cover
Contact Name
Dwi Indah Iswanti
Contact Email
dwi.indah.iswanti@unkaha.ac.id
Phone
+6281325758841
Journal Mail Official
ljn.linkep@gmail.com
Editorial Address
Cluster Golden Wood Blok D32 Citragrand, Kelurahan Sambiroto, Kec. Tembalang Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah Kode Pos 50276 Email : link.educationpublication@gmail.com
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Nursing
ISSN : -     EISSN : 30903327     DOI : https://doi.org/10.63425
Core Subject : Health,
Journal of Nursing is the dissemination of information related to all nursing area including basic research in nursing, management nursing, emergency and critical nursing, medical surgical nursing, mental health nursing, maternity nursing, pediatric nursing, gerontological nursing, community nursing, family nursing education nursing, complementary and alternative medicine in nursing. Letters and commentaries of our published articles are welcome. All submitted contributions will undergo a peer-review process according to standardized criteria.
Articles 20 Documents
Efektivitas pendidikan seks melalui website terhadap pengetahuan dan perilaku pencegahan penyimpangan seksual remaja Wiwik Ratnasari; Dera Alfiyanti; Amin Samiasih; Maryam
Link Journal of Nursing Vol 1 No 2 (2025): May : Journal of Nursing
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/journalofnursing.v1i2.53

Abstract

Latar belakang: Di Indonesia, edukasi seksual yang efektif dan sesuai masih menjadi isu yang sensitif dan tabu. Akibat kurangnya edukasi seksual yang tepat, remaja dapat terpapar risiko perilaku seksual menyimpang yang dapat berakibat pada masalah kesehatan seksual dan reproduksi. Tujuan: Menganalisis pengaruh edukasi seksual dengan media website terhadap pengetahuan dan perilaku pencegahan penyimpangan seksual remaja. Metode: Quasy experimental one group pre and post test . Jumlah responden yang digunakan adalah 171 siswa – siswi kelas 1 SMA Islam Sudirman Ambarawa. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan dan perilaku pencegahan yang telah di uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan Mann Whitney. Hasil: Pada pengetahuan pencegahan penyimpangan seksual sesudah dan sebalum terdapat peningkatan yang signifikan pada responden yang berpengetahuan baik yaitu 5 kali lipat dari 13 orang menjadi 61 orang (35.7%).  Pada perilaku pencegahan penyimpangan seksual tidak terdapat pengaruh dimana 55.6 % responden memiliki perilaku yang sangat baik. Hasil analsis bivariat mann whitney  menunjukan nilai  p value <0.001 pada pengetahuan dan hasil p value 0.729 pada perilaku. Kesimpulan: Pendidikan seks berbasis website memiliki dampak yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan tentang upaya pencegahan penyimpangan seksual remaja. Namun, pendidikan seks tidak berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kinerja. Peraturan dan kebijakan sekolah diperlukan untuk mencegah pelecehan seksual melalui pendidikan seksual online.
Penerapan back massage terhadap tingkat kenyamanan dan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi Eka Safitri, Intan Nuraini; Dwi Retnaningsih
Link Journal of Nursing Vol 1 No 2 (2025): May : Journal of Nursing
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/journalofnursing.v1i2.56

Abstract

Latar belakang: Hipertensi yang tidak dikendalikan dapat membuat tubuh merasakan ketidakpuasanan dan ketidaknyamanan dalam beberapasa aspek seperti aspek fisik, psikospiritual dan lingkungan. Selain penanganan secara obat-obatan dapat juga dilakukan dengan teknik back massage. Tujuan: mengetahui penerapan back massage dalam penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Metode: Penelitian deskriptif dengan desain studi kasus. Sampel yang di ambil adalah lansia yang memiliki hipertensi > 140/90 mmHg dengan jumlah 4 responden. Instrumen menggunakan Shortened General Comfort Questionnaire (SGCQ). Terdapat  28 item yang di bagi menjadi 5 aspek dengan skor total <84 (tidak nyaman) dan > 84 – 168 (skore nyaman). Hasil: Pemberian back massage memberikan perubahan dalam keberhasilan peningkatan kenyamanan dan penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Kesimpulan: Terdapat perubahan pada tingkat kenyamanan dan terhadap tekanan darah pada lansia setelah diberikan penerapan back massage. Terapi ini dapat digunakan sebagai intervensi non-farmakologis yang lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kenyamanan tubuh.
Penerapan terapi back massage terhadap tingkat kelelahan pasien chronic kidney disease yang menjalani hemodialisa Novitasari, Devi; Dwi Retnaningsih
Link Journal of Nursing Vol 2 No 1 (2025): November : Journal of Nursing
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/journalofnursing.v2i1.64

