cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Pengaruh Implementasi Variabel Crime Prevention Through Enviromental Design Terhadap Persepsi Rasa Aman Penghuni Perumahan Wisma Permai Timur Surabaya Bayu Putra Munggaran; Ardy Mulidy Navastara
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1466.496 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.36504

Abstract

Permukiman dan kriminalitas menjadi hal yang penting untuk diteliti karena perumahan sebagai tempat tinggal bagi masyarakat, menyimpan potensi menjadi ruang yang tidak aman (dari kriminalitas),dan hal ini menjadi isu terutama di kota-kota besar,baik itu di Indonesia maupun di luar Indonesia. Perumahan Wisma Permai Timur sebagai salah satu perumahan yang menerapkan Konsep Crime Prevention Through Enviromental Design atau CPTED, lalu apakah dengan penerapan CPTED ini akan mempengaruhi persepsi rasa aman penghuninya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana hubungan yang terbentuk antara rasa aman dan penerapan variabel CPTED. Dalam penelitian ini Metodologi yang digunakan dalam penelitian adalah metode campuran dengan pendekatan rasionalitstik, , pertama adalah melakukan pengamatan di lapangan untuk mengidentifikasi apa yang sudah diterapkan di perumahan khususnya dalam koridor CPTED. Langkah selanjutnya adalah menentukan tingkat penerapan variabel CPTED dan selanjutnya akan dicari hubungan atau keterkaitannya melalui uji korelasi, dan regresi linear berganda. Berdasarkan serangkaian analisis didapatkan bahwa terdapat hubungan antara variabel CPTED yang diterapkan di perumahan wisma permai timur. Yang pada akhirnya merujuk pada suatu rekomendasi dimana variabel penguatan teritori adalah yang paling mempengaruhi, sehingga aspek penguatan identitas baik dari elemen fisik maupun non fisik adalah yang paling mempengaruhi rasa aman penghuni perumahan wisma permai timur
Strategi Pengembangan Industri Tenun Endek melalui Pendekatan One Village One Product di Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem I Gede Made Ramadiartha; Ketut Dewi Martha Erli
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.502 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.36796

Abstract

Karangasem merupakan Kabupaten dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Bali. Sidemen merupakan salah satu Kecamatan di Kebupaten Karangasem yang memiliki potensi Industri Tenun Endek. Adanya industri Tenun Endek dapat menyerap tenaga kerja lokal. Industri Tenun Endek merupakan produk khas daerah yang dapat menjadi potensi ekonomi wilayah. namun industri Tenun Endek memiliki masalah dalam pengembangannya dari segi bahan baku, proses produksi, manajemen penjualan dan pengrajin. Industri Tenun Endek terkonsentrasi di Kecamatan Sidemen oleh karena itu perlunya dilakukan studi pengembangan industri Tenun Endek melalui pendekatan One Village One Product. Dengan mingkatkan daya saing produk industri Tenun Endek sebagai industri dengan ciri khas daerah. Penelitian ini memiliki tiga tahapan yaitu mengidentifikasi karakteristik industri tenun endek dengan analisis kuantitatif deskriptif, menganalisis faktor-faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi perkembangan industri endek di Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem dengan analisis stakeholder, analisis likert dan analisis SWOT kemudian merumuskan strategi pengembangan industri tenun endek dengan menggunakan analisis delphi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa strategi yang sesuai dengan kondisi industri Tenun Endek berada pada kuadran satu adalah  growth strategy pada matriks SWOT sehingga mampu memaksimalkan kekuatan internal untuk mengembangkan peluang yang ada. Strategi dirumuskan menjadi delapan strategi utama dan lima strategi pendukung untuk pengembangan Industri Tenun Endek di Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem. Strategi utama dalam  pengembangan industri tenun endek berfokus kepada peningkatan kualitas produksi dan manajemen pemasaran produk yang lebih luas untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Identifikasi Permasalahan Pelayanan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kota Surabaya melalui Surabaya Single Window Imroatul Azizah; Ardy Maulidy Navastara
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v8i1.41607

