cover
Contact Name
Fera Yuli Setiyaningsih
Contact Email
fera.yuli@gmail.com
Phone
+6285733666400
Journal Mail Official
jurnalkebidanan204@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kemuning No 57 A Candimulyo Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KEBIDANAN
ISSN : 20882505     EISSN : 25804774     DOI : https://doi.org/10.35874/jib.v15i1
Core Subject : Health,
Jurnal kebidanan memuat karya ilmiah tentang kebidanan yaitu tentang kehamilan, asuhan kehamilan, bayi baru lahir, neonatus, anak prasekolah, premenopause, kesehatan reproduksi dan lain lain
Articles 233 Documents
Pengaruh Deep Back Massage Terhadap Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif di Ruang Bersalinan Rumah Sakit Immanudin Kabupaten Kotawaringin Barat Jenny Oktarina; Ayu Asriana; Muniarti Muniarti
Jurnal Kebidanan Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v17i1.478

Abstract

Persalinan merupakan proses menanti kelahiran yang akan dilalui seorang ibu dengan penuh rasa nyeri tetapi hal tersebut dapat teratasi dengan melakukan penekanan pada daerah sacrum secara mantap dengan telapak tangan, lepaskan dan tekan lagi atau disebut dengan deep back massage. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Pengaruh Deep Back Massage terhadap intensitas nyeri persalinan kala 1 fase aktif di Ruang Bersalin Rumah Sakit immanudin Kabupaten kotawaringin barat Tahun 2017. Desain penelitian adalah penelitian Pra Eksperiment dengan pendekatan metode One Group Pra-Post Test Design. Populasinya semua ibu bersalin pada saat penelitian, dengan sampel 21 responden diambil dengan tekhnik accidental sampling. Pengumpulan data dengan observasi. Dari hasil penelitian sebelum perlakuan hampir setengah responden mengalami nyeri berat terkontrol sebanyak 8 responden (38,1%) dan setelah perlakuan hampir setengah responden mengalami nyeri sedang sebanyak 8 responden (38,1%). Hasil analisa data menggunakan uji-T dengan nilai p : 0,000 dan alpha: 0,05, jadi nilai p < alpha 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, artinya ada perbedaan intensitas nyeri persalinan sebelum dan sesudah diberikan deep back massage. Diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai alternatif penurunan rasa nyeri pada persalinan dengan mudah dilakukan tanpa efek yang membahayakan dalam memberikan intervensi pada ibu selama persalinan kala I fase aktif.
Hubungan Antara Asupan Makanan, Stres, dan Aktivitas Fisik dengan Hipertensi pada Usia Menopause di Puskesmas Pangkalan Lada Eko Sari Ajiningtyas; Siti Fatimah; Rahmayanti Rahmayanti
Jurnal Kebidanan Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v17i1.479

Abstract

Kasus hipertensi paling banyak diderita pada kelompok umur >45 tahun. Jika dibandingkan dengan pria, ternyata wanita lebih banyak menderita hipertensi. Di Kalimantan Tengah didapatkan angka prevalensi 6% dari pria dan 11% pada wanita. Hipertensi pada usia menopause merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada wanita. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor asupan makanan, stres, dan aktivitas fisik terhadap hipertensi pada usia menopause di Puskesmas Pangkalan Lada. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 50 orang. Penelitian dilakukan pada bulan Mei – Juni 2017. Pengukuran variabel-variabelnya dilakukan hanya satu kali dengan data primer dan sekunder. Variabel penelitian meliputi hipertensi, asupan lemak, asupan natrium, stres, dan aktivitas fisik. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis univariat, bivariat menggunakan uji Spearman rank, dan multivariat menggunakan uji Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik (p=0,017), stres (p=0,001), asupan lemak (p=0,001), asupan natrium (p=0,001) terhadap hipertensi pada usia menopause di Puskesmas Pangkalan Lada. Hasil regresi logistik menunjukkan bahwa asupan natrium memiliki tingkat resiko lebih tinggi terhadap hipertensi (p=0,021) jika dibandingkan dengan faktor yang lainnya. Sebagian besar wanita yang telah menopause menderita hipertensi sebanyak 70%. Terdapat hubungan yang signifikan antara faktor stress, aktivitas fisik, asupan lemak, dan asupan natrium dengan hipertensi pada usia menopause di Puskesmas Pangkalan Lada. Analisis multivariate diperoleh hasil hanya satu faktor asupan natrium yang paling dominan mempengaruhi hipertensi pada usia menopause.
Hubungan Frekuensi Baby Spa Dengan Perkembangan pada Bayi Usia 4-6 Bulan di Klinik Baby Spa Aulia Dwi Suprapti; Neneng Sukmawati; Rawat Umbarwati
Jurnal Kebidanan Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v17i1.480

