cover
Contact Name
Donny Richard Mataputun
Contact Email
donny.mataputun@gmail.com
Phone
+6285354712921
Journal Mail Official
lppmstikessumberwaras@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kyai Tapa No.1 Grogol Petamburan Jakarta Barat, Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
ISSN : -     EISSN : 30324262     DOI : https://doi.org/10.63704/jksw.v6i2.64
Core Subject : Health,
Berisikan beragam penelitian dengan bidang ilmu kesehatan, termasuk didalamnya keperawatan, administrasi kesehatan dan bidang lainnya dalam lingkup kesehatan.
Articles 57 Documents
Tindakan Mobilisasi Dini Terhadap Proses Penyembuhan Luka Post Operasi Laparotomy Appendictomy Tatang Sutisna; Almira Samantha
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Akper Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v2i1.23

Abstract

Pendahuluan: Mobilisasi dini dimaksudkan sebagai upaya untuk mempercepat penyembuhan dari suatu cedera atau penyakit tertentu yang telah merubah cara hidup yang normal. Pada perawatan post operasi laparotomy, mobilisasi dini dilakukan secara bertahap setelah operasi. Tujuan: mendapat gambaran tentang Tindakan Mobilisasi Dini Terhadap Proses Penyembuhan Luka Post Operasi Laparotomy Appendictomy. Desain Literature Review, Sumber data : Pencarian menggunakan database Porquest, PubMed Central, Googel Scholar, artikel dengan topik yang diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan bahasa inggris dari tahun 2015-2020. Review Metode: Pencarian artikel menggunakan PICOS dengan keyword yang sesuai dengan penulisan. Artikel dipilih dengan seleksi jurnal, seleksi abstrak dengan kriteria inklusi, ekslusi sehingga ditemukan jurnal yang dapat di review. Hasil terdapat b3 artikel yang digunakan untuk literature review ini. Kesimpulan: Dari ketiga jurnal tyang ada dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pada tindakan mobilisasi dini terhadapat penyembuhan luka post operasi apendiktomi, dengan itu maka ada hubungan antara ketiga jurnal tersebut dengan judul penelitian yang penulis ambil Saran: diharapkan tindakan mobilisasi ini dapat diterapkan sebagai salah satu tindakan nonfarmakologi yang dapat membantu dalam proses penyembuhan luka pada pasien post operasi laparotomy appendectomy dan dapat juga dijadikan sebagai pedoman untuk menyempurnakan dan mengembangkan penelitian selanjutnya.
Pengaruh Pentingnya Imunisasi Polio Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dalam Pencegahan Polio Pada Anak Edo Septa Berry; Tania Adjeng Pratiwi
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Akper Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v2i1.24

Abstract

Pendahuluan: Adapun vaksin polio adalah vaksin yang digunakan untuk mencegah poliomyelitis (polio). Ada dua jenis vaksin polio: pertama, yang menggunakan virus polio yang dilemahkan dan diberikan melalui suntikan (IPV), kedua, yang menggunakan virus polio yang dilemahkan dan diberikan melalui mulut (OPV). Organisasi kesehatan dunia (WHO) merekomendasikan semua anak divaksinasi polio, kedua vaksin telah menghilangkan polio dari sebagian besar dunia,dan mengurangi jumlah kasus setiap tahun dari perkiraan 350.000 pada tahun 1988 untuk 74 di tahun 2015. Tujuan: Mendapatkan gambaran tentang Pengaruh pentingnya imunisasi polio terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam pencegahan polio pada anak berdasarkan hasil penelitian dari peneliti-peneliti sebelumnya.. Desain Literature Review, Sumber data : Pencarian menggunakan database Porquest, PubMed Central, Googel Scholar, artikel dengan topik yang diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan bahasa inggris dari tahun 2016-2021. Review Metode: Pencarian artikel menggunakan PICOS dengan keyword yang sesuai dengan penulisan. Artikel dipilih dengan seleksi jurnal, seleksi abstrak dengan kriteria inklusi, ekslusi sehingga ditemukan jurnal yang dapat di review. Hasil terdapat 5 artikel yang digunakan untuk literature review ini. Kesimpulan: pada kelima artikel yang ada diperoleh ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian imunisasi polio pada anak. Dengan menggunakan uji chi-square dengan nilai p value <0,05. Saran: diharapkan dengan adanya pengetahuan yang lebih tinggi pada ibu atau orang tua khususnya dalam pemberian imunisasi polio pada anak dapat membantu serta menurunkan angka penderita dan kecacatan pada anak, dan dapat juga dijadikan pedoman untuk menyempurnakan dan mengembangkan penelitian selanjutnya.
Efektifitas Terapi Bermain Menggambar dan Mewarnai Terhadap Kecemasan Pada Pasien Anak Dengan Tifoid (Studi Literatur) Nani Desmayani; Nurma Pujiyanti Lestari
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 4 No 1 (2022): Junal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v4i1.25