Abstract

Pelayanan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kota Surabaya dilakukan dengan mengakses Surabaya Single Window sehingga lebih transparan dan terintegrasi antar Satuan Kerja Perangkat Daerah. Adanya peran masyarakat yang sadar pentingnya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang tergabung Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan petugas yang terlatih, tidak menjadikan seluruh bangunan di Kota Surabaya memiliki Izin Mendirikan Bangunan. Penelitian dilakukan dengan mengidentifikasikan kegiatan pelayanan menurut sistem, dan mengeksplorasi permasalahan pelayanan Izin Mendirikan Bangunan dengan batasan pelayanan melalui Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap. Identifikasi kegiatan pelayanan menurut sistem menggunakan analisis deskriptif, sedangkan permasalahan pelayanan Izin Mendirikan Bangunan menggunakan analisis deskriptif kualitatif terhadap sample pemohon, serta analisis Isi terhadap Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap dan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya. Penelitian ini menyimpulkan masyarakat Kota Surabaya belum sepenuhnya memahami pelayanan Izin Mendirikan Bangunan di Kota Surabaya khususnya detail klausul persyaratan, dan tahapan pelayanan serta adanya sistem eror dalam tahap pengunggahan data.
Analysis CID Volcanic Earthquake in The Sunda Strait Due to The Eruption of Anak Gunung Krakatau Atika Sari; Mokhamad Nur Cahyadi
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.485 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.49701

Abstract

In earthquakes occur three types of waves, namely acoustic waves with vertical directions from the epicenter to the ionosphere F, gravity waves are waves generated from the tsunami, and the resulting Rayleigh waves move away from the epicenter. These waves create disturbances in the ionosphere, namely at electron density. The electron density in the ionosphere layer is called Total Electron Content (TEC). This phenomenon is detected as CID (Coseismic Ionosphere Disturbance), ie TEC fluctuations that occur ` 10 minutes after the earthquake. Earthquakes that are used as case studies are earthquakes that occur in the volcanic earthquake in the Sunda strait due to volcanic eruptions of krakatu children resulting in tsunamis on the Sunda Strait on December 22, 2018 (doy 356) with magnitude 5 SR at 13.55 UTC. In this study using the data of GNS (Global Navigation Satellite System) BIG CORS (Continuous Operating Reference Station) (Geospatial Information Agency uses CRKS, CPSR and CGON stations. The results of this study note that GPS number 3 detects TEC fluctuations after a volcanic earthquake. The biggest fluctuation worth 0.422 TECU which is at 9 minutes after the volcanic earthquake of the child of Mount Krakatau.
Crowding and Territoriality within Urban Safety (Case Study: Ketabang, Surabaya, Indonesia) Fery Asta Wibowo; Dewi Septanti; Haryo Sulistyarso
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1222.83 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.49747

Abstract

The city of Surabaya is one of the largest metropolitan cities in Indonesia with positive city growth and development. Along with this, the wave of urbanization and the increase in safety threats also increased. The increased threats triggered the procurement of facilities related to high safety. However, Ketabang, as one of the regions that have the availability of complete safety facilities, still has a great record of safety threats, especially in public space. Thus, an evaluation of the effectiveness of the facility needs to be carried out, especially on the topic of controlling the crowd and clear territorial boundaries. The control itself is related to the limitation of public activities, which can be one of the factors that cause reduced awareness and surveillance of the perpetrators of safety threats. Because of it, this region needs further research on each level of territorial crowds and territorial boundaries that can affect safety in public spaces. This study uses qualitative data analysis, character appraisal of related facilities, and cognitive mapping as a research method. The results of the analysis process outline the influence of crowds and territorial boundary on the safety of users of public spaces in the study area. These results are the main handle in providing an evaluation of the design and provision of facilities that can improve the safety of public space users.
Restoring Image and Identity of Old City Kupang Through Visual Enhancement Paulus Kusuma Dewata Hoka Djoka; Arina Hayati; Endang Titi Sunarti
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1170.198 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.49748

