cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Analisa Penggunaan Waterjet Pada Sistem Propulsi Kapal Perang Missile Boat Dengan Kecepatan 70 Knot Hanifuddien Hanifuddien Yusuf; Agoes Agoes Santoso
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.714 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5822

Abstract

Indonesia merupakan negara maritim dan kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau. Oleh karena itu, dibutuhkan alat pertahanan yang sesuai untuk menjaga kelestarian alam dari berbagai eksploitasi secara ilegal. Maka sebuah kapal perang dengan kecepatan tinggi diperlukan untuk menjaga kelestarian aset – aset negeri ini. Pada Tugas Akhir ini akan membahas tentang perancangan sistem propulsi dengan menggunakan penggerak waterjet pada kapal cepat. Kapal yang akan menjadi acuan awal adalah kapal missile boat milik Iran dengan kecepatan max 70 Knot.  Perancangan berupa bentuk lambung, pemilihan mesin penggerak, sistem transmisi, serta pemilihan waterjet yang sesuai. Dalam perancangannya, kapal tersebut menggunakan penggerak waterjet atau propeller super kavitasi, yang penentuannya dapat dari nilai efisiensi propulsif yang paling besar diantara kedua penggerak tersebut. Pada perhitungan lainnya, diketahui nilai efisiensi propulsif dengan menggunakan propeller super kavitasi yaitu sekitar 60% yang lebih besar dari nilai efisiensi waterjet yaitu sebesar 58%.
Perancangan Sistem Permesinan Dan Sistem Penggerak Pada Auger Cutter Suction Dredger (ACSD) Sebagai Metode Pengerukan Di Waduk Andri Prasetyo; Agoes Santoso
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.32 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5821

Abstract

Auger Cutter Suction Dredger (ACSD) adalah salah salah satu jenis kapal keruk dari beberapa jenis kapal keruk yang ada. Sistem permesinan yang beroperasi pun lebih bervariatif karena selain kapal harus bergerak (moving) kapal juga melakukan aktivitasnya dalam melakukan pengerukan. Dalam operasinya, kapal keruk ini akan bekerja di area waduk. Dan juga sangat cocok diaplikasikan di sungai dan rawa. Dalam perancangan sistem permesinannya ada beberapa parameter yang perlu diperhatikan antara lain lokasi pengerukan, kapasitas produksi, kedalaman pengerukan, jenis material yang akan dikeruk, ukuran kapal, dan akses menuju ke tempat kerja. Dalam skripsi ini, akan dilakukan beberapa variasi perhitungan, analisa dan desain rencana umum kapal keruk (ACSD). Perhitungan dan analisa yang dilakukan pada sistem permesinannya antara lain perhitungan kapasitas dan penentuan pompa hisap, perhitungan dan pemilihan mesin Independen drive, pemilihan cutterhead, perhitungan kapasitas dan penentuan ladder winch suction pipe, desain kapal keruk yang direncanakan. Selanjutnya, setelah dilakukan perhitungan dan analisa tersebut, penentuan spesifikasi dijadikan dasar dalam pemilihan komponen / unit pada sistem permesinan kapal keruk ACSD tersebut.
Studi Analisa Teknis Instalasi dan Ekonomi Desain Sistem Kelistrikan Kapal Penumpang Dengan Menggunakan Busbar Trunking Achmad Firdaus; Sardono Sarwito
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.731 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.6025

Abstract

Sistem distribusi kelistrikan merupakan salah satu faktor yang dibutuhkan untuk sumber tenaga mentransmisi daya menuju beban agar dapat dioperasikan sesuai kebutuhan. Secara data stastitika bahwa kecelakaan kapal, khususnya kebakaran kapal, mayoritas dipengaruhi oleh instalasi kabel dalam mendistribusikan daya menuju beban. Hal ini dikarenakan sistem kabel tidak terbuat dari bahan yang bebas dengan zat hologen. Busbar trunking merupakan salah satu media distribusi kelistrikan yang memiliki tingkat keandalan dan keamanan yang lebih baik diabndingkan kabel. Berdasarkan referensi tersebut, pada penulisan tugas akhir ini mengacu pada aplikasi busbar trunking pada kapal penumpang yati KM Bukit Siguntang. Dari hasil analisa yang didapat pada sistem busbar trunking ini secara teknis memiliki losses daya kecil, saat perawatan dapat menjaga continuitas kerja, simple dan tepat diaplikasikan pada kapal yang membutuhkan daya besar. Selain itu dalam segi ekonomi, karena lebih efisien dari kabel maka harga pemasangan hingga perawatan lebih mahal dibandingkan dengan sistem kabel. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem campuran (Busbar Trunking dan Kabel) untuk lebih efisien
Kajian Teknis Gejala Magnetisasi pada Linear Generator untuk Alternatif Pembangkit Listrik Wahyudianto Bagus Nugroho; Indra Ranu Kusuma
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.565 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.6032

