cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Desain dan Evaluasi Antarmuka dan Pengalaman Pengguna Aplikasi myITS SportFacility Wirasukma, Mikael Mahendra Buyung; Fabroyir, Hadziq; Navastara, Dini Adni
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 2 (2024): IN PRESS (Artikel masih bisa bertambah)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i2.142196

Abstract

Fasilitas olahraga (Fasor) yang ada di Institut Teknologi Sepuluh Nopermber Surabaya (ITS) adalah salah satu fasilitas yang disewakan oleh ITS untuk mahasiswa, karyawan, dosen dan umum melalui aplikasi web dari manajemen Fasor Sepuluh Nopember. Web Fasor Sepuluh Nopember memerlukan perbaikan dari segi tampilan, infromasi yang diberikan, dan pola pemesanan lapangan. Supaya dapat lebih mudah digunakan oleh pengguna, meningkatnya ketersampaian informasi kepada pengguna, dan berkesinambungan dengan desain aplikasiaplikasi yang ada di platform myITS, maka web ini juga akan diganti nama menjadi myITS SportFacility. Dengan Contextual Inquiry, Contextual Analysis, Prototyping, dan Usability Evaluation dapat dihasilkan desain tampilan baru yang lebih nyaman dioperasikan oleh pengguna. Tahap pertama dalam Contextual Inquiry dilakukan pengumpulan informasi dan data terkait web Fasor Sepuluh Nopember yang lama. Kedua, Contextual Analysis dilakukan dengan menganalisis data dari tahap sebelumnya untuk pendukung proses perancangan, khususnya prototyping. Pada tahap ketiga, Prototyping dilakukan dengan merancang antarmuka dan pengalaman pengguna berdasarkan hasil tahapan-tahapan sebelumnya. Tahap terakhir adalah Usability Evaluation yang merupakan proses evaluasi produk berdasarkan tingkat kenyamanan pengguna. Evaluasi yang dilakukan dengan Usability Testing terhadap website Fasor ITS menghasilkan nilai Single Ease Question (SEQ) sebesar 6.43 – 6.86 dan nilai System Usability Scale (SUS) sebesar 68.93, sedangkan terhadap aplikasi myITS Sport Facility menghasilkan nilai SEQ sebesar 6.86 – 7 dan nilai SUS sebesar 91.79. Hal ini menunjukkan peningkatan ketergunaan aplikasi myITS Sport Facility yang ditandai dengan kenaikan nilai SEQ dan SUS dari ketergunaan sistem yang kini berjalan, yaitu website Fasor ITS.
Analisis Kestabilan Transien dan Mekanisme Pelepasan Beban pada PT. Sasa Inti Plant Gending Akibat Pemadaman PLN Anshori, Addarojatul Ula Syaharuddin; Pujiantara, Margo; Priyadi, Ardyono
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 2 (2024): IN PRESS (Artikel masih bisa bertambah)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i2.145297

Abstract

Dalam sistem tenaga listrik, keseimbangan antara kapasitas pembangkit dan daya yang dibutuhkan untuk mensuplai beban merupakan salah satu parameter kestabilan operasi. Stabilitas suatu sistem tenaga akan selalu berubah sebagai akibat dari perubahan beban dan ketersediaan daya. Pembangkitan listrik pada suatu sistem tenaga seringkali menghadapi gangguan yang tak terhindarkan seperti pemadaman PLN. Ketidakmampuan suatu pembangkit untuk memberikan daya biasanya ditandai dengan penurunan frekuensi dengan kemungkinan terburuk yaitu terjadi pemadaman listrik pada sistem. Meskipun sistem dirancang untuk keandalan setinggi mungkin, kegagalan yang tidak dapat dihindari dapat terjadi selama proses pembangkitan, seperti terjadinya pemadaman PLN pada PT. Sasa Inti Plant Gending, yang menyebabkan generator kelebihan beban. Terjadinya kelebihan beban pada generator menyebabkan ketidakseimbangan antara daya mekanik yang dihasilkan oleh generator dengan daya elektrik yang dikonsumsi oleh beban, sehingga terjadi perlambatan putaran generator. Oleh karena itu, melalui studi ini akan dilakukan analisis stabilitas transien akibat pemadaman PLN pada PT. Sasa Inti Plant Gending, serta skema pengembalian frekuensi ketika terjadi gangguan yang tidak diinginkan dengan cara menyiapkan mekanisme pelepasan beban untuk sistem kelistrikan, sehingga diharapkan dapat memberikan rekomendasi standar mekanisme pelepasan beban yang tepat dengan pelepasan beban minimum yang sesuai dengan standar agar dapat dengan cepat memulihkan dan melindungi sistem serta menjamin stabilitas sistem kelistrikan di PT. Sasa Inti Plant Gending dapat dipertahankan.
Pengendali Robot Lengan Menggunakan Wearable Device Buchori, Arshad Tareeq; Pujiantara, Margo; Priyadi, Ardyono
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 2 (2024): IN PRESS (Artikel masih bisa bertambah)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i2.145624

