cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Pendekatan Regresi Semiparametrik Spline Untuk Memodelkan Rata-Rata Umur Kawin Pertama (UKP) di Provinsi Jawa Timur Dhira Audhia Pratiwi; I Nyoman Budiantara; Wahyu Wibowo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (978.641 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22501

Abstract

Penyebab utama pertambahan penduduk yang besar setiap tahunnya adalah kelahiran. Kelahiran erat kaitannya dengan umur kawin pertama. Umur kawin pertama (UKP) adalah umur pada saat wanita menikah pertama kali. Jawa Timur memiliki rata-rata UKP wanita sebesar 22 tahun, dan merupakan terendah kedua di Pulau Jawa setelah Banten. Sebanyak lebih dari 50 persen wanita di Jawa Timur kawin di usia kurang dari 20 tahun pada tahun 2012. Terdapat 5 faktor yang diduga mempengaruhi UKP, yaitu persentase penduduk yang tinggal di pedesaan, rata-rata lama sekolah wanita, persentase penduduk usia 15 tahun ke atas yang bekerja, persentase penduduk miskin, dan gini ratio. Pemodelan UKP menggunakan regesi semiparametrik spline linier karena hubungan antara rata-rata UKP wanita Provinsi Jawa Timur dengan sebagian faktor yang diduga mempengaruhinya tidak membentuk pola tertentu dan sebagian lagi membentuk pola tertentu. Berdasarkan hasil analisis, terdapat 4 faktor yang berpengaruh signifikan terhadap rata-rata UKP, yaitu rata-rata lama sekolah wanita, persentase penduduk wanita yng tinggal di desa, persentase penduduk wanita usia 15 tahun keatas yang bekerja, dan gini ratio. Model regresi semiparametrik spline menghasilkan koefisien determinasi sebesar 90,77%.
Penentuan Panjang Optimal Data Deret Waktu Bebas Outlier dengan Menggunakan Metode Window Time Rya Sofi Aulia; Raden Mohamad Atok
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.425 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22520

Abstract

Data outlier sering kali mempengaruhi model data secara umum sehingga pengaruh dari data outlier tersebut harus dikurangi atau dihilangkan. Namun, di sisi lain outlier merupakan data yang sangat informatif apabila penyebab adanya outlier tersebut diketahui sehingga beberapa penelitian merekomendasikan untuk tidak menghilangkan outlier namun mengganti model awal dengan model baru yang disisipkan dengan model outlier. Kemunculan outlier dapat menyebabkan bias yang cukup serius dalam estimasi parameter. Atas dasar penelitian-penelitian yang dilakukan sebelumnya maka pada penelitian ini dilakukan metode baru untuk mendeteksi outlier. Tujuan dari metode ini adalah untuk mendapatkan panjang data optimum yang bisa digunakan untuk mendeteksi data outlier. Penelitian ini terfokus pada pendeteksian outlier pada data deret waktu dengan jumlah data yang banyak. Dari hasil simulasi data dan implementasi yang dilakukan pada data riil didapatkan hasil bahwa window time 500 dan 1000 memberikan nilai akurasi deteksi outlier lebih baik dibandingkan dengan window time 100. Selain itu, metode deteksi menggunakan window time memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan metode deteksi outlier biasa.
Pemodelan Regresi Poisson Inverse Gaussian Studi Kasus: Jumlah Kasus Baru HIV di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 Andriana Yoshinta Herindrawati; I Nyoman Latra; Purhadi Purhadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.29 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22976

