cover
Contact Name
Donny Richard Mataputun
Contact Email
donny.mataputun@gmail.com
Phone
+6285354712921
Journal Mail Official
lppmstikessumberwaras@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kyai Tapa No.1 Grogol Petamburan Jakarta Barat, Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
ISSN : -     EISSN : 30324262     DOI : https://doi.org/10.63704/jksw.v6i2.64
Core Subject : Health,
Berisikan beragam penelitian dengan bidang ilmu kesehatan, termasuk didalamnya keperawatan, administrasi kesehatan dan bidang lainnya dalam lingkup kesehatan.
Articles 57 Documents
Asuhan Keperawatan pada Klien Ulkus Diabetik dengan Perawatan Luka dan ROM untuk Mempercepat Penyembuhan Luka di PSBDBB 2 Cengkareng Umi Anggraeni; Dea Aprilya
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v6i2.46

Abstract

Latar belakang: Ulkus diabetik merupakan komplikasi DM yang terjadi akibat penekanan pada kaki dan disebabkan oleh trauma yang dialami klien atau komplikasi lain. Perawatan luka dan melatih ROM ekstermitas bawah mampu membantu proses penyembuhan pada luka. Tujuan: untuk mengidentifikasi kefektifan melakukan kombinasi perawatan luka dan melatih Range of motion. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pemberian intervensi kombinasi perawatan luka dan melatih ROM yang dilakukan selama 14 hari dengan frekuensi kali sehari selama 30 menit pada klien lansia yang memiliki ulkus diabetik ekstermitas bawah di PSBDBB 2 Cengkareng. Hasil penelitian: Menunjukkan keberhasilan terhadap pemberian kombinasi perawatan luka dan melatih ROM yang ditandai dengan adanya perubahan ukuran dan nilai ABI pada klien I yaitu ukuran luka P: 3 L: 2 dan nilai ABI: 0,75 menjadi P: 1,5 L: 0,9 dan nilai ABI: 1,07. Sedangkan klien II dengan ukuran luka P: 6 L: 5 dan nilai ABI: 0,67 menjadi P: 4,5 L: 4 dan nilai ABI: 1,2. Kesimpulan: Kombinasi perawatan luka dan melatih ROM dapat membatu proses penyembuhan luka pada pasien ulkus diabetik tipe II.
Asuhan Keperawatan Pemenuhan Kebutuhan Istirahat Tidur Dengan Pemberian Aroma Terapi Lavender Terhadap Insomnia Pada Lansia Lenny Rosbi Rimbun; Fina Elviana
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v6i2.47

Abstract

Latar Belakang: Lansia mengalami beberapa gangguan kesehatan, diantaranya adalah gangguan tidur. Gangguan tidur yang sering terjadi pada lansia adalah insomnia, dengan keluhan pasien sulit tidur, sering terbangun pada malam hari, merasa tidak puas dengan tidurnya, dan badan terasa letih setelah bangun tidur, dengan demikian maka diagnosa keperawatan utama yaitu Gangguan pola tidur berhubungan dengan kurangnya kontrol tidur. Salah satu cara menangani insomnia secara non farmakologi yaitu dengan pemberian aroma terapi lavender. Tujuan: melakukan asuhan keperawatan pemenuhan kebutuhan istirahat tidur dengan pemberian aroma terapi lavender terhadap penurunan insomnia pada lansia. Metode: studi kasus terhadap 2 pasien dengan pemberian intervensi selama 5 hari. Hasil penelitian: pada pasien 1 dan 2 didapatkan yaitu setelah diberikan intervensi pemberian aroma terapi lavender, pasien 1 dari Insomnia sedang (skor 30) menjadi tidak insomnia (skor 19) sedangkan Pasien 2 dari Insomnia sedang (skor 31) menjadi tidak insomnia (skor 15). Kesimpulan: Pemberian aroma terapi lavender terbukti efektif untuk menurunkan insomnia pada lansia.
Efektifitas Fisioterapi Dada terhadap Pengeluaran Sputum pada Anak yang Mengalami Gangguan Bersihan Jalan Nafas dengan Bronkopneumonia Yunita Muliasari; Cicielia Ernawati Rahayu; Nani Desmayani
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v6i2.48