Abstract

Latar belakang: Penyakit Ginjal Kronis merupakan masalah kesehatan masyarakat dengan angka prevalensi dan insiden yang terus meningkat. CKD tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik pasien, tetapi juga memengaruhi psikologis dan emosional. Salah satu gejala paling sering dialami pasien CKD yang menjalani hemodialisis adalah kelelahan (fatigue). Tujuan: studi kasus ini bertujuan mendiskripsikan pengaruh pemberian back message terhadap kelelahan. Metode: studi kasus menggunakan isntrumen kuesioner FACIT (Fungcional Assesment Chronic Ilnes Therapy) untuk mengukur tingkat kelelahan saat sebelum dan sesudah diberikan penerapan, penerapan diberikan selama 3 kali pertemuan dengan durasi pijat10 menit, studi kasus ini menggunakan Analisa univariat. Hasil: Terdapat perubahan tingkat kelelahan yang diamati sebelum dan setelah penerapan. Kesimpulan: back message memiliki pengaruh dalam penurunan tingkat kelelahan pada pasien hemodialisa, kelelahan dialami intividu yang menjalani proses pengobatan, dan back message dapat menjadi alternatif untuk menurunkan kelelahan pasien hemodialisa.
Pengaruh terapi relaksasi benson terhadap penurunan tekanan darah terhadap pasien hipertensi Shinta Puspitasari; Dwi Retnaningsih
Link Journal of Nursing Vol 2 No 1 (2025): November : Journal of Nursing
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/journalofnursing.v2i1.66

Abstract

Latar belakang: Hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah sistolik > 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik >90 mmHg. Prevalensi hipertensi meningkat dengan cepat dari tahun ke tahun. Ada berbagai macam tindakan yang dilakukan untuk menstasbilkan tekanan darah salah satunya mengunakan tindakan non farmakologis yaitu dengan relaksasi benson. Tujuan: mengindentifikasi efektifitas relaksasi benson terhadap pasien dengan penderita hipertensi. Metode: penelitian deskriptif menggunakan metode desain studi kasus. Sampel yang diambil adalah pasien yang berkunjung ke IGD yang memiliki hipertensi >140/90 mmHg dengan jumlah responden 5. instrumen menggunakan SOP benson serta lembar observasi tekanan darah . Analisa yan digunakan dalam penelitia ini yaitu Analisa deskritif . Hasil: pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan relaksasi benson, Responden 1 berada di hipertensi Tingkat I, Responden 2 berada di pre hipertensi, responden 3 berada di hipertensi Tingkat I, dan responden ke 4 berada di hipertensi Tingkat I dan yang terakhir responden ke 5 berada di pre- hipertensi. Kesimpulan: terdapat pengaruh relaksasi benson untuk membantu  penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi.
Peran preceptor dengan kepuasan mahasiswa dalam praktik klinik keperawatan medikal bedah Setiadi; Imroatul Farida; Hanifah Selviana Nuril Fadila; Bahtyar Hardyansyah Syihab
Link Journal of Nursing Vol 2 No 1 (2025): November : Journal of Nursing
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/journalofnursing.v2i1.61

Abstract

Latar Belakang: Preceptor memiliki peran penting dalam membimbing mahasiswa keperawatan saat menjalani praktik klinik. Peran yang optimal dari preceptor diharapkan dapat meningkatkan kepuasan mahasiswa terhadap pengalaman praktik klinik, khususnya pada bidang Keperawatan Medikal Bedah. Tujuan: menganalisis hubungan antara peran preceptor dengan kepuasan mahasiswa dalam praktik klinik Keperawatan Medikal Bedah di STIKES Hang Tuah Surabaya. Metode: desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah responden sebanyak 80 mahasiswa tingkat IV yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup. Analisis data dilakukan dengan uji Spearman Rho menggunakan program SPSS. Hasil: sebagian besar mahasiswa menilai peran preceptor dalam kategori baik (60%) dan cukup (40%). Tingkat kepuasan mahasiswa berada pada kategori sangat puas (86%) dan puas (14%). Hasil uji Spearman Rho menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara peran preceptor dengan kepuasan mahasiswa (p = 0,000; r = 0,489). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara peran preceptor dengan kepuasan mahasiswa dalam praktik klinik Keperawatan Medikal Bedah. Diperlukan penguatan peran preceptor dalam pembimbingan klinik guna meningkatkan kualitas pendidikan praktik bagi mahasiswa.
Penerapan therapy musik klasik mozart dalam mengontrol halusinasi pada pasien gangguan persepsi sensori Roro Dian Mustika Wahyu
Link Journal of Nursing Vol 2 No 1 (2025): November : Journal of Nursing
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/journalofnursing.v2i1.104

