cover
Contact Name
Fera Yuli Setiyaningsih
Contact Email
fera.yuli@gmail.com
Phone
+6285733666400
Journal Mail Official
jurnalkeperawatanstikesicme@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kemuning No. 57 A Candimulyo Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KEPERAWATAN
ISSN : 20882173     EISSN : 25804782     DOI : https://doi.org/10.35874/jkp.v22i2.1365
Core Subject : Health,
jurnal keperawatan memuat karya ilmiah tentang keperawatan di bidang keperawatan maternal, anak, geronti, komunitas dan lain lain
Articles 256 Documents
Tindakan mencegah penyimpangan seksual remaja awal perempuan Anin Wijayanti; Dwi Hariyanto
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 2 (2022): Edisi Khusus Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i2.1019

Abstract

Tindakan mencegah penyimpangan seksual bagi remaja awal perempuan menjadi penting diperhatikan seiring semakin luasnya kesempatan dalam menentukan orientasi seksual yang masih dianggap bertentangan dengan norma agama maupun budaya nusantara. Adanya ketidakmampuan remaja awal perempuan dalam bertindak melakukan pencegahan, dapat berisiko mengalami penyimpangan seksual yang beragam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tindakan mencegah penyimpangan seksual remaja awal perempuan. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja awal perempuan yang ada di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Permata Kota Mojokerto sebanyak 97 responden, dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden menggunakan teknik purposive sampling. Variabel dalam penelitian adalah tindakan mencegah penyimpangan seksual. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang telah reliabel dengan Cronbach’s Alpha di angka 0.9. Pengolahan data dengan editing, koding, skoring dan tabulating. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja awal perempuan di SDIT Permata Kota Mojokerto sebagian besar mampu melakukan tindakan pencegahan penyimpangan seksual, yaitu 41 responden (68,3%), dan yang kurang mampu sebanyak 19 responden (31,7%). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah remaja awal perempuan mampu memilih pakaian yang sopan, menjaga gestur saat berinteraksi dengan lawan jenis, mengetahui adab memasuki kamar orang tua, mengenal organ seksualnya, menghindari dari rangsangan seksual, serta melek informasi penyakit akibat penyimpangan seksual (baik fisik maupun psikis). Diharapkan orang tua dan guru di sekolah tetap melakukan pendampingan dan menjadi sumber informasi yang baik bagi remaja awal, sehingga penyimpangan seksual tidak terjadi pada remaja awal maupun sebayanya.
Motivasi mahasiswa dalam pembelajaran daring selama pandemi Covid-19 Inong Sri Rahayu; Mohd Reza
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 2 (2022): Edisi Khusus Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i2.1035

Abstract

Motivasi dianggap sebagai faktor penting untuk keberhasilan belajar termasuk belajar daring, sehingga perlunya mempertimbangkan kembali motivasi belajar di lingkungan belajar dan pemanfaatan teknologi yang sekarang ini sudah lebih maju. Motivasi dapat mempengaruhi apa yang kita pelajari, bagaimana kita belajar, dan kapan kita memilih untuk belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi mahasiswa dalam pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19. Desain dalam penelitian ini adalah deskriptif. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 114 mahasiswa semester VI STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi mahasiswa semester VI program studi SI keperawatan STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe baik 100%, dengan skor persentase rata-rata 70,63%. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi evaluasi berbagai pihak dalam menyelenggarakan pembelajaran daring di perguruan tinggi dan dapat menjadi bahan kajian bagi peneliti lain dalam menganalisis dan mengembangkan motivasi belajar mahasiswa dalam pembelajaran daring pada masa darurat covid-19.
Hubungan kadar gula darah dengan kebutuhan tidur pada pasien Diabetes Mellitus Rickiy Akbaril Okta Firdaus; Ucik Indrawati; Achmad Wahdi; Dewi Retno Puspitosari; Afif Hidayatul Arham
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i3.1039

