cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Analisis Perubahan Nilai Tanah Akibat Erupsi Gunung Kelud Tahun 2014 DI Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri Mohammad Ibnu Aqil; Yanto Budisusanto
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.209 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24628

Abstract

Erupsi Gunung Kelud tahun 2014 ini mengakibatkan kerusakan pemukiman, kerusakan fasilitas umum, serta kerusakan ladang-ladang sekitarnya. Kecamatan Ngancar merupaka salah satu daerah yang terkena dampak secara langsung karena terletak di lereng Gunung Kelud. Terjadinya perubahan kondisi fisik suatu wilayah dapat memicu perubahan nilai tanah di area tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengehitung perubahan nilai tanah.Penelitian ini dilakukan dengan menumpang tindihkan peta zona nilai tanah Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri tahun 2013, 2014, dan 2015 menggunakan perangkat lunak pengolah data spasial untuk menghitung besar nilai tanah yang terjadi di lokasi penelitian. Data perubahan nilai tanah tersebut kemudian dilakukan uji korelasi dengan variabel bebas  yaitu jarak zona terhadap pusat letusan, jarak zona dari CBD, dan jarak zona dari jalan kolektor. Tujuannya ialah mengetahui seberapa besar pengaruh erupsi Gunung Kelud terhadap perubahan nilai tanah.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, terjadi perubahan nilai tanah di Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri. Menurut hasil uji korelasi, erupsi Gunung Kelud 2014 tidak memiliki pengaruh yang besar terhadap perubahan nilai tanah. Sehingga aktifitas gunung api bukan merupakan penyebab utama perubahan nilai tanah di Kecamatan Ngancar.
Pemodelan 3 Dimensi Candi Wringinlawang Menggunakan Metode Structure from Motion untuk Dokumentasi Cagar Budaya Selfi Naufatunnisa; Agung Budi Cahyono
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1008.408 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24751

Abstract

Candi Wringinlawang merupakan salah satu cagar budaya peninggalan kerajaan Majapahit yang bertempat di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Dengan riwayat pemugaran terakhir pada tahun 1991/1992 s.d. 1994/1995, perlu dilakukan pendokumentasian sesuai dengan UU no 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya.Seiring berkembangnya teknologi, penelitian untuk mendapatkan bentuk 3D banyak dilakukan seperti pengaplikasian Structure from Motion (SfM) dalam pendokumentasian cagar budaya. Karena untuk keperluan dokumentasi, diperlukan model 3D yang sudah bergeoreference dengan akurasi kurang dari 0.5 m sesuai dengan syarat bangunan dengan LoD 3.Penggunaan kamera non metrik Sony Exmor 12.4 M yang dibantu dengan wahana DJI Phantom 3 dalam pengambilan foto candi menghasilkan 155 buah foto, 465,487 titik sparse cloud, 5,996,415 titik dense cloud, 1,155,740 faces, dan 580,147 vertices. Setelah dilakukan analisa menggunakan titik ICP lapangan, didapatkan besar RMSEx=0.042 m, RMSEy=0.047 m, RMSEz=0.048 m.
Aplikasi Peta Interaktif Berbasis Teknologi Augmented Reality Kawasan Pariwisata Pulau Bawean Fakhrusy Luthfan Mahfuzh; Agung Budi Cahyono
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1042.276 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24827