Abstract

Latar belakang: Halusinasi adalah salah satu gangguan dalam sistem sensorik persepsi di mana persepsi dirasakan oleh indra panca tanpa adanya rangsangan eksternal yang jelas. Salah satu cara mengontrol halusinasi dengan terapi pengalihan, yaitu mendengarkan terapi musik klasik mozart. Tujuan: menerapkan terapi musik klasik mozart pada pasien dengan halusinasi pendengaran di Ruang Bougenvil  RSUD Dr. Soeselo Kab Tegal. Metode: pendekatan studi kasus dengan metode deskriptif. Adapun subjek dalam penelitian tiga orang pasien dengan masalah halusinasi pendengaran di Ruang Bougenvil  RSUD Dr. Soeselo Kab Tegal. Penerapan therapy musik klasik mozart selama 3 hari, instrumen yang digunakan yaitu SOP terapi Therapy Musik Klasik Mozart. Analisis data distribusi frekuensi dengan melihat evaluasi SOAP. Hasil: efektivitas metode terapi musik klasik mozart mengurangi pendengaran yang tidak nyata dan meningkatkan distraksi pasien yang membantu pasien mengontrol halusinasi pendengaran. Pasien yang melakukan latihan secara rutin menunjukkan peningkatan dalam pengendalian diri, penurunan suara tidak nyata, serta keterlibatan dalam interaksi sosial yang positif.  Kesimpulan: implementasi metode kontrol halusinasi non-farmakologis seperti penerapan penerapan terapi musik klasik mozart dapat mendistraksi untuk mengontrol halusinasi dan terapi ini dapat direkomendasikan sebagai alternatif teknik pengalihan dari halusinasi.
Penerapan terapi jus belimbing terhadap peningkatan curah jantung pada pasien hipertensi Sahrani, Desy Adelia; Winarti, Rahayu
Link Journal of Nursing Vol 2 No 1 (2025): November : Journal of Nursing
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/journalofnursing.v2i1.107

Abstract

Latar belakang: Hipertensi adalah kenaikan tekanan darah diatas batas normal yang akan menyebabkan kesakitan bahkan kematian. Pengobatan pada pasien hipertensi secara non farmakologis dengan pemberian terapi jus belimbing yang banyak mengandung serat, pro vitamin A, vitamin C, vitamin B1, vitamin B2, fosfor, kalsium, zat besi, dan kalium yang bermanfaat menurunkan tekanan darah. Tujuan: melihat efektifitas penerapan terapi jus belimbing terhadap peningkatan curah jantung pada Pasien Hipertensi. Metode: Studi kasus menggunakan metode deskriptif melalui wawancara, pre – test, post – test dengan menggunakan SOP Penerapan Terapi Jus Belimbing, lembar observasi nilai tekanan darah, tensimeter untuk mengukur tekanan darah dan dilakukan selama 7 hari berturut turut kepada 2 responden di wilayah Puskesmas Karangayu Kota Semarang. Analisa data ini disajikan dalam bentuk narasi dan tabel distribusi frekuensi. Hasil: Adanya perubahan tekanan darah, pada pasien 1 tekanan darah yang semula 150/85mmHg turun menjadi 130/90mmHg, dan pada pasien 2 tekanan darah yang semula 150/90mmHg turun menjadi 136/90mmHg. Kesimpulan: Jus belimbing efektif dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Terapi jus belimbing ini dapat digunakan sebagai alternatif atau suplemen non-farmakologis untuk mengontrol tekanan darah tinggi.
Asuhan keperawatan post-partum Sectio Caesarea dengan masalah nyeri akut melalui terapi genggam jari Taufik Syarifudin; Nur Pratiwi; Abdul Ghofur; Nur Kholidah; Niken Sukesi
Link Journal of Nursing Vol 2 No 1 (2025): November : Journal of Nursing
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/journalofnursing.v2i1.109