Abstract

Jumlah kasus baru HIV adalah salah satu contoh data count (data cacahan). Pemodelan data count dapat menggunakan regresi poisson. Terdapat asumsi yang harus dipenuhi jika menggunakan regresi poisson yaitu mean dan varians harus sama, sedangkan pada kasus data cacahan asumsi ini sering tidak terpenuhi. Hal ini terjadi karena adanya overdispersi, yaitu varians lebih besar dari mean. Oleh karena itu dalam memodelkan data cacahan tersebut tidak cukup dengan regresi poisson sederhana. Regresi poisson inverse gaussian (PIG) merupakan salah satu bentuk regresi dari mixed poisson yang dirancang untuk data cacahan dengan kasus overdispersi dan telah digunakan pada beberapa penelitian yang menggunakan data cacahan. Penaksiran parameter dilakukan dengan metode MLE dan pengujian hipotesis dengan menggunakan metode MLTR. Jumlah kasus baru HIV merupakan salah satu data cacahan yang berpotensi terjadi overdispersi. Oleh karena itu, dalam memodelkan jumlah kasus baru HIV di Provinsi Jawa Tengah tahun 2015 dapat digunakan pemodelan dengan regresi PIG. Berdasarkan model tersebut, variabel prediktor yang memberikan pengaruh signifikan terhadap jumlah kasus baru HIV di Provinsi Jawa Timur adalah persentase PUS yang menggunakan kondom, rasio fasilitas kesehatan, persentase daerah perkotaan, dan persentase penduduk usia 25-34 tahun.
Analisis Faktor yang Berpengaruh Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Jawa Timur Menggunakan Regresi Data Panel Wahyu Indri Astuti; Vita Ratnasari; Wahyu Wibowo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.33 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22977

Abstract

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) adalah salah satu indikator di bidang ketenagakerjaan untuk melihat dinamika perubahan pengangguran dalam suatu daerah. Periode waktu 11 tahun dari 2005 hingga 2015 TPT Provinsi Jawa Timur cenderung mengalami penurunan, namun tahun 2015 mengalami kenaikan hingga 4,47 persen dibanding tahun sebelumnya hanya sekitar 4,19 persen. Kenaikan TPT yang cukup signifikan diduga adanya pengaruh AEC (ASEAN Economic Comunity) diawal tahun 2015. Pemodelan Tingkat Pengangguran Terbuka Jawa Timur menggunakan regresi data panel merupakan metode dengan melibatkan data cross section dan time series, sehingga mampu menang-kap karakteristik masing-masing kabupaten/kota pada periode waktu tertentu. Pada penelitian ini menghasilkan model estimasi terbaik untuk menganalisis TPT Jawa Timur adalah Fixed Effect Model (FEM) cross section weighted dengan R2 sebesar 79,54 persen. Berdasarkan analisis tersebut didapatkan variabel yang berpengaruh signifikan terhadap TPT Jawa Timur adalah TPAK, laju pertumbuhan penduduk, rasio ketergantungan, usia diatas 15 tahun tamat SMA/SLTA dan UMK.
Peramalan Volume Pemakaian Air Di PDAM Kota Surabaya dengan Menggunakan Metode Time Series Moh Ali Asfihani; Irhamah Irhamah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.065 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22978

Abstract

Ketersediaan air bersih di dunia ini sangat terbatas, sedangkan jumlah manusia setiap waktu semakin bertambah. Banyak permasalahan yang sampai saat ini belum dapat diatasi salah satunya adalah penyediaan air bersih. Pada penelitian ini bertujuan untuk memodelkan volume pemakaian air di PDAM Kota Surabaya pada kelompok rumah tangga atau perumahan kelas menengah kebawah, kelas menengah dan kelas menengah keatas. Sehingga manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah mendapatkan hasil ramalan yang tepat untuk volume pemakaian air di PDAM Kota Surabaya pada kategori tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Time Series yaitu menggunakan metode ARIMA dan fungsi transfer. Variabel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jumlah pelanggan sebagai deret input dan volume pemakaian air sebagai deret output. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah karakteristik jumlah pelanggan memiliki rata-rata pertumbuhan pelanggan yang berfluktuasi sedangkan secara keseluruhan cenderung meninggkat, sedangkan jumlah volume pemakaian air juga mengalami fluktuasi atau perubahan naik maupun turun. Dari hasil perbandingan metode untuk rumah tangga kelas menengah kebawah metode ARIMA adalah yang terbaik, sedangkan untuk rumah tangga kelas menengah adalah metode fungsi transfer yang terbaik dan untuk rumah tangga kelas menengah keatas metode yang terbaik adalah ARIMA.
Model Dasar Pengembangan Business Model Canvas ke Balanced Scorecard (Studi Kasus: PT. Boma Bisma Indra) Lintang Kusuma Dewi; Arman Hakim Nasution; Bustanul Arifin Noer
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.514 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.24371

