cover
Contact Name
Roma Yuliana
Contact Email
jurnalvarians@gmail.com
Phone
+6281224425340
Journal Mail Official
jurnalvarians@gmail.com
Editorial Address
Trevista Residence Ciputat. Blok D3 No 3. Jalan Cipunagara Raya. Kecamatan Ciputat – Tangerang Selatan – Banten. Kode Pos (15411)
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
VJKM: Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30480108     DOI : https://doi.org/10.63953/vjkm
Core Subject : Health,
Fokus: VJKM: Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah jurnal ilmiah yang ditujukan untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian dalam bidang ilmu kesehatan masyarakat. Artikel yang diterbitkan dapat berupa artikel hasil penelitian (original research) maupun artikel review (critical review). Ruang Lingkup: Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) mencakup cabang bidang ilmu kesehatan masyarakat, termasuk di dalamnya adalah, Gizi Promosi Kesehatan (Promkes) Kesehatan Lingkungan (Kesling) Biostatistik Kesehatan Reproduksi (Kespro) Informasi Kesehatan Ilmu Kesehatan Lainnya
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025" : 6 Documents clear
Analisis Masalah Pengelolaan Sampah Di Desa Jelun Dan Pemetaan Sebaran Timbulan Sampah: pemetaan sebaran timbulan sampah Asroful, Asroful Waro'faid Sukamto; Ayik, Ayik Mirayanti Mandagi; Susy, Susy Katikana Sebayang; Syahrul, Syahrul Ramadhan
VJKM: Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Varians Statistik Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63953/vjkm.v3i2.38

Abstract

Indonesia menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah, terutama akibat pertumbuhan penduduk yang pesat dan laju urbanisasi yang terus meningkat. Pulau Jawa tercatat sebagai penyumbang sampah terbesar dengan total timbulan mencapai 13,46 juta ton. Peningkatan volume sampah serta praktik pembakaran yang berlangsung secara terusmenerus dapat menimbulkan risiko kesehatan dan menjadi tempat berkembang biaknya vektor penyakit. Sistem informasi geografis melalui pemetaan dapat dimanfaatkan untuk mengidentifikasi dan memetakan wilayah-wilayah yang terdampak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan pengelolaan sampah serta memetakan area berisiko terkait timbulan dan pembakaran sampah di Desa Jelun, Banyuwangi. Pendekatan yang digunakan adalah metode observasional mixed method, yaitu metode kualitatif melalui Focus Group Discussion untuk menggali informasi terkait masalah pengelolaan sampah, dan metode kuantitatif untuk memperoleh data persentase timbulan serta lokasi pembakaran sampah dengan bantuan aplikasi GPS Essential dan Quantum GIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama dalam pengelolaan sampah disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat serta ketiadaan lahan pembuangan yang memadai. Pemetaan menghasilkan 76 titik koordinat yang menunjukkan lokasi timbulan dan pembakaran sampah, yang berpotensi menyebabkan banjir akibat tersumbatnya aliran sungai saat hujan. Oleh karena itu, dibutuhkan kesinambungan program pengelolaan, serta perluasan cakupan pengumpulan data yang terintegrasi dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat serta petugas kebersihan.
Gambaran Kebersihan dan Sanitasi Tempat Pengolahan Makanan di Area Kuliner Bandara Yogyakarta Tahun 2025 khoiriyah; Naura Rahma Nadhifah; Nurul Umaya Santi; Deo Saputra; Nindya Patricia; Faatih Rizkiyah Assyukru; Heni Trisnowati; Aufatcha Ayutya Suryana; Wahyu Surya Permata
VJKM: Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Varians Statistik Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63953/vjkm.v3i2.43