Abstract

Di Indonesia terkenal dengan perairannya yang memiliki potensi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dengan memanfaatkan gelombang dan arus laut. Untuk memanfaatkan energy alam yang tersedia dari gelombang laut itu maka dilakukan penelitian tentang linear generator untuk pembangkit listrik tenaga gelombang laut. Untuk melakukan pembuatan linear generator memerlukan beberapa kali penelitian tentang hal ini. Salah satunya adalah tentang bagaimana magnetisasi yang ditimbulkan oleh translator dapat menjadi optimal dan menghasilkan daya yang besar. Untuk itu penelitian magnetisasi dilakukan dengan cara membuat berbagai prototype magnet induksi dan magnet permanen untuk membandingkan mana yang lebih baik. Dengan ukuran ketebalan magnet induksi 2 cm dan variasi lilitan 50 dan 100 lilitan dan juga diset untuk voltase 6 volt maka didapatlah hasil fluks magnet tertinggi dari prototype magnet 100 lilitan sebesar 23.8 weber.
Analisa Penerapan Bulbous Bow pada Kapal Katamaran untuk Meningkatkan Efisiensi Pemakaian Bahan Bakar Prasetyo Prasetyo Adi; Amiadji Amiadji Amiadji
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.944 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.6033

Abstract

Saat ini perkembangan dalam dunia desain kapal semakin maju . Dalam mendesain kapal banyak tantangan yang harus dihadapi , salah satunya adalah sulitnya pencapaian efisiensi yang optimum dalam hal performance. Salah satu target yang harus dicapai dalam optimalisasi desain adalah mengenai kecepatan kapal, dimana kecepatan kapal harus memenuhi permintaan dari pemilik kapal tetapi dengan menggunakan daya mesin yang kecil sehingga akan mengurangi kebutuhan bahan bakar saat beroperasi, tanpa mengurangi kapasitas dan stabilitas kapal. Salah satu perkembangan dalam desain kapal adalah kapal katamaran. Kapal katamaran memiliki dua lambung yang mempunyai beberapa kelebihan, salah satunya adalah memiliki tahanan yang lebih kecil dibandingkan dengan kapal monohull, sehingga kapal katamaran memiliki efisiensi bahan bakar yang lebih baik daripada kapal monohull. Pada penulisan skripsi ini akan dilakukan analisa tahanan lambung katamaran sebelum dan sesudah modifikasi penambahan bulbous bow. Dalam proses pengerjaan akan menggunakan software maxsurf untuk memodifikasi dengan penambahan bulbous bow pada haluan katamaran untuk mendapatkan nilai tahanan yang lebih rendah sehingga akhirnya dicapai efisiensi penggunaan bahan bakar yang lebih optimal. Hasil pengerjaan skripsi ini berupa bentuk beberapa model katamaran dengan penambahan bulbous bow pada haluannya, nilai tahanan , serta nilai efisiensi kebutuhan bahan bakar.
Kajian Teknis Sistem Konversi Pneumatis Energi Gelombang Laut Menggunakan Tanki Bertekanan Dan OWC (Oscillating Water Column) Achmad Achmad Kurniawan; Sutopo Purwono Fitri; Hari Hari Prastowo
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.483 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.6034

Abstract

Semakin tahun populasi penduduk di Indonesia selalu meningkat sehingga kebutuhan konsumsi energi listrik begitu tinggi. Di Indonesia, pembangkit listrik banyak menggunakan bahan bakar fosil sebagai bahan bakar utama, padahal potensi energi alternatif dan ramah lingkungan di Indonesia dapat dimaksimalkan, misalnya energi gelombang laut. Pada penelitian ini difokuskan pada evaluasi kinerja sistem pembangkit listrik tenaga gelombang laut menggunakan tanki bertekanan dan multiple OWC (Oscillating Water Column). Pada percobaan yang telah dilakukan, dengan tekanan 4.5 bar pada tanki bertekanan dengan volume 0.5 m3, putaran yang dihasilkan generator adalah 1876 rpm dan daya luaran generator yang dihasilkan adalah 168 watt. Waktu pengisian tanki bertekanan lebih efektif jika menggunakan multiple OWC (Oscillating Water Column)
Modifikasi Kinerja Cold Storage 10 Ton Menggunakan CFD (Computational Fluid Dynamic) Merdiagung Merdiagung Merdiagung; Hari Hari Prastowo; Taufik Fajar Nugroho
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (796.29 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.6037

