cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Desain Sistem Pendingin Ruang Muat Kapal Ikan Tradisional Menggunakan Es Kering dengan Penambahan Campuran Silika Gel Djoko Tri Ismanto; Taufik Fajar Nugroho; Alam Baheramsyah
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (954.555 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.4922

Abstract

Proses pendinginan dengan menggunakan es basah sebagai media pendinginan  hanya bertahan dalam waktu singkat (35 jam). Penambahan  campuran silica gel  merupakan salah satu alternatif bahan refrigerant (pendingin). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui lama waktu yang dicapai alat pendingin dengan penambahan uap es kering dan campuran silika gel . Sistem pendingin ini dirancang dengan menggunakan cool box pertama sebagai tempat ikan dengan es basah dan coolbox kedua sebagai tempat es kering dan campuran silika gel tersebut . Uap dingin yang keluar dari es kering dan campuran silica gel dialirkan ke kotak yang pertama dengan menggunakan blower. Silika gel  mampu mempertahankan suhu rendah dalam waktu yang lama akan tetapi kurang stabil. Suhu terendah (-2°C) dicapai pada menit ke-1950 hingga menit ke-2610, dengan rentang waktu pendinginan total adalah 8310 menit atau setara dengan ( 138 jam 30 menit).
Analisa Penerapan Bow Tipe Axe Untuk Mengurangi Konsumsi Bahan Bakar Pada Utility Vessel 48 Meter Agustinus Prastyawan; Agoes Santoso
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.231 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.4946

Abstract

Seiring dengan berjalannya waktu energi tidak terbarukan akan semakin berkurang dan pada akhirnya nanti akan habis. Krisis energi yang terjadi dapat menimbulkan reaksi negatif. Untuk mencegah krisis energi terjadi maka banyak inovasi yang dilakukan untuk melalukan penghematan. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah pada sektor transportasi laut,hal ini dikarenakan kapal merupakan transportasi antar pulau dengan jumlah pengguna yang paling tinggi terlebih untuk Negara maritime seperti Indonesia. Utility vessel 48 meter dengan penerapan axe bow dapat mengurangi tahanan sebesar  1.23% dengan metode holtrop dan dapat mengurangi konsumsi bahan bakar sebesar 40 liter/jam. Analisa penerapan axe bow tidak hanya baik dalam pengurangan tahanan tetapi juga baik dalam stabilitas, hal ini terbukti dengan memenuhi regulasi IMO chapter 3.  
Perancangan Power Management System pada Kapal Penumpang Dionysius Dionysius; Indra Ranu Kusuma
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.804 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5769

Abstract

Power Management System merupakan suatu sistem yang mengontrol dan memonitoring generator untuk menghasilkan daya dan akhirnya dialirkan pada peralatan kelistrikan yang ada pada sebuah kapal. Load atau beban merupakan peralatan kelistrikan yang perlu dicukupi oleh generator selaku sumber kelistrikan. Sifat pembebanan dari peralatan listrik dapat ditentukan dengan frekuensi kerja atau intensitas penggunaannya dalam suatu kurun waktu tertentu. Paralel generator dapat diartikan menggabungkan dua buah generator atau lebih dan kemudian dioperasikan secara bersama – sama. Dimulai dari perhitungan beban kelistrikan dan generator, hingga penggolongan peralatan yang dianggap essen dan harus terus beroperasi untuk menjamin kinerja kapal. Setelah itu dapat ditentukan batas bawah kemampuan generator  dalam menyuplai daya listrik.
Pengaruh Perubahan Bentuk Intake Manifold Terhadap Unjuk Kerja Motor Diesel Dengan Metode Simulasi Daniel Fr Sinaga; Semin Semin Sanuri
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.677 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5765

