cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 132 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2018)" : 132 Documents clear
Pengaruh Variasi Penambahan Agregat Buatan Terhadap Kadar Aspal Optimum untuk Perkerasan Aspal Lapis Aus Iik Radevi Burhamsi Putri; Hariyadi Hariyadi; I Dewa Made Alit Karyawan; Ervina Ahyudanari
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.395 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.37874

Abstract

Agregat yang digunakan pada konstruksi perkerasan umumnya menggunakan batu pecah yang didapatkan dari batu gunung maupun sungai yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan alam. Oleh karena itu diperlukan agregat buatan yang dapat menggantikan fungsi agregat alami maupun dapat mengurangi penggunaan agregat alami secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi penambahan agregat buatan terhadap kadar aspal optimum untuk perkerasan aspal lapis aus. Penelitian ini menggunakan agregat buatan geopolimer berbahan dasar fly ash yang digunakan ke dalam campuran dan dijadikan sebagai pengganti agregat kasar untuk perkerasan lapis aus untuk jalan raya. Variasi komposisi agregat buatan yang digunakan yaitu 0%, 25%, 50%, 75% dan 100%. Terdapat lima sampel untuk masing-masing variasi dengan menggunakan tiga kadar aspal yaitu 5%, 6% dan 7%. Hasil yang didapatkan pada penelitian menunjukkan bahwa kadar aspal optimum untuk variasi penambahan 0% agregat buatan dan 25% penambahan agregat buatan memiliki kadar aspal optimum, sementara untuk variasi penambahan agregat buatan 50%, 75% dan 100% agregat buatan, hasilnya tidak mencukupi syarat spesifikasi yang ada, sehingga tidak dapat ditarik kadar aspal optimum
Disain Fasilitas Pergerakan Kedatangan Penumpang di Terminal Bandara New Yogyakarta International Airport Catharina Tiffani Wulandari; Ervina Ahyudanari
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.303 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.35931

Abstract

Bandara baru yang diberi nama New Yogyakarta International Airport terletak di Kabupaten Kulonprogo, tepatnya di Kecamatan Temon. Bandara ini diharapkan dapat mengimbangi pesatnya pertumbuhan kebutuhan transportasi udara di Yogyakarta, serta meningkatkan kenyamanan dan pelayanan bagi para pengguna jasa transportasi udara. Seiring dengan perkembangan lalu lintas, perlu diimbangi dengan fasilitas yang memadai guna memproses pergerakan penumpang menuju ruang pemrosesan selanjutnya. Oleh karena itu, disediakan fasilitas yang bertujuan untuk mempercepat proses pergerakan penumpang menuju ruang pemrosesan selanjutnya. Hal ini memungkinkan penumpang yang hendak mengambil bagasi, tiba lebih cepat di baggage claim area dari bagasi yang akan diambil. Waktu yang lebih cepat ini akan menyebabkan penumpang harus menunggu lagi. Dalam studi ini mencoba memberikan solusi masalah tersebut dengan memperhatikan proses penanganan bagasi. Berdasarkan hasil analisis peramalan jumlah penumpang menggunakan metode Regresi Linear, diperkirakan jumlah penumpang di Bandara NYIA pada tahun 2038 yaitu 20,000,000 penumpang. Total luas terminal penumpang diperkirakan adalah 97,000 m². Didapatkan waktu penumpang menunggu di baggage claim area dengan memperhatikan proses penanganan bagasi yaitu 23,69 menit untuk domestik & 23,19 menit untuk internasional. Hasil tersebut memenuhi standar pelayanan pengguna jasa bandar udara (Permenhub No. 38/2015) yang menyatakan bahwa standar waktu menunggu penumpang mengambil bagasi di baggage claim area adalah 30 menit
Kelayakan Finansial Kereta Bandara New Yogyakarta International Airport Dengan Analisis Sensitivitas Terhadap Perubahan Kebutuhan Lahan Kevin Andrea; Ervina Ahyudanari
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.949 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.36228

