cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Identifikasi Perilaku Compulsive Buying pada Mahasiswa di Surabaya Malvin Piero; Berto Mulia Wibawa; Satria Fadil Persada
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.33 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.28429

Abstract

Perilaku menyimpang dalam berbelanja semakin sering terjadi saat ini. Salah satu bentuk penyimpangan tersebut adalah compulsive buying. Perilaku kompulsif ini merupakan perilaku menyimpang yang terjadi di berbagai kalangan, salah satunya adalah mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mahasiswa di Surabaya dalam berbelanja. Penelitian ini menggunakan pendekatan conclusive-descriptive dengan metode pengumpulan data multiple cross sectional. Penelitian ini menggunakan analisis tabulasi silang terhadap 575 responden mahasiswa di Surabaya. Hasil dari penelitian ini menunjukkanbelanja menjadi rutinitas mahasiswa di Surabaya. Pengeluaran mahasiswa di Surabaya relatif kecil pada saat berbelanja ketika santai, dan memiliki pengeluaran lebih besar ketika stress.
Gaya Kepemimpinan Mayoritas di Perguruan Tinggi X Arvyan Suryadwi Pradhana; Muhammad Saiful Hakim; Aang Kunaifi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.571 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.28512

Abstract

Setiap pemimpin pada dasarnya memiliki perilaku yang berbeda dalam memimpin, perilaku pemimpin itu disebut dengan gaya kepemimpinan. Pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui gaya kepemimpinan di beberapa unit organisasi perguruan tinggi X. Responden penelitian sebanyak 103 responden tersebar dari beberapa unit organisasi. Hasil dari penelitian ini menujukkan mayoritas gaya kepemimpinan di beberapa unit organisasi perguruan tinggi X.
Identifikasi Permasalahan Pemanfaatan Data sebagai Dasar Pengambilan Keputusan Bisnis pada UMKM Sektor Jasa: Kasus di Surabaya Nisrina Arieza Rahmadita; Berto Mulia Wibawa; Muhammad Saiful Hakim
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.28 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.28529

Abstract

UMKM jasa sangat berperan dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui permasalahan yang mempengaruhi UMKM dalam memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis. Penelitian ini merupakan penelitian exploratory-direct dengan teknik pengambilan data melalui in-depth interview dengan 2 narasumber yaitu satu pihak Dinas Perdagangan Kota Surabaya dan satu pihak UMKM di Surabaya. Hasil penelitian ini menghasilkan 18 masalah yang menyebabkan belum sepenuhnya UMKM sektor jasa di Surabaya memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis.
Pengembangan Kriteria BUMN berbasis Balanced Scorecard Dwi Pangesti Piorita; Arman Hakim Nasution; Aang Kunaifi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.625 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.28547

Abstract

Kementerian BUMN pada tahun 2012 telah bertekad untuk mengembangkan Kinerja Unggul dalam kerangka manajemen kinerja BUMN. Kinerja Unggul tersebut dinamakan KPKU, diadopsi dan diadaptasi dari Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence yang telah terbukti sebagai sistem pengelolaan kinerja perusahaan paling komprehensif. Penelitian dilakukan pada salah satu perusahaan BUMN sektor industri strategis sub sektor heavy industry yang belum menerapkan KPKU dalam pengelolaan perusahaan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan KPKU BUMN dengan basis BSC eksisting pada PT X. Penelitian ini dilakukan secara studi kasus dengan metode wawancara semi terstruktur. Hasil dari penelitian ini adalah daftar KPI korporat sesuai pedoman KPKU.
Evaluasi Pelaksanaan Credit Risk Management pada PT BPR X Anindita Amalia Putri; Muhammad Saiful Hakim; G. W. Bramanti
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.606 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.28643

