cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Peran Strategi Diferensiasi dalam Pengaruh Belanja Iklan terhadap Nilai Perusahaan Muhammad Hafizh Prayogo; Berto Mulia Wibawa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.573 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22147

Abstract

Pemilik perusahaan menginginkan nilai perusahaan yang tinggi karena nilai perusahaan yang tinggi mengindikasikan kemakmuran pemegang saham yang tinggi pula. Salah satu cara mengendalikan nilai perusahaan adalah dengan cara mengelola belanja iklan perusahaan. hal tersebut dikarenakan iklan mempunyai pengaruh langsung dan tidak langsung dalam pengambilan keputusan pembelian saham oleh investor. Namun, perusahaan kurang mengetahui mengenai variabel mediasai apa saja dalam pengaruh variabel belanja iklan terhadap variabel nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu peran strategi diferensiasi sebagai variabel moderasi dalam pengaruh belanja iklan terhadap nilai perusahaan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisismoderated regression analysis (MRA). Objek amatan penelitian ini adalah perusahaan – perusahaan di Indonesia yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah belanja iklan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. strategi diferensiasi berpengaruh positif dan signifikan dalam pengaruh belanja iklan terhadap nilai perusahaan. Namun, terdapat perusahaan yang tidak perlu meningkatkan belanja iklan untuk meningkatkan nilai perusahaannya.
ANALISIS DESKRIPTIF KONSUMEN DAN MITRA PENGEMUDI PADA JASA TRANSPORTASI ONLINE RIDE SHARING Muhammad Gilang Pratama; Wibawa B M; Kunaifi A
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.487 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.23108

Abstract

Jasa transportasi online ride sharing mulai dikenalkan di Indonesia sejak tahun 2010 dan menjadi populer di masyarakat pada tahun 2014. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik demografis pada konsumen jasa transportasi online ride sharing. Penelitian ini menggunakan pendekatan survei, deskriptif, konklusif, dan multi cross-sectional. Data dalam penelitian ini didapatkan menggunakan metode survei kuesioner kepada 102 responden pengguna dan 56 responden mitra jasa transportasi online ride sharing di Jabodetabek. Hasil dari penelitian ini adalah karakteristik demografi dan opinion leader pada kategori difusi inovasi pada responden konsumen dan responden mitra.
Penerapan Data Envelopment Analysis Dalam Pengukuran Efisiensi Retailer Produk Kendaraan Merek Toyota Andrew Filardo Lumban Gaol; Nugroho Priyo Negoro
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.439 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22309

Abstract

Peningkatan penjualan mobil dari tahun ke tahun membuat semakin ketatnya persaingan bisnis sejenis pada sektor industri otomotif, sehingga dibutuhkan keefisiensian dalam menjalankan proses bisnis agar bisnis tersebut dapat terus berkompetisi di pasar. Tolak ukur efisiensi industri otomotif dalam menjalankan kegiatan bisnisnya dilihat dari seberapa besar suatu brand dapat mendominasi pangsa pasar yang ada. Akan tetapi, tolak ukur tersebut dinilai kurang efektif dikarenakan oleh capaian pangsa pasar yang diperoleh oleh suatu brand industri otomotif terlalu terfokus pada hasil akhir (output) tanpa memperhitungkan hasil usaha (input) didalam kegiatan bisnisnya. Sehingga, diperlukan suatu metode baru untuk mengukur efisiensi dari industri otomotif tersebut secara objektif. Penelitian sebelumnya juga membuktikan bahwa penggunaan market share sebagai acuan keefisiensian suatu industri otomotif dinilai kurang efektif, sehingga digunakan metode baru dalam menghitung efisiensi dari industri otomotif dengan menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA). Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan DEA tersebut dalam pengukuran efisiensi retailer produk kendaraan merek Toyota di Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah Data Envelopment Analysis (DEA), dengan objek amatan penelitian ini adalah seluruh outlet AUTO2000 di Jawa Timur sebagai retailer dari produk kendaraan merek Toyota. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu terindentifikasinya faktor-faktor yang terlibat dalam efisiensi AUTO2000 dan terlihat perbandingan keefisiensian antar DMU AUTO2000 di seluruh Jawa Timur.
Peran Kompensasi Terhadap Motivasi Karyawan (Studi Kasus Di ITS) Rio Haryo Wicaksono; Bustanul Arifin Noer
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.283 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22352

