cover
Contact Name
Fera Yuli Setiyaningsih
Contact Email
fera.yuli@gmail.com
Phone
+6285733666400
Journal Mail Official
jurnalinsancendekia.icme@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kemuning No. 57 Candimulyo Jombang, East Java, Indonesia
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL INSAN CENDEKIA
ISSN : 24430854     EISSN : 25798812     DOI : https://doi.org/10.35874/jic.v12i1
Core Subject : Health,
jurnal insan cendekia berisi tentang karya ilmiah tentang bidang kesehatan umum yaitu keperawatan , teknik labolatorium, kebidanan dan lain lain
Articles 219 Documents
HASIL PEMERIKSAAN LED METODE WESTERGREN ANTARA ANTIKOAGULAN EDTA DAN NATRIUM SITRAT 3,8% Indah Kusuma Ayunawati; Inayatur Rosyidah; Umaysaroh Umaysaroh
Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 2
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Seiring dengan meningkatnya jumlah pemeriksaan, maka sampel yang dibutuhkan akan semakin banyak, untuk meminimalis pengambilan sampel, pemeriksaan LED cara lain yang banyak dilakukan di lapangan yaitu dengan memodifikasi penggunaan antikoagulan, yang mana saat ini menggunakan antikoagulan EDTA. Dalam buku (Gandasoebrata, 2010, 37-38) menyatakan bahwa pemeriksaan LED metode westergren menggunakan antikoagulan natrium sitrat 38%. Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan LED  metode westergren antara antikoagulan EDTA dan natrium sitrat 3,8%. Metode Penelitian : Penelitian  dilakukan di laboratorium hematologi PRODI D-III Analis Kesehatan dengan desain penelitian deskriptif. Populasi penelitian yaitu seluruh mahasiswi semester IV PRODI D-III Analis Kesehatan yang berjumlah 51 mahasiswi, teknik sampling menggunakan purposive sampling dan sampel berjumlah 34 mahasiswi dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Instrumen penelitian diukur dengan pipet westergren. Teknik pengolahan data meliputi editing, coding dan tabulating dengan analisa data menggunakan rumus untuk mengklasifikasikan karakteristik data. Hasil Penelitian : Hasil pemeriksaan LED dengan antikoagulan EDTA diperoleh persentasi normal 67,6% dan tidak normal 32,4%, sedangkan dengan antikoagulan natrium sitrat 3,8% persentasi normal 58,8% dan tidak normal 41,2%. Kesimpulan : Berdasarkan perbedaan hasil nilai tertinggi EDTA dan natrium sitrat 3,8% diperoleh hasil EDTA yang cenderung meningkat 8,8% dan natrium sitrat 3,8% yang cenderung meningkat sebanyak 91,2%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hasil pemeriksaan LED metode westergren dengan antikoagulan natrium sitrat 3,8% pengendapan darah terjadi lebih cepat sehingga hasil LED lebih tinggi, sedangkan LED metode westergren dengan antikoagulan EDTA  pengendapan darah terjadi lebih lambat sehingga LED lebih rendah.Kata kunci: LED, EDTA, natrium sitrat 3,8%
PEMERIKSAAN PROTEIN URIN PADA IBU HAMIL TRIMESTER II SEBAGAI SKRINING PREEKLAMPSIA (Studi di Puskesmas Cukir Jombang) Alfiyatun Makhfiroh; Arif Wijaya; Ita Ismunanti
Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 2
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Preeklampsia merupakan kelainan malfungsi endotel pembuluh darah yang menyebar luas sehingga terjadi vasospasme (penyempitan pembuluh darah) setelah usia kehamilan 20 minggu yang dapat mengakibatkan terjadinya penurunan perfusi organ dan pengaktifan endotel yang menimbulkan terjadinya hipertensi, edema dan proteinuria. Preeklampsia pada ibu hamil dapat menyebabkan resiko perlambatan pertumbuhan janin, peningkatan kejadian bayi lahir mati, kejang, gagal ginjal, stroke serta membahayakan jiwa ibu dan janin. Tujuan Penelitian : Penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar proteinuria pada ibu hamil trimester II untuk skrening dini preeklampsia. Metode Penelitian : Desain penelitian yang digunakan adalah Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester II di Puskesmas Cukir jombang. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester II yang periksa di Puskesmas Cukir Jombang selama  6 hari yaitu sebanyak 23 ibu hamil trimester II dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah kadar proteinuria. Pengambilan data dilakukan menggunakan lembar kuisioner dan pengambilan langsung sampel urin yang di periksa menggunakan asam sulfosalicyl 20%. Pengolahan dan analisa datanya menggunakan editing, coding dan tabulating. Hasil : Penelitian menunjukan positif proteinuria sebanyak 8 responden (34,8%) yang terdiri dari positif 1 (1+) sebanyak 7 responden yaitu sebesar 30,4%. Positif ++(2+) sebanyak 1 responden yaitu sebesar 4,4% dan hasil negatif proteinuria sebanyak 15 responden yaitu sebesar 65,2%. Kesimpulan : Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa hampir setengah ibu hamil trimester II di Puskesmas Cukir Jombang positif proteinuria. Saran : Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk memberikan penyuluhan kepada ibu hamil supaya memeriksakan kehamilan secara dini untuk pencegahan terjadinya preeklampsiaKata Kunci : Ibu Hamil Trimester II, Preeklamsia, Protein Urin
EFEKTIFITAS EKSTRAK DAUN SRIKAYA (Annona squamosa L) TERHADAP PERTUMBUHAN Staphyloccoccus aureus SECARA IN VITRO Andita Fitriani; Erni Setiyorini; Farach Khanifah
Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 2
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Bakteri Staphylococcus aureus merupakan bakteri yang paling sering menyebabkan infeksi. Pemberian antibiotik merupakan upaya pengendalian terhadap infeksi yang dapat menyebabkan resisten. Bakteri Staphylococcus aureus telah resisten terhadap antibiotik ampisilin, amoksisilin-asam klavulanat, amoksisilin, penisilin G, sulbenisilin, kloramfenikol dan siprofloksasin sehingga penanganan terhadap infeksi Staphylococcus aureus relatif sulit. Daun Srikaya diketahui mengandung senyawa flavonoid, saponin dan tannin yang memiliki efek antimikroba. Metode Penelitian : Dalam penelitian ini ditentukan Kadar Hambat Minimum (KHM) dengan menggunakan metode dilusi padat.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen analitik dengan post test only control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah bakteri Staphylococcus aureus yang merupakan stok kultur milik Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya. Variabel independen dalam penelitian ini adalah ekstrak daun srikaya (Annona squamosa L.) dengan konsentrasi 3%, 6%, 12% dan 24%. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah bakteri Staphylococcus aureus. Data dianalisis dengan uji one way ANOVA dilanjutkan uji Post Hoc LSD dengan nilai probabilitas (p)<0,05. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan jumlah koloni bakteri Staphylococcus aureus yang berbanding terbalik dengan peningkatan konsentrasi ekstrak daun srikaya mulai dari konsentrasi 3% hingga 24%.Kesimpulan : Kesimpulan pada penelitian ini yaitu ekstrak daun srikaya mempunyai efek antimikroba terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus dengan KHM terletak pada konsentrasi dua kali lipat dari konsentrasi 24%. Saran : Sebagai referensi bakteri yang dapat menyebabkan infeksi dan dapat menangsninys dengan antimikroba alami yang minimefek samping disbanding dengan BKOKata Kunci: Antimikroba, Ekstrak Daun Srikaya, , Kadar Hambat Minimum (KHM), Staphylococcus aureus
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI INFUSUM KULIT BUAH DELIMA PUTIH (Punica granatum Linn) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli Junaidah Junaidah; Begum Fauziyah; Ita Ismunanti
Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 2