Abstract

Kontaminasi makanan di area transportasi publik seperti bandara memiliki dampak kesehatan yang serius, termasuk risiko keracunan makanan dan insiden foodborne disease dengan gejala akut (mual, muntah, diare) yang dapat menimbulkan morbiditas tinggi pada kelompok rentan. Salah satu penyakit bawaan makanan dominan dalam kasus ini adalah diare akibat bakteri Escherichia coli, yang sering ditemukan pada makanan dengan kualitas sanitasi rendah di area publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran praktik kebersihan dan sanitasi pada tempat pengolahan makanan di area kuliner Bandara Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi langsung terhadap lima pedagang makanan di kantin karyawan. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas pedagang telah menerapkan penyimpanan bahan baku dan makanan jadi secara tertutup, penggunaan alat bantu penyajian, serta menyediakan fasilitas cuci tangan dan tempat sampah tertutup. Tetapi ditemukan beberapa kekurangan seperti praktik penyajian makanan dengan tangan langsung dan potensi vektor (lalat) di area dagangan. Secara umum, praktik kebersihan dan sanitasi pada sebagian besar pedagang di area kuliner Bandara Yogyakarta sudah memenuhi indikator utama food safety, namun masih terdapat kekurangan seperti inkonsistensi penggunaan alat bantu dan potensi kontaminasi dari vektor lalat. Disarankan adanya pengawasan internal yang lebih ketat, edukasi berkelanjutan bagi pedagang, serta pembenahan fasilitas penunjang sanitasi untuk menekan insiden penyakit bawaan makanan dan menjaga kualitas layanan makanan yang aman bagi masyarakat.
Hubungan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri : Literature Review Swandi, Defa Dwiputri; Putri , Anjalika Herdiana
VJKM: Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Varians Statistik Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63953/vjkm.v3i2.44

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat global yang banyak dialami oleh remaja putri, terutama akibat kebutuhan zat besi yang meningkat selama masa pubertas dan menstruasi. Artikel ini bertujuan untuk meninjau hubungan antara kepatuhan konsumsi tablet zat besi (Fe) dengan kejadian anemia pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menelaah beberapa artikel dengan rancangan cross sectional yang diterbitkan pada tahun 2020-2025 di jurnal nasional dan tersedia secara open access. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menemukan hubungan bermakna antara kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan penurunan kejadian anemia pada remaja putri. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan antara lain pengetahuan tentang anemia, efek samping tablet Fe, serta dukungan keluarga dan lingkungan sekolah. Namun, masih ditemukan beberapa studi yang melaporkan tidak adanya hubungan signifikan, diduga karena adanya faktor protektif lain seperti pola makan yang baik. Kesimpulan dari kajian ini adalah kepatuhan konsumsi tablet Fe secara teratur sangat penting dalam upaya pencegahan anemia pada remaja putri. Disarankan agar edukasi dan intervensi berbasis sekolah serta pelibatan keluarga terus ditingkatkan untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet Fe sehingga dapat menurunkan prevalensi anemia pada remaja putri.
Determinasi Keikutsertaan Ibu Hamil pada Program Kelas Ibu Hamil Puskesmas Benteng Kota Ambon Nunumete, Gresye; Janwarin , Lea M. Y.; Soakakone, Minnalia
VJKM: Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Varians Statistik Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63953/vjkm.v3i2.46

Abstract

Kelas Ibu Hamil merupakan program edukasi berbentuk kelompok diskusi dan berbagi pengalaman bagi ibu hamil usia kehamilan 4-36 minggu dengan maksimal 10 peserta per kelas. Meskipun program ini penting, tingkat partisipasi ibu hamil di Puskesmas Benteng masih sangat rendah. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keikutsertaan ibu hamil dalam program tersebut. Penelitian menggunakan metode analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional terhadap 30 ibu hamil melalui kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan ibu (p = 0,743) tidak memiliki hubungan signifikan dengan keikutsertaan dalam kelas ibu hamil. Namun, empat faktor lainnya menunjukkan hubungan signifikan: dukungan suami (p = 0,003), fasilitas kelas (p = 0,001), fasilitator kelas (p = 0,000), dan pengetahuan ibu (p = 0,000).
From Curative to Preventive: Operationalising Hospital Without Walls for More Efficient Indonesia’s Public Health Service Transformation in 2045 Amanda, Qorry; Akmal, Muhammad Fikri; Kusumawati, Fabella Ade; Utomo, Kamila Izza; Putri, Novia Ariyana Ramadhani; Azzuhri, Yudhistira Syihab
VJKM: Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Varians Statistik Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63953/vjkm.v3i2.52

