cover
Contact Name
-
Contact Email
jkii@umj.ac.id
Phone
+6285711025419
Journal Mail Official
jkii@umj.ac.id
Editorial Address
Gedung Cendekia, lantai 3, ruang LPPAIK UMJ, Jalan K.H. Ahmad Dahlan, Cireunde, Ciputat Timur, Tangsel
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kemuhammadiyahan dan Integrasi Ilmu
ISSN : -     EISSN : 30249131     DOI : https://doi.org/10.24853/jkii.2.2.178-192
Jurnal Kemuhammadiyahan dan Intergrasi Ilmu LPP AIK UMJ adalah jurnal yang berkaitan dengan kajian Islam dan Kemuhammadiyahan. Jurnal ini diterbitkan oleh LPP AIK, Universitas Muhammadiyah Jakarta sejak tahun 2023 (versi cetak dan online). Tujuan penerbitan jurnal ilmiah ini adalah sebagai wadah aktualisasi pendapat, hasil penelitian yang berkaitan dengan AIK. Jurnal Kemuhammadiyahan dan Intergrasi Ilmu LPP AIK UMJ mengundang para dosen, peneliti, pengkaji, praktisi, pemerhati pendidikan, serta mahasiswa S1/S2/S3, untuk mengirimkan makalah atau artikel ilmiahnya. Makalah yang masuk akan di-review secara peer-review. Setelah proses review selesai, hasil review akan diinformasikan kepada penulis paper melalui sistem Open Journal System (OJS) Jurnal ini terbit 2 kali setahun pada bulan Juni dan Desember
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 27 Documents
Multimodal, Semiotika dan Terjemahan Slogan Pendidikan Sekolah Dasar: Visual dan Pesan Verbal dalam Pandangan Islam Wuriy Handayani
JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : LPP AIK UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkii.1.2.84-99

Abstract

Beberapa slogan pendidikan yang diterjemahkan tidak sesuai dengan mode visual yang ditampilkan. Karena slogan yang diterjemahkan tidak sesuai dengan mode visual yang ditampilkan, maka makna slogan tidak tersampaikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan berbagai mode (teks dan gambar) mempengaruhi proses penerjemahan slogan di SDN Pekayon Jaya 2. Analisis multimodal dapat membantu membuka apakah terjemahan dapat menjangkau dan berkomunikasi dengan audiens bahasa target. Dan analisis multimodal membantu sejauh mana terjemahan mencapai dampak emosional yang diinginkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari enam slogan yang ditampilkan, empat di antaranya memiliki mode visual yang sesuai dengan pesan yang ingin mereka sampaikan, sementara dua lainnya tidak konsisten. Analisis multimodal menunjukkan bahwa ketika mode visual cocok dengan slogan, simbol yang digunakan juga konsisten secara semiotik. Namun, ditemukan bahwa ada beberapa terjemahan yang tidak sepenuhnya sesuai dengan maksud slogan. Slogan-slogan tersebut mencoba merefleksikan kaitan antara pendidikan dan pandangan Islam, penekanan pentingnya ilmu pengetahuan, moralitas, akhlak, kesuksesan dunia dan akhirat, serta nilai-nilai seperti toleransi, keadilan, dan kebajikan dalam konteks pendidikan yang berbasis Islam. 
GERAKAN TAJDID SEBAGAI RESPON PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT DI JAMAAH MASJID DARUL HIKMAH MUHAMMADIYAH PONOROGO Heriadi Heriadi; Romelah Romelah; Moh. Nurhakim
JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : LPP AIK UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkii.2.1.136-147