Abstract

Lembaga keuangan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) memiliki peran yang penting bagi keberlanjutan ekonomi suatu negara terutama dalam bidang kredit. Kredit berarti memberikan dana yang dimiliki untuk dipinjamkan kepada orang lain, yang mana akan timbul risiko yang besar apabila tidak dikelola dengan baik. Besar kecilnya risiko kredit, dapat ditunjukkan dengan rasio NPL. Kenaikan rasio NPL menjadi pertanda bahwa pengelolaan manajemen risiko kredit bank tersebut mengalami penurunan. Hal ini menyebabkan pelaksanaan manajemen risiko kredit bagi BPR sangatlah penting. Sehingga tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan prinsip-prinsip manajemen risiko kredit Bank of International Settlements pada PT BPR X. Penelitian ini menggunakan desain riset eksploratif dengan metode kualitatif. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan cara wawancara kepada 4 responden selaku pimpinan BPR X dan observasi terhadap pelaksanaan manajemen risiko kredit di PT BPR X. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa BPR X tidak memenuhi 3 dari 17 prinsip manajemen risiko kredit Bank of International Settlements. Ketiga prinsip yang tidak memenuhi tersebut adalah prinsip ke-5, prinsip ke-10, dan prinsip ke-13.
Analisis Deskriptif Pengguna Kosmetik Aktif di Surabaya Nabila Navitasari; Janti Gunawan; Satria Fadil Persada
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.134 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.28692

Abstract

Pertumbuhan Industri Kosmetik Indonesia bertumbuh secara positif setiap tahunnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik demografis pengguna kosmetik merek asing. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-konklusif dengan menggunakan pengumpulan data yang bersifat multi crosssectional. Data penelitian ini diperoleh menggunakan survei kuesioner yang disebar di Surabaya dan menghasilkan 473 responden pengguna kosmetik aktif yang pernah menggunakan kosmetik merek asing. Hasil dari penelitian ini menunjukkan karakteristik demografi yang ada pada pengguna kosmetik aktif yang pernah menggunakan kosmetik asing.
Prediksi Kuat Tekan Semen untuk Produk Portland Composite Cement (PCC) di PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Menggunakan Support Vector Regression (SVR) Dengan Feature Selection Rizki Febriasto; Ni Luh Putu Setyaning Pradnya Paramita; Wibawati Wibawati
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.701 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.43071

Abstract

Indonesia sebagai negara berkembang terus-menerus melakukan pembangunan dalam segala bidang aspek kehidupan. Salah satu aspek yang selalu berkembang adalah sektor infrastruktur. Dengan menghadapi fenomena pertumbuhan infrastruktur ini, khususnya di sektor pembangunan perlu adanya hal yang menunjang dalam setiap pembangunan yang terjadi, salah satunya adalah material semen. Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang produksi semen adalah PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Terdapat beberapa produk yang dihasilkan oleh PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk., salah satunya adalah Portland Composite Cement (PCC).  Dalam penelitian ini akan dilakukan prediksi terhadap kuat tekan semen PCC di hari ke-28. Data yang digunakan yaitu bulan Juli 2018 hingga Maret 2019. Pada hasil analisis, hasil regresi linier telah terindikasi mengalami multikolineari-tas, sehingga ditangani menggunakan PCR. Feature selection yang digunakan adalah Recursive Feature Elimination (RFE) berbasis Random Forest (RF-RFE) yang telah menghilangkan lima variabel. Dengan teknik machine learning yaitu SVR didapatkan model terbaik yaitu SVR dengan fungsi kernel Radial Basis Function (RBF) dengan complete feature. Feature selection tidak menghasilkan hasil yang lebih baik dibanding complete feature. Model yang terbaik digunakan untuk memprediksi kuat tekan pada bulan April 2019 yang menghasilkan kriteria terbaik RMSE sebesar 8,78.
Pengendalian Kualitas Produksi Film Biaxially Oriented Polypropylene (BOPP) di PT. Trias Sentosa Tbk, Menggunakan Grafik Kendali FuzzyX̅̃-R̃ Gunawan Tanjum; Ni Luh Putu Setyaning Pradnya Paramita; Haryono Haryono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.35 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49705

Abstract

Kebutuhan plastik di Indonesia masih cukup tinggi, tercatat produksi plastik di Indonesia di tahun 2018 mencapai 4,6 juta ton/tahun. PT. Trias Sentosa Tbk, sebagai salah satu produsen terbesar produk film kemasan fleksibel dengan bahan utama Biaxially Oriented Polypropylene (BOPP) telah mengaplikasikan standar internasional dalam menghasilkan produk yang bernilai tinggi bagi pelanggan, namun pada proses produksi seringkali masih ditemukan kecatatan produk. Pada penelitian ini akan dianalisis karakteristik kualitas produk BOPP menggunakan grafik kendali X-R dan grafik kendali X-R berbasis fuzzy . Selajutnya dengan berbasis fuzzy akan ditinjau proses kapabilitas  setiap karakteristik kualitas. Didapatkan metode fuzzy dengan alpha (α = 0.65) lebih sesuai digunakan jika terdapat kesamaran (pengamatan pada sisi yang berbeda) karena lebih informatif. Selanjutnya proses kapabilitas setiap karakteristik kualitas sudah berada pada batas mampu atau memuaskan, kecuali pada karakteristik stiffness yang memiliki kapabilitas yang masih kurang baik sehingga disarankan dilakukan perbaikan atau peninjauan kembali
Optimasi Penentuan Waktu Optimum Pemeliharaan (Preventive Maintenance) Mesin Boiler Di PT. X Menggunakan Metode Geometric Process Anisa Nur Fadilah; Diaz Fitra Aksioma; Haryono Haryono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.427 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.33148