Abstract

Di dunia yang semakin praktis ini, interaksi dengan robot membutuhkan media dan inovasi yang lebih baik di berbagai bidang. Salah satu cara untuk mencapai interaksi manusia-robot yang lebih baik adalah dengan mengurangi gesekan dalam proses interaksi. Contohnya adalah jika seorang robot terinspirasi dari lengan manusia, akan lebih baik jika interaksi yang diperlukan untuk menggerakkan lengan robot dilakukan melalui gerakan lengan penggtbuna, meminimalkan kurva pembelajaran yang diperlukan untuk mengendalikan robot. Ini adalah salah satu alasan mengapa perangkat kontrol yang baik, seperti pada lengan robotik, diperlukan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja di pengaturan industri dengan memperbaiki aspek seperti efisiensi pembelajaran pengguna, keamanan tempat kerja, peningkatan akurasi dan presisi, masukan kreatif dari manusia dalam tugas-tugas di mana diperlukan, efektivitas biaya dalam pemanfaatan robot, dan lain-lain. Tujuan dari penelitian akhir ini adalah untuk mengembangkan perangkat kontrol untuk lengan robot yang memungkinkan kontrol melalui gerakan yang mirip dengan gerakan pengguna, menggunakan mikrokontroler dan sensor IMU untuk mengendalikan robot Dobot Magician.
Potential Field Path Planning pada Permainan Robot Sepak Bola Beroda Ananda, Danendra Clevero; Dikairono, Rudy; Purwanto, Djoko
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 2 (2024): IN PRESS (Artikel masih bisa bertambah)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i2.145667

Abstract

Robot sepak bola beroda merupakan robot yang berkompetisi pada Kontes Robot Indonesia, yaitu divisi Kontes Robot Sepak Bola Beroda Indonesia. IRIS merupakan salah satu tim robot dari ITS yang melakukan riset pada bidang ini. Robot ini bermain sepak bola menggunakan penggerak utama berupa motor beroda. Saat ini tim IRIS menggunakan metode kondisional dalam path planning dan hindari halangan. Pada penelitian ini ditemukan metode baru bernama Potential Field. Dimana Potential Field akan melakukan komputasi real-time dengan hanya mengandalkan dua rumus yaitu attractive field dan repulsive field yang nantinya hasil dari perhitungan tersebut akan menjadi kecepatan robot yang dikirimkan langsung ke motor. Serta diharapkan metode potential field ini akan dapat diimplementasikan guna mengurangi pekerjaan kondisional pada robot dengan menggantinya menggunakan rumus yang telah diuji serta mengimplementasikan metode ini pada permainan bertahan, menyerang, serta pada permainan nasional pada robot sepak bola beroda. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa metode potential field ini menghabiskan waktu 5068.2 milli sekon hingga 13466.90 milli sekon pada permainan menyerang, 5166.11 milli sekon hingga 7359.78, serta metode potential field dapat menghindari halangan, mencapai tujuan serta dapat menggiring bola hingga ke tujuan yang ditentukan. Implikasinya adalah potensi pengurangan pekerjaan kondisional pada robot sepak bola beroda dengan mengadopsi rumus yang telah teruji dan terimplementasikan secara efektif pada berbagai konteks permainan.
Analisis Kriteria Sustainable First and Last Mile pada Koridor MRT DKI Jakarta dengan Model IPGA Wardhani, Luh Putu Hamidah Kusuma; Handayeni, Ketut Dewi Martha Erli
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 2 (2024): IN PRESS (Artikel masih bisa bertambah)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i2.131546

