cover
Contact Name
Haeruddin
Contact Email
haeruddin@unej.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jeneral.sipil@unej.ac.id
Editorial Address
Jl. Kalimantan 37 Kampus Tegalboto, Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : 27984850     DOI : https://doi.org/10.19184/jeneral
Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral (JENERAL) is a national peer-reviewed and open-access journal that publishes research paper. The aim of this journal is to expand knowledge and advance development in the related study including mineral exploration, mining engineering, mineral processing, and geology.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2025)" : 6 Documents clear
Kerentanan Air Tanah Terhadap Intrusi Air Laut Dengan Menggunakan Metode GALDIT di Sekitar Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan Fuady Ahmad Lathif, Iqbal Fuady Ahmad; Wilopo, Wahyu; Handini, Esti
Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jeneral.v6i1.53687

Abstract

Kota Makassar yang berkembang pesat banyak menghadapi tantangan pemenuhan kebutuhan air bersih, terutama dari air tanah yang secara kualitas lebih baik. Di wilayah pesisir, pemanfaatan air tanah yang berlebihan dapat memicu intrusi air laut, yang menyebabkan penurunan kualitas air tanah di beberapa daerah di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode GALDIT yang dimodifikasi dengan menambahkan parameter kepadatan penduduk untuk menilai kerentanan air tanah terhadap intrusi air laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah pesisir Makassar memiliki dua tipe akuifer, yaitu akuifer bebas pada bagian atas yang tersusun dari pasir dan pasir lempungan, serta akuifer semi tertekan di bagian bawah yang tersusun dari batupasir, batupasir lempungan, dan batupasir tufan. Aliran air tanah bergerak dari daerah tinggian di tenggara menuju barat laut, dengan daerah pembuangan di laut Selat Makassar. Terdapat tiga zona kerentanan air tanah: tinggi, sedang, dan rendah. Zona kerentanan tinggi ditemukan di Kecamatan Mariso, Wajo, dan Tallo, yang dipengaruhi oleh genangan air laut akibat reklamasi pantai dan interaksi suplai air sungai dengan air tanah di daerah muara. Analisis menunjukkan bahwa kepadatan penduduk adalah parameter paling signifikan dalam menentukan kerentanan, diikuti oleh muka air tanah, jarak dari garis pantai, konduktivitas hidraulika, tebal akuifer, tipe akuifer, dan dampak status intrusi.
[RETRACTED] Analisis Perbedaan Kadar Bijih Nikel Laterit Antara Hasil Sampling Test Pit dan Re-Check di Front Everest PT. Antam Tbk. UBPN Kolaka Aminah, Siti; Bhani Ritra Wicaksono; Fachruzzaki
Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jeneral.v6i1.53691

Abstract

RETRACTED
Benefisiasi Pasir Besi Pantai Karsut Daerah Jeneponto Dengan Metode Konsentrasi Magnetic Separator Bakri, Suriyanto; Mursit, Mursalat; Juradi, Muhammad Idris; Arifin, Mubdiana
Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jeneral.v6i1.53438

Abstract

Pasir besi pada umumnya merupakan pasir besi pantai yang banyak tersebar di Indonesia khususnya di Sulawesi selatan. Pasir besi yang mengandung persentase kadar besi yang memenuhi syarat dapat langsung digunakan sebagai bahan campuran, namun berbeda halnya pasir besi yang mengandung kadar besi yang kurang. Daerah sepanjang Pantai Karsut Daerah Jeneponto terdapat pasir besi dengan persentase kandungan Fe di bawah 45%. Kandungan besi yang rendah pada pasir besi dapat ditingkatkan kadarnya dengan pemisahan antara mineral magnetik dengan mineral non magnetiknya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan kadar dan recovery besi pada bijih besi asal Pantai Karsut Daerah Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan. Sampel awal dianalisis menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) dan X-Ray Fluorescence (XRF). Percobaan konsentrasi pasir besi menggunakan magnetic separator dengan variasi kecepatan putar drum yaitu pada kecepatan 200 rpm, 250 rpm, 300 rpm. Produk berupa konsentrat dilakukan analisis XRF dan dilakukan perhitungan kadar dan recovery. Hasil penelitian terhadap sampel pasir besi asal Pantai Karsut Daerah Jeneponto menggunakan magnetic separator diperoleh peningkatan kadar mineral besi oksida Fe2O3 rata-rata sebesar 8,05% untuk masing-masing variasi kecepatan putar drum. Kadar Fe2O3 meningkat seiring meningkatnya nilai kecepatan putar drum, begitupun recovery yang diperoleh. Dihasilkan kadar Fe2O3 tertinggi pada kecepatan 300 rpm dengan recovery 80,88%.
Studi Empirik Getaran Tanah Akibat Peledakan Overburden PT Hanhwa Mining Service Indonesia, Kalimantan Timur Widianto, Ahmad Tri; Razak, Supardi; Nabella, Andromeda
Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jeneral.v6i1.53515

