cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Ruang Bermain Anak dalam Kegiatan Komersial sebagai Wujud Kota Ramah Anak di Surabaya Dahniar Achlis; Rabbani Kharismawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i4.96212

Abstract

Kepadatan perkotaan menyebabkan semakin terbatasnya ruang kota. Ruang kota merupakan ruang hidup bagi masyarakat yang tinggal di dalamnya, tak terkecuali anak-anak. Keterbatasan ruang kota berdampak pada berkurangnya ruang bermain bagi anak di perkotaan. Seiring dengan perkembangan zaman, ruang-ruang kota lebih banyak difungsikan sebagai area komersial maupun permukiman yang dinilai lebih menguntungkan dari segi ekonomi. Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia yang sebagian besar lahan terbangun difungsikan sebagai area komersial. Akibat dari terbatasnya ruang tersebut, tak jarang anak-anak menempati ruang-ruang sisa maupun ruang yang berbahaya untuk bermain seperti jalan raya. Hal tersebut bertolak belakang dengan apa yang telah tercantum di undang-undang, di mana ruang bermain merupakan kebutuhan dan hak bagi setiap anak sehingga anak dapat bermain dengan aman dan nyaman. Sebagai salah satu upaya untuk mendukung Kota Ramah Anak, objek ruang bermain anak dihadirkan untuk mewadahi ruang bermain, edukasi, serta sosialisasi. Pelaku utama adalah anak usia sekolah dasar yang memiliki karakteristik senang bermain, senang bergerak, dan menyukai bekerja dalam kelompok. Lokasi rancangan berada di komplek ruko sebagai bentuk aktivitas komersial di perkotaan. Gagasan dari rancangan yakni menggabungkan antara fungsi komersial yang memiliki sifat dan konfigurasi spasial yang berbeda dengan sifat dan konfigurasi spasial dari ruang bermain anak dengan menggunakan metode transprogramming.
Perancangan Panglong Community Centre berbasis Arsitektur Neo-Vernakular Diana Rohmatul Fitria; Wahyu Setyawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i4.97603

Abstract

Pariwisata merupakan sektor penunjang perekonomian Indonesia yang memberikan dampak ekonomi dan sosial kepada berbagai sektor lainnya. Pariwisata memiliki hubungan terhadap arsitektur seperti desa wisata di Kampung Panglong. Perencanaan desa wisata berhubungan langsung dengan konteks wisata budaya. Tujuan perancangan untuk pengembangan wisata budaya yang menyajikan kegiatan pariwisata mengenai sejarah dan kebudayaan suatu daerah setempat. Hal ini agar dapat menyajikan sebuah komunitas terdiri dari para penduduk suatu wilayah tertentu dimana secara langsung mengelola pemberdayaan kegiatan masyarakat untuk upaya peningkatan kesiapan pada potensi pariwisata di Kampung Panglong. Potensi serangkaian teknologi yang digunakan pada rancangan sebagai asset perkembangan sektor pariwisata lokal dengan daya dukung dari kebudayaan Melayu yang melekat pada masyarakat seperti pada kampung nelayan yang dikembangkan menjadi desa wisata adalah kampung Panglong di Pulau Bintan.
Uji Efektivitas Bioinsektisida Formulasi Granula dari Ekstrak Daun Hibiscus tiliaceus terhadap Larva Spodoptera litura F. pada Tanaman Brassica chinensis Cindy Widya Aulia; Kristanti Indah Purwani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i5.88921

Abstract

Tanaman Waru (Hibiscus tiliaceus) merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki kandungan senyawa aktif saponin, alkaloid, dan flavonoid yang dapat dimanfaatkan sebagai bioinsektisida. Biopestisida merupakan pestisida yang berasal dari makhluk hidup yang memiliki senyawa organik dan memiliki kemampuan untuk menghambat dan atau membunuh hama tanaman. Tanaman pakcoy merupakan salah satu tanaman yang mudah terserang oleh hama, sehingga di Indonesia mengalami penurunan jumlah produksi. Ulat grayak (Spodoptera litura F.) merupakan hama utama yang menyerang tanaman sayuran, termasuk tanaman pakcoy. Uji penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi bioinsektisida dari bahan aktif daun waru (H. tiliaceus) dengan formulasi granula dalam mencegah serangan ulat grayak (S. litura) pada tanaman pakcoy (Brassica chinensis). Metode yang digunakan dalam uji penelitian ini yaitu metode ekstraksi dengan teknik maserasi dan pembuatan bioinsektisida formulasi granula dengan pencampuran beberapa formulasi bahan tambahan. Parameter yang diamati antara lain karakteristik granula, waktu efektivitas biopestisida terhadap mortalitas larva, serta morfologi larva sebelum dan sesudah perlakuan biopestisida. Hasil dari uji penelitian ini menunjukkan bahwa biopestisida dengan formulasi granula dari ekstrak daun waru efektif membunuh larva S. litura dengan durasi kematian yang berbeda, dimana perlakuan K2 merupakan hasil paling efektif dengan waktu kematian larva 3 jam setelah perlakuan dan pada P1, P2, dan P3 larva ulat grayak mengalami kematian setelah 48 jam.
Uji Bioinsektisida Formulasi Granula dari Ekstrak Daun Keben (Barringtonia asiatica) terhadap Mortalitas Larva spodoptera litura F. dan Kerusakan Daun Pakcoy Annisa Nur Fitriani; Kristanti Indah Purwani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i5.90809