Abstract

Latar belakang : Demam Tifoid merupakan penyakit infeksi sistemik bersifat akut yang disebabkan oleh Salmonella Typhi yang masih dijumpai secara luas diberbagai Negara berkembang, sehingga menyebabkan anak harus diberikan penanganan di rumah sakit. Untuk mengurangi tingkat stress dan cemas anak selama di rumah sakit terapi bermain menggambar dapat digunakan sebagai media untuk membantu mengespresikan pikiran dan perasaan anak tanpa melalui kata-kata. Tujuan : mendapatkan gambaran tentang Pengaruh Efektifitas Terapi Bermain Menggambar Dan Mewarnai Terhadap Kecemasan Pada Pasien Anak Dengan Tifoid dan setelah dilakukan tindakan terapi bermain dapat menurunkan tingkat kecemasan yang dirasakan pada anak prasekolah akibat hospitalisasi. Metode : Peneltiain ini mengguankan literature review melalui database online yaitu Google Scholar dengan rentang waktu 2017- 2020. Hasil : Studi literature dari 3 artikel yang sudah diidentifikasi menunjukkan bahwa terapi menggambar dan mewarnai gambar dapat menurunkan kecemasan pada anak yang mengalami hospitalisasi. Kesimpulan: Ada pengaruh dalam pemberian tindakan terapi bermain menggambar dan mewarnai gambar terhadap kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia prasekolah dengan demam tifoid
Pengaruh Massage dengan Virgin Coconut Oil (VCO) Terhadap Resiko Luka Tekan Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Cicielia Ernawati Rahayu; Ena Yustika
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Akper Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v3i1.26

Abstract

Stroke merupakan penyakit yang disebabkan karena adanya penyempitan pada pembuluh darah di otak sehingga aliran darah dan oksigen ke otak terhambat bahkan terhenti. Penyumbatan tersebut dapat membuat sistem syaraf yang terhenti suplai darah dan oksigennya rusak bahkan mati sehingga organ tubuh yang terkait dengan sistem syaraf tersebut akan sulit bahkan tidak bisa di gerakan yang dapat menyebabkan penurunan mobilitas bahkan dapat terjadinya tirah baring diatas tempat tidur. Akibat dari tirah baring yang lama dan tidak adanya kemampuan untuk bergerak akan menimbulkan tekanan pada area dibawahnya. Untuk mengatasi masalah mobilitas pada pasien stroke tersebut dapat dilakukan alih baring dengan massage. Alih baring dapat dilakukan setiap 2 jam dengan massage Virgin Coconut Oil (VCO). Jenis rancangan penelitian yang digunakan adalah studi literature yaitu serangkaian kegiatan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah hasil penelitian yang dilakukan oleh orang lain atau peneliti sebelumnya. Pengumpulan yang dilakukan menghasilkan 3 jurnal yang akan diidentifikasi. Berdasarkan hasil studi literatur terhadap tiga jurnal mengenai pengaruh massage dengan Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap luka tekan pada pasien stroke non hemoragik, didapatkan bahwa pengaruh massage dengan Virgin Coconut Oil (VCO) dapat mencegah kejadian luka tekan pada pasien yang diberikan intervensi massage dengan Virgin Coconut Oil (VCO), dibandingkan dengan pasien yang tidak diberikan perlakuan.
Pengaruh Edukasi tentang Pencegahan, Penanganan Diare terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu pada Balita Menggunakan Media Leaflet Esther Lenny; Putri Azkia Bilqis
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Akper Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v3i1.27

