cover
Contact Name
Fera Yuli Setiyaningsih
Contact Email
fera.yuli@gmail.com
Phone
+6285733666400
Journal Mail Official
jurnalinsancendekia.icme@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kemuning No. 57 Candimulyo Jombang, East Java, Indonesia
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL INSAN CENDEKIA
ISSN : 24430854     EISSN : 25798812     DOI : https://doi.org/10.35874/jic.v12i1
Core Subject : Health,
jurnal insan cendekia berisi tentang karya ilmiah tentang bidang kesehatan umum yaitu keperawatan , teknik labolatorium, kebidanan dan lain lain
Articles 219 Documents
Hubungan Pengetahuan Tentang Gizi Dengan Kebiasaan Makan Anak Pada Usia Sekolah Di SDN BABAT 1 Lamongan Lusyta Puri Ardhiyanti
Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 1
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi menimbulkan masalah pembangunan di masa yang akan datang dan berdampak pada menurunnya kualitas sumber daya manusia usia muda yang sangat dibutuhkan bagi perkembangan bangsa, kebiasaan makan anak usia sekolah yang tidak baik tanpa memperhatikan kualitas dan kuantitas gizi akan makanan yang dikonsumsi akan mempengaruhi kesehatan. Anak sekolah dasar pembangunan bangsa Indonesia, Peningkatan pengetahuan kesehatan anak usia sekolah tentang gizi diharapkan dapat menciptakan peserta didik yang sehat, cerdas dan berprestasi. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah populasi 65 siswa. Pengambilan sample dilakukan dengan tekhnik quota sampling diperoleh sample sebanyak 56 siswa. Variabel independennya adalah pengetahuan tentang gizi dan variable dependennya adalah kebiasaan makan. Data diperoleh melalui kuesioner, penelitian ini dilakukan pada bulan April-Juni 2015 dan hasil penelitian disajikan dalam bentuk table distribusi dan dianalisa secara statistik dengan SPSS uji Kendal Tau dengan tingkat kemaknaan t > 0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa H1 diterima dan Ho ditolak yang berarti ada hubungan antara pengetahuan tentang gizi dengan kebiasaan makan anak usia sekolah di SDN Babat 1 Lamongan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disinpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan tentang gizi dengan kebiasaan makan. Semakin baik pengetahuannya tentang gizi, maka kebiasaan makannya juga semakin baik. Artinya terjadi hubungan yang positif antara pengetahuan tentang gizi dengan kebiasaan makan. Kata Kunci : Pengetahuan tentang gizi, Kebiasaan makan
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA SISWI KELAS XI MADRASAH ALIYAH KALIBENING MOJOAGUNG JOMBANG Ita Ni`matuz Zuhroh
Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 1
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

LatarBelakang :Remaja merupakan masa puncak dari tumbuh kembang .Dimana salah satunya dipengaruhi oleg status gizi , apabila pada masa remaja status gizinya kurang optimal bisa berdampak pada tumbuh kembang yang kurang optimal, berat badan menurun, mudah sakit, dan bisa menyebabkan terjadinya anemia , sehingga bisa mengakibatkan penurunan prestasi belajar disekolah.Tujuan : Tujuan dari penelitia ini adalah untuk menganalisis hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada siswi kelas XII di Madrasah Aliyah Kalibening Mojoagung  Metode : Desain analitik, dengan rancangan cross sectional. Tehinik  pengambilan sampling yang digunakan Non Probabelity Sampling dengan jenis purposive sampling  , dengan jumlah sampel sebanyak 32 siswi kelas XII dengan menggunakan uji Man Whitney Hasil : Terdapat korelasi positif  anatara status gizi dengan kejadian anemia . Dari Hasil uji statistik man Whitney dilakukan dengan taraf signifikan α ≤ 0,05 yang setara dengan = - 1,96 maka H0 diterima dan Hi ditolak jika : - 1,96 ≤ Zh + 1,96 dan H0 diterima dan Hi diterima jika Z h   - 1,96 artinya ada hubungan. Pada tabel Z = - 4,678. Kesimpulan : terbukti bahwa ada hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia pada siswi kelas XII di Madrasah Aliyah Kalibening MojoagungKata kunci :Status Gizi , Anemia
EVALUASI PELAKSANAAN MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT (MTBS) DI KABUPATEN JOMBANG Siti Rokhani
Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 1
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat kenaikan penderita pneumonia pada tahun 2012 sebanyak 92.336 penderita di Jawa Timur. Jumlah pneumonia balita di Kabupaten Jombang tahun 2013 adalah 5.024, diare balita lebih tinggi dari kasus pneumonia yaitu 6.632 kasus. Tahun 2015, Pemerintah Propinsi Jawa Timur menetapkan 11 daerah berstatus kejadian luar biasa (KLB) demam berdarah (DB). Termasuk Kabupaten Jombang. MTBS merupakan metode deteksi dini untuk pencegahan kematian Balita karena penyakit menular. Tahun 2014 ada 11 Puskesmas dengan cakupan MTBS kurang dari target. Tujuan penelitian mengevaluasi pelaksanaan MTBS di Kabupaten Jombang. Jenis penelitian kualitatif menggunakan wawancara mendalam dan observasi langsung. Informan utama yaitu kepala Puskesmas, Koordinator KIA, Koordinator P2M Puskemas Tambak Rejo dan Puskesmas Peterongan. Informan triangulasi yaitu pelaksana MTBS, bidan, perawat dan dokter pada Puskesmas yang sama serta Kepala Bagian P2M Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang Hasil penelitian: 1) Sistem Pengorganisasian yang lemah terbukti tidak ada tim MTBS yang jalan; 2) Koordianasi antar bagian tidak pernah dilakukan; 3) Pemantauan dan pengawasan pada proses pelaksanaan MTBS terdapat terdapat perbedaan pada dua Puskesmas, kepala Puskesmas T belum menjalankan dengan sempurna, kepala Puskesmas P berperan aktif pada pemantauan dan pe   ngawasan, hai ini karena pengalaman kepemimpinan yang berbeda. Disarankan untuk pimpinan Puskesmas menjalankan fungsi manajer dengan tepat dan memberikan arahan pada pelaksana MTBS agar pelaksanaan sesuai dengan prosedur MTBS. Bagi Dinkes diharapkan dapat mengembangkan pelatihan MTBS untuk meningkatkan pengetahuan petugas. Kata Kunci    : Evaluasi Manajemen, MTBS, Puskesmas.
PERAN SUAMI DENGAN MINAT IBU HAMIL DALAM PELAKSANAAN KELAS HYPNOBIRTHING Lilis Surya Wati
Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 1
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suami berperan dalam mendampingi ibu hamil dalam menjalani kehamilannya terbukti dapat meningkatkan kesiapan dan keberanian menghadapi proses kehamilan dan menjelang persalinan. Dari hasil studi pendahuluan tanggal 05 Januari 2015 di Polindes Niken Kinesti, S.ST di Desa Gabus Banaran Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang. Didapatkan 10 ibu hamil datang dalam pelaksanaan kelas Hypnobirthing diantara 10 hanya 3 ibu hamil suaminya ikut berpartisipasi mengantarkan istrinya untuk melaksanaan kelas Hypnobirthing. Tujuan penelitian yaitu menganalisis hubungan peran suami dengan minat ibu hamil dalam pelaksanaan kelas hypnobirthing di BPM Lilis Surya Wati di Desa Sambong Dukuh Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang. Desain penelitan yang di gunakan adalah analitik cross sectional. Populasi semua ibu hamil yang berkunjung di BPS Lilis Surya Wati, sejumlah 24 ibu hamil. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Varibel bebas adalah peran suami dan variabel terikat adalah minat ibu hamil dalam pelaksanaan kelas Hypnobirthing. Pengumpulan data dengan kuesioner, dan dianalisis dengan menggunakan uji statistik ”Spearman Rank”. Penelitian ini didapatkan hasil bahwa sebagian besar 62,5% suami berperan dan hampir setengahnya 45,8% ibu hamil berminat tinggi dalam pelaksanaan kelas Hypnobirthing dengan α=0,05 dan ρ=0,001. Hasil dalam uji statistik ”Spearman Rank” didapatkan ρ=0,001 < 0,05 artinya H1 adalah diterima, dimana ada suatu hubungan antara peran suami dengan minat ibu hamil dalam pelaksanaan kelas Hypnobirthing. Kata Kunci : peran, suami, minat, ibu hamil, Hypnobirthing
PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU MASYARAKAT TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) ( Studi di RT: 05 RW: 02 Dusun Kedaton Desa Bulurejo Diwek Jombang ) Endang Yuswatiningsih
Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 1