Abstract

Berbagai modifikasi pada mesin diesel dewasa ini telah banyak dilakukan. Mesin diesel mengalami pemodifikasian tidak lain adalah untuk meningkatkan unjuk kerja atau performa. Bagian mesin diesel yang paling banyak dimodifikasi adalah Intake Manifold. Pada permukaan dalam intake manifold ditambahkan pelat yang berbentuk ulir. Penambahan ulir akan mengakibatkan meningkatnya turbulensi aliran udara (swirl) yang akan masuk ke dalam ruang bakar. Semakin meningkatnya turbulensi aliran udara yang mengalir ke ruang bakar menghasilkan pencampuran udara dan bahan bakar yang lebih baik sehingga kualitas proses pembakaran akan semakin baik. Hal ini terlihat dari hasil analisa aliran yang dilakukan pada software. Dengan memodifikasi Intake Manifold dapat meningkatkan performa mesin diesel dimana terjadi pengurangan pembentukan jelaga pada gas buang, meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar yang diuji lansung pada mesin diesel. Hasil terbaik dari pengujian diperoleh penggunaan ulir dengan panjang gelombang 100 mm.
Analisa Pengaruh Trim terhadap Konsumsi Bahan Bakar Nur Salim Salim Aris; Indrajaya Gerianto Gerianto Gerianto; I Made Ariana
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.189 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i3.5239

Abstract

Trim merupakan salah satu kondisi pada kapal dimana terdapat perbedaan draft pada bagian haluan dan buritan. Kapal bergerak dengan kecepatan dinasnya (Vs) pada kondisi normal continuous rating.Pada tahap pendesainan kapal tahanan total kapal (Rt) didapatkan pada kondisi kapal even keel. Namun pada pengoperasianya kapal jarang berada pada kondisi even keel tapi berada pada kondisi trim, baik trim by stern ataupun trim by bow. Penelitian ini ditujukan untuk mendapatkan tahanan total yang minimum dengan variasi trim yang dibuat pada kondisi displasemen 100%, 95%, 90%, 75% dan 55%. Dan juga berapa konsumsi bahan bakar yang dibutuhkan. Untuk dapat melakukan penelitian ini diperlukan pembuatan trim diagram untuk mengetahui variasi trim yang menghasilkan displasemen yang sama. Dan juga dibutuhkan software MAXSURF 11.12 untuk menganalisa tahanan dari variasi trim yang dibuat. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa variasi trim yang menghasilkan tahanan total paling minimal adalah trim by stern, namun terdapat satu kondisi dimana tahan total yang paling minimum adalah trim by bow yaitu pada saat kondisi 100% displasemen. Hal ini dikarenakan pada kondisi tersebut area transom pada kapal ketika trim by stern banyak tercelup di dalam air, sedangkan ketika trim by bow hanya sedikit area transom yang tercelup di dalam air. Sehingga menyebabkan tambahan tahanan total pada saat trim by stern. Sedangkan untuk konsumsi bahan bakar yang dibutuhkan berbanding lurus dengan besarnya daya yang dibutuhkan.
Studi Perencanaan Jacketed Storage System Memanfaatkan CO2 Cair Sebagai Refrigeran Bravo Yovan Sovanda; Alam Baheramsyah
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.344 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i3.5241

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi harga jual ikan adalah kualitas dan kesegaran ikan. Perlakuan dan penangan terhadap ikan baik selama pelayaran ataupun pasca panen menjadi hal yang sangat penting. Ikan harus terjaga pada suhu yang tepat agar kualitas ikan tetap terjaga dengan baik. Cara yang paling mudah dilakukan ketika penyimpanan adalah dengan mendinginkan ikan. Dari kesekian banyak teknik pendinginan ikan, metode pendinginan menggunakan crushed ice adalah yang paling sering digunakan. Namun, sejatinya, metode ini dinilai kurnag efektif karena sifat es basah yang tergolong cepat mencair. Sehingga perlu adanya inovasi dalam pendinginan ikan. Salah satunya adalah dengan menggabungkan CO2 cair dengan es basah. Selain itu, juga perlu memodifikasi palka ikan (cold storage). Dalam penelitian ini, didapatkan jumlah es basah yang lebih sedikit, yaitu 3,9 ton es dan 274,5 kg CO2 cair selama empat hari pelayaran, untuk 15 ton ikan. Biaya yang dikeluarkan per bulan juga jauh lebih hemat, yaitu mencapai 54,41 % jika dibandingkan dengan metode pendinginan hanya menggunkan es basah.
Perancangan Sistem Cremona pada Tripod Ponton Anandara Nihayat; Irfan Syarif Arief
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.186 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i3.5250