Abstract

Pada tahun 2011, penumpang Bandara Adisutjipto Yogyakarta dikatakan melebihi kapasitas yaitu mencapai 4 juta penumpang per tahun, melebihi kapasitasnya yaitu 1,2 juta penumpang per tahun. Untuk mengatasi masalah tersebut, PT. Angkasa Pura 1 memutuskan untuk membangun Bandara New Yogyakarta International Airport yang terletak di Wates, .K.abupaten Kulon Progo. Akses bandara ini difasilitasi moda kereta api. Dalam perencanaan yang ada, terdapat dua desain trase yang berbeda yang disajikan oleh PT. Angkasa Pura 1. Oleh karena itu, dibutuhkan analisa kelayakan finansial kereta bandara NYIA dengan memperhatikan perubahan kebutuhan lahan pada kedua desain trase. Dari data-data yang didapat, dilakukan perhitungan jumlah penumpang kereta Bandara NYIA dengan hasil 77,89% penumpang Bandara NYIA menggunakan kereta bandara. Setelah itu dilakukan analisis biaya investasi untuk kedua rute. Investasi untuk trase 1 sebesar Rp544,973,487,977 dan investasi untuk trase 2 adalah Rp1,145,963,930,152.92. Setelah itu dilakukan kelayakan finansial metode NPV, BCR dan IRR untuk kedua trase. Perhitungan kelayakan secara finansial menunjukkan nilai NPV untuk trase 1 adalah Rp10,791,607,297,048.50 sedangkan nilai NPV untuk trase 2 adalah Rp10,333,668,097,720.70. Nilai BCR untuk trase 1 adalah 9.797 sedangkan nilai BCR untuk trase 2 adalah 6.626. Nilai IRR untuk trase 1 adalah 112.68% sedangkan nilai IRR untuk trase 2 adalah 58.28%. Berdasarkan perhitungan kelayakan secara finansial, trase 1 kereta bandara memiliki nilai kelayakan finansial yg lebih baik dari trase 2.
Analisis Dampak Pengembagan Pelabuhan di Suatu Wilayah: Studi Kasus Terminal Kendal Jawa Tengah Rafidah Agni; Irwan Tri Yunianto; Christino Boyke Surya Permana
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.459 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.36860

Abstract

PDRB Jawa Tengah berdasarkan lapangan usaha tahun 2016 menunjukkan sektor industri pengolahan memiliki kontribusi terbesar dan terus mengalami kenaikan 4,3%. Untuk meningkatkan perekomian, Kementrian Perindustrian merencanakan pengembangan zona industri. Sehingga diperlukan infrastruktur transportasi sebagai penunjang kegiatan industri. Pelabuhan Tanjung Emas merupakan pelabuhan yang sangat berperan di Jawa Tengah dimana 47% total arus muatan Jawa Tengah melalui Pelabuhan Tanjung Emas pada tahun 2016. Di sisi lain Terminal Kendal saat ini sedang dalam pengembangan yang direncanakan menjadi penunjang Pelabuhan Tanjung Emas. Tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting muatan peti kemas dan curah kering di Jawa Tengah dan Pelabuhan Tanjung Emas serta mengetahui dampak Terminal Kendal terhadap zona industri di Jawa Tengah. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah peti kemas di Jawa Tengah tahun 2016 sebesar 67% dan curah kering 12%. Sedangkan di Pelabuhan Tanjung Emas jumlah peti kemas tahun 2016 sebesar 61% dan muatan curah kering sebesar 19%. Kemudian untuk mengetahui dampak Terminal Kendal terhadap zona industri dilakukan analisis biaya transportasi menggunakan 3 skenario. Hasil analisis menunjukkan bahwa Terminal Kendal tidak memberikan dampak terhadap zona industri dengan skenario 1 dan 2. Sedangkan dengan menggunakan skenario 3, Terminal Kendal memberikan dampak penurunan biaya transportasi yaitu untuk muatan curah kering tujuan Kabupaten tegal terjadi penurunan biaya sebesar 4% dan untuk muatan peti kemas terjadi penurunan 9% terhadap zona industri di Kabupaten Banyumas, Kabupaten Batang, Kabupaten Brebes, Kabupaten Kendal, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Tegal, Kabupaten Temanggung, dan Kabupaten Wonosobo.
Analisis Kekuatan dan Re-design Box Body Mobil Pick-up Multiguna Pedesaan akibat Gaya Angin, Inersia, dan Sentrifugal Maulika Gustina Jaisyah; Julendra Bambang Ariatedja
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.036 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.36911

