cover
Contact Name
Nathalia Yohana Johannes
Contact Email
primaryjurnal@gmail.com
Phone
+6285243445022
Journal Mail Official
primaryjurnal@gmail.com
Editorial Address
Kampus PGSD Universitas Pattimura, Dr. Tamaela, Kel Urimesing, Kec. Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku, Indonesia
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 27982858     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Primary Didactic berfokus pada hasil penelitian terkait penelitian pendidikan di bidang konsep ilmiah pendidikan dasar yang meliputi matematika, sains, ilmu sosial, kewarganegaraan, dan bahasa Indonesia pendidikan pada pendidikan sekolah dasar serta dinamika pendidikan yang berdampak pada pengembangan pendidikan di Indonesia dan dunia. Publikasi ini memuat artikel kajian teori dan hasil penelitian di bidang pendidikan dasar yang diterbitkan secara berkala setiap 6 bulan (2 kali dalam 1 tahun) oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Pattimura.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 50 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas V di SD Kristen Upunyor Veny, Lista; Ritiauw, Leonid; Mahananingtyas, Elsinora; Johannes, Nathalia Y.
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 2 No 2 (2022): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.2.2.63-74

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses berjalannya pembelajaran dan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Sasaran utama kegiatan pembelajaran inkuiri adalah (1) keterlibatan siswa secara maksimal dalam proses kegiatan pembelajaran, (2) keterarahan kegiatan secara logis dan sistematis pada tujuan pembelajaran, dan (3) mengembangkan sikap percaya diri pada diri siswa tentang apa yang ditemukan dalam proses inkuiri. Pada hasil tes dari siklus I dari 9 siswa yang tuntas hanya 4 siswa, dengan rentang nilai tertinggi 75 sedangkan yang tidak tuntas 6 siswa dengan nilai terendah 35. Nilai rata-rata siklus I dari 9 siswa adalah 55,55%. Selanjutnya pada hasil tes siklus II sebanyak 9 siswa yang tuntas berjumlah 9 siswa dengan nilai tertinggi 90. Nilai rata-rata siklus II dari 9 siswa adalah 82,22%. Hal ini menunjukan bahwa hasil belajar siswa meningkat dan termasuk pada kategori cukup tinggi sehingga jelas pada siklus II hasil belajar siswa telah mencapai tingkat ketuntasan.
Pengaruh Model Pembelajaran Time Token terhadap Hasil Belajar IPS bagi Siswa Kelas V di SD Negeri 61 Maluku Tengah Terry, Kustap; Lesnussa, Ariantje; Johannes, Nathalia Y.
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2024): Primary Didactic : Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.4.2.77-86

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SD Negeri 61 Maluku Tengah Kecamatan Lehitu Desa Hila Dusun Mamua. Hal ini terjadi karena model pembelajaran yang digunakan oleh guru masih menggunakan model pembelajaran konvensional, sehingga suasana pembelajaran sering membuat siswa jenuh dan berdampak kepada hasil belajar siswa. Berdasarkan hal itu, maka peneliti bertujuan menggunakan model pembelajaran Time Token dalam kegiatan pembelajaran agar tercipta suasana belajar yang aktif, menarik dan menyenangkan. Tujuan penelitian ini yaitu ingin mengetahui pengaruh model pembelajaran Time Token Terhadap Hasil Belajar IPS Bagi Siswa Kelas V di SD Negeri 61 Maluku Tengah. Jenis yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 61 Maluku Tengah pada tanggal 22 Juni sampai 22 Juli 2023. Teknik pengumpulan data antara lain dengan menggunakan tes (pilihan ganda) yang berjumlah 10 soal. Hasil penelitian berdasarkan pengujian hipotesis Pre Test dan Post Test pada kelas eksperimen, (.000 > 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat Pengaruh pengunaan Model Pembelajaran Time Token Terhadap Hasil Belajar IPS Bagi Siswa Kelas V SD Negeri 61 Maluku Tengah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPS bagi siswa kelas V SD Negeri 61 Maluku Tengah melalui model pembelajaran Time Token mengalami peningkatan.
Pendekatan Paired Storytelling untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Siswa Kelas III SD Negeri 9 Ambon Sahetapy, Sarah; Ririhena, Ribka Lemi
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 3 No 1 (2023): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.3.1.22-29