Abstract

Latar Belakang : World Health Organization (WHO), 15% dari kematian anak dibawah umur 5 tahun disebabkan oleh pneumonia pada tahun 2017 lebih dari 800.000 anak. Lebih dari 2 juta anak meninggal setiap tahun dikarenakan menderita pneumonia (WHO, 2019). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, pneumonia masih menjadi penyebab tertinggi kematian pada bayi di bawah usia lima tahun (balita) maupun bayi baru lahir. Pada tahun 2018 menunjukkan prevalensi yang meningkat 1,6% Bronkopneumonia adalah suatu peradangan paru yang biasanya menyerang di bronkeoli terminal. Bronkhieli terminal tersumbat oleh eksudat mokopurulen yang menyebabkan gangguan bersihan jalan nafas karena pasien mengalami peningkatan sputum, dan sulit untuk dikeluarkan sputum, untuk itu pasien membutuhkan tindakan fisioterapi dada untuk membantu mengeluarkan sputum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui effektifitas fisioterapi dada terhadap pengeluaran sputum pada pasien Bronkopneumonia. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus deskriptif analitik Populasi yaitu semua anak dengan bronkopneumonia yang mendapat fisioterapi dada. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel dua orang. Hasil penelitian ini ini menunjukan bahwa tindakan fisioterapi dada akan efektif bila diberikan dengan tepat dapat membantu pengeluaran sputum. Kesimpulan Fisioterapi dada dapat meningkatkan bersihan jalan nafas pada pasien bronkopneumonia. Saran untuk peneliti selanjutnya diharapkan melakukan tindakan fisioterapi dada dengan jumlah responden yang lebih banyak dan waktu yang lebih lama.
Pengaruh Intervensi Senam Kaki terhadap Sensitivitas Kaki Diabetesi di Panti Sosial Bina Daksa Budi Bhakti Hadiwijaya; Tamrin
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v6i2.49

Abstract

Latar belakang : DM tipe II didasari dengan kondisi kadar insulin yang berlebih, dikarenakan adanya kekebalan insulin, Kekebalan seluler terhadap kinerja insulin adalah penyebab utama dari bereskalasinya DM tipe 2. kegemukan, kemalasan, penyakit, medikasi, dan penuaan Pada DM tipe II individu mengalami penurunan sensitivitas resistensi insulin sehingga menyebabkan hiperglikemia melebihi batas normal >250 mg/dL, komplikasi yang terjadi salah satunya Neuropati yaitu penurunan sensitivitas pada kaki Diabetesi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk meneliti adakah pengaruh penerapan senam kaki terhadap tingkat sensitivitas kaki pada diabetesi di Panti Sosial Bina Daksa Budi Bhakti 2. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan bentuk studi kasus untuk mengetahui pengaruh terapi senam kaki terhadap Sensitivitas Kaki pada Diabetesi. Kriteria inklusi responden lansia, terdapat penurunana sensitifitas pada kaki dan kadar gula darah >200 mg%. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian pengaruh intervensi senam kaki terbukti efektif mengurangi kesemutan kedua kaki responden. Sebelum tindakan penurunan sensitivitas pada kaki kanan & kiri, tingkat sensitivitas saat pengkajian nilai 5 pada kaki kanan dan 6 pada kaki kiri, responden I dan untuk responden II nilai 6 pada kaki kanan dan 7 pada kaki kiri. Setelah dilakukan intervensi selama 6 hari, kesemutan pada kaki berkurang dan tingkat sensitivitas kaki kedua Responden meningkat 1-2 poin.
Hubungan Penggunaan Rekam Medis Elektronik dengan Kepuasan Tenaga Kesehatan Nurlindawati
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v6i1.50

Abstract

Kemajuan teknologi dalam sistem pelayanan kesehatan telah membawa perubahan signifikan, termasuk dalam penerapan rekam medis elektronik (RME). Penggunaan RME bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pencatatan data pasien, namun implementasinya dapat memengaruhi tingkat kepuasan tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan RME dengan kepuasan tenaga kesehatan berdasarkan tinjauan literatur dan penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan metode survei menggunakan kuesioner kepada tenaga kesehatan di berbagai fasilitas layanan kesehatan. Tinjauan literatur menunjukkan bahwa faktor kemudahan penggunaan, kecepatan akses, dan keandalan sistem menjadi elemen utama dalam meningkatkan kepuasan tenaga kesehatan. Hasil analisis data menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penggunaan RME dengan tingkat kepuasan tenaga kesehatan. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya optimalisasi sistem RME melalui pengembangan teknologi yang lebih user-friendly, pelatihan tenaga kesehatan, serta evaluasi berkala untuk memastikan efektivitas implementasi. Oleh karena itu, rekomendasi yang diajukan mencakup peningkatan dukungan teknis dan kebijakan yang mendukung adopsi RME secara lebih luas dalam sistem pelayanan kesehatan
Identifikasi Hubungan Kelengkapan Berkas Rekam Medis Pasien Kontrol Pasca Rawat Inap Nurlindawati
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v5i1.51

