cover
Contact Name
Vincentius Widya Iswara
Contact Email
vincentius@ukwms.ac.id
Phone
+62313893933
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2008)" : 10 Documents clear
Pengaruh pH, Konsentrasi Substrat, Penambahan Kalsium Karbonat dan Waktu Fermentasi Terhadap Perolehan Asam Laktat Dari Kulit Pisang Fani Ferdaus; Meliani Okta Wijayanti; Ery Susiani Retnonigtyas; Wenny Irawati
Widya Teknik Vol. 7 No. 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v7i1.1256

Abstract

Asam laktat mempunyai kelarutan yang tinggi dan mudah dipolimerisasi, oleh karenanya asam laktat banyak dibutuhkan di berbagai industri seperti pada industri makanan, minuman, kosmetik maupun farmasi. Prinsip utama pembuatan asam laktat pada penelitian ini adalah proses fermentasi gula dengan proses glikolisis. Kulit pisang kepok ditimbang, ditambahkan akuades kemudian diblender dan disaring. Setelah itu dilakukan pengukuran pH filtrat kulit pisang kepok dan dikondisikan pada pH 3, 4, 5 dan 6. Ke dalam filtrat kulit pisang kepok ditambahkan nutrisi dan starter yang sudah diinokulasikan dengan 2 ose bakteri Lactobacillus plantarum, kemudian diinkubasi dengan kondisi anaerob pada 35oC selama 23 hari. Setelah proses fermentasi selesai, dilakukan pengamatan jumlah bakteri dan diberhentikan proses fermentasinya kemudian diuji kadar glukosa dan dilakukan proses pemurnian asam laktat. Pada proses pemurnian asam laktat digunakan resin Amberlite IRA 400. Resin Amberlite IRA-400 memberikan kapasitas adsorpsi yang besar. pH, konsentrasi substrat, dan penambahan CaCO3 berpengaruh terhadap kadar asam laktat, kadar glukosa sisa dan jumlah bakteri yang dihasilkan. Kondisi optimum proses fermentasi filtrat kulit pisang kepok dengan menggunakan Lactobacillus plantarum dicapai pada konsentrasi substrat 75 mg/L, dengan pH awal media fermentasi =5 dan dengan waktu fermentasi selama 20 hari. Untuk tahap kedua kondisi optimumnya berada pada penambahan CaCO3 sebanyak 0,2%
Ekstraksi Minyak Kulit Jeruk Dengan Metode Distilasi, Pengepresan dan Leaching Adityo Kurniawan; Chandra Kurniawan; Nani Indraswati; . Mudjijati
Widya Teknik Vol. 7 No. 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v7i1.1257

Abstract

Minyak atsiri adalah senyawa yang mudah menguap yang tidak larut dalam air. Minyak atsiri merupakan ekstrak alami dari tanaman, baik yang berasal dari daun, bunga, kayu, biji-bijian, ataupun kulit buah. Salah satu jenis minyak atsiri yang dapat diproduksi di Indonesia adalah minyak kulit jeruk. Mengingat bahwa jeruk merupakan salah satu buah-buahan tropis andalan yang dihasilkan di Indonesia dan banyaknya industri minuman yang menggunakan buah jeruk sebagai bahan baku, maka limbah jeruk yang dihasilkan jumlahnya cukup banyak. Dalam penelitian ini dipelajari tentang produksi minyak kulit jeruk dengan berbagai macam metode untuk menghasilkan minyak kulit jeruk dengan kualitas yang baik dan yield yang paling tinggi. Tujuan dari peneliitan ini adalah mempelajari kualitas dan yield minyak kulit jeruk yang dihasilkan dari metode distilasi, pengepresan, dan leaching. Penelitian dilakukan dengan 3 metode yaitu distilasi, pengepresan, dan leaching. Untuk tahap pengepresan, variasi yang dilakukan adalah variasi tekanan yang berkisar dari 2.000 sampai 7.000 psia. Untuk tahap leaching variasi yang dilakukan adalah volume pelarut yaitu berkisar dari 200 sampai 500 mL untuk tiap 100 gram kulit jeruk. Dari hasil penelitian didapat yield minyak kulit jeruk terbesar adalah dengan metode leaching dengan volume solvent 500 mL/100 gram kulit jeruk, dan kualitas terbaik adalah dengan metode distilasi.
Kinerja Koagulan Poly Aluminium Chloride (PAC) Dalam Penjernihan Air Sungai Kalimas Surabaya Menjadi Air Bersih Anton Budiman; Candra Wahyudi; Wenny Irawati; Herman Hindarso
Widya Teknik Vol. 7 No. 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v7i1.1258