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan siswa dalam proses pembelajaran, khususnya dalam keterampilan bercerita. Guru kelas menjelaskan bahwa dari 20 siswa kelas III, hanya ada 6 siswa yang memiliki kemampuan bercerita, sedangkan 14 siswa lainnya masih belum mampu bercerita karena kurang percaya diri, rasa takut, dan rasa malu untuk berbicara di depan kelas. Oleh karena itu, rencana pembelajaran dirancang menggunakan pendekatan bercerita berpasangan. Dalam tulisan ini, peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas (CAR) dengan desain Arikunto (2017:124). Dari hasil analisis data diperoleh peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II, pada siklus I, terdapat 5 siswa yang mendapat kriteria tinggi dengan persentase 40%, 3 siswa mendapat kriteria cukup dengan persentase 20%, dan 1 siswa mendapat kriteria rendah dengan persentase 5,55%. Dan pada siklus II, terdapat 9 siswa yang mendapatkan kriteria tinggi dengan persentase 100%, tidak ada siswa yang mendapatkan kriteria cukup dengan persentase 0%, dan tidak ada siswa yang mendapatkan kriteria rendah dengan persentase 0%.
Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Narasi Melalui Model Pembelajaran Concept Sentence pada Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Elpaputih Wakarole, Astri; Alerbitu, Nulice
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2024): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.4.1.1-8

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi melalui model pembelajaran Concept Sentence pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Elpaputih Kecamatan Elpaputih Kabupaten Seram Bagian Barat tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Elpaputih dengan jumlah 24 orang siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Concept Sentence dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi. Hasil penelitian diketahui bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa pada pratindakan sebesar 54,04% meningkat menjadi 65,75% pada siklus I, di siklus II meningkat menjadi 77,44%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pada siklus II secara klasikal siswa sudah tuntas belajar, karena siswa yang memperoleh nilai ≥70 sebesar 77,44% lebih besar dari presentase ketuntasan yang dikehendakai yaitu sebesar 70%. Ini terbukti bahwa penggunaan model Concept Sentence dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi siswa kelas IV SD Negeri 1 Elpaputih kecamatan Elpaputih Kabupaten Seram Bagian Barat tahun ajaran 2023/2024.
Pengaruh Model Round Table Learning pada Pembelajaran IPS terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Inpress 33 Ambon Letelay, Indriyani; Hanoatubun, Margaretha
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2024): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.4.1.9-17

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas V SD Inpress 33 Ambon, Kabupaten Nusaniwe. Jl. Sam Ratulangi Latuhalat, karena hasil belajar siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Meja Bundar terhadap pembelajaran IPS terhadap hasil belajar siswa. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Inpress 33 Ambon Kabupaten Nusaniwe. Jl. Sam Ratulangi Latuhalat. yang berjumlah 31 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes untuk 10 soal PG dimana siswa mengerjakan soal pretest dan posttest yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode penelitian One group pretest posttest design, yaitu desain yang tidak menggunakan kelompok kontrol pada saat penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa sebelum menggunakan model pembelajaran meja bundar dilihat dari rendahnya aktivitas siswa dalam proses belajar mengajar dimana 10 siswa telah memenuhi nilai KKM dan 21 siswa belum memenuhi nilai KKM. Hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran meja bundar mengalami peningkatan dimana 30 siswa telah memenuhi nilai KKM dan 1 siswa belum memenuhi nilai KKM. Hal ini dibuktikan dari nilai signifikansi 0,000 yaitu 0,000 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan dalam penelitian ini bahwa terdapat pengaruh terhadap penggunaan model pembelajaran Meja Bundar terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Inpress 33 Ambon dalam pembelajaran IPS.
Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran IPS Siswa Kelas V SDN 41 Ambon Latupeirissa, Maria Elsina; Abdurrachman, Ode
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2024): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.4.1.18-26

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk; (1) Mengetahui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran IPS siswa kelas V SDN 41 Ambon. (2) Mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran IPS siswa kelas V SDN 41 Ambon. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah dengan menerapkan uji paired sampel t test untuk menguji hipotesis dan uji N-gain untuk menilai efektivitas penerapan model pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan oleh peneliti dengan bantuan SPSS, maka dapat disimpulkan; (1) Untuk uji paired sampel t test diperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 dimana H0 ditolak dan Ha diterima sehingga terlihat bahwa ada perbedaan rata-rata antara hasil pre test dan post test yang artinya bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. (2) Untuk hasil uji N-gain diperoleh skor 0,8786 artinya bahwa tingkat efektivitas pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) masuk dalam kategori tinggi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran IPS siswa kelas V SDN 41 Ambon.
Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa dengan Menggunakan Power Point melalui Model Discovery Learning di Kelas V SDN 2 Latihan Spg Ambon Sarkol, Maria Yosefa; Ipaubla, Maryos
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2024): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.4.1.27-36

