cover
Contact Name
Fera Yuli Setiyaningsih
Contact Email
fera.yuli@gmail.com
Phone
+6285733666400
Journal Mail Official
jurnalinsancendekia.icme@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kemuning No. 57 Candimulyo Jombang, East Java, Indonesia
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL INSAN CENDEKIA
ISSN : 24430854     EISSN : 25798812     DOI : https://doi.org/10.35874/jic.v12i1
Core Subject : Health,
jurnal insan cendekia berisi tentang karya ilmiah tentang bidang kesehatan umum yaitu keperawatan , teknik labolatorium, kebidanan dan lain lain
Articles 219 Documents
BAKTERI COLIFORM PADA IKAN MUJAER (Oreochromis mossambicus) SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI BUAH KLUWEK (Pangium edule reinw) 1 SEBAGAI PENGAWET ALAMI Anita Dwi Ismayanti; Farach Khanifah; Inayatur Rosyidah
Jurnal Insan Cendekia Vol 6 No 1, Maret (2019): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Protein pada ikan mengalami denaturasi menyebabkan pembusukan sehingga menimbulkan adanya bakteri Coliform. Toksin pada bakteri Coliform dapat menyebabkan Intosikasi. Sehingga dibutuhkan pengawet alami biji buah kluwek yang megandung asam khoulmograt, asam glorat dan tanin yang berfungsi sebagai antibakteri.Tujuan Penelitian yaitu mengetahui pertumbuhan bakteri Coliform pada ikan Mujaer setelah pemberian ekstrak biji buah kluwek dengan konsentrasi 10%,20% dan 30%. Metode: Desain penelitian deskriptif, Populasi penelitian ini adalah seluruh ikan Mujaer yang terdapatdi kolam Desa Bareng Kecamatan Bareng berjumlah 1.200 ekor ikan Mujaer dengan jumlah sampel berjumlah 60 ekor ikan Mujaer, teknik yang digunakan sampling simple random sampling. Variabel pada penelitian ini yaitu bakteri Coliform pada ikan Mujaer (Oreochromis mossambicus) setelah pemberian ekstrak biji buah kluwek (Pangium edule reinw) dengan konsentrasi 10%, 20% dan 30% menggunakan instrumen uji Bakteriologi. Pengolahan data menggunakan Editing, coding, dan tabulating. Hasil : penelitian pada hari pertama konsentrasi ekstrak biji buah kluwek 10%, 20% dan 30% kondisi ikan segar 100% ,hari kedua konsentrasi 10% menunjukan kondisi ikan busuk 100% konsentrasi 20% kondisi ikan busuk (73%) dan konsentrasi 30% kondisi ikan busuk (47%). Sedangkan pada hari ketiga dan keempat konsentrasi 10%, 20% dan 30% kondisi ikan busuk 100%. Dilakukan uji bakteriologi tumbuh koloni bakteri Coliform pada konsentrasi 10% ,20% menunjukan hasil (73%) dan konsentrasi 30% (67%). Kesimpulan penelitian ini pertumbuhan bakteri Coliform setelah pemberian ekstrak biji buah kluwek sebagai pengawet alami pada konsentrasi ekstrak biji buah kluwek konsentrasi 10% dan 20% menunjukan hasil (73%) sedangkan konsentrasi 30% (67%).
GAMBARAN INDEKS ERITROSIT PADA PENDERITA TUBERKULOSIS (TBC) PARU PADA USIA 15-55 TAHUN (Studi di Pukesmas Mojoagung, Kabupaten Jombang) Asa Qurrotul Ain; Sri Sayekti; Dwi Prasetyaningati
Jurnal Insan Cendekia Vol 6 No 1, Maret (2019): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan:Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis yang mengakibatkan kelainan hematologi terutama pada eritrosit. Sehingga dapat mempengaruhi proses eritropoesis yaitu pemendekan masa hidup eritrosit di susmsum tulang sebelum menuju ke jaringan tubuh. Gangguan tersebut mengakibatkan penurunan jumlah eritrosit, kelainan morfologi eritrosit, dan volume eritrosit. Tujuan:penelitian adalah mengetahui gambaran indeks eritrosit pada pasien tuberculosis paru pada usis 15-55 tahun. Metode :Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi 38 orang yang berobat di Pukesmas Mojoagung. Pengambilan sampel dengan accidental sampling. Sampel diambil selama 1 minggu. Variabel penelitian yaitu indeks eritrosit pada penderita tuberkulosis. Pengolahan data menggunakan editing, coding, dan tabulating. Analisa datamenggunakan deskriptif persentase. Hasil: penelitian didapatkan eritrosit normositik normokrom 40% dan eritrosit mikrositik hipokromik 60%. Kesimpulan: penelitian ini adalah indeks eritrosit pada penderita tuberkulosis (TBC) paru pada usia 15-55 tahun didapatkan sebagian besar responden mikrositik hipokromik.