Abstract

Dilokasi penelitian PT Kideco Jaya Agung khususnya didalam jobsite Susubang terdapat pemukiman warga disekitar area peledakan. Maka dari itu sangat penting dilakukannya kontrol pada kegiatan peledakan yang berlangsung di wilayah tersebut, dalam rangka pengamanan untuk mencegah terjadinya kerusakan infrastruktur. Oleh karena itu, perlu dilakukan kontrol peledakan dan juga hasil getaran peledakan. Dari hasil analisis dan pengolahan data diperolah hubungan scaled distance dengan menggunakan tiga persamaan dinyatakan sebagai berikut, USBM, Langefors and Kihlstrom , dan Ambraseys-Hendron . Ketiga metode ini menghasilkan keberhasilan prediksi getaran untuk Scale Distance USBM sebesar 83.84%, Scale Distance Ambrasyes sebesar 83.57% dan untuk Scale Distance Langefors sebesar 84.12%, Metode perhitungan prediksi PPV yang paling sesuai digunakan pada lokasi penelitian untuk mendapatkan prediksi getaran guna melakukan pengamanan adalah perhitungan dengan Scale Distance Langefors sebesar 84.12%.
Analisis Potensi Ekonomi Keterdapatan Unsur Ni-Co Pada Endapan Nikel Laterit PT. RBP Kabupaten Konawe Utara Mili, Marwan Zam; Sahiddin, La Ode; Kadar, Muhammad Ilham
Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jeneral.v6i1.53689

Abstract

Nikel dan Kobalt merupakan elemen penting dalam industri baterai listrik karena berperan sebagai bahan utama dalam pembuatan katoda baterai lithium-ion. Logam-logam ini umumnya ditemukan pada endapan bijih nikel laterit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi nilai ekonomi dari kandungan nikel dan kobalt sebagai bahan baku baterai listrik pada endapan bijih nikel laterit milik PT. Rizqi Biokas Pratama yang berlokasi di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan nikel dan kobalt pada endapan nikel laterit memiliki potensi ekonomi yang signifikan. Untuk nikel, lapisan limonit memiliki potensi ekonomi sebesar USD 19.550.965 atau setara dengan Rp 310.917.430.537, sedangkan lapisan saprolit memiliki potensi sebesar USD 1.978.843 atau setara dengan Rp 31.469.375.560. Sementara itu, untuk kobalt, lapisan limonit memiliki potensi ekonomi mencapai USD 60.211.426 atau setara dengan Rp 957.537.484.403, sedangkan pada lapisan saprolit mencapai USD 103.792.752 atau setara dengan Rp 1.650.607.831.636.
Aspek Teknologi, Politik Kebijakan, dan Ekonomi dalam Kebijakan Hilirisasi Sumber Daya Nikel Indonesia pada Tahun 2020 Febriali Sahl, Dafiq; Djati, I Gede Sindhu Mahendra
Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jeneral.v6i1.53690

Abstract

Sebagai produsen dan pemilik deposit nikel terbesar di dunia, Indonesia masih banyak menjual bijih nikel mentah, alih-alih mengolahnya dan menjual dalam bentuk barang olahan. Presiden Jokowi melalui UU No. 3 tahun 2020 tentang Mineral dan Batubara memberlakukan kebijakan sumber daya alam untuk melarang ekspor mentah nikel serta mewajibkan perusahaan pertambangan nikel untuk mengolah bijih nikel di dalam negeri. Aspek politik, ekonomi, dan teknologi merupakan kerangka multidisiplin untuk melihat proses dan implementasi kebijakan hilirisasi nikel, yakni kebijakan untuk mengolah dan memurnikan (tingkat hilir) hasil pertambangan nikel di tingkat hulu. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data sekunder berupa studi literatur dan dianalisis menggunakan kerangka analisis proses kebijakan dari Dye (2017) terhadap aspek politik, ekonomi, dan teknologi kebijakan hilirisasi nikel. Hasil penelitian ini menunjukkan tiga temuan. Pada aspek politik, berbagai pemangku kepentingan dari kalangan politisi dan pengusaha nikel memainkan peranan sangat kunci dalam proses pembuatan dan implementasi kebijakan nikel melalui perjuangan kepentingan politik dan cita-cita negara untuk industrialisasi nikel. Pada aspek ekonomi, hilirisasi nikel membawa keuntungan ekonomi yang sangat besar dari segi investasi, ekspor olahan, permintaan dunia untuk produk baterai, meskipun masih ada catatan mengenai krusialitas keberadaan investor Tiongkok. Pada aspek teknologi, penelitian ini memberikan gambaran kebutuhan infrastruktur dan deskripsi dari produk-produk olahan nikel yang sudah atau potensial diindustrialisasi oleh pemerintah dan pengusaha. Kesimpulannya, Indonesia tengah menghadapi nickle boom yang oleh pemerintah dimanfaatkan secara ekonomi dengan adanya hilirisasi nikel melalui proses politik dan melibatkan infrastruktur-teknologi dalam pelaksanaannya.

Page 1 of 1 | Total Record : 6