Abstract

Poly Aluminium Chloride (PAC) sebagai koagulan dalam proses penjernihan air telah dilakukan penelitiannya dalam skala laboratorium untuk mengetahui kinerja PAC ini. Proses penjernihan air dilakukan pada sampel air sungai Kalimas Surabaya yang diambil di dekat lokasi Monumen Kapal Selam Surabaya. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah pH, turbiditas, Total Suspended Solid (TSS), dan Total Dissolved Solid (TDS) dari air sungai. Koagulan PAC yang digunakan memiliki karakteristik pH 4,35; basisitas 31,22%; kadar Al2O3 4,5726%; kadar Cl 4,24%; densitas 1,095 gram/mL. Dari penelitian di laboratorium didapat hasil penelitian terbaik pengolahan air sungai Kalimas Surabaya pada musim hujan kadar PAC 75 ppm, waktu pengadukan 10 menit, dan kecepatan pengadukan 100 rpm di mana nilai turbiditas air sungai hasil penjernihan 0,8 NTU, TSS 141,8 mg/L, pH larutan 5,86, dan TDS-mg/L. Pada musim kemarau hasil penelitian terbaik pada kadar PAC 50 ppm, waktu pengadukan 10 menit, dan kecepatan pengadukan 100 rpm di mana nilai turbiditas hasil penjernihan air sungai 0,7 NTU, TSS 96,4 mg/L, pH larutan 6,53, dan TDS-mg/L.
Prototipe Pintu Lintasan Rel Kereta Api Otomatis Rasional Sitepu; Antonius F.L. Tobing; Ignatius Indra
Widya Teknik Vol. 7 No. 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v7i1.1259

Abstract

Kecelakaan lalu lintas pada perlintasan rel kereta api kerap terjadi akhir-akhir ini di Indonesia. Kecelakaan tersebut telah menimbulkan banyak korban jiwa baik yang hanya luka-luka maupun yang meninggal serta sejumlah kerugian material lainnya. Penyebab terjadinya kecelakaan tersebut umumnya karena tidak adanya pintu perlintasan, atau kegagalan pintu menutup saat dibutuhkan atau kegagalan operator untuk memerintahkan penutupan pintu perlintasan (human error). Dalam rangka mengurangi kecelakaan tersebut perlu kiranya setiap perlintasan diberi pintu perlintasan. Dan untuk mengurangi human error sebaiknya pintu tersebut bekerja secara otomatis. Untuk itu perlu dikembangkan teknologi yang mampu mengatasi masalah tersebut Jurnal ini bermaksud menguraikan sebuah prototipe teknologi hasil rancangan sendiri berupa pintu perlintasan rel kereta api yang otomatis. Komponen utama yang dipakai pada sistem ini adalah mikrokontroler dan teknologi komunikasi frekuensi radio (modul FR). Berdasarkan hasil uji coba ternyata alat ini bekerja dengan baik. Pintu dapat menutup secara otomotis jika ada kereta api yang akan lewat. Sebaliknya jika kereta api sudah lewat maka pintu akan terbuka secara otomatis. Implementasi alat ini pada lokasi yang sesungguhnya membutuhkan ketersediaan sumber energi listrik bolak-balik. Oleh sebab itu alat ini perlu dikembangkan lebih lanjut sehingga dapat dioperasikan dengan sumber energi listrik menggunakan aki atau sel surya.
Alat Pengukur Panjang dan Tinggi Barang Hasil Produksi Secara Kontinyu Hendra Ardi Setiadi; Antonius F.L. Tobing
Widya Teknik Vol. 7 No. 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v7i1.1260

Abstract

Mesin merupakan salah satu wujud nyata dari perkembangan teknologi yang digunakan untuk membantu manusia dalam melakukan pekerjaan yang berbahaya maupun pekerjaan yang membutuhkan ketelitian yang tinggi. Oleh karena itu dalam proses produksi dibutuhkan pengawasan dengan ketelitian tinggi. Alat pengukur panjang dan tinggi barang hasil produksi dibuat dengan menggunakan rangkaian mikrokontroler. Dengan penggunaaan alat ini diharapkan panjang dan tinggi barang dapat diukur dengan lebih cepat dan teliti. Pada pengujian kinerja alat tersebut dilakukan beberapa pengukuran terhadap panjang dan tinggi barang. Dari hasil pengukuran yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa tingkat keakuratan untuk sensor infrared yang berfungsi sebagai pendeteksi keberadaan barang mencapai nilai 100 %. Untuk sensor infrared yang berfungsi sebagai sensor pengukur tingkat keakuratannya mencapai nilai 95 %. Faktor yang mempengaruhi tingkat keakuratan tersebut antara lain delay yang ada dan ketepatan posisi dari sensor infrared. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan dan ketepatan hasil pengukuran, dapat disimpulkan bahwa alat alat pengukur yang telah dibuat dapat bekerja dengan baik.
Robot Beroda Yang Berjalan Menurut Jalur Yang Digambar Pada Personal Digital Assistant Michael Yohannes; Peter Rhatodirdjo Angka
Widya Teknik Vol. 7 No. 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v7i1.1261