Abstract

Departemen Teknik Mesin ITS dipercayai oleh KEMENRISTEK untuk mengembangkan mobil pick-up multiguna pedesaan dan saat ini sudah sampai tahap finishing prototype yang kedua. Mobil ini memiliki empat fungsi dimana dua diantaranya menggunakan bagian box. Bagian ini hingga rancangan prototype mobil yang kedua belum dilakukan analisis kekuatan terhadap massanya. Kondisi tersebut menjadi latar belakang dilakukan analisis pada penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode elemen hingga dengan bantuan perangkat lunak berbasis Metode Elemen Hingga (MEH). Pembebanan yang dilakukan adalah beban akibat gaya angin, inersia sentrifugal maupun muatan. Hasil yang didapatkan adalah baik desain box pertama dan kedua ketika diberikan muatan penuh 2000 kg memiliki tegangan von misses yang melebihi tegangan yield material. Tegangan von misses terbesar terjadi saat mobil dikendarai berbelok, yaitu sebesar 348,69 Mpa dengan deformasi maksimum 8,357 mm dan safety factor 0,63. Berdasarkan analisis ini dilakukan re-design dengan mengganti material pada beberapa bagian box dan modifikasi geometri kerangka box. Hasil yang didapatkan menjadi lebih aman dengan tegangan von misses sebesar 108,01 Mpa, deformasi maksimum 1,0892 mm dan safety factor 2,04.
Analisis Karakteristik Traksi Serta Redesign Rasio Transmisi Jetbus 2 High Deck Adiputro Muhammad Alawy Djufri; I Nyoman Sutantra
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.61 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.37039

Abstract

Penjualan kendaraan bermotor Indonesia tahun 2017 mengalami peningkatan 5,96 persen dari tahun sebelumnya. (Gaikindo). Tingginya penjualan kendaraan tersebut tidak diiringi dengan upaya produsen untuk mencerdaskan konsumen mengenai performa kendaraan. Hal tersebut yang mendasari penulis untuk melakukan analisa karakteristik traksi pada Jetbus 2 High Deck Adiputro. Dalam penelitian ini menganalisa menggunakan dua Engine dengan volume ruang bakar yang sama (cc). Telah dilakukan tiga tahapan pengujian. Tahapan pertama adalah dilakukan analisa perhitungan kecepatan dan percepatan bus. Tahap kedua dilakukan analisa perhitungan sudut tanjak maksimum yang mapu dilalui oleh bus. Selanjutnya Tahap ketiga telah dilakukan redesign rasio transmisi bus adiputro menggunakan progressi geometri. Dari penelitian ini di dapatkan data berupa kecepatan, percepatan, dan sudut tanjakan pada kondisi standar  dari 2 engine yang di analisa serta hasil redesign rasio transmisi bus adiputro dari 2 engine J08 E  VD dan  J08E UN . Setelah dilakukan analisa kedua engine tersebut gradeability maksimum yang mampu di tempuh tidak sesuai dengan klaim pabrikan sebesar 32.3%. Sedangkan analisa kecepatan maksimum yang mampu di capai kendaraan adalah 116 Km/jam untuk engine J08E VD dan 117 Km/jam untuk engine J08E UN dengan klaim dari pabrikan 100 Km/jam. Setelah dilakukan redesign gradeability maksimum yang mampu di capai meningkat 38% untuk engine J08E VD dan 39% untuk engine J08E UN.
Perancangan Coupler untuk LRT di Indonesia Andhika Muttaqien Priyambodo; Achmad Syaifudin
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.645 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.37478