Abstract

Latar belakang : Diare merupakan penyakit infeksius yang mengenai sistem pencernaan. Keadaan ini membuat ketidaknyamanan dan keamanan bagi balita. Prevalensi diare di Indonesia menurut karakteristik usia tercatat sebanyak 18.225 (9%) anak dengan diare golongan umur <1 tahun, 73. 188 (11,5%) anak dengan diare golongan umur 1-4 tahun, 182.338 (6,2%) (Kemenkes, 2019). Prevalensi diare tersebut dapat diturunkan dengan beberapa upaya, salah satunya dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan pada ibu menggunakan media leafleat.Tujuan : dari study literature ini diharapkan penulis dapatkan gambaran tentang Pengaruh edukasi tentang pencegahan, penanganan diare terhadap tingkat pengetahuan ibu pada balita menggunakan media leaflet. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode literature review, sumber data diperoleh dari pencarian menggunakan goggle scholar yang diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan dengan rentang tahun 2016-2021. Hasil : literature review dari 5 penelitian sebelum penulis menemukan persamaan yaitu adanya peningkatan pengetahuan pada ibu yang mempunyai balita yang menderita diare dengan diperoleh hasil p-value <0,05 artinya Ha diterima yang berarti pengaruh edukasi menggunakan media leafleat dalam peningkatan pengetahuan ibu yang memiliki balita dengan riwayat diare. Kesimpulan : kelima penelitian didapatkan hasil bahwa pemberian edukasi menggunakan media leafleat dapat meningkatkan pengetahuan ibu yang memiliki balita dengan riwayat diare.
Asuhan Keperawatan pada Pasien Tuberculosis Paru dengan Penerapan Teknik Batuk Efektif dalam Peningkatan Bersihan Jalan Napas di RS. Sumber Waras Karyatin; Putri Puspitasari
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v5i2.28

Abstract

Latar Belakang : Tuberkulosis merupakan adanya infeksi yang disebabkan kuman Mycobacterium Tuberculosis yang masuk kedalam saluran pernafasan melalui udara, saluran pernafasan tersebut akan dipenuhi bakteri besar yang dapat mengakibatkan peradangan yang akhirnya akan terjadi penumpukan sekret secara berlebihan. Akibat dari penumpukan sekret secara berlebihan pasien akan mengalami gejala batuk terus-menerus, batuk disertai darah, sesak napas, nyeri dada, demam dan berkeringat pada malam hari. Salah satu tindakan nonfarmakologis yang bisa digunakan untuk membersihkan sekret pada jalan napas adalah dengan penerapan teknik batuk efektif. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keefektifan batuk efektif terhadap pengeluaran sekret pada pasien TB Paru. Metode : Studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Studi kasus ini dilakukan pada dua orang pasien TB Paru dengan masalah keperawatan yang sama. Hasil : Setelah dilakukan tindakan batuk efektif pada masalah keperawatan bersihan jalan napas pada pasien I dan II terdapat 1 diagnosa yang teratasi dan 1 diagnosa teratasi sebagian. Kesimpulan : Penerapan batuk efektif dapat mengurangi sekret di jalan napas, memberikan rasa nyaman pada pasien, dan dapat dilakukan secara mandiri.
Asuhan Keperawatan Keluarga dengan Balita Stunting dalam Pemenuhan Kebutuhan Belajar dengan Edukasi Kesehatan di Wilayah Kecamatan Tambora Nani Desmayani; Adinda Garnis Prianjani
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v5i2.29

Abstract

Latar Belakang: Stunting dapat mengalami perlambatan karena pengaruh gizi yang buruk, angka Stunting pada DKI Jakarta turun menjadi 14,8%, dan secara Global yaitu sekitar 21,3%. Tujuan: Keluarga dapat meningkatkan pengetahuan setelah pemberian edukasi pada keluarga dengan balita stunting. Metode: Penelitian ini menggunakan Studi Kasus dengan pendekatan deskriptif. data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam, pemeriksaan fisik dengan dua orang keluarga yang memiliki balita dengan pertumbuhan terhambat di wilayah Kecamatan Tambora. Hasil: setelah dilakukan pemantauan dan pemberian edukasi kesehatan selama 5 hari didapatkan terjadi peningkatan berat badan dan tinggi badan pada klien 1 berat badan 13,2kg, dan peningkatan tinggi badan dari 97 menjadi 98cm, sedangkan pada klien 2 terjadi peningkatan berat badan dari 10,1kg menjadi 10,5kg dan terjadi peningkatan tinggi badan dari 76 menjadi 78cm. Setelah dilakukan pemantauan selama 5 hari berturut-turut di dapatkan peningkatan berat badan pada klien 1 dan klien 2 sebanyak 3%. Kesimpulan: pengetahuan kader dan anggota keluarga bertambah menjadi 30% setelah diberikan penjelasan selama beberapa hari, terdapat kemampuan peningkatan sebanyak 80%.
Asuhan Keperawatan Keluarga dalam Pemenuhan Kebutuhan Aman Nyaman dengan Tindakan Progressive Muscle Relaxation pada Klien Hipertensi di Puskesmas Kecamatan Tambora Cicielia Ernawati Rahayu; Bella Nurfadilah
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v5i2.30