Abstract

Masa bayi adalah masa keemasan sekaligus masa krisis perkembangan. Prevalensi gangguan tumbuh kembang di Indonesia berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kesehatan Bayi di Kalimantan Tengah pada tahun 2007, didapatkan bahwa gangguan perkembangan menempati prevalensi tertinggi setelah masalah gizi. Salah satu alternatif dalam memberikan rangsangan pada bayi untuk perkembangan adalah Baby spa yang dilakukan dengan dua cara, yaitu mandi berendam atau berenang dan pijat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi baby spa dengan perkembangan pada bayi usia 4-6 bulan di Klinik Baby Spa Aulia. Desain penelitian menggunakan penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan berjumlah 34 bayi usia 4-6 bulan di Klinik Baby Spa Aulia. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis bivariat menggunakan uji Chi Square. Responden yang termasuk pada bayi usia 4-6 bulan yang melakukan baby spa pada kategori tidak rutin sebanyak 19 (55,9%), kategori rutin sebanyak 15 (44,1%) dan perkembangan bayi suspect sebanyak 12 (35,3%), perkembangan normal sebanyak 22 (64,7%). Hasilnya p- value= 0,043 < α (0,05). Ada hubungan yang signifikan antara frekuensi baby spa dengan perkembangan bayi usia 4-6 bulan di Klinik Baby Spa Aulia. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi salah satu alternatif dalam memberikan rangsangan perkembangan bayi.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Oleh Pendidik Sebaya Terhadap Pengetahuan dan Sikap Dalam Pencegahan Seks Pranikah di SMAN 1 Sukamara Kalimantan Tengah Jenny Oktarina
Jurnal Kebidanan Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v17i1.481

Abstract

Latar Belakang: Remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menjadi dewasa. Usia remaja berada pada rentang 10-19 tahun. Seiring dengan masa transisi, remaja mempunyai permasalahan yang kompleks. Salah satunya adalah perilaku seks pra nikah. faktor yang mempengaruhi seks pra nikah pada remaja adalah kurangnya informasi dan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi. Pendidikan kesehatan reproduksi merupakan salah satu cara untuk mengurangi dampak negatif dan mencegah seks pra nikah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi pada pengetahuan dan sikap remaja dalam pencegahan hubungan seks pra nikah di SMAN 1 Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan rancang bangun quasi experimental (eksperimental semu) jenis pre test – post test control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Kuesioner digunakan untuk pengumpulan data dan analisis dilakukan dengan menggunakan uji t sampel berpasangan. Pendidikan kesehatan reproduksi diberikan tiga kali. Pre test dan post test dilakukan untuk mengukur pengetahuan dan sikap. Hasil: terdapat perbedaan yang bermakna pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan pada pengetahuan dan sikap remaja. pengetahuan pada remaja p=0,000 (p<0,05) dan sikap pada remaja p=0,014 (p<0,05). Kesimpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja di SMAN 1 Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah
Pengaruh Metode Pembelajaran Tutor Sebaya Terhadap Hasil Belajar Materi Senam Nifas pada Mahasiswa D-III Kebidanan Semester II Isnina Isnina
Jurnal Kebidanan Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v17i1.482

Abstract

Metode pembelajaran merupakan landasan praktik pembelajaran hasil penurunan teori psikologi pendidikan dan teori belajar yang dirancang berdasarkan analisis terhadap implementasi kurikulum dan implikasinya pada tingkat operasional dikelas (Suprijono, 2011). metode pembelajaran tutor sebaya terhadap hasil belajar materi senam nifas karena dari permasalahan diatas penggunaan metode pembelajaran yang digunakan metode ceramah yang cenderung kurang memberikan pengalaman belajar yang optimal kepada peserta didik. peneliti ingin mengidentifikasikan adakah Pengaruh metode pembelajaran tutor sebaya terhadap hasil belajar materi senam nifas pada Mahasiswa DIII Kebidanan semester II STIKES Dian Husada Mojokerto. Dalam penelitian ini menggunakan desain Experimen, dengan rancangan Quasy Experimen dengan kelompok eksperimental dan kelompok kontrol dengan post test only control group desain. Dari 18 responden dengan metode pembelajaran tutor teman sebaya hasil belajar senam nifas sebesar 16,67% terkategori Baik, sebanyak 83,3% terkategori amat baik. Dari 18 responden dengan metode pembelajaran tanpa tutor teman sebaya hasil belajar senam nifas sebesar 11,11% terkategori Cukup, sebanyak 77,78% terkategori baik. Terdapat pengaruh pembelajaran metode tutor sebaya terhadap hasil belajar senam nifas mahasiswa semester II program studi D-III Kebidanan Dian Husada Mojokerto.
Pembuatan Lotion Tabir Surya Tepung Tulang Sotong (Sepia officinalis) dengan Perbandiangan Emulgator Poppy Dwi Citra Jaluri
Jurnal Kebidanan Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v17i1.483