Abstract

DKI Jakarta sebagai pusat kegiatan mempengaruhi tingginya pergerakan dari dan menuju Jakarta. Pengembangkan berbagai transportasi publik seperti MRT, BRT, LRT, KRL, dan mikrotrans ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pergerakan. Akan tetapi penggunaan transportasi publik khususnya MRT cenderung fluktuatif dibandingkan transportasi pribadi yang terus meningkat. Alasan masyarakat enggan berpindah menggunakan MRT karena jarak yang kurang aksesibel. Transjakarta dan KRL dianggap memiliki aksesibilitas yang lebih baik karena telah saling terintegrasi dan dilayani oleh feeder. Integrasi moda MRT dengan feeder dirasa belom optimal dan merata sehingga MRT belum menjadi moda andalan di DKI Jakarta. Mil pertama dan terakhir dari perjalanan transit menjadi komponen penting bagi keputusan individu memilih moda transportasi. Hal ini menyangkut perjalanan dengan berbagai moda transportasi umum, berjalan kaki, dan bersepeda. Penelitian ini bertujuan menganalisis kriteria first and last mile (feeder, pedestrian way, bicycle path) pada koridor MRT DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan model analisis IPGA (Importance Performance Gap Analysis) untuk mengetahui tingkat kepuasan dan kepentingan pengguna terhadap variabel sustainable first and last mile. Hasil studi menunjukan bahwa terdapat 14 variabel terkait transportasi umum, 2 variabel terkait berjalan kaki, dan 4 variabel terkait bersepeda yang menjadi prioritas untuk ditingkatkan pada perjalanan first mile. Sementara itu, pada perjalanan last mile diperoleh 13 variabel terkait transportasi umum dan 1 variabel terkait berjalan kaki yang menjadi prioritas. Variabel utama pada perjalanan first mile yang perlu ditingkatkan adalah sistem pembayaran terintegrasi, ketersediaan jalur pejalan kaki, dan ketersediaan parkir sepeda. Selanjutnya, variabel biaya perjalanan dan keamanan jalur pejalan kaki merupakan prioritas yang perlu dipertimbangkan dalam pengembangan perjalanan last mile MRT di DKI Jakarta.
Implementasi Life Cycle Assessment (LCA) pada Operasional Transit BBM di PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tanjung Gerem Chaerunisa, Tsabitha Nabilla; Hermana, Joni
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 2 (2024): IN PRESS (Artikel masih bisa bertambah)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i2.145101

Abstract

PT. Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tanjung Gerem adalah perusahaan yang bertugas dalam kegiatan pendistribusian BBM sebagai badan usaha milik negara yang bergerak di bidang minyak dan gas bumi. Operasional utama transit BBM terdiri dari penerimaan BBM, penimbunan BBM, dan penyaluran BBM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi dampak lingkungan akibat operasional transit BBM di PT. Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tanjung Gerem menggunakan metode Life Cycle Assessment (LCA) dengan pendekatan CML-IA Baseline serta menentukan rekomendasi alternatif untuk minimisasi dampak lingkungan. Dalam penelitian ini, lingkup analisis yang digunakan adalah gate to gate. Analisis dampak lingkungan menggunakan software SimaPro 9.5 dengan penilaian berbasis midpoint. Emisi yang dianalisis antara lain CO2, CH4, NOX, dan SO2. Life Cycle Impact Assessment atau penilaian dampak menggunakan penilaian midpoint meliputi global warming, acidification, dan eutrophication. Hasil analisis LCA yang diidentifikasi menimbulkan dampak pada global warming sebesar 1,26E10 kg CO2 eq, acidification sebesar 5,11E7 kg SO2 eq, dan eutrophication sebesar 6,88E6 kg PO43- eq. Berdasarkan interpretasi data yang dilakukan, diperoleh kategori dampak global warming yang memberikan dampak lingkungan terbesar. Dari setiap impact category didapat titik hotspot sebagai unit dengan kontribusi dampak terbesar. Dampak global warming, acidification, dan eutrophication kontribusi terbesar berasal dari unit penyaluran sebesar 6,2E9 kg CO2 eq; 2,65E7 kg SO2 eq; dan 3,49E6 kg PO43- eq. Dampak paling besar berasal dari unit penyaluran karena adanya penggunaan solar untuk pembakaran pada penggunaan genset. Dari hasil tersebut, ditentukan rekomendasi alternatif untuk mengurangi dampak lingkungan berdasarkan studi literatur. Rekomendasi alternatif yang dapat digunakan yaitu penggunaan teknologi variable speed driver, exhaust gas recirculation, teknologi ultra-super critical, dan penggunaan energi tenaga surya.
Desain dan Implementasi Bidirectional Voltage Source Inverter Satu Fasa dengan Metode Kontrol Arus Histerisis Riswandi, Muhammad Athariq Yurisqi; Riawan, Dedet Candra; Pamuji, Feby Agung
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 2 (2024): IN PRESS (Artikel masih bisa bertambah)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i2.145126