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit ‘silent killer’ yang apabila tidak ditangani segera akan muncul risiko komplikasi. Faktor yang menjadi penyebab hal tersebut adalah faktor genetik, usia, jenis kelamin,tingkat stress, obesitas yang dipicu oleh faktor gaya hidup tidak sehat. Data WHO menyebutkan prevalensi kasus hipertensi di dunia sebesar 22% dari seluruh tingkat populasi penduduk di dunia dan lebih dari 658.000 penderita hipertensi di Indonesia. Hipertensi dapat ditangani dengan cara non farmakologis, salah satunya dengan melakukan progressive muscle relaxation. Tujuan: Mendapatkan gambaran asuhan keperawatan pada klien hipertensi di wilayah Puskesmas Kecamatan Tambora Metode: Studi kasus dengan analisis deskriptif terhadap 2 klien selama 6 hari, dengan melakukan progressive muscle relaxation untuk menurunkan tekanan darah sehingga kebutuhan aman nyaman dapat terpenuhi, dilakukan 2 kali sehari pagi dan sore hari selama 15-20 menit. Hasil: Setelah dilakukan teknik relaksasi PMR didapatkan rerata penurunan tekanan darah sistolik klien 1 sekitar 10,33 hingga 10,66 mmHg, diastolik 3,35 hingga 3,82 mmHg sedangkan klien 2 rerata penurunan tekanan sistolik 7,41 hingga 8,16 mmHg dan diastolik 3 hingga 4,14 mmHg. Simpulan: asuhan keperawatan pada pasien hipertensi, dengan penerapan progressive muscle relaxation sebagai salah satu cara non farmakologis terbukti dapat menurunkan tekanan darah.
Studi Kasus Asuhan Keperawatan Pasien Chronic Kidney Disease on Hemodialysis dalam Pemenuhan Kebutuhan Cairan dengan Mengunyah Permen Karet Tatang Sutisna; Arladita Rahma Khira
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v5i2.31

Abstract

Latar Belakang: Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan keadaan dimana fungsi ginjal rusak secara berangsur-angsur dan permanen sehingga metabolisme tubuh dan kerja ginjal terhambat. Kerja ginjal yang terhambat menimbulkan kerusakan pada sistem pembuangan zat dalam tubuh, lalu dapat terjadi akumulasi bahan kimia berbahaya dalam tubuh terjadi perubahan metabolik, dan terjadi peningkatan kadar urea serum (uremia). Pasien CKD identik dengan keadaan hipervolemia. Untuk menghindari terjadinya hipervolemia diharuskan untuk membatasi konsumsi cairan, menjalani diit sesuai dengan yang dianjurkan, meminum obat, tidak beraktivitas berlebihan, juga rutin dialisis untuk mengurangi berat badan berlebih, edema, tekanan darah tinggi, napas sesak, dan masalah jantung. Metode: Studi kasus dengan pendekatan deskriptif terhadap 2 pasien selama 3 hari dengan menggunakan pengukuran rasa haus thirst distress scale. Hasil: Setelah dilakukan intervensi mengunyah dua butir permen didapatkan rerata score penurunan rasa haus pada pasien pertama adalah 4, sedangkan rerata score penurunan rasa haus pada pasien kedua adalah 4,3. Kesimpulan: Untuk mengurangi rasa haus pasien CKD dapat dengan mengkonsumsi permen karet, karena pada pasien CKD perlu untuk selalu membatasi asupan cairannya, sebagai upaya untuk menghindari terjadinya komplikasi akibat penumpukan cairan dalam tubuh.
Asuhan Keperawatan Pemenuhan Kebutuhan Aman Nyaman dengan Terapi Relaksasi Otot Progresif terhadap Penurunan Glukosa Darah Klien DM Esther Lenny; Windi Mei Rani
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v5i2.32

Abstract

Latar Belakang: Gaya hidup masyarakat modern berdampak besar terhadap terjadinya DM tipe II. Data IDF (2021) mencatat 10.5% (536 juta jiwa), jika tidak terkontrol dengan baik maka jumlahnya diperkirakan akan semakin bertambah banyak menjadi 12.2% (783 juta jiwa) pada tahun 2045. Tujuan: Didapatkan gambaran asuhan keperawatan pemenuhan kebutuhan aman nyaman dengan terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan glukosa darah klien DM yang dilakukan 2 kali selama 15 – 20 menit. Metode: Studi kasus dengan pendekatan deskriptif analitik terhadap 2 klien selama 3 hari pagi dan siang. Hasil : setelah dilakukan relaksasi otot progresif didapatkan penurunan glukosa darah; klien I dengan GDS 244mg/dL menjadi 140mg/dL dan klien IIdengan GDS 306mg/dL menjadi 176mg/dL. Diharapkan klien dapat menerapkan relaksasi otot progresif sebagai salah satu upaya non farmakologi untuk menurunkan GDS. Saran: peneliti lainnya dapat melakukan penelitian terkait dengan penambahan variabel lain.