Abstract

Tulang sotong (Sepia officinalis) telah banyak digunakan masyarakat pesisr sebagai tabir surya alami. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan emulgator yang menghasilkan formula sedian lotion yang memiliki kestabilan organoleptis, homogenitas, pH, dan iritasi sediaan yang paling baik. Formula lotion tepung tulang sotong dibuat dengan menggunakan emulgator anionik dengan konsentrasi asam stearat 8% dan trietanolamin 4%, nonionik dengan dengan konsentrasi span 60 3% dan tween 80 10%. Pengujian kestabilan lotion dilakukan sebelum dan sesudah kondisi dipercepat pada suhu C dan C selama 12 jam secara bergantian sebanyak 10 siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa formula nonionik merupakan sediaan lotion yang paling baik dalam penelitian ini.
Pengaruh Konseling Terhadap Sikap Akseptor Suntik 3 Bulanan Tentang Efek Samping Penambahan Berat Badan di Klinik Harapan Bunda Pangkalan Bun Dhita Yuniar Kristianingrum
Jurnal Kebidanan Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v17i1.484

Abstract

Fenomena dimasyarakat banyak ibu cenderung bersikap negatif untuk melakukan penanganan efek samping penambahan berat badan. Sehingga, peningkatan informasi bisa dilakukan melalui konseling dibutuhkan untuk mengatasi masalah yang ada di masyarakat. Berdasarkan hasil studi pendahuluan melalui wawancara pada tanggal 12 Juli 2017 pada 10 Akseptor KB suntik 3 bulan didapatkan seluruh akseptor mengalami kenaikan berat badan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh konseling terhadap sikap akseptor suntik 3 bulanan tentang efek samping penambahan berat badan di Klinik Harapan Bunda Pangkalan Bun. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental one group pre-post test design. Populasi pada penelitian ini Semua akseptor suntik 3 bulanan yang mengalami penambahan berat badan di Klinik Harapan Bunda Pangkalan Bun sebanyak 138 orang. Pengambilan sampel sejumlah 28 siswa secara simple random sampling. Variabel independent adalah konseling. Variabel dependent adalah sikap akseptor suntik 3 bulanan tentang efek samping penambahan berat badan. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Teknik pengolahan data menggunakan Editing, Coding, Scoring dan Tabulating. Analisa data menggunakan Univariate dengan T Mean dan Bivariate dengan uji Paired t test. Hasil penelitian pada 28 respoden didapatkan bahwa 16 responden (57,1%) bersikap negatif dan 12 responden (42,9%) bersikap positif sebelum diberi konseling. Setelah diberi konseling menjadi 20 responden (71,4%) bersikap positif dan 8 responden (28,6%) bersikap negatif. Hasil uji statistik didapatkan taraf signifikan sebesar 0,003 adalah kurang dari 0,05 (ρ= 0,003 < α = 0,05). Kesimpulannya ada pengaruh konseling terhadap sikap akseptor suntik 3 bulanan tentang efek samping penambahan berat badan.
Pengaruh Baby Gym Terhadap Peningkatan Perkembangan Bayi Usia 6 Bulan (Studi di Desa Kayangan Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang) Yana Eka Mildiana
Jurnal Kebidanan Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v17i1.485

