cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Studi Eksperimen Kinerja Turbin Angin Savonius yang Terintegrasi dengan Gedung pada Jarak G/D = 1,82 dari Dinding Andreas Augustinus Manurung; Tri Yogi Yuwono
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.65384

Abstract

Energi memiliki peranan penting pada kehidupan manusia. Ketersediaan energi konvensional yang semakin berkurang akan menjadi tantangan. Dengan mengintegrasikan turbin angin Savonius pada gedung tinggi dapat menjadi solusi dalam pemanfaatan energi baru terbarukan sebagai penghasil energi listrik. Pada penelitian ini digunakan turbin angin Savonius dua sudu dengan diameter sudu (D) 165,2 mm, tinggi turbin (H) 303,4 mm, diameter poros (b) 19 mm, dan diameter endplate (Do) 321 mm. Turbin diletakkan di samping model bangunan pada sisi advancing-nya dengan rasio jarak pusat turbin ke dinding terhadap diameter sudu turbin (G/D) sebesar 1,82. Variasi kecepatan angin yang digunakan adalah 4 hingga 9 m/s. Hasil penelitian yang diperoleh adalah kecepatan angin 8 m/s merupakan kecepatan optimum untuk meningkatkan peforma turbin angin Savonius, dibuktikan oleh peningkatan nilai Coefficient of Power (CoPmax) sebesar 14,7% dan peningkatan Coefficient of Moment (CoMmax) sebesar 15,9%. Pemasangan dinding disebelah di sudu advancing juga dapat meningkatkan kemampuan self-starting turbin angin Savonius pada seluruh variasi kecepatan angin, dengan peningkatan tertinggi yaitu pada kecepatan 9 m/s sebesar 79,9%.
Studi Koordinasi Proteksi Internal Steam Turbine Generator 2x11 MW pada PT. Linde Gresik Mohammad Arian Rahmatullah; Margo Pujiantara; Dedet Candra Riawan
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.65785

Abstract

PT. Linde Gresik sebagai perusahan yang bergerak dibidang pengelolahan gas industri mengalami permasalahan sistem kelistrikan yang cukup krusial. Salah satu permasalahan tersebut yaitu, adanya gangguan berupa arus hubung singkat pada panel voltage transformer, sehingga akibatnya rele yang merasakan ganggu tersebut bekerja membuka circuit breaker outgoing generator. Disisi lain akibat titik gangguan tetap dirasakan oleh internal generator mengakibatkan terjadinya kesalahan operasi dari automatic voltage regulator (AVR) yang bertindak sebagai pemain utama pada sistem eksitasi generator, sehingga arus eksitasi terus diberikan kepada generator dan terjadilah kegagalan pada generator. Adanya kasus yang terbilang unik tersebut mengakibatkan sistem proteksi internal generator tersebut perlu dievaluasi kembali. Pada paper ini, sistem proteksi internal generator yang akan dievaluasi meliputi yaitu rele diferensial generator, rele arus lebih dengan kontrol tegangan, rele eksitasi lebih, dan rele hilang medan. Pada studi ini juga akan dipaparkan perihal dampak yang terjadinya kepada internal generator berdasarkan gangguan tersebut dan sekaligus akan dipaparkan secara khusus tentang solusi berupa rekayasa intertrip dan interlock yang dapat diimplementasikan kepada sistem proteksi internal generator apabila gangguan serupa terjadi kembali. Hasil studi proteksi internal generator ini dapat menjadi rekomendasi bagi perusahaan pembangkit listrik pada umumnya dalam melindungi generator dari gangguan hubung singkat di voltage transformer.
Optimasi Koordinasi Sistem Proteksi Inverse-time Over Current Relay pada Sistem Distribusi Radial dengan Pertimbangan Distributed Generator untuk Studi Kasus Area Lahat, Sumatera Selatan Farrel Grady Savio; Margo Pujiantara; Ni Ketut Aryani
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.67002

