKI (Badan Analisis Pengembangan Ilmiah Nasional - Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53366/jimki.v12i3.1129

Abstract

Pendahuluan: Tuberkulosis (TB) dan Diabetes Melitus (DM) merupakan masalah kesehatan global yang saling berkaitan, di mana DM meningkatkan risiko terjadinya TB akibat gangguan sistem imun. Indonesia termasuk negara dengan beban TB tinggi, sehingga perlu dilakukan penelitian terkait kejadian TB pada pasien DM. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan data rekam medis pasien TB Paru di RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso tahun 2024 (N=291). Analisis dilakukan secara univariat, bivariat (Chi-Square), dan multivariat (regresi logistik). Hasil: Angka kejadian TB-DM sebesar 27,1%. Kasus terbanyak ditemukan pada usia dewasa dan laki-laki. Terdapat hubungan signifikan antara usia dan jenis kelamin dengan kejadian TB-DM (p<0,05). Namun, pada analisis multivariat hanya usia yang menjadi faktor dominan (OR=2,260). Selain itu, usia dan status DM berhubungan dengan prognosis TB Paru. Pembahasan: DM meningkatkan risiko TB melalui gangguan imunitas akibat hiperglikemia. Usia lanjut memperburuk kerentanan terhadap TB dan prognosis penyakit. Meskipun laki-laki lebih banyak terkena, faktor usia lebih berperan dominan secara statistik. Koinfeksi TB-DM juga berkaitan dengan outcome klinis yang lebih buruk. Simpulan: Terdapat hubungan antara DM dan peningkatan kejadian TB Paru, dengan usia sebagai faktor dominan. Skrining TB pada pasien DM serta pengendalian gula darah sangat penting untuk menurunkan risiko dan memperbaiki prognosis. 
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Tuberculosis Terhadap Pengetahuan Siswa SMAN 104 Jakarta Wiji Budi Lestari; Ndaru Andri Damayanti; Titiek Djannatun
JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 12 No 3 (2026): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol. 12.3 (2026)
Publisher : BAPIN-ISMKI (Badan Analisis Pengembangan Ilmiah Nasional - Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53366/jimki.v12i3.1131

Abstract

Pendahuluan: Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk pada remaja. Rendahnya pengetahuan siswa dapat meningkatkan risiko penularan di lingkungan sekolah. Metode: Penelitian kuantitatif pra-eksperimen dengan desain one group pretest– posttest pada 50 siswa anggota OSIS dan PMR kelas X dan XI SMAN 104 Jakarta. Sampel dipilih dengan total sampling dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan dan sikap siswa meningkat dari 19,08 pada pre-test menjadi 20,04 pada post-test. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik antara skor pre-test dan post-test dengan nilai p < 0,001. Sebagian besar responden mengalami peningkatan skor setelah intervensi. Pembahasan: Peningkatan skor menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa terhadap TBC. Edukasi yang diberikan secara terstruktur dan interaktif membantu siswa memahami materi dengan lebih baik, sehingga dapat mendukung upaya pencegahan penularan TBC di lingkungan sekolah. Simpulan: Penyuluhan kesehatan tentang TBC berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa SMAN 104 Jakarta.
Aspek Medikolegal Penggunaan Ganja Sebagai Terapi Suportif Pada Penyakit Epilepsi Menurut Hukum Kesehatan Alya Husna Maryam; Bambang Poerwantoro; Ferryal Basbeth
JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 12 No 3 (2026): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol. 12.3 (2026)
Publisher : BAPIN-ISMKI (Badan Analisis Pengembangan Ilmiah Nasional - Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53366/jimki.v12i3.1132

Abstract

Pendahuluan: Epilepsi merupakan gangguan neurologis dengan kejang berulang, dan sebagian pasien tidak merespons terapi konvensional. Cannabidiol (CBD) dari ganja berpotensi sebagai terapi suportif, namun penggunaannya di Indonesia terhambat regulasi hukum serta perdebatan dalam perspektif Islam. Metode: Penelitian ini merupakan literature review kualitatif dengan penelusuran pada PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect dalam 10 tahun terakhir, menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang relevan. Hasil: CBD terbukti efektif menurunkan frekuensi kejang pada epilepsi resisten obat seperti sindrom Dravet dan Lennox-Gastaut. Secara hukum, ganja masih dikategorikan sebagai narkotika Golongan I sehingga dilarang untuk terapi medis. Dalam Islam, ganja pada dasarnya haram, namun dapat dibolehkan dalam kondisi darurat dengan syarat ketat seperti tidak adanya alternatif dan penggunaan terbatas. Pembahasan: Terdapat konflik antara kebutuhan terapi efektif bagi pasien dan regulasi hukum yang ketat. Secara medikolegal, diperlukan keseimbangan antara perlindungan masyarakat dari penyalahgunaan narkotika dan pemenuhan hak kesehatan. Dalam perspektif Islam, prinsip darurat (ad-daruratu tubihul mahzhurat) menjadi dasar pembolehan bersyarat, dengan tetap mempertimbangkan kemaslahatan dan pencegahan mudarat. Simpulan: Penggunaan ganja sebagai terapi suportif epilepsi memerlukan regulasi komprehensif yang mempertimbangkan aspek medis, hukum, dan etika, serta pengawasan ketat untuk menjamin keamanan dan pemenuhan hak pasien.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 3 (2026): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol. 12.3 (2026) Vol 11 No 3 (2025): Vol. 11 No. 3 (2025): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol. 1 Vol 12 No 2 (2025): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol. 12.2 (2025) Vol 12 No 1 (2025): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol. 12.1 (2025) Vol 11 No 2 (2025): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol. 11.2 (2025) Book of Abstrack RCIMS 2025 Vol 11 No 1 (2024): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol. 11.1 (2024) Vol 10 No 3 (2024): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol. 10.3 2024 Vol 10 No 2 (2024): JIMKI (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia) Volume 10 Nomor 2 Periode O Vol 10 No 1 (2023): JIMKI (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia) Volume 10 Nomor 1 Periode M Vol 9 No 3 (2022): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Volume 9.3 Edisi Desember 202 Vol 8 No 3 (2021): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Volume 8.3 Edisi September 20 Vol 9 No 2 (2021): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Volume 9.2 Edisi Agustus - No Vol 9 No 1 (2021): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Volume 9.1 Edisi Maret - Juli Vol 8 No 1 (2020): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Volume 8.1 Edisi November 201 Vol 8 No 2 (2020): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Volume 8.2 Edisi Maret - Agus Vol 7 No 2 (2019): JIMKI : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Volume 7.2 Edisi Mei - Oktob Vol 7 No 1 (2019): JIMKI : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Volume 7.1 Edisi Januari - A Vol 6 No 2 (2018): JIMKI : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Volume 6.2 Edisi Oktober - D Vol 6 No 1 (2018): JIMKI : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Volume 6.1 Edisi April - Sep Vol 2 No 2 (2014): JIMKI : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 2 No 1 (2013): JIMKI : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 1 No 2 (2012): JIMKI : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 1 No 1 (2012): JIMKI : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia More Issue