Abstract

Background: Indonesia is transitioning from a curative to a preventive–promotive health paradigm as part of its national health system transformation toward Indonesia Emas 2045. Yet, an aging population, rising chronic disease burden, and geographic inequities threaten to overwhelm hospital capacity and the single-payer JKN system. The Hospital Without Walls (HWW) model—hospital-grade care extended into homes and communities through digital monitoring, telemedicine, and national interoperability—offers a systems-level redesign rather than a technology experiment. Methods: A narrative review was conducted using structured PubMed/MEDLINE searches (2014–2025) targeting core HWW components: hospital-at-home (HaH) with remote patient monitoring (RPM), ward-based continuous monitoring, pre-hospital telemedicine (smart ambulance), home/smart-home sensing, AI-assisted triage, and economic evaluations. Eligible PubMed-indexed RCTs, systematic reviews, and cohort studies were thematically synthesised around safety, efficiency, costs, and implementation relevance to Indonesia. Results: Nine high-quality studies indicate that HaH with RPM achieves non-inferior—and often superior—clinical outcomes and cost efficiency compared with conventional inpatient care. Pre-hospital telemedicine accelerates decision-making for time-critical conditions such as stroke and STEMI, while continuous monitoring and AI triage demand strong alert governance and local validation. Persistent risks of alarm fatigue, data gaps, and digital inequity emphasise the need for structured workflows and equitable design. Conclusion: Implementing HWW in Indonesia requires aligning JKN incentives (HaH iDRG tariffs, shared-savings mechanisms, risk-adjusted capitation), strengthening SATUSEHAT as the national utility layer, and ensuring workforce and connectivity readiness across regions. With these enablers, Indonesia can transform its health system from reactive to proactive—from curative to preventive—achieving safe, equitable, and sustainable distributed care by 2045.
Survei Indeks Massa Tubuh dan Konsumsi Zat Gizi pada Masyarakat Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai Syarat Kelayakan Donor Darah : Sebuah Studi Spasial Ikrimah Nafilata; Widyaswara, Gravinda; Rahman, Aulia; Sepvianti, Wiwit; Tirtana, Arif; Zain, Kumara Rahmawati; Sunartono, Sunartono; Arifah, Siti; Fauzi, Ahmad
VJKM: Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Varians Statistik Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63953/vjkm.v3i2.60

Abstract

Konsumsi zat gizi dapat mempengaruhi IMT seseorang, seperti pada Dusun Kaliadem dan Petung yang merupakan dusun terdampak erupsi gunung Merapi pada tahun 2010. Kebijakan pasca erupsi harus merelokasi kedua dusun tersebut ke area yang lebih aman yaitu Hunian Tetap (Huntap), sehingga perlu adanya survei mengenai status gizi masyarakat serta pemetaan titik household, kaitannya dengan kelayakan syarat donor darah sukarela sebagai bagian pembentukan Desa Siaga Donor Darah. Penelitian merupakan survei observasional dengan desain cross-sectional pada 331 responden yang diambil berdasarkan tujuan estimasi proporsi. Pengumpulan data berupa wawancara, pengukuran tinggi badan, berat badan dan pengambilan titik household. Analisis data secara univariat dan persebaran household kategori IMT digambarkan menggunakan QGIS. Didapatkan hasil IMT kategori Normal mendominasi dibandingkan dengan kategori IMT Sangat kurus (3,3%), kurus (6,3%), overweight (14,8%), obesitas (22,4%), serta secara pemetaan persebaran kategori IMT yang bermasalah berdekatan karena masih dalam satu area Huntap. Disarankan agar instansi kesehatan setempat dapat melakukan edukasi mengenai konsumsi gizi berdasarkan titik household permasalahan kategori IMT, kaitannya dengan syarat kelayakan donor darah untuk pembentukan Desa Siaga Donor Darah.

Page 1 of 1 | Total Record : 6