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui gerakan tajdid pada Masjid Darul Hikmah Ponorogo, untuk mengetahui respon perubahan sosial bagi jamaah Masjid Darul Hikmah Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menguraikan, kejadian dengan menguraikan sesuai fakta yang di lapangan baik secara individu ataupun dengan berkelompok. Adapun teknik pengumpulan data, dengan cara melakukan melalui observasi, serta wawancara, dan dokumentsi. Namun teknik analisis data menggunakan teori Miles MB, Huberman. Hasil dari penelitian tersebut, memberikan dampak positif bahwa gerakan tajdid di Masjid Darul Hikmah Ponorogo melalui kajian tajdid bidang aqidah setiap 1 minggu tiga kali. Pada malam senin dengan kajian hadits arbain nawawi, malam rabu kajian tafsir Al-Qur'an, dan malam minggu kajian Adab. Serta jamaah yang datangan sangat semangat sekali untuk mengikuti kajiannya sehingga menambah ilmu pengetahuannya semakin meluas, selain itu pematri sangat ahli dibidangnya, jamaah yang mengikuti sangat banyak mulai dari 70 orang hingga 100 orang masing-masing dari pemateri yang berbeda. Lebih menarik lagi kajian ini sangat lama sudah berjalan kurang lebih 15 tahun. Perubahan sosialnya, mengalami peningkatan semakin hari jamaah bertambah banyak maka infaq pula bertambah sehingga sangat peduli dan menjunjung jiwa sosialnya untuk iuran bersama sebesar uang 60,000 ataupun berupa beras 5kg, untuk memberikan infaq kepada tukang becak, tukang sepatu, dan tukang parkir supaya bisa membantu perekonomian mereka yang diadakan setiap bulan pada awal bulan.
HADHANAH AKIBAT PERCERAIAN PERSPEKTIF FIQIH DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM Andi mazzami; Khufazo Ilman Putra Khufazo Ilman Putra; Siti Rohmah Siti Rohmah; Fakhrurazi Fakhrurazi; Usman Usman; A. Farhan A. Farhan; M. Abdu Alfikri M. Abdu Alfikri
JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : LPP AIK UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkii.1.2.118-124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hukum, persamaan dan perbedaan hadhanah dalam fiqih dan Kompilasi Hukum Islam (KHI). Terdapat persamaan antara fiqih dan kompilasi hukum islam dalam hal siapa yang lebih berhak mengasuh anak. Keduanya sama-sama menyatakan bahwa ibulah yang berhak mengasuh anak yang belum mumayyiz. Namun demikian terjadi perbedaan antara Fiqih dan KHI dalam menentukan usia anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian kepustakaan. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Alqur'an, kitab/buku Fiqih Islam dan Kompilasi Hukum Islam di Indonesia. Kemudian dianalisis secara mendalam menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadhanah dalam perspektif fiqih adalah mengasuh anak yang menjadi kewajiban kedua orang tua sampai anak mumayyiz atau mampu berdiri sendiri, meskipun ibu dan silsilah dari keluarga ibulah yang lebih mampu mengasuh anak sampai anak tersebut mummayiz atau berusia 7 tahun. Sedangkan hadhanah dalam perspektif Kompilasi Hukum Islam (KHI) yang dimuat dalam pasal 105 huruf (a) “dalam hal terjadi perceraian, pemeliharaan anak yang belum mumayyiz atau belum berumur 12 tahun adalah hak ibunya. Jadi terdapat perbedaan antara fiqih dan Kompilasi Hukum Islam (KHI) dalam hal menentukan usia mummayiz anak yang mana dalam fiqih disebutkan bahwa usia mumayyiz anak adalah 7 tahun sedangkan dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) usia mumayyiz anak adalah 12 tahun
Konsistensi Muhammadiyah dalam Mendukung Kemerdekaan Palestina Ahmad Ashim Muttaqin
JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : LPP AIK UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkii.2.1.125-135

Abstract

Perjuangan Palestina untuk memperoleh kemerdekaan dari Israel adalah tema penelitian yang sering dikaji oleh peneliti pada umumnya. Adapun dalam penelitian ini, penulis mengkaji apa yang menjadi motif Muhammadiyah mendukung kemerdekaan Palestina, serta bagaimana konsistensi Muhammadiyah dalam mewujudkan upaya tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah tanfidz Muktamar dan keputusan resmi Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sedangkan sumber data sekunder adalah literatur yang terkait dengan perjuangan Muhammadiyah mendukung kemerdekaan Palestina. Adapun hasil penelitian ini menjelaskan bahwa motif Muhammadiyah mendukung kemerdekaan Palestina adalah implementasi gerakan pencerahan sebagai praksis Islam berkemajuan serta komitmen Muhammadiyah terhadap konstitusi negara Indonesia. Bentuk konsistensi Muhammadiyah diwujudkan dalam lahirnya keputusan tentang perjuangan kemerdekaan Palestina di forum Muktamar, keluarnya sikap resmi organisasi, keterlibatan tokoh-tokoh Muhammadiyah, pemberian bantuan serta dorongan kepada aktor-aktor lain untuk ikut mendukung kemerdekaan Palestina
FIQIH MENDAKI GUNUNG BERDASARKAN AL ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN (STUDI KASUS PADA MAPALA STACIA UMJ) Sri Immawati; Ati Kusmawati; Sholehuddin Sholehuddin
JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : LPP AIK UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkii.2.1.148-152