Abstract

Sejak diperkenalkannya sumber energi terbarukan ke dalam sistem pembangkit daya terdistribusi, inverter yang terhubung ke jaringan dan pengendaliannya memainkan peran penting dalam produksi energi secara keseluruhan. Namun, karena perilaku stokastik sumber daya terbarukan yang terhubung ke jaringan, pengendalian arus inverter menjadi tantangan terbesar. Terdapat berbagai teknik yang diusulkan dalam literatur untuk pengendalian arus dengan pengendali linear dan non-linear. Pengendali linear berdasarkan modulasi PWM memiliki respons keadaan yang lebih baik, namun memiliki kinerja dinamis yang lambat tergantung pada jenis beban yang terhubung. Di antara berbagai teknik yang ada, pengendali arus histerisis (Hysteresis Current Controller/HCC) menawarkan respons dinamis yang cepat, mudah diimplementasikan, dan ketangguhan terhadap variasi parameter beban keluaran. Pada studi ini akan dibuat desain, simulasi, dan alat Bidirectional VSI dengan kontrol arus histerisis. Dengan memvariasikan besar beban dan besar band histerisis, akan di buktikan konverter ini dapat menyuplai daya dua arah. Di tetapkan daya sistem sebesar 144 Watt, dengan tegangan AC 24 V dan tegangan DC sebesar 48 V.
Analisis Pengaruh Kontaminan pada Isolator Polimer Terhadap Karakteristik Partial Discharge dengan Menggunakan Termal dan Akustik Himawari, Waseda; Negara, I Made Yulistya; Hernanda, I Gusti Ngurah Satriyadi
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 2 (2024): IN PRESS (Artikel masih bisa bertambah)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i2.145613

Abstract

Pada studi ini dilakukan analisa karakteristik PD isolator polimer dibawah pengaruh kontaminan berbasis emisi termal dan akustik. Adapun tujuan dari studi ini adalah membandingkan karakteristik PD antara isolator dengan dan tanpa kontaminan. Kontaminan yang dipergunakan adalah fly ash dan garam dengan berbagai variasi berdasarkan ESDD dan NSDD pada permukaan isolator. Tingkat konduktivitas masing-masing variasi kontaminan berdasarkan ESDD dan NSDD tersebut diukur untuk mengetahui tingkat kontaminasi. Pengujian dilakukan dengan menggunakan kamera termal dan akustik pada tingkat tegangan tertentu. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kontaminan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perubahan temperatur dan emisi akustik pada isolator yang diuji. Temperatur tertinggi pada isolator tanpa dan dengan isolator pada tegangan 20 kV masing-masing 32ºC. Secara umum, nilai emisi akustik dalam dB meningkat seiring peningkatan tegangan demikian pula dengan semakin tinggi tingkat kontaminan semakin tinggi pula temperatur dan emisi akustik pada isolator uji.
Pengaruh Variasi Panjang Passive Moveable Flap Terhadap Performansi Turbin Hidrokinetik Tipe Darrieus Sahertiyan, Doni; Nugroho, Gunawan
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 2 (2024): IN PRESS (Artikel masih bisa bertambah)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i2.145767