KADAR VITAMIN C PADA BUAH PISANG RAJA (Musa paradisiaca L) SEBELUM DAN SESUDAH PENAMBAHAN KALSIUM KARBIDA (CaC 2 ) Chitra Wahyuning Kusuma Wekti; Farach Khanifah
Jurnal Insan Cendekia Vol 6 No 1, Maret (2019): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Pisang merupakan salah satu jenis buah yang memiliki tingkat konsumsi tinggi di Indonesia. Pisang raja merupakan salah satu jenis pisang yang memiliki banyak varian diantaranya adalah pisang raja bulu, pisang raja sereh, dan pisang raja nangka yang memiliki rasa berbeda satu sama lain. Kebanyakan petani memanen pisangnya dalamkeadaan tidak matang lalu memeramnya dengan menggunakan kalsium karbida, ini dilakukan karena kalsium karbida akan membuat pisang menjadi lebih cepat matang kemudian siap dijual. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar vitamin C pada buah pisang raja (Musa paradisiaca L) sebelum dan sesudah penambahan kalsium karbida (CaC 2 ). Metode: Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif. Populasi penelitian ini adalah pohon pisang raja yang terdapat di desa Nguwok kecamatan Modo kabupaten Lamongan berjumlah 3 pohon dengan 3 jenis yang berbeda. Sampel penelitian ini adalah 3 jenis pisang raja yaitu raja sereh, raja bulu, dan raja nangka yang diambil menggunakan teknik Purposive Sampling dengan variabel adalah kadar vitamin C buah pisang raja sebelum dan sesudah penambahan kalsium karbida. Pengolahan data menggunakan Editing,Coding, Tabulating. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan kadar vitamin C pada buah pisang sebelum dan sesudah penambahan kalsium karbida yakni pisang raja bulu sebanyak 7,6 mg/100 gram dan 3,5 mg/100 gram; raja sereh sebanyak 4,1 mg/100 gram dan 2,9 mg/100gram; raja nangka sebanyak 3,5 mg/100 gram dan 2,3 mg/100 gram. Kesimpulan: Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pisang raja sesudah penambahan kalsium karbida memiliki kadar vitamin C lebih tinggi dibandingkan dengan pisang sebelum penambahan kalsium karbida
IDENTIFIKASI BAKTERI Salmonella sp dan Escherichia coli PADA BAKSO BAKAR YANG DIJUAL DI ALUN - ALUN KOTA JOMBANG Diajeng Puspita Pertiwi
Jurnal Insan Cendekia Vol 6 No 1, Maret (2019): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Masyarakat perlu memperhatikan kebersihan makanan, yang belum tentu terjamin sanitasi dan higienitasnya. Makanan yang dijual dipinggir jalan mudah terkontaminas oleh bakteri pathogen. Di Alun-alun Kota Jombang jajanan bakso bakar sangat digemari oleh masyarakat karena harganya yang murah dan rasanyapun enak dan dijual secara bebas. Tujuan: Penelitian dilakukan dengan tujuan mengetahui ada atau tidak bakteri Salmonella sp dan Escherichia coli Bakso bakar yang dijual di Alun-alun Kota Jombang. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif dengan jumlah populasi 10 penjual bakso bakar di Alun-alun Kota Jombang, dengan teknik total sampling. Analisa data dalam persentase, pengolahan data, coding dan tabulating. Hasil: Hasil penelitian di dapatkan bahwa (60%) terdapat Salmonella sp dan (60%) terdapat Escherichia coli yang artinya bakso bakar yang dijual di Alun-alun Kota Jombang sebagian besar terdapat Salmonella sp dan Escherichia coli. Kesimpulan: dari penelitian ini sebagian besar sampel bakso bakar positif Salmonellsp dan Escherichia coli. Diharapkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam membeli, mengonsumsi jajanan yang dijual dipinggir jalan.
