cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Analisis Deskriptif dan Tabulasi Silang pada Konsumen Taxi Ride Sharing: Studi Kasus Perusahaan Taxi Ride Sharing Gaby Olivia Djaswadi; Berto Mulia Wibawa; Aang Kunaifi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.857 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.25500

Abstract

Perkembangan layanan transportasi umum di Indonesia saat ini semakin beragam dan sangat memanfaatkan kecanggihan teknologi. Salah satu transportasi umum yang memiliki banyak pengguna adalah taxi ride sharing. Permasalahan yang menjadi penghambat eksistensi perusahaan adalah niat beli, dapat dikarenakan adanya daya tawar konsumen yang tinggi sehingga membuat konsumen mudah beralih dari satu merek ke merek lain apabila perusahaan tidak mampu menyesuaikan keinginan atau harapan dari konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dari konsumen taxi ride sharing. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan analisis tabulasi silang terhadap 171 responden di Kota Surabaya yang pernah menggunakan taxi ride sharing dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah mayoritas konsumen yang didominasi oleh perempuan cenderung memiliki pengeluaran kurang dari Rp 100.000 untuk menggunakan taxi ride sharing setiap bulannya dan mayoritas responden memilih taxi ride sharing karena faktor promosi/diskon. Perusahaan taxi ride sharing perlu memperhatikan strategi yang efektif dan efisien agar konsumen tertarik menggunakan taxi ride sharing dan inovasi dalam hal promosi/diskon sehingga timbul niat beli konsumen.
Investigasi Keinginan Konsumen Wanita Membeli Produk Green Skincare dengan Model Pro-Environmental Planned Behavior Ghea Cinantya Puspita; Noer B A; Persada S F
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.656 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.25502

Abstract

Masyarakat global saat ini semakin menyadari bahaya dari kerusakan lingkungan, hal itu mempengruhi perilaku konsumen dalam meggunakan produk ramah lingkungan khususnya pada produk kecantikan. The Body Shop dan Sariayu Martha Tilaar merupakan perusahaan kecantikan yang telah menerapkan green concept di Indonesia. Produk skincare dipilih sebagai objek amatan karena banyak masyarakat di Indonesia yang menggunakannya dibanding dengan varian produk kecantikan lainnya, namun penelitian mengenai minat beli green skincare yang dilatarbelakangi faktor peduli lingkungan masih jarang diteliti. Melalui penyebaran kuesioner offline dan online kepada 250 konsumen wanita di Surabaya, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor model Pro-Environmental Planned Behavior (PEPB) yang mempengaruhi minat konsumen membeli produk green skincare. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode convenience sampling. Analisis data yang digunakan adalah structural equation modeling dan analisis STP. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor perceived authority support dan percieved environmental concern berpengaruh positif pada attitude, subjective norms dan perceived behavioral control; kemudian ketiganya dapat berpengaruh positif terhadap behavioral intention dalam membeli produk green skincare.
Analisis Deskriptif dan Tabulasi Silang pada Konsumen Produk Kosmetik Kategori Merek Mewah : Studi Kasus 6 Universitas di Kota Surabaya Azalia Putri Cahyaning Rahmani; Berto Mulia Wibawa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.871 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.25662

Abstract

Peningkatan penggunaan media sosial,khususnya pada YouTube menimbulkan adanya tren baruyaitu vlog. Tren vlog memunculkan beauty vlogger yangkhusus mengulas dan memberikan tutorial mengenaiproduk kosmetik. Penggunaan produk kosmetik bermerekmewah pun kerap dijumpai pada berbagai video yangdiunggah oleh beauty vlogger. Oleh karena itu, beautyvlogger dapat meningkatkan persepsi merek mewah danminat beli konsumen melalui video beauty vlogger denganmenggunakan teori Parasocial Interaction (PSI). Penelitianini bertujuan untuk mengetahui karakteristik darikonsumen yang menggunakan produk kosmetik kategorimerek mewah dan konsumen yang sering menonton vlogdari beauty vlogger. Penelitian ini menggunakan metodeanalisis deskriptif dan analisis tabulasi silang terhadap 240responden dari 6 Universitas di Kota Surabaya yangpernah menonton vlog pada 3 bulan terakhir. Hasil yangdidapat dari penelitian ini adalah konsumen yang berupamahasiswi cenderung memiliki pengeluaran untukberbelanja kosmetik per bulan dibawah Rp. 500.000, danmayoritas memilih lipstick sebagai produk kosmetikfavorit serta meononton vlog dengan intensitas 2-4 harisekali. Oleh karena itu peritel kosmetik dan produsenkosmetik harus dapat terus berinovasi dalammengembangkan produk dan memasarkan produk melaluibeauty vlogger dengan efisien dan efektif.
Analisis Pengaruh Atribut Kemitraan Terhadap Kolaborasi dan Kinerja Pada Industri Foodservice Di Surabaya Anggita Elfrida Rani; Imam Baihaqi; Geodita Woro Bramanti
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.298 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.25721