Abstract

The old city in Kupang is a dense area that has multicultural ethnicity with its history. With long historical background influenced by colonialism and multicultural diversity, the old city of Kupang has strong and unique images. This paper aims to find the image and the identity of the old city area in Kupang supported by using factors in Lynch’s theory of image of the city. This research using descriptive-qualitative research method and applied several data collection techniques such as field observation through walkthrough analysis and documentation. The research method has successfully identified the old city’s image and identity; (1) Soekarno Street and Siliwangi Street as the path element; (2) meeting point of main streets and streets around the old city area including Soekarno and Siliwangi street as nodes element; (3) Pancasila Monument identified as landmark element. The result of this study is important as a reference to enhance the visual quality of Kupang old city by strengthening the character of the image and identity of the old city area.
Analisis Deformasi Berdasarkan Pergeseran Titik Pengamatan GPS di Kota Surabaya Andika Mauradhia; Ira Mutiara Anjasmara; Susilo Susilo
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1156.703 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.44592

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan yang dikelilingi oleh Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, Lempeng Laut Filipina, dan Lempeng Pasifik. Interaksi antar lempeng tersebut menyebabkan Indonesia rawan akan bencana gempa bumi, gunung api, dan tsunami. Kota Surabaya adalah ibu kota Provinsi Jawa Timur sekaligus kota metropolitan terbesar di provinsi tersebut. Salah satu ancaman bencana di wilayah Surabaya berasal dari sesar Kendeng. Aktivitas dari sesar ini dapat menyebabkan deformasi di Kota Surabaya sehingga menimbulkan terjadinya gempa bumi. Maka dari itu, perlu adanya pengamatan deformasi secara berkala di Kota Surabaya pada titik-titik yang telah ditentukan. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam pengamatan deformasi adalah metode Global Navigation Satellite System (GNSS) menggunakan data Global Positioning System (GPS).Dari hasil dan analisis pengolahan data GPS, diperoleh nilai besar dan arah kecepatan pergeseran. Pergeseran horizontal titik-titik pengamatan GPS di Kota Surabaya dominan menuju ke arah tenggara dengan rentang nilai kecepatan pergeseran antara 1,034 cm/tahun hingga 5,674 cm/tahun. Kecepatan pergeseran horizontal terkecil terjadi  pada BM16 dan terbesar pada BM23. Pada pergeseran vertikal, titik-titik selain BM23, BM29, dan BM24 mengalami subsidence dengan rentang nilai kecepatan pergeseranan antara -0,19 cm/tahun hingga -5,769 cm/tahun. Kecepatan pergeseran vertikal terkecil terjadi pada CSBY dan terbesar pada BM02.
Analisis Pengaruh Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Debit Limpasan pada Daerah Aliran Sungai Bondoyudo Kab. Lumajang dengan Metode Rasional Akbar Kurniawan
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.531 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.44667

Abstract

Banjir merupakan peristiwa meluapnya air sungai dalam jumlah yang besar pada saat musim hujan. Wilayah DAS Bondoyudo adalah salah satu wilayah yang rawan banjir di Kabupaten Lumajang. Penelitian ini menggunakan metode rasional untuk menghitung debit limpasan di setiap wilayah penelitian dengan rumus sebagai berikut, Q=0,278.C.I.A. Dari hasil penelitian ini, wilayah yang tergenang banjir berdasarkan metode rasional yaitu Kecamatan Rowokangkung, Jatiroto, dan Kedungjajang. Pada tahun 2002 wilayah Kecamatan Rowokangkung dan Kedungjajang memiliki selisih debit limpasan yang berlebih sebesar 3,65 m3/s dan 2,23 m3/s. Sementara pada tahun 2013 terjadi peningkatan selisih debit menjadi 3,72 m3/s  dan 2,42 m3/s. Kecamatan Jatiroto juga berpotensi banjir pada tahun 2013 dengan selisih debit 0,35 m3/s. Dan pada tahun 2018 selisih debit pada masing-masing Kecamatan Rowokangkung, Kedungjajang, dan Jatiroto adalah 3,74 m3/s ; 2,54 m3/s; dan 0,39 m3/s. Besar pengaruh perubahan penggunaan lahan terhadap debit limpasan dihitung berdasarkan rumus persamaan regresi linier ganda dan dihasilkan dari perhitungan koefisien determinasi. Nilai koefisien determinasi dari Kecamatan Rowokangkung, Kedungjajang, dan Jatiroto adalah 92,5% , 93,1% , dan 92,4%.
Penerapan Metode Permanent Scatterers Interferometry Synthetic Aperture Radar (PS-InSAR) untuk Analisis Deformasi Gunungapi (Studi Kasus : Gunungapi Sinabung) Sajidah Salsabil; Ira Mutiara Anjasmara; Estu Kriswati
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.44938