Abstract

PT X merupakan salah satu perusahaan pengalengan ikan di Indonesia yang terletak di Gempol Kabupaten Pasuruan Jawa Timur. Proses produksi di PT X dilakukan menggunakan bantuan mesin untuk memudahkan dan mengefisiensi proses produksi. Salah satu mesin yang penting dalam proses produksi adalah mesin Boiler. Mesin Boiler adalah mesin yang berfungsi untuk mengubah air menjadi steam yang digunakan pada proses cooking dan sterilisasi (retort). Selama ini pemeliharaan mesin Boiler di PT X adalah corrective maintenance karena perhitungan secara sistematis dengan pendekatan ilmu statistika belum pernah dilakukan, sehingga usia pakai komponen mesin masih belum diketahui. Pada penelitian kali ini akan dibahas mengenai penentuan waktu optimum pemeliharaan (preventive maintenance) dengan biaya minimum menggunakan metode Geometric Process. Metode ini digunakan karena kerusakan mesin memiliki trend. Hasil analisis menghasilkan bahwa waktu optimum untuk melakukan kegiatan pemeliharaan (preventive maintenance) mesin Boiler di PT X dengan biaya minimum adalah pada saat kerusakan ke 6 dengan estimasi biaya sebesar Rp 6.301.382. Dengan menerapkan kebijakan pemeliharaan (preventive maintenance) mesin Boiler setelah mengalami kerusakan ke-6, PT X dapat menghemat biaya pemeliharaan (preventive maintenance) sebesar Rp 10.698.618 jika dibandingkan dengan biaya dikeluarkan oleh perusahaan dalam memelihara mesin Boiler (CR).
Pengendalian Kualitas Bulb Lampu Pijar Tipe PS 47 di PT. Sinar Angkasa Rungkut Menggunakan Diagram Kendali Multivariat Dina Fitriasari; Agus Suharsono; Ni Luh Putu Satyaning Pradnya Paramita
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.843 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.33150

Abstract

PT. Sinar Angkasa Rungkut adalah salah satu produsen lampu terkemuka di Indonesia yang memproduksi lampu lisktrik merek Chiyoda. Lampu pijar tipe PS 47 merupakan salah satu jenis lampu pijar yang masih diproduksi hampir setiap hari sampai saat ini dengan tingkat penjualannya yang cukup tinggi. Salah satu ukuran kualitas lampu pijar tipe PS 47 adalah pada bola lampu (bulb). Kualitas lampu di perusahaan ini hanya ditentukan berdsarkan variabel kualitas bulb yang telah sesuai dengan spesifikasi tanpa adanya pengendalian kualitas secara statistik. Pada penelitian ini digunakan diagram kendali Multivariate Exponentially Weighted Moving Variance (MEWMV) dengan pengamatan individual untuk mendeteksi perubahan variabilitas proses. Sementara itu, monitoring rata-rata proses produksi dilakukan dengan menggunakan diagram kendali Multivariate Exponentially Weighted Moving Average (MEWMA). Variabel kualitas bulb yang digunakan dalam penelitian ini adalah rata tebal leher minimum dan rata diameter luar leher. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa variabilitas proses telah terkendali secara statistik dengan menggunakan pembobot optimum= 0,7 dan = 0,9. Sementara itu untuk rata-rata proses belum terkendali secara statistik dengan menggunakan nilai pembobot optimum  λ = 0,9. Variabel utama penyebab pengamatan yang berada diluar batas kendali pada rata-rata proses adalah rata tebal leher minimum. Kapabilitas proses menggunakan indeks MPpk menunjukkan bahwa proses telah kapabel. Nilai MPpk sebesar 1,14 menunjukkan bahwa presisi dan akurasi proses telah baik.

Page 47 of 228 | Total Record : 2279