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS ) merupakan program promosi kesehatan yang berkaitan dengan tatanan sehat yang dilakukan melalui proses pemberdayaan masyarakat baik input, proses maupun output. Pelaksanaan PHBS masih mempunyai kendala diantaranya adalah kemitraan lintas program, kemampuan teknis petugas rendah, mutasi petugas terlatih, alokasi dana terbatas, perubahan struktur organisasi dan indikator PHBS skala nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Desain penelitian ini adalah analitik cross sectional dengan jumlah sampel 32 Kepala Keluarga menggunakan teknik simple random sampling. Hasil yang didapatkan pengetahuan masyarakat tentang perilaku hidup bersih sehat baik sejumlah 14 responden (43,75%), cukup sejumlah 10 responden (31,25%) dan kurang sejumlah 8 responden (25%), sedangkan perilaku masyarakat didapatkan perilaku masyarakat tentang hidup bersih sehat positif sejumlah 23 responden (71,86%) dan perilaku masyarakat negatif sejumlah 9 responden (28,14%). Hasil analisis dengan menggunakan uji rank spearman didapatkan p value = 0,005 dan ini lebih kecil dari alpha (0,05) artinya H1 diterima. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku masyarakat tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Kata Kunci: Pengetahuan, perilaku, hidup bersih dan sehat.
PENGARUH STATUS GIZI, PARITAS DAN UMUR TERHADAP KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABUH KABUPATEN JOMBANG Yayuk Yuliyawati
Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 1
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi berat lahir rendah (BBLR) di Indonesia merupakan masalah yang belum dapat tertangani secara maksimal karena angka kejadian BBLR di Indonesia masih tinggi. Kelahiran BBLR adalah indikasi terjadinya defisiensi nutrien selama proses kehamilan yang disebabkan oleh gangguan sistem sirkulasi fetomaternal, dan dilatar belakangi oleh berbagai faktor risiko. Difisiensi nutrien saat kehamilan ini berpotensi menimbulkan gangguan perkembangan organ tubuh janin terutama gangguan perkembangan otak yang akan memicu terjadinya penurunan Intelligence Quotient (IQ) poin saat dilahirkan. Di wilayah kerja Puskesmas Kabuh ada 23 ibu yang melahirkan BBLR selama tahun 2011. Artikel ini disusun berdasarkan review dari penelitian berjudul faktor yang mempengaruhi kejadian bayi berat lahir rendah di wilayah kerja Puskesmas Kabuh pada tahun 2011. Penelitian ini menggunakan desain penenlitian deskriptif. Sampel yang digunakan pada penelitian adalah semua kejadian BBLR tahun 2011 di wilayah kerja Puskesmas Kabuh Kabupaten Jombang sebanyak 23 responden. Instrumen yang digunakan adalah check list. Teknik pengumpulan data pada penenlitian ini meliputi data primer (data yang di ambil langsung dari responden) dan data sekunder (data yang diperoleh dari hasil laporan). (1) Data primer dalam penelitian ini berupa data yang ditanyakan langsung pada responden melakukan pendekatan wawancara meliputi kebiasaan ibu saat hamil, penyakit ibu saat hamil, pekerjaan ibu, riwayat keturunan kembar dan faktor lingkungan. (2) sedangkan daata sekunder atau data yang di ambil dari laporan terkait meliputi buku KIA ibu dan kohort ibu dan bayi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa pengaruh status gizi, paritas dan umur terhadap kejadian bayi berat lahir rendah adalah sebagai berikut (1) status gizi ibu saat hamil kurang (83,35%), paritas lebih dari empat (47,06%), dan usia ibu saat hamil kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun (41,18%). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa faktor yang paling mempengaruhi kejadian bayi berat lahir rendah yaitu status gizi ibu saat hamil kurang, paritas lebih dari empat, dan usia ibu saat hamil kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun. Kata kunci: Paritas ; Pengaruh; BBLR
ANALISA SENAM HAMIL PADA IBU HAMIL DI KELAS IBU DI POSYANDU (Studi Di Desa Betek Kec. Mojoagung Kab. Jombang) Henny Sulistyawati
Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 1