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Penyakit yang disebabkan oleh bakteri masih banyak dijumpai di Indonesia. Salah satunya adalah diare yang disebabkan oleh bakteri Escherichia coli. Pengobatannya adalah dengan antibakteri. Salah satunya adalah antibakteri yang terdapat pada kulit buah delima putih. Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konsentrasi hambat minimum (KHM) infusum kulit buah delima putih (Punica granatum Linn) terhadap bakteri Escherichia coli. Metode Penelitian : Metode penelitian menggunakan deskriptif dengan alat ukut observasi. Pengujian dilakukan terhadap infusum kulit buah delima putih dengan konsentrasi 2.5%, 3.0%, 3.5%, dan 4.0% yang diujikan terhadap bakteri Escherichia coli, dengan kepadatan bakteri 3x106/ml, menggunakan metode difusi dengan Kirby-bauer. Hasil Penelitian : Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan di Laboratorium STIKes ICMe Jombang, dapat diketahui bahwa pada konsentrasi infusum kulit buah delima putih 2.5% dan 3.0% tidak terbentuk zona jernih, yang berarti pada konsentrasi tersebut tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Sedangkan pada konsentrasi 3.5% dan 4.0% terbentuk zona jernih yang berarti pada konsentrasi tersebut dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Kesimpulan : Kesimpulan dari penelitian ini adalah Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) infusum kulit buah delima putih adalah 3.5% dengan diameter 9 mm dan termasuk kategori kuat dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Saran : Dengan hasil penelitian ini diharapkan masyarakat bisa lebih memanfaatkan kulit buah delima putih.Kata Kunci : Buah delima putih , Escherichia coli
IDENTIFIKASI BAKTERI Escherichia coli PADA SUSU KEDELAI YANG DIJUAL DI TOKO- TOKO DESA SUMOBITO JOMBANG Nor Alfiyah; Ali Maududi; Sri Lestari
Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 2
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : susu kedelai adalah produk minuman seperti susu sapi yang terbuat dari kedelai. Susu kedelai merupakan minuman nabati bergizi tinggi. Susunan asam amino dari protein susu kedelai mirip dengan susu sapi. Susu kedelai bukan suatu obat, tetapi minuman tambahan yang dapat menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat sehingga tidak mudah terserang penyakit. Tujuan Pemelitian : penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya bakteri Escherichia coli pada susu kedelai. Metode Penelitian : Desain penelitian ini adalah deskriptif. Sampel diambil dari toko-toko yang menjual susu kedelai di desa Sumobito Jombang dengan jumlah populasi 13 susu kedelai dari produksi susu kedelai yang berbeda, pengambilan sampel dengan teknik total sampling.  Variabel dalam penelitian ini adalah  bakteri Escherichia coli pada susu kedelai. Pengumpulan data diperoleh dengan mengidentifikasi bakteri Escherichia coli pada susu kedelai. Pengolahan data dengan editing, coding, dan tabulating. Analisa data menggunakan tabel MPN. Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa sebanyak 8 sampel (61.54%) susu kedelai mengandung bakteri Escherichia coli dan sebanyak 5 sampel (38,46%) susu kedelai tidak mengandung bakteri Escherichia coli.Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar susu kedelai yang dijual di toko-toko desa Sumobito Jombang positif mengandung bakteri Escherichia coli. Sehingga tidak layak untuk dikonsumsi.Kata Kunci : Escherichia coli, Identifikasi, susu kedelai
IDENTIFIKASI JUMLAH BAKTERI Escherichia coli PADA MINUMAN ES TEH YANG DIJUAL DI DUSUN CANDIMULYO JOMBANG Nur Mayang A.S; Ali Maududi; Farach Khanifah
Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 2
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Es teh merupakan minuman yang sudah dikenal dengan luas di Indonesia dan di dunia. Saat ini minuman teh semakin beragam cara penyajiannya, namun banyak faktor kontaminasi yang dapat menyebabkan pencemaran bakteri didalam minuman teh antara lain penambahan es dan air putih, cara penyeduhan teh, peralatan lingkungan penjualan, pembuat dan pencucian peralatan. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya bakteri Escherichia coli pada minuman es teh yang dijual di Dusun Candimulyo Jombang dan mengetahui jumlah bakteri Escherichia coli dengan metode MPN. Populasi diambil dari semua minuman teh yang dijual oleh pedagang warung makan di Dusun Candimuyo Jombang. Metode Penelitian : tehnik sampling yang digunakan yaitu Non probability sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah bakteri Escherichia coli pada minuman teh. Hasil Penelitian : berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan pada 10 sampel didapatkan hasil 10 sampel positif terkontaminasi bakteri Escherichia coli dengan indeks MPN 25-1800 sel/100ml dengan persentase 100% tidak layak konsumsi dengan bakteri kontaminan yaitu Escherichia coli, serta bakteri lain yang diduga Salmonella sp. Kesimpulan : Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa minuman teh tidak layak konsumsi dengan persentase 100% karena tidak memenuhi syarat Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/Menkes/Per/VI/2010 Tentang Persyaratan Kualitas Air minum, yaitu total bakteri Escherichia coli adalah 0 per 100ml sampel.Kata Kunci : Bakteri Escherichia coli, Jumlah Bakteri, Minuman Es Teh, MPN
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KADAR ASAM URAT PADA PRA LANSIA DI RT:02/RW:02 DESA CANDIMULYO KECAMATAN JOMBANG KABUPATEN JOMBANG Sri Sayekti
Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 2
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Asam urat merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan serangan mendadak, berulang, dan disertai dengan arthritis yang terasa sangat nyeri karena adanya endapan kristal monosodium urat atau asam urat yang terkumpul di dalam sendi sebagai akibat dari tingginya kadar asam urat di dalam darah (hiperurisemia). Jika asam urat ini terus menumpuk makin lama maka akan berdampak bisa mengendap pada ginjal, sehingga seseorang dengan asam urat yang tinggi memiliki kecenderungan untuk mendapatkan penyakit batu ginjal.  Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan pola makan dengan kadar asam urat pada pra lansia di RT:02/RW:02 Desa Candimulyo Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang.  Jenis penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasinya Semua pra lansia usia 45-59 tahun di RT:02/RW:02 Desa Candimulyo Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang yang berjumlah 51 orang. Tehnik sampling menggunakan simple random  sampling dengan sampelnya sejumlah 45 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pada variabel independen menggunakan kuesioner dan variabel dependen menggunakan lembar kuesioner. Pengolahan data menggunakan  editing, coding, scoring, tabulating  dan uji statistik menggunakan rank spearman. Hasil penelitian hampir setengahnya (42,2%) responden pola makan adalah baik sejumlah 19 orang, sebagian besar (68,9%) responden kadar asam urat normal sejumlah 31 orang. Uji wilcoxon menunjukkan bahwa nilai signifikansi r = 0,000 <   a (0,05), sehingga H1 diterima. Kesimpulannya adalah ada hubungan pola makan dengan kadar asam urat pada pra lansia di RT:02/RW:02 Desa Candimulyo Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang. Kata Kunci : Kadar Asam Urat, Pola Makan,  Pra Lansia
GAMBARAN EFEKTIFITAS AIR FERMENTASI BUAH MENGKUDU MATANG (Morinda citrifolia L.) 13% TERHADAP BAKTERI Escherichia coli Desyana Nurshinta Dewi; Awaluddin Susanto; Farach Khanifah
Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 1
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Morinda citrifolia telah diketahui sebagai tanaman medis. Mengkudu menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap infeksi bakteri, virus, parasit dan jamur. E. coli merupakan bakteri yang paling sering menyebabkan diare. Resistensi E. coli terhadap berbagai antibiotika telah banyak dilaporkan, khususnya antibiotik golongan β-laktam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan kepekaan E. coli yang berasal dari spesimen klinis terhadap air yang diperoleh dari fermentasi terhadap buah mengkudu matang. Jenis penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah bakteri Escherichia coli, sampel pada penelitian ini adalah suspensi bakteri Escherichia coli 10, Sampling pada penelitian ini menggunakan quota sampling. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan observasi data. Pengolahan data dan analisi menggunakan coding dan tabulating.Hasil penelitian menunjukkan tidak terbentuk diameter zona hambat pada media MHA yang ditanami bakteri Escherichia coli dengan menggunakan cakram yang mengandung air fermentasi buah mengkudu matang 13%. Kesimpulan dari penelitian gambaran efektifitas Air fermentasi buah mengkudu matang (Morinda citrifolia) dengan konsentrasi 13% terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli, tidak efektif ditunjukkan dengan tidak terbentuknya zona hambat. Kata Kunci : Escherichia coli, Fermentasi, Mengkudu