Abstract

Dalam setiap perancangan sistem Cremona atau rangka batang, maka akan terjadi pressure yang cukup besar pada batang Cremona dengan bentuk profil L sehingga dapat menimbulkan tekanan dan regangan yang cukup besar pula. Akibat adanya pressure ini maka terjadi pula tegangan dan regangan pada tiap sumbu yang besarnya tegangan ini dapat mengetahui kapan batang tersebut bias diketahui kekuatan batang tersebut. Setelah dapat diketahui kekuatan tersebut maka dapat diatasi dengan pemilihan bahan yang sesuai untuk pembuatan Cremona batang tersebut. Dengan mengetahui tegangan ditribusi sama regangannya maka akan didapatkan factor safetynya. Dalam skripsi ini akan dianalisa distribusi tegangan dengan berbagai pembebanan dengan variasi 3 ton, 6 ton, 9 ton serta 12 ton. Dengan menggunakan bantuan software solidwork sebagai pengolahan data maka akan didapatkan analisa yang diinginkan.
Perancangan Sistem Pengaturan Kestabilan Autonomous Underwater (AUV) untuk Gerak Lateral Menggunakan Sliding Mode Control (SMC) Septian Ainur Rofiq; Rusdhianto Effendie; Aries Sulisetyono
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1373.605 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5535

Abstract

Autonomous Underwater Vehicle  (AUV) merupakan kendaraan bawah air yang dapat bergerak tanpa kendali manusia dan  bermanuver  sesuai  dengan  perintah  yang  diberikan.  AUV memiliki  kemampuan  manuver  yang  dinamis  untuk  melacak lintasan.  Kemampuan  AUV  mencakup  untuk  beroperasi  di daerah  yang  memiliki  dinamika  nonlinear  dan  belum  dapat diprediksi.  Sehingga  dibutuhkan  model  kontrol  berbasis nonlinear  untuk  meningkatkan  kemampuan  dan  misi  AUV. Gerak lateral merupakan salah satu bentuk pergerakan AUV di dalam  air.  AUV  dijaga  agar  tetap  stabil  pada  lintasan  dan kedalaman  yang  dikehendaki.  Pengaturan  kestabilan  AUV  di dalam air pada gerak lateral menggunakan metode Sliding Mode Control  (SMC)  diharapkan  agar  respon  yang  diperoleh menyerupai  input  referensi    sistem  linear  orde  satu  dan  tetap stabil  pada  koordinat  lintasan  yang  telah  ditentukan.  Hasil simulasi  menunjukkan  bahwa  SMC  dapat  mempertahankan kestabilan AUV tetap pada lintasan yang telah ditentukan pada 0 radian dengan osilasi maksimal pada lintasan persegi, segitiga dan jajaran genjang sebesar 0,19 radian atau sekitar 10,89 derajat.
Analisa Bentuk Profile Dan Jumlah Blade Vertical Axis Wind Turbine Terhadap Putaran Rotor Untuk Menghasilkan Energi Listrik Saiful Saiful Huda; Irfan Syarif Arief
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.091 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5745