Abstract

Tanda dan gejala khas yang dialami penderita Diabetes Mellitus, yaitu sering kencing pada malam hari (poliuria), selalu merasa haus (polidipsia), dan selalu merasa lapar (polifagia). Gejala banyak kencing ini terutama menonjol pada waktu malam hari, yaitu saat kadar gula dalam darah tinggi, hal ini tentu dapat mengganggu kuantitas dan kualitas tidur penderita Diabetes Mellitus. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kadar gula darah dengan kuantitas dan kualitas tidur pada penderita diabetes mellitus. Desain penelitian yaitu analitik korelasional dengan pendekatan retrospective. Variabel penelitian ada dua yaitu kadar gula darah sebagai variabel independen dan kuantitas serta kualitas tidur sebagai variabel dependen. Populasi penelitian yaitu seluruh pasien Diabetes Mellitus di Poli Interna RSI Sakinah Mojokerto sebanyak 37 pasien pada bulan Januari 2022. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling sebanyak 28 responden. Data dikumpulkan dengan instrument kuesioner dan diuji spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan dari 16 responden yang kadar gula darahnya terkontrol memiliki kualitas tidur yang baik 9 responden, sedangkan kuantitas tidur responden memiliki kuantitas tidur lebih 8 responden dan kuantitas tidur normal 7 responden. Hasil uji spearman rho menunjukkan nilai p value kualitas tidur = 0,001dan p value kuantitas tidur = 0,009 maka H0 ditolak artinya ada hubungan antara kadar gula darah dengan kebutuhan tidur penderita Diabetes Mellitus. Peningkatan kadar gula darah dapat mempengaruhi kebutuhan tidur responden. Oleh karena itu kontrol gula darah dapat dilakukan dengan menjaga pola tidur dan gaya hidup lebih sehat.
Hubungan pola asuh dengan perilaku bullying pada anak sekolah dasar Iva Milia Hani Rahmawati; Inayatur Rosyidah; Hartatik Hartatik
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 2 (2022): Edisi Khusus Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i2.1040

Abstract

Perilaku bullying merupakan perilaku seseorang khususnya lebih kuat menyakiti baik fisik maupun secara verbal terhadap orang yang lemah. Salah satu faktor penyebab seorang anak melakukan perilaku bullying adalah pola asuh orang tua. Pola asuh yang tepat dalam mengasuh dan mendidik anak sangat dibutuhkan, karena pola asuh akan mempengaruhi kondisi psikologis anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pola asuh orang tua, perilaku bullying pada anak sekolah dasar serta menganalisis hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku bullying pada anak sekolah dasar di Sekolah Dasar Negeri Carangrejo 02, Kesamben, Jombang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 responden terdiri dari siswa Sekolah dasar dan orang tua/wali dengan menggunakan purposive sampling. Desain penelitian yang digunakan adalah desain cross sectional dan Analisa data yang digunakan untuk mengetahui hubungannya adalah uji Chi Square. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku bullying pada siswa sekolah dasar SDN Carangrejo 02, Kesamben, Jombang. Saran dapat diadakan kegiatan parenting dengan tema penguatan pola asuh dan bullying serta penanggulanganya.
Sosiodemografi terhadap strategi koping pasien TB paru di Jombang berbasis teori health belief model Suhendra Agung Wibowo
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 2 (2022): Edisi Khusus Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i2.1041

Abstract

Tuberkulosis masih menjadi salah satu dari 10 penyebab utama kematian di seluruh dunia. Pasien tuberkulosis (TB) paru mengalami stres yang termanifestasi baik secara fisik, psikologis, dan perilaku karena kondisi yang dialaminya, sehingga membutuhkan strategi koping dalam menghadapinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sosiodemografi terhadap strategi koping pada pasien TB Paru di kabupaten Jombang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan crossectional. Sampel menggunakan 150 responden berdasarkan kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel adalah proportional random sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel bebas yaitu sosiodemografi dan variabel terikat yaitu strategi koping. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan Partial Least Square. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa faktor sosiodemografi memberikan efek signifikan terhadap strategi koping. Hal ini berimplikasi bahwa sosiodemografi menjadi dasar bagi seseorang dalam memilih strategi koping yang digunakan dalam menghadapi stressor, sehingga disarankan untuk membentuk sosiodemografi yang konstruktif pada pasien dengan TB Paru.
Pengetahuan ibu tentang baby massage terhadap perilaku ibu dalam melakukan baby massage Nurul Azmi Arfan; Siti Shofiyah
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 2 (2022): Edisi Khusus Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i2.1042

