cover
Contact Name
Nathalia Yohana Johannes
Contact Email
primaryjurnal@gmail.com
Phone
+6285243445022
Journal Mail Official
primaryjurnal@gmail.com
Editorial Address
Kampus PGSD Universitas Pattimura, Dr. Tamaela, Kel Urimesing, Kec. Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku, Indonesia
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 27982858     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Primary Didactic berfokus pada hasil penelitian terkait penelitian pendidikan di bidang konsep ilmiah pendidikan dasar yang meliputi matematika, sains, ilmu sosial, kewarganegaraan, dan bahasa Indonesia pendidikan pada pendidikan sekolah dasar serta dinamika pendidikan yang berdampak pada pengembangan pendidikan di Indonesia dan dunia. Publikasi ini memuat artikel kajian teori dan hasil penelitian di bidang pendidikan dasar yang diterbitkan secara berkala setiap 6 bulan (2 kali dalam 1 tahun) oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Pattimura.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 50 Documents
KEMAMPUAN BERPIKIR ABSTRAK DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA ALAT PERAGA PADA MATERI PECAHAN DI KELAS 4 SD NEGERI IMABATAI Tutuala, Dinci; Ishabu, La Suha
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 5 No 1 (2025): Primary Didactic : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.5.1.10-17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir abstrak siswa dalam mengembangkan media pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 6 siswa di SD Negeri Imabatai. Teknik pengumpulannya adalah wawancara, tes, dokumentasi dan teknik analisisnya menggunakan indikator yang digunakan mengikuti indikator kemampuan berpikir abstrak dan pengumpulan data adalah penilaian hasil wawancara jika diperlukan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa kemampuan berpikir abstrak siswa dalam mengembangkan media pembelajaran termasuk dalam model modifikasi yaitu mengubah suatu media pembelajaran sehingga menjadi lebih menarik dan lebih praktis; (2) mahasiswa mengembangkan media pembelajaran matematika berdasarkan permasalahan yang ditemukan, agar membantu siswa dalam pemahaman materi pembelajaran; (3) tingkat kreativitas siswa dalam mengembangkan media pembelajaran sangat tinggi meskipun dengan adanya media-media pembelajaran yang sederhana.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PADA PEMBELAJARAN IPS SISWA KELAS V DI SD NEGERI 69 AMBON Mahananingtyas, Elsinora; Johannes, Nathalia Y; Lasmin, Iva
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 5 No 1 (2025): Primary Didactic : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.5.1.1-9

Abstract

Penelitian ini disusun dengan tujuan untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan hasil belajar kognitif pada pembelajaran ips siswa kelas V SD Negeri 69 Ambon Tahun Ajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Yang dilakukan secara kolaborasi antara guru dan peneliti, dimana peneliti bertindak sebagai guru, dan guru kelas V bertindak sebagai observer. Desain penelitian ini menggunakan model PTK dari Arikunto, (2016) yaitu perencanaan penelitian berdaur ulang (siklus) yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap, yaitu pada bulan februari-maret 2023. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN 69 Ambon yang terdiri dari 27 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dari Observasi, tes, dan Dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran ilmu pengetahun sosial (IPS) yaitu pada siklus I sebesar 63% (Kategori sedang), sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 100% (Kategori sangat baik). Hal ini berarti terjadi peningkatan antara setiap siklusnya. Dengan demikian penerapan model pembelajaran Tipe STAD pada mata pelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 69 Ambon.
ANALISIS KESALAHAN EJAAN DALAM MENULIS KARANGAN NARASI SISWA KELAS IV SD NEGERI 41 AMBON Kainama, Novalitha Ansye; Alerbitu, Nulice
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 5 No 1 (2025): Primary Didactic : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.5.1.38-44