Abstract

PT INKA menggunakan coupler tipe knuckle, yang biasa dipakai untuk kereta api, untuk sambungan gerbong pada kereta ringan (light rail transit, LRT). Namun, pemakaian coupler tipe ini sangat tidak sesuai sebab coupler untuk kereta api dapat menarik beban hingga 42 ton, sedangkan berat gerbong LRT hanya 25 ton. Dalam penelitian ini, dilakukan studi numerik untuk re-design ukuran coupler.  Optimasi ukuran dipilih sebagai basis dalam metode re-design. Analisis numerik dilakukan dengan bantuan Catia Simulia V6 – Structural  Validation. Material yang digunakan adalah AAR M201 grade E dan grade D sesuai dengan yang digunakan oleh PT INKA. Beban yang diterapkan adalah beban aktual LRT Jabodebek dengan jumlah trainset 6 buah. Optimasi ukuran dilakukan dengan reduksi ukuran head coupler knuckle hingga 50%. Panjang leher coupler dipertahankan untuk menyesuaikan dengan ruang sambungan pada carbody. Analisis angka keamanan dilakukan pada tiap model yang telah direduksi. Hasil simulasi mengindikasikan bahwa ukuran coupler yang paling optimum, yaitu ukuran pada skala reduksi 80% dari model awal. Tegangan tarik dan tekan maksimum yang terjadi berturut-turut sebesar 450 MPa dan 308 MPa, yang mana masih berada dalam zona aman.
Studi Pengaruh Penambahan PVA dan Bentonit Terhadap Morfologi dan Sifat Fisik Komposit Berbasis Hidrogel Alginat Sebagai Kandidat Material Perancah Untuk Regenarasi Tulang Rawan Amaliya Rasyida; Thalyta Rizkha Pradipta; Sigit Tri Wicaksono
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.857 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.42611

Abstract

Pemanfaatan rumput laut cokelat khususnya didaerah Madura dimana lokasinya yang dekat dengan Surabaya, hanya sebatas untuk makanan warga sekitar. Hal ini menjadi acuan untuk mengembangkan dan meningkatkan potensi rumput laut cokelat dengan mengekstrak salah satu kandungannya yaitu alginat untuk dikembangkan ke arah biomedis khususnya material perancah (scaffold). Dikarenakan keterbatasan sifat fisik dan mekaniknya, maka mulai dikembangkan hidrogel alginat dengan penambahan beberapa material untuk meningkatkan sifat tersebut. Dalam penelitian ini akan dianalisa pengaruh penambahan PVA dan bentonit terhadap morfologi dan sifat fisik komposit berbasis hidrogel alginat serta menganilisis fisibilitas alginat hasil ekstraksi. Sintesis komposit hidrogel alginat/PVA/bentonit dimulai dengan pengekstrasian sodium alginat dari Sargassum sp. asal Sumenep, Madura melalui jalur CaCl2 kemudian dilanjutkan dengan pembuatan hidrogel alginat. Pembuatan komposit hidrogel alginat/PVA/bentonit ini dengan tambahan PVA dan bentonit sebanyak 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, dan 30% wt dari masing-masing bahan ke hidrogel alginat dengan pelarut aquades. Sampel kemudian diuji menggunakan XRF, FTIR, XRD, SEM, viscosity bath, dan hydrolitic degradation. Dari pengujian diatas didapatkan komposisi optimum untuk komposit adalah 70A/15B/15P dan sodium alginat ekstraksi memiliki fisibilitas yang baik untuk dijadikan alternatif pengganti sodium alginat komersil sebagai material perancah. Modifikasi alginat ini diharapkan dapat menjadi kandidat material perancah (scaffold) tulang rawan yang mempunyai sifat biokompatibilitas dan biodegradibilitas yang baik. Selain itu, penelitian ini juga menjadi dasar untuk pemanfaatan hasil ekstraksi bahan alam yang kedepannya dapat dimanfaatkan sebagai bioink pada proses manufaktur 3D printed.
Unmanned Surface Vehicle Untuk Mencari Lokasi Tumpahan Minyak Menggunakan Ardupilot Mega Dedy Permana; Muhammad Rivai; Astria Nur Irfansyah
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.123 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.30999