Abstract

Baby massage merupakan teknik relaksasi yang diberikan pada anak bayi dan balita yang memiliki banyak manfaat. Sentuhan pada baby massage yang dilakukan oleh ibu akan memberikan stimulasi pada panca indra dan perkembangan otak anak. Berdasarkan studi tentang pengaruh baby massage terhadap kualitas tidur bayi menunjukkan sebagian besar responden mengalami peningkatan kualitas tidur sebanyak 31 responden (70%), sedangkan 9 responden (30%) tidak mengalami peningkatan kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang baby massage terhadap perilaku ibu dalam melakukan baby massage di Desa Pulo Lor Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang. Jenis penelitianini adalah analitik eksperimen dengan rancangan cross sectional. Populasi peneletian ini adalah semuaibu yang memilki bayi usia 0-12 bulan sejumlah 75orang. Sampel penelitian sejumlah 63 orang ini diambil secara proportional random sampling. Variabel independent adalah pengetahuan ibu tentang baby massage dan variable dependent adalah perilaku ibu dalam melakukan baby massage secara mandiri. Sedangkan instrumen penelitian menggunakan kuesioner, dengan uji statistik Chi square. Hasil Penelitian menunjukkan pengetahuan ibu tentang baby massage didapatkan 38 responden berpengetahuan cukup (60,3%), sedangkan perilaku ibu dalam melakukan baby massage secara mandiri didapatkan 40 responden berperilaku negatif (63,5%). Uji statistik Chi square menunjukkan X2(0,000)<α(0,05), sehingga H1 diterima. Kesimpulanya, ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang baby massage terhadap perilaku ibu dalam melakukan baby massage secara mandiri.
Pengaruh metode Brainstorming, Buzz Group, and Simulation (BBS) terhadap penurunan tindakan merokok pada remaja berbasis teori Health Promotion Model Ifa Nofalia
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 2 (2022): Edisi Khusus Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i2.1043

Abstract

Perilaku merokok pada remaja didasari atas ketidaktahuan yang menyebabkan sikap dan tindakan remaja cenderung mengarah negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh metode Brainstorming, Buzz Group, and Simulation (BBS) terhadap penurunan tindakan merokok pada remaja. Penelitian ini menggunakan desain quasy experiment. Teknik sampling menggunakan simple random sampling. Besar sampel penelitian adalah 40 responden, pelaksanaan dilakukan dalam 4 sesi selama 1 bulan, dengan durasi waktu 100 menit/sesi. Variabel independen dalam penelitian ini adalah metode BBS dan variabel dependennya adalah tindakan merokok. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner serta lembar monitor tindakan merokok. Uji statistik yang digunakan adalah uji McNemar dan uji Mann Whitney. Hasil uji McNemar terdapat perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi pada tindakan (p=0.002). Hasil uji Mann Whitney menunjukkan adanya pengaruh metode BBS terhadap tindakan merokok (p=0.005). Intervensi metode BBS dapat menurunkan tindakan merokok. Oleh karena itu metode BBS bisa menjadi alternatif pilihan dalam upaya promotif dan preventif untuk mengatasi remaja merokok.
Analisis kejadian ikutan pasca imunisasi terhadap respon kecemasan masyarakat pasca vaksinasi COVID-19 Leo Yosdimyati Romli; Yulia Fitri Wulandari
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 2 (2022): Edisi Khusus Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i2.1044

Abstract

Kecemasan selama pelaksanaan program vaksinasi COVID-19 merupakan salah satu masalah yang berkembang. Kecemasan masyarakat itu diperparah dengan kejadian ikutan pasca imunisasi atau vaksinasi diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kaitan terkait kejadian ikutan pasca imunisasi dengan respon kecemasan pasca vaksinasi COVID-19. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan desain cross sectional study. Penelitian dilakukan secara daring/online menggunakan google form dilakukan dengan teknik snowball sampling melalui whatsApp pada masyarakat yang berusia minimal 18 Tahun selama periode 13 September 2021 – 30 September 2021 dan didapatkan sampel sebanyak 139 responden. Variabel dalam penelitian ini adalah respon emosional dan kejadian ikutan pasca imunisasi. Data dianalisa menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar respon kecemasan responden adalah normal yaitu sebanyak 86 responden (61,87 %) dan kejadian ikutan pasca imunisasi pada responden sebagian besar dari responden adalah ringan yaitu sebanyak 100 responden (71,94 %). Selain itu, berdasarkan analisis hasil uji statistik menunjukkan bahwa p (0,008) < α (0,05) maka artinya ada hubungan kejadian ikutan pasca imunisasi dengan respon kecemasan pasca vaksinasi COVID-19. Hasil analisis juga mendapatkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,224 dengan arah hubungan yang positif, yang berarti semakin berat kejadian ikutan pasca imunisasi COVID-19 maka akan semakin tinggi tingkat kecemasan. Kejadian ikutan pasca imunisasi pada responden adalah sebagian besar ringan, sedangkan respon kecemasan pada responden sebagian besar adalah normal. Pemberian pendidikan kesehatan bagi masyarakat yang dilakukan secara tepat dan komprehensif akan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang KIPI vaksinasi COVID-19, sehingga dapat meminimalkan kecemasan.
Pengaruh health education terhadap persepsi ibu tentang pola makan sehat anak prasekolah Hindyah Ike Suhariati; Dwi Prasetyaningati
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 2 (2022): Edisi Khusus Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i2.1046