Abstract

Ejaan adalah penggambaran bunyi bahasa dalam tulisan serta penggunaan tanda baca. Penggunaan huruf, penulisan kata, dan penggunaan tanda baca tidak boleh diabaikan karena akan mengakibatkan perbedaan makna. Siswa dapat melatih keterampilan menulisnya melalui sebuah karangan, karena dalam karangan siswa dapat menceritakan tentang sesuatu yang ada dalam pikiran, berupa ide atau gagasan. Metode penelitian menggunakan pendekatan penelitian secara kualitatif, penelitian kualitatif adalah penelitian yang bersifat deskriptif yang cenderung menggunakan analisis. Penelitian ini dilakukan terhadap penulisan huruf besar, penulisan kata, penulisan kalimat. Kesalahan ejaan pada penggunaan huruf kapital dan tanda baca masih disebut kurang karena setelah dianalisis terdapat kurangnya pemahaman pada siswa saat menulis karangan narasi yang dibuat oleh guru. Kesalahan tersebut dikarenakan siswa kurang memahami kaidah dalam penulisan dan penggunaan ejaan yang disempurnakan, sehingga melanggar kaidah yang telah ditetapkan.
MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK ANAK TUNALARAS DI SLB NEGERI BATU MERAH AMBON Alfons, Aprillia; Rumetna, Flora; Misna, Wa
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 5 No 1 (2025): Primary Didactic : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.5.1.30-37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang praktik pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus yang mengalami gangguan emosi dan perilaku (tunalaras) di SLB Negeri Batu Merah Ambon. Anak tunalaras adalah anak yang mengalami kesulitan dalam mengelola emosi dan perilaku, sering kali menunjukkan reaksi yang tidak sesuai dengan norma sosial di sekitarnya. Kondisi ini dapat dipicu oleh faktor internal seperti keturunan, kondisi psikologis, atau masalah dalam pertumbuhan dan perkembangan, serta faktor eksternal seperti lingkungan keluarga, sekolah, dan sosial yang tidak mendukung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara langsung dengan guru di SLB Negeri Batu Merah Ambon yang memiliki pengalaman dalam menangani anak tunalaras, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran untuk anak tunalaras memerlukan pendekatan yang fleksibel, empatik, dan individual. Media pembelajaran yang efektif mencakup gambar dan visual sederhana untuk membantu pemahaman materi dan komunikasi, serta permainan edukatif seperti puzzle dan bola warna-warni untuk melatih keterampilan motorik halus, logika, kesabaran, dan interaksi sosial.
PERAN LINGKUNGAN BAGI ANAK TUNA DAKSA DI SLB NEGERI BATU MERAH AMBON Salasiwa, Imelda; Nacikit, Wulandari; Lesnussa, Elsiyana
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 5 No 1 (2025): Primary Didactic : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.5.1.18-29

Abstract

Anak tunadaksa artinya individu dengan kendala fisik yang memerlukan perhatian khusus pada berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan, sosial, serta psikologis. Dukungan lingkungan, baik dari keluarga, sekolah, maupun rakyat, memegang peranan penting pada membantu anak tunadaksa mengembangkan potensi diri secara optimal. Penelitian ini bertujuan buat menyelidiki peran penting dukungan lingkungan dalam meningkatkan kualitas hidup anak tunadaksa. Metode yang dipergunakan merupakan studi pustaka dan observasi kasus. akibat kajian menunjukkan bahwa lingkungan yang inklusif, suportif, dan responsif terhadap kebutuhan khusus anak tunadaksa mampu meningkatkan kepercayaan diri, motivasi belajar, dan partisipasi sosial mereka. sebaliknya, kurangnya dukungan dapat memperburuk kondisi psikologis serta membatasi akses terhadap pendidikan dan interaksi sosial. oleh karena itu, diperlukan sinergi antara keluarga, tenaga pendidik, serta kebijakan pemerintah untuk membangun lingkungan yang ramah serta memberdayakan anak tunadaksa.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Siswa Kelas V SD Negeri 27 Ambon Mahananingtyas, Elsinora; Embuai, Hansina; Mulaici, Lindarsi; Rupisai, Karelian; Wabula, Sumardin
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 5 No 2 (2025): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.5.2.45-60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada siswa kelas V SD Negeri 27 Ambon Tahun Ajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif antara guru dan peneliti, dimana peneliti bertindak sebagai guru, dan guru kelas V bertindak sebagai observer. Desain penelitian menggunakan model PTK dari Arikunto (2016) yaitu perencanaan penelitian berdaur ulang (siklus) yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SD Negeri 27 Ambon yang terdiri dari 28 peserta didik. Teknik pengumpulan data diperoleh dari observasi, tes kemampuan berpikir kritis, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif serta disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik yaitu pada siklus I sebesar 57% (kategori sedang), sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 89% (kategori sangat baik). Hal ini berarti terjadi peningkatan signifikan antara setiap siklusnya. Dengan demikian penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD Negeri 27 Ambon.
Model Discovery Learning Berbasis Lingkungan Dalam Meningkatkan Keaktifan dan Rasa Ingin Tahu Siswa Kelas III SD Ratri, Dwi Kurnianing; Aprilia, Dwi; Ode, Nadila; Tomia, Hastika
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 5 No 2 (2025): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.5.2.61-68

