cover
Contact Name
Fera Yuli Setiyaningsih
Contact Email
fera.yuli@gmail.com
Phone
+6285733666400
Journal Mail Official
jurnalinsancendekia.icme@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kemuning No. 57 Candimulyo Jombang, East Java, Indonesia
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL INSAN CENDEKIA
ISSN : 24430854     EISSN : 25798812     DOI : https://doi.org/10.35874/jic.v12i1
Core Subject : Health,
jurnal insan cendekia berisi tentang karya ilmiah tentang bidang kesehatan umum yaitu keperawatan , teknik labolatorium, kebidanan dan lain lain
Articles 219 Documents
PENGARUH PEMBERIAN TEH HIJAU TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL PADA LANSIA AWAL (46-55) TAHUN (Di Dusun Ngudirejo Desa Ngudirejo Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang) Ni Made Sinta Novi Astari; Marxis Udaya; Iva Milia Hani Rahmawati
Jurnal Insan Cendekia Vol 5 No 2, Septemb (2018): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lemak yang berlebihan atau hiperkolesterolemia dapat menyebabkan penyakit jantung koroner yang banyak terjadi pada lansia awal. Salah satu pengobatan non farmakologi untuk mengurangi kadar kolesterol yaitu dengan teh hijau. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pemberian teh hijau terhadap penurunan kadar kolesterol pada lansia awal (46-55) tahun di Dusun Ngudirejo Desa Ngudirejo Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang. Desain penelitian pra eskperimen dengan one group pre test-post test design. Jumlah sampel sebanyak 10 orang menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi pengukuran kadar kolesterol sebelum dan sesudah pemberian teh hijau dilanjutkan analisa data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 10 responden sebagian besar memiliki kadar kolesterol cukup (200-239 mg/dL) sebanyak 6 orang (60 %) dan nilai p= 0,002 < 0,05, terdapat pengaruh pemberian teh hijau terhadap kadar kolesterol pada lansia awal. Kesimpulan dari penelitian ini, ada pengaruh pemberian teh hijau terhadap penurunan kadar kolesterol pada lansia awal (46-55) tahun.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KEPATUHAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DALAM MENJALANI TERAPI HEMODIALISA (Di Poli RSUD Jombang) Mei Windarti; Hindyah Ike Suhariati; Auliasari Siskaningrum
Jurnal Insan Cendekia Vol 5 No 2, Septemb (2018): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit ginjal kronik merupakan sindroma klinis akibat kerusakan nefron yang mengakibatkan kegagalan fungsi tubuh. Salah satu masalah yang menjadi kegagalan hemodialisa yaitu kepatuhan. Kepatuhan pasien sangat diperlukan untuk mencapai keberhasilan terapi. Kepatuhan sebagai tingkatan perilaku seseorang yang mendapatkan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan sosial dengan kepatuhan pasien gagal ginjal kronik dalam menjalani terapi hemodialisa. Desain penelitian analitik korelasi. Populasi semua responden di Poli Hemodialisa RSUD Jombang. Dengan menggunakan teknik probability sampling dengan jenis simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan menggunakan uji statistik Mann Whitney dengan hasil p=0,000. Hasil penelitian menunjukkan 47 responden diketahui bahwa responden mendapatkan dukungan sosial baik sejumlah 31 (66,0 %), responden mendapatkan dukungan sosial cukup sejumlah 14 (29,8 %), responden mendapat dukungan sosial kurang sejumlah 2 (4,2%) dan kepatuhan pasien gagal ginjal kronik dalam menjalani terapi hemodialisa patuh sejumlah 34 (72,3%), responden tidak patuh sejumlah 13 (27,7%). Hasil uji Mann Whitney didapatkan hasil p=0,000, makan (0,000≤0,05) sehingga H1 diterima. Kesimpulannya adalah ada hubungan antara dukungan sosial dengan kepatuhan pasien gagal ginjal kronik dalam menjalani terapi hemodialisa di poli Hemodialisa RSUD Jombang.