Abstract

Bayi merupakan dasar dari awal kehidupan manusia dimana pertumbuhan dan perkembangan menjadi faktor utama untukmenuju tahapan berikutnya.Pada masa ini sangat bergantung dari orang tua dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar untuk tumbuhkembangnya.Dalam merangsang pertumbuhan dan perkembangan bayi dibutuhkan stimulasi.Baby gym merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh baby gymterhadap peningkatanperkembangan bayi usia 6 bulan di desa Kayangan, Diwek Jombang. Jenis Penelitian ini adalah Quasi eksperimen dengan pendekatan non randomized pre and post test with control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah bayi yang berusia 6 bulan hingga 6 bulan 15 hari saat awal penelitian sebanyak 20 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan KPSP, meteran, dan timbangan bayi. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan univariat dan bivariat (uji chi square untuk mendapatkan nilai odds ratio. Hasil penelitian menunjukkanpengaruh baby gym terhadap perkembangan dihitung dengan menggunakan rumus nilai odds ratio dengan hasil 11 kali lebih besar untuk meningkatkan kemampuan mengangkat dada, 10 kali lebih besar untuk meningkatkan kemampuan mengangkat leher. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan pemberian baby gym dalam meningkatkan perkembangan bayi yaitu meningkatkan 10 kali dalam kemampuan mengangkat dada dan 11 kali dalam meningkatkan kemampuan mengangkat leher. Ibu diharapkan sering melakukan stimulasi, ketika sedang melakukan perawatan sehari-hari serta bidan sebaiknya sering memberikan penyuluhan tentang manfaat stimulasi pada bayi.
Pengaruh Baby Massage terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3-12 Bulan Fauziah Rohmawati; Ratna Sari Dewi
Jurnal Kebidanan Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v9i2.569

Abstract

Pendahuluan: Kebutuhan tidur tidak hanya dilihat dari aspek kuantitas saja namun juga kualitasnya. Jika kualitas tidur bayi baik, pertumbuhan dan perkembangan bayi dapat dicapai secara optimal, salah satu cara yaitu baby massage. Peneliti mewawancarai 10 ibu bayi. didapatkan 7 ibu bayi tidak pernah memijatkan bayinya dan 3 ibu bayi pernah memijatkan bayinya. Tujuan: Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh baby massage terhadap kualitas tidur bayi usia 3-12 bulan di Ponkesdes Desa Grogol, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Metode: Jenis penelitian ini adalah pra eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah bayi usia 3-12 bulan. Sampel penelitian 35 bayi usia 3-12 bulan, secara total sampling. Variable independent baby massage dan variable dependent kualitas tidur bayi usia 3-12 bulan. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data uji statistic Wilcoxon. Hasil penelitian: menunjukkan kualitas tidur bayi Usia 3-12 bulan sebelum diberi baby massage hampir dari setengahnya cukup yaitu sebanyak 16 responden (45,7%) dan kualitas tidur bayi usia 3-12 bulan setelah di lakukan baby massage sebagian besar baik sebanyak 21 responden (60,0%). Uji statistik wilcoxon menunjukan bahwa nilai signifikan p value = 0,000 < a (0,05), sehingga H1 diterima. Kesimpulan: ada Pengaruh Baby Massage Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3-12 bulan di Ponkesdes Desa Grogol Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang.
Pengaruh Penyuluhan Makanan Sehat Bagi Balita terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Balita Astuti Astuti; Devi Fitria Sandi
Jurnal Kebidanan Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v9i2.570

Abstract

Pendahuluan: Makanan sehat merupakan salah satu jenis makanan yang seimbang, sehingga seluruh kebutuhan gizi bagi tubuh terpenuhi. Dalam hal pemilihan makanan sehat untuk anak balita harus memperhatikan segi keamanan dan kebersihan makanan. Makanan tidak sehat berbahaya terhadap kesehatan. Tujuan : ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan makanan sehat bagi balita terhadap tingkat pengetahuan ibu balita di TK Bangkit Mojoagung.Metode : penelitian ini adalah pra eksperimental dengan rancangan one group pretest posttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu balita Di TK Bangkit Mojoagung Kabupaten Jombang yang berjumlah 39 ibu balita. Sampel penelitian ini sejumlah 24 ibu balita dengan tehnik sampling Proportional Rendom Sampling. Variable independent adalah penyuluhan makanan sehat bagi balita dan variable dependent adalah Pengetahuan Ibu Balita Tentang Makanan Sehat Balita. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan editing, coding, scring, tabulating dengan analisa data spearman Rank. Hasil : menunjukkan bahwa sebelum dilakukan penyuluhan makanan sehat sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang sejumlah 12 responden (50%). Sedangkan setelah dilakukan penyuluhan makanan sehat sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik sejumlah 15 responden (62,5%). Uji statistik Spearman rank menunjukan bahwa r value=0,008 < α (0,05) sehingga H1 diterima. Kesimpulan penelitian ini ada pengaruh penyuluhan makanan sehat bagi balita terhadap tingkat pengetahuan ibu balita di TK Bangkit Mojoagung, untuk pengetahuan secara statistik signifikan. Saran bagi responden Di harapkan bagi ibu balita dengan penelitian ini dapat dijadikan sumber informasi makanan sehat bagi balita