Abstract

Suatu perusahaan perlu memiliki pengukuran kinerja, hal tersebut dilakukan untuk mengetahui seberapa besar usaha yang telah dilakukan oleh perusahaan dalam mencapai tujuannya. Adapun Business Model Canvas (BMC) dapat digunakan sebagai alat untuk mengetahui arsitektur bisnis pada suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (BMC) eksisiting yang kemudian dikembangkan menjadi Balanced Scorecard (BSC) sebagai model pengukuran kinerjanya sehingga dapat dijadikan sebagai arahan strategi perusahaan. Penelitian ini menggunakan data dari PT. BBI dengan pendekatan eksploratif melalui metode interview kepada para manajer dan Board of Director PT. BBI. Hasil yang diperoleh berupa 13 strategi obyektif (SO) yaitu menurunkan beban usaha, meningkatkan kepuasan pelanggan, meningkatkan loyalitas pelanggan, meningkatkan produksi untuk setiap sektor produk, meningkatkan efektifitas pemasaran, memperluas pangsa pasar, meningkatkan jumlah partner strategis, meningkatkan on time delivery produk, melaksanakan reward dan punishment, meningkatkan produktifitas SDM, dan meningkatkan investasi untuk sistem kelola perusahaan.
Identifikasi Opinion Leader di Kalangan Mahasiswa untuk Produk Laptop Arina Eka Pratiwi; Muhammad Saiful Hakim; Yani Rahmawati
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.791 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.24372

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dewasa ini semakin meningkat, hal ini ditandai oleh bertambahnya permintaan konsumen terhadap laptop. Pada umumnya, konsumen (terutama mahasiswa) melibatkan orang lain (Opinion Leader) dalam pembelian produk laptop. Maka dari itu perlu adanya identifikasi lebih lanjut mengenai Opinion Leader di kalangan mahasiswa untuk produk laptop. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi mahasiswa mempercayai Opinion Leader. Dalam penelitian ini menggunakan desain riset eksploratori dengan metode kualitatif. Strategi penelitian ini menggunakan strategi survei dengan cara wawancara kepada responden yang sudah memenuhi kategori. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dalam pembelian laptop mahasiswa melibatkan Opinion Leader. Faktor yang paling mempengaruhi mahasiswa mempercayai Opinion Leader adalah memahami masalah teknologi dan teman dari satu bidang.
Pengendalian dan Peningkatan Kualitas Produk Deo Go! Potato Menggunakan Metode Six Sigma di PT. Siantar Top, Tbk Luluk Mukarromah; Haryono Haryono; Diaz Fitra Aksioma
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.949 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.24775

Abstract

Salah satu produk unggulan PT. Siantar Top, Tbk pada kategori biskuit adalah Deo Go! Potato. Terdapat empat karakteristik kualitas yang sangat penting untuk dikendalikan supaya hasil produksi biskuit sesuai standar yang ditetapkan di Work Order (WO) perusahaan yaitu berat, diameter horizontal, diameter vertikal, dan ketebalan. Ukuran standar per 5 pcs biskuit untuk berat antara 9,5-10,5 gram, diameter antara 54-56 mm, dan tebal antara 5,5-6,5 mm. Perusahaan mempunyai target hasil proses produksi yang defect sebesar 1% per bulan. Pada proses produksi selama bulan Februari sampai Maret 2017 menghasilkan defect sebesar 5,45%, sehingga terdapat gap sebesar 3,45%. Pendekatan Six Sigma dapat digunakan untuk mengurangi persentase cacat dalam produksi. Penerapan Six Sigma diawali dari fase define, yaitu membuat goal statement, diagram SIPOC, dan histogram. Histogram menunjukkan bahwa proses produksi menghasilkan produk yang tidak sesuai spesifikasi. Pada fase measure melakukan pengukuran dan menghitung jumlah cacat (defect) untuk mengetahui nilai DPMO dan tingkat sigma. Nilai tingkat sigma proses produksi saat ini sebesar 3,71 sigma. Selain itu, hasil Gauge R&R tipe 1 menunjukkan bahwa alat ukur yang digunakan sudah baik. Sementara itu, pada fase analyze menunjukkan bahwa rata-rata proses tidak terkendali secara statistik. Jenis defect terbanyak yaitu tebal dan diameter horizontal tidak standar. Dari tabel FMEA diketahui penyebab potensial karena setting temperatur oven tidak tepat dan varian pemberian air saat proses mixing adonan, sehingga diberikan beberapa rekomendasi pada pihak perusahaan untuk perbaikan proses produksi.
Penentuan Kebijakan Waktu Optimum Perbaikan Komponen Mesin Finish Mill di PT. Semen Indonesia, Tbk Plant Tuban Ayub Samuel Yosepha; Muhammad Mashuri; Diaz Fitra Aksioma
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.479 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.24776