Abstract

Turbin angin adalah suatu alat untuk mengkonversi energi angin menjadi energi mekanik yang kemudian dikonversi lagi menjadi energi listrik. Putaran pada poros turbin angin dihubungkan pada generator untuk menghasilkan energi listrik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan sebelumnya, banyak jenis turbin angin yang ditemukan untuk meningkatkan effisiensi dan torsi yang dihasilkan salah satu contohnya adalah vertical axis wind turbine (VAWT). VAWT merupakan turbin angin dengan sumbu vertical atau tegak lurus terhadap tanah. Tujuan dari tugas akhir ini adalah mengetahui seberapa besar pengaruh peningkatan panjang chord, jumlah blade, sudut pitch dari blade terhadap torsi dan effisiensi yang dihasilkan oleh VAWT dengan pendekatan CFD (Computational Fluid Dynamic). Analisa yang dilakukan untuk melihat efek peningkatan panjang chord, jumlah blade dan sudt pitch dari blade. Setelah analisa berakhir kita membandingkan hasil analisa dalam grafik. Hasil dari analisa tersebut adalah torsi terbesar terdapat pada variasi panjang chord 1.5 m dengan sudut pitch 10o dan jumlah blade 4 buah dengan nilai 134.9452198   Nm.
Analisa Penggunaan Bahan Bakar Bioethanol Dari Batang Padi Sebagai Campuran Pada Bensin Andre Dwiky Kurniawan; Semin Semin Sanuri
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.784 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5767

Abstract

Kandungan minyak bumi didunia semakin menipis, karena semakin bertambahnya kebutuhan manusia terhadap penggunaan  minyak bumi sebagai bahan bakar. Dengan kondisi yang semakin menipis ini, cadangan minyak diprediksi hanya cukup untuk beberapa tahun ke depan. Semakin menipisnya kandungan minyak bumi menyebabkan harga bahan bakar melambung tinggi. Indonesia merupakan negara yang mempunyai sumber daya alam yang melimpah.  Banyak kekayaan alam yang terdapat di Indonesia, dimana sektor pertanian merupakan salah satu urat nadi bangsa Indonesia.  Sektor pertanian merupakan sektor yang mempunyai peranan strategis dalam struktur pembangunan perekonomian nasional. Melimpahnya sumber daya alam dan semakin menipisnya kandungan minyak bumi di Indonesia mendorong manusia beralih menggunakan bahan bakar alternative yang ramah lingkungan dan mempunyai jumlah atau stok yang banyak.  Bahan bakar yang berasal dari alam disebut bioethanol.  Salah satu sumber daya alam yang bisa digunakan untuk dijadikan bahan bakar yaitu Batang padi.  Pada saat panen padi para petani hanya mengambil biji atau berasnya saja, sekam dan batang padi hasil panen dibuang begitu saja padahal sekam dan batang padi bisa digunakan untuk membuat bahan bakar alternative yaitu bioethanol. Penelitian ini membahas tentang bagaimana pembuatan bioethanol dari batang padi, kandungan ethanol dalam batang padi, uji performa mesin otto dengan variasi konsentrasi bahan bakar bensin dengan etanol dengan variasi 100% Bensin, 75% Bensin + 25%Etanol, 50% Bensin + 50% Etanol, 25% Bensin + 75% Etanol dan 100% Etanol. Serta dengan variasi pembebanan yaitu dengan menggunakan beban 500, 1000, 1500, 2000,2500 watt. Selain itu juga dilakukan penelitian emisi yang dihasilkan oleh bahan bakar bioethanol. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan bahan bakar bioethanol memilki kandungan ethanol sebesar 95% dan hasil uji performa dari mesin otto dengan menggunakan variasi konsentrasi bahan bakar dan variasi pembebanan menunjukkan bahwa Daya, RPM, Torsi dan SFOC dari penggunaan variasi bahan bakar dan pembebanan menunjukkan bahwa semua parameter tersebut mengalami peningkatan apabila dibandingkan dengan penggunaan bahan bakar bensin. Selain itu dari segi emisi yang dihasilkan, emisi NOx mengalami peningkatan.