Abstract

Anak usia prasekolah merupakan usia anak yang masih bergantung dengan orang tuanya, anak membutuhkan peranan orang tua dalam mengatur kebiasaan makan mereka. Anak usia prasekolah cenderung mengkonsumsi segala sesuatu makanan yang diberikan oleh orang tua, dimana sebagian besar anak prasekolah masih kurang dalam konsumsi sayur dan buah. Kurangnya asupan makanan pada anak prasekolah dapat mempengaruhi kecukupan gizi seimbang, bahkan menimbulkan gizi buruk. Jika anak mengidap gizi buruk dapat berpengaruh pada ketahanan tubuhnya, sehingga mudah sakit, serta mempengaruhi tumbuh kembangnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh health education terhadap persepsi ibu tentang pola makan sehat pada anak prasekolah di TK Dharmawanita 2 RSJ Lawang. Metode penelitian ini menggunakan pra eksperimen dengan desain one group pre and post design. Populasi semua ibu yang mempunyai anak prasekolah di TK Dharmawanita 2 RSJ Lawang sebanyak 49 orang, sampelnya berjumlah 44 orang, dengan teknik sampling menggunakan teknik simple random sampling. Variabel independent yaitu health education dan variabel dependent yaitu persepsi ibu tentang pola makan sehat pada anak prasekolah, pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik pengolahan data menggunakan editing, coding, scoring, tabulating dan uji statistic menggunakan mc nemar dengan alpha 0,05. Hasil penelitian persepsi ibu sebelum health education menunjukkan bahwa sebagian besar pola makan tidak sehat yaitu 26 responden yaitu 59,9%. Persepsi ibu sesudah health education menunjukkan bahwa sebagian besar pola makan sehat yaitu 33 responden yaitu 75%. Uji Mc Nemar menunjukkan nilai signifikansi p-value = 0,000 < a (0,05), sehingga H1 diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh health education terhadap persepsi ibu tentang pola makan sehat anak prasekolah
Faktor-faktor yang memengaruhi bonding attachment pada ibu post partum di RSUD Kota Jombang Anita Rahmawati; Sri Warsini; Wiwin Lismidiati
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 2 (2022): Edisi Khusus Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i2.1051

Abstract

Bonding attachment merupakan hal penting yang harus dilakukan seorang ibu pada bayinya segera setelah bayi dilahirkan, karena akan memengaruhi pada perkembangan bayi selanjutnya. Faktor-faktor yang memengaruhi bonding attachment diantaranya lama persalinan, perasaan ibu mempunyai bayi, kelelahan ibu, kecemasan ibu, dukungan sosial suami, usia, paritas, tingkat pendidikan ibu dan pengetahuan ibu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi bonding attachment pada ibu post partum di RSUD Kota Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel berjumlah 100 orang ibu post partum, dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Mei 2017 di RSUD Kota Jombang. Pengambilan data menggunakan instrumen kuesioner karakteristik responden terdiri dari usia, paritas, tingkat pendidikan ibu, perasaan ibu mempunyai bayi, lama persalinan, Post partum Fatique Scale (PFS), Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS), dukungan suami, pengetahuan ibu dan lembar observasi terkait bonding attachment dengan analisa data menggunakan uji chi square dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian ini lebih dari setengah jumlah responden menunjukkan bonding attachment dalam kategori kurang (64%). Faktor yang memengaruhi bonding attachment yaitu usia (p=0,017;OR=13,804), paritas (p=0,010;OR=4,685), dan dukungan suami (p=0,013;OR=4,085). Besar pengaruh dari faktor usia, paritas dan dukungan suami sebesar 39,4%. Adapun faktor yang paling dominan adalah usia dengan OR=13,804. Kesimpulan penelitian adalah lebih dari setengah jumlah responden menunjukkan bonding attachment dalam kategori kurang. Faktor yang memengaruhi bonding attachment adalah usia, paritas, dan dukungan suami. Faktor yang paling dominan adalah usia.