Abstract

Bioinsektisida merupakan suatu zat organik yang berasal dari makhluk hidup dan berfungsi dalam pengendalian serangan hama pada tanaman. Ulat grayak (Spodoptera litura F.) termasuk hama yang banyak menyerang tanaman sayuran, salah satunya tanaman pakcoy (Brassica chinensis). Daun Keben mengandung senyawa aktif flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin yang bersifat toksik terhadap insektisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bioinsektisida dengan formulasi granula dari ekstrak daun keben (Barringtonia asiatica) terhadap mortalitas larva S. litura F. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ekstraksi dengan teknik maserasi dan pembuatan bioinsektisida formulasi granula dengan pencampuran beberapa bahan kimia. Parameter yang diamati antara lain karakteristik granula, waktu mortalitas larva per 24 jam, serta morfologi larva sebelum dan sesudah perlakuan uji bioinsektisida. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bioinsektisida dengan formulasi granul dari ekstrak daun keben efektif membunuh larva S. litura dengan lama waktu yang berbeda, dimana perlakuan K2 merupakan hasil paling efektif dengan waktu kematian larva 3 jam setelah perlakuan. Perlakuan formulasi bioinsektisida granula P1, P2, dan P3 dapat menyebabkan kematian larva setelah 48 jam. Bioinsektisida juga mengakibatkan terjadinya perubahan morfologi pada larva sebelum dan setelah perlakuan.
Konversi Limbah Baglog Sebagai Kompos pada Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Triana Qomaria Zahrotunnisa; Maya Shovitri; Nengah Dwianita Kuswytasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i5.103135

Abstract

Meningkatnya budidaya jamur tiram menyebabkan limbah yang dihasilkan juga meningkat. Limbah baglog terdiri dari serbuk gergaji, kapur, dan dedak, sehingga limbah baglog berpotensi sebagai media tumbuh tanaman. Namun perlu dilakukan fermentasi dengan mikroorganisme untuk menurunkan rasio C/N. Selain itu, unsur N, P, dan K juga perlu ditingkatkan dengan menambahkan limbah lumpur pabrik bioethanol, limbah cair pabrik penyedap masakan, dan kotoran ayam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompos limbah baglog dan media tanam terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau (B. juncea L.) dan nilai N,P,K dalam media tanam baglog. Langkah yang digunakan dalam penelitian ini adalah pembuatan MOL dari tempe dengan sumber karbohidrat gula merah, pengomposan baglog, pematangan dalam media tanam, penanaman, pemeliharaan dan panen tanaman sawi (B. juncea), dan analisis NPK. Kemudian, penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor perlakuan. Analisis data yang digunakan adalah Analisis of Varians (Anova) satu arah. Hasil dari penelitian ini adalah kombinasi media tanam baglog yang memberikan hasil pertumbuhan terbaik adalah M3 yaitu baglog yang difermentasi dengan MOL tempe, gula merah, limbah lumpur dan kotoran ayam dengan rasio 2:1. Nilai tinggi tanaman pada M3 setelah 30 HST adalah 19,33 cm. Kandungan NPK kompos baglog M3 adalah N 0,86%; P 0,06%; dan K 0,34%. Menurut SNI 19-7030-2004, kandungan N, P, K dalam pupuk kompos yaitu 0,4% N; 0,1% P; dan K 0,2 %.
Konversi Limbah Baglog Menjadi Media Tanam dengan Menggunakan Mikroorganisme Lokal (MOL) Nanda Ria Wanti; Maya Shovitri; Nengah Dwianita Kuswytasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i5.104699