Abstract

Industri foodservice di  Indonesia tumbuh semakin pesat dan diprediksi akan mengalami pertumbuhan lebih dari 20 persen pada tahun 2019. Di Surabaya, jumlah restoran untuk segmen menengah ke atas berjumlah sekitar 600 usaha dan segmen menengah ke bawah  mencapai 2000 usaha pada akhir tahun 2016. Namun pada kenyataannya, pertumbuhan jumlah bisnis restoran tersebut tidak sejalan dengan laju kinerja bisnis. Merencanakan pengadaan bahan baku yang mayoritas adalah perishable goods, menjadi tantangan serius bagi bisnis foodservice, hal ini diperparah oleh harga bahan baku yang tergolong sangat fluktuatif. Menghadapi tantangan yang terjadi serta persaingan yang semakin ketat tersebut, mengharuskan setiap bisnis untuk meningkatkan keunggulan kompetitifnya agar tetap mampu bersaing, salah satunya melalui kolaborasi rantai pasok. Kolaborasi mengharuskan perusahaan untuk menjaga pasokan bahan baku di tengah fluktuasi harga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh atribut kemitraan terhadap kolaborasi rantai pasok, khususnya dengan supplier, dan dampak kolaborasi tersebut terhadap kinerja operasional bisnis foodservice di Surabaya. Dengan menggunakan data dari 65 sampel bisnis foodservice di Surabaya, penelitian ini menunjukkan bahwa koordinasi dan kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap kolaborasi rantai pasok. Ketergantungan berpengaruh signifikan namun memiliki nilai koefisien pengaruh yang negatif. Sedangkan variabel komitmen tidak berpengaruh signifikan terhadap kolaborasi. Kolaborasi rantai pasok berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja operasional bisnis.
Analisis Deskriptif Kepuasan Karyawan Lembaga Keuangan Perbankan Jeremy Christsanto; Negoro N P; Rahmawati Y
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.425 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.25771

Abstract

Lembaga Keuangan Perbankan sangat perlu untuk memperhatikan kepuasan nasabahnya, karena kepuasan nasabah mampu meningkatkan kinerja keuangan perusahaan. Maka dari itu, untuk meningkatkan kepuasan nasabah, pelayanan perlu ditingkatkan. Peningkatan pelayanan dilakukan dengan cara meningkatkan kepuasan karyawan frontliner. Peningkatkan kepuasan karyawan frontliner akan membuat karyawan menjadi lebih setia dan ilmu yang dimiliki oleh karyawan untuk melayani semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengurutkan peringkat faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan karyawan frontliner di Surabaya. Data untuk penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrumen kuesioner. Jumlah data terkumpul adalah sebanyak 71 buah. Analisis yang digunakan adalah analisis scatter plot yang terdiri dari mean dan standar deviasi untuk mengurutkan peringkat-peringkat faktor kepuasan karyawan. Hasil yang didapatkan membuktikan bahwa pelatihan dan pengembangan mempunyai peringkat tertinggi yang mempengaruhi kepuasan karyawan frontliner, sementara pemberdayaan dan partisipasi mempunyai peringkat terendah yang mempengaruhi karyawan frontliner.
Membangun Supply Chain Resilience dengan Pendekatan Quality Function Development: Studi Kasus Perusahaan Freight Forwarder Adinda Saraswati; Imam Baihaqi; Dewanti Anggrahini
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.728 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.25939

Abstract

Supply chain resilience diperlukan untuk perusahaan supaya dapat menurunkan dampak dari risiko-risiko yang dapat terjadi pada perusahaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis supply chain resilience pada Perusahaan Freight Forwarder yang merupakan salah satu pemain dalam industri logistik maritim. Penelitian ini mengadopsi pendekatan Quality Function Deployment (QFD) yang mempertimbangkan kebutuhan pelanggan dan risiko maritim. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat tiga prioritas kebutuhan pelanggan yaitu pengiriman yang mudah dan tepat waktu, pelayanan yang cepat dan pengiriman yang aman. Lalu didapatkan tiga prioritas risiko yaitu kerusakan alat komunikasi, kesalahan dalam pelayanan, dan kesalahan dalam penanganan dokumen. Lalu tiga prioritas penyebab risiko yaitu kurangnya keterampilan karyawan, gangguan pada server INSW, dan kurangnya motivasi karyawan. Lalu tiga prioritas yaitu  memberikan pelatihan mengenai cara berkomunikasi yang baik, menggunakan sistem penilaian kinerja karyawan dengan Key Performance Indicators (KPI) setiap bulan, dan memberikan pelatihan mengenai ekspor dan impor kepada karyawan.
Analisis Perbandingan Pegawai Tetap dan Pegawai Outsourcing Ditinjau dari Pemberdayaan, Kepuasan Kerja, dan Komitmen Organisasional Ni Made Bella Sintya Devi; Bustanul Arifin Noer; Yani Rahmawati
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.992 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.26119