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil dengan pelaksanaan senam hamil di kelas ibu di Posyandu Desa Betek Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan penelitian cross sectional.  Populasi penelitian ini adalah Semua ibu hamil TM II dan III di kelas ibu di Posyandu Desa Betek Kec.Mojoagung Kab.Jombang tahun 2014 dari bulan Desember 2013 – Januari 2014 maka populasi yang di dapat sebanyak 30 orang Teknik sampling menggunakan acidental sampling. Pengetahuan Ibu hamil tentang senam hamil merupakan variabel bebas diukur dengan menggunakan kuesionar, sedangkan Pelaksanaan senam Hamil merupakan variabel tergantung yang dikumur menggunakan observasi (cheklist). Hasil analisis data ibu hamil mempunyai pengetahuan baik sebagian besar melaksanakan senam hamil tidak terjadwal yaitu 10 orang (52,6%) dan mempunyai pengetahuan baik serta melaksanakan senam hamil yang terjadwal 7 orang (63,6%), sedangkan yang mempunyai pengetahuan kurang yaitu 9 orang (47,4%) melaksanakan senam hamil tidak terjadwal, sedangkan yang mempunyai pengetahuan kurang melaksanakan senam hamil terjadwal yaitu 4 orang (36,4%).  Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil dengan pelaksanaan senam hamil di kelas ibu di Posyandu Desa Betek Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang. Saran yang dikemukakan diharapkan ibu hamil untuk selalu meningkatkan sikap yang positif tentang pelaksanaa senam hamil dengan meningkatkan pengetahuan dengan bentuk selalu datang ke tempatpelayanan kesehatan terdekan yang yang mengadakan senam hamil sesuaai dengan jadwal yang ditentukan.. Kata Kunci : Pengetahuan, Ibu Hamil, Pelaksanaan senam hamil
PENGARUH PROFESIONALISME PUSTAKAWAN DALAM MEMBERIKAN LITERASI INFORMASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN DAN KUALITAS MAHASISWA MENULIS ARTIKEL ILMIAH Dwi Nuriana
Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 1
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang Kualitas literasi informasi di perpustakaan dapat menciptakan kepercayaan diri, pengalaman  dan memberikan pengetahuan mengenai peran pustakawan professional. kualitas hasil penulisan artikel ilmiah depengaruhi oleh pustakawan professional dalam memberikan literasi informasi berupa  bimbingan dan pelatihan dalam mengakses informasi di perpustakaan. Harapan pustakawan profesional adalah dengan adanya literasi informasi yang diberikan kepada pemustaka akan memberi dampak positif terhadap kemampuan dan kualitas pemustaka dalam menulis artikel ilmiah secara benar. Masalah yang ada di perpustakaan stikes Insan Cendekia Medika Jombang 1) Masih banyak mahasiswa yang belum bisa membuat laporan hasil penelitian yang benar 2) Masih banyak mahasiswa yang belum menyerahkan artikel hasil penelitian dengan benar.Tujuan dari penelitian ini adalah 1) ingin mengetahui  tingkat pengetahuan mahasiswa di dalam penulisan artikel ilmiah. 2) Ingin meningkatkan kemampuan dan kualitas mahasiswa dalam membuat artikel ilmiah.               Metode: disain penelitian. ini menggunakan populasi  mahasiswa S1 keperawatan semester 7  menggunakan teknik simple random sampling, instrument penelitian dengan memberikan bimbingan dan pelatihan literasi informasi di perpustakaan stikes insan Cendekia Medika Jombang. analiasa data dengan menggunakan diskriptif analitik dimana kita dapat mengukur kemampuan dan kualitas mahasiswa/ pemustaka dalam membuat laporan hasil penelitian beserta artikel ilmiah  di perpustakaan stikes Insan Cendekia Medika Jombang. Kesimpulan  penelitian adalah  memberitahukan bahwa secara kualitas 30% pemustaka belum mampu dalam membuat laporan penelitian dan penulisan artikel ilmiah secara benar. dan secara kualitas pemustaka sudah memenuhi target 90% dalam mengumpulkan laporan hasil penelitian beserta artikelnya. Saran Pustakawan professional sangat penting dalam memberikan literisasi informasi kepada pemustaka, mereka harus mampu menyebarkan informasi memberi solusi masalah  kepada pemustaka yang ingin mencari mencari informasi di perpustakaankata kunci : literasi informasi, kualitas pemustaka, artikel ilmiah, kemampuan, profesionalisme pustakawan.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI MENJADI BIDAN DENGAN PRESTASI BELAJAR ASUHAN KEBIDANAN IBU HAMIL PADA MAHASISWA SEMESTER II PRODI DIII KEBIDANAN (STUDI DI STIKes ICMe JOMBANG) Henny Sulistyawati