Abstract

Minyak adalah sumber energi yang sering digunakan dalam dunia industri. Akhir-akhir ini penggunaan minyak meningkat yang dapat menyebabkan meningkatnya polusi minyak di perairan akibat dari tumpahan minyak mentah. Meningkatnya polusi minyak ini menjadi perhatian yang cukup serius dibidang lingkungan hidup. Akibat adanya polusi minyak ini menyebabkan sektor pariwisata kelautan menjadi tidak optimal dan dapat mencemari lingkungan laut. Pada penelitian ini telah dibuat suatu alat untuk mendeteksi tumpahan minyak di perairan berupa Unmanned Surface Vehicle (USV) yang dapat menyisir area dengan waypoint tertentu untuk mendeteksi lokasi dari tumpahan minyak. USV ini dilengkapi dengan sensor berupa sensor resistif yang digunakan untuk mendeteksi adanya tumpahan minyak di perairan. Agar USV dapat berjalan secara autonomous, maka digunakan Global Positioning System (GPS) untuk mengetahui keberadaan USV dan lokasi tumpahan minyak. GPS yang digunakan adalah tipe ublox neo 6m. IMU sensor MPU6000 digunakan untuk mengetahui arah dan kecepatan dari USV. Untuk mikrokontroler yang digunakan adalah Ardupilot Mega karena memiliki fitur yang meliputi sensor barometer, akselerometer, gyrometer dan magnetometer. USV dapat mendeteksi lokasi tumpahan minyak dengan metode waypoint yang diberikan pada ardupilot mega dengan ketebalan minyak minimal 3mm dan maksimal 40mm. Jarak antara lokasi yang dikirim GPS dengan lokasi sesungguhnya bergeser sejauh 30cm. USV ini mampu mengirimkan data-data tersebut secara real time.
Sistem Peringatana Dini Menggunakan Deteksi Kemiringan Kepala pada Pengemudi Kendaraan Bermotor yang Mengantuk Mustofa Amirullah; Hendra Kusuma; Tasripan Tasripan
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.835 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.31011

Abstract

Tingginya tingkat kecelakaan yang disebabkan oleh human error masih menjadi permasalahan yang dihadapi di Indonesia. Sebesar 69,7% kecelakaan kendaraan bermotor disebabkan oleh human error. Kondisi pengemudi yang mengantuk merupakan salah satu faktor penyebab human error, sehingga diperlukan sebuah  sistem keamanan dalam berkendara untuk menekan permasalahan tersebut. Ketika seseorang berada dalam kondisi mengantuk, terdapat kondisi khusus yang dapat diidentifikasi. Salah satu kondisi tersebut adalah perubahan posisi kepala yang terjadi secara tiba – tiba.  Pada tugas akhir ini, dirancang suatu sistem peringatan dini untuk pengemudi yang mengantuk berdasarkan perubahan posisi kepala (perubahan sebesar 10 cm dalam waktu 18 ms). Sistem dirancang wearable dalam bentuk headgear yang dilengkapi dengan sensor accelerometer MPU-6050 GY-521 dan dipasang pada kepala pengemudi mobil.Proses pengenalan kondisi kantuk dapat diperoleh dengan cara mengidentifikasi perubahan nilai percepatan  pada sumbu X, sumbu Y, dan sumbu Z yang terjadi serentak. Perubahan posisi kepala untuk kondisi kantuk dideteksi dengan cara memberikan nilai ambang (threshold) untuk tiap sumbu. Deteksi kantuk yang dilakukan di dalam mobil, dilakukan sebanyak 10 kali pergerakan kepala, dengan nilai ambang untuk sumbu X  sebesar 1, sumbu Ysebesar 3.5 dan sumbu z sebesar 0.5. Dari 10 kali pergerakan kepala, 7 pergerakan kepala berhasil terdeteksi dan 3 pergerakan tidak berhasil terdeteksi. Persentase keberhasilan dari pengujian tersebut sebesar 70%.