cover
Contact Name
Mhd. Rafi'i Ma'arif Tarigan
Contact Email
rafiimagister8@gmail.com
Phone
+6285277730004
Journal Mail Official
rafiimagister8@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hamzah Al Fansuri Sibolga Barus (STIT HASIBA) Alamat : Jl. Sibolga - Barus No.100, Kedai Gedang, Kec. Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara 22564
Location
Kab. tapanuli tengah,
Sumatera utara
INDONESIA
Al-Anshor : Jurnal Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 30896770     DOI : https://doi.org/10.63911/
Core Subject : Education,
Al-Anshor: Jurnal Pendidikan diterbitkan oleh STIT Hamzah Al-Fansuri Sibolga Barus merupakan jurnal yang memuat artikel-artikel ilmiah bidang pendidikan, pendidikan terapan, praktik pembelajaran. Jurnal ini terbit dua kali setahun pada bulan Juli dan Desember. Al-Anshor: Jurnal Pendidikan memuat manuskrip atau naskah artikel dalam bidang penelitian pendidikan, praktik pembelajaran, dan hilirisasi hasil penelitian kuantitatif maupun kualitatif maupun pengembangan mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: Teknologi pendidikan, Lingkungan Pembelajaran, Inovasi pembelajaran, Evaluasi Pembelajaran, Manajemen Pendidikan , Pengembangan Peserta Didik, Pendidikan dalam Perspektif Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 16 Documents
ANALISIS DAMPAK PEMBELAJARAN BERPUSAT PADA MAHASISWA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI LISAN MAHASISWA Rizqi; Kiki; Rifqi; Nurdin
Al-Anshor: Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): EDISI JULI-DESEMBER 2025 (DALAM TERBITAN)
Publisher : STIT Hamzah Al Fansuri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63911/r9xrtm52

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam dampak spesifik penerapan metode pembelajaran berpusat pada mahasiswa terhadap peningkatan kemampuan komunikasi lisan di kalangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara dan observasi langsung terhadap mahasiswa peserta SCL. Pendekatan ini dipilih untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai seberapa besar pengaruh positif metode pembelajaran tersebut. Temuan penelitian dengan jelas menunjukkan bahwa SCL terbukti efektif meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam menyampaikan ide dan gagasan. Data juga menunjukkan adanya peningkatan kualitas dalam aspek kebahasaan, di mana kata pilihan yang digunakan siswa menjadi lebih terstruktur, rapi, dan sesuai dengan kaidah kebahasaan akademik. Selain itu, kesiapan mental dan kemampuan siswa untuk berkomunikasi juga tercatat meningkat signifikan. Oleh karena itu, temuan ini berfungsi sebagai acuan penting bagi pengajar dan pengajar untuk lebih mempertimbangkan dan mengadopsi SCL sebagai strategi utama dalam upaya mengembangkan kemampuan komunikasi lisan siswa secara optimal.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI QUR'ANI DALAM ANAK DI ERA DIGITAL: PEMBENTUKAN KARAKTER ISLAMI MELALUI LITERASI DIGITAL BERBASIS AL-QURAN Saputri, Ranti
Al-Anshor: Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): EDISI JULI-DESEMBER 2025 (DALAM TERBITAN)
Publisher : STIT Hamzah Al Fansuri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63911/ed54jv89