Abstract

Pulau Bawean merupakan salah satu kawasan pariwisata di Jawa Timur. Pulau Bawean terletak di Laut Jawa, sekitar 100 kilometer sebelah utara Kota Gresik. Kawasan Pariwisata Pulau Bawean masih sangat kurang dalam penyebaran informasi, jika dibandingkan dengan kawasan pariwisata lainnya.Dalam penelitian ini dilakukan sebuah pembuatan peta interaktif berbasis teknologi Augmented Reality kawasan pariwisata Pulau Bawean. Augmented Reality merupakan teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun 3 dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut secara real time. Peta interaktif kawasan pariwisata Pulau Bawean berbasis teknologi Augmented Reality akan ditampilkan dalam sebuah bentuk aplikasi smartphone. Sehingga informasi dapat menyebar luas dan diperoleh secara mudah.Peta interaktif berbasis teknologi Augmented Reality kawasan pariwisata berhasil diimplementasikan pada device android. Dalam hasil uji coba pengguna dapat melihat visualisasi pariwisata Pulau Bawean menggunakan device android. Dalam aplikasi tersebut digunakan 5 marker peta kawasan pariwisata yang terdapat di Pulau Bawean yang kemudian jika discan salah satu marker tersebut akan menampilkan sebuah peta 3D dari kawasan pariwisata di Pulau Bawean. Aplikasi dapat digunakan sebagai media informasi yang dapat menyebarkan informasi pada smartphone dengan tampilan yang user friendly dan mudah digunakan sehingga dapat digunakan oleh masyarakat
Pembuatan Tepung Singkong Termodifikasi Dengan Kapasitas 300.000 Ton/Tahun Ilham Muttaqin Zarkasie; Wuwuh Wijang Prihandini; Setiyo Gunawan; Hakun Wirawasista Aparamarta
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.246 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24923

Abstract

Dalam penelitian ini telah dilakukan perancangan pabrik Tepung singkong termodifikasi berbahan dasar singkong dengan kapasitas sebesar 300.000 Ton/tahun, waktu operasi 24 jam dan 300 hari/tahun. Tujuan perancangan pabrik Tepung singkong termodifikasi ini adalah untuk mensubstitusi kebutuhan tepung terigu Indonesia sehingga mampu menekan nilai impor tepung terigu. Pabrik Tepung singkong termodifikasi ini direncanakan akan didirikan di Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alasan pemilihan tempat ini adalah karena tersedianya sarana transportasi darat dan laut, ketersediaan listrik, air dan pemasaran produk dapat dilakukan di daerah sekitar pabrik dan luar pulau karena posisinya yang berada di tengah Indonesia. Proses yang digunakan dalam pabrik ini yaitu proses fermentasi dengan menggunakan bakteri Lactobacillus plantarum selama 5 hari untuk meningkatkan kadar protein tepung sehingga dapat mensubstitusi kandungan nutrisi dari tepung terigu itu sendiri. Proses dalam pabrik ini terdiri dari 3 tahap utama yaitu tahap persiapan bahan baku, tahap fermentasi, dan tahap penepungan. Sumber dana investasi berasal dari modal sendiri sebesar 60% biaya investasi dan modal pinjaman sebesar 40% biaya investasi dengan bunga sebesar 10,5% per tahun. Dari analisa perhitungan ekonomi didapat hasil investasi Rp 473.098.662.000 dengan IRR 44%, POT 2 tahun 3 bulan, dan BEP 17,82%
Analisis Deformasi Gunung Raung Menggunakan Teknologi Differential Interferometry Synthetic Aperture Radar (DInSAR) Rani Fitri Febriyanti; Ira Mutiara Anjasmara
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1082.236 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25018

Abstract

Gunung Raung merupakan salah satu gunung api aktif Indonesia yang terletak di bagian timur pulau Jawa. Erupsi yang terjadi menyebabkan adanya perubahan (deformasi) pada permukaan gunung Raung. Deformasi yang ada pada permukaan gunung Raung dapat diukur dengan berbagai teknologi, salah satunya yaitu menggunakan teknologi DInSAR. Hasil menunjukkan bahwa metode two-pass dan three-pass teknologi DInSAR dapat di terapkan untuk mengetahui deformasi pemukaan gunung Raung, yang menunjukkan terjadinya deformasi mayoritas ada di kaldera gunung Raung. Dari kedua metode, nilai LOS displacement yang dihasilkan memiliki nilai yang sama pada kaldera bagian utara dan selisih relatif kecil, yakni 1 mm pada kaldera bagian selatan. Sedangkan perbedaan terdapat pada kaldera bagian timur dan barat, yang memiliki selisih hasil cukup besar, yakni ~40 mm. Metode three-pass interferometry dapat menunjukkan hasil deformasi yang signifikan di banding dengan metode two-pass, yang dapat dilihat di kaldera bagian timur dan barat, jika dikaitkan dengan kondisi geologi gunung Raung yang mengalami aktivitas dari bulan Agustus 2015 hingga awal tahun 2016 menurut laporan PVMBG. Meskipun begitu untuk mengetahui besar nilai deformasi yang akurat perlu dilakukan pengukuran secara langsung di lapangan.
Pemetaan Potensi Batuan Kapur Menggunakan Citra Satelit Landsat 8 di Kabupaten Tuban Dhiyaulhaq Al Majid; Bangun Muljo Sukojo
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25051