Abstract

Turbin hidrokinetik merupakan pembangkit listrik tenaga air “zero-head”, di mana energi diekstraksi dari energi kinetik aliran air, mirip dengan turbin angin. Salah satu contoh dari turbin hidrokinetik adalah turbin hidrokinetik sumbu vertikal tipe darrieus. Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi turbin dengan menambahkan passive movable flap dengan beberapa variasi panjang pada bilah turbin sumbu vertikal tipe darrieus. Digunakan Computational Fluid Dynamics untuk mengetahui fenomena yang terjadi pada aliran fluida. Variasi posisi flap pada 50% dan 75% cord, dengan masing-masing panjang flap 100%, 75%, dan 50% pada sudut bukaan maksimum flap 90˚. Kecepatan aliran yang digunakan pada penelitian ini adalah 0.29 m/s , 0.35 m/s , 0.375 m/s, dan 0.4 m/s. Dari hasil penelitian didapatkan variasi paling optimal dan memiliki Cp tertinggi adalah variasi panjang 100% dengan posisi flap berada pada 75% cord untuk TSR 2.97 yaitu 0.0572. Panjang passive moveable flap memberikan pengaruh terhadap luas bidang yang dapat ditabrak oleh aliran. Semakin panjang passive moveable flap maka semakin luas bidang yang bertabrakan dengan aliran dan menghasilkan gaya drag yang lebih besar. Hal tersebut memberikan dampak terhadap besarnya torsi dan koefisien daya yang dihasilkan oleh turbin.
Studi Perencanaan Penambahan Kapasitas Pembangkit di Pulau Sumbawa Menggunakan Metode Mixed Integer Linear Programming Tahun 2022-2030 Gurning, Goldian Roganda; Wibowo, Rony Setyo; Aryani, Ni Ketut
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 2 (2024): IN PRESS (Artikel masih bisa bertambah)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i2.145808

Abstract

Pertambahan penduduk, pertumbuhan ekonomi yang positif, dan growth rate rasio elektrifikasi PLN merupakan penyebab utama meningkatnya kebutuhan listrik. Di Pulau Sumbawa, penduduk bertambah sebesar 1,596% di tahun 2022. Begitu pula tren pertumbuhan ekonomi yang relatif positif pasca pandemi serta target elektrifikasi 100% yang terus dikejar oleh PLN UIW NTB. Konsekuensinya, beban puncak di Sistem Sumbawa-Bima diproyeksi mengalami laju pertumbuhan sebesar 9,37% tiap tahunnya hingga akhir waktu studi menjadi 256 MW. Pada initial year penelitian, terkalkulasi total kapasitas terpasang dari pembangkit eksisting sebesar 167,36 MW dengan daya mampu netto hanya 148,11 MW. Adanya gap antara kenaikan beban puncak dan kapasitas pembangkit eksisting di tahun 2022 harus dipenuhi dengan studi Generation Expansion Planning (GEP). GEP digagas dengan objektif untuk memperoleh skenario integrasi unit pembangkit kandidat paling optimal ke dalam grid, ditinjau dari faktor ekonomi dan keandalan. Pemodelan matematika dari kondisi real Sistem Sumbawa-Bima berhasil dilakukan mengacu pada bentuk umum metode Mixed Integer Linear Programming (MILP). Simulasi MATLAB menunjukkan bahwa hasil yang diperoleh feasible dan konvergen. Fungsi objektif skenario MILP-1 memberi nilai total fixed cost sebesar $107.140.986,48-, lebih murah sekitar $7.122.431,38-, dari skenario perencanaan milik PLN. Reserve Margin (RM) ≥ 40% di tiap tahunnya juga berhasil diperoleh, dengan penambahan yang relatif lebih balanced dibandingkan skenario PLN. Hal ini menunjukkan bahwa studi GEP di Sistem Sumbawa-Bima berhasil dimodelkan secara linear menggunakan metode MILP dengan pemodelan sistem telah memenuhi seluruh constraint linear yang ditetapkan.