Abstract

PT. PLN merupakan perusahaan yang menyediakan jasa kelistrikan di Indonesia. Agar kontinuitas listrik tetap terjaga PT. PLN area Lahat menambahkan Distributed Generator pada jaringan listriknya. Dengan adanya penambahan Distributed Generator maka koordinasi proteksi pada PT. PLN area Lahat perlu dievaluasi kembali. Koordinasi proteksi yang tepat dibutuhkan agar kontinuitas sistem kelistrikan dapat terjaga dan gangguan yang terjadi dapat diamankan secara selektif dan akurat. Peralatan proteksi yang digunakan pada paper ini adalah Fuse Cut Out dan Overcurrent Relay atau rele arus lebih. Fuse merupakan peralatan proteksi yang digunakan pada transformator distribusi dan saluran cabang pada jaringan distribusi sedangkan rele arus lebih digunakan untuk merasakan gangguan hubung singkat yang terjadi dan mengirimkan sinyal pada Circuit Breaker / Pemutus Tenaga. Koordinasi antara rele primer dan rele backup perlu diperhatikan agar ketika rele primer gagal bekerja mengisolasi gangguan maka rele backup dapat mengisolasinya sesuai dengan CTI (Coordination Time Interval) yang dipilih. Pada umumnya perhitungan nilai TDS (Time Dial Setting) rele arus lebih inverse dilakukan dengan cara manual yang membutuhkan waktu cukup lama. Agar perhitungan nilai TDS dapat dicapai lebih cepat maka pada paper ini akan digunakan algoritma Adaptive Modified Firefly Algorithm untuk mendapatkan nilai TDS yang minimum dan terkoordinasi antar rele.
Studi Koordinasi Proteksi Pada Generator Turbin Gas 26 MW Sistem Kelistrikan PT. Petrokimia Gresik Dicky Putra Adhitya; Margo Pujiantara
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.67022

Abstract

PT. Petrokimia Gresik memiliki sistem dengan komponen kelistrikan yang sangat kompleks dan memerlukan perhatian lebih pada segi koordinasi proteksi sistem kelistrikannya. Terjadinya gangguan pada pembangkit PLN menyebabkan generator pembangkit pada Gresik Gas Cogeneration Plant PT. Pupuk Indonesia Energi mengalami trip. Sehingga perlu dilakukan perubahan koordinasi proteksi generator pembangkit dan juga peningkatan kualitas setting dari rele pengaman tersebut. Oleh sebab itu diusulkan topik tugas akhir ini sebagai studi untuk membantu setting koordinasi proteksi rele pada generator turbin gas 26 MW Gresik Gas Cogeneration Plant. Kondisi operasi abnormal pada generator dapat menyebabkan kerusakan pada generator dan ketidak andalan pada sistem kelistrikan. Evaluasi rele-rele yang aktif meliputi rele eksitasi berlebih, rele frekuensi, rele daya balik, rele generator unbalance, dan rele loss of field pada topik ini dikhususkan untuk memperbaiki setting eksisting untuk disesuaikan dengan standar yang ada, sehingga generator akan terlindungi dengan baik saat terjadi gangguan eksternal generator.
Pra Desain Pabrik Bioetanol dari Tandan Kosong Kelapa Sawit Maulidah Haniati; Alifah Nur Aini Fajrin; Rizky Tetrisyanda; Kuswandi Kuswandi
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.67157

Abstract

Kebutuhan energi terus meningkat mengikuti pertumbuhan ekonomi, penduduk, harga energi, dan kebijakan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan di berbagai sektor. Berdasarkan data BPPT Outlook Energi 2020, konsumsi energi masih didominasi oleh Bahan Bakar MInyak (BBM). Oleh karena kebutuhan BBM yang terus meningkat namun produksinya semakin menurun, maka dari itu diperlukan energi alternatif untuk memenuhi kebutuhan energi. Hal tersebut menjadi perhatian banyak negara dalam pembuatan bahan bakar nabati (BBN), yang salah satunya adalah bioetanol. Bioetanol yang diproduksi berasal dari tandan kosong kelapa sawit (TKKS), yang merupakan biofuel generasi kedua. Proses produksi bioetanol ini terdiri dari tiga unit proses, yakni: proses pre-treatment menggunakan NaOH 3%, proses fermentasi menggunakan metode SSCF (simultaneous saccharification fermentation) dan co-fermentor dan proses separasi yang teridiri dari proses distilasi dan dehidrasi. Produk yang dihasilkan ialah etanol fuel-grade yang dapat digunakan sebagai campuran BBM. Pabrik ini direncanakan beroperasi pada tahun 2023 dengan kapasitas produksi sebesar 25.000 kL/tahun. Untuk mendirikan pabrik ini, diperlukan Capex (Capital Expenditure) sebesar Rp 234.270.284.638 dan Opex (Operating Expenditure) sebesar Rp 139.292.286.577. Selain itu, berdasarkan perhitungan analisis ekonomi, dapat diketahui bahwa: NPV (Net Present Value) sebesar Rp 59.485.205.077; IRR (Internal Rate of Return) sebesar 21,81%; POT (Pay Out Time) selama 4,85 tahun; dan BEP (Break Even Point) sebesar 48,25% kapasitas total.
Automatic Voltage Regulator (AVR) Generator dengan Mikrokontroler Menggunakan Metode Hill Climbing Graciana Yuniarti Puspitaputri; Ciptian Weried Priananda; Dwiky Fajri Syahbana
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.67421