Jurnal Insan Cendekia Vol 2 No 1 (2015): JIC: Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi berfungsi untuk sebagai pendorong usaha dan pencapaian prestasi. Dengan adanya usaha yang tekun dan terutama didasari adanya motivasi, maka seseorang yang belajar itu akan dapat melahirkan prestasi yang baik. Intensitas motivasi seorang siswa akan sangat menentukan tingkat pencapaian prestasi belajarnya sehingga dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara motivasi menjadi bidan dengan prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu Hamil pada mahasiswa semester II Program Studi DIII Kebidanan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika Jombang. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan penelitian cohort. Populasi dalam penelitian ini merupakan mahasiswa semester II Program Studi DIII Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika sejumlah 180 mahasiswa, jumlah sampel diambil dengan mengacu tabel Krejcie kesalahan 5%didapatkan sampel sebanyak 123 mahasiswa dengan menggunakan teknik simple random sampling. Variabel bebas adalah motivasi menjadi bidan parameternya denganmenggunakan kuesionar, sedangkan variabel tergantung adalah prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu Hamil yang mengambil nilai dari ujian semester II pada mata kuliah AsuhanKebidanan Ibu Hamil. Hasil analisa data menggunakan uji korelasi product moment dapat dilihat bahwa nilai rhitung sebesar 0,272 > rtabel sebesar 0,207 dengan nilai p sebesar0,009 lebih kecil dari 0,05. Nilai rhitung sebesar 0,272 termasuk dalam kategori tingkat hubungan rendah, dalam analisis koefisien korelasi ini juga didapatkan koefisien determinasi (r2) sebesar 0,074 ini berarti hanya (7,4%) motivasi menjadi bidan dapat mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa, sedangkan (92,6%) dipengaruhi oleh faktor lain,misalnya intelegensia, bakat, minat, sikap dan lingkungan mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian diatas ada hubungan yang bermakna antara motivasi menjadi bidan dengan prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu hamil pada mahasiswa semester II Prodi DIIIKebidanan. Saran yang dikemukakan terhadap mahasiswa adalah diharapkan mampu meningkatkan motivasi didalam dirinya dengan menanamkan rasa suka terhadap setiapmata kuliah serta belajar secara sungguh-sungguh untuk mencapai prestasi yang optimal.Kata Kunci :Motivasi menjadi Bidan, Prestasi Belajar, Asuhan Kebidanan Ibu Hamil
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA PUTRI Yeti Mareta Undaryati
Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 2
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan minat dan motivasi terhadap seksualitas menjadi fenomena yang sangat menonjol di dalam kehidupan remaja. Hal ini dipengaruhi oleh faktor perubahan-perubahan fisik yang terjadi selama masa pubertas. Dorongan seksual remaja sangat tinggi melebihi dorongan seksual dewasa, sehingga remaja untuk mengekspresikan tingginya dorongan seksual ini dengan berbagai bentuk perilaku seksual. Remaja dengan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi yang kurang akan berakibat terjadinya perilaku seksual yang merugikan. Penelitian ini untuk menjawab apakah ada hubungan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja putri. Penelitian ini termasuk penelitian analitik dengan pengambilan sampel menggunakan Proporsional Random Sampling dengan jumlah 57 responden. Alat yang digunakan adalah angket/kuesioner. Hasil analisis didapatkan rXY = -0,008 dengan p = 0,954 yang berarti tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja putri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan kesehatan reproduksi remaja putri pada tingkat tinggi, sedangkan perilaku seksualnya pada tingkat sedang. Sehingga hasil analisis data dapat disimulkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja putri. Kata Kunci: Kesehatan Reproduksi, Perilaku, Remaja Putri, Tingkat Pengetahuan

Page 2 of 22 | Total Record : 219