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP MINAT IBU DALAM PELAKSANAAN PIJAT BAYI ( Di Desa Badas Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang) Aismawati Aismawati; Hidayatun Nufus; Irma Nurmayanti
Jurnal Insan Cendekia Vol 5 No 2, Septemb (2018): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Pijat bayi mempunyai manfaat yang besar bagi bayi, namun kenyataanya banyak ibu yang tidak melakukan pijat bayi sendiri. Mereka memijatkan bayinya pada dukun pijat bayi ketika bayi mereka rewel atau sakit saja. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang manfaat pijat bayi.Tujuan penelitian adalah untuk Mengetahui Pengaruh penyuluhan terhadap minat ibu dalam pelaksanaan pijat bayi Di Desa Badas Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang.Desain penelitian yang digunakan adalah metode pra eksperimental dengan rancangan penelitian ” one group pre test post test design”populasi dalam penelitian ini SemuaIbu yang memiliki bayi usia 0-12 bulan di Desa Badas Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang 63 responden dan sampel Sebagian Ibu yang memiliki Bayi usia 0-12 bulan di Desa Badas Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang sejumlah 54 responden dengan menggunakan proportional random sampling. Variabel Independent adalah Penyuluhan tentang pijat bayi Variabel dependent minat ibu dalam pelaksanaan pijat bayi. Pengumpulan data dengan menggunakan editing. Coding dan tabulating. Analisa data menggunakan Uji Wilcoxon.Hasil penelitian minat ibu dalam pelaksanaan pijat bayi di Desa Badas kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang. Bahwa 54 responden menunjukkan sebagian besar Minat ibu dalam pelaksanaan pijat bayi sebelum di beri penyuluhan rendah sejumlah 35 (64,8%).dan Minat ibu dalam pelaksanaan pijat bayi sesudah di beri penyuluhan tinggi sejumlah 29 responden (53,7%). Pada uji analisa data uji statistik wilcoxon didapat p-value (signifikasi) sebesar 0,000 < @0.05 maka Hi diterima. Kesimpulan pada penelitian ini ada Pengaruh penyuluhan terhadap minat ibu dalam pelaksanaan pijat bayi.
PENGARUH PEMBERIAN JUS LIDAH BUAYA (ALOE VERA) TERHADAP PENURUNAN KOLESTEROL TOTAL PADA LANSIA (Studi di Unit Pelaksanaan Teknis Pelayanan Sosial Tresna Werda Jombang) Akidatul Isnaini; Endang Yuswatiningsih; Yunan Yusuf Habibi
Jurnal Insan Cendekia Vol 5 No 2, Septemb (2018): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolesterol adalah senyawa hasil pengelolaan lemak yang di produksi hati yang penting bagi tubuh tetapi jika jumlahnya berlebihan didalam darah dapat membahayakan kesehatan. Terapi yang dapat digunakan untuk mengontrol kolesterol total adalah mengkonsumsi jus lidah buaya (aloe vera) secara teratur. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pemberian jus lidah buaya (aloe vera) terhadap penurunan kolesterol total pada lansia. Desain penelitian adalah Pra Eksperimen menggunakan pendekatan kuantitatif dengan one group pre-post test. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia yang memiliki kolesterol tinggi, sampel penelitian ini berjumlah 10 orang dengan menggunakan simple ramdom sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, dan dianalisis menggunakan uji wilcoxon sign rank test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah pemberian jus lidah buaya (aloe vera) hampir seluruhn responden mengalami penurunan kolesterol total sebanyak 9 orang (90%), dan didaptakana nilai p 0,022 < α(0,05) sehingga H1 diterima . Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh pemberian jus lidah buaya (aloe vera) terhadap perubahan kolesterol total pada lansia sebayak 90 % di unit pelaksanaan teknis pelayanan sosial tresna werda jombang.