Abstract

Peran generator yaitu menghasilkan listrik sesuai dengan standar listrik Indonesia sebesar 220 Volt. Namun perubahan kecepatan putar rotor dan jumlah beban mempengaruhi kestabilan tegangan terminal generator. Jika putaran rotor generator cepat, maka tegangan terminal membesar. Beda halnya dengan jumlah beban yang dihubungkan ke-generator, jika beban bertambah maka tegangan terminal turun. Dengan begitu diperlukan pengatur tegangan eksitasi yang mempengaruhi kestabilan tegangan terminal generator. Pengembangan penelitian ini berupa Automatic Voltage Regulator (AVR) yang terdiri dari beberapa komponen. Terdapat DC-DC converter, regulator, mikrokontroler, voltage divider, dan rectifier sebagai komponen penyusun AVR. Tegangan masukan diproses menggunakan metode Hill Climbing. Metode Hill Climbing adalah salah satu metode yang dapat digunakan pada AVR untuk menentukan langkah berikutnya dengan menempatkan titik yang akan muncul sedekat mungkin dengan sasarannya. Metode ini berperan mengatur besar tegangan eksitasi yang dihubungkan ke-rotor generator. AVR diintegrasikan dengan generator AC 1 phase. Tegangan eksitasi generator dapat diatur oleh AVR menggunakan metode Hill Climbing dengan presentase ketepatan respon sebesar 91,3%. Sistem ini memiliki presentase error sebesar 8,7%.
Kontrol Himpunan Panel Surya dengan Penyesuaian Diri Otomatis Menggunakan Aktuator dengan Dua Derajat Kebebasan Trulien Jeremiah Elmer; Astria Nur Irfansyah; Muhammad Attamimi
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.67445

Abstract

Untuk mendapatkan energi listrik dari sinar matahari, kita menggunakan panel surya sebagai alat untuk mengubah energi dari sinar matahari menjadi arus listrik yang dapat mencatu alat-alat elektronika yang kita gunakan sehari-hari. Agar kita dapat membuat suatu sistem yang efisien, kita dapat menggunakan berbagai metode untuk dapat meningkatkan energi yang dapat diserap oleh seluruh sistem. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah menggunakan pelacak arah sinar matahari agar sistem dapat mengarahkan panel surya ke arah sinar matahari supaya panel surya dapat terus terpapar dalam kurun waktu yang lebih lama. Ada beberapa metode umum untuk melacak sinar matahari, dua diantaranya adalah dengan mengalkulasikan arah matahari berdasarkan posisi geografis dan waktu setempat dan melacak sinar matahari berdasarkan arah pancaran sinar matahari. Untuk menggerakkan sinar mataharinya sendiri, kita memerlukan aktuator. Tergantung sistemnya, jumlah aktuator yang digunakan akan menentukan energi yang dikeluarkan oleh sistem yang juga menentukan seberapa efisien kinerja dari sistem tersebut. Asumsi awal yang kita bisa dapat adalah semakin banyak aktuator yang digunakan maka semakin banyak energi yang dikeluarkan. Akan tetapi, penelitian ini akan menunjukkan bahwa asumsi tersebut hanya berlaku dalam situasi dimana beban kerja dari keseluruhan sistem memang dapat ditanggung oleh jumlah aktuator yang sedikit, bukan dalam keadaan dimana beban kerja dari aktuator ditumpangkan pada satu atau dua aktuator dalam sistem. Faktor ini lebih dipengaruhi oleh rancangan alat dan jenis aktuator yang digunakan ketimbang jumlah aktuator itu sendiri.
Kontrol Flow Gas pada Pengembangan Sistem Distribusi Gas Rumah Tangga Menggunakan PLC dan Metode Fuzzy Logic Damara Achmad Fenanda; Imam Wahyudi Farid; Ciptian Weried Priananda
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.68298