Abstract

Belajar merupakan perubahan perilaku menurut pengalaman dan latihan, artinya adalah perubahan tingkah laku baik yang menyangkut pengetahuan, keterampilan, maupun sikap, bahkan meliputi segala aspek organisme atau pribadi oleh pengalaman dan berdampak relative permanent. Pada penelitian ini peneliti bertujuan untuk mengetahuipemanfaatan pembelajaran power point dan pemilihan model pembelajaran discovery learning apakah dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa di kelas V SDN 2 Latihan SPG Ambon. Prosedur tindakan kelas secara garis besar terdapat empat tahapan, yaitu: (1) perencanaan; (2) pelaksanaan; (3) pengamatan; (4) refleksi. Penelitian inidilaksanakan pada SDN 2 Latihan SPG Ambon, dengan subjek penelitian 20 siswa siswi kelas V. Penelitian menggunakan instrumen pengumpulan data berupa tes, non tes (lembar observasi, lembar wawancara dan dokumentasi) dan teknik pengumpulan data adalah observasi/pengamatan, tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan yaitu sebelum diberikan tindakan dari nilai observasi awal diperoleh rata-rata sebesar 63,5 (40%), setelah dilakukan tindakan siklus I diperoleh nilai rata-rata siswa sebesar 69,6 (60%) dan setelah dilakukan tidakan siklus II diperoleh rata-rata 84,25 (100%).
Penerapan Model Pembelajaran Question Flag (QF) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Negeri 115 Maluku Tengah Rahareng, Enoer; Heumassy, Alcytha P; Pasalbessy, Chyntia
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2024): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.4.1.37-45

Abstract

Pendidikan mencakup kegiatan mendidik, mengajar, dan melatih. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai suatu usaha untuk mentransformasikan nilai-nilai. Peranan guru di dalam dunia pendidikan sangat penting. Guru tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan dalam pengalaman teoretis tapi juga harus memiliki kemampuan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Question Flag untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas IV SD Negeri 115 Maluku Tengah .Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui empat tahapan yaitu Perencanaan, Pelaksanaan Tindakan, Pengamatan, Refleksi. Penelitian ini dilaksanakan pada SD Negeri 115 Maluku Tengah dengan subjek penelitian siswa siswi kelas IV yang terdiri dari 8 orang siswa laki-laki dan 5 orang siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik tes dan teknik non tes. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat peneliti pada awal hanya terdapat 20% peningkatan dengan rata-rata 40,8, setelah mendapatkan hasil tersebut maka dilakukan siklus I dan mendapatkan hasil rata-rata 59,1 dengan peningkatan 50% dan pada siklus II mengalami peningkatan 100% dengan rata-rata 87,5. Tindakan dalam penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan model pembelajaran Question Flag menunjukan adanya hasil belajar yang sangat signifikan pada siswa kelas IV SD Negeri 115 Maluku Tengah yang menjadi objek penelitian ini.
Peningkatan Hasil Belajar IPS dengan Menerapkan Strategi Peer Lessons pada Siswa Kelas IV SD Kristen Dobo Koupun, Yanti Susana; Lesnussa, Ariantje; Mahananingtyas, Elsinora
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 3 No 1 (2023): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.3.1.30-37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan hasil belajar IPS melalui strategi Peer Lessons. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan pada SD Kristen Dobo Kabupaten Kepulauan Aru. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 22 orang. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan tes, observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPS melalui strategi peer lessons dapat meningkatkan hasil belajar siswa sesuai analisis data, terlihat nilai rata–rata kelas pada kondisi awal 67,27 dengan ketuntasan klasikal 45,45%, meningkat pada siklus I menjadi 70,36 dengan ketuntasan klasikal 63,63%, dan meningkat pada siklus II yaitu menjadi 76,09 dengan ketuntasan klasikal 77,27%.
Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick Mata Pelajaran IPS pada Siswa Kelas V SD Negeri 6 Dobo Notanubun, Izac R; Ritiauw, Samuel Patra
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 3 No 2 (2023): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.3.2.48-56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan pada SD Negeri 6 Dobo. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 20 orang siswa yang terdiri dari 12 laki-laki dan 8 perempuan. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan tes, observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model talking stick sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas V SD Negeri 6 Dobo.