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena para pendaki gunung dalam menjalankan ajaran agamanya yang ditinjau dari Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberagamaan para pendaki gunung yang tergabung dalam Mapala Stacia Universitas Muhammadiyah Jakarta. dan sekaligus untuk menyusun buku saku Fiqih Mendaki sebagai panduan para pendaki gunung untuk menjalankan ibadahnya dalam perspektif Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan menghadirkan 17 mahasiswa sebagai respondennya. Teknik pengumpulan data dilakukan berdasarkan wawancara dan studi literatur atau kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para pendaki gunung menikmati aktivitasnya dalam untuk mencari kenyamanan, menikmati keindahan alam dengan seraya mensyukuri karunia Allah Swt. Sebagian dari mereka beranggapan bahwa persoalan fiqih lebih terbatas pada persoalan ibadah dalam hal ini shalat. Oleh karena itu buku saku fiqih yang dimuat ini memuat tidak hanya aspek shalat, melainkan aspek sopan santun, cara berpakaian dan berdoa kepada orang lain di ruang publik serta berdoa kepada lingkungan alam. Oleh karena itu, buku saku ini diharapkan dapat dijadikan pedoman bagi para pendaki gunung untuk menjalankan syariat agamanya berdasarkan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH SEBAGAI LEARNING ORGANIZATION Rofahiyatul Aisy
JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : LPP AIK UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkii.2.1.153-162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) telah menerapkan konsep learning organization. Melalui studi literatur dan studi dokumentasi, penelitian ini berusaha mengidentifikasi praktik-praktik pembelajaran yang telah dilakukan oleh IMM, faktor-faktor yang mendukung dan menghambat penerapan konsep learning organization, serta kontribusi praktik-praktik tersebut terhadap peningkatan kualitas kader dan pencapaian tujuan organisasi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai implementasi learning organization di IMM dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan organisasi di masa depan.
ANALISIS CAPAIAN PEMBELAJARAN PAI BAGI ABK PADA KURIKULUM MERDEKA Siti - Rohmah; Diah Mutiara; Khasnah Syaidah; Fakhrurazi Fakhrurazi; Lalita Shafa Anjani
JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LPP AIK UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkii.2.2.248-259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pencapaian pembelajaran PAI bagi ABK pada Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif . Metode penelitian menggunakan metode kepustakaan (library study) yaitu pengumpulan data dan informasi dengan bantuan materi yang terdapat dalam kepustakaan. Penelitian ini memusatkan perhatian pada kajian kepustakaan tentang Analisis Capaian Pembelajaran PAI Kurikulum Merdeka bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Sesuai dengan masalah pokok yang dibahas, maka penelitian ini dimulai dengan mengklasifikasikan capaian pembelajaran PAI bagi ABK dalam Kurikulum Merdeka. Sumber data ada dua: Pertama, data primer adalah data yang diperoleh dari Kurikulum Merdeka Mata Pelajaran PAI bagi ABK. Kedua, data sekunder merupakan sumber pendukung seperti buku, jurnal, dan berbagai sumber lainnya yang berkaitan dengan masalah penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Capaian Pembelajaran PAI bagi ABK pada Kurikulum Merdeka dibedakan menjadi 6 fase yaitu fase A (Usia Mental ≤ 7 Tahun, SDLB Kelas I dan II), Fase B (Usia Mental ± 8 Tahun, SDLB Kelas III dan IV), Fase C (Usia Mental ± 8 Tahun, SDLB Kelas V dan VI), Fase D (Usia Mental ± 9 Tahun, SMPLB Kelas VII, VIII dan IX), Fase E (Usia Mental ± 10 Tahun, SMALB Kelas X), Fase F (Usia Mental ± 10 Tahun, SMALB Kelas XI dan XII). Capaian Pembelajaran PAI bagi ABK pada tiap fase terdiri dari 5 unsur yaitu Al-Quran dan hadis, Akidah, Akhlak, Fikih, dan Sejarah Peradaban Islam.
Peran QS Al-Ma’un dalam Membangun Kepedulian Masyarakat terhadap Pencegahan Penyakit Menular ISPA di Lingkungan Padat Penduduk Area Kota Depok Suherman Jaksa; Irmawati Widyaningsih; Hanifah Nur Cahyaningsih; Aisyah Nur Hafida; Andriyani Andriyani; Nurmalia Lusida
JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LPP AIK UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkii.2.2.203-212