EFEKTIFITAS KOMBINASI EKSTRAK BIJI DAN DAUN SELASIH (Ocimum basilicum L) SEBAGAI ANTISEPTIK ALAMI TERHADAP BAKTERI PADA TANGAN Rina Ning Septia; Awaluddin Susanto
Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 1
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mencuci tangan dengan sabun merupakan tindakan efektif mencegah penyakit diare penyebab kematian anak-anak. Jombang tahun 2012 diperkirakan jumlah penderita akibat diare sebanyak 50.042 orang. Tingkat keefektifan mencuci tanga dengan sabun dalam menurunkan angka kematian akibat diare dalam persen memcuci tangan dengan sabun 44%, menggunakan air 25%, sumber air olahan 11%. Salah satu langkah mengurangi infeksi diare dengan adanya inovasi pemanfaatan bahan alami yang mempunyai aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas ekstrak kombinasi biji dan daun selasih sebagai antiseptik alami terhadap bakteri pada tangan. Desain penelitian menggunakan true experient dengan rancangan penelitian post test only control group design. Populasi dan sampel penelitian ini adalah bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dengan variasi kelompok perlakuan 5%, 10%, 20%, 40% dan kelompok kontrol negatif serta positif dengan 3x pengulangan. Data diolah dengan menggunakan coding, tabulating dan dianalisa menggunakan uji statisika Kruskal Walis. Hasil penelitian perhitungan jumlah koloni bakteri Staphylococcus aureus kontrol negatif: 1012, konsentrasi 5%: 121, konsentrasi 10%: 48, konsentrasi 20% dan 40%: 0, kontrol positif:0. Escherichia coli kontrol negatif: 943, konsentrasi 5%: 810, konsentrasi 10%: 372, konsentrasi 20% dan 40%: 0, kontrol positif:0. Uji Kruskal Walis H1 diterima. Kesimpulan ada pengaruh ekstrak kombinasi biji dan daun selasih terhadap pertumbuhan bakteri dan nilai KHM pada konsentrasi 10% dan KBM konsentrasi 20%. Kata Kunci: Efektifitas kombinasi ekstrak biji dan daun selasih, Staphylococcus aureus, Escherichia coli.
IDENTIFIKASI JAMUR Malassezia furfur PADA PETANI (Studi di Dusun Bendung Rejo RT 11 RW 14 Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang) Vivin Mardiana; Antoni Farhan
Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Insan Cendekia Vol 4 No 1
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malassezia furfur merupakan flora normal pada kulit manusia dan ragi yang bersifat lipofilik sering ditemukan pada permukaan kulit atau tubuh manusia juga memiliki periode pertumbuhan yang sangat cepat. Biasanya jamur ini muncul disebabkan  oleh penyakit Pytiarisis versicolor. Tujuan penelitian adalah untuk identifikasi adanya jamur Malassezia furfur pada petani. Penelitian bersifat deskriptif, sampel dalam penelitian ini adalah 20 responden di Dusun Bendung Rejo RT11/RW14 Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang diambil secara Total sampling. Pengumpulan data dilakukan cara yaitu menggunakan kuesioner. Variabel dalam penelitian ini adalah jamur Malassezia furfur. Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan dari 20 responden sebagian kecil tereinfeksi jamur Malassezia furfur dengan jumlah 3 orang (15%) dan yang tidak terinfeksi jamur Malassezia furfur sebagian besar 17 responden (85%) Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian kecil responden pekerja petani di Dusun Bendung Rejo RT11/RW14 Kecamatan Jogoroto Jombang terinfeksi jamur Malassezia furfur. Kata kunci : Malassezia furfur, Pytiarisis versicolor, Petani

Page 4 of 22 | Total Record : 219