Abstract

Era digital telah secara signifikan mengubah kehidupan anak-anak, khususnya dalam pola pembelajaran, interaksi sosial, dan pembentukan karakter. Meskipun teknologi digital menawarkan peluang pendidikan yang luas, teknologi ini juga menimbulkan tantangan serius terhadap internalisasi nilai-nilai moral dan spiritual di kalangan anak-anak. Studi ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai Al-Qur'an dalam membentuk karakter Islami pada anak-anak melalui literasi digital berbasis Al-Qur'an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan anak-anak sekolah dasar, orang tua, dan pendidik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Temuan menunjukkan bahwa nilai-nilai Al-Qur'an seperti kejujuran, tanggung jawab, komunikasi etis, dan pengendalian diri dapat diinternalisasi secara efektif melalui kegiatan literasi digital yang terstruktur dan berkelanjutan. Bimbingan orang tua dan guru memainkan peran penting dalam memastikan konsistensi nilai-nilai antara lingkungan rumah dan sekolah. Namun, tantangan teridentifikasi, termasuk pemahaman yang terbatas tentang literasi digital berbasis nilai dan kurangnya konten digital Islami yang ramah anak. Secara keseluruhan, literasi digital berbasis Al-Qur'an memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan karakter Islami anak-anak dengan memposisikan teknologi digital sebagai media internalisasi nilai-nilai daripada hiburan dan mendukung praktik pendidikan moral yang berkelanjutan dalam konteks digital kontemporer secara global.
TRANSFORMASI PENDIDIKAN AKHLAK QUR’ANI DALAM KEHIDUPAN SOSIAL MODERN DI ERA DIGITAL Davinka, Chelsea Willian
Al-Anshor: Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): EDISI JULI-DESEMBER 2025 (DALAM TERBITAN)
Publisher : STIT Hamzah Al Fansuri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63911/8z058e05

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mentransformasi pola interaksi sosial dan proses pendidikan, sekaligus menghadirkan tantangan serius bagi pembentukan akhlak generasi muda. Arus informasi yang masif, paparan konten negatif, serta penggunaan media sosial yang kurang terkontrol berpotensi melemahkan orientasi moral dan karakter sosial peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pendidikan akhlak Qur’ani dalam kehidupan sosial modern di era digital, khususnya dalam mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan pembentukan karakter dan perilaku etis di ruang digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka (library research) terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, hadits, literatur klasik Islam, serta kajian kontemporer mengenai moralitas dan perilaku digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai akhlak Qur’ani seperti kejujuran, persaudaraan, tanggung jawab sosial, empati, keadilan, dan sikap saling menghormati memiliki relevansi yang kuat dalam membentuk perilaku sosial yang etis, baik dalam interaksi langsung maupun dalam ruang digital. Transformasi pendidikan akhlak Qur’ani menuntut pendekatan adaptif melalui pemanfaatan media digital, literasi digital Islami, serta metode pembelajaran interaktif yang kontekstual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan akhlak berbasis Al-Qur’an tetap memiliki urgensi dan daya transformasi dalam membangun identitas moral generasi digital. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya sinergi antara keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menginternalisasikan nilai-nilai Qur’ani secara berkelanjutan dalam kehidupan sosial modern  
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SD SWASTA ISLAM AL-FALAH MEDAN Rahmah, Siti Azizah
Al-Anshor: Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): EDISI JULI-DESEMBER 2025 (DALAM TERBITAN)
Publisher : STIT Hamzah Al Fansuri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63911/k9yg2y57

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar. Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas kepada guru dalam merancang pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik, termasuk dalam penguatan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru PAI, dan studi dokumentasi perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran PAI di sekolah dasar telah berjalan cukup baik, ditandai dengan penggunaan metode pembelajaran yang variatif, penerapan pembelajaran berbasis proyek, serta penguatan karakter religius melalui kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan pemahaman guru terhadap konsep Kurikulum Merdeka secara komprehensif dan keterbatasan sarana pendukung pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan dan peningkatan kompetensi guru agar implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran PAI dapat berjalan lebih optimal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar islam Al-Falah Medan.
Integrasi AI Dalam Pendidikan Islam: Efektifitas Aplikasi Al-Qur’an AI Untuk Generasi Z dalam Perspektif Pedagogis dan Etis di Rumah Tahfidz Al-Munif Khairini Elzannah Nababan; Cahyani, Annisa; Ali , Mu'arif Zubaidi; Serasima, Nur Wana
Al-Anshor: Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): EDISI JULI-DESEMBER 2025 (DALAM TERBITAN)
Publisher : STIT Hamzah Al Fansuri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63911/9g85sj39