DETEKSI KECACINGAN (Enterobius vermicularis) PADA ANAK SDN LATSARI 1 USIA 7-10 TAHUN DI DESA LATSARI KECAMATAN MOJOWARNO KABUPATEN JOMBANG (Studi dilakukan di SDN desa Latsari Kecamatan Mojowarno kabupaten jombang) Fitria Rizki Noviati; Lilis Majidah; Yana Eka Mildiana
Jurnal Insan Cendekia Vol 6 No 1, Maret (2019): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Infeksi kecacingan merupakan penyakit parasit infeksi cacing perut Enterobius vermicularis atau biasa disebut oleh masyarakat cacing kremi.Yang kurangnya menjaga pola kehidupan yang besih dan baik.dimana angka kejadiannya 92% terjadi pada anak-anak disekitar terutama pada anak-anak SD dari mulai usia 7-10 tahun. Angka kejadian ini dapat dilihat berdasarkan pola hidup di sekitar, dan juga berdasarkan asuhan orang tua.Cacing kremi adalah nematoda usus yang habitatnya berada di usus besar rectum. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi Kecacingan (Enterobius vermicularis) pada anak SDN Latsari 1 usia 7-10 Tahun. Metode Desain Penelitian menggunakan Deksriptif.Populasi siswa SDN Desa Latsari Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang berjumlah 100 siswa.Sampel yang di ambil sejumlah 30 siswa.dengan menggunakan random sampling.Variabel penelitian Deteksi kecacingan Enterobius vermicularis pada anak SDN latsari 1. Pengolahan data menggunakan Editing, coding, tabulating. Metode pemeriksaan ini menggunakan pengendapan Centrifugasi. Hasil penelitian yang didapat dengan mengambil sampel sebanyak 30 responden, kami mendapatkan data prevalensi Enterobiasis vermicularis sebanyak 0 orang (0 %), sedangkan prevalensi yang tidak terdeteksi Enterobiasis vermicularis sebanyak 30 orang (100%) atau dapat dinyatakan tidak ada responden yang terdeteksi kecacingan (Enterobiasis vermicularis). Kesimpulan bahwa seluruh responden tidak terdeteksi kecacingan Enterobius vermicularis sebagai tambahan informasi serta pengetahuan untuk media belajar dalam mengembangkan ilmu parasitologi deteksi kecacingan Enterobiasis vermicularis
PEMERIKSAAN TRIGLISERIDA PADA IBU HAMIL SEBAGAI SKRINING PREEKLAMPSIA (Studi di Puskesmas Cukir Jombang) Luluk Lailil Muyasaroh; M. Zainul Arifin; Nining Mustika Ningrum
Jurnal Insan Cendekia Vol 6 No 1, Maret (2019): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Kehamilan merupakan suatu keadaan fisiologis, tetapi ada beberapa keadaan yang dapat menyebabkan kehamilan penuh dengan ancaman. Salah satu masalah dalam kehamilan yang masih dijumpai sampai saat ini adalah preeklampsia. Pada kehamilan dengan preeklampsia terjadi gangguan metabolisme insulin dan lipid. Kadar asam lemak bebas dan trigliserida lebih tinggi pada pasien preklampsia dibandingkan dengan pasien hamil normal. Preeklampsia pada ibu hamil dapat menyebabkan resiko perlambatan pertumbuhan janin, peningkatan kejadian bayi lahir mati, kejang, gagal ginjal, stroke serta membahayakan jiwa ibu dan janin. Tujuan : adalah untuk mengetahui kadar trigliserida pada ibu hamil untuk diagnosa dini preeklampsia. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 30 ibu hamil di Puskesmas Cukir Jombang. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang periksa di Puskesmas Cukir Jombang selama 3 hari sebanyak 23 ibu hamil dengan menggunakan teknik Consecutive Sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah kadar trigliserida. Pengambilan data dilakukan menggunakan lembar kuisioner dan pengambilan langsung sampel darah vena yang di periksa menggunakan enzimatis kolorimetri (GPO-PAP). Pengolahan data analisa datanya menggunakan editing, coding, scoring dan tabulating. Hasil : Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kadar trigliserida responden normal yaitu sebanyak 17 responden (73,9%) dan hampir setengah responden yang kadar trigliserida borderline yaitu sebanyak 6 responden (26%). Kesimpulan : Dari hasil penelitian ini adalah sebagian besar ibu hamil di Puskesmas Cukir Jombang kadar trigliserida normal. Saran : Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk memberikan penyuluhan kepada ibu hamil supaya memeriksakan kehamilan untuk pencegahan dan mengontrol kadar trigliserida guna mencegah terjadinya preeklampsia.