Abstract

Di Indonesia terdapat 129 gunungapi yang masih aktif, salah satunya adalah Gunungapi Sinabung. Sepanjang tahun 2017 tercatat Gunungapi Sinabung mengalami erupsi-erupsi kecil akibat aktivitas magma. Pada gunungapi yang sedang aktif akan terjadi perubahan bentuk permukaan tanah yang disebut sebagai deformasi permukaan. Untuk memantau deformasi dapat digunakan berbagai macam metode, antara lain metode geodetik dengan menggunakan pengamatan GPS dan pengolahan data SAR dengan  teknik PS-InSAR. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui deformasi yang terjadi pada gunungapi menggunakan metode PS-InSAR dengan  validasi menggunakan data GPS. Data SAR yang digunakan, terdiri dari 27 citra Sentinel 1A tipe SLC dengan tanggal akuisisi 2 Januari hingga 28 Desember 2017. Hasil dari PS-InSAR menunjukkan line of sight (LOS) velocity rate yang terjadi berkisar pada -40,400 mm/tahun sampai dengan 30,800 mm/tahun dengan simpangan baku berkisar pada 1,400 mm/tahun sampai dengan 31,800 mm/tahun.
Upaya Peningkatan Kualitas Bermukim Melalui Pendekatan Konsep Liveability pada Rusunawa Sombo Surabaya Evalina Vialita; Dian Rahmawati
Jurnal Teknik ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v8i2.45816

Abstract

Permasalahan permukiman kumuh menjadi salah satu  permasalahan yang hampir dirasakan pada setiap kota di Indonesia. Salah satu upaya pemerintah dalam menekan jumlah permukiman kumuh yaitu melalui pengadaan rumah susun. Giatnya program pemerintah untuk membangun rumah susun di Indonesia tidak diimbangi dengan kualitas hunian dari rumah susun itu sendiri, hal ini dikarenakan kurangnya perhatian dari pemerintah dan penghuni untuk menjaga keberlanjutan hunian dengan kualitas dan infrastruktur yang layak.maka dari itu, dalam penelitian ini konsep Liveability dapat dijadikan sebagai referensi dalam mengidentifikasi apakah rusunawa dapat memenuhi kriteria liveable dan menentukan upaya untuk meningkatkan kualitas bermukim. Pada penelitian ini terdiri atas 2 tahap utama yaitu pada tahap pertama dilakukan Analisa Service Quality (Servqual) untuk mengukur tingkat kepuasan penghuni terhadap masing – masing karakteristik liveability pada Rusunawa Sombo yang sebelumnya diukur terlebih dahulu tingkat kelayakanan huni (kenyataan) dan tingkat harapan penghuni (kepentingan) terhadap karakteristik liveability pada rusunawa sombo dan tahap selanjutnya yaitu menggunakan analisis Importance Perfomance Analysis untuk memperoleh variabel apa saja yang dianggap menjadi prioritas utama, pertahankan kinerjanya, prioritas rendah bagi penghuni untuk ditingkatkan sehingga didapatkan upaya apa saja yang bisa di ambil agar dapat meningkatkan kualitas dalam bermukim melalui konsep Liveability. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 7 Karakteristik Liveability yang menjadi prioritas utama bagi penghuni yaitu antara lain Kondisi Unit Hunian, Kecukupan Ruang, Penghawaan/Ventilasi, Keamanan Lingkungan, Proteksi Kebakaran, Kualitas Jaringan Listrik dan Kualitas Jaringan Air Bersih