Abstract

Abstract. ISPA (Acute Respiratory Tract Infection) is an infection of the respiratory tract that can be transmitted through saliva, blood, sneezing, or airborne particles caused by microbes or bacteria. This has been observed in the illegal waste disposal site (TPA) in the Limo area, Cinere, Depok. Puspitasari (2024) reported that on August 27, 2024, residents in the Limo area protested and blocked access to garbage trucks, which led to an increase in ISPA cases. Purpose: This study aims to explore the role of QS. Al-Ma’un in fostering public awareness about the prevention of ISPA infectious diseases in densely populated areas in the Limo region, Cinere, Depok. Methods: Using a quantitative descriptive approach with a sampling technique based on the Simple Random Sampling method, this study was conducted because the exact population size is unknown. To determine the minimum sample size, the unknown population formula was applied, resulting in a total of 100 respondents. These respondents were residents affected by illegal landfill sites in the Limo area, Cinere, Depok City. Results: From 100 respondents who completed the questionnaire, the descriptive analysis results regarding the role of QS Al-Ma’un revealed that the highest sub-variable score was Concern and Concrete Actions in Preventing ISPA (Acute Respiratory Infections), with a total average score of 4.16, categorized as "High" because it falls within the scale range of 3.40-4.20. Meanwhile, the lowest score was found in the sub-variable Understanding of QS Al-Ma’un and Attitudes Toward Preventing Infectious ISPA in Densely Populated Areas, with the same total average score of 3.765, also categorized as "High" within the scale range of 3.40-4.20. Conclusion: Based on the research findings, the conclusion is that the community's perception of the role of QS Al-Ma’un in raising public awareness for the prevention of ISPA infectious diseases in the densely populated Limo area, Cinere, Depok, is positive. Key words: Public Awareness, ISPA, QS Al-Ma’un.Abstrak. ISPA adalah infeksi saluran pernafasan akut yang dapat ditularkan melalui air liur, darah, bersin atau udara yang disebabkan oleh mikroba atau bakteri. Hal ini terbukti terjadi di Tempat pembuangan akhir (TPA) liar di Kawasan Limo, Cinere, Depok. Puspitasari (2024) melaporkan pada tanggal 27 Agustus 2024, para warga yang berada di Kawasan Limo memprotes dan memblokir akses truk muatan sampah yang menyebabkan meningkatnya kejadian ISPA. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Q.S. Al-Ma’un dalam membangun kepedulian masyarakat terhadap pencegahan penyakit menular ISPA di lingkungan padat penduduk di Wilayah Kawasan Limo, Cinere, Kota Depok. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kuantitatif dengan  jenis pengambilan sampel menggunakan metode Simple Random Sampling, karena populasi tidak diketahui jumlah pastinya untuk minimal jumlah pengambilan sampel menggunakan rumus unknown population sehingga didapatkan jumlah responden sebanyak 100 orang dari warga terdampak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) liar di Kawasan Limo, Cinere, Kota Depok. Hasil: Dari 100 responden yang mengisi kuesioner didapatkan hasil analisis deskriptif mengenai tingkat peran QS Al-Ma’un diketahui bahwa nilai sub variabel yang tertinggi adalah sub variabel Kepedulian dan Tindakan Nyata dalam Mencegah Penyakit ISPA yaitu dengan jumlah nilai total rata-rata sebesar 4,16 dengan kategori “Tinggi” karena berada pada rentang skala 3,40-4,20. Sedangkan nilai terendah adalah sub variabel Pemahaman terhadap QS Al – Ma’un dan Sikap terhadap Pencegahan Penyakit Menular ISPA di Lingkungan Padat Penduduk yaitu dengan jumlah nilai total rata-rata yang sama sebesar 3,765 dengan kategori “Tinggi” karena berada pada rentang skala 3,40-4,20. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, kesimpulan yang dapat diambil terkait dengan persepsi masyarakat  terhadap  peran  QS  Al  Ma’un  dalam  membangun  kepedulian  masyarakat  terhadap pencegahan penyakit menular ISPA di lingkungan padat penduduk di Wilayah Kawasan Limo, Cinere, Kota Depok adalah baik. Kata Kunci: Kepedulian Masyarakat, ISPA, QS Al Ma’un
PERSPEKTIF MUHAMMADIYAH TERHADAP KARAKTERISASI BIOCHAR DARI AMPAS TEBU Jaka Kuncara
JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LPP AIK UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkii.2.2.178-192