Abstract

Limbah baglog merupakan limbah media budidaya jamur tiram yang terbuat dari serbuk kayu, bekatul, kapur, dan gips yang dikemas seperti kayu gelondongan. Limbah baglog dapat digunakan sebagai pupuk organik setelah dikompostingkan dengan mikroorganisme lokal (MOL). Pada penelitian ini, komposting baglog ditambahkan dengan limbah lumpur dan limbah cair. MOL yang digunakan, berasal dari limbah nabati, kotoran ayam, dan kotoran kambing. Limbah lumpur dihasilkan dari industri bioetanol, sedangkan limbah cair dihasilkan dari industri penyedap masakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio perbandingan media tanam yang terbaik berdasarkan parameter pertumbuhan sawi (Brassica juncea L.), serta mengetahui pengaruh MOL terhadap kualitas kompos baglog berdasarkan nilai NPK. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 kali ulangan dan dianalisa menggunakan one-way ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan yang terbaik adalah Ns 2:1 (2 bagian tanah kohe (tanah dan kotoran kambing) dan 1 bagian kompos baglog yang dikomposting dengan MOL nabati dan limbah lumpur) dengan rata-rata pertumbuhan tinggi tanaman mencapai 23,24 cm. Kandungan NPK dari perlakuan Ns (kompos baglog yang dikomposting dengan MOL nabati dan limbah lumpur) adalah sebesar 0,70% N, 0,11% P, dan 0,04% K, sedangkan menurut SNI 19-7030-2004, standar minimal kualitas kompos harus mengandung setidaknya 0,4% N, 0,1% P, dan 0,2% K. Kandungan N dan P telah sesuai standar SNI, sedangkan K tidak sesuai.
Bioakumulasi Mikroplastik Pada Daging Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Keramba Jaring Apung Ranu Grati, Pasuruan, Jawa Timur Ericsson Ama Tanaka Utomo; Farid Kamal Muzaki
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i5.106895

Abstract

Mikroplastik (MPs) merupakan polimer sintetis berukuran kurang dari 5 mm. Peningkatan limbah plastik di perairan dan kecilnya ukuran MPs menyebabkan potensi untuk masuk dan terakumulasinya MPs tersebut dalam tubuh ikan. Bioakumulasi MPs dapat menimbulkan dampak fisiologis negatif terhadap ikan dan juga konsumennya, termasuk manusia. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui bioakumulasi MPs pada daging ikan Nila (Oreochromis niloticus) periode 1 (umur 2 bulan) dan periode 2 (umur 4 bulan) setelah tebar di Keramba Jaring Apung (KJA) di Ranu Grati, Pasuruan; juga membandingkannya dengan konsentrasi MPs di air dalam KJA. Parameter pengamatan adalah jumlah dan karakter fisik (bentuk, ukuran dan warna) MPs. Perbandingan konsentrasi MPs pada ikan nila periode 1 dan periode 2 akan dianalisis dengan uji Mann Whitney U pada selang kepercayaan 95%. Sampel air KJA pada periode 1 dan periode 2 menunjukkan kelimpahan MPs sebanyak 12 partikel/100 liter dan 21 partikel/100 liter dengan panjang rata-rata panjang 958,57 µm dan 922,09 µm secara berturut-turut, sebagian besar dalam rentang ukuran 100-1000 µm. Sampel air KJA pada kedua periode menunjukkan dominasi bentuk MPs fiber dan warna MPs biru. Sampel daging ikan nila pada periode 1 dan periode 2 menunjukkan kelimpahan MPs 510 partikel dan 330 partikel dengan panjang rata-rata 1404,5 + 1481,7 µm dan 1028,9 + 1009,4 µm secara berturut-turut, sebagian besar dalam rentang ukuran 1000-5000 µm. Jumlah MPs per satuan massa pada grup periode 1 adalah 2,1 partikel/g; jumlah MPs per satuan massa pada grup periode 2 adalah 0,3 partikel/g. Sampel daging pada kedua periode menunjukkan dominasi bentuk MPs fiber dan warna MPs biru.
Perancangan dan Evaluasi Konten Media Sosial bagi UMKM Sambal Ning Niniek dengan Pendekatan Design Thinking Dhianya Baiq Azzahra Poespito; Gogor Arif Handiwibowo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i5.88728

Abstract

Adanya kemajuan teknologi dan perkembangan teknologi berdampak pada seluruh sektor yang dapat mempermudah aktivitas yang dilakukan oleh manusia. Adanya perkembangan teknologi yang semakin pesat mempengaruhi era pemasaran saat ini. Pada tahun 2019 jumlah Usaha Mikro dan Kecil (UMK) pada bidang FnB pada tahun 2019 (Food and Beverage) di Jawa Timur mencapai 746.732 unit usaha dan jumlah pengguna media sosial di Indonesia per Januari 2022 sebanyak 191 juta jiwa. Adanya fakta tersebut membuat peneliti melakukan penelitian terhadap UMKM Sambal Ning Niniek dikarenakan engagement rate dari sosial media UMKM Sambal Ning Niniek tergolong rendah, selain itu UMKM Sambal Ning Niniek sempat mengalami penurunan penjualan dikala pandemi. Adanya fenomena tersebut, mendorong peneliti untuk melakukan perancangan dan evaluasi terhadap konten media sosial dari UMKM Sambal Ning Niniek dengan menggunakan metode design thinking. Metode design thinking dipilih karena dapat mempertimbangkan aspek dari potential users dan juga pemilik usaha untuk menghasilkan konten media sosial yang terbaik. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa engagement dari platform media sosial yang dimiliki oleh UMKM Sambal Ning Niniek masih tergolong rendah sehinga dibuatlah perancangan 6 konten media sosial yang berbentuk video untuk platfrom media sosial Instagram, Facebook dan Tiktok yang diharapkan dapat meningkatkan nilai usaha dari UMKM Sambal Ning Niniek.
Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran 7P di Era New Normal terhadap Keputusan Pembelian Pada Coffee Shop di Malang (Studi Kasus: Kopi Ortu) Alif Mahmudi; Bustanul Arifin Noer
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i5.88946