EFEKTIVITAS DAYA LARVASIDA EKSTRAK DAUN DAN BIJI SIRSAK (Annona muricata L.) TERHADAP MORTALITAS LARVA NYAMUK Aedes aegypti (Studi di Laboratorium Parasitologi) Wiji Santi Yuliani; Awaluddin Susanto; Hindyah Ike Suhariati
Jurnal Insan Cendekia Vol 6 No 1, Maret (2019): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan:Sirsak (Annona muricata L.) memiliki bagian tanaman sirsak seperti buah, daun, biji, dan batang dapat dimanfaatkan untuk kesehatan karena mengandung antifeedant, insektisida, larvasida, antioksidan, antikanker, dan antivirus. Nyamuk Aedes aegypti dapat menyebabkan penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue). Dalam pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas daya larvasida ekstrak daun dan biji sirsak (Annona muricata L.) terhadap mortalitas larva Aedes aegypti.Metode:Penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian trueeksperimental dengan desain penelitian post test control group design. Populasinya adalah larvaAedes aegypti dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Analisa data yang digunakan adalah uji Faktorial dengan nilai p<0,05.Hasil:Berdasarkan data penelitian didapatkan hasil ekstrak daun sirsak (Annona muricata L.) 10% memiliki persentase 50%, ekstrak biji sirsak (Annona muricata L.) 10%memiliki persentase 78,13%, ekstrak kombinasi biji dan sirsak (Annona muricata L.) 10%memiliki persentase 51% terhadap mortalitas larva Aedes aegypti. Simpulan:Didapatkan kesimpulan bahwa ekstrak biji sirsak (Annona muricata L.) 10% paling efektif digunakan sebagai larvasida
GAMBARAN KADAR Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT) PADA JURU PARKIR DI JL. AHMAD YANI KABUPATEN JOMBANG Nadia Putri Kirana; Evi Puspita Sari; Ita Ismunanti
Jurnal Insan Cendekia Vol 6 No 1, Maret (2019): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Juru parkir merupakan suatu pekerjaan yang menuntut seseorang untuk tetap berada di Jalanan yang dipenuhi dengan berbagai macam polutan yang tersebar di udara seperti Partikulat Meter (PM), Karbon monoksida (CO), Nitrogen oksida (NO2), Sulfur dioksida (SO2), Hidrokarbon (HC), dan Plumbum (Pb). Polusi udara yang tersebar ini jika terhirup secara terus-menerus nantinya akan menyebabkan masalah kesehatan yang serius, khususnya organ hepar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT) pada juru parkir di Jl. Ahmad Yani Kabupaten Jombang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, populasi pada penelitian ini adalah juru parkir di Jl. Ahmad Yani Kabupaten Jombang yang berjumlah 30 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode Purposive sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah kadar Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT) pada juru parkir yang berada di Jl. Ahmad Yani Kabupaten Jombang. Metode pemeriksaan SGPT menggunakan IFFC metode tanpa Pyridoxal Phosphate (P-5’-P). UV, Kinetik. Hasil: Berdasarkan analisa statistik deskriptif di dapatkan persen (%) konstribusi diatas mean sebanyak 4 responden (20%) masih memiliki risiko terjadi kerusakan sel hepar Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 4 responden yang memiliki risiko terjadi kerusakan sel hepar.