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam Pendidikan Agama Islam. Generasi Z yang tumbuh di era digital memiliki karakteristik belajar yang dekat dengan teknologi, sehingga menuntut pendekatan pembelajaran yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan aplikasi Al-Qur’an berbasis AI bagi Generasi Z ditinjau dari perspektif pedagogis dan etis di Rumah Tahfidz Al-Munif Medan Timur, Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan mengombinasikan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner dengan desain pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas pedagogis dan kesadaran etis dalam penggunaan aplikasi Al-Qur’an berbasis AI. Sementara itu, data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi guna memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terhadap pengalaman belajar santriwati. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan efektivitas penggunaan aplikasi Al-Qur’an berbasis AI setelah dilakukan intervensi, yang ditandai dengan meningkatnya keterlibatan belajar, motivasi, pemahaman awal terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, serta kesadaran etis dalam memanfaatkan teknologi digital. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa efektivitas tersebut bersifat terbatas dan tidak dapat menggantikan peran guru atau ustadzah dalam membimbing adab, akhlak, dan pemahaman keagamaan yang mendalam. Dari perspektif etis, aplikasi Al-Qur’an berbasis AI dipandang sebagai sarana pendukung pembelajaran yang memerlukan sikap kritis, verifikasi melalui sumber tafsir yang muktabar, serta pendampingan pedagogis. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa integrasi aplikasi Al-Qur’an berbasis AI dalam Pendidikan Agama Islam dapat memberikan manfaat optimal apabila digunakan secara proporsional, beretika, dan selaras dengan nilai-nilai keislaman.
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Yang Terkandung Dalam Q.S. Luqman Ayat 12-19 dan Implementasinya Pada Generasi Milenial Khairunnisa, Fani Rahma; Fadiyah Ayuningtias; Lukman Hakim; Muhammad Ikhsan Ramadhan
Al-Anshor: Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): EDISI JULI-DESEMBER 2025 (DALAM TERBITAN)
Publisher : STIT Hamzah Al Fansuri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63911/kjk8d407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam Q.S. Luqman ayat 12–19 serta mengkaji relevansinya terhadap pembentukan karakter generasi milenial di era digital. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya tantangan moral yang dihadapi generasi muda akibat perkembangan teknologi, globalisasi, serta perubahan pola interaksi sosial yang berdampak pada melemahnya nilai-nilai akhlak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Sumber data terdiri atas data primer berupa Al-Qur’an, khususnya Q.S. Luqman ayat 12–19, serta kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer. Data sekunder diperoleh dari buku-buku ilmiah dan artikel jurnal yang membahas pendidikan karakter, peran keluarga, generasi milenial, serta fenomena sosial di era digital. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, penelusuran literatur secara sistematis, pencatatan, dan pengelompokan sumber-sumber yang relevan dengan fokus penelitian. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis) dan analisis tematik untuk mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menafsirkan nilai-nilai karakter yang terkandung dalam ayat-ayat Luqman serta mengaitkannya dengan realitas sosial kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Q.S. Luqman ayat 12–19 memuat nilai-nilai utama berupa tauhid sebagai fondasi spiritual, syukur sebagai sikap apresiatif, bakti kepada orang tua sebagai basis etika keluarga, disiplin ibadah, tanggung jawab sosial melalui amar ma’ruf nahi munkar, kesabaran, kesederhanaan, serta etika komunikasi dan perilaku sosial. Nilai-nilai tersebut relevan sebagai landasan pembentukan karakter generasi milenial untuk menghadapi tantangan hedonisme, degradasi moral, individualisme, serta dominasi teknologi di era modern, sehingga dapat membentuk pribadi yang beriman, berakhlak mulia, dan berdaya saing.

Page 2 of 2 | Total Record : 16