Abstract

Sebagai penunjang proses produksi, mesin merupakan komponen utama. Mesin yang baik adalah mesin yang mampu menghasilkan output produksi dengan input yang minimal, namun juga memiliki sistem yang berjalan baik. PT. Semen Indonesia, Tbk Plant Tuban sebagai salah satu perusahaan in-dustri penghasil semen berusaha memenuhi kebutuhan semen nasional. Dalam mencapai kebutuhan nasional, diperlukan sistem mesin yang memiliki kehandalan tinggi. Preventive maintenance dipilih sebagai salah satu aspek untuk meminimalisir kerusakan mesin yang dilakukan secara periodik. Tak jarang pula corrective maintenance dilakukan apabila ternyata masih terjadi kerusakan di sistem mesin. Dikarenakan corrective maintenance, biaya yang ditimbulkan semakin tinggi. Salah satu mesin yang memiliki kerusakan paling sering di perusahaan adalah mesin finish mill. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka diperlukan metode untuk menyelesaikan permasalahan di perusahaan. Salah satu metode yang digunakan adalah analisisi reliabilitas. Analisis reliabilitas merupakan metode yang digunakan untuk untuk menghitung peluang suatu mesin bekerja dengan baik pada waktu dan kondisi tertentu. Komponen yang digunakan adalah fungsi reliabilitas, laju kerusakan dan MTTF serta estimasi waktu preventive berdasarkan biaya minimum. Berdasarkan perhitungan estimasi biaya dan waktu minimum, didapatkan waktu preventive yang disarankan untuk mesin finish mill 5 pada waktu 2250 jam dengan biaya paling minimum adalah Rp. 4.765.954.57. Sedangkan mesin finish mill 6, estimasi waktu preventive yang disarankan pada waktu 2500 jam dengan biaya paling minimum sebesar Rp. 4.074.874,83.
Pemodelan Kekambuhan Pasien Kanker Serviks di RSUD dr. Soetomo Surabaya Menggunakan Regresi Cox Extended Tannassia Winda Adharina; Santi Wulan Purnami
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.055 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.24790

Abstract

Kanker leher rahim atau lebih sering disebut kanker serviks merupakan kanker yang tumbuh di dalam leher rahim/serviks yang terdapat didalam organ bagian reproduksi pada tubuh wanita. Penyakit ini menyebabkan kematian dan lebih dari 85% terjadi di Negara berkembangdi seluruh dunia. Analisis survival merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk menganalisis data berdasarkan waktu. Pada penelitian ini membahas mengenai kekambuhan pasien kanker serviks di RSUD dr.Soetomo Surabaya menggunakan pemodelan regresi Cox Extended. Berdasarkan hasil analisis, probabilitas pasien kanker serviks di RSUD dr. Soetomo selama dua tahun penelitian yang tidak mengalami kambuh pertama kali  dibawah  50%. Pasien kanker serviks cenderung mengalami penurunan kondisi setelah dua bulan pertama. Variabel yang tidak memenuhi asumsi proportional hazard adalah status operasi. Variabel yang signifikan mempengaruhi kekambuhan pasien kanker serviks di RSUD dr. Soetomo adalah status operasi. Model terbaik berdasarkan kriteria AIC terkecil adalah pemodelan regresi cox extended menggunakan fungsi waktu. Laju kekambuhan pasien kanker serviks yang melakukan tindakan operasi memiliki laju kekambuhan yang berbeda-beda karena bergantung waktu

Page 44 of 228 | Total Record : 2279