Abstract

Perikanan merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk Negara kita mengingat sumberdaya alam dalam bidang perikanan melimpah. Sangat disayangkan apabila faktor penting ini tidak diolah dengan baik. Hal ini dibutuhkan modifikasi-modifikasi yang bertujuan agar faktor penting ini dapat berkembang. Peningkatan kualitas ikan menjadi salah satu cara untuk meningkatkan faktor produksi ini. Sehingga nilai jual ikan dapat meningkat. Oleh karena itu penanganan dan pengolahan seperti proses pendinginan ikan haruslah tepat. Kesalahan dalam proses ini dapat menurunkan kualitas ikan yang menyebabkan turunya nilai jual ikan. Dengan melakukan modifikasi Cold Storage menggunakan CFD diharapkan kualitas ikan tetap terjaga. Diharapkan faktor produksi pendinginan ikan ini dapat dipercepat dan distribusi pendinginan merata sehingga ikan jauh akan terjadi kebusukan. Dengan menggunakan CFD diharapkan analisa menjadi lebih mudah dan dapat meningkatkan kinerja Cold Storage yang telah ada.
Prototipe Pembangkit Listrik Tenaga Air Memanfaatkan Teknologi Sistem Pipa Kapiler Yogo Pratisto; Hari Prastowo
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.998 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.6040

Abstract

Skripsi yang berjudul “Prototipe Pembangkit Listrik Tenaga Air Memanfaatkan Teknologi Sistem Pipa Kapiler” membahas tentang analisa dan percobaan tentang proses naiknya fluida dari bawah menuju ke atas dan pembuatan prototipe pembangkit listrik tenaga air. Proses naiknya fluida ini merujuk pada proses transportasi pada tumbuhan yang terjadi pada akar, batang dan daun. Pada percobaan yang telah dilakukan dengan memvariasikan ketinggian (75 cm, 90 cm, 105 cm, 120 cm, 135 cm, 150, 165 cm dan 180 cm)  dan diameter pipa (Ф 2 mm, Ф 6 mm, Ф 8 mm) maka didapatkan hasil percobaan berupa debit, kecepatan fluida didalam pipa dan laju aliran massa fluida kemudian dilakukan perhitungan daya listrik pada alternator.  Setelah percobaan dan analisa data telah dilakukan maka dilakukan perancangan prototype pembangkit listrik tenaga air.
Analisa Aliran Hub Cap Propeller Terhadap Pengaruh Nozzle Ring Wicaksono Wicaksono; Irfan Syarif Arief; Edi Jadmiko
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.53 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.6041

Abstract

Propeller mempunyai peranan yang penting,dimana alat tersebut yang sering digunakan untuk mengerakan kapal,propeller sendiri dapat mengubah gaya gerak (putar) menjadi gaya dorong,berdasarkan studi lebih lanjut dalam penelitian ini,banyak ditemukan tipe propeller yang sudah dimodifikasi untuk memdapatkan performa yang lebih baik,untuk meningkatan efisiensi.tujuan dari tugas akhir ini adalah menghybrid nozzle ring dengan hub cap propeller yang mana dapat mempengaruhi besar dari thrust,torque,dan juga efisiensi yang maksimal dengan pendekatan CFD   (Computational,Fluid,Dynamic),variabel yang divariasikan  adlah sudu ducted dengan hub cap propeller.
Modifikasi Coolbox Dengan Insulasi Pendinginan Freon Pada Ruang Muat Kapal Ikan Tradisional Indraswara Dinda Putra; Alam Baheramsyah
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.081 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.6042

Abstract

Mutu ikan merupakan faktor yang sangat penting agar harga jualnya tetap tinggi. Untuk itu perlu proses pendinginan yang tepat. Pada penelitian sebelumnya telah dimodifikasi bentuk coolbox dengan insulasi pada dindingnya. Pada penelitian ini memodifikasi coolbox dengan insulasi pendinginan freon demi mendapatkan kualitas ikan yang semakin baik dari penelitian sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh insulasi pendinginan freon terhadap waktu dan temperatur pendinginan. Untuk itu perlu dilakukan percobaan yang kombinasinya disesuaikan dengan penelitian sebelumnya. Hasil percobaan yang telah dilakukan, didapatkan bahwa total waktu pendinginan yaitu 7221 menit (120 jam 21 menit) dengan suhu terendah hingga mencapai -3oC pada kombinasi 95 kg ikan : 60 kg es basah : 35 kg es kering dengan insulasi freon. Untuk waktu pendinginan terbaik -2oC sampai 5oC sebesar 4445menit (74 jam 5 menit) berlangsung lebih lama dibanding penelitian sebelumnya. 95 kg ikan : 60 kg es basah : 35 kg es kering dengan insulasi pendinginan freon. Sehingga dapat disimpulkan bahwa insulasi freon berpengaruh besar terhadap waktu dan suhu pendinginan