IDENTIFIKASI JAMUR RHIZOPUS SP PADA BUAH PEPAYA JINGGA (Carica papaya L.) Nur Diana; Lilis Majidah
Jurnal Insan Cendekia Vol 6 No 1, Maret (2019): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Buah Pepaya Jingga (Carica papaya L.) merupakan salah satu varietas lokal yang paling banyak disukai oleh masyarakat Indonesia, karena memiliki kelezatan rasa dan penampilannya yang menarik. Buah pepaya Jingga (Carica papaya L.) tumbuh baik di dataran tinggi maupun di dataran rendah. Masalah sekarang tidak semua pepaya jingga dalam bentuk segar yang harus dikonsumsi oleh masyarakat. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat jamur Rhizopus sp pada pepaya jingga (Carica papaya L.) Pada penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif. Sampel dilakukan dengan cara menanamkan sebagian bahan pemeriksaan atau buah pepaya jingga (Carica papaya L.) pada media Sabaroud Dextrose Agar (SDA) dan diinkubasi selama 3-7 hari. Sampel yang diambil buah yang setengah matang kemudian diinkubasi pada suhu kamar selama 4 hari, sampel diambil sebanyak 4 buah dengan tehnik purporsive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan mikroskop. Variabel dalam penelitian ini adalah jamur Rhizopus sp pada buah pepaya jingga (Carica papaya L.). Teh debnik pengolahan data meliputi coding dan tabulating dengan analisa data penelitian ini menggunakan rumus untuk mengklarifikasikan karakteristik data. Berdasarkan Hasil penelitian terhadap 4 sampel pepaya jingga (Carica papaya L.) adanya sampel yang ditumbuhi oleh jamur Rhizopus sp (50%) dan Aspergillus sp (50%). Kesimpulan jamur yang mengkontaminasi atau didominasi buah pepaya jingga (Carica papaya L.) menunjukkan persentase setengah oleh jamur Rhizopus sp. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, Saran bagi konsumen hendaknya memilih dan membedakan buah yang baik untuk dikonsumsi.
IDENTIFIKASI JAMUR JENIS KAPANG PADA RUMPUT LAUT KERING Idenification of Mold Type Fungus On Dried Seaweed Annisa’ S. Akhyari; Ruliat Ruliat; Lusyta P. Ardhiyanti
Jurnal Insan Cendekia Vol 6 No 1, Maret (2019): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Jamur jenis kapang mampu mengubah makhluk hidup atau benda mati menjadi sesuatu yang menguntungkan atau merugikan. Kapang dapat menyebabkan penyakit bagi kesehatan manusia karena dalam pertumbuhan kapang dapat memproduksi zat kimia yang bersifat racun disebut mikotoksintoksin. Sampai sekarang sudah diketahui lebih dari 400 macam mikotoksin yang dapat dihasilkan oleh berbagai jenis jamur,masing-masing memiliki toksisitas yang umumnya bersifat kronis atau menimbulkan mikotoksikosis. Jamur kapang penyebab alergi atau penyakit saluran pernapasan dan paru-paru. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi jamur jenis kapang pada rumput laut kering. Metode Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sampel yang diambil yaitu rumput laut kering dengan tempat berbeda di Kecamatan Talango Kabupaten Jombang dengan jumlah populasi 4 rumput laut kering dengan menggunakan total sampling dengan variabel jamur jenis kapang. Analisa data penelitian ini menggunakan cooding, editing dan tabulating. Sampel ditanam pada media SDA selama tiga hari dan dipekriksa pada Lup atau kaca pembesar. Hasil Didapatkan hasil 4 sampel rumput laut positif terdapat jamur jenis kapang. Yang berjumlah 4 (100%) sampel rumput laut kering yang diteliti positif terdapat jamur jenis kapang. Kesimpulan bahwa rumput laut kering yang di jual di Kecematan Talango Kabupaten Sumenep seluruh sampel rumput laut kering positif terdapat jamur jenis kapang.

Page 8 of 22 | Total Record : 219