Abstract

Pada tahun 2019 kota Malang menjadi kota kluster pengembangan kopi di Indonesia. Ditahun yang sama pendapatan pajak kedua terbesar kota Malang berasal dari tumbuhnya coffee shop. Pada tahun 2020 pandemi covid-19 memberikan dampak yang sangat buruk bagi pelaku bisnis karena turunya keputusan pembelian masyarakat terhadap kopi pada masa tersebut. Kopi Ortu merupakan salah satu coffee shop yang ada di kota Malang yang menjual bergbagai macam varian minuman kopi dan non coffee dan beberapa makanan dan terletak ditengah kota. Pandemi ini memberikan dampak buruk sehingga perlu strategi khusus agar bisa bersaing dan bertahan. Strategi yang dapat diterapkan adalah strategi bauran pemasaran 7P (product, price, promotion, place, phyisical evidence, people, process). Penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Jumlah responden pada penelitian ini 113 orang berasal dari konsumen kopi ortu. Hipotesis yang diterima meliputi price, karena price yang murah menarik minat konsumen dalam melakukan keputusan pembelian. Hipotesis yang diterima selanjutnya adalah promotion, karena semakin unik promosi dan diskon yang diberikan semakin tinggi konsumen untuk membeli product tersebut. Hipotesis yang diterima selanjutnya adalah place, letak yang strategis dan mudah dijangkau serta sarana tempat parkir yang luas menjadi pertimbangan konsumen. Hipotesis yang diterima selanjutnya adalah physical evidence, semakin tinggi dan menarik (fasilitas eksterior, fasilita interior, dan fasilitas lainnya) akan semakin tinggi juga pengaruhnya kepada konsumen dalam pengambilan keputusan. Hipotesis yang diterima selanjutnya adalah people, semakin baik people dalam melayani dan penguasaan terhadap barang yang ditawarkan pada konsumen akan memberikan preferensi yang baik kepada konsumen atas kualitas jasa dan produk yang pernah dibeli.
Analisis Daya Saing Produk Emas Indonesia di Pasar Global Ema Adina Florentina; Janti Gunawan; Nabila Silmina Hakim
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i5.89183

Abstract

Indonesia adalah salah satu produsen produk emas di dunia. Hal ini membuktikan bahwa emas adalah salah satu produk ekspor andalan Indonesia. Pertumbuhan ekspor emas Indonesia dari tahun 2011–2020 menunjukkan trend positif selama sepuluh tahun terakhir dan pada tahun 2020 emas merupakan produk ke dua sebagai penyumbang terbesar total nilai ekspor di Indonesia. Namun hingga saat ini, belum banyak diketahui bagaimana daya saing produk emas Indonesia di pasar global, posisi negara Indonesia sebagai eksportir dan faktor – faktor apa saja yang memengaruhi daya saing tersebut. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya saing, posisi ekspor emas Indonesia serta menganalisis faktor – faktor yang memengaruhi ekspor tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Product Dynamic (EPD), dan Gravity Model dengan regresi data panel untuk memperoleh hasil faktor – faktor apa saja yang memengaruhi ekspor emas Indonesia di negara tujuan. Berdasarkan hasil analisis RCA diperoleh hasil bahwa produk emas Indonesia di negara Singapura, Hong Kong, dan Australia memiliki daya saing komparatif karena nilai hasil RCA melebihi nilai satu. Hal ini berbanding terbalik di negara Jepang di mana emas Indonesia tidak memiliki daya saing komparatif di negara tersebut. Selanjutnya dilakukan analisis EPD dengan hasil yang menyatakan bahwa posisi emas Indonesia di negara Singapura dan Hong Kong berada pada posisi falling star dan untuk negara Australia dan Jepang berada pada pasar retreat. Sementara, faktor yang memengaruhi permintaan emas Indonesia di negara tujuan tersebut adalah GDP per kapita negara tujuan ekspor.