Abstract

Artikel ini membahas secara mendalam Model discovery learning berbasis lingkungan terhadap peningkatan keaktifan dan rasa ingin tahu siswa kelas III Sekolah Dasar (SD). Discovery learning, sebagai metode pembelajaran yang menekankan penemuan mandiri melalui interaksi dengan lingkungan sekitar, terbukti efektif dalam membangun motivasi intrinsik siswa. Pendekatan ini memanfaatkan sumber daya alam dan sosial di sekitar sekolah untuk merangsang rasa ingin tahu alami anak usia 8-9 tahun. Melalui tinjauan literatur dan analisis konseptual, artikel ini mengeksplorasi bagaimana strategi ini dapat meningkatkan keterlibatan siswa, mengurangi kebosanan belajar konvensional, dan mendukung perkembangan kognitif holistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi discovery learning berbasis lingkungan tidak hanya meningkatkan prestasi akademik tetapi juga membentuk sikap positif terhadap pembelajaran seumur hidup. Artikel ini relevan bagi mahasiswa pendidikan dasar yang sedang mempelajari inovasi metode pengajaran. Secara teoritis, strategi ini terbukti unggul dalam membangun motivasi intrinsik siswa, karena materi pembelajaran tidak disajikan dalam bentuk final, melainkan sebagai tantangan yang memicu naluri keingintahuan alami anak. Pemanfaatan sumber daya lingkungan sekolah dan sekitarnya (misalnya, bentuk bangun datar pada bangunan, keanekaragaman hayati, atau interaksi sosial) berfungsi sebagai media konkret yang menjembatani konsep abstrak.
Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Sikap Kerjasama Siswa Sekolah Dasar Waemese, Nayun N S; Sialana, Yulianti; Liligoly, Tidoris; Cinde, Fian F
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 5 No 2 (2025): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.5.2.69-79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model pembelajaaran Poblem Based Learning, (PBL). Kemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan penting yang dibutuhkan siswa di era modern untuk menganalisis, mengevaluasi informasi, dan membuat keputusan yang logis. Namun, rendahnya kemampuan ini seringkali disebabkan oleh model pembelajaran yang kurang melibatkan siswa aktif dalam pemecahan masalah. Model PBL dipilih sebagai alternatif karena memposisikan siswa pada masalah kontekstual yang nyata, untuk mendorong mereka mencari solusi secara mandiri maupun kelompok. Subjek penelitian ini adalah siswa di tingkat pendidikan Sekolah Dasar. Instrumen yang digunakan tes dan non tes. Data dikumpulkan dengan menggunakan soal evaluasi untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis dan sikap kerja sama siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan sikap kerjasama siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Alerbitu, Nulice; Ode, Nurita; Selangur, Dorci; Wali, Elian A; Rumappar, Jiny E
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 5 No 2 (2025): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.5.2.95-107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Inquiry Learning pada pembelajaran tematik terpadu berdasarkan beberapa penelitian terdahulu yang dilihat dari seberapa besar peningkatkan hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa di sekolah dasar yang dikarenakan masih banyak guru yang kurang menerapkan model pembelajaran inovatif dan penerapan karakteristik pembelajaran tematik terpadu yang masih belum terlihat, guru masih menggunakan model pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. Model pembelajaran Inquiry Learning merupakan rangkaian kegiatan pembelajaran yang menekankan pada proses berfikir kritis dan analistis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari permasalahan yang dipertanyakan. Metode penelitian ini yaitu studi literatur (Library Research) atau penelitian kepustakaan. Dari hasil analisis data menunjukan bahwa model pembelajaran Inquiry Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
Penerapan Strategi Pembelajaran Kinestetik Dalam Perkembangan Belajar dan Keterampilan Pada Siswa Kelas III SD Negeri 41 Ambon Ipaubla, Maryos; Kastilong, Septania; Wania, Jamila; Zimbiak, Izabela; Titawael, Iklima
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 5 No 2 (2025): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.5.2.80-94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan strategi pembelajaran aktif dan kinestetik guna meningkatkan perkembangan dan keterampilan siswa secara menyeluruh, baik fisik, sosial, emosional, maupun kognitif pada siswa kelas III SD Negeri 41 Ambon Tahun Ajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif antara guru dan peneliti, dimana peneliti bertindak sebagai pelaksana pembelajaran, dan guru kelas III bertindak sebagai observer. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas III SD Negeri 41 Ambon yang berjumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif, kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam perkembangan menyeluruh siswa. Pada siklus I, perkembangan fisik mencapai 68%, sosial 64%, emosional 62%, dan kognitif 66% (kategori sedang). Sedangkan pada siklus II meningkat menjadi fisik 92%, sosial 88%, emosional 90%, dan kognitif 94% (kategori sangat baik). Dengan demikian, penerapan strategi pembelajaran aktif dan kinestetik terbukti efektif meningkatkan perkembangan dan keterampilan siswa kelas III SD Negeri 41 Ambon secara holistik melalui proses belajar yang melibatkan keaktifan tubuh dan pikiran secara seimbang.