Abstract

Kelengkapan rekam medis merupakan aspek krusial dalam pelayanan kesehatan yang berfungsi sebagai sumber informasi pasien untuk kelanjutan perawatan, evaluasi, dan pengambilan keputusan klinis. Pasien yang menjalani kontrol pasca rawat inap memerlukan rekam medis yang lengkap untuk memastikan kesinambungan layanan dan kualitas perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara kelengkapan berkas rekam medis dengan kualitas perawatan pasien kontrol pasca rawat inap. Metode penelitian yang digunakan adalah desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui audit rekam medis serta wawancara dengan tenaga kesehatan di rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelengkapan rekam medis memiliki hubungan yang signifikan dengan ketepatan diagnosa lanjutan serta efektivitas pengobatan pasien kontrol pasca rawat inap. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan dalam manajemen rekam medis melalui pelatihan tenaga kesehatan dan implementasi sistem informasi kesehatan yang lebih efisien.
Pengaruh Pelayanan Administrasi terhadap Kepuasan Pasien di Klinik Ichsan Trisutrisno
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v6i1.52

Abstract

Pelayanan administrasi merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kepuasan pasien di fasilitas kesehatan, termasuk klinik. Pelayanan administrasi yang efisien, cepat, dan ramah dapat meningkatkan pengalaman pasien dan memperbaiki citra klinik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelayanan administrasi terhadap kepuasan pasien di klinik. Metode penelitian yang digunakan adalah desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pasien yang menerima layanan di klinik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan pelayanan, keramahan petugas, serta kemudahan prosedur administrasi memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat kepuasan pasien. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan administrasi, seperti digitalisasi sistem pendaftaran dan peningkatan kompetensi petugas administrasi, sangat diperlukan untuk meningkatkan kepuasan pasien.
Pengaruh Rekam Medis Elektronik Terhadap Peningkatan Efektivitas Pelayanan Rawat Jalan di Rumah Sakit Dessy Trisnawati
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v6i1.55

Abstract

Latar Belakang: Rekam Medis Elektronik (RME) telah menjadi inovasi dalam sistem informasi kesehatan yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan di rumah sakit, khususnya dalam pelayanan rawat jalan. Implementasi RME diharapkan dapat mengurangi waktu tunggu pasien, meningkatkan akurasi pencatatan medis, serta mempercepat proses pengambilan keputusan klinis oleh tenaga medis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan RME terhadap efektivitas pelayanan rawat jalan di rumah sakit, dengan fokus pada aspek kecepatan pelayanan, ketepatan diagnosis, dan kepuasan pasien. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada pasien dan tenaga medis serta analisis waktu tunggu sebelum dan setelah implementasi RME. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik deskriptif dan inferensial. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi RME secara signifikan meningkatkan efektivitas pelayanan rawat jalan. Waktu tunggu pasien mengalami penurunan sebesar 30%, ketepatan diagnosis meningkat dengan berkurangnya kesalahan pencatatan medis, serta kepuasan pasien mengalami peningkatan yang signifikan. Kesimpulan: Penerapan RME memiliki dampak positif terhadap efektivitas pelayanan rawat jalan di rumah sakit. Oleh karena itu, implementasi dan optimalisasi sistem RME perlu terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan.
Pengaruh Perilaku Petugas Rekam Medis Terhadap Penyimpanan Rekam Medis di Rumah Sakit Julia Indriaty
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v6i1.56

Abstract

Rekam medis merupakan dokumen penting dalam pelayanan kesehatan yang berfungsi sebagai sumber informasi bagi tenaga medis dan sebagai bukti hukum dalam berbagai situasi. Penyimpanan rekam medis yang baik sangat bergantung pada perilaku petugas rekam medis dalam menjalankan tugasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku petugas rekam medis terhadap kualitas penyimpanan rekam medis di rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan adalah desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi langsung terhadap petugas rekam medis di beberapa rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), serta tingkat pemahaman petugas terhadap pentingnya rekam medis berpengaruh signifikan terhadap kualitas penyimpanan rekam medis. Oleh karena itu, peningkatan pelatihan bagi petugas serta optimalisasi sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi penyimpanan rekam medis.
Pengaruh Kualitas Aplikasi E-RM Terhadap Kinerja Petugas Poli Rawat Jalan
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v6i1.57

Abstract

Penerapan Electronic Medical Record (E-RM) dalam layanan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pencatatan serta pengelolaan data pasien. Kualitas aplikasi E-RM menjadi faktor utama dalam mendukung kelancaran operasional di poli rawat jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas aplikasi E-RM terhadap kinerja petugas di poli rawat jalan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi terhadap petugas yang menggunakan aplikasi E-RM dalam pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem, kemudahan penggunaan, dan kehandalan aplikasi memiliki hubungan yang signifikan dengan kinerja petugas dalam hal kecepatan layanan, akurasi pencatatan, serta kepuasan kerja. Oleh karena itu, pengembangan dan optimalisasi aplikasi E-RM yang lebih user-friendly dan stabil sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di poli rawat jalan