Abstract

Introduction:  Masa nifas pasca sectio caesarea (SC) sering disertai nyeri akut akibat trauma jaringan operasi. Kondisi ini berdampak pada mobilisasi, kenyamanan, dan psikologis ibu. Terapi non farmakologi diperlukan untuk mengurangi nyeri tanpa efek samping berlebih. Objectives:  Mengevaluasi efektivitas teknik genggam jari dalam menurunkan nyeri akut pada ibu post SC di ruang bersalin RSU ARO Pekalongan. Methods:  Studi kasus dilakukan pada empat pasien post SC. Intervensi berupa terapi genggam jari diberikan selama 10–15 menit, dua kali sehari selama 3 hari. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi melalui analisis distribusi frekuensi dan prosentase. Results: Sebelum intervensi, nyeri pasien berada pada skala sedang hingga berat (3–7 NRS). Setelah dilakukan teknik genggam jari, terjadi penurunan skala nyeri menjadi ringan hingga sedang (1–4 NRS). Pasien tampak lebih rileks, mulai mampu melakukan mobilisasi ringan, serta dapat mempraktikkan teknik relaksasi secara mandiri. Conclusion: Terapi genggam jari efektif menurunkan intensitas nyeri akut pada ibu post SC. Intervensi ini dapat dijadikan bagian dari manajemen nyeri non farmakologi dalam praktik keperawatan maternitas.
Penerapan kompres dingin terhadap nyeri insersi AV shunt pada pasien hemodialisis Novika Lutfiana; Dwi Retnaningsih
Link Journal of Nursing Vol 2 No 2 (2026): May : Journal of Nursing
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/journalofnursing.v2i2.71

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Ginjal Kronis (PGK) dapat menyebabkan uremia dan memerlukan terapi seperti hemodialisis. Pemasangan AV Shunt selama hemodialisis sering kali menimbulkan rasa sakit akibat kerusakan kulit dan pembuluh darah, Rasa sakit ini dapat menyebabkan kecemasan, ketakutan, dan penurunan kualitas hidup, yang berpotensi menyebabkan ketidakpatuhan terhadap terapi. Kompres dingin dapat membantu mengurangi rasa sakit dengan menyebabkan vasokonstriksi, mengurangi aliran darah, dan memberikan pengalih perhatian. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh kompres dingin terhadap nyeri insersi AV Shunt. Metode: Studi kasus menggunakan instrument NRS (Numeric Rating Scale) untuk mengukur tingkat nyeri saat sebelum dan sesudah diberikan penerapan, penerapan diberikan 1x pertemuan dengan durasi 10 menit, studi kasus ini menggunakan analisa univariat.  Hasil: Setelah diberikan penerapan kompres dingin selama 1x pertemuan didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh tingkat nyeri sebelum dilakukan penerapan tingkat nyeri sedang dengan skala nyeri 6 dan sesudah dilakukan penerapan tingkat nyeri ringan dengan skala 2. Kesimpulan: Kompres dingin dapat menurunkan skala nyeri saat insersi AV Shunt, nyeri yang dirasakan oleh pasien berdampak terhadap kecemasan dan ketakutan. Kompres dingin menjadi alternatif nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri dengan melemahkan sinyal sensasi nyeri pada pasien hemodialisis.
Penerapan terapi pengalihan perhatian: bermain crossword puzzle terhadap kemampuan mengontrol halusinasi pendengaran pada pasien gangguan persepsi sensori Fajar Rizki Kusumastuti
Link Journal of Nursing Vol 2 No 2 (2026): May : Journal of Nursing
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/journalofnursing.v2i2.110

Abstract

Latar belakang: Gangguan persepsi sensori merujuk pada perubahan persepsi yang disebabkan oleh stimulus internal (pikiran, perasaan) atau eksternal yang dipresentasikan dengan respons yang tidak teratur, tidak konsisten, atau terdistorsi.  Terapi non-farmakologis yang dikenal sebagai Terapi Teka-teki Silang dilakukan dengan tujuan mengurangi risiko terjadinya masalah ini kembali, yaitu dengan mendorong orang untuk terlibat dalam aktivitas sehat. Tujuan: menerapkan intervensi SP 4, yaitu Terapi Teka-teki Silang di Ruang Rawat Inap Bougenvile RSUD Dr. Soeselo Kabupaten Tegal. Metode: pendekatan studi kasus dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah tiga orang pasien dengan masalah gangguan persepsi sensori pendengaran di Ruang Bougenvile RSUD dr. Soeselo Slawi. Hasil: terapi Crossword Puzzle pada Pasien yang melakukan latihan secara terjadwal selama 3 hari dengan instrumen kartu nama klien dan Crossword puzzle. Hasil menunjukkan Klien mengalami penurunan halusinasi pendengaran, serta keterlibatan dalam interaksi sosial yang positif. Kesimpulan: implementasi terapi Crossword Puzzle dapat membantu pasien gangguan persepsi sensori pendengaran, karena memberikan efek mengurangi stres dan kecemasan serta mengalihkan perilaku negatif dan fungsi kognitif. Intervensi ini dapat digunakan sebagai alternatif non-farmakologis dalam praktik keperawatan jiwa.

Page 2 of 2 | Total Record : 20