Abstract

Penelitian ini berdasarkan observasi di berbagai unit ITS terdapat banyak karyawan yang masuk kerja tidak sesuai dengan jam yang telah ditentukan dan juga pada saat waktu di luar jam istirahat banyak karyawan yang menggunakan jam kerjanya dilakukan untuk beristirahat. Penelitian ini termasuk penelitian eksplanatori dengan menggunakan distribusi kuesioner. Populasi dalam penelitian ini 1194 staf. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu stratified random sampling. Penggunaan sampel karyawan minimum 3 orang staf di setiap unit organisasi ITS. Data dikumpulkan dengan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis pengukuran variabel menggunakan skala likert. Pengumpulan data yang valid berupa Kuesioner - kuesioner yang selanjutnya diolah dengan menggunakan analisa deskriptif untuk melihat apakah faktor kompensasi berperan pada motivasi kerja karyawan ITS. Berdasarkan analisa ditemukan bahwa faktor kompensasi kenaikan jabatan merupakan faktor yang berperan paling tinggi dalam mempengaruhi motivasi karyawan, sedangkan faktor kesempatan merupakan faktor motivasi yang paling tinggi di ITS.
Pemodelan Pneumonia pada Balita di Surabaya Menggunakan Spatial Autoregressive Models Ilhamna Aulia; Mutiah Salamah Chamid; Shofi Andari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.28 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22437

Abstract

Pneumonia termasuk dalam 10 penyakit terbanyak di Surabaya. Jumlah kasus pneumonia pada balita setiap kecamatan di Surabaya bervariasi dan mengindikasikan adanya hubungan antar wilayah. Hal ini menjadi dasar penggunaan pemodelan spasial untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang berpengaruh terhadap pneumonia pada balita. Model spasial autoregressive (spatial autoregressive models, SAR) digunakan untuk mengakomodasi adanya hubungan atau ketergantungan antar sekelumpulan pengamatan atau lokasi. Dalam studi ini, hasil pemodelan SAR untuk kasus pneumonia pada balita pada 31 kecamatan di Surabaya dibandingkan dengan OLS (Ordinary Least Square) menghasilkan model terbaik. Model SAR menghasilkan R2 sebesar 42,1%. Variabel-variabel yang berpengaruh signifikan yaitu kepadatan penduduk (X1), persentase rumah tangga bersih dan sehat (X4), dan persentase balita yang mendapat imunisasi lengkap (X5).
Analisis Regresi Cox Extended Pada Pasien Kusta Di Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan Nurfain Nurfain; Santi Wulan Purnami
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.509 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22440

Abstract

Kusta merupakan salah satu penyakit yang tergolong menular dan masih belum sepenuhnya mampu dikendalikan pemerintah. Penyakit kusta terbagi menjadi dua tipe kusta yaitu Pausi Bacillary (PB) dan Multi Bacillary (MB). Penelitian mengenai kejadian kusta dengan mengiden-tifikasi laju perbaikan klinisnya dapat menggunakan analisis survival dengan memodelkan faktor-faktor yang diduga berpengaruh terhadap probabilitas perbaikan klinis pasien kusta. Metode yang dapat digunakan pada analisis survival yaitu model Cox Proportional Hazard yang terbatas pada hazard ratio yang konstan. Tetapi jika hazard ratio tidak konstan maka perlu digunakan metode alternatif yaitu salah satunya dengan regresi Cox Extended. Berdasarkan hasil analisis, setelah hari ke-190 untuk tipe PB dan ke-370 untuk tipe MB ternyata didapatkan probabilitas pasien kusta di kecamatan Brondong, lamongan yang mengalami perbaikan klinis cukup besar. Dengan kata lain, setelah hari tersebut sudah banyak pasien yang mengalami perbaikan klinis dan dinyatakan Release From Treatment (RF). Variabel yang tidak memenuhi asumsi Proportional Hazard adalah status pasien. Kemudian variabel yang signifikan mempengaruhi laju perbaikan klinis pasien kusta adalah tipe kusta dan keteraturan berobat. Pasien kusta yang menderita tipe MB cenderung mengalami perbaikan klinis 0,001 kali lebih kecil dibandingkan tipe PB. Sementara itu, pasien kusta yang teratur berobat cenderung mengalami perbaikan klinis 11,667 kali lebih besar dibandingkan yang tidak teratur berobat.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Padi di Provinsi Jawa Timur Menggunakan Regresi Semiparametrik Spline Maulana Ishaq; Agnes Tuti Rumiati; Erma Oktania Permatasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.298 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22451

Abstract

Padi merupakan salah satu makanan pokok masyarakat Indonesia. Produksi padi pada tahun 2014 sebesar 70,85 ton Gabah Kering Giling (GKG) mengalami penurunan sebesar 433,24 ribu ton (0,61 persen) dibandingkan tahun 2013. Provinsi Jawa Timur merupakan provinsi penyumbang produksi padi terbesar di Indonesia. Hal ini yang menuntut Provinsi Jawa Timur untuk terus meningkatkan produksi padi demi ketercapaian swasembada pangan khususnya untuk masyarakat Jawa Timur dan umumnya untuk Indonesia. Penelitian ini akan membahas tentang faktor-faktor apa saja yang diduga mempengaruhi produksi padi Jawa Timur tahun 2014 menggunakan regresi semiparametrik spline. Hasil dari regresi semiparametrik spline menunjukkan factor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap produksi padi yaitu luas panen padi dan curah hujan, sedangkan faktor-faktor yang tidak berpengaruh signifikan adalah luas puso padi, realisasi pupuk bersubsidi, dan ketinggian rata-rata dari permukaan laut dengan nilai koefisien determinasi yang didapatkan adalah sebesar 99,17 persen.
Analisis Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Jumlah Kematian Ibu dan Jumlah Kematian Bayi di Provinsi Jawa Tengah dengan Bivariate Generalized Poisson Regression Maudi Pramedia Putri; Purhadi Purhadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.198 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22467