Abstract

Dengan berkembangnya teknologi dan rumitnya jalur yang harus dilalui oleh robot, maka dibuatlah Robot Beroda Yang Berjalan Menurut Jalur Yang Digambar Pada Personal Digital Assistant (PDA). Tujuan dari pembuatan alat tersebut untuk mempermudah operator dalam menentukan jalur yang harus dilalui oleh robot. Cara kerja robot adalah membaca titik yang digambar oleh operator, lalu PDA akan menghitung jarak jalur yang akan dilalui, setelah itu PDA berkomunikasi dengan mikrokontroler untuk berjalan sesuai dengan jalur tersebut. Cara menggambar jalur pada layar PDA adalah dengan menyentuh suatu titik pada layar sentuh, lalu program akan menempatkan titik pada daerah yang disentuh untuk kemudian dihubungkan secara otomatis dengan titik jalur sebelumnya, sehingga terbentuklah jalur, dan proses itu akan berulang-ulang sampai operator menekan tombol “selesai”. Setelah jalur selesai digambar, maka titik jalur yang digambar pertama kali dianggap sebagai titik START dan yang digambar terakhir sebagai titik END. PDA berkomunikasi dengan mikrokontroler secara 2 arah (kirim–terima) dengan menggunakan rangkaian transmisi data infra merah. Untuk mengenali jarak yang telah dilalui robot, maka digunakan sensor optocoupler pada kedua roda belakang. Sensor optocoupler ini juga digunakan pada saat memutar haluan robot sesuai dengan sudut yang dikehendaki. Aplikasi robot ini pada dunia nyata antara lain robot pembawa barang.
Alat Pengaman Ruangan Dengan Closed Circuit Television (CCTV) Deka Rakhmadhani; Antonius Wibowo; Hendro Gunawan
Widya Teknik Vol. 7 No. 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v7i1.1262

Abstract

Akhir-akhir ini banyak orang yang resah jika mereka harus terjaga selama 24 jam setiap hari terutama para petugas keamanan, karena keamanan ruangan yang sangat rawan. Hal ini kurang efektif. Dengan teknologi yang semakin berkembang belakangan ini sangat mungkin, bila sudah waktunya, orang tidak lagi takut bila ingin meninggalkan ruangan atau ingin beristirahat sebentar terutama bagi petugas keamanan di suatu raungan. Oleh karena itu, diperlukan suatu alat untuk mendeteksi gerakan secara real time untuk mencegah ancaman pencurian pada suatu ruangan tertentu. Dalam jurnal ini dirancang suatu sistem yang melibatkan teknologi mikrokontroler di mana sistem tersebut akan melakukan pengambilan gambar secara real time dengan kamera Closed Circuit Television (CCTV), kemudian dilakukan proses perbandingan frame(t) dengan frame(t-1), jika selisih dari perbandingan tersebut melebihi nilai toleransi tertentu, maka hal tersebut dianggap sebagai gerakan. Setelah gerakan terdeteksi, maka komputer akan mengirim sinyal ke mikrokontroler untuk mengaktifkan sistem dari alat tersebut. Hasil yang dapat diperoleh dari 30 pengujian dari alat terhadap obyek yang bergerak ke kiri dan ke kanan, memiliki persentase keberhasilan 93, 3% dan persentase kegagalan 6,67%.
Analisis Faktor-faktor Yang Berpengaruh terhadap Produktivitas Bongkar Muat Kontainer di Dermaga Berlian Surabaya (Studi Kasus PT. Pelayaran Meratus) Hendra Gunawan; . Suhartono; Martinus Edy Sianto
Widya Teknik Vol. 7 No. 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v7i1.1263