HUBUNGAN MENOPAUSE DENGAN KADAR ASAM URAT DALAM DARAH (Di Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang) Ika Arpiana; Pastria Sandra Dewi; Dovi Dwi Mardiyah Ningsih
Jurnal Insan Cendekia Vol 5 No 2, Septemb (2018): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam urat merupakan salah satu penyebab jantung koroner, oleh sebab itu siapapun yang kadar asam uratnya tinggi harus berupaya untuk menurunkanya agar kerusakan tidak merembet ke organ-organ tubuh yang lain, akan tetapi banyak wanita menopause yang tidak sadar akan pentingnya pemeriksaan kadar asam urat dalam darah (Indriawan dalam Syarif, 2012, 4). Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan di Desa Bareng pada tanggal 09 April 2017 melalui test strip asam urat pada 7 wanita yang berusia 40-55 tahun didapatkan 4 wanita menopause yang kadar asam uratnya tinggi (> 6 mg/dl) dan 3 wanita lainnya kadar asam uratnya normal. Tujuan penelitian adalah Mengetahui Hubungan Menopause dengan Kadar Asam Urat dalam Darah di Desa Bareng Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Rancangan penelitian menggunakan “Cross Sectional”. Populasi seluruh wanita yang berusia 40-55 tahun di Desa Bareng yaitu 1195 jiwa. sampel sebanyak 120 wanita yang berusia 40-55 tahun dengan metode Proporsional Random Sampling. Data dikumpulkan dengan membagikan lembar observasi dan dilakukan pengecekan asam urat kemudian diuji statistik dengan Chi-Square. Responden menopause prematur yaitu 1 (0,8%) memiliki kadar asam urat tinggi. Responden menopause normal yaitu 56 (46,7%) dimana 29 (24,2%) responden memiliki kadar asam urat normal dan 27 (22,5%) responden memiliki kadar asam urat tinggi. Kemudian responden menopause terlambat yaitu 63 (52,5%) dimana 13 (10,8%) responden memiliki kadar asam urat normal dan 50 (41,7%) responden memiliki kadar asam urat tinggi. Pengolahan data dengan uji Chi-Square di dapatkan hasil ρ-value 0,001 yang lebih kecil dari alpha (0,05), maka ρ ≤ α sehingga H1 diterima artinya ada hubungan menopause dengan kadar asam urat dalam darah.Kesimpulan ada hubungan menopause dengan kadar asam urat dalam darah di Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang.
PENGARUH KOMBINASI EKSTRAK PARE (MOMORDICA CHARANTIA) DAN SAWO (MANILKARA ZAPOTA) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI SALMONELLA TYPHI SECARA INVIVO PADA USUS HALUS TIKUS Awaluddin Susanto; Sri Sayekti
Jurnal Insan Cendekia Vol 5 No 2, Septemb (2018): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salmonella typhi bacteria is a main cause of typhoid fever. The fever can be healed by using medical and traditional way. Bitter melon plantand Sapodilla have a lot of active compound, having potential as antimicroba as like salmonella typhi. The problem of this research is to find out whether the extract combination of bitter melon and sapodillais effective in inhibitingthe growing of Salmonella typhi in mice small intestine. Thisresearch aims to determine inhibitory concentration in the growing of Salmonella typhi in mice small intestine. This researchused experimental design with post test group. This research used experimental animals that is mice which is given Salmonella typhi and is given the extract of bitter melon and sapodilla in different kinds of concentration with sonde. The measurement of bacteria is first by taking small intestine mucosa and put it SSA media. Then, it is being identified and accounted. After that, the data result is being tested by ANOVA with the data requirement that is normally distributed and homogeneous by using SPSS with α=0.05 The research result shows that there is 300 groups in positive control, while on the other way there is no groups found, except in 100% bitter melon group of seven bacteria groups. After being tested, the data shows that the score is not normal (sig. 0.000 < α =0.005). As the result, the data is being tested by using non parametric test and Kruskal-wallis test. Lastly, the test result shows there is a significant difference among treatment groups (sig. 0.013 < α =0.05) This research concludes that the combination extract of bitter melon and sapodilla effectively can inhibit the growing of Salmonella typhi by using in vivo in the mice small intestine.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU POLA MAKAN LANSIA YANG MENDERITA HIPERTENSI (Di Puskesmas Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang) Sandra Aprilia Kurniawati; Inayatul Aini; Muhammad Karisto