Abstract

Penyaluran gas bumi melalui pipa yang memerlukan pemantauan secara berkala untuk memastikan jalur distribusi gas bumi tersalurkan dengan baik, serta meminimalisir faktor kebocoran gas pada pipa distribusi gas yang disalurkan ke pelanggan yaitu rumah tangga. Pada sistem control aliran gas dilengkapi dengan metode aplikasi Fuzzy Logic, yang dimana metode ini merupakan metode yang mampu menganalisa dan mengklasifikasi dari akibat suatu kejadian atau masalah yang timbul selama proses pendistribusian gas. Penggunaan metode fuzzy logic dalam sistem Kontrol Flow Gas Pada Pengembangan Sistem Distribusi Gas Rumah Tangga Menggunakan PLC Dan Metode Fuzzy Logic dilakukan dengan memasukan seluruh jumlah nilai input aliran udara mulai dari 50-100 m3. Pada aliran gas tinggi sistem control flow gas bekerja dengan optimal untuk mencegah terjadinya over flow gas dengan cara memperkecil bukaan valve sehingga aliran gas setelah melalui valve akan tetap terjaga dalam range normal.
Studi Eksperimen Kineja Turbin Angin Savonius yang Terintegrasi dengan Gedung dengan Posisi Sudu Advancing Dekat Dinding pada Jarak G/D = 1,214 Fernaldo Aditya Kurniawan; Tri Yogi Yuwono
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.67894

Abstract

Pada Eksperimen ini, Turbin angin Savonius yang digunakan memiliki 2 sudu turbin dengan diameter sudu turbin (D) 165,2 mm, tinggi turbin (H) 294,4 mm, diameter poros (b) 19 mm, dan diameter end plates (D_0) 321 mm. Penelitian dilakukan dengan menggunakan kayu multiplek sebagai perwujudan gedung tinggi dengan sisi advancing blade dekat dengan dinding pada rasio jarak G/D 1,214. Variasi kecepatan yang digunakan yaitu 4, 5, 6, 7, 8 dan 9 m/s. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah turbin angin Savonius dengan menggunakan dinding dapat meningkatkan performa turbin angin Savonius pada kecepatan 4 m/s dengan nilai Coefficient of Power yang didapatkan sebesar 0,08 pada Tip Speed Ratio 0,677 dan Coefficient of Moment sebesar 0,1603 pada Tip Speed Ratio 0. Penggunaan model dinding juga meningkatkan kemampuan self starting turbin angin Savonius pada kecepatan 4-9 m/s dimana nilai Coefficient of Static Torque yang dihasilkan lebih tinggi dibandingkan turbin angin Savonius tanpa dinding.
Sistem Otomasi Load Shedding pada Smart Meter Menggunakan Metode Fuzzy Logic Divan Andika Yuhansyah; Imam Wahyudi Farid; Ciptian Weried Priananda
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.68680

Abstract

Kebutuhan energi listrik bagi sektor rumah tangga telah menjadi kebutuhan dasar. Namun, masih ada masyarakat yang mengeluh terkait dengan tagihan rekening listrik yang mahal. Selain itu penggunaan listrik sangatlah tidak disarankan untuk melebihi kapasitas daya yang dapat mengakibatkan terjadinya korsleting. Oleh karena itu, dibutuhkan alat yakni Smart Meter yang dapat memonitoring penggunaan energi listrik serta dapat melakukan load shedding secara otomatis untuk mengurangi terjadinya korsleting. Sistem otomasi load shedding menggunakan salah satu metode dari teknologi artificial intelligence yaitu dengan menggunakan Fuzzy Logic Mamdani sehingga dapat mengenali pola, klasifikasi/identifikasi, prediksi, dan optimasi terhadap penggunaan energi listrik. Load shedding yang dilakukan berdasarkan pada beban prioritas dan beban non-prioritas. Dari pengujian sistem otomasi load shedding yang dilakukan sebanyak 5x dengan 6x percobaan kombinasi beban menghasilkan bahwa pada percobaan ke-1 hingga ke-4 mendapatkan hasil output Relay_Hidup3, pada percobaan ke-5 mendapatkan hasil output Relay_Hidup2, dan pada percobaan ke-6 mendapatkan hasil output Relay_Hidup1. Untuk melakukan proses load shedding tersebut didapatkan rata-rata delay waktu sebesar 2,302 detik.