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya akan barang tambang, baik bahan mineral dan logam. Batu kapur (limestone) merupakan salah satu bahan galian industri non logam yang sangat besar potensinya dan tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Kabupaten Tuban merupakan salah satu Kabupaten yang berada dipesisir pantai utara Pulau Jawa, tepatnya di Jawa Timur. Sebagai daerah yang berada dalam cekungan Jawa Timur bagian utara dan dimungkinkan sebagai wilayah potensial terdapatnya berbagai sumberdaya mineral, salah satunya adalah batuan gamping atau batuan kapur.Parameter yang digunakan untuk identifikasi potensi batu kapur pada penelitian ini ada 4 yaitu tutupan lahan, suhu permukaan, indeks vegetasi, dan unsur geologi.Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah peta potensi batuan kapur Kabupaten Tuban yang dibagi kedalam 5 kelas yakni potensi sangat rendah, potensi rendah, potensi sedang, potensi tinggi, dan potensi sangat tinggi. Dari pengolahan data dihasilkan di Kabupaten Tuban didominasi oleh tingkat potensi sedang dengan luas 64514,36 hektar sedangkan untuk tingkat potensi tinngi dan sangat tinggi memiliki luas 33511,54 hektar dan 32709,36 hektar.
Pembuatan Program Pengolahan Data GPS Analisa Pseudorange Dan Koreksi Troposfer Mohammad Hadi Kunnuha; Akbar Kurniawan
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (943.522 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25085

Abstract

Seiring berkembangnya jaman, muncul berbagai teknologi baru yang digunakan untuk memperoleh data lebih banyak dan cepat dalam penentuan posisi suatu objek, seperti perlengkapan global positioning system (GPS). Namun, tidak ada pengukuran yang tepat, setiap pengukuran terdapat kesalahan, nilai asli pengukuran tidak pernah diketahui, dan ukuran pasti kesalahan juga tidak diketahui. Dikarenakan kesalahan pada pengukuran, pengamatan secara berulang pada objek yang sama sering memberikan nilai yang berbeda.Dari hasil perhitungan koordinat yang didapatkan pada program ini, didapatkan bahwa pada sinyal yang berbeda memberikan hasil koordinat yang berbeda. Pada sinyal C1 memberikan nilai koordinat titik dengan simpangan baku paling kecil dibandingkan sinyal P1 dan P2, yaitu sebesar 6,244 m tanpa koreksi troposfer dan 6,085 m dengan koreks troposfer. Koreksi troposfer juga mempengaruhi hasil yang didapatkan. Dengan adanya koreksi troposfer ini dapat menghilangkan kesalahan jarak yang menjadi lebih panjang karena sinyal GPS yang melewati lapisan troposfer. Dengan menggunakan koreksi troposfer, sinyal P2 memberikan hasil koordinat yang lebih presisi dengan nilai residu terhadap koordinat pendekatannya adalah sebesar 5,137 m.
Implementasi Artificial Intelligence pada game Defender of Metal City dengan menggunakan Finite State Machine Billy Billy; Imam Kuswardayan; Wijayanti Nurul Khotimah
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.635 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25151