Jurnal Insan Cendekia Vol 5 No 2, Septemb (2018): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan pada kelompok lansia. Perubahan pola makan hampir terjadi diseluruh dunia, baik di Negara maju maupun negara berkembang. Masyarakat mulai beralih pola makan tradisional menjadi pola makan yang tidak seimbang yang rendah karbohidrat, rendah serat dan tinggi lemak, sehingga bisa menimbulkan hipertensi. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang pada tanggal 05 April 2017 peneliti melakukan wawancara kepada 5 lansia yang menderita hipertensi. Hasil wawancara didapatkan 3 lansia masih merokok, tidak pernah berolahraga, dan jarang datang kembali untuk kontrol ulang ke pelayanan kesehatan dan 2 lansia tidak merokok, olahraga rutin dan datang kembali untuk kontrol ulang ke pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisa hubungan pengetahuan dengan perilaku pola makan lansia yang menderita hipertensi di Puskesmas Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Jenis penelitian ini adalah Analitik Correlational dengan rancangan Cross Sectional. Populasi 39 lansia yang berumur 60-70 tahun di Puskesmas Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Jumlah sampel 36 lansia yang berumur 60-70 tahun diambil secara random sampling di Puskesmas Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Variabel Independent penelitian ini adalah pengetahuan lansia tentang pola makan dan variable dependent penelitian ini adalah perilaku pola makan lansia yang menderita hipertensi. Instrumen penelitiannya menggunakan kuesioner dan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan lansia tentang pola makan di Puskesmas Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang didapatkan 18 responden (50,0%) berpengetahuan baik, 13 responden (36,1%) berpengetahuan cukup, 5 responden (13,9%) berpengetahuan cukup. Sedangkan perilaku pola makan lansia yang menderita hipertensi di dapatkan 20 responden (55,6%) mempunyai perilaku positif, 16 responden (44,4%) mempunyai perilaku negatif. Uji Chi Square menunjukkan bahwa nilai signifikan p=0,026<0,05, sehingga H1 diterima. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan pengetahuan dengan perilaku pola makan lansia yang menderita hipertensi di Puskesmas Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang.
PENGARUH STATUS GIZI TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK PRA SEKOLAH (PAUD) DI DESA BLARU KECAMATAN BADAS KABUPATEN KEDIRI Yasita Primasari; Ita Ni’matuzuhroh; Devi Fitria Sandi
Jurnal Insan Cendekia Vol 5 No 2, Septemb (2018): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan anak di dukung oleh status gizi yang baik dan seimbang, gizi tidak seimbang maupun gizi buruk serta derajat kesehatan yang rendah akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan maupaun perkembangan motorik halus anak. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh status gizi terhadap perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah di PAUD Desa Blaru Kecamatan Badas Kabupaten Kediri. Desain penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional, populasinya anak 36-42 bulan di PAUD Desa Blaru Kecamatan Badas Kabupaten Kediri sebanyak 50 anak dengan menggunakan teknik propotional random sampling. Alat ukur timbangan dan lembar KPSP dengan pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating, analisa data mengunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan status gizi anak usia prasekolah di PAUD Desa Blaru Kecamatan Badas Kabupaten Kediri baik (50%), kurang (19%), buruk (6,8%). Perkembangan motorik halus yang sesuai (61,4%) dan penyimpangan (38,6%). Berdasarkan uji Spearman Rank p < rho α antara variabel pengaruh status gizi dengan perkembangan motorik halus didapatkan nilai p = 0.005< 0.05 , hasil tersebut kurang dari tarif signifikan yang digunakan yaitu α =0,05,sehingga ada pengaruh antara status gizi dengan perkembangan motoriK halus. Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh status gizi terhadap perkembangan motorik halus pada anak pra sekolah di PAUD Desa Blaru Kecamatan Badas Kabupaten Kediri.