Abstract

 Rekayasa pemanfatan limbah organik telah banyak dilakukan salah satunya memprodudksi biochar dari limbah ampas tebu. Biochar adalah bahan yang mengandung karbon yang diproduksi dengan menguraikan bahan organik melalui proses pirolisis, Produki biochar skala industri terus dikembangkan, termasuk pemanfaatannya. Biochar memiliki potensi besar untuk mitigasi perubahan iklim, memperbaiki kualitas tanah, sebagai katalis atau odsorben dan sebagai energ alterntif terbarukan. Muhammadiyah memberikan pedoman bagi warganya dalam hal ilmu, teknologi, energi dan lingkungan. Kajian pembuatan dan karakterisasi biochar dapat dilihat dari perspektif kemuhammadiyahan. Pembahasan ini menggunakan analisa kualitatif deskriptif. Data yang diteliti didapatkan dari data penelitian biochar, dan makalah yang bersumber dari khazanah kepustakaan kemuhammadiyahan. Pembahasan kepustakaan bersumber dari studi kasus, kajian pemikiran, dan analisa buku dan jurnal. Hasil karakterisasi memberikan informasi bahwa biochar dapat digunakan sesuai dengan karakterisasinya. Perspektif kemuhammadiyahan berkesesuaian dengan Risalah Islam Berkemajuan, Pedoman Hidup Islam Warga Muhammadiysh serta Fiqih Transisi Energi Berkeadilan Muhammadiyah. Setiap warga Muhmmadiyah wajib menguasai dan memiliki keunggulan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Penguasaan ilmu dan teknologi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan iman dan amal shaleh serta pemanfaatannya untuk kemaslahatan merupakan wujud ibadah, jihad dan dakwah. Hasil pembahasan menunjukan kebesaran Allah SWT sebagai pencipta alam semesta, serta bagi umat yang beriman berkewajiban bersyukur atas anugerah yang tidak terkira serta menjadikan iman yang semakin kuat.
TRANSFORMASI MINYAK JELANTAH MENJADI RENEWABLE ENERGY DALAM PERSPEKTIF AL ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN ANNISA VADA FEBRIANI; M Idris; Lukman Hakim
JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LPP AIK UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkii.2.2.193-202

Abstract

Minyak jelantah sebagai limbah rumah tangga dan industri menjadi salah satu sumber pencemaran lingkungan yang signifikan. Potensi minyak jelantah untuk diolah menjadi energi terbarukan memberikan peluang besar dalam mendukung pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan sekaligus menyediakan alternatif bahan bakar. Artikel ini mengkaji proses konversi minyak jelantah menjadi biodiesel melalui transesterifikasi serta pemanfaatannya langsung sebagai bahan bakar alternatif. Selain itu, kajian ini juga mengintegrasikan pandangan nilai-nilai Islam, khususnya melalui perspektif Muhammadiyah, dalam pengelolaan minyak jelantah sebagai bentuk tanggung jawab ekologis dan sosial. Dengan pendekatan berbasis literatur, metode ini mencakup pengumpulan data dari jurnal-jurnal ilmiah dan literatur terkait, baik nasional maupun internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan minyak jelantah tidak hanya menjadi solusi untuk limbah, tetapi juga merupakan langkah menuju transisi energi yang ramah lingkungan, sejalan dengan prinsip keadilan dan keberlanjutan yang diajarkan Islam.

Page 2 of 3 | Total Record : 27