Abstract

Dalam melakukan aktivitas pengiriman barang, perusahaan pelayaran menggunakan kontainer sebagai alternatif agar barang tersebut terlindungi dengan baik. PT. Pelayaran Meratus merupakan salah satu perusahaan pelayaran yang melakukan aktivitas pengiriman barang dengan menggunakan kontainer. Pengiriman dengan menggunakan kontainer dilakukan di dermaga petikemas. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan suatu model kuantitatif yang dapat digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang memberikan pengaruh secara signifikan terhadap produktivitas bongkar muat. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan adalah metode regresi linier berganda dengan dummy variable. Jumlah sampel yang digunakan untuk analisis ini adalah seluruh kapal petikemas milik PT Pelayaran Meratus yang sandar di Dermaga Berlian Surabaya selama 12 (dua belas) bulan, yang dimulai dari bulan Januari 2006 sampai dengan bulan Desember 2006. Respon yang digunakan adalah data realisasi dengan satuan jumlah kontainer per jam. Prediktor awal yang diduga memiliki pengaruh terhadap produktivitas adalah jumlah gank/kelompok buruh pelabuhan, alat bongkar muat, ratio full empty, total berat kontainer, dan waktu proses bongkar muat. Dilakukan 4 tahap untuk analisis model regresi yang telah diperoleh. Uji serentak (menggunakan P-value), uji individu (uji t), uji Glejser dan uji residual serta model akhir terbaik yang diperoleh. Diperoleh kesimpulan bahwa faktor berat merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap semua kapal.
Pemodelan Arimax dan Neural Network Untuk Peramalan dan Dasar Perencanaan Investasi Net Asset Value (NAV) Equity di PT Prudential Life Assurance Suryo Djojonegoro; . Suhartono; Dian Retno Sari Dewi
Widya Teknik Vol. 7 No. 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v7i1.1264

Abstract

Permasalahan utama yang sering dihadapi oleh manajer investasi di pasar modal adalah ketidakpastian Net Asset Value (NAV) yang membuat manajer investasi bertindak hati-hati dalam mengambil keputusan. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan dilakukan pemodelan NAV dari salah satu reksa dana yang diterbitkan oleh PT. Prudential Life Asssurance dengan menggunakan Model Fungsi Transfer dan Neural Network untuk memprediksi NAV di masa yang akan datang. Prediktor yang digunakan dalam penelitian adalah harga minyak mentah dunia (X1), harga emas internasional (X2), dan nilai tukar mata uang Indonesia terhadap dolar Amerika (X3). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan metode peramalan yang tepat melalui metode fungsi transfer (ARIMAX) dan Neural Network (NN) yang dapat digunakan untuk memprediksi Net Asset Value (NAV) Equity Fund yang membantu para investor dalam mengambil keputusan terhadap dana yang akan diinvestasikan. Selain itu, untuk mengetahui hubungan antara harga minyak mentah, harga emas, dan nilai kurs dolar terhadap Net Asset Value (NAV) Equity Fund melalui metode fungsi transfer (ARIMAX). Hasilnya menunjukkan bahwa model fungsi transfer dengan input gold merupakan model terbaik yang dapat digunakan untuk meramalkan Net Asset Value (NAV) periode ke depan. Hasilnya juga menunjukkan bahwa prediktor yang signifikan adalah harga minyak mentah, harga emas, dan nilai kurs dolar.
Perancangan Alat Penuang Polypropylene dan Polyethylene yang Ergonomis ke Mesin Injection Moulding PT. Rajawali Plastick Daniel Antono; Hadi Santosa; Julius Mulyono
Widya Teknik Vol. 7 No. 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v7i1.1265

Abstract

PT. Rajawali Plastick merupakan perusahaan yang bergerak di industri plastik. Perusahaan ini terletak di Jalan Kyai Tambak Deres 63A, Surabaya. Dalam usahanya untuk dapat semakin berkembang, perusahaan ini berusaha untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan kerja bagi pekerja. Selama ini kondisi kerja yang ada kurang dapat memuaskan pekerja. Kondisi ini mengakibatkan pekerja merasa cepat lelah dan keselamatan kerja juga tidak terjamin. Dari analisis yang dilakukan terhadap kuesioner nordic body map dan data lain seperti data denyut nadi serta besar energi yang dikeluarkan oleh pekerja, maka dapat ditemukan permasalahan-permasalahan dalam perusahaan, sehingga dapat dirancang perbaikan untuk pekerja. Perbaikan tersebut berupa perancangan alat penuang polypropylene dan polyethylene yang ergonomis ke mesin injection moulding. Dengan adanya perancangan dan implementasinya diharapkan pekerja dalam melaksanakan tugasnya dapat merasa nyaman dan semangat.

Page 1 of 1 | Total Record : 10