Abstract

Game adalah jenis perangkat lunak yang populer dewasa ini. Pada game biasa terdapat Artificial Inteligence (AI) yang mengendalikan pihak komputer sehingga manusia yang bermain dapat merasakan seolah mereka sedang melawan pemain manusia lain saat bermain. Salah satu jenis game yang ada ialah tower defense dimana pemain perlu mempertahankan tower atau markas nya agar tidak dihancurkan oleh pihak lawan. Untuk membuat AI untuk game berjenis tower defense, diperlukan algoritma yang baik untuk mengatur gerakan pasukan lawan.Penelitian ini mengusulkan penerapan AI pada game berjenis tower defense menggunakan rule based Finite State Machine. Setiap pasukan memiliki AI dengan beberapa state, pada saat terjadi suatu kondisi tertentu, maka pasukan akan berpindah dari satu state ke state lainnya berdasarkan rule yang telah ditentukan, hanya ada satu state yang bisa aktif pada suatu waktu. Pada penelitian ini AI akan dibagi menjadi 3 level yaitu easy, medium dan hard. Pengujian dilakukan dengan mempertandingkan antar level AI pada semua kemungkinan tingkat kesulitan, lalu dibuat tabel derajat kemenangan atau winning rate dari AI yang ada.Berdasarkan hasil pengujian Finite State Machine dapat diterapkan pada game berjenis tower defense dengan baik untuk membentuk AI yang kuat.
Rancang Bangun Sistem Pengendali Kadar Oksigen Terlarut dengan Algoritma Fuzzy Logic Controller pada Budidaya Akuaponik Alberto Riolly Cahyantara; Hendra Cordova
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25168

Abstract

Dalam budidaya akuaponik, kadar oksigen terlarut sangatlah penting karena mempengaruhi laju pertumbuhan ikan dan tanaman. Untuk menjaga kadar oksigen pada standar baku mutu air (set point), maka laju aerasi harus dimanipulasi dengan mengatur kerja pompa aerator. Langkah awal adalah dengan mengetahui karakteristik pompa aerator terhadap peningkatan kadar oksigen terlarut pada akuaponik. Selanjutnya algoritma fuzzy logic controller dibuat dan digunakan untuk menentukan variabel manipulasi dari pompa aerator pada akuaponik. Dengan menggunakan algoritma Fuzzy logic controller, kontrol kadar oksigen terlarut dapat dikontrol dan didapatkan nilai maximum overshoot (Mp) 1.27%, rise time (tr) 211 detik, settling time (ts)575 detik, ess 0.07 mg/L atau 1%. Fuzzy logic contoller mampu mengatasi gangguan dan mengikuti perubahan set point yang diberikan. Dengan kontrol kadar oksigen terlarut pada akuaponik, terjadi kenaikan laju pertumbuhan ikan sebesar 0.21 gram dan peningkatan tinggi tanaman sebesar 1.2 cm selama 10 hari pengamatan.
Karakteristik Infrastruktur Pendukung Wisata Pantai Sanggar Kabupaten Tulungagung Edwin Fahrur Rozy; Arwi Yudhi Koswara
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.25197

Abstract

Pengembangan Wisata bahari lebih efektif apabila memanfaatkan potensi yang dimiliki sebagai basis pengembangan. Kecamatan Tanggunggunung memiliki potensi potensi wisata yang perlu didukung, sehingga memberikan pengaruh eksternal dalam mendukung kegiatan wisata di kawasan Pantai Sanggar. Salah satu bentuk dukungan yaitu penyediaan infrastruktur yang masih perlu untuk dilakukan pengembangan maupun peningkatan dalam mencapai tujuan yaitu memberikan dukungan terhadap kegiatan wisata. Oleh sebab itu, di perlukan pengembangan infrastruktur pendukung wisata. Penelitian ini menggunkan metode analisis deskriptif untuk mencari karakteristik infrastruktur pendukung wisata pantai sanggar. Peneliti ini menghasilkan karakteristik infrastruktur yang ada di pantai Sanggar. Kondisi infrastrukur bermacam macam mulai dari kondisi tidak ada sampai sampai ada, seperti infrastruktur yang sudah ada adalah kondisi jalan yang masih berupa macadam sepanjang kurang lebih 2 Km, tempat makan yang kondisinya masih sederhanya yang terdapat di desa Jelungharjo dan pantai Sanggar, tempat parkir yang menggunakan halaman rumah warga, penyediaan air bersih dan rambu rambu petunjuk jalan dan arah sudah tersedia yang ada di pintu masuk desa jenglungharjo dan di pantai, yang terakhir yaitu fasilitas amenitas yang berupa gazebo. Sedangkam untuk yang belum ada seperti pusat souvenir, kantor pusat informasi dan pelayanan, pos keamanan.

Page 58 of 398 | Total Record : 3978