Abstract

Jumlah kematian ibu dan jumlah kematian bayi di Provinsi Jawa Tengah hingga akhir tahun 2015 masih memiliki tugas yang berat dalam memenuhi target MDGs. Jumlah kematian bayi di Jawa Tengah termasuk dalam 6 peringkat tertinggi di Indonesia dan untuk jumlah kematian ibu di Jawa Tengah dalam kurun waktu lima tahun terakhir terus mengalami peningkatan dan telah mengalami penurunan pada tahun 2015 akan tetapi belum memenuhi target MDGs, untuk itu perlu adanya upaya dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menekan jumlah kematian ibu dan jumlah kematian bayi sehingga perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah kematian ibu dan jumlah kematian bayi dengan menggunakan Bivariate Generalized Poisson Regression. Pada model terbaik yang diseleksi menggunakan nilai AIC yang signifikan mempengaruhi jumlah kematian ibu dan jumlah kematian bayi adalah persentase persalinan oleh tenaga kesehatan, persentase ibu hamil mendapatkan tablet Fe3, persentase komplikasi kebidanan yang ditangani, persentase rumah tangga ber-PHBS dan persentase ibu hamil melaksanakan program K4.
Pemodelan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Angka Morbiditas di Jawa Timur Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Krisna Wulandari; I Nyoman Budiantara; Madu Ratna
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.059 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22477

Abstract

Morbiditas adalah kondisi seseorang dikatakan sakit apabila keluhan kesehatan yang dirasakan menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari yaitu tidak dapat melakukan kegiatan bekerja, mengurus rumah tangga, dan kegiatan normal sebagaimana biasanya. Semakin tinggi morbiditas, menunjukkan derajat kesehatan penduduk yang semakin buruk. Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS), pada tahun 2010 angka morbiditas Jawa Timur sebesar 28,4%, sedangkan pada tahun 2014 angka morbiditas Jawa Timur mencapai 30,21%. Adanya peningkatan angka morbiditas tersebut tentunya disebabkan oleh faktor-faktor baik gaya hidup maupun kondisi lingkungan di wilayah tersebut. Oleh karena itu, dilakukan sebuah penelitian berupa pemodelan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi morbiditas di Jawa Timur. Berdasarkan data yang diperoleh dari SUSENAS Jawa Timur tahun 2014, menunjukkan bahwa pola hubungan antara morbiditas penduduk dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya tidak berpola tertentu, sehingga pada penelitian ini digunakan metode regresi nonparametrik spline. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model regresi terbaik menggunakan 3 titik knot dengan 6 variabel yang signifikan yaitu kepadatan penduduk, rata-rata lama sekolah, persentase penduduk miskin, Upah Minimum Kabupaten, persentase rumah tangga Open Defecation (OD), dan persentase rumah tangga dengan jarak sumber air minum ke tempat penampungan kotoran lebih dari 10 meter. Nilai kebaikan model atau R2 yang diperoleh yaitu sebesar 89,72%.
Pemodelan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat Provinsi Jawa Timur Menggunakan Pendekatan Regresi Semiparametrik Spline Made Ayu Dwi Octavanny; I Nyoman Budiantara; Vita Ratnasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.85 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22491

Abstract

Aspek kesehatan yang dilihat dari umur harapan hidup saat kelahiran belum dapat menjabarkan indeks kesehatan dengan baik sehingga diperlukan indikator yang dapat mengukur aspek kesehatan, yaitu Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM). IPKM dapat digunakan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan pembangunan kesehatan masyarakat suatu wilayah. Hampir semua kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur mengalami penurunan peringkat berdasarkan pengembangan IPKM 2013. Hal ini perlu menjadi perhatian bagi pemerintah untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi IPKM di Provinsi Jawa Timur sehingga pemerintah dapat melakukan usaha perbaikan kualitas kesehatan masyarakat. Pada penelitian ini, IPKM dan faktor-faktor yang memengaruhinya sebagian membentuk pola tertentu dan sebagian lagi tidak membentuk pola tertentu, sehingga digunakan metode regresi semiparametrik spline. Model terbaik didapatkan dari titik knot optimum berdasarkan nilai Generalized Cross Validation (GCV) minimum. Model regresi semiparametrik spline terbaik adalah dengan menggunakan tiga titik knot. Terdapat empat variabel yang signifikan, yaitu Angka Kematian Bayi, kepadatan penduduk, persentase rumah tangga berperilaku hidup bersih dan sehat, dan persentase rumah sehat. Nilai koefisien determinasi yang dihasilkan dari model ini adalah sebesar 92,99%.

Page 43 of 228 | Total Record : 2279