Abstract

Dalam meningkatkan kinerja SDM, manajemen dalam perusahaan harus memberikan perhatian yang lebih terhadap para pegawainya. Perusahaan sebaiknya fokus menangani pegawai tetap dan pegawai outsourcing yang ada dalam perusahaan. Karena itu perlu adanya keseimbangan antara pegawai tetap dan pegawai outsourcing yang ada di perusahaan terutama dalam hal pemberdayaan, kepuasan kerja, dan komitmen organisasional pegawai yang terlihat dari aktivitas-aktivitas dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. PT. Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya merupakan salah satu perusahaan di Indonesia yang memberdayakan pegawai tetap dan pegawai outsourcing. Melalui penyebaran kuesioner offline kepada 126 pegawai tetap dan outsourcing, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan pegawai tetap dan pegawai outsourcing ditinjau dari pemberdayaan, kepuasan kerja dan komitmen organisasional pada PT. Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya. Analisis data yang digunakan adalah Confirmatory Factor Analysis dan Uji-t. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pegawai tetap memiliki nilai pemberdayaan, kepuasan kerja dan komitmen organisasional yang lebih tinggi dibandingkan dengan pegawai outsourcing.
Analisis Deskriptif Eksplorasi Karir dan Kesesuaian Persepsi Karyawan Muda Ulfa Maghfiroh; Yani Rahmawati; Bustanul Arifin Noer
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.674 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.26232

Abstract

Mobilitas organisasi yang tinggi serta kurangnya eksplorasi selama tahap awal perkembangan karir dapat mempersulit individu dalam mendapatkan, mempertahankan atau bahkan meningkatkan jenjang karir yang sudah dipilih. Salah satu industri yang didominasi oleh karyawan muda adalah PT. Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Juanda. Akan tetapi, pola pengembangan karir pada perusahaan belum sepenuhnya sesuai dengan persepsi karyawannya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor eksplorasi karir dan kesesuaian persepsi karyawan muda. Desain penelitian adalah kuantitatif dan single-cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode convenience sampling. Statistik deskriptif melalui perbandingan mean dan standard deviation digunakan sebagai teknik analisis data. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebelum memasuki dunia kerja, karyawan muda pada perusahaan melakukan pencarian informasi mengenai peran kerja pada perusahaan. Selain itu, karyawan muda merasa memiliki ketrampilan dan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan sehingga mampu menyelesaikan pekerjaan dengan baik.
Pemodelan Kondisi Jaringan Listrik PT. PLN (Persero) Area Surabaya Selatan dengan Analisis Regresi Logistik Ordinal Denis Olivia Siswandari; Haryono Haryono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.971 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27076

Abstract

PT. PLN Area Surabaya Selatan merupakan salah satu unit yang mempunyai tugas pokok mendistribusikan tenaga listrik ke pelanggan. Dalam sistem tegangan listrik tentu tidak terhindar dari suatu masalah kualitas yang dibuktikan dengan adanya keluhan terhadap gangguan listrik dari masyarakat. PT. PLN (Persero) menetapkan kondisi jaringan yang teribagi menjadi 4, yaitu sempurna, sehat, sakit dan kronis. Kondisi jaringan yang ditetapkan PT. PLN selama ini masih belum tepat karena hanya berdasar pada jumlah gangguan. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengelompokkan jaringan dengan analisis klaster K-Means dan memodelkan masing-masing kelompok jaringan PT. PLN area Surabaya Selatan dengan analisis regresi logistik ordinal, sehingga dapat diketahui variabel yang membedakan antar kelompok. Variabel prediktor dalam penelitian ini adalah kelas aset, jumlah pelanggan TM, jumlah pelanggan TR, panjang JTM, dan beban rata-rata. Data dibagi menjadi dua kelompok, yang kemudian dilakukan analisis regresi logistik ordinal pada masing masing kelompok. Variabel yang menjadi pembeda antara kelompok 1 dan kelompok 2 adalah variabel panjang JTM.
Analisis Deskriptif Pengguna E-Filing Pajak Orang Pribadi di Blitar Ivana Esti Yulianti; Janti Gunawan; Satria Fadil Persada
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.926 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.28426

Abstract

Peningkatan layanan perpajakan di Indonesia telah merambah pada layanan teknologi, misalnya e-filing. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik pengguna e-filing pajak orang pribadi di Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-konklusif dengan menggunakan pengumpulan data yang bersifat multi cross-sectional. Data penelitian ini diperoleh menggunakan survei kuesioner yang disebar kepada Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) yang tedaftar di KPP Pratama Blitar dan menghasilkan 213 data siap olah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan karakteristik demografi dan penggunaan layanan yang ada pada pengguna e-filing pajak orang pribadi di Blitar.

Page 46 of 228 | Total Record : 2279