PENGARUH PROMKES TENTANG SEKS PRANIKAH MELALUI PEER GROUP TERHADAP SIKAP REMAJA DALAM PENCEGAHAN SEKS PRANIKAH (Studi di SMA N 1 Patianrowo) Hilda Cornelia Ereshinta; Muarrofah Muarrofah; Dwi Prasetyaningati
Jurnal Insan Cendekia Vol 5 No 2, Septemb (2018): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja rentan usia 10-19 tahun akan terjadi pertumbuhan fisik, kematangan fungsi organ reproduksi, ditambah perubahan emosi remaja menjadi lebih agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan. Sehingga apabila tidak didasari pengetahuan yang cukup, mencoba hal baru yang berhubungan dengan seksualitas memberikan dampak negatif bagi remaja. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh promkes tentang seks pranikah melalui peer group terhadap sikap remaja dalam pencegahan seks pranikah di SMA Negeri 1 Patianrowo. Penelitian ini menggunakan desain quasy-experiment. Jenis one group pre test-post test design. Populasinya siswa dan siswi kelas X IPS di SMA Negeri 1 Patianrowo berjumlah 144 anak, tekhnik pengambilan sampling menggunakan probability dengan jenis Proportionalrandom sampling berjumlah 36 responden, variabel independen pengaruh promkes tentang seks pranikah melalui peer group dan variabel dependen sikap remaja dalam pencegahan seks pranikah,. Analisa data menggunakan uji Mcnemar dengan tingkat signifikan 0,05. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan dari 36 siswa bersikap negatif sebelum dilakukan promkes tentang seks pranikah 26 responden (72,2 %), setelah dilakukan promkes negatif menjadi 8 responden (22,2 %). Hasil uji Mcnemar test didapatkan p = 0,000 < 0,05 maka H1 diterima atau Ho ditolak artinya ada pengaruh promkes tentang seks pranikah melalui peer group terhadap sikap remaja dalam pencegahan seks pranikah. Melalui peer group seseorang memperoleh informasi yang menarik, dengan memberikan pemahaman yang jelas dan benar baik membahas tentang masalah anatomis maupun masalah moral dan nilai-nilai yang berhubungan dengan seksualitas, adanya peer group informasi akan mudah dimengerti remaja. Peer group diharapkan mampu tumbuh menjadi peer educator yang diharapkan dapat membahas dan menangani permasalahan remaja.
EFEKTIFITAS SENAM TAI CHI TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA LANSIA (Di Dusun Mojongapit Desa Mojongapit Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang) Ahmad Muqorrobin; Hariyono Hariyono; Leo Yosdimyati Romli
Jurnal Insan Cendekia Vol 5 No 2, Septemb (2018): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperkolesterolemia menjadi masalah kesehatan di negara maju maupun negara bekembang. Kadar kolesterol darah yang tinggi berakibat serius terhadap kesehatan individu. Semakin tinggi nilai kolesterol darah maka semakin tinggi resiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengaruh senam Tai Chi terhadap penurunan kadar kolesterol total pada lansia. Desain penelitian True Eksperiment, dengan rancangan Randomized Pre Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini semua lansia penderita hiperkolesterolemia sebanyak 22 lansia dengan jumlah sampel 18 lansia, menggunakan teknik sampling purposive sampling. Variabel independen penelitian ini senam Tai Chi dan variabel dependen penelitian ini penurunan kadar kolesterol total pada lansia. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Penelitian ini menggunakan uji T-test. Hasil penelitian kelompok perlakuan sebagian besar (66,6%) di kategori sedang 6 lansia, sebagian kecil di kategori normal 2 lansia (22,2%) dan kategori tinggi 1 lansia (11,1%). Sedangkan kelompok kontrol sebagian besar (66,6%) di kategori sedang 6 lansia, sebagian kecil (33,3%) di kategori tinggi 3 lansia dan tidak sama sekali (0%) di kategori normal. Hasil uji T-test analisis kadar kolesterol total pada lansia kelompok perlakuan dan kelompok kontrol P value 0,010 < α (α=0,05) maka H1 diterima. Kesimpulannya ada pengaruh pemberian senam Tai Chi terhadap penurunan kadar kolesterol total pada lansia

Page 6 of 22 | Total Record : 219